Anda di halaman 1dari 3

Pembahasan Soal OSP Astronomi 2008 Jawaban soal pilihan ganda: 1) a 2) d 3) a 4) a 5) e 6) e 7) a 8) d 9) direct 10) c 11) c 12) b 13) d 14)

b 15) c 16) c Coba dikerja dulu sendiri, kalau tetap nggak ngerti silakan ditanya lewat comment.

Pembahasan soal essai: 1. d = 4,4 ly = 1,35 pc (,) = (14h39,5m, -60o50) Diketahui magnitudo semu Matahari dari Bumi, m1 = -26,7. Mengingat jarak Bumi-Matahari = 1 AU = 1/206265 pc, maka: m - M = -5 + 5 log d M = m + 5 - 5 log d M = -26,7 + 5 - 5 log(1/206265) M = 4,87 Nah, untuk mengetahui magnitudo semu Matahari dilihat dari Cen, gunakan lagi rumus modulus jarak m = M - 5 + 5 log d m = 4,87 - 5 + 5 log(1,35) m = 0,52 Koordinat Matahari dilihat dari Centaury dianggap sama dengan koordinat Bumi dilihat dari Centaury yaitu (,) = (-14h39,5m, -60o50) = (,) = (9h20,5m, -60o50)

2. Diketahui Fluks Matahari yang diterima asteroid saat di aphelium (Q) = 0,5 kali dibanding saat berada di perihelium (q). Mengingat persamaan F = L/4d serta luminositas Matahari, L konstan, didapatkan hubungan F*d = konstan, sehingga FQ.Q = Fq.q 0,5 = (q/Q) q = 0,707 Q sehingga eksentrisitas, e e = (Q - q)/(Q + q) e = 0,172 b = a(1-e)1/2 a = b/(1-e) = 1,3/(1-0,172) = 1,32 AU

Karena asteroid mengorbit Matahari, penyederhanaan Keppler III dapat dipakai a3 = T2 T = (1,323) T = 1,516 tahun Sekarang untuk mencari kelajuan lepas asteroid saat di aphelium, kita cari dulu panjang apheliumnya. Q = a(1+e) = 1,32(1+0,172) = 1,547 AU = 2,314 . 1011 m vesc = (2GM/R) M = massa Matahari = 1,99.1030 kg, dan untuk aphelium, masukkan R = Q, diperoleh vesc = 47,9 km/s

3. Karena radius dan temperaturnya sama, berarti Energinya sama, sehingga untuk i = 90o, saat paling redup ialah saat terjadi okultasi (gerhana) total, yaitu saat bintang satu tepat menutupi bintang lain. Oleh karena itu, untuk terang minimum E1 = E0 dan terang maksimum E2 = 2E0. Selisih magnitudonya m2 - m1 = -2,5 log (E2/E1) m2 - m1 = -2,5 log 2 = -0,753

4. T = 12,5 hari M = 90Mo M/t = -10-6 Mo/tahun dalam 107 tahun, M' = M + M M' = 90 - (10-6)(107) M' = 80Mo Gunakan penyederhanaan Keppler III a3/T2 = M Mengingat jarak bintang dianggap konstan, maka MT = M'T' T' = 175,8 = 13,26 hari

5. Penting: Baca buku halaman 194, 195, 196, dan 211 terlebih dahulu indeks s = bintang sekunder, p = bintang primer Diketahui: T = 50 hari = 0,1369 tahun = 4.320.000 detik ta = lama gerhana = 10 jam ta = lama gerhana total = 1 jam vrp = 20 km/s vrs = 50 km/s vr = 20 - (-50) = 70 km/s

Diameter linear bintang: s = v*t Ds = vr*(ta - tb)/2 Ds = 70 * (10-1)/2 * 3600 s = 1.134.000 km Dp = vr*(ta - (ta-tb))/2 = vr*(ta + tb)/2 Dp = 70 * (10+1)/2 * 3600 s = 1.386.000 km dengan demikian, radius masing-masing bintang Rs = 567.000 km dan Rp = 693.000 km

sekarang menghitung massa total, ingat kecepatan orbit (lingkaran) = /2 kali kecepatan radial vp = 20 /2 = 31,416 km/s = 31.416 m/s vs = 50 /2 = 78,540 km/s = 78.540 m/s ingat rumus GMB, v = 2r/T, sehingga: rp = (31.416)(4.320.000)/(2) = 2,16 1010 m rs = (78.540)(4.320.000)/(2) = 5,40 1010 m rtotal = 7,56 1010 m = 0,505 AU Masukkan dalam rumus Keppler III Mtotal = r3/T2 Mtotal = (0,505)3/(0,1369)2 Mtotal = 6,9 kali Massa Matahari