Anda di halaman 1dari 8

TUGAS PERSONAL KE- 2 PERTEMUAN 5 Riana (NIM : 1501202370)

1. Apakah piranti lunak operasi Microsofts Windows 7 Professional itu sebuah produk atau jasa? Jelaskan tingkat inti, actual, dan tambahan dari penawaran piranti lunak ini. Jawaban : Software Microsoft Windows 7 Professional merupakan salah satu edisi Windows 7 yang dikeluarkan Microsoft, selain 5 edisi lainnya : Windows 7 Starter, Windows 7 Home Basic, Windows 7 Home Premium, Windows Enterprise dan Windows Ultimate. Windows 7 Professional memiliki banyak fitur dan kelebihan dibanding 3 edisi Windows 7 yaitu seri Starter, Home Basic dan Home Premium. Pengertian dari produk/product adalah segala sesuatu yang dapat ditawarkan kepada konsumen agar dapat menarik perhatian, akuisisi, penggunaan, atau komsumsi yang dapat memuaskan suatu keinginan atau kebutuhan. Produk dapat mencakup barang berwujud maupun barang tidak berwujud seperti ide dan jasa. Jasa/service itu sendiri memiliki

pengertian sebagai produk yang terdiri dari aktivitas, manfaat, atau kepuasan yang ditawarkan untuk dijual dan pada dasarnya tak berwujud serta tidak menghasilkan kepemilikan akan sesuatu. Berdasarkan pengertian diatas, dapat disimpulkan bahwa software Windows 7 Professional merupakan sebuah produk yang berbasis jasa, karena berupa piranti lunak yang dipasang di komputer, yang akhirnya memberikan manfaat dan layanan yang memudahkan pengguna komputer dan program tersebut. Tingkat / manfaat inti dari Windows 7 Professional adalah untuk menjawab kebutuhan target marketnya yaitu pengguna IT menengah ke atas dan pebisnis / pekerja eksekutif, akan tampilan dan kemudahan dalam pengoperasian software pada komputer yang digunakan, untuk menunjang kinerja mereka. Pada tingkat/manfaat aktual, Microsoft menciptakan software Windows 7 Professional antara lain dengan fitur-fitur yang lebih lengkap dibandingkan dengan Windows 7 Starter, Home

Basic dan Home Premium. Fitur-fitur yang disajikan seperti kemudahan mengaplikasikan berbagai program sekali waktu, kompatibel dengan program berbasis Windows XP, kemudahan membackup data, kemudahan koneksi dengan internet maupun printer di berbagai lokasi, kemudahan pembuatan presentasi, Domain join, dan lain sebagainya. Fiturfitur yang disajikan berusaha memuaskan kebutuhan target penggunanya yaitu pengguna IT menengah ke atas dan para eksekutif dan pebisnis. Pada tingkat/manfaat tambahan, Microsoft menghadirkan Windows 7 Enterprise dan Ultimate sebagai pelengkapan atau software yang lebih lengkap lagi dibandingkan Windows 7 Professional. Kedua software ini dihadirkan bagi pelanggan bisnis dan retail market tertentu. Fitur yang dihadirkan pun jauh lebih canggih dan lebih lengkap dibandingkan dengan Windows 7 Professional seperti tambahan BitLocker, BitLocker To Go, AppLocker, Direct Access, Branche Cache, MUI language packs, boot from VHD dan lain sebagainya.

2. Klasifikasikan produk konsumen berikut sebagai barang kebutuhan sehari-hari, belanja, khusus, atau tak dicari, yaitu komputer laptop, ahli bedah, ban mobil! Jawaban : Produk kebutuhan sehari-hari (convenience product) adalah produk dan jasa konsumen yang biasanya sering dan segera dibeli pelanggan, dengan usaha pembandingan dan pembelian yang minimum. Contohnya, sabun, permen, surat kabar, dan makanan cepat saji. Produk kebutuhan sehari-hari biasanya murah, dan pemasar menempatkannya di banyak tempat agar produk itu tersedia ketika pelanggan memerlukannya. Produk belanja (shopping product) adalah produk dan jasa konsumen yang lebih jarang dibeli dan pelanggan membandingkan kecocokan, kualitas, harga, dan gaya produk secara cermat. Ketika membeli produk dan jasa belanja, konsumen menghabiskan banyak waktu dan tenaga dalam mengumpulkan informasi dan membuat perbandingan. Contoh produk belanja meliputi perabot, pakaian, mobil bekas, peralatan rumah tangga utama, dan jasa hotel serta maskapai penerbangan. Pemasar produk belanja biasanya mendistribusikan produk mereka melalui sedikit gerai tetapi menyediakan dukungan penjualan yang lebih mendalam untuk membantu pelanggan dalam melakukan usaha perbandingan mereka.

Produk khusus (speciality product) adalah produk dan jasa konsumen dengan karakteristik unik atau identifikasi merek di mana sekelompok pembeli signifikan bersedia melakukan usaha pembelian khusus. Contoh produk khusus meliputi merek dan tipe mobil tertentu, perlengkapan fotografi mahal, pakaian rancangan desainer, dan jasa dokter atau ahli hukum. Mobil Lamborghini, contohnya, adalah produk khusus karena pembeli biasanya bersedia menempuh perjalanan jauh untuk membelinya. Pembeli biasanya tidak membandingkan produk khusus. Mereka hanya menginvestasikan waktu yang diperlukan untuk menjangkau penyalur yang membawa produk yang diinginkan. Produk yang tak dicari (unsought product) adalah produk konsumen yang mungkin tidak dikenal konsumen atau produk yang mungkin dikenal konsumen tetapi biasanya konsumen tidak berfikir untuk membelinya. Kebanyakan inovasi baru utama tidak dicari sampai konsumen menyadari keberadaan produk itu melalui iklan. Contoh klasik produk dan jasa yang dikenal tetapi tak dicari adalah asuransi jiwa, jasa pra perencanaan pemakaman, dan donor darah untuk Palang Merah. Sesuai sifatnya, produk yang tak dicari memerlukan banyak iklan, penjualan pribadi, dan usaha pemasaran lainnya. Kategori untuk komputer laptop, ahli bedah dan ban mobil : Komputer laptop merupakan Produk belanja (shopping product), karena dalam pembelian komputer laptop biasanya konsumen akan dengan cermat untuk membandingkan kecocokan, kualitas, harga, dan gaya produk, apalagi harga komputer laptop tidak bisa dibilang murah seperti barang kebutuhan sehari-hari. Ahli bedah merupakan Produk khusus (speciality product), karena dalam memilih ahli bedah biasanya seorang pasien sudah mengetahui keahlian dan kenamaan ahli bedah yang bersangkutan untuk menyembuhkan penyakitnya, sehingga pasien/konsumen bersedia menghabiskan waktu dan uang untuk dapat memakai jasa ahli bedah tersebut. Ban mobil merupakan Produk belanja (shopping product), dan dapat juga merupakan produk yang tak dicari (unsought product). Dapat dikatakan sebagai produk belanja, apabila suatu hari seorang pemilik mobil merasa perlu untuk mengganti ban mobilnya, sehingga akan terjadi perbandingan merek, kualitas, harga, dan kecocokan produk. Namun dapat dikatakan sebagai produk yang tak dicari, apabila pengguna kendaraan selama ini tidak

merasa adanya kepentingan untuk melakukan pembelian ban mobil, namun si pengguna kendaraan mengetahui bahwa ban mobil ada tersedia dan dijual di pasar.

3. Merrill Lynch adalah salah satu perusahaan jasa dan penasehat keuangan terkemuka di dunia (lihat www.ml.com). Apakah kegiatan pemberian nasehat keuangan yang dilakukan Merrill Lynch memenuhi empat karakteristik khusus dari jasa? Jelaskan. Jawaban : Empat karakteristik khusus jasa adalah : a. Jasa Tak Berwujud. Karakteristik utama jasa-jasa tidak dapat dilihat, dirasakan, diraba, didengar, atau dibaui sebelam jasa itu dibeli. b. Jasa Tak Terpisahkan. Karakteristik utama jasa-jasa dibuat dan dikonsumsi pada saat yang sama dan tidak dapat dipisahkan dari penyedianya. c. Variabilitas jasa. Karakteristik utama jasa-kualitas jasa bisa sangat beragam, tergantung pada siapa yang menyediakannya dan kapan, di mana, dan bagaimana. d. Jasa dapat musnah. Karakteristik utama jasa-jasa tidak dapat disimpan untuk dijual atau digunakan beberapa saat kemudian. Merril Lynch yang didirikan oleh Charles E. Merril dan Edmund C. Lynch merupakan bank investasi dan perusahaan perantara saham yang dikenal sebagai perusahaan manajemen dan penasehat keuangan tingkat dunia, yang bergerak dibawah Bank of America. Merril Lynch dilengkapi dengan penasihat-penasihat keuangan yang handal dan terpercaya, lebih dari 60 partner dan penasihat keuangan profesional di 40 negara, dengan kultur inovasi serta pemberian result/hasil kerja yang profesional dan terpercaya. 5 prinsip yang dimiliki Merril Lynch adalah : Client Focus, Respect for Individual, Teamwork, Responsible citizenship dan Integrity. Kegiatan pemberian nasihat keuangan dari Merril Lynch tentunya memenuhi empat karakteristik khusus dari jasa, seperti dijelaskan sebagai berikut : a. Jasa tak berwujud : jasa / servis yang disediakan Merril Lynch merupakan sesuatu yang tak bisa dilihat kasat mata, diraba, dirasakan sebelum pengguna jasa mulai mengkontrak Merril Lynch untuk menggunakan jasanya.

b. Jasa tak terpisahkan : jasa / servis yang diberikan tidak terlepas dari pihak penasihat-penasihat keuangan dalam Merril Lynch yang memberikan pelayanan bagi pihak klien. c. Variabilitas jasa : walaupun setiap penasihat keuangan dalam Merril Lynch adalah penasihat keuangan yang handal, namun cara penyampaian, cara kerja, waktu kontrak dan lain sebagainya saling berbeda satu sama lain d. Jasa dapat musnah : jasa penasihat keuangan dari Merril Lynch untuk seorang klien dapat berakhir saat kontrak kerja telah diselesaikan

4. Apa yang menjadi alasan utama bagi sebuah produk untuk mencapai tahap penurunan siklus hidup produk? Jawaban : Siklus Hidup Produk (Product Life Cycle, PLC) adalah perjalanan dari penjulan dan keuntungan produk selama masa hidupnya. Tahapan dalam Siklus hidup produk (Product Life Cycle/PLC), adalah sebagai berikut : a. Pengembangan produk dimulai ketika perusahaan menemukan dan mengembangkan suatu ide produk baru. Selama pengembangan produk, penjualan masih nol dan biaya investasi perusahaan menumpuk. b. Pengenalan adalah periode di mana pertumbuhan penjualan lambat pada saat produk diperkenalkan di pasar. Keuntungan tidak terjadi pada tahap ini karena pengeluaran yang besar untuk memperkenalkan produk. c. Pertumbuhan merupakan periode penerimaan dengan cepat oleh pasar dan peningkatkan keuntungan. d. Kedewasaan adalah periode melambatnya pertumbuhan penjualan dikarenakan produk telah diterima oleh sebagian besar pembeli potensial. Tingkat keuntungan tidak berada di puncak atau menurun karena meningkatnya pengeluaran pemasaran untuk mempertahankan produk dalam persaingan. e. Penurunan merupakan periode ketika penjualan mulai menurun dan keuntungan jatuh.

Yang menjadi alasan utama suatu produk mengalami siklus penurunan dalam siklus hidup produk antara lain : Terjadi kejenuhan atas produk, antara lain kejenuhan secara eksternal ( konsumen jenuh dan bosan karena produknya itu-itu saja dan tak ada inovasi ) maupun kejenuhan secara internal ( pekerja dalam perusahaan baik dari top level hingga pegawai tidak mau / memiliki inovasi ) Tidak adanya inovasi atas produk seiring berjalannya waktu dan trend konsumen yang terus berubah selera, keinginan dan kebutuhan. Inovasi diperlukan untuk menjawab tantangan perubahan pasar, menghindari kejenuhan dalam pasar serta agar perusahaan dapat bersaing dengan kompetitor. Keunggulan pihak pesaing / perusahaan kompetitor dalam melakukan inovasi dan market pasar Distribusi produk yang kurang baik, dapat mengakibatkan penurunan penjualan, karena produk tidak mudah didapat di pasar Penanganan pelayanan konsumen misalnya customer complaints yang kurang ditangani dengan baik, yang akhirnya menimbulkan kekecewaan bagi konsumen, sehingga konsumen menghentikan pemakaian produk

5. Jika sebuah perusahaan menawarkan satu dari mereknya dalam sejumlah Negara berbeda, Apakah akan masuk akal jika hanya memiliki satu manager merek, atau apakah setiap Negara memerlukan manager mereknya sendiri? Jelaskan pemikiran Anda! Jawaban : Merek adalah elemen kunci dalam hubungan perusahaan dengan konsumen. Merek merepresentasikan persepsi dan perasaan konsumen atas sebuah produk dan kinerjanyasemua hal tentang arti produk atau jasa kepada konsumen. Merek yang kuat mempunyai ekuitas merek yang tinggi. Ekuitas merek (brand equity) adalah pengaruh diferensial positif bahwa jika pelanggan mengenal nama merek, pelanggan akan merespons produk atau jasa. Satu ukuran ekuitas merek adalah sejauh mana pelanggan bersedia membayar lebih untuk merek tersebut. Ekuitas merek berdasarkan perspektif konsumen adalah pengenalan

konsumen atas

merek tersebut dan menyimpannya dalam memori mereka beserta

asosiasi merek yang mendukung, kuat dan unik seperti nama, gambar, dan simbol yang menyertainya. Ekuitas merek biasanya terdiri dari kesadaran merek (brand awareness) dan citra merek (brand image). Brand awareness merupakan kemampuan merek untuk muncul dalam benak konsumen ketika mereka sedang memikirkan produk tertentu dan seberapa mudahnya nama tersebut dimunculkan. Sebuah merek tidak mempunyai ekuitas merek sampai konsumen menyadari keberadaan merek tersebut atau terbentuk brand awareness. Merek baru harus mampu menciptakan brand awareness di tengah masyarakat dan tetap mempertahankannya. Contoh : jika kita ditanya mengenai merek air minum mineral, tentu yang terpikir lebih dulu adalah merk Aqua, atau produk mie instan Indomie dan pasta gigi Pepsodent. Sedangkan Brand Image adalah asosiasi yang muncul di benak konsumen ketika mengingat sebuah merek tertentu yang meliputi atribut, manfaat dan sikap. Atribut terdiri dari atribut yang berhubungan dengan produk misalnya desain, warna, ukuran dan atribut yang tidak berhubungan dengan produk, misalnya harga, pemakai dan citra penggunaan. Sedangkan manfaat mencakup manfaat secara fungsional, manfaat secara simbolis dan manfaat berdasarkan pengalaman. Contohnya : kita mengenal Panadol sebagai obat penurun demam, Tolak Angin untuk mengusir masuk angin, atau Kratingdaeng sebagai minuman suplemen penambah energi. Jika suatu perusahaan ingin berhasil untuk menawarkan satu merek produknya kepada sejumlah negara berbeda, maka tentunya diperlukan manager merek yang berbeda untuk ditempatkan di masing-masing negara. Untuk menciptakan brand awareness dan brand image merek agar bisa mencapai brand equity ditengah konsumen dalam suatu negara, disamping pemilihan nama/logo merek yang baik, maka dibutuhkan strategi pemasaran dan komunikasi yang baik, apalagi jika produk tersebut memiliki kualitas yang baik. Hal ini bisa dilakukan oleh seorang manager merek (brand manager) sebagai penanggung jawab perkembangan merek yang bersangkutan di masing-masing negara. Sebagai penanggung jawab merek, maka seorang brand manager wajib membuat program yang efektif untuk menciptakan ekuitas merek dalam negara yang dia pertanggung jawabkan sesuai dengan nilai-nilai dan tujuan

perusahaan di negara pusat. Contohnya : jaringan produk Nestle yang tersebar di seluruh belahan dunia, memiliki brand manager masing-masing di setiap negara.