Anda di halaman 1dari 2

Pilot Testing

Rabu tanggal 11 januari 2012 pada pukul 12.30 sampai 15.30 di RSUP Fatmawati, pilot testing pertama dala penelitian ini dilaksanakan. Pilot testing dilaksanakan untuk mengukur keefktifan dari kuesioner yang telah disusun oleh peneliti . Peneliti menyebarkan kuesioner berdasarkan saran yang telah diberikan oleh humas PT. Askes pada wawancara di hai sebelumnya. Humas PT.Askes tidak bisa memberikan data populasi pengguna Askes yang jelas karena merupakan rahasia perusahaan dan juga menimbang keprivasian data nomor telepon pengguna Askes yang telah ada dalam daftar perusahaan., oleh karena itu Humas dari pihak Askes tersebut memberikan saran kepada peneliti untuk menentukan populasi data secara mandiri dengan data yang diberikan secara verbal. Pengguna Askes biasanya melakukan pencairan dana asuransi mereka per harinya berjumlah 150 orang

berdasarkan penelitian yang telah dilakukan sebelumnya oleh pihak Askes sendiri. Dalam melakukan pilot testing peneliti menyebarkan kuesioner kepada 15 orang pengguna Akes di RSUP Fatmawati. Kendala yang dihadapi oleh peneliti adalah penolakan untuk menjawab kuesioner oleh responden, karena responden dalam keadaan sibuk mengurus administrasi mereka. Kendala yang kedua dialami peneliti adalah pihak keamanan rumah sakit yang bisa menegur peneliti karena melakukan penelitian secara illegal. Peneliti dalam artian keadaan illegal disini dikarenakan kekurangan dana dalam melakukan penelitian yang dimintai uang sebesar 500.000 rupiah untuk mendapatkan akses yang leluasa untuk melakukan penelitian di RS Fatmawati. Kuesioner terdiri dari 34 soal pertanyaan maupun pernyataan yang terbagi menjadi 4 sub pertanyaan/ yang pertama adalah pertanyaan awal darimana sosialisasi Askes itu didapatkan, lalu dibagi ke 3 sub pertanyaan yaitu media cetak ( brosur, buletin, selebaran), elektronik dan penyuluhan serta bagian terakhir yaitu berupa pernyataan kepada si responden. Responden yang menjawab kuesioner rata-rata mendapatkan sosialisasi Askes dari media Cetak dan penyuluhan yang diterima oleh pegawai negeri sipil

Kelebihan 1. Pertanyaan dirasa sudah mewakili masing-masing indikator.

2. Pertanyaan tidak terlalu banyak sehingga efisien bagi responden yang memiliki tingkat mobilitas yang tinggi. 3. Instruksi yang diberikan untuk menjawab pertanyaan diberikan cukup baik, sehingga reesponden dapat dengan lancar menjawab pertanyaan yang telah disusun

Kekurangan 1. Terdapat bahasa dalam beberapa pertanyaan yang belum sederhana sehingga sedikit sulit dimengerti oleh responden. Oleh karena itu bahasa yang digunakan harus lebih sederhana, disesuaikan dengan bahasa yang biasa digunakan oleh responden.

Saran 1. Gunakan bahasa yang familiar dan tidak terlalu formal agar tidak terjadi suasana yang kaku. 2. Responden akan lebih bersemangat menjawab jika terdapat imbalan bagi mereka.