Anatomi dan fungsi serebelum

Posted on July 4, 2011 by Artikel Kedokteran Serebelum adalah bagian terbesar dari otak belakang. Serebelum menempati fosa kranialis posterior dan diatapi tentorium-serebeli, yang merupakan lipatan dura mater yang memisahkannya dart lobus oksipitalis serebri. Rongga ventrikel keempat memisahkan serebelum dari pons dan medula oblongata. Sebuah celah yang dalam memisahkan serebelum menjadi dua hemisfer, hemisfer kiri dan kanan; dan ke dalam celah itulah falks serebeli, yang merupakan sebuah lipatan dura mater lain, menyelipkan dirinya. Susunan substansi kelabu dan putih pada serebelum sama seperti susunan yang terdapat pada cerebrum, yaitu dengan substansi kelabu berada di permukaan. Permukaan itu berbukit-bukit dan berlipat-lipat dalam belitan. Fisura antara tumpukan-tumpukan pada serebelum sangat rapat satu sama lain dibandingkan dengan sulkus pada korteks serebri. Serebelum mempunyai hubungan dengan berbagai bagian lain sistem persarafan. Tetapi hubungannya yang terutama adalah dengan hemisfer serebri pada sisi yang lain dan dengan batang otak. Selain itu serebelum menerima serabut dari sumsum tulang belakang dan berhubungan dengan pusat-pusat refleks penglihatan pada atap otak tengah (diensefalon), dengan talamus, clan dengan serabut-serabut saraf pendengaran. Fungsi serebelum adalah mengatur sikap dan aktivitas sikap badan. Serebelum berperanan penting dalam koordinasi otot dan menjaga keseimbangan. Bila serabut kortiko-spinal yang melintas dart korteks serebri ke sumsum tulang belakang mengalami penyilangan, dan dengan demikian mengendalikan gerakan sisi lain tubuh, hemisfer serebeli mengendalikan tonus otot dan sikap pada sisinya sendiri. Cedera unilateral pada serebelum mengakibatkan gangguan pada sikap dan tonus otot. Gerakan sangat tidak terkoordinasi. Seorang pasien yang menderita gangguan tersebut mungkin tidak sanggup memasukkan makanan ke dalam mulutnya sendiri, dan bahkan mengotori mukanya akibat makanan yang tercecer; terombang-ambing sewaktu berjalan, dan cenderung jatuh ke arah sisi badan yang mendapat cedera. Semua gerakan sadar dan otot-otot anggota badan menjadi lemah, dan cara bicara pun lambat.

membuat kesimpulan. Fungsi selaput araknoid adalah sebagai bantalan untuk melindungi otak dari bahaya kerusakan mekanik. Di dalamnya terdapat cairan serebrospinalis. Agaknya lapisan ini berfungsi untuk memberi oksigen dan nutrisi serta mengangkut bahan sisa metabolisme. analisis. dengan fungsi yang sangat penting maka perlu perlindungan. 1. merupakan selaput yang kuat dan bersatu dengan tengkorak. yaitu yang berkaitan dengan kepandaian (intelegensi). dan jembatan varol. sedangkan bagian korteks berupa materi putih. Otak Otak mempunyai lima bagian utama. Otak besar merupakan sumber dari semua kegiatan/gerakan sadar atau sesuai dengan kehendak. Ketiga lapisan membran meninges dari luar ke dalam adalah sebagai berikut. sel-sel neuroglia. yaitu jaringan ikat yang terletak di antara sel-sel saraf di dalam sistem saraf pusat Walaupun otak dan sumsum tulang belakang mempunyai materi sama tetapi susunannya berbeda. badan sel yang membentuk bagian materi kelabu (substansi grissea) 2. . Durameter. Pusat penglihatan terdapat di bagian belakang. Piameter. Lapisan ini penuh dengan pembuluh darah dan sangat dekat dengan permukaan otak. Keduanya merupakan organ yang sangat lunak. ingatan (memori). Selain tengkorak dan ruas-ruas tulang belakang. otak juga dilindungi 3 lapisan selaput meninges. Area ini berperan dalam proses belajar. walaupun ada juga beberapa gerakan refleks otak.Sistem saraf pusat meliputi otak (ensefalon) dan sumsum tulang belakang (Medula spinalis). kesadaran. Otak dan sumsum tulang belakang mempunyai 3 materi esensial yaitu: 1. 2. Araknoid. Di sekitar kedua area tersebut dalah bagian yang mengatur kegiatan psikologi yang lebih tinggi. semacam cairan limfa yang mengisi sela sela membran araknoid. otak tengah (mesensefalon). dan pertimbangan. a. sumsum sambung (medulla oblongata). kreativitas) dan emosi. menyimpan ingatan. Pada otak. berbicara. yaitu: otak besar (serebrum). 1. materi kelabu terletak di bagian luar atau kulitnya (korteks) dan bagian putih terletak di tengah. Pada sumsum tulang belakang bagian tengah berupa materi kelabu berbentuk kupu-kupu. Selain itu terdapat area asosiasi yang menghubungkan area motor dan sensorik. Pada bagian korteks serebrum yang berwarna kelabu terdapat bagian penerima rangsang (area sensor) yang terletak di sebelah belakang area motor yang berfungsi mengatur gerakan sadar atau merespon rangsangan. serabut saraf yang membentuk bagian materi putih (substansi alba) 3. 3. otak kecil (serebelum). Otak besar (serebrum) Otak besar mempunyai fungsi dalam pengaturan semua aktifitas mental. dan belajar berbagai bahasa. disebut demikian karena bentuknya seperti sarang labah-labah. Misalnya bagian depan merupakan pusat proses berfikir (yaitu mengingat. Bila membran ini terkena infeksi maka akan terjadi radang yang disebut meningitis.

dan juga merupakan pusat pendengaran. Sumsum sambung (medulla oblongata) .Gbr. 4. Bila ada rangsangan yang merugikan atau berbahaya maka gerakan sadar yang normal tidak mungkin dilaksanakan. Jembatan varol (pons varoli) Jembatan varol berisi serabut saraf yang menghubungkan otak kecil bagian kiri dan kanan. keseimbangan. Otak kecil (serebelum) Serebelum mempunyai fungsi utama dalam koordinasi gerakan otot yang terjadi secara sadar. juga menghubungkan otak besar dan sumsum tulang belakang. 5. Otak dengan bagian-bagian penyusunnya 2. Bagian atas (dorsal) otak tengah merupakan lobus optikus yang mengatur refleks mata seperti penyempitan pupil mata. Di depan otak tengah terdapat talamus dan kelenjar hipofisis yang mengatur kerja kelenjar-kelenjar endokrin. Otak dan kegiatan-kegiatan yang dikontrolnya 3. Gbr. dan posisi tubuh. Otak tengah (mesensefalon) Otak tengah terletak di depan otak kecil dan jembatan varol.

Urat saraf yang membawa impuls ke otak merupakan saluran asenden dan yang membawa impuls yang berupa perintah dari otak merupakan saluran desenden. refleks fisiologi seperti detak jantung. Penampang melintang sumsum tulang belakang . gerak alat pencernaan. batuk. Selain itu. Sumsum sambung juga mempengaruhi jembatan. dan sekresi kelenjar pencernaan. sumsum sambung juga mengatur gerak refleks yang lain seperti bersin. dan berkedip. Pada tanduk dorsal terdapat badan sel saraf penghubung (asosiasi konektor) yang akan menerima impuls dari sel saraf sensori dan akan menghantarkannya ke saraf motor. Pada bagian putih terdapat serabut saraf asosiasi. Gbr. tekanan darah. Sumsum tulang belakang (medulla spinalis) Pada penampang melintang sumsum tulang belakang tampak bagian luar berwarna putih. Pada penampang melintang sumsum tulang belakang ada bagian seperti sayap yang terbagi atas sayap atas disebut tanduk dorsal dan sayap bawah disebut tanduk ventral. volume dan kecepatan respirasi. Impuls sensori dari reseptor dihantar masuk ke sumsum tulang belakang melalui tanduk dorsal dan impuls motor keluar dari sumsum tulang belakang melalui tanduk ventral menuju efektor.Sumsum sambung berfungsi menghantar impuls yang datang dari medula spinalis menuju ke otak. 6. sedangkan bagian dalam berbentuk kupu-kupu dan berwarna kelabu. Kumpulan serabut saraf membentuk saraf (urat saraf).

Presentation Transcript 1. .3 Anatomi saraf 5 months ago        Email Favorite Download Embed 340 x 284 425 x 355 510 x 426 595 x 497 × 0 comments Embed Video Post Comment Subscribe to comments Edit your comment Update Cancel Anatomi saraf . Medula Spinalis / SPINAL CORD 06/04/11 4. Central Nervus System o D ilindungi oleh o Tulang tengkorak dan tulang belakang. CENTRAL NERVOUS SYSTEM o 1. o C airan cerebrospinal (CSF = cerebrospinal fluid) yang dibentuk dalam ventrikel otak. Otak / BRAIN o Otak besar (SEREBRUM ) o Otak kecil (SEREBELUM) o Batang otak (TRUNKUS SEREBRI) o 2. 06/04/11 3. 06/04/11 ANATOMI PERSARAFAN STIKES DIAN HUSADA MOJOKERTO 2. 1.

o Mengandung cavum yang mengalirkan darah vena dari otak. 06/04/11 5. pia mater. Jenis Sutura : o Sutura koronalis . . DURAMETER pachymeninx. TULANG TENGKORAK o Terdiri dari: o 1 tulang Frontal o 2 tulang Parietal o 2 tulang Temporal o 1 tulang Oksipital 06/04/11 6.o L apis an jaringan ( meninge n) : dura mater. SELAPUT OTAK (MENINGEN) o DURAMETER o ARAKHNOID o PIAMATER 06/04/11 10. o Selaput keras pembungkus otak yang berasal dari jaringan ikat tebal dan kuat. KOMPOSISI CAIRAN SEREBROSPINALIS o Air o Protein o Glukosa o Garam o Limfosit o Karbondioksida 06/04/11 9. tulang frontal dan kedua tulang parietal. o Sutura sagitalis . kedua tulang parietal o Sutura lambdoidea . o Ruang antar tulang tengkorak bayi yang baru lahir diisi membran dan membran disebut Fontanel (ubun – ubun) 06/04/11 7. tulang oksipital dan kedua tulang parietal. araknoid. CAIRAN SEREBROSPINALIS o FUNGSI CAIRAN SEREBROSPINALIS o Kelembaban otak dan medulla spinalis o Melindungi alat – alat dalam medulla spinalis dan otak dari tekanan / trauma o Melicinkan orgam dalam medulla spinalis dan otak 06/04/11 8.

ingatan. BRAIN/ OTAK o OTAK BESAR (SEREBRUM ) o BATANG OTAK (TRUNKUS SEREBRI) o OTAK KECIL (SEREBELUM) 06/04/11 14. 1. PIAMATER o Selaput tipis pada permukaan jaringan otak o Piamater berhubungan dengan arakhnoid melalui struktur jaringan ikat yang disebut trabekel . 06/04/11 15. berpikir. 06/04/11 16. OTAK BESAR (SEREBRUM) o Lobus temporalis : terdapat dibawah lateral dari fisura serebralis dan didepan lobus oksipitalis o Lobus oksipitalis : mengisi bagian belakang dari serebrum 06/04/11 17. o Kortek asosiasi : mengurusi intelektual. o Kortek moto ris : berfungsi sebagai kontribusi pada traktus piramidalis yang mengatur bagian tubuh kontra lateral . 06/04/11 13. o Tepi falks serebri membentuk sinus longitudinal inferior dan sinus sagitalis inferior yang berfungsi mengeluarkan darah dari falks inferior. OTAK BESAR (SEREBRUM) o Otak besar terdiri dari 4 lobus yaitu o Lobus frontalis : bagian dari serebrum yang terletak didepan sulkus sentralis o Lobus parietalis : terdapat didepan sulkus sentralis dan dibelakangi oleh karaco oksipitalis. OTAK BESAR (SEREBRUM) o Otak besar dibagi 4 korteks (kortek serebri) o Korteks sensoris :pusat sensasi umum primer hemisfer serebri yang mengurus bagian badan.o o Rongga yang mengalirkan darah vena dari otak disebut sinus longitudinal superior Terletak diantara kedua hemisfer otak 06/04/11 11. ARAKHNOID o Selaput halus yang memisahkan durameter dengan piamater o Membentuk sebuah kantong atau balon berisi cairan otak yang meliputi seluruh SSP 06/04/11 12.

keinginan p usat menangis. Fungsi Serebrum o Mengingat pengalaman masa lalu o A ktivitas mental. BATANG OTAK (TRUNKUS SEREBRI) o Batang otak terdisi dari o Diensefalon o Mesensephalon o Pons varoli o Medulla oblongata 06/04/11 21. antara oblongata dan serebelum o Pusat saraf nervus trigeminus 06/04/11 24. 06/04/11 19. Pons varoli o Fungsinya o Penghubung antara kedua bagian serebelum. mengecilkan pembuluh darah o Respiratori o Mengontrol kegiatan reflek o Membantu aktivitas jantung 06/04/11 22. BAB. Diensefalon o Fungsinya o Vasokontruktor. Mesensephalon o Fungsinya o Membantu pergerakan mata dan mengangkat kelopak mata o Memutar mata dan pusat pergerakan mata 06/04/11 23.o Kortek Pre – frontal : mengatur sikap mental dan kepribadian sesorang 06/04/11 18. intelegensi. BAK 06/04/11 20. o Fungsinya o Mengontrol pekerjaan jantung o Vasokontruktor (mengecilkan pembuluh darah) o Re spiratory center . akal. Medulla oblongata o Bagian batang otak paling bawah yang menghubungkan pons varoli dengan medulla spinalis.

o Neoserebelum ( Ponto Serebelum) : menerima informasi tentang gerakan yang sedang dan akan dikerjakan dan mengatur gerasakan sisi badan 06/04/11 29. MEDULA SPINALIS MEMILIKI 31 PASANG SARAF . MEDULA SPINALIS o Fungsi medula spinalis o Pusat gerakan otot – otot tubuh terbesar di kornu motorik dan kornu ventralis. OTAK KECIL (SEREBELUM) o Korteks serebelum dibentuk oleh substansia grisea yang terdiri dari tiga lapisan : o Lapisan granular luar o Lapisan purkiye o Lapisan granular dalam 06/04/11 27.o Mengontrol kegiatan reflek 06/04/11 25. 06/04/11 28. Fungsi serebelum o Arkhioserebelum (vestibulo serebelum) : keseimbangan dan rangsangan pendengaran otak o Paleaserebelum (spinoserebelum) : sebagai pusat penerima impuls dari reseptor medula spinalis. OTAK KECIL (SEREBELUM) o Terletak Dibagian Bawah Dan Belakang Tengkorak o D ipisahkan Dengan Serebrum Oleh Fisura Transversalis o Dibelakangi Oleh Pons Varoli Dan o Diatas Medulla oblongata o Bentuknya oval 06/04/11 26. MEDULA SPINALIS o MEDULA SPINALIS adalah korda jaringan saraf yang terbungkus dalam kolumna vertebralis yang memanjang dari medula batang otak sampai ke area vertebra lumbal pertama. o Mengatur kegiatan reflek spinalis serta reflek lutut o Menghantarkan rangsangan koordinasi dari otot dan sendi ke serebelum o Sebagai penghubung antar segmen medula spinalis o K omunikasi antara otak dengan semua bagian tubuh o Mentransmisikan impuls ke dan dari otak melalui traktus asendens dan desendens 06/04/11 30.

Penyebab timbulnya refleks o Terkena benda yang panas (api) o Karena suatu peristiwa (menutup mata pada saat terkena debu) o Terkena benda tajam (pisau) 06/04/11 .o o o o o Servikalis : 8 pasang Torakalis : 12 pasang Lumbalis : 5 pasang Sakralis : 5 pasang Koksigis : 1 pasang 06/04/11 31. 06/04/11 32. Autonomic Nervus System o Saraf simpatis : berasal dari area thorak dan lumbal pada medula spinalis o Saraf parasimpatis : berasal dari otak dan sakral pada medula spinalis 06/04/11 34. PERIPHERAL NERVOUS SYSTEM o Saraf aferen (sensorik) : mentransmisikan informasi dari reseptor sensorik ke SSP o Saraf eferen (motorik) : mentransmisikan informasi dari SSP ke otot dan kelenjar. a. REFLEKS o Gerak refleks adalah suatu gerakan yang terjadi secara tiba – tiba diluar kesadaran kita. Macam – macam Refleks : o Refleks fleksor : penarikan kembali tangan secara refleks dari rangsangan berbahaya (reaksi perlindungan) o Refleks ekstensor (polisinaps) : rangsangan dari saraf perifer yang dimulai dari fleksi pada anggota badan. 06/04/11 36. 2. otot jantung. pankreas dan kelenjar 06/04/11 33. 06/04/11 35. 06/04/11 37. hati. SARAF EFEREN (motorik) o Somatic Nervus System/ Somatik / Volunter : berhubungan dengan perubahan lingkungan dan eksternal dan pembentukan respon motorik volunter pada otot rangka. o Autonomic Nervus system/ Otonom / involunter : mengendalikan seluruh respon involunter pada otot polos.

dua pertiga depan kulit kepala. 06/04/11 Saraf Kranial Komponen Fungsi o Glosofaringeus o Vagus o Asesorius o Hipoglosus . lidah dan gigi Refleks kornea atau refleks mengedip. mukosa mata. yaitu saraf nomor 3. 11. 9. 7. Lakrimasi dan salivasi Pengecapan duapertiga depan lidah (rasa manis. yaitu saraf nomor 1. sekeliling mata serta mulut. dan 10. yaitu saraf nomor 1. Konstriksi pupil Sebagian besar gerakan ekstraokular Gerakan mata ke bawah dan ke dalam Deviasi mata ke lateral Otot temporalis dan maseter (menutup rahang dan mengunyah). respons motorik melalui saraf kranial VII Otot-otot ekspresi wajah termasuk otot dahi. 11. 06/04/11 41. Fungsi saraf kranial 06/04/11 Saraf Kranial Komponen Fungsi o Olfaktorius o Optikus o Okulomotorius o Troklearis o Abdusens o Trigeminus o Fasialis o Vestibulokoklearis o Cabang vestibularis o Cabang koklearis Sensorik Sensorik Motorik Motorik Motorik Motorik Sensorik Motorik Sensorik Sensorik Sensorik Penciumam Penglihatan Mengangkat kelopak mata atas. dan 8 o Lima pasang saraf motorik. gerakan rahang ke lateral. komponen sensorik dibawa oleh saraf kranial V. yaitu saraf nomor 5. 7. 2. 4. 2. yaitu saraf nomor 5.38. mukosa hidung dan rongga mulut. Saraf Kranial o Saraf-saraf kranial langsung berasal dari otak dan meninggalkan tengkoralk melalui Iubanglubang pada tulang yang dinamakan foramina. 06/04/11 40. 6. 4. o Terdapat 12 pasang saraf kranial o Tiga pasang saraf Sensorik. yaitu saraf nomor 3. asam dan asin) Keseimbangan Pendengaran 42. 6. Saraf Kranial o Tiga pasang saraf Sensorik. 06/04/11 SARAF KRANIAL 39. dan 10. Kulit wajah. dan 12 o Empat pasang saraf gabungan sensorik dan motorik. dan 8 o Lima pasang saraf motorik. 9. dan 12 o Empat pasang saraf gabungan sensorik dan motorik.

visera leher. pendengaran dan penciuman) dari kepala. 06/04/11 46.. Saraf eferen motorik SSO mempersarafi otot polos. SSS menangani interaksi dan respons terhadap lingkungan luar.Motorik Sensorik Motorik Sensorik Motorik Motorik Faring: menelan. o o o o Sistem saraf otonom (SSO) merupakan sistem saraf campuran. 06/04/11 45. Sistem saraf somatis (SSS) terdiri dari saraf campuran. Serabut aferennya membawa masukan dari organ viseral (menangani pengaturan denyut jantung. dinding tubuh dan ekstremitas. o Saraf spinal menghantarkan baik pesan aferen maupun pesan eferen dan dengan demikian saraf spinal dinamakan saraf campuran. pencernaan makanan. pembuangan dan sebagainya). pengecapan. refleks muntah. refleks muntah Parotis: salivasi Faring. o Saraf perifer dapat terdiri dari neuron-neuron yang menerima pesan-pesan neural sensorik(aferen) yang menuju ke SSP. rasa lapar. 06/04/11 47. dan atau menerima pesan-pesan neural motorik (eferen) dari SSP. Susunan Saraf Tepi (SST) o Secara anatomis dibagi menjadi 31 pasang saraf spinal dan 12 pasang saraf kranial. pernapasan. 3 pasang merupakan saraf sensorik dan 4 pasang merupakan saraf campuran. laring: refleks muntah. lidah posterior.komponen saraf kranial) dan bagian sakral medula spinalis (kraniosakral). penglihatan. Saraf eferen terutama berhungan dengan otot rangka tubuh. 5 pasang merupakan saraf motorik. visera abdomen Faring. fonasi. . mual. Sistem Otonom (SSO) o Dibagi menjadi dua bagian : o SSOP = sistem saraf otonom parasimpatis o Keluar dari otak (melalui komponen . SSO terutama menangani pengaturan fungsi viseral dan interaksinya dengan lingkungan dalam. Pergerakan lidah 43. 06/04/11 SELAMAT BELAJAR 44. serta penurunan aktivitas saluran cerna. Bagian aferen membawa baik informasi sensorik yang disadari maupun informasi sensorik yang tak disadari (misalnya nyeri. Faring. suhu. o Fungsi simpatis : o Peningkatan kecepatan denyut jantung pernapasan. toraks dan abdomen Otot sternokleidomastoideus dan bagian atas dari otot trapezius: pergerakan kepala dan bahu. diameter pembuluh darah. otot jantung dan kelenjar viseral. laring: menelan. o o o o Secara fungsional SST dibagi menjadi sistem saraf somatis dan sistem saraf otonom. o Saraf-saraf kranial berasal dari bagian permukaan otak. termasuk rasa pahit.

06/04/11 52. Fungsi sitem saraf parasimpatis : Menurunkan kecepatan denyut jantung dan pernapasan. Pleksus sakralis Dari L4 sampai S4. Pleksus lumbalis. Pleksus ini mempersarafi ekstremitas atas. saraf-saraf spinal bagian ventral ini saling terjalin sehingga membentuk jalinan saraf yang disebut pleksus. medianus dan ulnaris. dan meningkatkan pergerakan saluran cerna sesuai dengan kebutuhan pencernaan dan pembuangan. atau apa yang dinamakan respon bertempur atau lari. Pleksus brakialis. o o o o o o o o Pada semua saraf spinal kecuali bagian torakal. dan . Meninggalkan SSP dari daerah torakal dan lumbal ( torakolumbal ) medula spinalis. o o o o Pleksus lumbalis Berasal dari segmen spinal T12 sampai L4. Pleksus 06/04/11 51. Jadi saraf parasimpatis membantu konservasi dan homeostasis (kestabilan) fungsi fungsi tubuh 06/04/11 49.o Tujuan utama fungsinya adalah mempersiapkan tubuh agar siap menghadapi stres. o o o o SSOS = sistem otonom simpatis. o Salah satu cabang yang penting sekali adalah saraf frenikus yang mempersarafi diafragma. Pleksus sakralis dan pleksus koksigealis disebut juga pleksus pudendus. Pleksus Servikalis o Dibentuk dari empat servikal (C1 sampai C4) yang mempersarafi leher dan belakang kepala. 06/04/11 48. Pleksus sakralis dan Pleksus koksigealis. o Cabang-cabangnya pada lengan yang penting adalah saraf radialis. 06/04/11 50. Pleksus brakialis o Dibentuk dari C5 sampai T1 atau T2. 06/04/11 53. Ada 5 pleksus yang terbentuk adalah: Pleksus servikalis.

Saraf-saraf dari pleksus lumbalis mempersarafi otot-otot dan kulit tubuh bagian bawah dan akstremitas bawah. L4 dan S4 ikut menyumbang cabang baik ke pleksus lumbalis maupun pleksus sakralis. Saraf utama dari pleksus ini adalah SARAF ISKIADIKUS. saraf terbesar dalam tubuh. .o o o o Pleksus koksigealis Dari S4 sampai saraf koksigealis. Saraf iskiadikus menembus bokong dan turun ke bawah melalui bagian belakang paha.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful