Anda di halaman 1dari 4

Rangkuman Materi Kuliah Akuntansi Manaemen

PELAPORAN SEGMEN DAN DESENTRALISASI

Oleh: SYAHRIZAL (A311 10 267) AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI & BISNIS UNIVERSITAS HASANUDDIN
2012

LAPORAN SEGMEN DAN DESENTRALISASI Keunggulan Dan Kelemahan Desentralisasi Keunggulannya yaitu: Manajemen puncak dibebaskan dari pemecahan persoalan hari ke hari yang banyak dan memiliki peluang untuk berkonsentrasi pada strategi, pada pembuatang keputusan yang tingkatnya lebih tinggi, dan pada kegiatan-kegiatan koordinasi. Desentralisasi memberikan manajer-manajer tingkat yang lebih rendah mendapatkan pengalaman pokok dalam pembuatan keputusan. Menambahkan tanggung jawab dan kewenangan pembuatan keputusan yang mengakibatkan kepuasan pekerjaan yang meningkat. Manajer-manajer tingkat menengah memiliki informasi yang lebih rendah dan diperpaharui tentang kondisi-kondisi dalam bidang tanggung jawab mereka sendiri daripada manajer-manajer puncak. Sulit untuk mengevaluasi prestasi seorang manajer jika seorang manajer tidak diberi kebebasan. Kelemahannya yaitu: Manajer-manajer tingkat yang lebih rendah mungkin membuat keputusan tanpa sepenuhnya memahami gambaran besar. Dalam satu organisasi yang betul-betul terdesentralisasi, mungkin terdapat satu kekurangan koordinasi di antara manajer yang memiliki otonomi. Manajer tingkat yang lebih rendah mungkin memiliki tujuan berbeda dengan tujuan perusahaan secara keseluruhan. Dalam suatu organisasi yang sangat terdesentralisasi, mungkin lebih sulit secara efektif menyebarkan gagasan-gagasan yang inovatif.

Desentralisasi dan Pelaporan Segmen Suatu segmen adalah suatu bagian atau aktivitas suatu organisasi dan manajer-manajer akan menginginkan data biaya, penerimaan atau laba dari bagian organisasi tersebut. Laporan laba rugi berguna dalam menganalisis profitabilitas segmen dan dalam mengukur prestasi-prestasi manajemen segmen.

Pusat Pertanggungjawaban Pusat pertanggung jawaban adalah suatu sistem unit organisasi yang dipimpin oleh seorang manajer yang bertanggung jawab. Berdasarkan karakteristik masukan dan keluaran, pusat pertanggung jawaban dalam perusahaan dibagi menjadi empat tipe pusat pertanggung jawaban, yaitu sebagai berikut : Pusat Biaya (Expanse Center) Pusat biaya adalah pusat pertanggung jawaban yang diukur prestasinya atas dasar masukan atau biaya. Setiap pusat pertanggung jawaban mempunyai masukan dan keluaran dalam hal hubungan pusat biaya, keluarannya tidak dapat atau perlu diukur dengan dalam wujud pendapatan. Pusat Pendapatan (Revenue Center) Pusat pendapatan adalah pusat pertanggung jawaban yang diukur prestasinya atas dasar penghasilannya, yang merupakan keluarannya diukur dalam satuan uang. Pusat pertanggung jawaban pendapatan ini tidak bertanggung jawab atas biaya yang dikeluarkan untuk produksi atau jasa yang dijualnya. Pusat Laba (Profit Center) Pusat laba adalah pusat pertanggung jawaban yang manajernya diberi wewenang untuk mengendalikan pendapatan dan biaya pusat pertanggung jawaban. Manajer dinilai prestasi dari selisih antara pendapatan dengan biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh laba tersebut. Pusat Investasi (Investment center) Pusat investasi adalah pusat laba yang manajernya dinilai prestasinya dengan menghubungkan investasi yang bersangkutan atau berupa rasio antara laba

dengan investasi ( Return of Investment atau ROI ) atau dengan mengunakan residual income yaitu laba dikurangi beban modal.

Laporan menurut segmentasi Diperluakan lapoan laporan laba rugi yang berbeda untuk mengevaluasi prestasi segmen usaha suatu laporan lanba rugi yang menekankan segmen dan bukan prestasi perusahaan sebagai suatu keseluruhan. Sistem akuntansi biaya dengan model absobption konvensional biaya produksi tetap dan variabel dicampur dalam harga pokok penjualan. Saat format kontribusi digunakan,(1) harga pokok penjualan terdiri dari biaya manufaktur variabel; (2) biaya variable dan tetap dicatat dalam bagian yang berbeda; (3) diperhitungkan margin kontribusi. Margin segmen menjadi alat yang penting untuk menilai profabilitas jangka panjang suatu segmen dan juga merupakan suatu alat yang jauh lebih baik untuk mengevaluasi prestasi daripada laporan berdasarkan absorption costing biasa.

Penjualan dan Margin Kontribusi Untuk mempersiapkan laporan laba rugi suatu segmen tertentu, biaya variabel dikurangkan dari penjualan untuk menghasilkan margin kontribusi segmen tersebut. Margin kontribusi tersebut memberitahu kita apa yang terjadi pada laba bersamaan berubahnya volume mempertahankan kapasitas suatu segmen dan biaya-biaya tetap yang konstan. Margin kontribusi secara khusus berguna dalam keputusan yang melibatkan pengguna kapasitas temporer seperti pesanan khusus.