LAPORAN RENCANA KEGIATAN (Individu

)

KULIAH KERJA NYATA POSKO PEMBERDAYAAN MASYARAKAT UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG TAHUN: 2011

DESA KECAMATAN KABUPATEN PROVINSI

: GLAGAHWARU : UNDAAN : KUDUS : JAWA TENGAH

Disusun oleh : Nama Mahasiswa : Moh. Romizul Fikri Nomor Mahasiswa : C2A008101

BIDANG PENGELOLAAN KKN LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG

Prioritas Pemilihan Permasalahan NO Permasalahan Alasan Pemilihan Program (Berdasarkan Analisis KUWAT) untuk 1. D= Dinas Instansi Vertikal/Stakeholder Desa Cepogo P. Menyadarkan masyarakat bahwa menabung sejak dini sangat penting bagi kehidupan masa mendatang 2 Kurangnya ketersediaan sandang 1.Memberikan harga murah akan . Identifikasi Permasalahan NO 1 Permasalahan Kurangnya ketersediaan Lokasi Desa Cepogo Sumber (P/M/D)* P.M tertarik menjadi buruh 3 Kesadaran masyarakat Desa Cepogo M untuk menabung dari dini sangat rendah 4 Kurangnya hiburan bagi masyarakat dalam rangka 17 agustusan di bulan Ramadhan P =Perangkat desa. lebih Desa Cepogo P. M=Masyarakat.M sandang dan pangan yang murah bagi masyarakat 2 Minat masyarakat terhadap entrepreneurship sejak dini sangat rendah.M Tabel 2.Tabel 1. Menimbulkan kesadaran kepada sangat masyarakat desa Cepogo untuk 1 Kesadaran menabung rendah masyarakat dari dini menabung sejak dini 2.

Rencana Program KKN PPM NO 1 Nama Program Penyuluhan Menabung Dini 2 Pasar Murah Pakaian unit Swadaya Mahasiswa 3 Nonton bareng Lcd.Modul 20 orang Swadaya Mahasiswa film nasional 4 Penyuluhan entrepreneurship 20 orang Swadaya Mahasiswa .membantu masyarakat untuk memiliki sandang dan pangan yang layak 3 Kurangnya hiburan bagi 1. Volume 20 siswa Sumber Dana Swadaya Mahasiswa Sejak LCD.Memberikan motivasi dan entrepreneurship sangat rendah. masyarakat 2. hiburan 17 agustus ini dapat masyarakat dalam rangka 17 mempererat hubungan antar warga agustusan di bulan Ramadhan dan menciptakan suasana kebersamaan antar warga 2.Modul Bahan Komputer. LCD. kaset dvd Komputer. dvd.dan pangan yang murah bagi kebutuhan sandang dan pangan.meningkatkan antusiasme semangat dan tentang masyarakat kemerdekaan Indonesia 4 Minat masyarakat terhadap 1. menjadi buruh sejak dini dorongan untuk menjadi wirausaha lebih tertarik dimulai sejak dini Tabel 3.

5 Bimbingan Belajar Spidol. whiteboard. modul 20 orang Mahasiswa LAPORAN RENCANA KEGIATAN (Individu) .

KULIAH KERJA NYATA PEMBELAJARAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT UNIVERSITAS DIPONEGORO TAHUN : 2011 DESA KECAMATAN KABUPATEN PROVINSI : CEPOGO : KEMBANG : JEPARA : JAWA TENGAH Disusun oleh : Nama Mahasiswa Nomor Mahasiswa : Tri Nugroho : L2C008109 BIDANG PENGELOLAAN KKN LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG Tabel 1. Identifikasi Permasalahan .

20. Permasalahan Jalan desa yang banyak lubang Tidak ada gapura sebagai tanda masuk desa Saluran draenasi yang belum lancer Tugu desa yang perlu perbaikan Kurangnya kepedulian pelestarian lingkungan Ketrampilan membuat anyaman yang tidak merata Kuranganya kemampuan untuk memasarkan produk Kegiatan sanitasi diri yang masih kurang Administrasi dan data kependudukan desa yang belum baik Kurangnya permainan outdoor di sekolah TK Kurangnya bimbingan belajar untuk membantu anak-anak Produktifitas industri rumah tangga yang masih rendah Kurangnya asupan makanan sehat dan bergizi bagi anak-anak Kurangnya pemanfaatan sisa hasil pertanian Kurang aktifnya kegiatan karang taruna desa Pengolahan dan pemanfaatan sampah yang belum baik Kurangnya pengetahuan tentang global warming dan dampaknya Banyaknya bangunan yang belum memiliki IMB Pemahanan tentang hak – hak buruh Kurangnya bimbingan belajar di luar jam sekolah Lokasi Desa Cepogo Desa Cepogo Desa Cepogo Desa Cepogo Desa Cepogo Desa Cepogo Desa Cepogo Desa Cepogo Desa Cepogo Desa Cepogo Desa Cepogo Sumber * M. 19. P P P M M. 8. 5. Desa Cepogo Desa Cepogo Desa Cepogo Desa Cepogo M. 6. Desa Cepogo P 13. 16.No. 14. 2. 18. P P P P 17. 15. P M M M P M P 12. 7. 3. Desa Cepogo Desa Cepogo Desa Cepogo Desa Cepogo P P M . 1. 4. 10. 9. 11.

Kemudian di dukuh getaan. Saat ini Desa Cepogo sedang banyak menanam tanaman singkong. dan menjadi sumber penghasilan yang dapat memakmurkan penduduk. membuat pengusaha anyaman bambu gulung tikar.21. Desa Cepogo Desa Cepogo Desa Cepogo Desa Cepogo Desa Cepogo M P M M M * P = Perangkat desa. sehingga produksi besar yang tidak diimbangi pemasaran yang baik. Kurangnya pengetahuan mengolah hasil tani agar dapat dijual dengan harga yang lebih tinggi 4. Lingkungan perlu dijaga dengan baik sehingga akhirnya masyarakat juga dapat hidup dengan 2. Maka kami rasa. Kurangnya tenaga pendidik di TPQ Kurangnya pengetahuan hukum di masyarakat. Sayangnya. desa Cepogo termasuk desa yang produktif menghasilkan produk-produk dari anyaman. ternyata ketrampilan membuat anyaman hanya dimiliki oleh sebagian kecil penduduk. Dengan program ini. 23. Dari hasil berbincang dengan penduduk. D = Dinas instansi vertical/stakeholder Tabel 2. Permasalahan Kurangnya kemampuan pemasaran Alasan Pemilihan Dulu. Lapangan olahraga yang tidak terawatt Belum adanya peta desa yang informatif seperti peta administrasi dan peta Tata Guna Lahan. Kami harapkan usaha anyaman dapat terlahir kembali. Kurangnya pemerataan ketrampilan membuat anyaman 3. Keterampilan tangan anak SD masih kurang. Perwakilan masyarakat desa Cepogo sempat belajar hingga ke Propinsi. M = Masyarakat. 25. pelatihan ketrampilan membuat anyaman akan sangat bermanfaat untuk penduduk. 24. 22. ketrampilan ini belum terwariskan di generasi mudanya. 1. penduduk mengalami permasalahan pemasaran. tepatnya ketrampilan membuat anyaman hanya dimiliki oleh warga dukuh getaan. biasanya singkong hanya dijual dalam bentuk mentah maka harga jualnya tidak bisa tinggi. Prioritas Pemilihan Permasalahan No. sehingga dikhawatirkan kemampuan membuat anyaman akan hilang. padahal singkong merupakan bahan yang bisa dijadikan tepung pengganti tepung gandum. Kesadaran akan lingkungan . Kini hanya sedikit yang dapat bertahan. Dengan dijadikan tepung singkong (mocaf) maka akan ada peningkatan dari sisi harga.

Bimbingan belajar di luar jam sekolah dapat berupa bimbingan pelajaran materi sekolah. Tabel 3. pisau. Salah satu usaha menjaga lingkungan adalah membuang sampah di tempat yang seharusnya. 50 anak buku tulis. Diharapkan dengan bimbingan di luar jam sekolah ini anak tidak hanya pandai di bidang akademik saja tetapi memiliki budi pekerti yang luhur. 30 orang Mahasiswa 20 orang Bahan Volume 20 orang Sumber Dana Mahasiswa Swadaya Mahasiswa pemasaran Internet alat tulis . Bimbingan di luar jam sekolah dapat diberikan melalui media film yang mendidik ataupun melalui pendidikan di TPQ. 1. tempat sampah 1 buah 5 Les privat Papan tulis. Pelatihan pembuatan mocaff pisau. dan bimbingan tentang budi pekerti yang baik. As.5 Kurangnya bimbingan belajar di luar jam sekolah nyaman. Nama Program Pembimbingan produk 2. Mahasiswa 25 orang Mahasiswa Asetat. di jalan. Rencana Program KKN PPM No. bukan di sungai. Pelatihan pembuatan anyaman Bambu. atau tempat lainnya. 4 Penyuluhan ilmu lingkungan LCD. Mereka berangkat di pagi hari dan pulang di sore hari. bambu 3. Kami akan membidik anakanak SD untuk menanamkan rasa peduli lingkungan ini Sebagian besar warga merupakan pekerja tani. bimbingan agama. Hal ini menyebabkan interaksi antara anak dengan orang tua menjadi berkurang sehingga anak kurang mendapatkan bimbingan belajar di luar jam sekolah.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful