Anda di halaman 1dari 10

Denniel R.

Saerang 100111197 Ruang 8 kelas B

Skenario 1 , Trigger 1 dan 2 Kata Sulit Libido Prognatisme Arti menurut diskusi Keinginan Seksual Arti dari sumber Gairah seksual tonjolan abnormal dari salah satu atau kedua rahang, terutama rahang bawah, indeks berada di atas gnathic Kelainan lidah berupa bentuk dan ukuran lidah yang lebih besar dari biasanya sekresi keringat, terutama sekresi berlimpah berhubungan dengan suhu tubuh tinggi, tenaga fisik, paparan panas, dan stres mental atau emosional kelainan bentuk jari dan kuku tangan yang menjadikan jari tangan dan kaki membula kesadaran normal, sadar sepenuhnya, dapat menjawab semua pertanyaan tentang keadaan sekelilingnya

makroglosia

diaporesis

clubbing

Kuku tabung

Compos Mentis

Kata Kunci: Pria 60 tahun Keluhan: Kesemutan,rasa kebas,Panas di ujung-ujung jari kedua tangan sejak 2 minggu terakhr, Kedua kaki dan tangan membesar. Lidah terasa Tebal sehingga sulit Berbicara Riwayat : Tidur menggorok sejak 2 minggu terakhr dan sering mengeluh nyeri kepala saat bangun tidur pagi hari , tidak ada riwayat DM, Hipertensi, nyeri sendi,dan perubahan penglihatan, Libido berkurang Tidak di jumpai Tumor dan keganasan pada keluarga Pemeriksaan klinis Keadaan umum compos mentis,cukup Prognatisme (+) , penebalan hidung (+), makroglosi (+) Vital sign :T 37 C, RR 18, Pulse-80x/mnt,Reg,,BP 150/100 Anemis (-) ikterik (-) cyanosis (-) clubbing (-) Edema (-) kelenjar Lymfe tidak teraba Teraba penebalan kulit serta diaporesis pada lengan dan tungkai, Kulit teraba berminyak Pertanyaan:

Denniel R. Saerang 100111197 Ruang 8 kelas B

1. Kesemutan , kebas & panas - penyebab, mengapa hanya terjadi pada tangan, mekanisme, hub. kesemutan kebas dan panas, hormon dan kelenjar yg terkait 2. Pembesaran kedua kaki dan tangan - mengapa, penyebab, mekanisme, hormon dan kelenjar yg terkait,asal (elia & fajrul ) 3. Penebalan pada kulit dan diaporesis pd lengan dan tungkai - struktur apa yg menebal, penyebab, mekanisme, hormon dan melenjar terkait Penebalan lidah - mekanisme, struktur, penyebab, hormon dan kelenjar terkait 4. Menggorok - patologis/fisiologis, penyebab (neurologis?), mekanisme, hormon dan kelenjar terkait 5.Nyeri kepala saat bangun tudur - penyebab, mengapa hanya pada saat bangun, bagaimana siang dan sore, mekanisme, hormon dan kelenjar terkait 6.Libido berkurang - penyebab (faktor usia, hormon, faktor lain), mekanisme, hormon dan kelenjar terkait 7.Prognatisme, penebalan hidung, makroglosi - penyebab, mekanisme, hormon dan kelenjar terkait 8.Mengapa tekanan darah meningkat sdngkan tdk ada riwayat hipertensi? Terangkan patologi dasar pada tingkat seluler dan molekular pada kasus 9. fungsi fisiologi hormon yg berhubungan dgn usia Uraikan oemeriksaan lanjutan apa yg diperlukan utk menegakkan diagnosis kelainan 10 . Kulit berminyak Penyebab, mekanisme, hormon dan kelenjar yang terkait Identifikasi Masalah: Kesemutan,rasa kebas,Panas di ujung-ujung jari kedua tangan sejak 2 minggu terakhr, Kedua kaki dan tangan membesar. Lidah terasa Tebal Tidur menggorok sejak 2 minggu terakhr nyeri kepala saat bangun tidur pagi hari Libido berkurang Kulit teraba Berminyak Prognatisme Penebalan Kulit

Denniel R. Saerang 100111197 Ruang 8 kelas B

Skenario 2 Triger 1 dan 2 Kata Sulit Kata Sulit Fibrilasi atrium

Arti dari sumber aritmia paling umum. Aritmia adalah masalah dengan kecepatan atau irama jantung pembengkakan pada leher oleh karena pembesaran kelenjar tiroid penyebaran molekul zat dan gas / cairan yang konsentrasinya tinggi (hipertonis) ke gas / cairan yang konsentrasinya rendah (hipotonis) thyroid stimulating hormone (TSH), bebas triiodothyronine (FT3) dan tiroksin bebas (fT4) Pemeriksaan Lab biokimia

Struma tiroid difus

FT3, FT4, TSH

Kata Kunci: Wanita 34 tahun Keluhan: Palpitasi dan sesak napas pada aktifitas. Sulit tidur, berat badan menurun 4kg dalam 2 bulan terakhir Pemeriksaan fisik: Tekanan darah 110/70mmHg nadi 140x/mnt dengan irama tidak teratur , auskultasi denyut jantung di apeks 180x menit, tidak teratur , suhu tubuh 37C Kulit tangan teraba hangat dan berkeringat, Ketika kedua lengan di angkat ke depan sampai posisi 90, tampak tremor halus di jari jemari Palpasi di daerah servikal,teraba struma tiroid, kenyal, tidak nyeri, kesan difus Pemeriksaan EKG di jumpai gambaran fibrilasi atrium dgn respon ventrikel 180-200x/menit Pemeriksaan Lab di jumpai FT3 17.7 pmol/l (2.8-7.7 pmol/l) FT4 49.3 pmol/I(11-24 pmol/l) dan TSH <0.01 mIU/I (0.27-4.2 mIU/I)

Pertanyaan: 1. Palpitasi dan sesak napas - penyebab, mekanisme, apa ada hub. dgn hormon? Hormon&kel apa? 2. Sulit tidur & BB menurun - penyebab, mekanisme, apa ada hub. dgn hormon? Hormon&kel apa? Apa ada hub. BB menurun dgn keluhan utama? 3. Tekanan darah, nadi dan auskiuktasi denyut jantung di apeks Mengapa tekanan darah turun tetapi nadi meningkat? Mengapa nadi cepat dan tidak teratur? Nilai normal auskuktasi denyut jantung di apeks? Mengapa pada kasus meningkat dan tdk teratur?

Denniel R. Saerang 100111197 Ruang 8 kelas B

4. Kulit tangan teraba hangat dan berkeringat - penyebab, mekanisme, hormon dan kelenjar yg berperan Tremor halus di jari saat lengan diangkat - penyebab, mekanisme, hormon / neurologis? Jelaskan! 5. Penyebab dan mekanisme struma tiroid? Jelaskan! Mengapa kenyal dan tdk nyeri 6. Jelaskan mengenai gambaran EKG kasus! Apakah ada hbungan dengan masalah hormon? 7. Pemeriksaan lanjutan apa yg harus dilakukan? 8. Apakah dasar patologik kelainan endokrin ini di tingkat selular dan molekular? 9. Uraikan dasar fisiologi dari rentang perbedaan nilai FT4 , FT 3 dan TSH ,( mengapa nilai TSH rendah bersamaan dengan FT4 dan FT 3 tinggi 10. Keadaan / penyakit apa saja yg dapat menunjukkan gambaran hasil lab seperti tersebut diatas Identifikasi Masalah Palpitasi dan sesak napas Sulit tidur Berat badan menurun , tremor harus di ujung jari jemari Kulit teraba hangat\ Nadi meningkat dan irama tidak teratur

Laporan Mandiri: Prognatisme, penebalan hidung, makroglosi (penyebab, mekanisme, hormon dan kelenjar terkait) Dalam sistem endokrin terdapat kelenjar hipofisis yang merupakan kelenjar yang mempunyai banyak sekali pembuluh darah dengan sinus kapiler yang sangat luas di sepanjang sel-sel kelenjar.dalam kelenjar ini terdapat hormon hipofisis anterior yang dapat mengasilhkan hormon hormon termasuk hormon pertumbuhan atau Growth Hormone, Growth Hormone berperan meningkatkan ukuran dan volume dari otak, rambut, otot dan organ-organ di dalam tubuh.HG bertanggung jawab atas pertumbuhan manusia,hormon ini menambah ukuran sel dan meningkatkan proses mitosis yang di ikuti dengan bertambahnya jumlah sel dan diferensiasi khusus dari beberapa tipe sel seperti sel-sel pertumbuhan tulang dan sel-sel otot awal.hormon pertumbuhan juga mempunyai efek metabolik khusus lain yang meliputi peningkatan kecepatan sintesis protein di seluruh tubuh meningkatkan mobilisasi asal lemak dari jaringan adiposa meningkatkan asal lemak bebas dalam darah dan meningkatkan penggunaan asal lemak untuk energi dan menurunkan kecepaan pemakaian

Denniel R. Saerang 100111197 Ruang 8 kelas B

glukosa di seluruh tubuh.bila hormon pertumbuhan disuplai langsung ke kondrosit kartilago yang di kultur di luar tubuh.poliferasi atau pembesaran dari kondrosit biasanya gagal terjadi.hormon pertumbuhan menyebabkan hati membentuk beberapa protein yang kecil yang di sebut somatomedin yang selanjutnya memiliki efek poten dalam meningkatkan semua aspek pertumbuhan tulang.oleh karena itu somatomedin di sebut juga faktor pertumbuhan mirip insulin atau IGF. Setelah manusia sudah bertumbuh besar, bukan berarti hormon ini tidak berguna, akan tetapi hormon ini bertugas untuk menjaga agar organ tubuh tetap pada kondisi yang prima. Pada orang dewasa GH berperan terutama untuk menjaga volume dan kekuatan yang cukup dari kulit, otot-otot, dan tulang. Selain itu GH juga berperan meningkatkan fungsi, perbaikan dan memelihara kesehatan dari otot, jantung, paru-paru, hati, ginjal, persendian, persarafan tubuh, dan otak. Kelenjar yang bertanggung jawab untuk memproduksi HGH (HUMAN GROWTH HORMONE) adalah kelenjar hipofisis. Kelenjar hipofisis terletak di bawah otak manusia. Ukuran dari kelenjar ini adalah sebesar kacang kedelai. Walaupun kecil, kelenjar ini merupakan raja dari seluruh kelenjar yang memproduksi hormon di tubuh manusia. Produksi dari HGH (HUMAN GROWTH HORMONE) sangat mempengaruhi produksi hormon-hormon lain di dalam tubuh. HG diproduksi pada tiga sampai empat jam pertama dari waktu tidur, dan produksinya mencapai puncak pada masa remaja, hingga mencapai kadar 1500 g perhari. Pada pria dan wanita muda dengan usia 25 tahun dan bertumbuh dengan baik, produksi GH mencapai 350 g perhari. Secara normal, seseorang akan mengalami penurunan kadar dari GH sejak usia memasuki 20 tahun yaitu menurun sebesar 14 % setiap pertumbuhan 10 tahun usia, dan akan memiliki GH dalam jumlah yang sedikit ataupun tidak sama sekali pada usia 65 tahun. Penurunan kadar GH di dalam tubuh, akan menyebabkan berbagai kemunduran, baik kemunduran fisik maupun mental. Efek hormon pertumbuhan pada jaringan tubuh secara umum dapat digambarkan sebagai anabolik (membangun). Seperti kebanyakan hormon protein lain, tindakan GH dengan berinteraksi dengan spesifik reseptor pada permukaan sel. Tinggi meningkat selama masa kanak-kanak adalah efek yang paling banyak dikenal dari GH. Tinggi tampaknya dirangsang oleh setidaknya dua mekanisme: 1. Karena polipeptida hormon yang tidak gemuk- larut , mereka tidak dapat menembus sarcolemma . Dengan demikian, GH diberikannya beberapa efek dengan mengikat reseptor pada sel target, di mana ia mengaktifkan jalur MAPK / ERK . [28] Melalui mekanisme GH langsung merangsang pembelahan dan perbanyakan kondrosit dari tulang rawan . 2. GH juga merangsang, melalui jalur sinyal JAK-STAT , [28] produksi insulin-seperti faktor pertumbuhan 1 (IGF-1, sebelumnya dikenal sebagai somatomedin C), hormon homolog dengan proinsulin . [29] Para hati adalah utama target organ dari GH untuk proses ini dan merupakan situs utama dari IGF-1 produksi. IGF-1 memiliki pertumbuhan-merangsang efek pada berbagai jaringan. IGF-1 tambahan dihasilkan di dalam jaringan target, sehingga apa yang tampaknya menjadi baik sebagai endokrin dan autokrin / parakrin hormon. IGF-1 juga memiliki efek stimulasi pada osteoblas dan aktivitas kondrosit untuk mempromosikan pertumbuhan tulang. Selain ketinggian meningkat pada anak-anak dan remaja, hormon pertumbuhan memiliki efek lain pada tubuh: Meningkatkan kalsium retensi, dan memperkuat dan meningkatkan mineralisasi tulang Meningkatkan otot massa melalui sarkomer hiperplasia

Denniel R. Saerang 100111197 Ruang 8 kelas B


Meningkatkan lipolisis Meningkatkan sintesis protein Merangsang pertumbuhan semua organ dalam tidak termasuk otak Berperan dalam homeostasis Mengurangi hati penyerapan glukosa Meningkatkan glukoneogenesis di hati [30] Memberikan kontribusi untuk pemeliharaan dan fungsi pulau pankreas Merangsang sistem kekebalan tubuh Ada empat jenis somatomedin tapi sejauh ini yang paling penting adalah somatomedin c atau IG1 normal fungsi GH diproduksi oleh tubuh pada orang dewasa hormon ini bukan menyebabkan kita untuk tumbuh lebih besar, HGH adalah pengantar kimia untuk perbaikan dan pemeliharaan. Ini membuat otot-otot dari membuang-buang, mengurangi akumulasi jaringan lemak, meningkatkan respon kekebalan tubuh, dan menjaga jaringan kulit halus dan elastis. Dengan kata lain, benar-benar memperlambat perubahan fisiologis yang berhubungan dengan penuaan. KELEBIHAN HORMON PERTUMBUHAN Kelebihan hormon pertumbuhan/growth hormone disebut dengan gigantisme (berperawakan raksasa). Sel-sel asidofilik ,sel-sel pembentuk hormon pertumbuhan dari kelenjar hipofis anterior yang memproduksi hormon pertumbuhan menjadi sangat aktif sehingga dapat terjadi tumor asidofilik di dalam kelenjar iniakibatnya akan di produksi banyak sekali hormon pertumbuhan.selain itu dapat juga menderita hiperglikemia dan selsel beta dalam pulau langerhans pankreas yang cenderung berdegenerasi .dan pada akhrnya juga akan menderita panhipopituitarisme yang membuat penurunan sekresi seluruh hormon hipofis anterior ini disebabkan oleh tiga kelainan umum yaitu tumor kraniofaringioma dan tumor kromofob yang dapat menekan kelenjar hipofis sehingga fungsi sel-sel hipofis aterior rusak atau yang ketiga trombosis pada pembuluh darah hipofis.efek kelainan umunya : Hipotiroidisme , Berkurangnya produksi glukokortikoid oleh kelenjar adrenal dan tekanan sekresi hormon gonadotropin sehingga fungsi seksual hilang, Ciri utama gigantisme adalah perawakan yang tinggi hingga mencapai 2 meter atau lebih dengan proporsi tubuh yang normal. Hal ini terjadi karena jaringan lunak seperti otot dan lainnya tetap tumbuh. Namun karena penderita dalam usia yang lanjut sehingga pertumbuhan hanya terjadi pada jaringan lunak .gigantisme dapat disertai gangguan penglihatan bila tumor membesar hingga menekan khiasma optikum yang merupakan jalur saraf mata. Yang lebih bahaya adalah bila kelebihan hormon pertumbuhan terjadi setelah masa pertumbuhan lewat atau lempeng epifisis menutup karena akan menimbulkan penebalan tulang terutama pada tulang akral tanpa diikuti pertumbuhan jaringan lunak di sekitarnya yang disebut akromegali. Penebalan tulang terutama pada wajah dan anggota gerak. Akibat penonjolan tulang rahang dan pipi, bentuk wajah menjadi kasar ,ini terjadi pada saat epifisis tulang panjang bersatu dengan dengan batang tulang maka orang itu tidak dapat tumbuh tinggi lagi. Tangan dan kaki membesar dan jari-jari tangan kaki dan tangan sangat menebal. Sering terjadi gangguan saraf perifer akibat penekanan saraf oleh jaringan yang menebal. Dan karena hormon pertumbuhan mempengaruhi metabolisme beberapa zat penting tubuh, penderita sering mengalami problem metabolisme termasuk diabetes mellitus. Referens: http://en.wikipedia.org/wiki/Growth_hormone

Denniel R. Saerang 100111197 Ruang 8 kelas B

Buku Fisiology Guyton dan Hall Tremor halus di jari saat lengan diangkat(penyebab, mekanisme, hormon / neurologis?) Antara sistem hormon dan sistem saraf terdapat banyak hubungan contohnya,paling sedikit ada dua kelenjar yang mensekresi hormonnya hampir seluruhnya sebagai respons terhadap rangsangan saraf yakni kelenjar medula adrenal dan kelenjar hipofis kelenjar hipofis juga yang menghasilkan hormon tiroid, hampir semua hormon hipotalamus disekresi oleh ujung saraf di dalam eminensia mediana.Kelenjar tiroid yang terletak tepat di bawah kedua sisi laring dan terletak di sebelah anterior trakea mengsekresi dua macam hormon, tiroksin (T4) dan triiodotironin (T3), adalah tirosin berbasis hormon yang diproduksi oleh kelenjar tiroid terutama bertanggung jawab untuk pengaturan metabolisme. Salah satu komponen penting dalam sintesa hormon tiroid adalah yodium. Bentuk utama dari hormon tiroid dalam darah adalah tiroksin (T4), yang memiliki panjang paruh dari T3. Rasio T4 ke T3 dilepaskan ke dalam darah adalah sekitar 20 sampai 1. Tiroksin dirubah ke T3 aktif (tiga sampai empat kali lebih kuat dari T4) dalam sel oleh deiodinases (5'-iodinase). Ini diproses lebih lanjut oleh dekarboksilasi dan deiodination untuk menghasilkan iodothyronamine (T1A) dan thyronamine (T0a) Sebagian besar hormon tiroid yang beredar dalam darah terikat untuk mengangkut protein. Hanya sebagian sangat kecil dari hormon beredar bebas (tidak terikat) dan biologis aktif, maka mengukur konsentrasi hormon tiroid bebas adalah nilai diagnostik besar. Ketika hormon tiroid terikat, tidak aktif, sehingga jumlah bebas T3/T4 adalah apa yang penting. Untuk alasan ini, mengukur tiroksin total dalam darah dapat menyesatkan Jenis Persen Terikat untuk tiroksin-binding globulin (TBG) 70% terikat untuk transthyretin atau "tiroksin mengikat prealbumin" (TTR 10-15% atau TBPA) paraalbumin 15-20% terikat T4 (fT4) 0.03% T3 terikat (ft3) 0.3% T3 dan T4 lintas membran sel dengan mudah karena mereka adalah molekul lipofilik, dan fungsi melalui dipelajari dengan baik set reseptor nuklir di dalam inti sel, reseptor hormon tiroid tersebut. T1A dan T0a bermuatan positif dan tidak melewati membran, mereka diyakini berfungsi melalui reseptor jejak amina terkait TAAR1 (TAR1, TA1), reseptor G-protein-coupled terletak di membran sel. Alat lain diagnostik kritis adalah pengukuran jumlah thyroid-stimulating hormone (TSH) yang hadir. Membran transportasi Hormon tiroid adalah zat lipofilik yang dapat melintasi membran sel bahkan dalam cara yang pasif. Namun, setidaknya 10 berbeda aktif, energi tergantung dan genetik transporter iodothyronine diatur telah diidentifikasi pada manusia. Mereka menjamin bahwa tingkat intraseluler hormon tiroid lebih tinggi daripada dalam plasma darah atau cairan interstisial [Sunting] transportasi intraselular

Denniel R. Saerang 100111197 Ruang 8 kelas B

Sedikit yang diketahui tentang kinetika intraseluler hormon tiroid. Namun, baru-baru bisa ditunjukkan bahwa CRYM crystallin mengikat 3,5,3 '-triiodothyronine in vivo. Fungsi Sistem tiroid hormon tiroid T3 dan T4. Tindakan thyronines di hampir setiap sel dalam tubuh. Mereka bertindak untuk meningkatkan tingkat metabolisme basal, mempengaruhi sintesis protein, membantu mengatur pertumbuhan tulang panjang (sinergi dengan hormon pertumbuhan) dan pematangan neuron, dan meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap katekolamin (seperti adrenalin) dengan permisif. Hormon tiroid sangat penting untuk pengembangan yang tepat dan diferensiasi dari semua sel tubuh manusia. Hormon ini juga mengatur protein, lemak, dan metabolisme karbohidrat, mempengaruhi bagaimana sel manusia menggunakan senyawa energik. Mereka juga merangsang metabolisme vitamin. Rangsangan fisiologis dan patologis banyak mempengaruhi sintesis hormon tiroid. Hormon tiroid menyebabkan panas generasi pada manusia. Namun, thyronamines berfungsi melalui beberapa mekanisme yang tidak diketahui untuk menghambat aktivitas neuronal, ini memainkan peran penting dalam siklus hibernasi mamalia dan perilaku molting burung. Salah satu efek dari mengelola thyronamines adalah penurunan berat pada suhu tubuh. Kedua kelebihan dan kekurangan tiroksin dapat menyebabkan gangguan. Hipertiroidisme (contoh adalah Graves Disease) adalah sindrom klinis yang disebabkan oleh kelebihan tiroksin bebas beredar, triiodothyronine gratis, atau keduanya. Ini adalah gangguan umum yang mempengaruhi sekitar 2% wanita dan 0,2% pria. Tirotoksikosis sering digunakan bergantian dengan hipertiroidisme, tetapi ada perbedaan yang halus. Meskipun tirotoksikosis juga mengacu pada peningkatan sirkulasi hormon tiroid, dapat disebabkan oleh asupan tablet tiroksin atau dengan tiroid yang terlalu aktif, sedangkan hipertiroidisme merujuk semata-mata untuk tiroid yang terlalu aktif. Hypothyroidism (contoh adalah tiroiditis Hashimoto) adalah kasus di mana ada kekurangan tiroksin, triiodiothyronine, atau keduanya. Depresi klinis kadang-kadang bisa disebabkan oleh hipotiroidisme. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa T3 ditemukan di persimpangan sinapsis, dan mengatur jumlahjumlah dan aktivitas serotonin, norepinefrin, dan Gamma-aminobutyric acid (GABA) di otak. Kelahiran prematur dapat mengalami gangguan perkembangan saraf karena kurangnya hormon tiroid ibu, pada saat tiroid mereka sendiri tidak dapat memenuhi kebutuhan pascakelahiran mereka. Hipertiroidisme (Tirotoksikosis) Hipertiroidisme adalah istilah untuk jaringan yang terlalu aktif dalam kelenjar tiroid yang menyebabkan kelebihan produksi hormon tiroid (tiroksin atau "T4" dan / atau triiodothyronine atau "T3"). Hipertiroidisme demikian penyebab tirotoksikosis, [1] kondisi klinis hormon tiroid meningkat dalam darah. Hormon tiroid sangat penting untuk fungsi normal sel. Secara berlebihan, keduanya menstimulasi metabolisme dan memperburuk efek dari sistem saraf simpatik, menyebabkan

Denniel R. Saerang 100111197 Ruang 8 kelas B

"up mempercepat" dari berbagai sistem tubuh dan gejala menyerupai overdosis epinefrin (adrenalin). Ini termasuk detak jantung yang cepat dan gejala palpitasi, tremor sistem saraf seperti tangan dan gejala kecemasan, hipermotilitas sistem pencernaan, penurunan berat badan yang tidak diinginkan, dan (dalam "lipid panel" tes darah) kolesterol serum yang lebih rendah dan kadang-kadang luar biasa rendah. Efek hipermetabolik dari tirotoksikosis mempengaruhi setiap sistem organ. Kelenjar hipofisis merangsang tiroid untuk membuat hormon tiroid, yang dilepaskan ke dalam sirkulasi untuk mencapai setiap sel dalam tubuh. Hormon tiroid diperlukan untuk pertumbuhan normal dan pengembangan, dan mengatur metabolisme sel. Kelebihan hormon tiroid menyebabkan peningkatan tingkat metabolisme yang berhubungan dengan produksi panas tubuh total dan peningkatan aktivitas kardiovaskular (jantung kontraktilitas meningkat, denyut jantung, vasodilatasi). Hipertiroid merupakan keadaan dimana terjadi hipersekresi T 3, T4 d a n T S I , namun TSH malah turun. Oleh karena TSI yang naik secara signifikan, maka terjadihiperplasia tiroid. 1.Vascular bruit Terjadinya hiperplasia itu juga dibarengi oleh pembengkakan pembuluh darah disekitar bagian tiroid yang mengalami hiperplasia yaitu diarteri carotis externa, d a n j u g a terjadi hipervaskularisasi. Oleh karena itu, saat di auskultasi didaerah leher terdengar vascular bruit. 2.Hyperplasia tiroid juga mengakibatkan pembesaran kelenjar tiroid. S e h i n g g a , s a a t dilakukan palpasi teraba bagian tiroid yang membesar berupa benjolan, dan akan terlihatdengan mata telanjang bila keadaannya sudah parah. Pembesaran kelenjar tiroid tadi jugaakan mengakibatkan konsumsi O2 yang lebih banyak. 3.Hipersekresi T3 o l e h s e l f o l i k e l t i r o i d p a d a p a s i e n h i p e r t i r o i d j u g a m e n g a k i b a t k a n Peningkatan jumlah Reseptor adrenergik.Oleh karena itu, terjadi Respon terhadapReseptor adrenergik berlebih saat hormon T 3 dilepaskan ke jaringan. Dan saat terjadi stimulasi terhadap medula adrenal untuk biosintesis katekolamin oleh hormon T3 dansaat hormon katekolamin itu dilepaskan, maka berikut adalah efeknya : a.Saat hormon Epinefrin dan Norepinefrin dilepaskan ke jaringan dan berikatandengan reseptor 1, mengakibatkan : 1.P a d a j a n t u n g , a k a n m e n g a k i b a t k a n p e n i n g k a t a n k e r j a o t o t j a n t u n g , s e h i n g g a denyut jantung meningkat bersamaan dengan meningkatnya cardiac output.Olehkarena itu, terjadi takikardia yang menyebabkan metabolisme basal semakinmeningkat. Karena metabolisme basal naik dan tertimbunnya panas tubuh yangsemakin lama semakin berlebih, maka terjadi intoleransi terhadap panas daril i n g k u n g a n . O l e h k a r e n a i t u , p a d a p a s i e n y a n g t e r k e n a h i p e r t i r o i d u m u m n y a cenderung memilih yang dingin. Selain itu, takikardi tadi juga akanberbanding lurus dengan peningkatan tekanan darah, serta palpitasi pada pasien hipertiroidumumnya. 2. P a d a s i s t e m s a r a f , a k a n t e r j a d i a k s i s y s t e m s a r a f p e r i f e r y a n g l e b i h cepat.Mekanisme kontraksi otot perifer umumnya dikontrol lewat s e r e b e l u m d a n ganglion basalis. Namun pada pasien hipertiroid, terjadi rangsangan berlebihant e r h a d a p g a n g l i o n b a s a l i s . O l e h k a r e n a i t u , p a d a o t o t y a n g a d a d i e k s t r e m i t a s terjadi kontraksi berlebih saat ada kegiatan yang akan mengakibatkan tremor.Tremor ini bebeda dengan tremor pada pasien Parkinson, oleh karena, pada pasienParkinson tremor akan meningkat pada keadaan

Denniel R. Saerang 100111197 Ruang 8 kelas B

istirahat. b. Saat hormon Epinefrin dan Norepinefrin dilepaskan ke jaringan dan berikatan denganr eseptor 1 d a n 2 m e n g a k i b a t k a n p e n i n g k a t a n G l u k o n e o g e n e s i s , lipolisis danglikogenolisis. Oleh karena itu, pada pasien hipertiroid u m u m n y a b e r a t b a d a n mereka akan mengalami penurunan . Selain itu, Vasodilatasi perifer pun terjadi diextremitas yang mengakibatkan tangan sering berkeringat Dalam sebuah penelitian, didapatkan pula bahwa pada pasien h i p e r t i r o i d , terbentuk suatu antibody terhadap kelenjar tiroidnya itu sendiri, yang bernama cytotoxica n t i b o d y y a n g m e r a n g s a n g p e n i n g k a t a n T S H - R ( T h y r o i d S t i m u l a t i n g H o r m o n e - Receptor) yang ada di fibroblast mata dan sel folikel tiroid. Peningkatan TSH-R itu jugaa k a n m e r a n g s a n g l i m f o s i t s e h i n g g a m e n g a k i b a t k a n r a d a n g p a d a o t o t e x t r a o c u l a r , proptosis dan diplopia yang meliputi kemerahan, kongesti dan periorbital edema sehinggamengakibatkan eksopthalmus pada pasien hipertiroid.Retensi ion Na juga diketahuisebagai penyebab eksopthalmus ini Efek terhadap fungsi otot, sedikit peningkatan hormon tiroid biasanya menyebabkan otot bereaksi dengan kuat, namun bila jumlah hormon ini berlebihan maka otot-otot malahan menjadi lemah oleh karena berlebihan katabolisme protein sebaliknya kekurangan hormon tiroid menyebabkan otot sangat lamban,dan otot tersebut berelaksasi dengan perlahan setelah kontraksi.Tremor otot salah satu gejalah paling khas dari hipertiroidsme ,tremor ini timbul dalam waktu cepat sekitar 10-15 x/dtk .tremor ini disebabkan oleh bertambahnya kepekaan sinaps saraf di daerah medula yang mengatur tonus otot. Tremor adalah, tidak disengaja agak berirama, gerakan otot yang melibatkan untuk bolakbalik gerakan (osilasi) dari satu atau lebih bagian tubuh. Ini adalah yang paling umum dari semua gerakan tak terkendali dan dapat mempengaruhi tangan, lengan, kepala, wajah, pita suara, batang, dan kaki. Tremor paling banyak terjadi di tangan. Pada beberapa orang, tremor merupakan gejala kelainan neurologis. Bentuk yang paling umum dari tremor, bagaimanapun, terjadi pada orang sehat. Meskipun gempa tidak mengancam jiwa, dapat memalukan untuk beberapa orang dan membuat lebih sulit untuk melakukan tugas seharihari. Tremor umumnya disebabkan oleh masalah di bagian otak yang mengendalikan otototot seluruh tubuh atau di daerah tertentu, seperti tangan. Gangguan neurologis atau kondisi yang dapat menghasilkan getaran termasuk multiple sclerosis, stroke, cedera otak traumatis, dan penyakit neurodegeneratif yang merusak atau menghancurkan bagian dari batang otak atau otak kecil. Penyebab lain termasuk penggunaan beberapa obat (seperti amfetamin, kortikosteroid, dan obat yang digunakan untuk gangguan kejiwaan tertentu), penyalahgunaan alkohol atau penarikan, keracunan merkuri, tiroid terlalu aktif, atau gagal hati. Beberapa bentuk tremor diwariskan dan berjalan dalam keluarga, sementara yang lain tidak diketahui penyebabnya.

Referens:http://www.scribd.com/satrio_permadi/d/45433245-Patofisiologi-Hipertiroid http://en.wikipedia.org/wiki/Hyperthyroidism http://emedicine.medscape.com/article/121865-overview#showall http://www.medicinenet.com/tremor/article.htm Buku Fisiology Guyton dan Hall