90% menganggap dokumen ini bermanfaat (10 suara)
5K tayangan2 halaman

Kegiatan Kokurikuler Gigi Bersih PAUD

Dokumen ini adalah rencana kegiatan kokurikuler untuk PAUD BERSERI dengan tema 'Gigiku Bersih' selama 2 minggu, bertujuan mengembangkan kompetensi murid dalam menjaga kebersihan gigi. Kegiatan melibatkan pengamatan, praktik menyikat gigi, dan refleksi, serta kerjasama dengan dokter gigi dan orang tua. Asesmen dilakukan secara formatif dan sumatif untuk menilai pemahaman dan keterampilan murid.

Diunggah oleh

Meri Metriza Ridwan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
90% menganggap dokumen ini bermanfaat (10 suara)
5K tayangan2 halaman

Kegiatan Kokurikuler Gigi Bersih PAUD

Dokumen ini adalah rencana kegiatan kokurikuler untuk PAUD BERSERI dengan tema 'Gigiku Bersih' selama 2 minggu, bertujuan mengembangkan kompetensi murid dalam menjaga kebersihan gigi. Kegiatan melibatkan pengamatan, praktik menyikat gigi, dan refleksi, serta kerjasama dengan dokter gigi dan orang tua. Asesmen dilakukan secara formatif dan sumatif untuk menilai pemahaman dan keterampilan murid.

Diunggah oleh

Meri Metriza Ridwan
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

RENCANA KEGIATAN KOKURIKULER PAUD

Nama satuan pendidikan : PAUD BERSERI


Kelas : TK B
Tema : Gigiku Bersih
Alokasi Waktu : 2 minggu

A. Dimensi Profil Lulusan

Kesehatan

B. Tujuan Pembelajaran

Kegiatan kokurikuler ini bertujuan untuk mengembangkan kompetensi:


Murid merefleksikan pentingnya kebersihan diri sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Y
ang Maha Esa.

C. Praktik Pedagogis

Pembelajaran kontekstual.

D. Lingkungan pembelajaran

Lingkungan fisik yang terdiri atas ruang sikat gigi/korridor dan air, lingkungan sosial berupa i
nteraksi antara murid, pendidik, dan orang tua. Lingkungan psikologis yang membuat murid
nyaman dan senang melakukan kegiatan perawatan gigi, lingkungan akademik yang mencaku
p kehadiran dokter gigi dan perawat gigi.

E. Kemitraan Pembelajaran

Puskesmas (tenaga kesehatan dan dokter gigi), orang tua murid.

F. Kegiatan

1. Murid mengamati gigi masing-masing melalui cermin yang disiapkan oleh pendidik,
mencertivakan kondisi giginya (adakah yang tanggal/ bolong/ patah/ berwarna coklat
atau kehitaman, dsb), serta keluhan yang mungkin dirasakan pada giginya. Murid juga
mencermati bersama temannya caranya menjaga kebersihan gigi.
2. Murid menyampaikan pentingnya menjaga kebersihan gigi dan menggunakan fasilitas
pembelajaran yang mendukung. Murid menyimpulkan hal yang mereka ketahui.
3. Pendidik mendiskusikan bersama dengan menghadirkan dokter gigi dan tenaga keseh
atan dari satuan pendidikan.
4. Dokter gigi menjelaskan tentang jawaban pertanyaan murid.
5. Dokter gigi menjelaskan pentingnya menjaga kebersihan gigi dan cara menyikat gigi
yang benar dengan menggunakan model peraga, misalnya gigi, model sikat gigi, serta
cara buka mulut, seperti menggosok gigi dari atas ke bawah, bagian lidah tidak mesti
disikat.
6. Murid mempraktikkan menggosok gigi dengan menggunakan sikat gigi.
7. Setelah kegiatan menyikat gigi di ruang sikat gigi/korridor yang telah disiapkan gelas
dan air, secara bergantian murid mempraktikkan cara merawat gigi seperti yang dicon
tohkan oleh dokter gigi, sementara pendidik dan dokter gigi mengamati serta mencatat
nya.
8. Dokter gigi mengajari murid cara menyikat gigi.
9. Setelah semua murid selesai menyikat gigi, dokter gigi mengajak murid untuk
10. Pendidik mengajak murid untuk melakukan refleksi (menceritakan perbedaan caranya
menyikat gigi sebelum dan sesudah berinteraksi dengan dokter gigi, apa yang akan dil
akukan murid setelah lebih memahami cara merawat gigi, memantau kesepakatan ber
sama, dsb).
11. Pendidik menyiapkan kegiatan lanjutan untuk kerja merawat gigi yang dapat dipilih m
urid seperti:

 membuat poster langkah-langkah menyikat gigi


 membuat buuv waw cara menjaga gigi
 menggambar cara merawat gigi
 membuat laporan wawancara dengan orangtua mengenai cara merawat gigi

12. Murid mempresentasikan karya yang dibuat serta mengkomunikasikan contoh cara m
erawat gigi.

G. Asesmen

Formatif: Teknik observasi dengan instrumen check list (√ )

Nama Murid Hasil Pengamatan Catatan


Belum Muncul Muncul
Ananda √

Sumatif: Teknik penilaian kinerja

Nama M Kriteria Ketercapaian Tujuan P


Hasil Karya Catatan
urid embelajaran
murid dapat membuat karya terkai (diisi dengan hasil karya
murid mempraktikkan
Ananda t cara menjaga kebersihan diri (me yang dibuat anak di kegi
cara merawat gigi
rawat gigi) atan no. 12)

Anda mungkin juga menyukai