Anda di halaman 1dari 2

http://digilib.its.ac.

id

SUMMARY STUDI PERBANDINGAN PENGELASAN ANTARA SMAW DENGAN FCAW PADA MATERIAL HIGH TENSILE STRENGTH TYPE AH 36 YANG DIGUNAKAN UNTUK HELIPAD PADA KAPAL LPD
COMPARATIVE STUDY BETWEEN SMAW AND FCAW WELDING ON AH 36 TYPE MATERIAL HIGH TENSILE STRENGTH UTILIZED FOR LPD SHIP HELIPAD Created by Yuliono, Arif Subject Keyword : : Kapal--model , Las : Pengelasan SMAW dan FCAW, cacat las , dan fracture toughness

Description :
Pengelasan SMAW (Shielded Metal Arc Welding) dan FCAW (Flux Cored Arc Welding) adalah pengelasan yang banyak digunakan untuk penyambungan konstruksi berat, misalnya jembatan, perpipaan, dan konstruksi bangunan baja. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan kualitas pengelasan yang paling baik dan memiliki ketangguhan tinggi dari hasil perbandingan pengelasan SMAW dan FCAW pada material high tensile strength. Percobaan dilakukan menggunakan material baja tipe AH 36 dengan jenis sambungan las tumpul (butt joint) dan silang (fillet joint). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah cacat yang banyak terdeteksi terjadi pada proses pengelasan SMAW yaitu jenis cacat las slag inclusion dan incomplete penetration. Persimpangan sudut distorsi terbesar terjadi pada pengelasan SMAW yaitu pada sambungan tumpul sebesar 0.62 derajat dan sambungan fillet sebesar 1.05 derajat. Sedangkan nilai ketangguhan tertinggi dicapai pada proses pengelasan FCAW yaitu pada daerah logam las sebesar 488.68 ksi inchi dan ketangguhan pada daerah HAZ sebesar 444.92 ksi inchi. Dari hasil tersebut disimpulkan bahwa faktor yang sangat berpengaruh dalam proses pengelasan untuk menghasilkan kualitas pengelasan dan ketangguhan yang baik adalah masukan panas (heat input) dan perlakuan pada saat pengelasan

Description Alt:
SMAW (Shielded Metal Arc Welding) and FCAW (Flux Cored Arc Welding) commonly utilized for heavy construction, such as bridging, piping, and steel building constructing. The research achievement is to get both the best quality and high strength of SMAW and FCAW welding method respectively on high tensile strength. AH-36 type steel material utilized in butt joint and fillet joint. The results show most defect detected on SMAW, namely slag inclusion and incomplete penetration. The largest distorsions angle occurred at SMAW with its butt and fillet joint are 0.62 degree and 1.05 degree respectively. However, the highest strength achieved at FCAW method. It was area of 488.68 ksi inch and HAZ area of 444.92 ksi inch. We summarize that the most significant factors to produce both high quality and strength in welding process are heat input and treatment.

Contributor Date Create Type

: Ir. Soeweify, M. Eng : 16/01/2009 : Text

Page 1

Format Language Identifier Collection Call Number Source COverage Right

: pdf : Indonesian : ITS-Undergraduate-3100008031345 : 3100008031345 : RSPe 623.843 2 Yul s : Undergraduate Theses, Ships Engineering, RSPe 623.843 2 Yul s, 2008 : ITS Community : Copyright @2007 by ITS Library. This publication is protected by copyright and permission should be obtained from the ITS Library prior to any prohibited reproduction, storage in a retrievel system, or transmission in any form or by any means, electronic, mechanical, photocopying, recording, or likewise. For information regarding permission(s), write to ITS Library

Full file - Member Only


If You want to view FullText...Please Register as MEMBER

Contact Person :
Mr. Edy Suprayitno (edy_supra@its.ac.id) Mrs. Ansi M. Putri(ansi@its.ac.id) Mr. Agus Setiawan (setiawan04@its.ac.id) Mrs. Dewi Eka Agustina (dee@its.ac.id)

Thank You,

Nur Hasan ITS Digilib Supervisor

Page 2