0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
20 tayangan25 halaman

Contoh SOTK Fakultas Ekonomi ITBKM

Dokumen ini menjelaskan Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) Fakultas Ekonomi ITBK Muhammadiyah Muna Barat, termasuk kedudukan, tugas pokok, dan fungsi dari berbagai organ di fakultas. Terdapat struktur organisasi yang mencakup senat fakultas, pimpinan fakultas, dan gugus jaminan mutu, serta peran dekan dalam pengelolaan dan peningkatan kualitas akademik. Selain itu, dokumen ini juga mengatur sistem penjaminan mutu dan kewajiban pimpinan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

Diunggah oleh

Akbar
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
20 tayangan25 halaman

Contoh SOTK Fakultas Ekonomi ITBKM

Dokumen ini menjelaskan Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) Fakultas Ekonomi ITBK Muhammadiyah Muna Barat, termasuk kedudukan, tugas pokok, dan fungsi dari berbagai organ di fakultas. Terdapat struktur organisasi yang mencakup senat fakultas, pimpinan fakultas, dan gugus jaminan mutu, serta peran dekan dalam pengelolaan dan peningkatan kualitas akademik. Selain itu, dokumen ini juga mengatur sistem penjaminan mutu dan kewajiban pimpinan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

Diunggah oleh

Akbar
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

SUSUNAN ORGANISASI DAN TATA

KELOLA (SOTK)

GUGUS PENJAMINAN MUTU


FAKULTAS EKONOMI
ITBK MUHAMMADIYAH MUNA BARAT
DAFTAR ISI
Daftar Isi ……………….……………………………………………………………………….. i
BAB I KETENTUAN UMUM ………………………………………………………………. 1
Pasal 1 ………………………………………………………………………………. 1
BAB II KEDUDUDKAN, TUGAS POKOK DAN FUNGSI ………………………………. 1
Pasal 2 Kedudukan ……………………….……………………………………….. 1
Pasal 3 Tugas Pokok dan Fungsi ………………………………………………….. 1
BAB III ORGANISASI UMUM ………………………..…..…. 2

Pasal 4 Susunan Organisasi Umum ……………………..…………... 2


BAB IV SENAT FAKULTAS ………………………………………………… 3

Pasal 5 Kompones, Tugas dan Fungsi ………………………………. 3


BAB V GUGUS JAMINAN MUTU …………………………………………. 6

Pasal 6 Tugas dan Fungsi ……………………………………………. 6


BAB VI PELAKSANA PENYELENGGARA FAKULTAS ………………… 7

Pasal 7 Dekan ………………………………………………………. 7

Pasal 8 Wakil Dekan ………………………………………………... 8

Pasal 9 Administrasi ……………..………………………………… 15

Pasal 10 Program Studi ……………………………………………… 16


BAB VI TATA KELOLA

Pasal 11 Kewajiban Pimpinan Satuan Organisasi …………….…….. 23

Pasal 12 Sistem Pengelolaan ………………………………………... 24


BAB VIII PENUTUP …………………………………………………………. 29
LAMPIRAN
Struktur Organisasi FE Unmuha…………………………………………….
30
BAB I
KETENTUAN UMUM
Pasal 1
Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) adalah Pedoman yang memberikan gambaran
mengenai organ-organ yang ada di lingkungan Fakultas Ekonomi ITBK Muhammadiyah Muna
Barat dalam melaksanakan aktivitasnya untuk mencapai Visi Misi, Tujuan dan Sasaran Fakultas
dalam batasan tugas, pokok, wewenang serta tanggung jawabnya terhadap Fakultas. Selanjutnya
yang dimaksud SOTK ini adalah SOTK FE ITBKM Muna Barat.

BAB II
KEDUDUKAN, TUGAS POKOK DAN FUNGSI
Pasal 2
Kedudukan
(1) Fakultas Ekonomi Intitut Teknologi Bisnis dan Kesehatan Muhammadiyah Muna Barat
dalam keputusan ini disingkat FE ITBKM Muna Barat adalah salah satu Fakultas yang ada
di ITBKM Muna Barat, yang bernaung di bawah Pimpinan Pusat Muhammadiyah,
dipimpin oleh Dekan yang bertanggungjawab langsung kepada Rektor ITBKM Muna
Barat dimana Rektor bertanggungjawab melalui Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan
Pengembangan Muhammadiyah
(2) Pembinaan FE ITBKM Muna Barat secara fungsional dilaksanakan oleh Majelis
Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan Muhammadiyah (Majelis Diktilitbang)
Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
(3) Koordinasi pelaksanaan tugas harian Majelis pada ayat (2) dilakukan oleh Badan Pembina
Harian (BPH) Wilayah Muna Barat sebagaimana diatur dalam Pedoman Perguruan Tinggi
Muhammadiyah.
Pasal 3
Tugas Pokok dan Fungsi
(1) Tugas pokok FE Unmuha adalah menyelenggarakan program catur dharma perguruan
tinggi meliputi pendidikan akademik, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat,
penunjang serta Al Islam dan Kemuhammadiyahan yang melandasi tri dharma lainnya.
(2) Dalam menyelenggarakan tugas pokok tersebut, FE ITBKM Muna Barat mempunyai
fungsi:
a. Melaksanakan dan mengembangkan pendidikan tinggi;
b. Melaksanakan pengajaran dan pengembangan pembelajaran;
c. Melaksanakan penelitian dalam rangka pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi,
d. Mengembangkan dan mengintegrasikan Al Islam dan Kemuhammadiyahan dalam
semua bidang dan kegiatan;
e. Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat;
f. Melaksanakan pembinaan sivitas akademika dan hubungannya dengan lingkungan;
g. Melaksanakan kegiatan pelayanan administrasi;
h. Melaksanakan kerjasama yang saling menguntungkan dengan pihak-pihak lain;
i. Melaksanakan pembinaan kelembagaan dan kegiatan kemahasiswaan.

BAB III
ORGANISASI FE ITBKM Muna Barat
Pasal 4
Susunan Organisasi FE ITBKM Muna Barat
Organisasi FE Unmuha terdiri atas:
(1) Senat Fakultas:
a. Ketua
b. Sekretaris
c. Anggota
(2) Pimpinan fakultas:
a. Dekan .
(3) Gugus Jaminan Mutu Fakultas
a. Ketua
(4) Ketua Program Studi
(5) Gugus Kendali Mutu Program Studi
a. Ketua
(6) Unsur pelaksana akademik:
a. Program Studi Kewirausahaan,
b. Unit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (UP2M)
c. Pusat Informasi (Pusinfo) di naungan ITBKM Muna Barat
(7) Unsur penunjang akademik:
a. Unit Kantor Urusan Internasional (KUI) dan Kerjasama dibawah naungan Institut
b. Unit Laboratorium Komputer FE ITBKM Muna Barat
c. Unit Perpustakaan FE ITBKM Muna Barat
BAB IV
SENAT FAKULTAS
Pasal 5
Komponen, Tugas dan Rapat Senaat Fakultas
(1) Senat Fakultas adalah badan normatif dan perwakilan tertinggi fakultas
(2) Senat Fakultas terdiri dari dekan, ketua lembaga, perwakilan dosen
(3) Ketua Senat Fakultas dipilih oleh anggota senat secara demokratis (tidak termasuk dekan)
(4) Anggota senat terdiri dari:
a. Dekan
b. Ketua Program Studi
c. Ketua Lembaga
d. Perwakilan Dosen
(5) Anggota Senat Fakultas ditetapkan dengan Surat Keputusan Dekan
(6) Pemberhentian Anggota Senat ditetapkan dengan Surat Keputusan Dekan, karena:
a. Habis masa jabatan
b. Pergantian pimpinan di unit kerja
c. Mengundurkan diri
d. Meninggal dunia
e. Berhalangan tetap
f. Melakukan pelanggaran hukum

Tugas Pokok Senat Fakultas:


(1) Mengusulkan dan memberi pertimbangan perubahan statuta yang menjadi pedoman bagi
pimpinan FE ITBKM Muna Barat dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab kepada
dekan.
(2) Merumuskan kebijakan akademik, non akademik dan pengembangan FE ITBKM Muna
Barat
(3) Merumuskan peraturan pelaksanaan kebebasan akademik, kebebasan mimbar akademik, dan
otonomi keilmuan di FE ITBKM Muna Barat
(4) Merumuskan etika, norma, dan tolok ukur penilaian penyelenggaraan FE ITBKM Muna
Barat
(5) Menilai pertanggungjawaban dan pelaksanaan kebijakan akademik yang telah dijalankan
oleh dekan.
(6) Memberikan pertimbangan, persetujuan, dan pengawasan atas rencana dan realisasi
anggaran pendapatan dan belanja FE ITBKM Muna Barat yang diajukan olehn Dekan
setelah dibicarakan dengan Rektor.
(7) Memberikan pertimbangan kepada Pimpinan berkenaan dengan calon-calon yang diusulkan
untuk diangkat menjadi dekan dan wakil dekan.
(8) Memberikan pertimbangan untuk dosen yang akan mengajukan jabatan fungsional.
(9) Merumuskan kebijakan penilaian prestasi akademik yang berlaku bagi sivitas akademika
dan tenaga kependidikan FE ITBKM Muna Barat.
(10) Mempertimbangkan pembentukan dan penutupan suatu program studi, lembaga, unit kerja
lainnya.
(11) Merumuskan pedoman dan mengatur tata cara pemberian penghargaan kepada dosen,
mahasiswa, tenaga kependidikan dan perseorangan atau lembaga.
(12) Memberi saran, pendapat, dan pertimbangan berkenaan dengan masalah- masalah yang
dihadapi oleh FE ITBKM Muna Barat.
(13) Merumuskan peraturan dan tata cara pemilihan calon Dekan, dan Ketua Program Studi dan
Lembaga lainnya.
(14) Tatacara pengambilan keputusan dalam rapat senat diatur dalam peraturan Senat Fakultas.
(15) Senat Fakultas dalam melaksanakan tugasnya dapat membentuk komisi-komisi.

Sidang Senat Fakultas

(1) Senat Fakultas menetapkan mekanisme kerja, tata tertib rapat atau sidang dan jadwal
kegiatan tahunan.
(2) Sidang Senat Fakultas terdiri atas:
a. Sidang Pleno Senat Fakultas.
b. Sidang Terbuka Senat Fakultas.

c. Sidang Komisi (Jika ada komisi).

d. Sidang gabungan di lingkungan Fakultas

e. Sidang Senat Fakultas yang diperluas.

(3) Setiap anggota senat mempunyai hak suara, hak memilih dan hak dipilih.
(4) Sidang Senat Fakultas dianggap sah bila dihadiri oleh sekurang-kurangnya setengah tambah
satu dari jumlah anggota tetap, apabila kuorum tidak tercapai ketua sidang dapat menunda
sidang paling lama 15 (lima belas) menit dan setelah itu sidang dilanjutkan walaupun tidak
mencapai kuorum, sidang dianggap sah.
(5) Keputusan sidang Senat Fakultas diambil dengan cara musyawarah untuk mufakat oleh
anggota tetap, bila dengan cara musyawarah untuk mufakat tidak tercapai, keputusan
diambil dengan cara pemungutan suara, dan keputusan ditetapkan dengan suara terbanyak
anggota tetap yang hadir.
BAB V
Gugus Jaminan Mutu Fakultas
Pasal 6
Tugas Pokok dan Fungsi
Sistem Penjaminan Mutu Fakultas dilakukan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang
mengatur tentang pendidikan, maka pada tingkat Fakultas dibentuk suatu lembaga penjaminan
mutu untuk membuat kebijakan, sistem, dan pelaksanaan penjaminan mutu, yaitu Gugus Jaminan
Mutu (GJM) di tingkat Fakultas sebagai payung utama, dan Gugus Kendali Mutu (GKM) di
tingkat Program Studi, berdasarkan SK Rektor.
Tugas Pokok dan Fungsi GJM
1) Untuk memastikan penerapan sistem penjaminan mutu internal pada bidang akademik dan
non akademik.
2) Menyiapkan serta menyusun perangkat/dokumen sistem penjaminan mutu internal dalam
rangka implementasi sistem penjaminan mutu.
3) Untuk memastikan dan mengawasi berjalannya bidang penunjang catur dharma PT
4) Melakukan monitoring dan evaluasi secara holistik terhadap kinerja fakultas dan program
studi. Hal ini dilakukan dengan merancang model sistem penjaminan mutu internal yang
akan diterapkan di lingkungan FE ITBKM Muna Barat. Monitoring kualitas akademik dosen
dilakukan melalui: evaluasi tingkat kehadiran dosen pada kuliah minggu pertama, tingkat
kehadiran dosen di kelas, evaluasi kesesuaian materi dengan Prodi, evaluasi kinerja dosen
oleh mahasiswa melalui kuesioner, dan evaluasi tridharma kinerja dosen. Monitoring kualitas
akademik Prodi dilakukan melalui: evaluasi pelaksanaan program kerja bidang akademik
yang telah ditetapkan, evaluasi capaian akreditasi, dan dialog dengan mahasiswa. GJM
melalui dekan juga melakukan evaluasi terhadap tingkat kepuasan pengguna baik mahasiswa,
alumni, dan stakeholder, penelusuran (tracer study) terhadap alumni secara berkala.
5) Melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kinerja dosen, tenaga kependidikan, dan
mahasiswa secara berkala.
6) Mendorong aktivitas peningkatan mutu di lingkungan fakultas seperti kegiatan yang bisa
meningkatkan kualifikasi dosen, seminar, workshop, lokakarya, short course program, baik
nasional maupun internasional.
7) Memberikan dukungan kepada dosen untuk aktif melaksanakan penelitian dan pengabdian
kepada masyarakat.
8) Membuat standar operasioanl prosedur (SOP) dan dokumen sistem penjaminan mutu internal
(SPMI) dengan berkoordinasi dengan Bandan Penjaminan Mutu Universitas.
Hal-hal di atas dilakukan dalam kaitan untuk peningkatan mutu, dengan harapan agar semua
pihak yang berkepentingan dapat melihat dan meyakini bahwa FE ITBKM Muna Barat
merupakan Fakultas yang berkualitas.
BAB VI
PELAKSANA PENYELENGGARA FAKULTAS
Pasal 7
Dekan
(1) Dekan merupakan pimpinan tertinggi di Fakultas dan bertanggung jawab terhadap
perkembangan dan kemajuan organisasi yang dipimpinnya. Dekan berfungsi dan bertugas
sebagai penyusun rencana, program kerja Fakultas, memberi tugas dan arahan,
mengkoordinasikan kegiatan pimpinan Fakultas, melakukan hubungan kerja di luar unit
kerja Fakultas, dan mengambil kebijakan teknis maupun non teknis, serta memonitor
pelaksanaan seluruh aktifitas di Fakultas.
(2) Bertanggungjawab untuk menyusun, melaksanakan dan mengendalikan peningkatan kualitas
akademik, pengelolaan sumber daya, kemahasiswaan, alumni dan promosi, dan penjaminan
mutu.
(3) Masa Jabatan Dekan adalah 5 tahun atau dapat kurang dari 5 tahun berdasarkan evaluasi
kinerja jabatan.

Wewenang dan Tanggung jawab Dekan


(1) Wewenang Dekan
a. Menentukan prioritas pekerjaan.
b. Memberi nilai kinerja bawahan.
c. Menandatangani surat dan dokumen dinas sesuai ketentuan.
d. Menolak hasil kerja bawahan yang tidak relevan.
e. Menyetujui izin cuti bawahan.
(2) Tanggung jawab Dekan adalah:
a. Kebenaran dan ketepatan rencana, pelaksanaan dan hasil kerja.
b. Keserasian dan keterpaduan hubungan kerja.
c. Pendayagunaan prasarana dan sarana kantor.
d. Kedisiplinan bawahan.
e. Kerahasiaan surat, dokumen, data dan informasi.
f. Ketepatan pencapaian standar mutu kegiatan.
Uraian Jabatan Dekan
(1) Merencanakan, menyusun strategi dan kebijakan Fakultas yang meliputi pendidikan,
penelitian, pemberdayaan masyarakat, pengelolaan keuangan dan sumber daya,
kemahasiswaan, promosi dan alumni serta penjaminan mutu.
(2) Merencanakan kegiatan dan menyusun rencana anggaran kegiatan Fakultas yang meliputi
pendidikan, penelitian, pemberdayaan masyarakat, pengelolaan keuangan dan sumber daya,
kemahasiswaan, promosi dan alumni, serta penjaminan mutu.
(3) Melaksanakan kerjasama antara Fakultas dengan perguruan tinggi lain, instansiinstansi
pemerintah maupun swasta dalam rangka pengembangan pendidikan, penelitian,
pengelolaan keuangan dan sumber daya, kemahasiswaan, promosi dan alumni serta
penjaminan mutu.
(4) Merencanakan kompetensi dan karir dosen Fakultas yang mendukung bidang akademik yang
meliputi pendidikan, penelitian dan pemberdayaan masyarakat.
(5) Membina kegiatan ekstra kurikuler, pengabdian mahasiswa, organisasi dan pengembangan
diri mahasiswa di tingkat Fakultas.
(6) Mewujudkan tingkat layanan yang dapat memuaskan stakeholder.
(7) Menyusun Renop tahunan Fakultas di bidang pendidikan, penelitian, pemberdayaan
masyarakat, pengelolaan sumber daya, kemahasiswaan, promosi dan alumni serta
penjaminan mutu.
(8) Memantau dan melakukan evaluasi bidang pendidikan, penelitian, pemberdayaan
masyarakat, pengelolaan sumberdaya, kemahasiswaan, promosi dan alumni.
(9) Memantau dan melakukan evaluasi terhadap kegiatan yang telah dilakukan di tingkat
Fakultas.
(10) Menyusun laporan pertanggungjawaban (LPJ) secara periodik serta memori akhir jabatan
pada akhir masa jabatan.
Spesifikasi Administrasi Dekan
(1) Pendidikan minimal S-2 atau keahlian dalam bidang akademik dan layanan kemahasiswaan
yang setara dengan S-2.
(2) Jabatan fungsional minimal Lektor.
(3) Memiliki pengalaman kerja sebagai pimpinan minimal delapan tahun dan masa kerja
minimal 5 tahun.
Adapun Kompetensi adalah:
1) Strategic (leadership) competency:
● Kemampuan menterjemahkan visi ke dalam Renstra, Renop dan Rencana Kegiatan dan
Anggaran (RKA).
● Kemampuan membangun image melalui kerjasama.
2) Managerial competency:
● Kemampuan melakukan perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan
terhadap aktivitas akademik dan layanan kemahasiswaan di Fakultas.
● Kemampuan memotivasi, menginspirasi, penetapan prioritas, pengambilan keputusan.
● Kemampuan melakukan pengelolaan dan pembinaan dosen dan karyawan.
● Kemampuan interpersonal yang kuat.
● Kemampuan komunikasi yang baik.
● Kerjasama (teamwork).
● Memiliki dedikasi yang tinggi.
3) Technical Competency:
● Mampu mengimplementasikan fungsi manajemen,
● Mampu mengimplementasikan sistem penjaminan mutu perguruan tinggi.
Pasal 8
Administrasi
(1) Kepala Tata Usaha Fakultas Ekonomi
Lingkup Kerja Kepala Tata Usaha berfungsi dan bertanggungjawab sebagai rencana kerja
bagian tata usaha, memberi petunjuk, mengkoordinir kegiatan ketatausahaan umum,
kerumahtanggaan, kepegawaian dan keuangan, akademik dan kemahasiswaan, membuat
laporan kerja tahunan dan menilai pelaksanaan kegiatan sub bagian di lingkungan FE
ITBKM Muna Barat.
Masa Jabatan Kepala Tata Usaha adalah:
Masa Jabatan 4 tahun atau dapat kurang dari 4 tahun berdasarkan evaluasi kinerja jabatan.
Wewenang Kepala Tata Usaha adalah:
1. Menentukan prioritas pekerjaan.
2. Meminta data dan informasi kepada unit kerja yang terkait.
3. Meminta kelengkapan data dan informasi anggaran.
4. Menolak pembayaran uang yang tidak sesuai dengan ketentuan.
Tanggungjawab Kepala Tata Usaha adalah:
1. Kelancaran dan ketetapan menurut program kerja.
2. Kelancaran, kebenaran, dan ketetapan pelaksanaan tugas.
3. Kedisiplinan bawahan.
4. Kebenaran dan kelengkapan laporan.
Adapun Uraian Jabatan Kepala Tata Usaha adalah:
1. Menyusun rencana kegiatan administrasi Fakultas di bidang akademik, pengelolaan
sumber daya dan layanan mahasiswa.
2. Mewujudkan tingkat layanan yang dapat memuaskan stakeholder.
3. Menyusun Renop administrasi Fakultas di bidang akademik, pengelolaan sumber daya,
dan layanan mahasiswa setiap tahun.
4. Memonitor dan mengevaluasi administrasi Fakultas di bidang akademik, pengelolaan
sumber daya dan layanan mahasiswa secara periodik.
5. Melaksanakan koordinasi dengan seluruh staf Fakultas dalam rangka pengembangan
administrasi akademik, administrasi pengelolaan sumber daya manusia dan layanan
kemahasiswaan secara periodik.
6. Melakukan evaluasi dan monitoring terhadap kegiatan administrasi yang telah dilakukan
di tingkat Fakultas.
7. Mendokumentasikan seluruh produk kegiatan secara periodik dalam bentuk hardcopy.
8. Menyusun laporan pertanggungjawaban secara periodik serta memori pada akhir masa
jabatan.
Spesifikasi Administratif Kepala Tata Usaha adalah:
1. Pendidikan minimal S-1 atau keahlian di bidang administrasi akademik, sumber daya dan
layanan mahasiswa yang setara dengan S-1.
2. Jabatan struktural minimal III/a.
3. Memiliki masa kerja minimal lima tahun.
Adapun Kompetensi Kepala Tata Usaha adalah:
1. Kepemimpinan:
● Kemampuan menterjemahkan perintah pemimpin.
● Kemampuan membangun kerjasama antar bagian.
2. Manajerial:
● Kemampuan memotivasi antar bagian.
● Kemampuan berkepribadian yang kuat.
● Kemampuan komunikasi yang baik.
● Kerjasama tim (teamwork).
● Memiliki dedikasi yang tinggi.
3. Teknis:
● Melakukan aktivitas administrasi.
● Menyusun pelaporan.
Pasal 9
Program Studi
1. Ketua Program Studi
Lingkup Kerja Ketua Program Studi (Prodi):
Berfungsi dan bertugas sebagai penyusun rencana kerja dan anggaran Prodi, serta
mengkoordinasikan pelaksanaan proses belajar mengajar, melayani administrasi Prodi,
mengevaluasi kinerja dosen dan membuat laporan tahunan Prodi. Masa Jabatan Ketua Prodi
adalah 5 tahun atau dapat kurang dari 5 tahun berdasarkan
evaluasi kinerja jabatan.
Wewenang Ketua Prodi adalah:
1. Meneliti/mengkoordinir konsep Rencana Pembelajaran Semester (RProdi).
2. Menandatangani/memparaf surat menyurat.
3. Menentukan penugasan dosen wali atau penasehat akademik.
4. Memonitor dan mengevaluasi kegiatan perkuliahan.
5. Membimbing dan menilai kegiatan prodi untuk bahan pengembangan.
6. Mengkoordinir staf prodi.
7. Menunjukkan dosen pembimbing/membimbing, penguji/menguji pada ujian pendadaran
skripsi.
8. Melakukan evaluasi keberhasilan studi mahasiswa dan Feeder PDDIKTI.
9. Mengkoordinir/meyudisiumkan mahasiswa.
10. Melakukan pertemuan dengan mahasiswa baru.
[Link] dosen yang melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Tanggung
Jawab Ketua Prodi adalah:
1. Menyusun rencana biaya operasional Prodi.
2. Menandatangani atau memaraf KHS, skripsi, konversi nilai dan kartu ujian.
3. Mengusulkan akreditasi Prodi.
4. Menyusun kurikulum.
5. Menyusun jadwal mengajar.
6. Menyusun laporan kegiatan Prodi.
7. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan
Adapun Uraian Jabatan Ketua Prodi adalah:
1. Menyusun rencana dan program kerja Prodi.
2. Memberi konsep dan beban tugas dosen setiap semester.
Spesifikasi Administrasi adalah:
1. Pendidikan minimal S-2 atau keahlian dalam bidang sumber daya yang setara dengan S-2
2. Jabatan fungsional minimal Asisten Ahli III/b
Adapun Kompetensi Ketua Prodi adalah:
1. Strategic (leadership) competency:
● Kemampuan menterjemahkan visi ke dalam Renstra, Renop Prodi ke dalam rencana dan
kegiatan-kegiatan Prodi.
● Kemampuan membangun image melalui kerjasama baik dengan mahasiswa dan dosen.
2. Managerial competency:
● Kemampuan melakukan perencanaan, pengarahan dan pengawasan terhadap aktifitas
kemahasiswaan di Prodi .
● Memotivasi, menginspirasi mahasiswa untuk melakukan kegiatan kemahasiswaan.
● Kemampuan interpersonal yang kuat.
● Kemampuan komunikasi yang baik.
● Kerjasama tim (teamwork).
● Memiliki dedikasi yang tinggi.
3. Technical competency:
Mampu mengimplementasikan fungsi manajerial.
2. Sekretaris Prodi
Lingkup kerja Sekretaris Prodi berfungsi dan bertugas membantu ketua Prodi menyusun rencana,
memberi petunjuk, mengkoordinasikan dan mengevaluasi pelaksanaan kegiatan Prodi. Masa
Jabatan sekretaris Prodi adalah 5 tahun atau dapat kurang dari 5 tahun berdasarkan evaluasi
kinerja jabatan.
Wewenang Sekretaris Prodi Manajemen dan Akuntansi adalah:
1. Meneliti/mengkoordinir konsep Rrencana Pembelajaran Semester.
2. Membuat konsep penugasan dosen wali atau penasehat akademik.
3. Memonitor, mengevaluasi kegiatan perkuliahan.
4. Membimbing dan menilai kegiatan Prodi untuk bahan pengembangan.
5. Mengkoordinir staf dalam melaksanakan tugas.
6. Melakukan evaluasi keberhasilan studi mahasiswa dan Feeder PDDIKTI
7. Membuat akreditasi Prodi
8. Melakukan pertemuan dengan mahasiswa baru
9. Melayani dosen yang melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat
10. Menandatangani/memaraf surat menyurat
Tanggung Jawab Sekretaris Prodi adalah:
1. Membantu ketua Prodi menyusun rencana dan program kerja Prodi
2. Menyusun rencana biaya operasional Prodi.
3. Membantu menyusun roster/kurikulum Prodi.
4. Menyusun laporan kegiatan Prodi.
5. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan.
Adapun Uraian Jabatan Sekretaris Prodi adalah:
Memberi konsep dan beban tugas dosen setiap semester. Spesifikasi Administrasi sekretaris
prodi adalah:
1. Pendidikan minimal S-2 atau keahlian dalam bidang sumber daya yang setara dengan S-2
2. Jabatan fungsional minimal Tenaga Pengajar
Adapun Kompetensi Sekretaris Prodi Kewirausahaan adalah:
1. Strategic (leadership) competency:
a. Kemampuan menterjemahkan visi ke dalam Renstra, Renop Prodi kewirausahaan ke dalam
rencana dan kegiatan-kegiatan kewirausahaan
b. Kemampuan membangun image melalui kerjasama baik dengan mahasiswa dan dosen.
2. Managerial competency:
● Kemampuan melakukan perencanaan, pengarahan dan pengawasan terhadap aktivitas
kemahasiswaan di Prodi Manajemen dan Prodi Akuntansi.
● Memotivasi, menginspirasi mahasiswa untuk melakukan kegiatan kemahasiswaan.

● Kemampuan interpersonal yang kuat.

● Kemampuan komunikasi yang baik.

● Kerjasama tim (teamwork).

● Memiliki dedikasi yang tinggi.

3. Technical competency:
Mampu mengimplementasikan fungsi manajerial.

3. Staf Program Studi


Lingkup Staf Prodi adalah berfungsi dan bertugas menyiapkan dan mengarsip semua data
akademik Prodi, KRS online, Feeder PDDIKTI dan pelayanan mahasiswa.
Wewenang Staf Prodi adalah:
a) Menerima dan memeriksa berkas sidang mahasiswa
b) Menyerahkan nama mahasiswa kepada ketua/sekretaris Prodi untuk diberikan jadwal sidang
c) Mendistribusikan kembali berkas sidang kepada mahasiswa untuk dilengkapi.
d) Menerima kembali berkas sidang yang sudah dilengkapi (tanda tangan Dekan, Ketua Prodi,
dan komisi ujian skripsi untuk siap disidangkan).
Tanggung Jawab Staf Prodi adalah:
1. Menyiapkan transkrip nilai akhir mahasiswa
2. Menyerahkan berkas mahasiswa ke akademik untuk pembuatan ijazah dan wisuda
3. Menyiapkan daftar hadir mahasiswa dan dosen setiap semester
4. Mencetak kartu ujian semesteran mahasiswa
5. Membagi kartu ujian mahasiswa
6. Mencetak DPNA mahasiswa
7. Menginput nilai mahasiswa setiap akhir semester
8. Mencetak KHS dan membagikan kepada mahasiswa
9. Menyiapkan daftar Penasehat Akademik (PA) untuk mahasiswa baru
10. Melakukan pengarsipan semua bahan pekerjaan di Prodi dan hal-hal lain yang sesuai degan
kapasitas sebagai staf Prodi
Adapun Uraian Jabatan Staf Prodi adalah:
Pengarsipan semua bahan pekerjaan di Prodi dan hal-hal lain yang sesuai dengan kapasistas
sebagai staf Prodi
Spesifikasi Administrasi adalah:
1. Pendidikan minimal D-III
2. Menguasai Sistem Informasi (SI)
Adapun Kompetensi Staf Prodi adalah:
1. Kepemimpinan:
● Kemampuan menterjemahkan perintah pemimpin.
● Kemampuan membangun kerjasama antar bagian.
2. Manajerial:
● Kemampuan berkepribadian yang kuat.
● Kemampuan komunikasi yang baik.
● Kerjasama tim (teamwork).
● Memiliki dedikasi yang tinggi.
3. Teknis:
● Melakukan aktivitas administrasi di Prodi.
● Membantu menyusun pelaporan di Prodi.
4. Ketua Laboratorium
Lingkup Kerja Ketua Laboratorium berfungsi dan bertugas sebagai penyusun rencana kerja
laboratorium, melaksanakan dan melayani seminar proposal/skripsi untuk mendukung proses
belajar mengajar bagi mahasiswa serta membuat laporan tahunan laboratorium. Wewenang Kerja
Ketua Laboratorium adalah:
1. Menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) laboratorium
2. Menginventarisir fasilitas laboratorium yang dikelola oleh Prodi
3. Mengembangkan bidang keilmuan dan penelitian
Tanggung Jawab Ketua Laboratorium Kewirausahaan adalah:
1. Bersama dengan ketua Prodi melakukan koordinasi kegiatan-kegiatan pendidikan dan
penelitian yang berlangsung di laboratorium dan Prodi
2. Merencanakan fasilitas fisik di laboratorium
3. Mengatur jadwal pengajuan judul proposal skripsi dan seminar kepada mahasiswa yang akan
melakukan penelitian dan atau penulisan skripsi
4. Menerima dan memeriksa syarat-syarat pengajuan judul proposal skripsi dan seminar
mahasiswa yang akan melakukan penelitian dan penulisan skripsi
Adapun Uraian Jabatan Ketua Laboratorium Manajemen dan Akuntansi adalah:
1. Menyeleksi judul skripsi mahasiswa.
2. Melaksanakan dan melayani seminar mahasiswa.
Spesifikasi Administrasi adalah:
1. Pendidikan minimal S-2 atau keahlian dalam bidang sumber daya yang setara dengan S-2
2. Jabatan fungsional minimal: Asisten Ahli III/b
Adapun Kompetensi Ketua Laboratorium Manajemen dan Akuntansi adalah:
1. Strategic (leadership) competency:
● Kemampuan membangun image melalui kerjasama baik dengan mahasiswa dan dosen.
● Memotivasi, menginspirasi mahasiswa untuk melakukan kegiatan penelitian atau
pengembangan pengajuan judul proposal skripsi
2. Managerial competency
● Kemampuan melakukan perencanaan, pengarahan dan pengawasan terhadap aktifitas
seminar mahasiswa di Prodi Manajemen dan Prodi Akuntansi.
● Kemampuan interpersonal yang kuat.
● Kemampuan komunikasi yang baik.
● Kerjasama tim (teamwork).
● Memiliki dedikasi yang tinggi.
3. Technical competency:
Mampu mengimplementasikan fungsi manajerial.
5. Kepala Perpustakaan
Lingkup Kerja Kepala Perpustakaan berfungsi dan berfungsi menyusun rencana kerja
perputakaan, melaksanakan, melayani mahasiswa dan dosen untuk mendukung keberhasilan
proses belajar mengajar serta membuat laporan tahunan perpustakaan.
Wewenang Kepala Perpustakaan adalah:
1. Menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) Perpustakaan Fakultas
2. Menginvetarisir fasilitas perpustakaan
3. Mengelola perpustakaan sesuai fungsinya dengan administrasi yang baik
4. Melakukan urusan tata usaha perpustakaan
Tanggung Jawab Kepala Perpustakaan adalah:
1. Menjaga dan memelihara bahan-bahan perpustakaan
2. Melakukan pelayanan referensi
3. Melakukan urusan tata usaha perpustakaan
4. Merencanakan fasilitas fisik di perpustakaan
5. Mengatur jadwal peminjaman dan pengembalian buku perpustakaan
Adapun Uraian Jabatan Kepala Perpustakaan adalah:
Memberikan pelayanan dan pendayagunaan bahan pustaka.
Spesifikasi Administrasi Kepala Pustaka adalah:
1. Pendidikan minimal S-1
2. Jabatan structural minimal [Link]
Adapun Kompetensi Kepala Perpustakaan adalah:
1. Kepemimpinan:
● Kemampuan menterjemahkan perintah pemimpin.
● Kemampuan membangun kerjasama antar bagian.
2. Manajerial:
● Kemampuan memotivasi antar bagian.
● Kemampuan berkepribadian yang kuat.
● Kemampuan komunikasi yang baik.
● Kerjasama tim (teamwork).
● Memiliki dedikasi yang tinggi.
3. Teknis:
● Melakukan aktivitas administrasi perpustakaan.
● Menyusun pelaporan.
BAB VII
TATA KELOLA
Pasal 11
Kewajiban Pimpinan Satuan Organisasi
(1) Dalam melaksanakan tugasnya setiap pimpinan satuan organisasi di lingkungan FE ITBKM
Muna Barat wajib menerapkan prinsip koordinasi, integrasi dan sinkronisasi, baik di
lingkungan masing-masing maupun antar satuan organisasi di lingkungan FE ITBKM Muna
Barat serta dengan instansi lain di luar FE ITBKM Muna Barat sesuai dengan tugas pokok
masing-masing.
(2) Pimpinan satuan organisasi berkewajiban mematuhi Pedoman Penyelenggaraan FE ITBKM
Muna Barat, Pedoman PP tentang PTM, Peraturan Persyarikatan dan Peraturan Pemerintah
yang berkenaan dengan penyelenggaraan universitas.
(3) Setiap pimpinan satuan organisasi bertanggungjawab langsung, memimpin,
mengkoordinasikan bawahannya masing-masing dan memberikan bimbingan serta petunjuk
bagi pelaksanaan tugas bawahannya.
(4) Setiap pimpinan satuan organisasi di lingkungan FE Unmuha wajib mengawasi bawahannya
masing-masing dan apabila terjadi penyimpangan wajib mengambil langkah-langkah yang
diperlukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di lingkungan FE ITBKM Muna Barat,
maupun peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Pasal 12
Sistem Pengelolaan
Sistem yang dapat menjadikan kepemimpinan, pengelolaan dan penjaminan mutu berjalan secara
efektif di dalam universitas/institusi yang diturunkan ke Fakultas dan selanjutnya yang
mengelola Prodi disebut Tata Pamong. Hal-hal yang menjadi fokus dalam tata pamong termasuk
bagaimana kebijakan dan strategi disusun sedemikian rupa sehingga memungkinkan terpilihnya
pemimpin dan pengelola yang kredibel dan system penyelenggaraan Fakultas secara kredibel,
transparan, akuntabel, tanggungjawab dan menerapkan prinsip-prinsip keadilan. Sistem tata
pamong yang baik (good governance) mencerminkan organisasi Fakultas yang memiliki
kredibilitas, transparansi, akuntabilitas, tanggungjawab dan keadilan yang terwujud dalam
pengelolaan Fakultas.
a. Kredibel
Dalam mewujudkan Visi, Misi, Tujuan dan Strategi (VMTS) pengembangannya maka
diperlukan kepemimpinan yang kredibel dengan proses pemilihan Dekan beserta jajarannya
ditentukan dengan berlandaskan pada Pedoman Perguruan Tinggi Muhammadiyah, Statuta
Unmuha dan Pedoman Pemilihan atau Pengangkatan setiap pejabat struktural di FE Unmuha.
Berdasarkan keputusan Majelis Pendidikan Tinggi Pimpinan Pusat Muhammadiyah
No.178/KET/1.3/D/2012 tentang penjabaran pedoman Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
Mekanisme pengangkatan dekan adalah sebagai berikut:
a. Senat Fakultas mengadakan penjaringan sekurang-kurangnya tiga orang bakal calon Dekan.
b. Senat Fakultas mengajukan bakal calon Dekan kepada Rektor melalui Dekan.
c. Rektor meminta pertimbangan kepada PWM dalam aspek Al-Islam dan Kemuhammadiyahan
selambat-lambatnya tujuh hari sejak diterimanya bakal calon Dekan dari Dekan.
d. PWM memberikan pertimbangan aspek Al-Islam dan Kemuhammadiyahan terhadap bakal
calon Dekan dan menyampaikan kepada Rektor selambat-lambatnya empat belas hari sejak
diterimanya permintaan dari Rektor.
e. Apabila dalam waktu empat belas hari sejak diterimanya surat permintaan dari Rektor, PWM
tidak menyampaikan pertimbangannya, Rektor mengajukan bakal calon Dekan pada Dekan.
f. Rektor menyampaikan bakal calon Dekan kepada Senat Fakultas selambat-lambatnya tujuh
hari sejak diterimanya pertimbangan PWM.
g. Apabila bakal calon Dekan yang diajukan Rektor menurut PWM dianggap tidak layak, Dekan
dapat mengajukan calon pengganti untuk diajukan ke PWM melalui proses penjaringan bakal
calon Dekan.
h. Senat Fakultas memilih dua orang bakal calon Dekan, selambat-lambatnya empat belas hari
sejak diterimanya pengajuan dari Rektor.
i. Senat Fakultas menyerahkan dua orang calon Dekan terpilih kepada Rektor berdasarkan
urutan abjad tanpa menyebut jumlah perolehan suara disertai kelengkapan adminstrasinya
selambat-lambatnya tujuh hari sejak pemilihan.
j. Rektor menetapkan salah satu dari dua orang calon Dekan menjadi Dekan selambatlambatnya
empat belas hari sejak diterimanya permintaan dari SenatFakultas.
Dekan baru yang telah dilantik memiliki kewajiban untuk mengajukan calon wakil Dekan
dengan prosedurnya sebagai berikut:
a. Dekan mengajukan sekurang-kurangnya dua orang bakal calon wakil dekan untuk setiap
bidang wakil dekan kepada Senat Fakultas untuk mendapatkan pertimbangan.
b. Dekan mengajukan bakal calon wakil dekan kepada Rektor disertai pertimbangan Senat
Fakultas.
c. Rektor meminta pertimbangan kepada Badan Pembina Harian (BPH) dalam aspek AlIslam
dan Kemuhammadiyahan selambat-lambatnya tujuh hari sejak diterimanya bakal calon wakil
dekan dari dekan.
d. BPH memberikan pertimbangan aspek Al-Islam dan Kemuhammadiyahan terhadap bakal
calon wakil Dekan dan menyampaikan kepada Rektor selambat-lambatnya empat belas hari
sejak diterimanya permintaan dari Rektor.
e. Rektor menetapkan salah satu dari dua orang calon wakil Dekan untuk setiap bidang menjadi
wakil Dekan.
FE Unmuha dipimpin oleh seorang Dekan dan tiga orang Wakil Dekan dengan masa tugas
selama empat tahun dan dapat dipilih kembali untuk periode kedua. Berdasarkan statuta ITBKM
Muna Barat pasal 46, Dekan mempunyai tugas memimpin penyelenggaraan pendidikan,
penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengamalan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan
bagi pegawai edukatif dan non-edukatif, mahasiswa, serta membina penyelenggaraan
administrasi Fakultas. Dekan dan bekerja secara bersama dalam pengelolaan dan pencapaian
tujuan Fakultas yang meliputi tujuan bidang akademik, bidang sumber daya dan keuangan,
bidang kemahasiswaan, dan bidang penjaminan mutu. Dalam rangka pencapaian visi-misi dan
tujuan Fakultas, Dekan bertanggungjawab penuh terhadap keberhasilan pencapaian tujuan di
bidang akademik, sumber daya dan keuangan, kemahasiswaan, dan penjaminan mutu.
FE ITBKM Muna Barat memiliki satu Prodi yaitu Prodi Kewirausahaan, yang dipimpin oleh
Ketua dan Sekretaris. Hal ini tertuang dalam pasal 50 Statuta ITBKMM mengenai
kepemimpinan Prodi dan mekanisme pemilihan Ketua dan Sekretaris
Prodi. Untuk pelaksanaan tridharma perguruan tinggi, FE ITBKM Muna Barat didukung
dengan keberadaan Lembaga Penelitian Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat
(LP2M) ITBKMMB, Laboratorium Kewirausahaan, Gugus Jaminan Mutu (GJM), dan Pusat
Sistem Informasi (ProdiI). Fungsi dari unit-unit pendukung tersebut di atas adalah sebagai
berikut:
● Laboratorium Kewirausahaan berfungsi untuk mendukung kegiatan proses penulisan skripsi
mahasiswa dengan menyelenggarakan seminar proposal skripsi.
● Laboratorium Komputer yang berfungsi untuk mendukung praktikum computer.
● GJM yang berfungsi untuk mendukung pelaksanaan tridharma perguruan tinggi khususnya
berkaitan dengan monitoring akademik, dosen, mahasiswa dan Prodi Kewirausahaan.
Mekanisme pemilihan dan penetapan kepala/penanggungjawab unit dilakukan oleh Dekan.
b. Transparan
Transparansi perlu dilakukan agar seluruh komponen civitas akademika dapat secara bersama-
sama bersinergi untuk saling membantu menyelesaikan berbagai permasalahan dalam
melaksanakan seluruh program yang telah direncanakan dalam upaya tercapainya visi, misi,
tujuan, dan sasaran yang telah ditetapkan.
Transparansi yang dilakukan di FE Unmuha dapat dilihat dari hal-hal berikut ini:
1. Transaparansi pemilihan pejabat struktural yang tertuang dalam Statuta Unmuha dan
ditetapkan melalui SK Rektor.
2. Transparansi pengelolaan keuangan di Fakultas Ekonomi dapat dilihat dari mekanisme yang
dilakukan dalam pengelolaan keuangan secara transitoris dan non transitoris. Pengelolaan
keuangan secara transitoris adalah pengelolaan dana internal dari fakultas, sedangkan
pengelolaan keuangan non transitoris adalah pengelolaan dana keuangan yang bersumber dari
Sumbangan Pengembangan Pendidikan (SPP) yang tercantum dalam mata anggaran yang
telah disahkan oleh majelis pendidikan tinggi Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah.
3. Transparansi pelayanan kemahasiswaan di FE ITBKM Muna Barat dapat dilihat dari adanya
system informasi online yang menjelaskan hal-hal terkait proses pembelajaran, peraturan dan
ketentuan akademik. Selain itu, dalam memberikan pelayanan teknis administratif bagi sivitas
akademika, FE ITBKM Muna Barat didukung dengan keberadaan Tata Usaha yang
merupakan unsur pelaksana administrasi di tingkat Fakultas yang terbagi dalam bagian
bagian, yang meliputi bagian pelayanan, bagian pengajaran, bagian pusat data, bagian
kesekretariatan, dan bagian ekspedisi. Secara berkala, kualitas dan kinerja pimpinan, dosen
maupun karyawan, serta realisasi program kerja akan dievaluasi oleh Audit Mutu Internal
(AMI) Universitas. Hasil dari evaluasi tersebut berisi temuan lapangan, hasil audit, serta
rekomendasi yang dapat digunakan sebagai acuan untuk memperbaiki kinerja FE Unmuha di
periode selanjutnya.
c. Akuntabel
Prinsip Akuntabel adalah salah satu prinsip yang harus dipenuhi dalam menjalankan aktivitas di
FE ITBKM Muna Barat baik untuk bidang akademik maupun non akademik. Akuntabel
dibidang akademik yaitu:
1. Program dan manajemen akademik mengarah pada tujuan pelaksanaan pendidikan.
2. Penekanan pendidikan yang efektif dan efisien dengan selalu mengimplementasikan
penyusunan dan pelaporan beban kerja dosen (BKD) tiap semester.
Adapun prinsip akuntabel dibidang non akademik dilaksanakan dengan melakukan
pengembangan program-program non akademik, sumber daya manusia, dan kegiatan manajemen
atau administrasi. Akuntabilitasnya dilakukan dengan penyusunan laporan keuangan oleh
penanggung jawab anggaran. Panitia dan atau tim yang terlibat diwajibkan membuat laporan
kegiatan kepanitiaan dalam rangka evaluasi kegiatan yang akan datang. Pada setiap akhir tahun
anggaran tiap unit kerja dan pejabat struktural yang ada diwajibkan membuat laporan semesteran
dan akhir tahun dalam rangka evaluasi, penyusunan program dan kegiatan tahun yang akan
datang. Setiap tahun dekan menyusun laporan tahunan dan pertanggung jawaban keuangan yang
dipresentasikan dalam rapat Universitas.
d. Bertanggungjawab
Prinsip bertanggungjawab di FE Unmuha merupakan kegiatan yang dilakukan sesuai dengan
amanah yang dibebankan. oleh karena itu setiap pelaksanaan tugas bagi tiap pejabat struktural,
dosen maupun tenaga kependidikan harus bertanggung jawab atas amanah yang telah diberikan
kepadanya. sebagai bukti prinsip bertanggungjawab yang dilakukan oleh FE ITBKM Muna Barat
adalah pelaksanaan kegiatan untuk pencapaian visi, misi, dan tujuan berpedoman pada aturan
yang ditetapkan oleh Unmuha berupa Statuta, Rencana Strategis (Renstra) Intitut dan Renstra
Fakultas, Rencana Induk dan Pengembangan (RIP) Institut. Untuk kegiatan akademik di
lingkungan FE Unmuha diatur dengan menggunakan Buku Panduan Fakultas, buku pedoman
penulisan skripsi, tata tertib karyawan, SOP keuangan, SOP akademik, tata tertib mahasiswa,
kode etik dosen, dan lain-lain. Sosialisasi peraturan dilakukan secara tertulis maupun lisan
melalui beberapa pertemuan seperti rapat-rapat, silaturrahmi mahasiswa baru (Sikmaba) maupun
di dalam kegiatan perkuliahan. Dengan sosialisasi ini seluruh sivitas akademika diharapkan
menjalankan tanggungjawab dengan baik demi tercapainya visi, misi, tujuan dan sasaran
Fakultas.
e. Adil
Untuk menumbuhkan suasana akademik di FE Unmuha dalam menjalankan proses pendidikan,
baik di dalam akademik maupun non akademik memerlukan prinsip keadilan. Adil yang
dimaksud di sini adalah keadilan distribusi tugas sesuai dengan jabatan, beban kerja, dan jabatan
akademik dosen. Dalam rangka melaksanakan prinsip keadilan tersebut telah dibuatkan uraian
tugas yang dituangkan dalam dokumen uraian tugas.

Anda mungkin juga menyukai