Anda di halaman 1dari 4

PERCOBAAN I PENENTUAN KERAPATAN DAN BOBOT JENIS

A. Tujuan : Menentukan kerapatan dan bobot jenis bermacam-macam zat B. Dasar Teori : I. Kerapatan Zat Massa jenis atau kerapatan siati zat merupakan

karakteristik mendasar dari suatu zat. Kerapatan suatu zat merupakan perbandingan massa dan volume zat tersebut, sehingga nilai kerapatan diukur melalui pengukuran massa dan volumenya. Namun nilai kerapatan tidak bergantung pada massa zat maupun pada volumenya. Tetapi terhadap perubahan suhu. = m/v = massa jenis zat (kg/m3) m = massa at (kg) v = volume zat (m3) (Anonim,2010).

Berbeda dengan kerapatan, berat jenis adalah bilangan murni tanpa dimensi yang dapat diubah menjadi kerapatan dengan menggunakan rumus yang cocok. Berat jenis dapat didefinisikan sebagai pembanding kerapatan dari suatu zat terhadap kerapatan air, harga kedua zat itu ditentukan pada temperatur yang sama, jika tidak dengan cara lain yang khusus. Istilah berat jenis dilihat dari definisinya sangat lembah akan lebih cocok disebut dengan kerapatan relatif (Martin, 1993). Berat jenis suatu zat adalah perbandingan bobot zat terhadap air volume sama yang ditimbang di udara pada suhu yang sama (Anonim, 1974).

Prosedur penetapan bobot jenis yaitu menggunakan piknometer bersih yang jering dan telah dikalibrasi dengan menetapkan bobot dari piknometer dan bobot air yang baru dididihkan pada suhu 25oC. Atur hingga suhu zat uji 20oC masukkan ke dalam piknometer. Atur suhu piknometer yang telah diisi hingga suhu 25oC, buang kelebihan zat uji dan timbang. Kurangkan bobot piknometer kosong dari bobot piknometer yang telah diisi (Anonim, 1995). II. Bobot Jenis

C. Alat dan Bahan : Piknometer Alat-alat gelas Peluru,cera Etanol,Aseton,Kloroform D. Prinsip Kerja a. Penentuan Volume Piknometer Pada Suhu Percobaan

Timbang seksama piknometer yang bersih dan kering

Isi piknometer dengan air hingga penuh, lalu rendam di air es hingga suhu 2 oC dibawah suhu percobaan

Tutup piknometer, pipa kapiler dibiarkan terbuka & biarkan naik sampai suhu percobaan, lalu tutup

Biarkan suhu air dalam piknometer mencapai suhu kamar lalu usap air yang menempel didinding piknometer & timbang

Lihat dalam tabel, kerapatan air pada suhu percobaan dan digunakan untuk menghitung volume piknometer=volume air Cara perhitungan Misal : Bobot piknometer + air = a + b gram

Bobot piknometer kosong Bobot air

=a =b
air

gram gram

Dari tabel diketahui kerapatan air =

Volume piknometer = volume air = Vp =

b. Penentuan Kerapatan Zat Cair X (Etanol, Aseton, Kloroform) Lakukan penimbangan zat x dengan menggunakan piknometer sama seperti percobaan A. Misalkan bobotnya = c gram Hitung Kerapatan zat cair X Kerapatan Zat Cair x =

c. Penentuan kerapatan Zat Padat Yang Kerapatannya Lebih Besar Daripada Air(Peluru)

Penimbangan zat padat yang akan dicari kerapatannya

Masukkan zat padat kedalam piknometer yang sama lalu diisi penuh dengan air

Penimbangan dengan memperhatikan suhu percobaan (sama seperti dengan percobaan A) Perhitungan : Bobot piknometer + zat padat + air Bobot zat padat Bobot air + piknometer Bobot air =d =X = (d-X) gram gram gram

= (d-X-a) gram

Bobot air yang ditumpahkan oleh adanya zat padat = b (d-X-a) = b-d+X+a Volume air yang ditumpahkan = volume zat padat = Kerapatan zat padat = (x gram) / [b d + X + a (g) /
air ml]

d. Penentuan Kerapatan Zat Padat Yang Kerapatanya Lebih Kecil Daripada Air

Dilakukan seperti cara C dengan mengkaitkan zat tersebut dengan suatu pemberat yang kerapatannya sudah diketahui

Hitung kerapatannya Perhitungan : Bobot piknometer + zat padat +pemberat + air Bobot zat padat 1 + pemberat Bobot piknometer + air Bobot cera Bobot air Bobot air yang ditumpahkan = b- (d-e-a) gram = b-d+e+a gram Bobot air yang ditumpahkan karena cera = b-d+e+a-x gram Volume cera = volume air yang ditumpahkan = =d =e gram gram

=( d-e )gram =( e-X )gram =(d-e-a)gram

Kecepatan Cera

=(e-x) gram / [(b-d+e-x)/

ml]

e. Penentuan Bobot Jenis

Menentukan bobot jenis etanol, aseton , dan kloroform Bobot jenis = zat cair(g/ml) /