Anda di halaman 1dari 2

APLIKASI PEWARNAAN GRAF PADA PEMECAHAN MASALAH PENYUSUNAN JADWAL A.

Latar Belakang Teori graph merupakan salah satu studi terhadap bidang matematika yang diperkenalkan pertama kali oleh seorang ahli matematika asal Swiss, Leonhard Euler 1736 (Deo,1974). Ide besarnya muncul sebagai upaya penyelesaian masalah jembatan Konigsberg. Dari permasalahan itu, akhirnya Euler mengembangkan beberapa konsep mengenai teori graph. Materi-materi yang terdapat dalam teori graph itu sendiri adalah ilmu yang mempelajari mengenai logika dari persoalan yang berhubungan dengan himpunan dan relasi binary (Hariyanto, 2003). (Penjelasan sederhana tentang Teori Graph) Graph merupakan salah satu model matematika yang kompleks dan cukup sulit, akan tetapi bisa juga menjadi solusi yang sangat bagus untuk masalah tertentu. Maka dari itu representasi dari suatu graph bergantung dari sifat data dan operasi yang dilakukan terhadap data dari sebuah kasus tertentu. Dalam kehidupan sehari-hari banyak sekali persoalan yang diimplementasikan dengan graph. Bidang-bidang yang menggunakan penerapan graph antara lain switchig network, coding theory, electric analysis, operation research, aljabar, computer science dan kimia (Deo, 1974). Keunikan teori graph adalah kesederhanaan pokok bahasan yang dipelaja rinya, karena dapat disajikan dengan titik (simpul atau vertex) dan garis (sisi atau edge). (Manfaat dari Teori Graph yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari) Masalah penyusunan sebuah jadwal merupakan sebuah masalah umum yang terjadi dalam kehidupan kita sehari-hari. Untuk penjadwalan sebagian besar kegiatan yang melibatkan banyak orang, sering terdapat faktor yang menyebabkan adanya bentrokan dalam penyusunan sebuah jadwal itu sendiri. Faktor-faktor tersebut contohnya adalah adanya berbagai kepentingan yang berbeda pada tiapa orang dengan lokasi yang berbeda namun pada waktu yang sama. Selain itu, faktor human error (kesalahan manusia) juga sangat menentukan bagaimana proses penyusunan jadwal tersebut dapat terlaksana. Human error akan semakin sering terjadi jika banyak aturan dalam pembuatan jadwal, seperti kegiatan x harus dilakukan sebelum kegiatan y, kegiatan z harus bersamaan dengan kegiatan x dan seterusnya.

(Masalah/ Kondisi yang ada di lapangan yaitu sering terjadinya bentrokan dalam penyusunan sebuah jadwal) Kesulitan dalam menyusun sebuah jadwal juga semakin dipersulit jika terdapat perubahan atau penambahan jadwal. Dalam mata kuliah Struktur Diskrit, kita telah mengenal sebuah subbab yang membahas tentang pewarnaan graf. Banyak masalah yang dapat diselesaikan dengan metode pewarnaan graf ini. Dan metode pewarnaan graf ini dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari dan contohnya adalah dalam mengatasi masalah penyusunan jadwal ini. (Cara penyelesaian masalah/ solusi dengan teori Graph dengan metode Pewarnaan Graph)