Anda di halaman 1dari 1

FISIOLOGI E COLI E.coli sangat mudah beradaptasi sesuai karakteristik habitatnya.

Dapat hidup di media glukosa maupun bahan organik. E.coli tipe liar bahkan tidak butuh growth factor, dan secara metabolik dapat mengubah glukosa menjadi semua komponen makromolekul untuk membangun selnya, sehingga bakteri dapat tumbuh dalam keadaan baik ada ataupun tidak ada oksigen. Dalam kondisi anaerob dia akan tumbuh dengan cara fermentasi, menghasilkan campuran asam dan gas khusus sebagai produk akhir, namun juga dapat tumbuh lewat respirasi anaerob sesuai kemampuannya, dengan memakai NO3, NO2 atau fumarat sebagai akseptor elektron akhir dalam proses transport elektron terespirasi. Sehingga, E.coli dapat beradaptasi dalam usus (anaerob) atau diluar usus (aerob atau anaerob). E.coli dapat berespon terhadap sinyal kimia, pH, suhu, osmolaritas, dll, dalam berbagai cara yang sangat bervariasi oleh karena merupakan organisme sel tunggal; sebagai contoh, dia dapat merasakan ada atau tidaknya kimia dan gas dalam lingkungan dan berenang kesana atau menghindarinya. Atau dia dapat berhenti berenang dan menumbuhkan fimbriae yang secara spesifik memasuki reseptor sel atau permukaan. Sebagai respon terhadap perubahan suhu dan osmolaritas, dia dapat mengubah diameter pori-pori membran outer untuk mengakomodasi sejumlah besar molekul (nutrien) atau mengeluarkan substansi penghambat. Dengan mekanisme kompleksnya untuk mengatur metabolisme bakteri dapat menyelidiki kandungan kimia lingkungan untuk menghasilkan enzim-enzim yang penting untuk keadaan ini. Dia tidak membuang seluruhnya enzim yang telah dipecah untuk sumber karbon, kecuali diperlukan, dan dia tidak memproduksi enzim untuk sintese metabolik jika mereka mendapat nutrien dari lingkungan. INOKULASI & INKUBASI E.COLI a. Inokulasi plat agar - 4 area plat agar dibuat menggunakan spidol dipermukaan luar cawan petri bagian alas. - Inokula dengan jarum ose bundar. - Bakteri diinokulasikan ke setiap bagian plat agar digoreskan rapat. b. Inokulasi agar miring - Inokula diambil dengan jarum ose bundar. - Bakteri diinokulasikan pada media, digores rapat secara zig-zag dari bawah sampai atas media agar miring. c. Inokulasi agar tegak - Inokula diambil dengan jarum ose lurus. - Bakteri diinokulasikan pada media, dengan cara jarum ose ditusuk tepat pada poros tengah tabung sampai mendekati dasar tabung. - Ditarik perlahan. d. Inokulasi media cair - Bakteri diinokulasi pada media cair dengan pipet Pasteur. - Bakteri yang diinokula dari agar miring diambil dengan jarum ose bundar. - Disuspensikan pada nutrien broth. Inokulasikan semua media yang sudah diinokulasi ke dalam inkubator 37 ; waktu 24 jam.