) ) ) ) ) ) ) ) )
) ) ) ) ) ) ) ) )
Pengimbasan
Pengimbasan
Pembelajaran Mendalam
SDN SUMBERWONO
Oleh : Purwanti Puji Utami , S.Pd.
1
) ) ) ) ) ) ) ) ) Intro
) ) ) ) ) ) ) ) )
APA ITU PEMBELAJARAN MENDALAM
Pembelajaran mendalam merupakan
pendekatan yang memuliakan dengan
menekankan pada penciptaan suasana
belajar dan proses pembelajaran
berkesadaran, bermakna, dan
menggembirakan melalui olah pikir, olah
hati, olah rasa, dan olah raga secara
holistik dan terpadu.
2
) ) ) ) ) ) ) ) )
MEMULIAKAN
) ) ) ) ) ) ) ) )
Dalam penerapan PM semua pihak yang terlibat saling menghargai dan
menghormati dengan mempertimbangkan potensi, matabat dan nilai-nilai
kemanusiaan
Chapter 1
Berkesadaran Olah Pikir
PEMBELAJARAN Olah Hati
MENDALAM Mewujudkan Profil Lulusan
Bermkana
Olah Rasa (8 Dimensi)
Menggembirakan Olah Raga
3
) ) ) ) ) ) ) ) )
) ) ) ) ) ) ) ) )
Olah Pikir Olah Hati
Merupakan proses pendidikan Adalah proses pendidikan untuk
yang berfokus pada pengesahan mengasah kepekaan batin,
akal budi dan kemampuan membentuk budi pekerti, serta
kognitif, seperti kemampuan menanamkan nilai-nilai moral
untuk memahami, menganalisa, dan spiritual
dan memecahkan masalah
Olah Rasa Olah Raga
Sebagai proses pendidikan yang Merupakan bagian dari
bertujuan untuk mengembangkan pendidikan yang bertujuan untuk
kepekaan estetika, empati, dan menjaga dan meningkatkan
kemampuan menghargai kesehatan fisik, kekuatan tubuh,
keindahan serta hubungan antar serta membentuk karakter
manusia melalui kegiatan jasmani
4
) ) ) ) ) ) ) ) ) Intro
) ) ) ) ) ) ) ) )
KERANGKA KERJA PM
5
) ) ) ) ) ) ) ) ) Intro
) ) ) ) ) ) ) ) )
INGAT 7K + 1P
6
) ) ) ) ) ) ) ) )
) ) ) ) ) ) ) ) )
8 DIMENSI PROFIL LULUSAN
Keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan YME
Individu yang memiliki keyakinan teguh akan keberadaan
Tuhan YME dan menghayati serta mengamalkan nilai-nilai
spiritual dalm kehidupan sehari-hari.
Kewargaan
Individu yang memiliki rasa cinta tanah air serta menghargai
keberagaman budaya, serta berkomitmen untuk
menyelesaikan masalah nyata yang berkaitan dengan
keberlanjutan kehidupan, lingkungan, dan harmoni antar
bangsa dalam konteks kebhinekaan global.
7
) ) ) ) ) ) ) ) )
) ) ) ) ) ) ) ) )
8 DIMENSI PROFIL LULUSAN
Penalaran Kritis
Individu yang mampu berpikir secara logis, analitas, dan
reflektif dalam memahami, mengevaluasi, serta memproses
informasi untuk menyelesaikan masalah.
Ktreativitas
Individu yang mampu berpikir secara inovatif, fleksibel, dan
orisinal dalam mengolah ide atau informasi untuk
menciptakan solusi yang unik dan bermanfaat
8
) ) ) ) ) ) ) ) )
) ) ) ) ) ) ) ) )
8 DIMENSI PROFIL LULUSAN
Kolaborasi
Individu yang mampu bekerja sama secara efektif dengan
orang lain secara gotong royong untuk mencapai tujuan
bersama melalui pembagian peran dan tanggung jawab.
Kemandirian
Individu yang mampu bertanggung jawab atas proses dan
hasil belajarnya sendiri, dengan menunjukkan kemampuan
untuk mengambil inisiatif, mengatasi hambatan, dan
menyelesaikan tugas secara tepat tanpa bergantung pada
orang lain.
9
) ) ) ) ) ) ) ) )
) ) ) ) ) ) ) ) )
8 DIMENSI PROFIL LULUSAN
Kesehatan
Individu yang memiliki fisik yang prima, bugar, sehat, dan
mampu menjaga keseimbangan kesehatan mental dan fisik
untuk mewujudkan kesejahteraan lahir dan batin (well-being).
Komunikasi
Individu yang memiliki kemampuan komunikasi intra pribadi
untuk melakukan refleksi dan antar pribadi untuk
menyampaikan ide, gagasan, dan informasi baik lisan
maupun tulisan serta berinteraksi secara efektif dalam
berbagai situasi.
10
) ) ) ) ) ) ) ) )
) ) ) ) ) ) ) ) )
PRINSIP PEMBELAJARAN MENDALAM
INGAT BBM
Berkesadaran Bermakna
Menggembirakan
11
) ) ) ) ) ) ) ) )
) ) ) ) ) ) ) ) )
PRINSIP PEMBELAJARAN MENDALAM
BERKESADARAN
) ) ) ) ) ) )
Karakteristik Contoh Pelaksanaan
Kenyamanan murid dalam belajar Memeberikan pertanyaan pematik yang
Fokus, konsentrasi, dan perhatian memacu pengetahuan peserta didik
Kesadaran terhadap proses berpikir Memastikan murid mengetahui apa yang
Kesempatan murid untuk menentukan akan dicapai
pilihan Menunjukkan kebermanfaatan dari hasul
Keterlibatan murid mengembangklan belajar murid
strategi belajarnya Melaksanakan pembelajaran yang
Keterbukaan terhadap petrspektif baru interaktif
Keingintahuan terhadap pengetahuan Menyiapkan lingkungan pembelajaran
dan pengalaman baru yang nyaman
12
) ) ) ) ) ) ) ) )
) ) ) ) ) ) ) ) )
PRINSIP PEMBELAJARAN MENDALAM
BERMAKNA
) ) ) ) ) ) )
Karakteristik Contoh Pelaksanaan
Relevan dengan kehidupan nyata Mengembangkan pembelajaran yang
Keterlibatan murid dalam pemecahan sesuai dengan permasalahan sehari-hari
masalah Melibatkan murid dalam merancang
Keterkaitan dengan pengalaman pembelajaran, seperti memilih projek,
sebelumnya menentukan isu, dll
Kebermanfaatan pengalaman belajar Menunjukkan ilustrasi yang
untuk diterapkan dalam konteks baru menggambarkan perbedaan antara
Keterkaitan dengan bidang ilmu lain kenyataan dan pengetahuan yang dimiliki
Pembelajaran sepanjang hayat
13
) ) ) ) ) ) ) ) )
) ) ) ) ) ) ) ) )
PRINSIP PEMBELAJARAN MENDALAM
MENGGEMBIRAKAN
) ) ) ) ) ) )
Karakteristik Contoh Pelaksanaan
Lingkungan pembelajaran yang interaktif Guru sebagai fasilitator pembelajaran
Aktivitas pembelajaran yang menarik Memberikan dukungan dan tantangan
Menginspirasi yang sesuai drngan kemampuan murid
Tantangan yang memotivasi
Tercapainya keberhasilan belajar
Memberikan ruang untuk kreativitas
14
) ) ) ) ) ) ) ) ) PENGALAMAN BELAJAR
) ) ) ) ) ) ) ) )
INGAT 3M
Memahami Mengaplikasi
Merefleksi
15
) ) ) ) ) ) ) ) ) PENGALAMAN BELAJAR
) ) ) ) ) ) ) ) )
MEMAHAMI
Tahap awal murid untuk aktif mengkonstruksi pengetahuan agar
dapat memahami secara mendalam konsep atau materi dari
berbagai sumber dan konteks. Pengetahuan pada fase ini terdiri dari
pengetahuan esensial, pengetahuan aplikatif, dan pengetahuan niilai
dan karakter. Dengan pendekatan aktif dan konstruktif, murid tidak
hanya menerima pengetahuan secara pasif, sehingga membentuk
fondasi pemahaman yang menjadi dasar untuk mengaplikasi
pengetahuan dalam situasi kontekstual atau tahapan selanjutnya.
16
) ) ) ) ) ) ) ) )
) ) ) ) ) ) ) ) )
PENGALAMAN BELAJAR
MEMAHAMI
) ) ) ) ) ) )
Karakteristik Contoh Pelaksanaan
Menghubungkan pengetahuan baru Mengeksplorasi pengalaman-
dengan pengetahuan sebelumnya pengalaman murid terhadap
Menstimulasi proses berpikir murid permasalahan sosial di masyarakat
Menghubungkan dengan konteks nyata sebelum menyampaikan topik
dan/atau kehidupan sehari-hari permasalahan sosial pada pembelajaran
Memberikan kebebasan eksploratif dan IPS
kolaboratif Memberikan data kemiskinan di Indonesia
Menanamkan nilai-nilai moral dan etika serta meminta murid untuk memahami
dan nialai positif lainnya
dan memberikan tanggapan
Mengaitkan pembelajaran dengan
pembentukan karakter murid
17
) ) ) ) ) ) ) ) ) PENGALAMAN BELAJAR
) ) ) ) ) ) ) ) )
MENGAPLIKASI
Pengalaman belajar yang menunjukan aktivitas murid
mengaplikasikan pengetahuan dalam kehidupan secara kontekstual.
Pengetahuan yang diperoleh murid pada tahapan memahami
diaplikasikan sebagai proses perluasan pengetahuan. Murid mampu
menghubungkan ide-ide , menganalisi, membangun solusi kreatif dan
inovatif dalam pemecahan masalah konkret, yang hasilnya dapat
berupa produk/kinerja murid.
18
) ) ) ) ) ) ) ) )
) ) ) ) ) ) ) ) )
PENGALAMAN BELAJAR
MENGAPLIKASI
) ) ) ) ) ) )
Karakteristik Contoh Pelaksanaan
Menghubungkan konsep baru dengan Topik : Persamaan Linear
pengetahuan sebelumnya Dasar : Murid memahami bentuk umum
Menerapkan pengetahuan ke dalam persamaan linear dan cara
situasi nyata atau bidang lain menyelesaikannya
Mengmebangkan pemehaman dengan Pendalaman Pengetahuan : Murid
eksplorasi lebih lanjut menerapkan persamaan linear dalam
Berpikir Kritis dan mencari solusi inivatif masalah keuangan, seperti menghitung
berdasarkan pengetahuan yang ada keuntungan bisnis atau menentukan titik
impas dalam penjualan produk
19
) ) ) ) ) ) ) ) ) PENGALAMAN BELAJAR
) ) ) ) ) ) ) ) )
MEREFLEKSI
Proses dimana murid mengevaluasi dan memaknai proses serta hasil
dan tindakan atau praktik nyata yang telah mereka lakukan. Tahap
refleksi melibatkan regulasi diri sebagai kemampuan individu untuk
mengelola proses belajarnya secara mandiri, meliputi perencanaan,
pelaksanaan, pengawasan, dan evaluasi terhadap cara belajar
mereka. Merefleksikan pengetahuan artinya murid memperluas dan
menerapkan ide atau solusi baru.
20
) ) ) ) ) ) ) ) )
) ) ) ) ) ) ) ) )
PENGALAMAN BELAJAR
MEREFLEKSI
) ) ) ) ) ) )
Karakteristik Contoh Pelaksanaan
Memotivasi diri sendiri untuk terus belajar Menyampaikan motivasi belajar sesuai
bagaimana cara belajar pengalaman yang diperoleh
Refleksi terhadap pencapaiab tujuan Penilaian diri sendiri terhadap pencapaian
pembelajaran (evaluasi diri) tujuan pembelajaran
Menerapkan strategi berpikir Murid dapat membuat ringkasan materi
Memiliki kemampuan metakognisi yang dipahami untuk menguji
(meregulasi diri dalam pembelajaran) pemahaman mereka sendiri
Meregulasi emosi dalam pembelajaran Murid mampu mengendalikan emosi
negatif seperti kecemasan, stres, dan
frustasi saat belajar
21
22
) ) ) ) ) ) ) ) )
) ) ) ) ) ) ) ) )
) ) ) ) ) ) ) ) )
) ) ) ) ) ) ) ) )
KERANGKA PEMBELAJARAN MENDALAM
Praktik Lingkungan
Pedagogis Pembelajaran
Kemitraan Pemanfatan
Pembelajaran Digital
23
) ) ) ) ) ) ) ) ) KERANGKA PEMBELAJARAN MENDALAM
) ) ) ) ) ) ) ) )
Praktik Pedagogis Lingkungan Pembelajaran
Strategi mengajar yang dipilih guru untuk Lingkungan pembelajaran menekankan
mencapai tujuan belajar dalam mencapai integrasi anatar ruang fisik, ruang virtual,
dimensi profil lulusan. Untuk mewujudkan dan budaya untuk mendukung
pembelajaran mendalam guru berfokus pembelajaran mendalam. Ruang fisik dan
pada pengalaman belajar murid yang virtual dirancang fleksibel sebagai tempat
autentik, mengutamakan praktik nyata, yang mendorong kolaborasi, rtefleksi,
mendorong keterampilan berpikir tingkat ekpslorasi, dan berbagi ide, sehingga dapat
tinggi dan kolaborasi. mengakomodasi berbagai gaya belajar
murid dengan optimal.
Pemnafaatan Digital Pemanfatan Digital
Kemitraan pembelajaran membentuk
Pemanfatan teknologi digital juga memegang
hubungan yang dinamis antara guru, murid,
peran penting sebagai katalisator untuk
orang tua, komunitas, dan mitra profesional.
menciptakan pembelajaran yang interakti,
Pendekatan ini memindahkan kontrol
kolaboratif, dan kontekstual. Tersedianya
pembelajaran dari guru saja menjadi kolaborasi
beragam sumber belajar menjadi peluang
bersama..
menciptakan pengetahuan bermakna pada
murid.
24
) ) ) ) ) ) ) ) ) KERANGKA PEMBELAJARAN MENDALAM
) ) ) ) ) ) ) ) )
PRAKTIK PEDAGOGIS
Penerapan berbagai macam model pembelajaran seperti
pembelajarn berbasis projek, pembelajaran berbasis masalah,
inkuiri, pembelajaran kooperatif learning, dan lainnya
Penggunaan berbagai media belajar
Penyediaan berbagai sumber belajar
25
) ) ) ) ) ) ) ) ) KERANGKA PEMBELAJARAN MENDALAM
) ) ) ) ) ) ) ) )
KEMITRAAN PEMBELAJARAN
Contoh Kemitraan :
Lingkungan Sekolah : Kepala Sekolah, pengawas sekolah, guru,
dan peserta didik, dan lainnya
Lingkungan Luar Sekolah : MGMP, Mitra Profesional, Dunia Usaha,
Dunia Industri, Dunia Kerja, Institusi/lembaga Pendiidkan, Media ,
dan lainnya
Masyarakat : Orang tua, Komunitas, Tokoh Masyarakat, Organisasi
Keagamaan dan/ atau Budaya, dan lainnya
26
) ) ) ) ) ) ) ) ) KERANGKA PEMBELAJARAN MENDALAM
) ) ) ) ) ) ) ) )
LINGKUNGAN PEMBELAJARAN
Menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman
Memotivasi murid untuk bereksplorasi, berekspresi, dan
berkolaborasi
Penggunaan platform pembelajaran daring
Pemanfaatan lingkungan sekolah maupun sekitar seperti ruang
komputer, perpustakaan, kantin, fasilitas umum, dan lainnya
27
) ) ) ) ) ) ) ) ) KERANGKA PEMBELAJARAN MENDALAM
) ) ) ) ) ) ) ) )
PEMANFAATAN DIGITAL
Pemanfaatan aplikasi atau media digital dalam pembelajaran
Penggunaan Kecerdasan Artifisial sebagai alat dukung
pembelajaran
Penggunaan teknologi asistif untuk murid berkebutuhan khusus
Platform pendidikan digital seperti Rumah Pendidikan, dll
28
) ) ) ) ) ) ) ) )
) ) ) ) ) ) ) ) )
TRANSFORMASI PERAN GURU DALAM EKOSISTEM PM
Guru sebagai Guru sebagai Guru sebagai
Aktivator Kolaborator Pengembang
Budaya Belajar
29
) ) ) ) ) ) ) ) ) 4 KOMPONEN MINIMUM
) ) ) ) ) ) ) ) )
RENCANA PEMBELAJARAN PM
Identifikasi Pengalaman Belajar
Mengidentifikasi kesiapan murid Merancang pembelajaran dengan
Memahami karakteristik materi prinsip BBM
pelajaran Mendeskripsikan pengalaman belajar
Menentukan dimensi profil lulusan
Desain Pembelajaran Pemanfatan Digital
Asesmen di awal pembelajaran
Menentukan tujuan pembelajaran
Aswsmen saat proses pembelajaran
Menentukan kerangka pembelajaran
Asesmen pada akhir pembelajaran
30
) ) ) ) ) ) ) ) )
) ) ) ) ) ) ) ) )
Thank
Thank You
You
31