Anda di halaman 1dari 2

LATAR BELAKANG MASALAH

Kelapa merupakan suatu bahan baku masakan yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan rumah tangga sehari-hari. Kelapa sering dimanfaatkan para ibu rumah tangga dalam mengolah berbagai masakan terutama maskan indonesia yang memiliki cita rsa yang khas, dan bumbu rempah yang kuat. Penggunaan kelapa dalam bahan baku masakan biasanya dalam bentuk santan atau kelapa parut. Dalam membuat santan atau kelapa parut para ibu rumah tangga harus memarut kelapa yang utuh.. Seringkali terdapat banyak keluhan dari para ibu rumah tangga dalam membuat santan kelapa alami, terutama pada saat memarut kelapa tersebut. Keluhan-keluhan yang banyak diungkapkan para ibu rumah tangga tersebut antara lain, memarut kelapa menggunakan parutan kelama yang konvensional memerlukan waktu yang lama, dan seringkali dapat melukai tangan si pemarut itu sendiri, sehingga banyak ibu rumah tangga yang beralih menggunakan santan kelapa instant yang banyak dijual dipasaran. Padahal, kita ketahui bersama bahwa santan-santan kelapa instant yang banyak dijual dipasaran terdapat banyak bahan kimia tambahan sepeti pengawet, pengental, bahkan tidak jarang industri santan kelapa instant menggunakan pemutih pada santan produksinya.

SOLUSI Tentu kita semua suda mengetahui bahwa sudah terdapat jasa pemarutan kelapa, tapi kebanyakan jasa tersebut hanya digunakan untuk pemarutan kelapa dalam skala besar. Kalau hanya satu atau dua butir kelapa saja tentu jasa tersebut enggan untuk melayaninya. Oleh karena itu kami berusaha untuk membuat sebuah inovasi baru yang dapat digunakan oleh para ibu rumah tangga dalam membuat santan yang alami. Inovasi tersebuat kami realisasikan dalam bentuk mesin otomatisasi pemarut kelapa dalam skala kecil. Dan Inovasi ini kami beri nama Coconut power scraped. Coconut power scraped ini terdiri dari beberapa bagian, antara lain bagian rangka bawah, yang terdiri dari mesin pemutar, rangka samping yang teridiri dari tempat penampung , dan pentup atas yang digunakan untuk menekan kalepa agar dapat menghasilkan kelapa parut yang sempurna. Untuk mengoptimalisasikan rancangan alat tersebut, kami merancang alat tersebut supaya irit energi, penggunaan alat tesebut kami rancang agar bisa bekerja optimal hanya dengan 2 buah batu baterai. Selain menggunakan batu baterai, kami juga merancang alat tersebut untuk digunakan secara manual yaitu dengan memutar sebuat tuas yang ada di bagian depan, dan tuas tersebut juga bisa dilepas Kami juga merancang mesin pemutar pada alat tersebut berbentuk seperti mangkok terbalik yang disesuaikan dengan bentuk kelapa utuh, tapi jika kelapa yang diparut tidak berbentuk utuh, alat ini tetap bisa digunakan dengan menancapkan potongan kelapa pada bagian penutup atas. Jadi alat yang kami rancang ini selain dapat memudahkan pekerjaan ibu rumah tangga, juga alat tersebuat tidak boros listrik dan tetap ramah lingkungan.

TUJUAN

Seperti penjelasan kami pada bagian latar belakang, selama ini terdapat banyak keluhan yang dialami oleh para ibu rumah tangga terutama dalam memarut kelapa, antara lain, boros waktu, tidak efisien, dan melukai diri sendiri. Akibat dari itu semua banyak para ibu rumah tangga beralih ke santan instant yang banyak mengandung bahan kimia yang tidak baik bagi kesehatan. Oleh karena itu, inovasi yang kami usulkan ini diharapkan dapat mengurangi akibat akibat diatas. Dengan adanya alat Coconut power scraped ini diharapkan masyarakat khususnya ibu rumah tangga tetap menggunakan santan kelapa yang alami tanpa takut adanya bahan-bahan kimia yang berbahaya bagi kesehatan selain itu juga alat tersebut dapat mengefisienkan waktu memasak para ibu rumah tangga yang semula membutuhkan waktu 15 menit untuk memarut kelapa, setelah ada alat tersebut tidak lebih dari 2 menit kelapa parut sudah siap, dan waktu yang tersisa dapat digunakan untuk kegiatan yang lain. Pada akhirnya, dengan adanya Coconut power scraped, ibu rumah tangga terbebas dari masalah memarut kelapa yang menyiksa diri sendiri. Memarut kelapa pun tidak lagi menjadi hal yang menghalangi ibu rumah tangga dalam memasak. Dan masyarakat pun terbebas dari santan kelapa instant yang berbahaya bagi kesehatan