Anda di halaman 1dari 1

Ke-2 orang tua obese, kemungkinan anak obese 80 % 2. Salah satu ortu obese, 40 % 3.

kedua ortu tdk obese, 14 %

Pengendalian rasa lapar dan kenyang

# porsi & waktu makan

Genetik

berpengaruh pada: 1. resting metabilic rate 2. Thermogenesis non exercise 3. Kecepatan oksidasi lipid 4. kontrol nafsu makan jelek

sinyal pendek

# distensi lambung # kolesistokinin : porsi makan

Faktor Predisposisi
faktor eksogen (90 %) faktor endogen (10 %): hormonal, gen, defek genetik, sindrom

aktivitas fisik: 1. aktivitas rendah : BB 5 kg 2. Nonton TV 5 jam/hari, risiko obese 5,3 X nonton 2jam/hari 3. merupakan 20-50 % energy expenditure nutrisi: 1. kondisi bayi lahir dipengaruhi konsumsi ibu selama hamil 2. konsumsi daging, risiko obese 1,46 X lebih besar 3. kalebihan karbo disimpan jadi lemak 60-80% 4. kapasitas penyimpanan lemak tdk terbatas sosial & ekonomi: 1. makanan tdk sehat 2. kendaraan 3. video game 4. junk food 5. paradigma gendut= sehat

Regulasi keseimbangan energi dan berat badan : Hipotalamus

Pengaturan sinyal efferent

anorexigenic

leptin (pengatur BB)

( nafsu makan)

Regulasi sekresi hormon penyimpanan energi


Makanan berlemak: energi densitas besar & tidak mengenyangkan, rasa lezat meningkatkan nafsu makan

sinyal panjang

Resistensi leptin insulin

orexigenic ( nafsu makan)

Lingkungan

Periode kritis Obesitas: Pranatal, terutama trimester ke-3 Kehamilan Adiposity rebound, 6 7 tahun Adolescence, 80% remaja obese menjadi dewasa obese,

Faktor predisposisi

Intake > outake ( caloric intake)

Manifestasi klinis wajah bulat, pipi tembem, dagu rangkap eher relatif pendek dada membusung, payudara membesar perut membuncit (pendulous abdomen) dan striae abdomen pada anak laki-laki : Burried penis, gynaecomastia pubertas dini genu valgum (tungkai berbentuk X) dg kedua pangkal paha bagian dlm saling menempel dan bergesekan yang dapat menyebabkan laserasi
kulit

OBESITAS
Kriteria

Resistensi insulin

OBESITAS
glikogen store

Akumulasi Adiposa berlebih


Beban pada sendi Lemak di diafragma, Saluran napas menyempit Gangguan orthopedi Sleep apnea, sindrom hipoventilasi

volume sirkulasi darah

Pengukuran BB > 120% BB standar BB/TB > persentile ke 95 atau > 120% TLK Triceps > persentil ke 8 Indeks Massa Tubuh (IMT), > persentil ke 95

stroke volume LV

Diabetes

Hiperinsulinemia

Glukosa

CO Hipertrofi LV

Hipertrigliseridemia

Hiperglikemi a

Gangguan ginjal & hipertensi Aterosklerosis

Obesitas didefinisikan sebagai suatu kelainan / penyakit yang ditandai dengan penimbunan jaringan lemak tubuh secara berlebihan (WHO, 2000)

RV Failure
Hipoksia / Asidosis LV wall stress

Dislipidemia LDL , HDL

Hipertensi arteri pulmonal

Hipertrofi RV

Disfungsi sistolik & distolik LV

kerja jantung
Hipertensi vena pulmonal LV Failure