SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN TAHUN 2011

BUKU 1 PEDOMAN PENETAPAN PESERTA

KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL DIREKTORAT JENDERAL PENINGKATAN MUTU PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN

2010

SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN TAHUN 2011

Buku 1 Buku 2 Buku 3 Buku 4

Pedoman Penetapan Peserta Petunjuk Teknis Pelaksanaan Sertifikasi Guru Pedoman Penyusunan Portofolio Rambu-Rambu Pelaksanaan Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG)

Pedoman

Penetapan

Peserta Sertifikasi

Guru Tahun 2011

Tim Penyusun Drs. Achmad Dasuki, MM, M.Pd. (Direktur Profesi Pendidik) Drs. E. Nurzaman A.M, M.Si., MM. (Kasubdit Program) Dr. Suparno, M.Pd. (Kasubdit Pendidikan Dasar dan Luar Biasa) Dra. Dian Mahsunah, M.Pd. (Kasubdit Penghargaan dan Perlindungan) MA. (Kasubdit Pendidikan Menengah) M.Ed. (Kasi Evaluasi dan Pelaporan) Dra. Maria Widiani,

KATA PENGANTAR
Pelaksanaan Sertifikasi Guru merupakan salah satu wujud implementasi dari Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Tahun 2011 merupakan perbaikan tahun kelima pelaksanaan sertifikasi guru yang telah dilaksanakan pada pelaksanaan sertifikasi sertifikasi tahun sebelumnya, agar dapat terhadap besar dalam penyelenggaraan guru terus dilakukan manfaat yang sejak tahun 2007. Mengacu

Dra. Santi Ambarrukmi,

Suharno M. Sajim, SE., M.Si. (Kasi Perencanaan) Kontributor Prof. Dr. Supriadi Rustad (Direktur Ketenagaan Ditjen Dikti) Dr. Adi Rahmat, M.Si. (Univ. Pendidikan Indonesia) Dr. Badrun Karto Wagiran, M.Pd. (Univ. Neg. Yoyakarta) Prof. Dr. Ismet Basuki, M.Pd. (Univ. Neg. Surabaya) Drs. Suyud, M.Pd (Univ. Neg. Yogyakarta) Prof. Dr. Wahyu Hardyanto Dr. Soeprijanto (Univ. Neg. Semarang) (Univ. Neg. Jakarta) Ketenagaan Ditjen Dikti) Ketenagaan Ditjen Dikti)

dipertanggungjawabkan dan memberikan peningkatan proses pembelajaran. Pelaksanaan mendasar portofolio; Pendidikan sertifikasi lain guru untuk menyangkut penataan strategi tahun

2011 mengalami registrasi

perubahan dan

yang

antara

mekanisme

mekanisme penilaian dengan

penyelenggaraan

sertifikasi;

ulang substansi pembelajaran,

dan rubrik

substansi

pelatihan,

dan sistem penilaian

dan Latihan Profesi Guru (PLPG). Hal ini perlu dipahami

baik oleh semua unsur yang terkait, baik di pusat maupun di daerah. Unsur pusat yaitu direktorat yang menangani pendidik, dan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP). Unsur daerah yaitu dinas pendidikan pendidikan kabupaten/kota, provinsi, dinas kepala sekolah, guru yang diangkat dalam jabatan

Prof. Dr. Sudjarwo (Univ. Lampung) Drs. Arief Antono. (Direktorat Dra. Rahayu Retno Sunarni, M.Pd. (Direktorat

pengawas, dan guru, serta unsur lain yang terkait dalam sertifikasi guru dalam jabatan tahun 2011. Salah satu bagian penting dalam pelaksanaan sertifikasi guru adalah proses sebuah

rekrutmen dan penetapan calon pesertanya. Untuk itu diperlukan pedoman yang dapat menjadi acuan bagi semua unsur tersebut. Terimakasih Copyright © 2010, Kementerian Pendidikan Nasional Hak cipta dilindungi undang-undang Dilarang mengcopy sebagian atau keseluruhan isi buku ini untuk kepentingan komersial tanpa izin tertulis d Nasional. Mutu Jenderal ini. Jakarta, kepada Tim Sertifikasi (Ditjen Guru Dikti) Direktorat (Ditjen serta Jenderal pihak lain

Peningkatan Direktorat yang telah guru

Pendidik

dan Tenaga Tinggi

Kependidikan

PMPTK) dan

Pendidikan

berpartisipasi

dalam penyusunan

pedoman penetapan

peserta sertifikasi

Desember 2010

Direktur Jenderal PMPTK,

ISBN: 978-979-25-·

Pedoman

Penetapan

Peserta Sertifikasi

Guru Tahun 2011

Pedoman

Penetapan

Peserta Sertifikasi

Guru Tahun 2011

..

BAB IV A. B. B.1 Urutan Prioritas Guru 31 38 Peserta 40 Penetapan Peserta 23 Sertifikasi Contoh Nomor Tahapan Sertifikasi Gambar 2. BABV A. PENDAHULUAN Latar Belakang Dasar Hukum Tujuan Sasaran Ruang Lingkup Pedoman POLA SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN Alur Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Guru 5 Prinsip Sertifikasi Sasaran Pembagian Persyaratan Penetapan Kuota Peserta Peserta 1 2 3 3 3 Gambar4. B.2 Gambar 4.4 Gambar 4.DAFTAR 151 DAFTAR GAM BAR DAN LAMPIRAN Halaman KATA PENGANTAR DAFTAR lSI DAFTAR GAMBAR DAN LAMPIRAN BAB I A. E. D. Unit Pelayanan Guru Tahun 2011 untuk Pengawas Kode Provinsi dan KabupatenjKota Kode Bidang Studi/Mata Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi LAMPIRAN-LAMPIRAN 63 79 Pelajaran Guru Tahun 2011 II Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2011 • . D.2 Formulir Peserta Sertifikasi C. BAB II A.1 Alur Sertifikasi bagi Guru dalam Jabatan Halaman 7 Daftar Guru Layak Sertifikasi Peserta Sertifikasi Prosedur Guru C. D.2 Formulir Sertifikasi Lampiran 5 Guru Tahun 2011 untuk Pengawas Formulir Peserta Sertifikasi 59 PENGENDALIAN Pemantauan Pelanggaran Ruang Lingkup Pengendalian Program dan Sangsi Masyarakat Format Al.1 Gambar 4. B. B.1 Guru Tahun 2011 untuk Guru Format Al.1 Formulir Sertifikasi 55 C. D. Penetapan Guru Tahun 2011 Data Peserta 42 Bagan Proses Pengolahan Sertifikasi Guru 10 13 13 16 18 25 Lampiran 1 Kuota Sertifikasi Provinsi Guru Tahun 2011 per 49 PESERTA SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN Lampiran 2 Format Penetapan Kuota KabupatenjKota 51 C.3 iii v vii Gambar 3. Guru Tahun 2011 untuk Guru Calon Peserta Format AO. Tahun 2011 Lampiran 3 Format Lampiran SK Penetapan Peserta Nama 53 PROSEDUR OPERASIONAL STAN DAR (POS) Tahap Persia pan Tahap Penetapan Pengolahan Calon Peserta Data Peserta NUPTK Online Tahap Finalisasi dan Penetapan Data Peserta melalui PROGRAM 43 44 44 46 49 Lampiran Lampiran 6 7 dan Website KSG 29 36 41 Lampiran 4 Sertifikasi Guru Tahun 2011 (Daftar Guru Tahun 2011) Calon Peserta Peserta Sertifikasi Format AO. BAB III A.

Lampiran 8 Lampiran 9 Lampiran 10 Alamat LPMP Daftar Daerah Perbatasan Matriks Prosedur Operasional Standar (POS) 89 93 103 • Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2011 Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2011 • .

menguasai kompetensi (pedagogik. mendefinisikan dilakukan kemampuan untuk mewujudkan perubahan mendasar pada pelaksanaan sertifikasi termasuk proses penetapan dan pendaftaran peserta. sosial dan kepribadian). Latar Belakang Undang-Undang menyatakan utama mendidik. A.BABI PENDAHULUAN Pelaksanaan diterbitkannya sertifikasi guru dimulai pada tahun 2007 setelah Peraturan Mendiknas Nomor 18 Tahun 2007 tentang guru dalam jabatan.. bahwa guru adalah pendidik profesional mengajar. 3. profesional. penyelenggaraan beberapa sertifikasi sebelumnya. membimbing. Tahapan pelaksanaan sertifikasi guru dimulai dengan pembentukan panitia pelaksanaan sertifikasi guru di tingkat prOVInSI dan kabupatenjkota. memiliki sertifikat pendidik. 1. Nomor 14 tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen dengan tugas melatih. pemahaman yang sama tentang kriteria dan proses peserta sertifikasi guru. Dasar Hukum adalah pekerjaan penghasilan kehidupan yang memerlukan memerlukan pendidikan profesi. dan pendidikan menengah. Guru profesional harus memiliki kualifikasi akademik minimum sarjana (S-l) atau diploma empat (D-IV). kemahiran. mengarahkan. B. Undang-Undang tersebut kegiatan yang Nomor Pengakuan kedudukan guru sebagai tenaga Lebih lanjut atau 14 Tahun 2005 tentang bahwa profesional oleh seseorang dan Guru dan Dosen menjadi sumber serta profesional tersebut dibuktikan dengan sertifikat pendidik. meningkatkan mutu pembelajaran dan mutu pendidikan di Indonesia secara berkelanjutan. 2. pendidikan menengah. LPMP dan mempunyai penetapan unsur terkait dengan pelaksanaan sertifikasi seluruh instansi yaitu dinas pendidikan provinsi dan kabupatenjkota. meningkatkan dan berfungsi untuk keahlian. Sebagai tenaga profesional. 4. Mengacu pada hasil penelaahan terhadap pelaksanaan sertifikasi guru dan didukung dengan adanya guru beberapa kajianjstudi maka tentang dilakukan guru. Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2011 Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2011 • . Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. menilai. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi dan Kompetensi Guru. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. pendidikan dasar. atau Dasar hukum yang digunakan sebagai acuan pelaksanaan sertifikasi guru dalam jabatan adalah sebagai berikut. Tahun 2011 ini merupakan tahun kelima pelaksanaan sertifikasi digunakan sebagai dasar penyelenggaraan sertifikasi guru tahun 2011 adalah Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru. marta bat dan peran guru sebagai agen pembelajaran meningkatkan Sertifikasi guru sebagai upaya peningkatan mutu guru diharapkan dapat . Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. dan pendidikan anak usia dini pada jalur pendidikan formal yang diangkat sesuai dengan peraturan perundang-undangan. sehat jasmani dan rohani. pemberian kuota kepada dinas pendidikan provinsi kabupatenjkota. Landasan yang Sertifikasi bagi Guru dalam Jabatan. Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 Tentang Guru 5. serta memiliki tujuan pendidikan nasional. maka perlu disusun Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2011. dan penetapan peserta oleh Agar guru dan dinas pendidikan dinas pendidikan provinsi dan dinas pendidikan kabupatenjkota. dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal. kecakapan yang memenuhi standar mutu atau norma tertentu guru diharapkan dapat berfungsi untuk mutu pendidikan nasional. Guru mempunyai kedudukan sebagai tenaga profesional pada jenjang pendidikan dasar.

1. 5.C. Perguruan Tinggi Penyelenggara Sertifikasi Guru': 2. yaitu: 1. 3. 2. Pengawas Sekolah. 7. penetapan peserta sertifikasi guru dalam jabatan ini 4. Sasaran Sasaran Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi guru ini adalah pihak yang terkait dengan pelaksanaan sertifikasi guru dalam jabatan. Ruang Lingkup Pedoman Pedoman ini memberikan informasi kepada semua pihak yang terkait dalam pelaksanaan sertifikasi berikut: 1. 4. Dinas Pendidikan KabupatenjKota. Sebagai bahan acuan bagi pihak terkait dalam melakukan proses penetapan peserta sertifikasi guru secara transparan dipertanggungjawabkan. Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan. Dinas Pendidikan Provinsi. guru tentang beberapa hal sebagai • 1 Untuk selanjutnya Penyelenggara dalam buku ini Perguruan Guru atau LPTK Penetapan Tinggi Penyelenggara Sertifikasi Guru disebut LPTK Sertifikasi Pedoman Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2011 Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2011 II . prosedur operasional standar. dan dapat Pedoman mempunyai tujuan sebagai berikut. jadwal pelaksanaan. persyaratan peserta. 6. 2. informasi pelaksanaan kepada masyarakat peserta luas agar dapat di penetapan sertifikasi guru D. perhitungan kuota peserta. E. Kepala Sekolah. Memberikan memantau wilayahnya. dan 6. Tujuan 3. jumlah sasaran nasional. proses penetapan peserta sertifikasi guru. dan 8. 5. Masyarakat. Guru.

akademik. Penilaian portofolio dilakukan melalui penilaian terhadap kumpulan berkas yang meneerminkan kompetensi guru. dalam jabatan Pendidikan Nasional Dalam Jabatan. sertifikat seeara Guru a. Alur Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru Pasal 65 huruf b dan Peraturan Menteri Nomor sertifikasi penilaian langsung. Menyenangkan pembelajaran.BAB II POLA SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN 2. kualifikasi akademik magister (S-2) atau doktor (S-3) dari perguruan tinggi terakreditasi dalam bidang kependidikan atau atau guru kelas dan guru konselor. PLPG harus dapat kompetensi pembelajaran.1. 1. Penilaian Portofolio (PF) Sertifikasi guru pola PF diperuntukkan diangkat dalam jabatan memiliki sertifikasi persyaratan prestasi melalui pola dan kesiapan diri PF. Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2011 Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2011 • .. golongan serendah-rendahnya IV[c atau yang memenuhi angka kredit kumulatif setara dengan golongan IV[c. (9) pengalaman organisasi di Sertifikat Pendidik seeara Langsung (PSPL). Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) PLPG diperuntukkan bagi guru dan guru yang diangkat dalam memilih langsung jabatan pengawas satuan pendidikan yang: (1) PLPG. dengan bidang pendidikan. (6) prestasi keikutsertaan meneakup: (1) kualifikasi akademik. pengembangan dalam forum ilmiah. (2) pendidikan dan (3) pengalaman (7) mengajar. pengawas satuan pendidikan memenuhi mengikuti PLPG (2) tidak memenuhi persyaratan PSPLdan memilih terpenuhinya Inovatif. dan Specific (PAIKEM) disertai Pedagogic (SSP) untuk mengembangkan dan mengemas perangkat (PF). Penyelenggaraan sertifikasi guru dalam jabatan dalam 3 (tiga) pola sebagai berikut. Model memberikan Beban jaminan Aktif. alur pelaksanaan Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2011 disajikan pada Gambar 2. bidang kependidikan dan sosial. bimbingan dan konseling IVIb atau sekurang-kurangnya memperoleh pendidik dilaksanakan melalui pola: (1) uji kompetensi dalam bentuk dan (2) pemberian sertifikat pendidik atau yang memenuhi kumulatif setara dengan golongan IV/b: b.dan Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) bagi peserta sertifikasi guru dilakukan oleh Rayon LPTK Penyelenggara Sertifikasi Guru yang terdiri dari LPTK Induk dan LPTKMitra dikoordinasikan oleh Konsorsium Sertifikasi Guru (KSG). standar 90 jam dalam proses pemberian belajar PLPG sebanyak workshop Subject langsung (PSPL). dengan golongan angka kredit bidang studi yang relevan dengan mata pelajaran atau rumpun mata pelajaran yang diampunya. dan (10) penghargaan yang relevan . (5) penilaian dari atasan dan pengawas. Uji kompetensi dalam bentuk Penilaian Portofolio guru. Komponen penilaian portofolio pelatihan. Seeara umum. dan (8) Pembelajaran Kreatif. 3.dan (3) tidak lulus penilaian portofolio. (2) tidak bagi guru dan guru yang yang: (1) proses seeara persyaratan untuk sertifikat mengikuti pendidik tahun 2011 dibagi 10 Tahun 2009 tentang Sertifikasi untuk bagi guru portofolio. karya (4) pereneanaan profesi. Pemberian Sertifikat Pendidik secara Langsung (PSPL) Sertifikasi guru pola PSPLdiperuntukkan bagi guru dan guru yang diangkat dalam jabatan pengawas satuan pendidikan yang memiliki: A. Pemberian pelaksanaan pembelajaran.

Guru dalam jabatan yang memenuhi persyaratan sebagai peserta sertifikasi guru pertama kali harus melakukan penilaian terhadap kesiapan dirinya dalam mengikuti uji kompetensi melalui penilaian portofolio dimaksud portofolio terhadap untuk mendapatkan adalah: dokumen yang dimilikinya. Peserta sertifikasi pola PLPG. Kesiapan yang dokumen (1) ketersediaan dan kelengkapan tinggi dari batas kelulusan yang ditetapkan yang tidak lulus tes awal secara otomatis oleh KSG.atau pola PLPG. maka menjadi peserta peserta dinyatakan lulus mengikuti sertifikasi pola PF. 3 4 Dokumen berupa: (1) photocopy ijazah. Fotokopi bukti kelulusan tes awal dilampirkan dalam bendel portofolio. (2) telah melakukan penilaian sendiri yang dimilikinya.1: Alur Sertifikasi bagi Guru dalam Jabatan ditetapkan oleh KSG (lCT Center). Prosedur pelaksanaan tes awal tertuang dalam panduan tersendiri. Peserta yang lulus tes awal mendapatkan bukti kelulusan dari ICT Center dan diberi waktu untuk menyusun portofolio". portofolio sertifikat pendidik. Peserta yang mencapai nilai/skor tes sama dengan atau lebih Penjelasan alur sertifikasi guru dalam jabatan yang disajikan pada Gambar 2. c.pola PF. Berdasarkan hasil penilaian diri tersebut. 1. kemudian guru melakukan pemilihan pola sertifikasi guru: pola PSPL.1 adalah sebagai berikut. Gambar 2. (4) surat keputusan tugas mengajar. Untuk selanjutnya berkas yang disusun oleh peserta sertifikasi pola PSPL disebut dokumen.memenuhi sertifikasi guru tidak memenuh peserta PLPG. dan (3) memiliki 2 kesiapan diri untuk mengikuti tes awal. (3) surat keputusan pangkat/golongan terakhir. Soal tes disediakan oleh KSG melalui WEBSITE KSG yang hanya dapat dibuka di ICT Center'. Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2011 Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2011 • . (5) surat rekomendasi sebagai peserta sertifikasi pola PSPL dari dinas pendidikan. 2. (2) surat tugas atau surat izin belajar. b. • Tenis penyusunan portofolio dan jenis berkas yang disusun mengacu pada Pedoman Penyusunan Portofolio (Buku 3).

baik bagi guru yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS) maupun bagi guru yang berstatus bukan-pegawai negeri sipil (bukan PNSjswasta). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Dilaksanakan sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan 3) Apabila hasil penilaian peserta harus mengikuti pola PLPG. 5. dan (3) berstatus TMP pada pola PSPL. melakukan verifikasi berkas maka PF yang B. Transparan mengacu kepada proses disusun". maka peserta dinyatakan lulus dan memperoleh sertifikat pendidik. Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2011 sudah Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2011 . 6 • Misalnya ijazah belum dilegalisasi. dalam RambuRambu Penyelenggaraan Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (Buku Program sertifikasi pendidik dilaksanakan dalam rangka memenuhi amanat Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang 5 Sistem Pendidikan Nasional. proses dan guru yang dipertanggungjawabkan pendidikan kepada pemangku kepentingan administratif. yaitu dan memenuhi standar pendidikan nasional. mutu guru yang diiringi dengan peningkatan kesejahteraan guru. Tunjangan tersebut berlaku.Waktu pelaksanaan PLPGditentukan oleh Rayon LPTK sesuai ketentuan yang tertuang 4). pernyataan peserta pada portofolio ditandatangani tanpa dibubuhi materai. tidak diskriminatif. 2) Apabila skor hasil penilaian PF mencapai batas kelulusan. Berorientasi peningkatan guru. 2. dan akuntabel Objektif yaitu mengacu kepada proses perolehan sertifikat pendidik yang impartial. Dengan peningkatan mutu dan kesejahteraan guru maka diharapkan dapat meningkatkan mutu pembelajaran dan mutu pendidikan di Indonesia secara berkelanjutan.d. Prinsip Sertifikasi Guru 1. Peserta yang mengikuti PLPG adalah peserta yang: (1) langsung memilih pola PLPG. Portofolio yang telah disusun oleh peserta sertifikasi diserahkan kepada dinas pendidikan provinsi/kabupatenjkota dan diteruskan kepada Rayon LPTKuntuk dinilai oleh asesor. 1) Apabila hasil penilaian PF peserta sertifikasi guru memiliki skor sama dengan kemudian asesor atau di atas batas kelulusan. atau tidak lulus penilaian PF. dilakukan verifikasi terhadap berkas PF kompetensi dan kesejahteraan Sertifikasi guru merupakan upaya Pemerintah dalam meningkatkan PF belum mencapai batas kelulusan. dan Proses verifikasi dilakukan dengan memanggil pendidikan provinsi/kabupaten/kota. (2) memilih pola PF tetapi tidak lulus tes. 3. atau tidak lulus verifikasi berkas PF. Guru yang telah lulus uji sertifikasi guru dan memenuhi syarat lain sesuai dengan ketentuan akan diberi tunjangan profesi sebesar satu kali gaji pokok sebagai bentuk upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan guru. pad a peningkatan mutu pendidikan guru nasional melalui untuk selanjutnya yang disusun. Akuntabel secara merupakan finansial. namun peserta secara administrasi harus melengkapi masih ada kekurangan kekurangan administrasi maka (MA)6 sertifikasi guru yang memberikan peluang kepada para pemangku kepentingan pendidikan untuk memperoleh akses informasi tentang proses dan hasil sertifikasi sertifikasi akademik. Dilaksanakan secara objektif. transparan. guru tersebut ke LPTK melalui dinas Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru. Apabila hasil verifikasi menunjukkan bahwa peserta menguasai kompetensi guru sebagaimana ditunjukkan dalam dokumen portofolio. dan sebagainya .

Jumlah peserta sertifikasi guru ditetapkan oleh pemerintah Untuk alasan keefektifan dan efisiensi pelaksanaan sertifikasi guru serta penjaminan pemerintah. guru kelas SD/MI. jumlah ditetapkan peserta pendidikan profesi dan uji kompetensi setiap tahun ditetapkan oleh Berdasarkan provinsi pemerintah dan tersebut.4. dan guru mata pelajaran. Penyusunan penetapan kuota terse but didasarkan atas jumlah data individu guru per Kabupaten/Kota yang masuk di pusat data Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan. sertifikat kompetensi guru TK/RA. kualitas hasil sertifikasi jumlah dan yang guru. sosial. Sertifikasi guru mengacu pada kompetensi kompetensi guru guru dan empat mencakup kompetensi pokok yaitu kompetensi pedagogik. kepribadian. maka disusunlah kuota guru peserta sertifikasi guru untuk masing-masing kabupaten/kota. memberikan sertifikat melalui uji kompetensi dan pemberian pendidik secara langsung kepada guru yang memenuhi persyaratan. direncanakan Kompetensi secara matang dan sistematis. kompetensi Untuk inti sedangkan standar kompetensi guru yang kemudian pendidik guru mencakup menjadi dilakukan dikembangkan kepada guru. • Pedoman Penetapan Peserta sertifikasi Guru Tahun 2011 Pedoman Penetapan Peserta sertifikasi Guru Tahun 2011 1m . Dilaksanakan secara terencana dan sistematis Agar pelaksanaan program sertifikasi guru dapat berjalan dengan efektif standar dan efisien harus guru. dan profesional. S.

060 orang.940 orang. SMK dan SLB baik negeri maupun swasta di bawah pembinaan Kementerian Pendidikan Nasional. Kuota untuk pola PLPGsejumlah 297. Data guru yang digunakan untuk menetapkan kuota provinsi adalah data guru pada SIM NUPTK posisi bulan September 2010 dan yang bersangkutan telah resmi diangkat sebagai guru tetap saat UndangUndang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen diberlakukan (sebelum 30 Desember 2005). Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2011 Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2011 . Kuota prOVInSI dihitung secara berdasarkan jumlah guru yang memenuhi persyaratan. 1. Sasaran tersebut termasuk guru yang bertugas di sekolah Indonesia di luar negeri (SILN). SMA. c. Penetapan kuota untuk setiap provinsi dan kabupatenjkota dengan cara sebagai berikut.. untuk segera melakukan update data Sasaran peserta sertifikasi guru dalam jabatan adalah guru dan guru yang diangkat dalam jabatan pengawas yang memenui persyaratan yang diwujudkan dalam bentuk kuota tahun 2011.000 guru. Kuota Provinsi Kuota provinsi ditetapkan oleh Direktorat dihitung Jenderal Peningkatan pada Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Ditjen PMPTK) terdiri dari kuota untuk pola PFjPSPL dan PLPG sebagaimana tercantum Lampiran 1. • Keberadaan data guru (dalam NUPTK Online) ini sangat penting karena penetapan kebijakan didasarkan atas data tersebut. dinas pendidikan provinsi. a. b. Kuota kabupatenjkota dihitung dan disepakati bersama antara Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP). dan dinas pendidikan kabupatenjkota. Penghitungan kuota kabupatenjkota yang memenuhi persyaratan pendidik pada kabupatenjkota didasarkan atas jumlah guru memiliki sertifikat .BAB III PESERTA SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN • Apabila terjadi Kabupaten "X" mendapatkan kuota lebih rendah dari Kabupaten "Y". Kuota peserta sertifikasi guru dalam jabatan tahun 2011 secara nasional ditetapkan oleh pemerintah sebanyak 300. Kuota Kabupaten/Kota dan Jenjang Pendidikan Sasaran peserta sertifikasi guru secara nasional setiap tahun ditetapkan oleh pemerintah. Data guru yang digunakan dalam penghitungan kuota kabupatenjkota adalah data guru hasil sinkronisasi data SIM NUPTK posisi terakhir. . SD. dihimbau A. SMP.. Sasaran tersebut dibagi dalam 2 (dua) kelompok kuota sebagai berikut. Sasaran kepada kabupatenjkota NUPTK Online. Pembagian Kuota 2. dan belum tersebut. Oleh karena itu . Kuota untuk pola PFsejumlah 2. proporsional B. 1. 2. sedangkan jumlah banyak daripada Kabupaten guru di Kabupaten "X" lebih karena "Y". Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pembagian kuota adalah sebagai berikut: • Data jumlah guru yang digunakan untuk perhitungan kuota adalah data individu guru yang sudah masuk dalam NUPTK Online dikurangi dengan peserta sertifikasi guru yang sudah lulus tahun sebelumnya. terdiri dari guru PNSdan guru bukan PNS pada jenjang pendidikan TK. maka hal ini terjadi Kabupaten "X" belum melakukan update seluruh data Individu guru ke dalam database NUPTK Online.

h. Perpindahan kuota kabupatenjkota yaitu setelah tanggal15 April 2011. maupun kelompok mata pelajaran yang memenuhi persyaratan untuk ikut sertifikasi tahun 2011 dan belum memiliki sertifikat pendidik. e. Pengawas A dapat mengikuti sertifikasi guru karena diangkat sebagai pengawas sebelum Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru ditetapkan. SMA. mata pelajaran. Kuota kabupatenjkota bersama Hasil ditetapkan dinas melalui pendidikan ditandatangi kesepakatan provinsi. k. Persyaratan Umum a. TIDAK DAPAT dilakukan lagi disahkan koordinasi. Persyaratan Peserta 1.SMA.d. Pengawas H memiliki Guru Tahun 2011 Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2011 III Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi .I/Kp. maka dinas yang sudah ditetapkan tidak dapat kabupatenjkota segera lain pendidikan melaporkan ke LPMP untuk dipindahkan ke kabupatenjkota dalam provinsi terse but. j. i.dan pengawas. Nomor 4823jFjSEj2007 Tahun 2007). tetapi diberikan kepada guru jenjang TK. SMK. Direktorat sesuai format pada Lampiran 2.. SD. g. Apabila kuota kabupatenjkota dipenuhi. SMK. 2) Kuota pola PLPGuntuk jenjang pendidikan TK. SMP. . dan LPMP dalam satu pertemuan Profesi Pendidik kesepakatan disampaikan ke Ditjen PMPTK cq. Kuota yang telah ditetapkan pada prinsipnya dapat berubah yang berstatus bukan PNS minimal 15% dan sebagai guru. struktural menjadi pengawas pada bulan Mei 2009. SMA. SLB. SLB. SLB. proporsi data guru yang memenuhi syarat yang diambil dari b. SD.02j1569j Departemen Agama Nomor 2007. Guru yang masih aktif mengajar di sekolah di bawah binaan Kementerian Pendidikan Nasional kecuali guru pendidika agama. Contoh 2: Seorang pengawas B dialihtugaskan dari pejabat disesuaikan dengan kondisi di masing-masing kabupatenj kota.dan pengawas. SMP. atau 2) bagi pengawas selain dari guru yang diangkat setelah berlakunya tentang Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 pengalaman formal Guru harus pernah memiliki pendidikanjsekolah. antara apabila masa penetapan peserta sertifikasi guru telah selesai pendidikan kabupatenjkota. Guru yang diangkat dalam jabatan pengawas dengan ketentuan: 1) bagi pengawas satuan pendidikan selain dari guru yang diangkat sebelum berlakunya Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru (1 Desember 2008). Kuota pengawas adalah semua guru yang diangkat dalam jabatan pengawas baik pengawas satuan pendidikan. Kuota kabupatenjkota yang ditetapkan meliputi: C. Kuota sertifikasi guru tidak diberikan kepada satuan kuota per jenjang pendidikan mengikuti Kementerian Agama (Surat Edaran Bersama Direktur Jenderal PMPTK dan Sekretaris Jenderal SJjDj. SMK. Contoh 1: Seorang pengawas A yang tidak pernah menjadi guru disesuaikan dengan proporsi jumlah guru pada masing-masing dialihtugaskan dari pejabat struktural menjadi pengawas pada Peraturan bulan September 2008. f. Proporsi pembagian database SIM NUPTK. bersama dan dinas dan I. SMP. SD. Kuota guru daerah. Sertifikasi guru bagi guru pendidikan yang mengajar di madrasah Agama dengan kuota dan aturan agama dan semua guru penetapan peserta dari diselenggarakan oleh Kementerian 1) Kuota pola PF dan PSPL untuk jenjang pendidikan TK.

atau 2) mempunyai golongan IVla atau memenuhi angka kredit kumulatif setara dengan golongan IV/a (dibuktikan dengan SK kenaikan pangkat). Guru dan guru yang diangkat dalam jabatan pengawas satuan pendidikan yang memiliki golongan serendah-rendahnya kumulatif IV[c atau yang memenuhi golongan IV[c.pengalaman mengajar selama 15 tahun sebagai guru pendidikan jasmani. d. Memiliki masa kerja sebagai guru (PNS atau bukan PNS) minimal 6 tahun pada suatu satuan pendidikan dan pada saat UndangUndang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen terbit yang bersangkutan sudah menjadi guru (eontoh perhitungan masa kerja lihat urutan prioritas penetapan peserta pada BAB III). b. Pengawas B dapat mengikuti sertifikasi guru meskipun diangkat sebagai pengawas setelah Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru ditetapkan karena pengawas B tersebut pernah menjadi guru. dengan golongan sekurang-kurangnya IVIb atau yang memenuhi angka kredit kumulatif setara dengan golongan IVlb. Penetapan Peserta 1. Pada tanggal1 Januari 2012 belum memasuki usia 60 tahun. 2. D. b. Pedoman dan Penetapan SMK dilakukan oleh dinas pendidikan Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2011 • . Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2011 SMA. Guru dan guru yang diangkat dalam jabatan pengawas satuan pendidikan atau doktor yang memiliki kualifikasi akademik magister (S-2) tinggi terakreditasi dalam (S-3) dari perguruan bidang kependidikan atau bidang studi yang relevan dengan mata pelajaran atau rumpun mata pelajaran yang diampunya. atau guru kelas dan guru bimbingan dan konseling atau konselor. Ketentuan Umum a. Penetapan peserta untuk jenis dan jenjang pendidikan TK. SD. Guru bukan PNS pada sekolah swasta yang memiliki SK sebagai guru tetap dari penyelenggara pendidikan (guru tetap yayasan). Memiliki kualifikasi akademik sarjana (S-1) atau diploma empat (D-IV) dari program studi yang terakreditasi atau minimal memiliki izin penyelenggaraan. Memiliki nomor unik pendidik dan tenaga kependidikan (NUPTK). e. Guru dan guru yang diangkat dalam jabatan pengawas satuan pendidikan yang BELUM memiliki kualifikasi akademik S-l/D-IV apabila: 1) pada 1 Januari 2011 sudah meneapai usia 50 tahun dan mempunyai pengalaman kerja 20 tahun sebagai guru. sedangkan guru bukan PNS pada sekolah negeri harus memiliki SK dari Bupati/Walikota atau dinas pendidikan provinsi/ kabupaten/kota. Pengawas C tidak dapat mengikuti sertifikasi guru karena diangkat sebagai pengawas bukan dari guru setelah Peraturan ditetapkan. b. Persyaratan Khusus untuk Guru yang mengikuti Pemberian dialihtugaskan dari pejabat struktural menjadi pengawas pada bulan Mei 2009. e. 3. dan kesehatan. • SMP. Semua guru dan guru yang diangkat dalam jabatan pengawas satuan pendidikan tersebut yang memenuhi persyaratan sebagaimana di atas mempunyai kesempatan yang sama untuk ditetapkan sebagai peserta sertifikasi guru. olahraga. Persyaratan Khusus Untuk Guru yang Mengikuti Penilaian Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru Sertifikat secara Langsung (PSPL) a. angka kredit setara dengan Portofolio dan PLPG a. Contoh 3: Seorang pengawas C yang tidak pernah menjadi guru e.

d. kecuali diangkat dalam jabatan sertifikasi guru dalam jabatan pada tahun 2007 s. (4) beban kerja.kabupatenjkota. pendidikan provinsi/ atau media lain. peserta memenuhi persyaratan dan mengikuti urutan prioritas yang telah alasan tertulis yang dapat dipertanggungjawabkan seharusnya mendapat ditetapkan sebagai peserta. Guru lainnya yang tidak masuk ketentuan di atas ditetapkan sebagai peserta sertifikasi guru berdasarkan kriteria urutan prioritas sebagai berikut: (1) masa kerja sebagai guru. kabupatenjkota mencetak Format A1 dan sekolah yang menjadi target studi sertifikasi guru. Calon peserta sertifikasi pada jabatan guru lain tahun baik 2011 tidak akan dengan surat keterangan a. Dinas pendidikan menerbitkan Surat Keputusan Penetapan Peserta Sertifikasi Guru beserta Daftar Nama Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2011 setelah . e. f. 2. Guru yang memenuhi persyaratan untuk mendapatkan sertifikat secara langsung. papan pengumuman kabupatenjkota. 2. Daftar nama kabupaten dan kecamatan/distrik Penetapan dicantumkan dalam Lampiran Guru Tahun 2011 9 Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2011 Pedoman Peserta Sertifikasi . (6) prestasi kerja. dapat mendaftarkan kembali sebagai peserta. d. terluar yang memenuhi persyaratan. dan 3 tingkat internasional nasional. 7 i. Penetapan peserta dilakukan NUPTK Online ditentukan. dilakukan oleh dinas pendidikan provinsi. Semua guru yang diangkat dalam jabatan pengawas yang memenuhi persyaratan dan belum memiliki sertifikat pendidik. Daftar Nama Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2011 dapat di unduh (download) oleh masing-masing instansi terkait dari NUPTK online. Guru SD dan SMP yang telah terdaftar dan mengajar pada h. c. (2) usia.d 2010. (5) tugas tambahan. keikutsertaannya sertifikasi dapat diganti oleh guru calon peserta prioritasnya.. Urutan Prioritas Penetapan Peserta Guru yang dapat langsung masuk mengisi kuota sertifikasi guru adalah sebagai berikut. atau guru yang yang belum mengikuti penghargaan dialihtugaskan struktural pengawas. Guru dan guru yang diangkat dalam jabatan pengawas yang sudah mengikuti sertifikasi guru pada tahun sebelumnya tetapi belum lulus. (3) pangkat dan golongan. seluruh proses penetapan peserta selesai. setelah itu TIDAK ADA penggantian peserta karena SISTEM APLIKASI ONLINE pendataan dan pendaftaran ditutup. g. Dinas pendidikan peserta yang provinsi/kabupatenjkota belum harus memberikan apabila ada giliran tetapi yang sudah dan secara transparan menampilkan data melalui yang k. fungsional maupun pada tahun 2012. Dinas yang pendidikan dapat provinsi/kabupatenjkota dapat menunda seseorang yang seharusnya sudah masuk kuota karena alasan dipertanggungjawabkan. Guru dan kepala sekolah berprestasi peringkat 1 tingkat provinsi atau peringkat mendapat 1. sedangkan untuk satuan pendidikan SLB j. Penetapan peserta final hasil verifikasi akhir diumumkan secara terbuka melalui di pertemuan LPMP dengan dan dinas kepala sekolah. misalnya mendapatkan sangsi kepegawaian yang dibuktikan dari instansi yang berwenang. Semua guru yang mengajar di daerah perbatasan. Penggantian yang lain sesuai urutan guru peserta sertifikasi hanya DAPAT dilakukan sampai dengan tanggal 15 April 2011. terdepan. e. b. c. Apabila ada guru calon peserta sertifikasi yang mengundurkan diri.

c. Tugas tambahan yang dimaksud misalnya Kepala Sekolah. Pangkat/Golongan Pangkatjgolongan adalah pangkatjgolongan terakhir yang dimiliki guru saat dicalonkan sebagai peserta sertifikasi guru. samping provinsi. namun guru "Gil tersebut sebelum diangkat PNS telah mengajar sebagai tenaga honorer di sebuah SD selama 5 tahun 2 bulan. Ketua ProgramjJurusan. Namun. Masa kerja guru "R" sesungguhnya adalah 16 tahun 6 bulan setelah dikurangi 24 bulan tidak mengajar. Kepala Unit Produksi Satuan Pendidikan. Kepala Laboratorium. Masa kerja sebagai guru Masa kerja dihitung sejak yang bersangkutan bekerja sebagai guru baik sebagai PNSmaupun bukan PNS. kumulatif yaitu 15 tahun 7 bulan. atau Ketua saat didaftarkan sebagai peserta a. Masa kerja guru "Gil dihitung semenjak yang bersangkutan bertugas sebagai guru f Prestasi kerja Prestasi kerja adalah prestasi akademik dan atau non akademik yang pernah diraih guru atau pembimbingan yang dilakukan guru dan mendapatkan itu. bulan. Kepala Bengkel. Usia Usia dihitung berdasarkan tanggal.Penjelasan kriteria sebagai berikut. III Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2011 Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2011 EI . bukan PNS harus ada bukti fisik bahwa yang bersangkutan mengajar pada sekolah tersebut. melaksanakan tugas sehari-hari. Contoh perhitungan masa kerja: Contoh 1 Guru "Gil adalah seorang guru PNS yang memiliki masa kerja selama 10 tahun 5 bulan. penghargaan kerja baik tingkat kinerja kecamatan. Program Keahlian. prestasi nasional. guru "R" tersebut pada tahun keluarga. Data peserta sertifikasi guru sesuai dengan urutan di atas akan ditampilkan dasar pada laman (Website) NUPTK Online untuk dijadikan peserta sertifikasi guru tahun 2011. Tugas tambahan Tugas tambahan adalah jabatan atau tugas yang diem ban oleh guru pada saat guru yang bersangkutan diusulkan sebagai calon peserta sertifikasi guru. b. Contoh 2 Guru "R" adalah guru bukan PNSyang sudah bekerja di beberapa SMP swasta sejak bulan Januari 1990 sehingga jika dihitung secara kumulatif 2005-2011 tidak masa kerja guru "R" sampai bulan Juni 2011 mengajar selama 24 bulan karena alasan Bagi guru adalah 18 tahun 6 bulan. d. Dinas melakukan penetapan peserta penetapan Pendidikan Provinsi/KabupatenjKota langsung pada Website NUPTK. e. Kepala Perpustakaan Sekolah. Beban kerja Beban kerja adalah jumlah jam mengajar tatap muka per minggu yang diem ban oleh guru sertifikasi guru. urutan prioritas penetapan peserta adalah Kriteria ini adalah khusus untuk guru PNS atau guru bukan PNS yang telah memiliki SK Inpassing. Di guru dalam kabupatenjkota. maupun termasuk internasional. dan tahun kelahiran yang tercantum dalam akta kelahiran atau bukti lain yang sah. Wakil Kepala Sekolah.

. 1 Prestasi kerja Gambar 3.1 Urutan Prioritas Penetapan Peserta Sertifikasi Guru III Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2011 Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2011 .Urutan prioritas penetapan peserta sertifikasi guru sebagaimana dijelaskan di atas dapat digambarkan sebagai berikut. .

BAB IV PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR (POS) PENETAPAN PESERTA SERTIFIKASI GURU TAHUN 2011

2. Pembentukan Panitia Sertifikasi Guru Sebelum semua aktifitas kegiatan sertifikasi guru dilakukan, yang pertama harus dilakukan adalah pembentukan pendidikan kabupatenjkota. Panitia Sertitikasi Guru (PSG) di tingkat LPMP, dinas pendidikan provinsi dan dinas PSGmemiliki tugas dan tanggungjawab sertifikasi guru di tingkat PSG ditetapkan setiap tahun

Penetapan peserta sertifikasi guru harus dilakukan secara transparan dan berkeadilan melalui sesuai urutan prioritas. Untuk itu Ditjen PMPTK telah mengembangkan aplikasi pendaftaran secara online tersebut dan terintegrasi telah difasilitasi

terhadap

suksesnya penyelenggaraan

LPMP, provinsi, dan kabupatenjkota. PSG.
a. PSG di Tingkat LPMP

dan harus melibatkan operator NUPTK sebagai salah satu anggota

NUPTK online.

Aplikasi pendaftaran

dengan informasi persyaratan peserta dan akan bekerja secara otomatis menampilkan guru-guru yang memenuhi syarat dan membatasi jumlah peserta sesuai kuota yang ditetapkan. Pelaksanaan sertifikasi guru dalam jabatan melibatkan beberapa instansi terkait yaitu: (1) Ditjen PMPTK, (2) LPTK, (3) LPMP, (4) Dinas Pendidikan Provinsi/KabupatenjKota, dan (5) Guru. Kegiatan yang sangat menentukan keberhasilan pelaksanaan sertifikasi guru adalah: 1. sosialisasi sertifikasi guru kepada instansi terkait dan kepada guru; 2. kebenaran data peserta dalam Format A1; dan 3. ketepatan jadwal setiap tahap pelaksanaan sertifikasi guru. Proses penetapan peserta sertifikasi guru diawali dengan penetapan kuota provinsi dan diakhiri dengan pencetakan Format AI. Proses penetapan peserta terse but dijelaskan melalui beberapa tahapan sesuai prosedur operasional standar (POS)sebagaimana dijelaskan di bawah ini.
A. Tahap Persiapan

Tugas dan tanggungjawab PSGtingkat LPMP adalah: 1) menetapkan kuota kabupatenjkota bersama dinas pendidikan

provinsi dan dinas pendidikan kabupatenjkota; 2) memasukkan data kuota kabupatenjkota yang telah

disepakati ke dalam database NUPTK melalui NUPTK online; 3) melakukan lainnya; 4) melakukan pengecekan daftar peserta dengan kuota; 5) melakukan kabupatenj redistribusi kuota kabupatenjkota jika ada sosialisasi pelaksanaan sertifikasi guru kepada

dinas pendidikan provinsi/kabupatenjkota

dan pihak terkait

kota yang tidak dapat memenuhi

kuota dan

melaporkan ke Ditjen PMPTK; 6) melakukan verifikasi data peserta bersama dinas pendidikan oleh Direktorat guru yang Jenderal Peningkatan (Ditjen PMPTK) persyaratan. kabupatenjkota final; 7) mengirimkan daftar nama peserta yang telah diverifikasi ke Ditjen PMPTK; 8) melakukan koordinasi dengan LPTK terutama berkaitan dan LPTK untuk ditetapkan sebagai peserta

1. Penetapan kuota provinsi Kuota provinsi ditetapkan Mutu Pendidik data dan berdasarkan
III.

Tenaga

Kependidikan

jumlah

memenuhi

Penetapan kuota provinsi secara lengkap telah dijelaskan pada BAB

dengan penyaluran dana sertifikasi guru.

III

Pedoman

Penetapan

Peserta Sertifikasi

Guru Tahun 2011

Pedoman

Penetapan

Peserta Sertifikasi

Guru Tahun 2011

..

b. PSGdi Tingkat Dinas Pendidikan Provinsi/Kabupaten/Kota Tugas dan tanggungjawab KabupatenjKota adalah: 1) melakukan masyarakat; 2) melakukan perbaikan (update) data guru pada NUPTK yang akan digunakan sebagai dasar penetapan peserta; 3) menyusun daftar nama guru sesuai dengan urutan prioritas penetapan peserta; 4) menetapkan calon peserta sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan secara transparan melalui NUPTK online; 5) mencetak Format AD dari NUPTK online dan memberikannya kepada calon peserta; 6) memfasilitasi guru dalam melakukan registrasi online pada website KSG; 7) memfasilitasi guru dalam mencari leT center untuk sosialisasi sertifikasi guru kepada guru dan PSG Dinas Pendidikan Provinsi/

3. Sosialisasi Sertifikasi Guru Sosialisasi sertifikasi guru dalam jabatan tahun 2011 dilaksanakan dengan melibatkan peserta dari LPMP, dinas pendidikan provinsi, dinas pendidikan kabupatenjkota Materi sosialisasi antara dan guru calon peserta sertifikasi. guru, lain alur pelaksanaan sertifikasi

mekanisme penetapan peserta, penyusunan dokumen portofolio, perbaikan data guru pada NUPTK, jadwal pelaksanaan sertifikasi guru. a. Sosialisasi oleh Ditjen PMPTK Ditjen PMPTK melakukan sosialisasi kepada ketua PSG dinas pendidikan provinsi, kabupatenjkota, sosialisasi mekanisme pendidikan antara lain: mekanisme penetapan provinsi LPMP, dan LPTK. Materi dan pola sertifikasi, peserta, dan

peserta, proses pendaftaran

pemberian hak akses (user login) kepada ketua PSGtingkat dinas dan kabupatenjkota, penghitungan penetapan kuota kabupatenjkota. b. Sosialisasi oleh dinas pendidikan provinsi, kabupatenjkota, LPMP Dinas pendidikan pola sertifikasi, melakukan sosialisasi kepada calon peserta mekanisme pendaftaran, proses pendaftaran dan

mengikuti tes awal; 8) melakukan verifikasi data peserta bersama dinas pendidikan kabupatenjkota final; 9) menerbitkan SK Penetapan peserta sertifikasi guru; pengesahan pada dan membubuhi dan LPTK untuk ditetapkan sebagai peserta sertifikasi guru. Materi sosialisasi antara lain: mekanisme dan peserta penetapan bidang studi, proses registrasi, tes awal bagi yang memilih pola PF. 4. Input Data Kuota KabupatenjKota LPMP memasukkan data kuota kabupatenjkota ke dalam data base NUPTK melalui NUPTK online. 5. Perubahan (Update) Data Guru pada NUPTK Perubahan (update) data NUPTK Online dilakukan oleh operator dinas pendidikan provinsi/kabupatenjkota dengan menggunakan NUPTK WebBrowser. hasil kesepakatan

10) mencetak Format Al dan memberikan Format Al dengan menandatangani

stempel kemudian memberikannya kepada guru; 11) menerima portofolio dari guru dan mengirimkannya ke LPTK; 12) mengikuti perkembangan pelaksanaan sertifikasi guru.

iii

Pedoman

Penetapan

Peserta Sertifikasi

Guru Tahun 2011

Pedoman

Penetapan

Peserta Sertifikasi

Guru Tahun 2011

..

Proses update

data

NUPTK Online

hanya dilakukan

jika

ada

pemahaman

yang

sama tentang

alur

sertifikasi

guru

dan

perbaikan data guru yang dibuktikan dengan dokumen dari guru. Perubahan data NUPTK akan mempengaruhi urutan prioritas dalam daftar calon peserta sertifikasi guru. Proses update sebagai berikut. a. Cara 1: Update data pusat secara langsung Update setiap data PTK secara langsung menggunakan NUPTK Web Browser. b. Cara 2: Update data pusat menggunakan file data lokal Proses Update masal data NUPTK Online menggunakan Browser dengan sumber berupa file: • file access (.mdb): untuk dinas pendidikan yang masih Web

mekanisme penetapan peserta sertifikasi guru. Agenda koordinasi antara lain mereview kembali Buku Pedoman Penetapan Peserta, latihan dan simulasi mulai dari penetapan peserta final melalui menyepakati jadwal calon peserta sampai dengan penetapan dalam penetapan calon peserta dan

NUPTK online, membahas beberapa kendala dan permasalahan penyelesaian penetapan peserta. Jadwal pelaksanaan koordinasi ditetapkan oleh masing-masing LPMP sesuai dengan kebutuhan. 2. Penetapan Calon Peserta dan Pencetakan Format AO Setelah dilakukan perubahan (update) data, Dinas Pendidikan

Provinsi/KabupatenjKota

menetapkan daftar nama calon peserta

mengelola NUPTK dengan SIM NUPTK. • database server NUPTK: untuk dinas pendidikan yang sudah memanfaatkan SIM NUPTK Client-Server. Batas akhir update data NUPTK Online untuk kebutuhan penetapan prioritasjperengkingan memenuhi selanjutnya. calon peserta sertifikasi 2011 sampai dengan NUPTK Online menjadi dasar proses tanggal 28 Februari 2011. Setelah tanggal tersebut data guru yang syarat dalam

sementara dari database NUPTK online. Kriteria penyusunan prioritas peserta yang akan mengikuti

sertifikasi guru, dijelaskan sebagai berikut : a. Kriteria Penetapan Peserta Kriteria dan urutan prioritas penetapan peserta sebagaimana

telah dijelaskan pada BAB III menjadi acuan dalam mengurutkan daftar peserta sertifikasi guru pada database NUPTK online. b. Tahapan Penetapan Calon Peserta

B. Tahap Penetapan Calon Peserta (Daftar Peserta Sementara) 1. Koordinasi Penetapan Calon Peserta dengan KabupatenjKota LPMP sebagai instansi melakukan koordinasi kabupatenjkota transparan, pusat yang tersebar dengan dinas di 30 provinsi provinsi/

Proses

penentuan

calon

peserta

oleh

Dinas

Pendidikan

KabupatenjKota NUPTK Online.

mengacu pada daftar urutan peringkat calon 2011 yang sudah masuk dalam database

peserta sertifikasi

pendidikan

Penetapan calon peserta berikut:

mengikuti

langkah-Iangkah

sebagai

sebelum proses penetapan

peserta dilakukan

untuk menjamin pelaksanaan penetapan peserta sertifikasi guru berkeadilan, Tujuan guru,
Pedoman

dan sesuai dengan aturan yang telah adalah untuk meminimalisasi peserta memiliki guru

1) Membuka Daftar Guru layak Sertifikasi dari Database NUPTK Online

..

ditetapkan. sertifikasi

koordinasi

permasalahan

yang muncul dalam proses penetapan semua
Penetapan

pengelola
Peserta Sertifikasi

sertifikasi

Guru Tahun 2011

Pedoman

Penetapan

Peserta Sertifikasi

Guru Tahun 2011

III

kll cu-u cu-u Kr:["I-1.1 -..-. KA'-'I.1PJ'-':ERI4'-'r~r. -I.HIt-.uu I-.-~. W'S:t-' :A:FU:. SLB.II-II:I D KI":["I-II'I '. Pada saat penetapan calon peserta harus dipastikan kembali bahwa guru yang diangkat dalam jabatan pengawas. guru dan ~53.rJ ME ME IY!f. SD.. usia.5S-:-8~OOC3 0216 02115 0'::115 ["(-1-8.. Format AO belum berisi .~ .SMP. 4) Cetak Bukti Calon Peserta (Format AO) Format AO dicetak dari NUPTK Online berisi identitas guru sebagai bukti bahwa guru tersebut terdaftar pola sertifikasi yang dipilih guru.HII/.:. ERUt-' ~. akan diganti menjadi Format A1 apabila Format AO ini peserta telah sebagai calon peserta sertifikasi guru tahun 2011.U'-lClS:H .o~h 10 jJ 0216 ':. H MO':H.1 IJo:Hl"lt. Kemudian dinas pendidikan mencetak Tanda Bukti Peserta Sementara Sertifikasi Guru Dalam Jabatan Tahun 2011 (Format AO) dan diserahkan kepada guru. kepala sekolah berprestasi. SMK).L-h PJ..:. Langkah penetapannya adalah sebagai berikut : Berdasarkan diambil daftar urut nomor guru SD (PNS) Kabupaten Majalengka..1::'1:21:0011 APt.I D: mengajar di sekolah yang menjadi sampel studi sertifikasi guru dan seluruhnya telah memenuhi dalam daftar kuota. ditetapkan sebanyak 261 guru calon peserta yang dari urutan 1 sampai dengan 261 sesuai dengan jumlah kuota kabupaten. A. dan guru yang syarat sudah masuk 1/"'1-:1/:11·."J:"':":-:.'11111:.! loIl~ IJIt..Catatan: daftar urut guru yang tampil di atas belum dibuat per jenis satuan pendidikan (TK.URI'.L-h kepele ::. Format AO diberikan kepada guru untuk kemudian dilakukan verifikasi data oleh guru yang bersangkutan. langkah berikutnya adalah menetapkan calon peserta sertifikasi guru sesuai dengan kuota yang diterima masing-masing kabupaten/kota. guru yang mengajar di daerah perbatasan.1-1-.:. sertifikat guru yang memenuhi langsung. Contoh: Gambar 4. tambahan dan prestasi dikerjakan oleh mesin. "i>.-" MC. 2) Verifikasi Data Calon Peserta Sertifikasi Guru Sebelum menetapkan calon peserta sertifikasi harus dilakukan verifikasi data calon peserta sertifikasi guru berdasakan data pendukung dari guru.~f.m sr st st "0 "S 59 [:l/C SL D~ D~ D~ D- Gu·u ~:'='I-'=I-:Is=k . mendapat terluar.. persyaratan terdepan.. 1111 :~ IllIv.III IAII <II !wAil ~ANI)'c'1o! :1I-'1.tJ::-O=-At.1 Contoh Daftar Guru Layak Sertifikasi Keterangan : . .:2953221:0012 &:35~30S3421:0OC3 X1')n..411/2'.Setelah menyusun daftar urutan guru dengan kriteria sertifikasi guru. 3) Menentukan daftar guru calon peserta sertifikasi berdasarkan kuota Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2011 Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2011 EI .-.'A.Contoh daftar guru yang ditampilkan ..D: " S'.. jabatan/tugas secara otomatis telah Berikut ini adalah calon peserta guru SD (PNS) di Kabupaten Majalengka dengan jumlah kuota 261. golongan/pangkat. beban yang mengajar.:::3 I :-11 ). I'CI se so ~. SMA.)S3_~Oo.Nomor urut dalam daftar di atas adalah data urutan Guru PNSyang memenuhi syarat mengikuti sertifikasi di atas merupakan peringkat berdasarkan prioritas: masa kerja sebagai guru.:.IIILI.

kemudian melanjutkan pendidikan dan lulus jenjang Sl pada program studi Bahasa Indonesia. tahun lulus. mengajar PKn selama 10 tahun di SMA sampai saat mengikuti sertifikasi guru. Contoh 4: "S" adalah guru berlatarbelakang Sl Pendidikan Agama Islam Sebaliknya. Verifikasi Data pada Format AO oleh Guru Setelah menerima Format AO. maka guru harus menyerahkan Format AO tersebut kepada dinas pendidikan untuk diperbaiki lagi. Penetapan Bidang Studi Guru harus memahami dalam menetapkan bahwa akan ada implikasi profesional guru. Guru tersebut mengikuti sertifikasi guru untuk bidang studi PKn. Data yang dikoreksi adalah nama lengkap harus sesuai dengan dokumen lainnya (ijasah atau SK PNS). ijasah. Guru yang mengajar mata pelajaran linier dengan program studi pada latar belakang pendidikannya.ditetapkan oleh dinas pendidikan sebagai peserta definitif rumpun mata pelajaran. tidak memiliki Akta IV. "R" adalah guru lulusan Sl Fakultas Hukum dari salah satu perguruan tinggi negeri. 4. Guru tersebut harus mengikuti sertifikasi guru bidang studi sertifikasi konsisten dengan pilihannya bidang studi tersebut selama bertugas sebagai guru. dan/atau satuan pendidikan yang sertifikasi guru tahun 2011. Jika ditemukan data yang salah. maka yang bersangkutan harus mengikuti sertifikasi guru bidang studi Matematika. la mengajar Matematika pada saat ditetapkan sebagai peserta sertifikasi guru. Setelah itu guru tersebut mengikuti wilayahnya tidak ada jurusan Sl Guru tersebut ijasah lagi di yang melanjutkan tinggi mendapatkan tercantum dalam Format AO. Contoh 3: Pendidikan dan ia telah lulus 3 tahun yang lalu. Pilihan bidang studi sertifikasi guru yang telah ditetapkan oleh guru dimasukkan dalam Format AO yang telah diterima guru. harus sesuai atau dan telah mengajar di SD sebagai guru kelas selama 14 tahun . untuk Diploma II PGSD. dalam menetapkan bidang studi tidak mengalami kesulitan yang akan disertifikasi. Berikut ini beberapa contoh penetapan pilihan bidang studio Contoh 1: lip" adalah guru Matematika lulusan D3 Pendidikan Matematika yang telah mengajar di SMP selama 10 tahun. maka pemilihan berdasarkan bidang studi yang mata pelajaran. golongan (bagi PNS). 3. tempat dan tanggal lahir. Penetapan Bidang Studi dan Pola Sertifikasi Guru a. . Dokumen yang dijadikan acuan verifikasi nama dan tempat tanggal lahir peserta bagi guru PNS adalah SK PNS. Data tersebut harus benar karena akan digunakan sebagai dasar untuk penerbitan sertifikat pendidik. sedangkan bagi guru bukan PNS adalah ijasah terakhir dari perguruan tinggi. mengikuti untuk pendidikan kuliah lanjutan S1. dan nama perguruan tinggi. III Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2011 Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2011 . Contoh 2: "O" adalah guru tamatan SPGdan saat ini mengajar sebagai guru kelas di SD dengan masa kerja 25 tahun. Perbaikan data oleh dinas pendidikan harus selesai pada tanggal 15 April 2010.. guru mengoreksi data yang diampunya saat mendaftar sebagai peserta sertifikasi guru. bagi guru yang mengajar mata pelajaran tidak linier atau tidak sesuai dengan program studi pada latar belakang pendidikannya disertifikasi (mismatch). Guru harus karena guru harus mengajarkan Karena perguruan PGSD maka jurusan diikutinya adalah Administrasti untuk guru kelas di SD. nama sekolah tempat mengajar.

maka guru menyerahkan Format kabupatenjkota. Pilihan bidang studi sertifikasi guru ditunjukkan peserta sertifikasi ditentukan pada nomor • mata pelajaran yang diampu harus melampirkan SK penugasan dan jadwal mengajar dari kepala sekolah. 8. Batas akhir perubahan data ini harus tidak secara otomatis memperhatikan mengalami akan batas menutup akhir dalam aplikasi ini agar perubahan data pada NUTPK Online.Wakil dari dinas pendidikan harus yang memiliki kewenangan untuk memutuskan dan menetapkan peserta sertifikasi guru. Proses verifikasi peserta harus sudah selesai sebelum tanggal 30 April 2011 data sekolah tempat guru mengajar harus melampirkan SK dari dinas pendidikan provinsi/kabupatenjkota III Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2011 Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2011 . Pilihan ini harus oleh guru yang bersangkutan dengan melihat kode bidang studi pada lampiran 7. wakil dari LPMP. oleh masing-masing LPMP C. Guru Menyerahan Format AD ke Dinas Pendidikan Setelah guru memverifikasi data.Guru tersebut harus mengikuti sertifikasi guru sebagai guru kelas SD melalui Kementerian Pendidikan Nasional. Penetapan Pola Sertifikasi Guru Guru yang telah terdaftar sebagai calon peserta sertifikasi guru menetapkan pola sertifikasi guru sesuai dengan hasil penilaian diri dan kesiapan guru tersebut. Diharapkan tidak terjadi karena bidang studi ini melakukan LPTK. dan LPTK. Kesalahan akan melakukan sertifikasi guru melalui NUPTK Online berdasarkan perubahan data pada Format AD. Guru ke dinas pendidikan provinsi/ penilaian kesalahan nomor kode bidang studi akan menjadi dan dasar LPTK dalam PLPG. data kepangkatanjgolongan guru harus melampirkan SK kepangkatanjgolongan ruang terakhir. mengisi bidang studi. Untuk itu dinas pendidikan kabupatenjkota perguruan tinggi kesulitan melakukan portofolio menyebabkan terjadinya penundaan proses sertifikasi guru di proses selanjutnya yaitu menilai portofolio dan melakukan PLPG. atau kepala sekolah. Perbaikan Data Calon Peserta oleh KabupatenjKota Setelah menerima kabupatenjkota Format AD dari guru. harus disertakan data pendukungnya. Perubahan data tersebut misalnya untuk perubahan: • • • data kualifikasi guru harus melampirkan ijasah sarjana. dan 9. 5. Verifikasi Data Peserta Tahap verifikasi data peserta ini merupakan tahap akhir dari proses penetapan peserta. Verifikasi ini dikoordinasikan oleh LPMP dan dilakukan dalam satu pertemuan koordinasi yang dihadiri Format AD satu rangkap sebagai pertinggal. b. 6. Pilihan pola sertifikasi guru tersebut dituliskan dalam Format AD. menetapkan pola sertifikasi guru. Jadwal koordinasi perbaikan data ditentukan sesuai keperluan. 7. Seluruh perbaikan data calon peserta sertifikasi guru harus sudah selesai pada tanggal 31 Maret 2011. maka dinas pendidikan perbaikan data guru calon peserta guru digit 7. dinas pendidikan provinsi/kabupatenjkota. dan menandatangani AD tersebut menyimpan fotokopi Format AD. Tahap Finalisasi dan Penetapan Data Peserta 1. Tujuan verifikasi adalah untuk menentukan guru yang menjadi peserta sertifikasi. memperbaiki data yang salah pada Format AD. Koordinasi Perbaikan Data Calon Peserta LPMP melakukan kabupatenjkota ketepatan waktu koordinasi untuk dengan dinas pendidikan proses dan perbaikan provinsi/ menjamin mempercepat penyelesaian data peserta. untuk bahan registrasi online.

Digit pada nomor peserta dapat digambarkan sebagai berikut.karena data peserta harus sudah dapat diserahkanjdikirim ke Khusus untuk SLB diisi nomor kode kabupatenjkota tersebut mengajar. a. 8. Digit 5 dan 6 adalah kode kabupatenjkota &I Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2011 Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2011 . e. kode "1". Agenda yang dibahas pada koordinasi verifikasi berikut. nomor urul peserta mempunvai am aengan rumusan xooe otgit senagai OeriKUL Gambar 4. KablKola Kode lihal lampiran 6 Dig~7 . . 14 adalah nomor urut peserta sesuai dengan nomor urut pada SK Penetapan Peserta Sertifikasi Guru. Khusus untuk dengan kuota portofolio. Digit 1 dan 2 adalah kode tahun pelaksanaan sertifikasi guru yaitu "11".e dan 9. b. f. Provinsi Kode lihal lampiran 6 Dig~ 5 dan 6. Kementerlan 1=Kemdiknas.d 14. peserta dari provinsi. Digit 10 adalah kode kementerian: 1) Kementerian Pendidikan Nasional. Sludi Kode lihal lampiran 7 Dig~ 10.d. khususnya kuota PF. dan 9 adalah kode bidang studi yang disertifikasi (Lampiran 7). 2= Kemenag Dig~ 11s. Guru "B" mengajar mata pelajaran Bahasa Indonesia (kode 156) di SMP Negeri 1 provinsi Bali (kode 22) Kabupaten Badung (kode 04) sebagai peserta sertifikasi guru tahun 2011 yang ditetapkan oleh a. 2) Kementerian Agama. Digit 7. Digit 11 s. Menetapkan peserta pola PLPGsesuai kuota PLPG. Menetapkan peserta pola PSPL dan PF dengan jumlah sesuai adalah sebagai d. Nomor urut dimulai dari "0001" dan nomor terakhir sesuai jumlah kuota pada masing-masing kabupatenjkota.9~. Bid. d.J2~ ITO 10 Tahun 2011= 11 Oig~3 dan 4. dimana guru Website KSGtanggal 1 Mei 2011..2: Nomor Peserta Sertifikasi Guru Contoh nornor peserta: (Lampiran 6). e. c. kode "2". Digit 3 dan 4 adalah kode provinsi (Lampiran 6). Pengalihan kuota antar kabupatenjkota jika ada kabupatenj kota yang tidak dapat memenuhi kuota. LPMP membantu menampilkan semua data peserta yang akan o. c. b. Menginformasikan tahapan selanjutnya dan menyepakati jadwal guru mulai dari pengiriman dokumen SLB nomor urut peserta sesuai dengan nomor urut SK penetapan pelaksanaan sertifikasi sampai dengan PLPG.

Maka nomor peserta guru "B" adalah: 11 22 04 156 1 0025 3. mengikuti dan satu lembar untuk guru.Dinas Pendidikan Kabupaten Badung dengan nomor urut SK "25". 5. Satu lembar pola Format PF dan A1 disimpan oleh dinas pendidikan dalam kabupatenjkota.00 WIB. Pencetakan Format A1 Format A1 dicetak sebanyak 2 (dua) rangkap oleh dinas pendidikan kabupatenjkota dari NUPTK online. Kemudian mengirimkan SK penetapan peserta dan Format B1 tersebut ke LPMP dan LPTK. Format A1 PSPL. Bagi guru yang PLPG. Di samping itu. POS dalam bentuk matriks dapat dilihat pada Lampiran 10. Penerbitan SKdan Pencetakan Format B1 Dinas pendidikan provinsi/kabupatenjkota menerbitkan melampirkan SK penetapan daftar guru peserta peserta mencetak Format B1 dan sertifikasi guru dengan hasil berdasarkan sertifikasi verifikasi data peserta sertifikasi guru. Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2011 . Prosedur operasional standar (POS) penetapan peserta dalam bentuk matriks dan gambar dapat dilihat berikut ini. Bagi guru yang mengikuti digunakan sebagai tanda peserta PLPG. 4. Pengiriman data ini dilakukan secara otomatis melalui online dari data NUPTK online ke website KSGpada tanggal 1 Mei 2010 pukul 00. Kemudian Format A1 ditandatangani oleh dinas pendidikan dan diberikan kepada peserta sebagai bukti pendaftaran peserta sertifikasi guru. Pengiriman Data Peserta ke Web KSG Data calon peserta sertifikasi guru akan dikirim ke web KSG untuk pelaksanaan proses berikutnya. Format A1 dilampirkan dokumenjportofolio.

ul : I "ahap' p-eaks:ina:m SElrtii1ikasi : I : la'hum 21l:1:1dlan K<lmdiilnasi lp·elrbiaiflan data Veriifiilka!.TAHAP PENETAPAN (AlON PESERTA TA HA P flNA llSAS~ PESERTA Me.d.010 s.!~J d dat:! IP."se.OO Mei201131 Des2011 I Gambar 4. .rttjfiilkasj Gu:r.rta d§n : Desernber 2.d.e:rt_::I nat.mantau parnenuhan l"ull~a dan panatapan Ip·es..a p:E!:!:E!rta diserah:kan l~e KSG . 30 April 20:11 1 Mei 20n lI'uIknJWO.j L~~ui LP. 211Febrn:Jilri 20:11 16 April 2011 s.-So<.3: Tahapan Prosedur Penetapan Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2011 Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2011 .sial isasl Se.

oerKeaul an. Pr:mgnI~lBIdIemrta mal B=liJ icNtJ PiftpCim/t'tmldallttMBb. Upaate-cr<ifa-rde-ntltasgut-u. Data guru yang memenu 2. ----~ OUTPUT ncmor kcde khusus Ip055wordi Hasil tes awal peserta PF 1.ilihan ~~~fl:ifik!. Pilihan bidang studi dan pola s 3. III Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2011 • .. Data kuota ~~tUuTpaten/kot Hf4lsttPerrettafJl:t'* emcA 5..dan letapkan 6eserra Data yang diolah melalui NUPT 1. Pengiriman data dilakukan langsung oleh sistem online pada tanggall Mei 2011 pukul 00.l~~ t'{~rO snw~1'dlnin s a:t91{ttrl!liB~III<<IlIeft~ CJtE!fiffpkp~~~.TeP~· ·:<n:Gdlir_ . henkut..IJ!ka:filkd«M..han ata Peserta Sertifikasi Guru D Seluruh proses penetapan peserta dilakukan oleh dinas pendidikan kabupaten/kota online Pel" ksa na a n P LPG melalui NUPTK online. Cetak Format AD. b OUTPUT . Untu k" ItU Ditjen PMPTK dan Ditjen Dikti memanfaatkan teknologi informasi dalam keakuratan data guru yang terdapat dalam database SIM-NUPTK.M'ffB.!. penilaian portofolio. d an d apat diipertanggungjawa bk an. Cetak Format Al dan Format B1..:lmbarkan sebazai I-'en. Oleh . 3.D. JI'IIPUT.d'ariK6Qsing- masintg database NUPTKt0J. Data guru calon peserta.eapan peserta ser ItiKaSI guru menganul: prmsip "transparan. 2.k di k arena ItU..:J·1 . . verifikasi dokumen. Data guru yang telah ditetapkan ke website KSG untuk ditindaklanjuti pada proses sebagai peserta sertifikasi guru oleh dinas pendidikan melalui NUPTK dikirim berikutnya yaitu tes awal bagi guru yang memilih pola PF.~'fdaItlP kebellfgnallool ~I Update data guru t~r~a>uk.. dan LPTK.!line dan website KSG dig.P. CBm~fu1l-(J4p~~~ r~Pft~fS~I1=Rflclr. untuk rnenjarrun rse ut benar sesuai om 151 stJJilltm 1~1ak. 5. dan PLPG.00 WIB. 4.

Ruang Lingkup Pengendalian Sumber perlu mendapatkan perhatian melalui dana pemantauan dibebankan pada Daftar Isian Ruang lingkup atau cakupan pengendalian program meliputi kegiatankegiatan strategis yang monitoring dan evaluasi untuk mengidentifikasi permasalahan maupun tingkat keberhasilan. Penetapan kuota kabupatenjkota.B. . Instrumen pemantauan dan evaluasi program yang digunakan dapat berupa kuesioner. dan evaluasi program. ke guru peserta sertifikasi Beberapa hal yang perlu mendapat perhatian Perencanaan Anggaran (DIPA) yang relevan. dan 2009 maka pada pelaksanaan sertifikasi guru tahun 2011 perlu adanya pengaturan pemberian sanksi terhadap instansi atau individu yang melakukan pelanggaran dalam proses penetapan peserta. Semua informasi pelanggaran yang diterima akan ditindaklanjuti oleh Direktorat Jenderal PMPTK untuk mencari kebenaran informasi dan untuk menentukan jenis sanksi yang diberikan kepada instansi atau III Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2011 Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2011 . disebutkan sebelumnya. sertifikasi penyusunan guru menggunakan yang indikator indikator untuk pengendalian pemantauan. Laporan hasil pemantauan dan evaluasi program merupakan bahan masukan kepada pimpinan sebagai bahan kebijakan selanjutnya. Pelanggaran dan Sanksi Sertifikasi guru dalam jabatan tahun 2011 merupakan pelaksanaan yang keempat kalinya. 2008. Mekanisme dan prosedur penetapan calon guru peserta sertifikasi guru. Pemantauan dan evaluasi program oleh LPMP. Pemantauan Program BABV PENGENDALIAN PROGRAM Pelaksanaan pemantauan dan evaluasi program meliputi hal-hal berikut ini. C. Jadwal persiapan dan pelaksanaan program. Penyusunan laporan dilakukan oleh masing-masing pelaksanaj petugas pemantau. terdiri dari unsur- A. Berdasarkan pengalaman pada tahun 2007. Pada pelaksanaan sertifikasi guru tahun 2007 dan 2008 ditemukan masih banyak persoalanjpelanggaran berkenaan dengan penetapan peserta. Pemantauan dan evaluasi telah program penetapan pada calon ruang peserta lingkup melalui cakupan Pengendalian program penetapan peserta sertifikasi guru dalam jabatan ini dimaksudkan agar pelaksanaan penetapan calon peserta yang berhak mengikuti sertifikasi sesuai guru dan pelaksanaan pedoman sertifikasi telah guru dapat dilaksanakan dengan yang disampaikan.. Proses penetapan peserta sertifikasi guru di provinsi dan kabupatenjkota. meliputi: Pendataan guru per sekolah per kabupatenjkota. Mekanisme pemberian nomor peserta sertifikasi guru oleh LPMP. pedoman observasi atau pedoman wawancara. dan kedua tahun 2008. Pelaporan dari pihak yang terlibat (akademis dan keuangan). pelaksanaan pertama adalah pada tahun 2007. Sosialisasi dan pemberian format-format guru. masing-masing kisi-kisi Pengendalian program penetapan calon peserta sertifikasi guru ini akan menjadi tolok ukur keberhasilan pelaksanaan penetapan peserta sertifikasi guru. Pelaksana pemantauan unsur yang ada di pusat.

terbukti adanya pelanggaran. Surat peringatan tertulis dari Dirjen PMPTK. Informasi yang dicatat antara lain hari/tanggal laporan. misalnya dengan mendatangi Hasil klarifikasi dicatat dalam kartu laporan yang kemudian akan ditentukan sanksi apabila sertifikasi guru. Penetapan kuota kabupatenjkota pelanggaran penetapan peserta adalah sebagai berikut. 2. diulangi lagi. selanjutnya 3 Penetapan kuota kabupatenjkota tidak mengikuti pedoman. 3.. surat resmi. proses tindak lanjut. dan jenis sanksi. dilakukan dengan langsung ke lokasi atau melalui telepon. laporan langsung. Unit Pelayanan Masyarakat Sebagai bentuk akuntabilitas dan pelayanan informasi bagi guru dan masyarakat tentang sertifikasi guru dalam jabatan. 3. 1. Prosedur Operasional Standar (POS) pemberian sanksi terhadap 2 No Tabel Jenis Pelanggaran dan Pemberian Sanksi Jenis Pelanggaran Sanksi 1 Mekanisme penetapan peserta tidak sesuai dengan pedoman. dana oleh LPTK.individu yang melakukan pelanggaran. D. UPM berfungsi sebagai berikut. Pusat informasi umum tentang pelaksanaan sertifikasi guru. Peserta tersebut didiskualifikasi kemudian dikembalikan ke dinas pendidikan provinsi/kabupatenjkota. jenis pelanggaran. 3. telepon. 1. Direktorat Jenderal PMPTK membuka layanan informasi masyarakat melalui unit pelayanan masyarakat (UPM). Di samping sebagai pelayanan masyarakat. Keputusan pemberian sanksi dilakukan oleh Dirjen pada PMPTK dengan membuat surat resmi kepada institusi atau individu yang melakukan pelanggaran. UPM dapat juga menjadi tempat pengaduan masyarakat dan memfasilitasi penyelesaian atau jalan keluar atas pengaduan masyarakat tentang pelaksanaan sertifikasi penyusunan portofolio. 4. surat elektronik (e-mail). III Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2011 Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2011 . tabel berikut. Pemberian sanksi diuraikan Proses klarifikasi berbagai cara. Informasi pelanggaran Informasi pelanggaran yang diterima dari berbagai sumber dicatat. Pemberian sanksi Sanksi diberikan kepada dinas pendidikan provinsi/ kabupatenjkota apabila terbukti melakukan pelanggaran setelah dilakukan klarifikasi informasi. Urutan penyelesaian pengaduan sesuai dengan tanggal laporan diterima. Pusat pelayanan masyarakat (internal dan eksternal) tentang pelaksanaan sertifikasi guru. Informasi pelanggaran dapat diterima dari berbagai sumber antara lain melalui: 1. hasil klarifikasi. penilaian di LPTK. Klarifikasi informasi Setelah selesai pencatatan laporan pengaduan. 2. Peserta yang ditetapkan tidak sesuai dengan kriteria. maupun dalam penggunaan dilakukan klarifikasi informasi untuk mencari kebenaran laporan dan memastikan siapa yang melakukan pelanggaran. . Mediator antara masyarakat dan guru dengan penyelenggara guru baik permasalahan dalam rekrutmen. identitas pelapor. 2.

id/ksg dalam rangka transparansi/keterbukaan turut terhadap masyarakat sebagai komponen serta mengawasi pelaksanaan Alamat layanan masyarakat: Direktorat Profesi Pendidik.org atau www. Jenderal Sudirman. Jakarta 10002 Telpon dan Fax 021-57974121. Jakarta 10002 Telp 021-57946053 Fax 021-57946052 Email: subditppk@ditnaga-dikti. Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2011 Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2011 • .or.. Informasi sertifikasi guru dapat dilihat pada website: www.go.net .sertifikasiguru. 021-57974122 E-mail: atau Direktorat Ketenagaan. Ditjen PMPTK Up.ksg.Pelayanan informasi dan pengaduan masyarakat sangat penting bagi pengelola program program. Subdit Program Komplek Kemdiknas. Gedung D Lantai 5 JI.id dan www. Pintu 1 Senayan.dikti. Gedung D Lantai 14 JI. Jenderal Sudirman. Pintu 1 Senayan. Ditjen Dikti Komplek Kemendiknas.ketenagaan.org pengaduan@ditpropen.

381 2.173 3.365 5.341 3.065 6.604 4.462 23.293 1.289 8..282 7.358 6.314 1.276 8.418 5.520 45.744 12.378 23.932 9.771 2.531 4.053 5.305 7.137 6.014 1.451 6.935 2. Yogyakarta Jawa Timur N.000 Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2011 Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2011 .414 2.634 300.183 1.766 1.860 3.292 6.364 3.631 6.322 34.194 1.721 34.784 1. Aceh Darussalam Sumatera Sumatera Ria u Jam bi Sumatera Selata n Lampung Kalimantan Kalimantan Kalimantan Kalimantan Barat Tengah Selatan Timur Utara Barat KUOTA PORTOFOLIO KUOTA PLPG TOTAL KUOTA LAMPIRAN 1 KUOlA SERllFIKASI GURU lAHUN 2011 PER PROVINSI 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 .086 5.674 6.060 12.329 1.146 40.717 12.126 5.342 1.294 3.994 2.834 9.112 5.618 297.456 45.KUOTA SERTIFIKASI GURU TAHUN 2011 PER PROVINSI NO PROVINSI DKI Jakarta Jawa Barat Jawa Tengah DI.026 40.808 2.589 6.487 8. 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 Sulawesi Utara Sulawesi Tengah Sulawesi Selatan Sulawesi Tenggara Maluku B a Ii Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur Papua Bengkulu Maluku Utara Banten Bangka Belitung Gorontalo Kepulauan Riau Papua Barat Sulawesi Barat JUMLAH 120 399 339 64 451 84 235 85 63 48 98 93 64 40 53 57 33 27 121 37 23 72 59 59 23 31 13 81 11 13 18 10 16 2.938 8.940 12.324 1.880 9.395 1.540 4.665 8.900 8.468 4.024 1.803 3.928 9.

Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2011 .LAMPIRAN 2 FORMAT PENETAPAN KUOTA KABUPATEN/KOTA TAHUN 2011 ..

..Lampiran 2 Format Penetapan Kuota Kabupaten/Kota Tahun 2011 Kuota Kabupaten/Kota Tahun 2011 Provinsi : _ KUOTA NO KAB/KOTA TK SO SMP SMA PORTOFOLIO SMK SLB Pengwas Total TK SO SMP KUOTA SMA PLPG SLB Pengawas Total TOTAL KUOTA TANDA TANGAN SMK ________ Kepala Dinas Pendidikan Provinsi _ 2010 Kepala LPMP NIP NIP Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2011 .

. Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2011 .LAMPIRAN 3 FORMAT LAMPIRAN SK PENETAPAN PESERTA SERTIFIKASI GURU .

...Jika guru bukan PNSdikosongkan. jika peserta adalah pengawas dan tidak memungkinkan diisi.... 2... 5.......... 4. Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2011 ........ Dst (4) .. kolom ini dikosongkan.. Keahlian/Guru (7) Kelas Pola Sertifikasi Jenjang/Jenis Sekolah (8) 9 Instansi Tempat Bertugas (9) (1) 1........ Kepala Dinas Pendidikan 2011 Provinsi/Kabupaten/Kota _ 8 9 Khusus PNS. 3. Khusus untuk guru..Lampiran 3 Format Lampiran SK Penetapan Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2011 DAFTAR NAMA PESERTASERTIFIKASI GURU TAHUN 2011 KABUPATEN/KOTA PROVINSI No Urut Nama Lengkap Peserta (2) NUPTK (3) Nlp 8 Tempat & Tgi Lahir Tempat (5) Tgi (6) Bid Studi/Mapel/Bid....

.. KeCfIInata11 d. m emetik an .: I=il h 1=1 I..janQdelem lemberen lain 1 . Gantt HF.w. Cuote 100211-1-0118 1'1 AI([Alq S.. I~I r 6. I A ..-Ik. 2 WS j-l SI-!·Iiik-l -.8410 denqan data terk ini delem Ie m bollr AO i'li i_. 16::::0..dr $8t1l1ika. HONGGOR TEUGAH ·'1 b. Telp.1 $8SUdIccnqa-t bd..1 rc u.. Beban ~Ienqill~ I' 14.:lblS': -rensrrra ~= -nlk sandn ) .. Pel C v. Jenis I\eln III in 9.... (.-II 1111111111111111111111111111111111111111111111111 ~nr'~ d:" : "f".l! ms al (:":UI1. Pm. sekolah g... Sckola h j Tcm pat TUgil::.~p I &Ig Stucli S1/ PGSD SD (iUlll Kf'I".. Kab. I~m~ sekolah Jam II~ Inqqu SD r..:ng sn. I~..1 ... L cerr berien S e-bficet Lencsunc 3.k.111~UU~ Garut. '-1 <)61 1 8. . Bkl~ "9 Studi Sertiftkasi 4.. LIMBArK.'t. (uutuk 1630913198410 PNS) 1\/ fA MilSil Kell~ SebaCJillGUill 25 l"ltull 5 Bul~" ~erempUiln G" 1111". rJ S S 1UlO2. (X lir I-! /.. Nama Lengkap dgn gel"r Il:.. 8-Sp I'tf'm I'>"..t--t- 1... V.. Po 1'1 Scrljfii<il"i *) ~ t) D FLP~ D FOF-:IF:IL: 921571116 N()[~ HJ(.AN KP. 1"lengiljill 5~ttliln 12.' 11..~ Sf) I~ 1l1~Pel-quilliln Tlnqql Pendidikiln Iilj" In nj( -uru Kf'I".Jtplk. Tuqas Tarnbahan 15.Contoh Format AD untuk Guru Formulir Pendaftaran Calon Peserta [AO] Sertifikasi GlrU Tahun 2011 Ditjen PMPTK Kemendiknas 1.. Trjl l ahlr 1 n. -:='. KalJupatclljKota e. Pe ndid ika n be r~ k hi. l'l"t.J:~fI')dm~s-goJd)"r.l Sekulah c. Tf'mpnl". U P r II f jill ..-~t:»<1:"") ..1 TI--..-l·llll-!rIlJi<I.Ela$suf~ )1.. 1:5: dan Perna i k i IanqsLrlQ i trdek di iji.-.Alct".. ~l'Ovin5i BLUBUR LIM BANGAfJ [(AK.i.. Kepala Dlnas Pendidikan 2011 Peserta.JIF.l/ 7 Gol..Altl) I JAV'iA HAltAl f. ~J 1... t .c.~ ! 'olll 1\ 13. a. tl U P T I< '1330 DD33 2 005 5.:1OCmI'f:~ Guru Tahun 2011 05-v/tJw~r'?~Jf!" Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2011 • .

Data tersebut akan menjadi acuan dalam pelaksanaan penilaian portofolio dan PLPG. Pola sertifikasi 3. Masa kerja 5. Pendidikan terakhir dan nama perguruan tinggi 7. Data yang dikoreksi dan dilengkapi adalah: 1.Nomor HP pribadi untuk menerima SMS IfI Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2011 Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2011 .Catatan: Guru wajib melengkapi data-data yang masih kosong dan melakukan kreksi terhadap data yang tercetak pada Format AD. Bidang studi sertifikasi 4. Tempat tanggallahir 6.. Beban mengajar 8. Tugas tambahan 9. Tempat tugas 1O. . Nama lengkap harus sesuai dengan SK PNS (bagi PNS) dan ijasah terakhir (bagi bukan PNS) 2.

Pektj'". () I( b. Satuan 13.PcI ~I PC..a 2. GIll" Keld:..1Y1h Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2011 Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2011 .tifiknsi Biddll0 Sl. Se kola h g. Ita s rc ndld Ik a n ]ldo ncc:~~ SD GIll" Keld:.gch~'f..rt .diciik" 11 ""'" khir I rlclO Stllrli S} J Klllikl. ~n k~C.' I[Ail]1 \hl... 3.pi>1l='t.kd. P.'lIt.1 Tahun 2011 Ditjen PMPTK Kemendiknas 10 02ii <lgl1 gela. Telp.. CArlUT JAWA BAr<AT 0263-123020 1U lULll1~UUI f. KabLl patcn/ko e. (unruk PMS) Hd. P"s. SO / S[)LB 30 Jnm Tntnp Pcmbina I LlO~5 1"I"k" / rlingjJu 15.E ) 111111111111111111111111111111111111111111111111111111II :(~-'::'It. TUQac: Tambahan lb..Cm~.:ft.cmpLlan Ga..-".ucli Se.nrliflikan Nama rC"OlllU~1l TlIl\J!:11 12.AN I d. f'sns l"lacce P".. Tgi Lalli" 11..:.0 2 005 I..IP.'. knl.-I 100211-1-0118 027 1 1.d K"'jd s. Contoh Format Al untuk Guru Formulir Pendaftaran IPeselita Sertifikasi Gun. Heng~_i". Nallla NOfJEfJG r'IARIA. '.f'.e 4.IMUdi G."/G'" 14.llnTI PF.t-1 Gol. fl U P T K 92'1571116 '1330 0033 19630913 19841. Garut Penanggung Jawab $er~flka$1 ([Ye... No. 6. .:":"_!IJIII.i'1 S. lV/A 27 tahun 1 B"I~ n Pc. NIP 8 9... No. sebon 1"lenWljn r Pellclkliki". 1"1 S:.. " Kel. 13-Scptcmbc. Lel1gkap or i.pa-an. Sekol"h ~ / temper Sekol~1l rrarnuka BARAT 1 N"m~ SD N LIMBANGAfJ I<~.". TCIll pat.. PRIlOk.'-1963 Kclamln 10. AL~ mar Sf'kn lah DLUIlU R LDvllAMC. U nIvc . H"L.i SO/S[)LB 5.-ovinsi ta I<AB.. N ':i ':i a/n Kepala LPMP JAWA BARAT Kepala Dlnas Pendldlkan Kab. Pf'.Ur.:'-ro'''''JIIX • 1~I'w.-.. iii ()rJU.

Perbaikan masa kerja telah disesuaikan (harus disertai dokumen fisik berupa kumpulan SK) 4. Dilengkapi nomor peserta 2. Hasil cetakan Format Al tersebut telah mencantumkan nomor peserta sertifikasi guru. Beban mengajar dan tugas tambahan telah terisi 7. Perubahan tanggallahir (disertai dokumen akte kelahiran) 5. Perbaikan alamat sekolah tempat tugas • Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2011 Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2011 • .Catatan: Format Al dapat dicetak apabila telah dilakukan verifikasi data peserta oleh LPMP dan Dinas Pendidikan. Data yang berubah sebagaimana contoh di atas adalah: 1. Data guru sebagaimana contoh di atas telah mengalami perubahan dari data lama yang tercantum dalam Format AD. Perbaikan pendidikan terakhir 6. Pola sertifikasi telah terisi 3.

KODE PROVINSI (DIGIT 3 DAN 4) DAN KABUPATEN/KOTA (DIGIT 5 DAN 6) Kode Provinsi Kode Kabupaten Provinsi DKI Jakarta Nama Kabupaten/Kota Kabupaten Kepulauan Seribu 01 01 01 01 01 01 60 61 62 63 64 05 06 07 08 10 11 Kota Jakarta Pusat Kota Jakarta Utara Kota Jakarta Barat Kota Jakarta Selatan Kota Jakarta Timur Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Bogor Sukabumi Cianjur Bandung Sumedang Garut LAMPIRAN 6 KODE PROVINSI DAN KABUPATEN/KOTA 01 Jawa Barat 02 02 02 02 02 02 02 02 02 02 02 02 02 02 02 02 02 02 02 02 02 12 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 60 61 62 63 65 66 67 Kabupaten Tasikmalaya Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Ciamis Kuningan Majalengka Cirebon Indramayu Subang Purwakarta Karawang Bekasi Bandung Barat Kota Bandung Kota Bogor Kota Sukabumi Kota Cirebon Kota Bekasi Kota Depok Kota Cimahi .. 02 02 02 Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2011 Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2011 • .

Provinsi Kode Provinsi Kode Kabupaten Nama Kabupaten/Kota Kota Tasikmalaya Kota Banjar Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Cilacap Banyumas Purbalingga Banjarnegara Kebumen Purworejo Wonosobo Megelang Boyolali Klaten Sukoharjo Wonogiri Karanganyar Sragen Grobogan Blora Rembang Pati Kudus Provinsi Kode Provinsi Kode Kabupaten Nama Kabupaten/Kota Kota Pekalongan Kota Tegal Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Bantul Sleman Gunung Kidul Kulonprogo 02 02 Jawa Tengah 68 69 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 03 03 DI Yogyakarta 64 65 01 02 03 04 60 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 03 04 04 04 04 04 Kota Yogyakarta Kabupaten Kabupaten Kabupaten Gresik Sidoarjo Mojokerto Jawa Timur 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 Kabupaten Jombang Kabupaten Bojonegoro Kabupaten Tuban Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Lamongan Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Kediri Nganjuk Blitar 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 60 61 62 63 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 Kabupaten Jepara Kabupaten Kabupaten Demak Semarang Kabupaten Tulungagung Kabupaten Trenggalek Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Malang Pasuruan Probolinggo Lumajang Bondowoso Situbondo Kabupaten Temanggung Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kendal Batang Pekalongan Pemalang Kabupaten Tegal Kabupaten Brebes Kabupaten Jember Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Banyuwangi Pamekasan Sampang Sumenep Kota Magelang Kota Surakarta Kota Salatiga Kota Semarang EI Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2011 Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2011 • .

Provinsi Kode Provinsi Kode Kabupaten Nama Kabupaten/Kota Kabupaten Bangkalan Provinsi Kode Provinsi Kode Kabupaten Nama Kabupaten/Kota Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Karo Simalungun Dairi Asahan Labuhan Batu Utara 05 05 05 05 05 05 05 05 05 05 Nangroe Aceh Darussalam 29 60 61 62 63 64 65 66 67 68 01 02 03 04 05 06 07 08 11 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 07 Sumatera Barat 03 04 05 06 07 08 09 10 11 Kota Su ra bava Kota Malang Kota Madiun Kota Kediri Kota Mojokerto Kota Blitar Kota Pasuruan Kota Probolinggo Kota Batu Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Aceh Besar Pidie Aceh Utara Aceh Timur Aceh Tengah Aceh Barat Aceh Selatan Aceh Tenggara Simeulue Bireuen Aceh Singkil Aceh Tamiang Aceh Nagan Rava Aceh Java Aceh Barat Dava Gavo Luas Bener Meriah Pidie Java Kabupaten Tapanuli Kabupaten Tapanuli Tengah Kabupaten Tapanuli Selatan Kabupaten Kabupaten Nias Mandailing Natal 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 60 61 62 63 64 65 66 67 01 02 03 04 06 06 06 06 06 06 06 06 06 06 06 06 06 06 06 06 06 06 06 06 06 06 06 Kabupaten Toba Samosir Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kota Medan Kota Binjai Kota Tebing Tinggi Kota Pematang Siantar Kota Tanjung Balai Kota Sibolga Kota Padang Sidempuan Kota Gunung Sitoli Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Agam Pasaman Lima Puluh Kota Solok Nias Selatan Pakpak Bharat Humbang Samosir Serdang Bedagai Batu Bara Padang Lawas Padang Lawas Utara Labuhanbatu Labuhanbatu Nias Barat Nias Utara Utara selatan Hasundutan 12 13 14 15 16 17 18 19 20 60 61 62 63 64 01 02 Kota Sabang Kota Banda Aceh Kota Lhokseumawe Kota Langsa Kota Subulussalam Kabupaten Kabupaten Deli Serdang Langkat 08 08 08 08 . Sumatera Utara 07 07 Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2011 Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2011 • ..

..Provinsi Kode Provinsi Kode Kabupaten Nama Kabupaten/Kota Kabupaten Kabupaten Padang Pariaman Pesisir Selatan Provinsi Kode Provinsi 10 10 10 Kode Kabupaten Nama Kabupaten/Kota Kabupaten Kota Jambi Kota Sungai Penuh Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Musi Banyuasin Ogan Komering Ogan Komering Muara Enim Lahat Musi Rawas Banyuasin Oku Timur Oku Selatan Ogan Ilir Empat Lawang Ilir Ulu Merangin 08 08 08 08 08 08 08 08 08 08 08 08 08 08 08 Riau 05 06 07 08 10 11 09 60 61 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 Kabupaten Tanah Datar Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Sawah Lunto Sijunjung Kepulauan Mentawai Sumatera Selatan 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 11 Solok Selatan Dharmasraya Pasaman Barat 12 13 60 61 62 63 64 65 66 01 02 04 05 08 09 10 11 Kota Bukittinggi Kota Padang Kota Padang Panjang Kota Sawahlunto Kota Solok Kota Payakumbuh Kota Pariaman Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kampar Bengkalis Indragiri Indragiri Pelalawan Rokan Hulu Rokan Hilir Siak Kuantan Singingi Kepulauan Meranti Hulu Hilir Lampung 60 61 62 63 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 Kota Palembang Kota Prabumulih Kota Lubuk Linggau Kota Pagar Alam Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Lampung Selatan Lampung Tengah Lampung Utara Lampung Barat 09 09 09 09 09 09 09 09 09 09 09 09 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 12 Kabupaten Tulang Bawang Kabupaten Tanggamus Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Lampung Timur Way Kanan Pesawaran Mesuji Pringsewu 14 15 60 62 01 02 03 04 05 06 07 08 Kota Peka n ba ru Kota Dumai Kabupaten Kabupaten Kabupaten Batanghari Bungo Sarolangun Jambi 10 10 10 10 10 12 60 61 01 02 03 Kabupaten Tulang Bawang Barat Kota Bandar Lampung Kota Metro Kabupaten Kabupaten Kabupaten Sambas Pontianak Sanggau Kabupaten Tanjung Jabung Barat Kabupaten Kerinci Kalimantan Barat . 10 10 10 Kabupaten Tebo Kabupaten Muara Jambi 13 13 13 Kabupaten Tanjung Jabung Timur Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2011 Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2011 . .

Provinsi Kode Provinsi Kode Kabupaten Nama Kabupaten/Kota Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Sintang Kapuas Hulu Ketapang Kayong Utara Bengkayang Landak Melawi Sekadau Kubu Raya Provinsi Kode Provinsi Kode Kabupaten 11 Nama Kabupaten/Kota Kabupaten Tanah Bumbu Kota Banjarmasin Kota Banjarbaru Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Pasir Kutai Kartanegara Berau Bulongan Malinau Nunukan Kutai Barat Kutai Timur Penajam Paser Utara 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 13 Kalimantan Tengah 04 05 06 07 08 09 10 11 15 15 15 Kalimantan Timur 60 61 01 02 03 04 07 08 09 10 11 16 16 16 16 16 16 16 16 16 16 16 12 60 61 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 Kota Pontianak Kota Singkawang Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kapuas Barito Selatan Barito Utara Kotawaringin Kotawaringin Katingan Seruyan Sukamara Lamandau Gunung Mas Pulang Pisau Murung Raya Sulawesi Utara Timur Barat 14 14 14 14 14 14 14 14 14 14 14 14 14 14 12 60 61 62 63 01 02 03 04 05 06 07 08 09 11 Kabupaten Tana Tidung Kota Samarinda Kota Ba ll kpa pa n Kota Tarakan Kota Bontang Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Bolaang Mengondow Minahasa Kepulauan Sangihe Kepulauan Talaud Minahasa Minahasa Selatan Utara 16 16 16 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17 17 Sulawesi Tengah 12 13 60 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 Barito Timur Minahasa Tenggara Bolmong Utara Kota Palangkaraya Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan 15 15 15 15 15 15 15 15 15 15 Kepulauan Sitaro Kabupaten Tanah Laut Kabupaten Barito Kuala Kabupaten Bolaang Mongondow Timur Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan Kota Manado Kota Bitung Kota Tomohon Kota Kotamobagu Kabupaten Kabupaten Kabupaten Banggai Kepulauan Donggala Poso 12 60 61 62 63 01 02 03 Kabupaten Tapin Kabupaten Kabupaten Kabupaten Hulu Sungai Selatan Hulu Sungai Tengah Hulu Sungai Utara Kabupaten Tabalong Kabupaten Kabupaten Kotabaru Balangan 18 18 18 • Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2011 Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2011 • .

Provinsi Kode Provinsi Kode Kabupaten Nama Kabupaten/Kota Kabupaten Kabupaten Banggai Buol Provinsi Kode Provinsi Kode Kabupaten Nama Kabupaten/Kota Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kolaka Konawe Selatan Wakatobi Bombana Kolaka Utara Kowane Utara Buton Utara 18 18 18 18 18 18 18 18 Sulawesi Selatan 04 05 06 07 08 09 10 60 01 02 03 04 05 06 07 08 09 10 11 20 20 20 20 20 20 20 20 20 Kepulauan Maluku 04 05 06 07 08 09 10 60 61 01 02 03 04 05 06 07 08 09 60 61 01 02 03 04 05 06 07 08 60 01 02 03 04 05 06 Kabupaten Toli Toli Kabupaten Kabupaten Morowali Parigi Muotong Kabupaten Tojo Una-Una Kabupaten Kota Palu Kabupaten Kabupaten Kabupaten Maros Pangkajene Gowa Sigi Kota Kendari Kota Bau-Ba u Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kota Ambon Kota Tual Kabupaten Buleleng Maluku Tengah Maluku Tenggara Buru Maluku Tenggara Barat Seram Bagian Barat Seram Bagian Timur Kepulauan Aru Buru Selatan Maluku Barat Daya 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 19 21 21 21 21 21 21 21 21 21 21 21 Kabupaten Takalar KabupatenJeneponto Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Barru Bone Wajo Soppeng Bantaeng Bulukumba Sinjai Selayar Pin rang Sidenreng Enrekang Luwu Rappang Bali 12 13 14 15 16 17 18 24 26 27 60 61 62 01 02 03 22 22 22 22 22 22 22 22 22 Kabupaten Jembrana Kabupaten Tabanan Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Badung Gianyar Klungkung Bangli Karang Asem Kabupaten Tana Toraja Kabupaten Kabupaten Luwu Utara Luwu Timur Kabupaten Toraja Utara Kota Makasar Kota Pare Pare Kota Palopo Kabupaten Kabupaten Kabupaten Konawe Muna Buton Nusa Tenggara Barat Kota Denpasar Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Lombok Barat Lombok Tengah Lombok Timur Sumbawa Dompu Bima 23 23 23 23 23 23 Pedoman Penetapan Sulawesi Tenggara 20 20 20 • Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2011 Peserta Sertifikasi Guru 2011 • .

12 13 Kepulauan Sula Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2011 Peserta Sertifikasi Guru 2011 • .Provinsi Kode Provinsi Kode Kabupaten Nama Kabupaten/Kota Kabupaten Kabupaten Sumbawa Barat Provinsi Kode Provinsi Kode Kabupaten Nama Kabupaten/Kota Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Mappi Asmat Yahukimo Pegunungan Bintang 23 23 23 23 Nusa Tenggara Timur 07 08 60 61 01 03 04 05 06 07 08 09 10 11 25 25 25 25 25 25 25 25 25 25 25 25 25 25 25 25 25 25 14 15 16 17 18 19 20 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 60 01 02 03 04 05 06 07 08 09 60 02 03 04 05 06 07 Lombok Utara Kota Mataram Kota Bima Kabupaten Kupang 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 24 Kabupaten Tolikara Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Sarmi Keerom Waropen Supiori Memberano Memberano Raya Tengah Kabupaten Timor Tengah Selatan Kabupaten Timor Tengah Utara Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Belu Alor Flores Timur Sikka Ende Ngada Manggarai Sumba Timur Sumba Barat Lembata Rote Ndao Manggarai Nagekeo Sumba Tengah Sumba Barat Daya Manggarai Sabu Raijua Timur Barat Bengkulu Nduga Tengah Yalimo Puncak Dogiyai Lanny Jaya Deiyai Intan Jaya 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 60 01 02 03 07 08 09 10 11 25 26 26 26 26 26 26 26 26 26 26 Maluku Utara Kota Jayapura Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Bengkulu Utara Rejang Lebong Bengkulu Selatan Muko-Muko Kepahiang Lebong Kaur Seluma Bengkulu Tengah Kota Kupang Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Jaya Pura Biak Numfor Yapen Waropen Marauke Papua 25 25 25 25 25 25 25 25 25 25 Kota Bengkulu Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Halmahera Halmahera Halmahera Halmahera Halmahera Tengah Barat Utara Selatan Timur Kabupaten Jayawijaya Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Nabire Paniai Puncak Jaya Mimika Boven Digul 27 27 27 27 27 27 Pedoman Penetapan ..

Provinsi Kode Provinsi Kode Kabupaten Nama Kabupaten/Kota Kabupaten Morotai Provinsi Kode Provinsi Kode Kabupaten Nama Kabupaten/Kota Kabupaten Kabupaten Sorong Selatan Raja Ampat 27 27 27 Banten 08 60 61 01 02 03 04 60 61 62 63 01 02 03 04 05 06 60 01 02 03 04 05 60 01 02 03 04 05 60 61 01 02 03 04 32 32 32 32 32 32 32 Sulawesi Barat 05 06 07 08 09 10 60 01 02 03 04 05 Kota Ternate Kota Tidore Kepulauan Kabupaten Kabupaten Pandeglang Lebak Kabupaten Teluk Bintuni Kabupaten Teluk Wondama Kabupaten Tambrauw Kabupaten Kota Sorong Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Mamuju Mamuju Polewali Mamasa Majene Utara Maybrat 28 28 28 28 28 28 28 28 Kabupaten Tangerang Kabupaten Serang Kota Cilegon Kota Tangerang Kota Serang Kota Tangerang Selatan Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Bangka Belitung Bangka Tengah Bangka Barat Bangka Selatan Belitung Timur 33 33 33 33 33 Babel 29 29 29 29 29 29 29 Kota Pangkal Pinang Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Boalemo Gorontalo Pouwato Bonebolango Gorontalo Utara Gorontalo 30 30 30 30 30 30 Kota Gorontalo Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kota Batam Kota Tanjung Pinang Kabupaten Kabupaten Kabupaten Kabupaten Fak-Fak Sorong Manokwari Kaimana Kepulauan Karimun Natuna Lingga Kepulauan Anambas Riau (Bintan) Kepulauan Riau 31 31 31 31 31 31 31 Irian Jaya Barat 32 32 32 32 • Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2011 Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2011 • .

SMA/MA/SMALB/SMK/MAK* SD/MI/SDLB. SMA/MA/SMALB/SMK/MAK* SMP/MTs/SMPLB. SMP/MTS.. SMP/MTs/SMPLB.KODE BIDANG STUDI/MATA PELAJARAN (DIGIT 7. SMA/MA/SMALB/SMK/MAK* SD/MI/SDLB. SMP/MTs/SMPLB. SMA/MA/SMALB/SMK/MAK* SD/MI/SDLB. SMA/MA/SMALB/SMK/MAK* SD/MI/SDLB. . SMP/MTs/SMPLB. dan SLB Pengelompokan mata pelajaran berdasarkan Permendiknas Nomor 22 tahun 2006 tentang Standar lsi. SMP/MTs/SMPLB. SMA/MA/SMALB/SMK/MAK* SD/MI/SDLB. SMP/MTs/SMPLB. SMA/MA/SMALB/SMK/MAK* SMP/MTs/SMPLB. SMK/MAK*. SMA/MA/SMALB/SMK/MAK* Agama Islam Agama Katholik 127 130 134 137 140 143 217 Agama Kristen Agama Hindu Agama Budha Agama Konghucu 11 12 13 14 14 dan Kesehatan 220 157 Ba hasa Inggris Pendidikan Matematika Bahasa Indonesia Kewarganegaraan (PKn) 154 180 156 • Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2011 Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2011 . SMP/MTs/SMPLB. SMA/MA/SMALB/SMK/MAK* SD/MI/SDLB. SMP/MTs/SMPLB. SMP/MTs/SMPLB. Guru Mata Pelajaran Non Kejuruan (Non Produktif) Di SD/MI. dan Nomor 16 tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi dan Kompetensi Guru. 8. SMA/MA/SMALB/SMK/MAK* SMP/MTs/SMPLB. Nomor 23 tahun 2006 tentang Standar Kompetensi Lulusan. DAN 9) A. SMA/MA. SMA/MA/SMALB/SMK/MAK* SD/MI/SDLB. SMA/MA/SMALB/SMK/MAK* SD/MI/SDLB. SMP/MTs/SMPLB. LAMPIRAN 7 KODE BIDANG STUDI/MATA PELAJARAN No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Satuan Pendidikan Mata Pelajaran/Guru Guru Kelas Guru Kelas Guru Kelas Pendidikan Pendidikan Pendidikan Pendidikan Pendidikan Pendidikan Seni Budaya Pendidikan Jasmani Kelas Kode 020 027 800 PAUD/TK/RA SD/MI SDLB SD/MI/SDLB.

Alam (IPA) Sosial (IPS) 097 100 190 184 187 210 214 215 207 204 167 160 164 170 174 Teknik Plambing sanitasi Teknik Survey dan Pemetaan Teknik Ketenagalistrikan Teknik Pembangkit Listrik Teknik Distribusi Teknik Transmisi Tenaga Listrik Tenaga Listrik 417 414 617 618 536 424 421 422 423 426 Mekanik 425 586 587 429 428 430 470 Tenaga 415 Teknik Survey dan Pemetaan 521 dan No Bidang Studi Keahlian Teknologi Rekayasa dan Program Studi Keahlian Kompetensi Teknik Konstruksi Teknik Konstruksi Teknik Konstruksi Beton Teknik Gambar Teknik Furnitur Teknik Plambing dan Sanitasi Bangunan 406 616 407 Keahlian Baja Kayu Batu dan Kode 401 402 403 K/MAK* K/MAK* K/MAK* K/MAK* K/MAK* K/MAK* K/MAK* K/MAK* K/MAK* K/MAK* K/MAK* K/MAK* K/MAK* 1. SMP/MTs/SMPLB. Teknik Bangunan Komputer Informasi dan (KKPI) 330 331 810 Teknik Pendinginan Tata Udara Teknik Mesin dan Teknik Instalasi Tenaga Listrik Teknik Otomasi Industri dan Tata Teknik Pendinginan Udara Teknik Pemesinan Teknik Pengelasan Teknik Fabrikasi SMA/MA/SMALB/SMK/MAK* dan Konseling (Konselor) * Hanya untuk kelompok mata pelajaran normatif dan adaptif Logam Logam Teknik Pengecoran Teknik Gambar Mesin Teknik Pemeliharaan Mesin Teknik Otomotif Teknik Kendaraan Ringan Teknik Sepeda Motor Teknik Perbaikan Otomotif Teknik Alat Berat Teknik Ototronik Teknologi Pesawat Udara Air Frame dan Power Plant Bodi • Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2011 Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2011 • . SMP/MTs. MAlA PELAJARAN KEJURUAN (PRODUKTIF) DI SMK/MAK (Berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Manajemen Pendidikan 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 224 227 Dasar dan Menengah Nomor 251jCjKEPjMNj2008 Keahlian Pendidikan Menengah Kejuruan) lentang Spektrum SMP/MTs/SMPLB. SMA/MA/SM SMA/MA/SM SMA/MA/SM SMA/MA/SM SMA/MA/SM SMA/MA/SM SMA/MA/SM SMA/MA/SM SMA/MA/SM SMA/MA/SM SMA/MA/SM SMA/MA/SM SMA/MA/SM SMK/MAK* SMK/MAK* SMP/MTs/SMPLB. SMA/MA SMA/MA SMK/SMALB* SMK/SMALB* Mata Pelajaran/Guru Teknologi (TIK) Keterampilan Ilmu Pengetahuan Ilmu Pengetahuan Biologi Fisika Kimia Ekonomi Sosiologi Antropologi Geografi Sejarah Bahasa Arab Bahasa Jerman Bahasa Perancis Bahasa Jepang Bahasa Mandarin Keterampilan Pengelolaan Kewirausahaan Bimbingan Informasi Kelas dan Komunikasi Kode B.No Satuan Pendidikan SMP/MTs.

Kesehatan Kesehatan Teknik Broadcasting Informatika dan Teknologi Informasi Komunikasi dan Teknik Telekomunikasi Teknik Elektronika Teknik Perminyakan Teknik Produksi Teknik Pemboran Perminyakan Minyak Minyak.No Bidang Studi Keahlian Program Studi Keahlian Kompetensi Pemesinan Konstruksi Udara Konstruksi Udara Kelistrikan Elektronika Pemeliharaan Instrumen Pesawat Electronic Keahlian Udara Kode 467 469 468 472 473 471 No Bidang Studi Keahlian Program Studi Keahlian Kompetensi Teknika Nautika Teknika Keahlian Ikan Kode 512 509 510 592 593 594 595 596 597 533 Pesawat Kapal Penangkap Kapal Niaga Kapal Niaga Badan Pesawat Rangka Pesawat Pesawat Pesawat Udara Udara Teknik Industri Teknik dan Manajemen Produksi Teknik dan Manajemen Pergudangan Teknik dan Manajemen Transportasi dan Perbaikan Elektronika Udara (Avionic Instrumentation and Repair) Kapal Baja Kapal Kayu Kapal Pemesinan Kapal 476 481 588 478 2. dan Pariwisata Perawatan Seni Rupa Sosial 3. Maintenance Teknik Perkapalan Teknik Konstruksi Teknik Konstruksi Teknik Konstruksi Fiberglass Teknik Instalasi Kapal Teknik Pengelasan Kel istri ka n Kapa I Teknik Gambar Bangun Kapal Interior Kapal Teknik Pengolahan Teknik Audio-Video Teknik Elektronika Teknik Mekatronika Teknik Transmisi Telekomunikasi Teknik Suitsing Teknik Jaringan Gas. 477 479 480 Teknik Komputer 589 Serat Benang Kain Tekstil 484 485 486 590 591 492 491 495 Gelas Logam 502 501 499 500 506 505 Ikan 511 4. dan Petro Kimia Industri 534 598 599 517 Rancang Akses Lunak 600 524 525 526 565 530 529 575 Rekayasa Perangkat Teknik Komputer Multi Media dan Jaringan Teknologi Tekstil Teknik Pemintalan Buatan Teknik Pembuatan Teknik Pembuatan Animasi Teknik Produksi dan Penyiaran Program Program Pertelevisian Radio Teknik Produksi dan Penyiaran Keperawatan Keperawatan Gigi Teknik Penyempurnaan Garmen Teknik Grafika Persia pan Grafika Produksi Grafika Geologi Pertambangan Industri Geologi Pertambangan 577 580 582 601 602 603 604 Visual dan 605 606 Analisi Kesehatan Farmasi Farmasi Industri Perawatan Seni Lukis Seni Patung Desain Komunikasi Desain Produksi Landscaping Sosial Instrumentasi Teknik Instrumentasi Teknik Instrumentasi Kontrol Kontrol Proses Mekanik Teknik Kimia Kimia Analisis Kimia Industri Pelayaran Nautika Kapal Penangkap Interior III Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2011 Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2011 • . Seni. Kerajinan.

Bidang Studi Keahlian Bisnis dan Manajemen Program Studi Keahlian Administrasi Keuangan Kompetensi Keahlian Administrasi Perkantoran Akuntansi Perbankan Kode 539 540 543 615 Tata Niaga Pemasaran c.No Bidang Studi Keahlian Program Studi Keahlian Desain dan Produksi Kria Kompetensi Keahlian Desain dan Produksi Kria Tekstil Desain dan Produksi Kria Kulit Desain dan Produksi Kria Keramik Desain dan Produksi Kria Logam Desain dan Produksi Kria Kayu Kode 460 461 462 463 464 568 569 570 571 572 573 607 549 608 434 437 438 609 553 558 560 445 446 610 611 449 453 612 456 458 613 614 No 6. SMA/MA/SMALB/SM 062 Lihat kode mata pelajaran kejuruan atau non kejuruan yang relevan atau dengan mata pelajaran Bahasa. SMP/MTs/SMPLB. SMP/MTs/SMPLB SD/MI/SDLB. mata pelajaran mata pelajaran muatan lokal diisi atau (bagian Muatan Lokal Kode Seni Pertunjukkan Seni Musik Klasik Seni Musik Non Klasik Seni Tari Seni Karawitan Seni Pedalangan Seni Teater 1 2 SD/MI/SDLB. SMP/MTs/SMPLB. 12 tahun Pengawas Satuan Pendidikan) No Satuan Pendidikan PAUD/TK/RA SD/MI SMP/MTs Pengawas Rumpun Pengawas PAUD/TK/RA Pengawas SD/MI Matematika Komunikasi 2007 tentang Standar Agribisnis Produksi Sumberdaya Perairan Mekanisasi Pertanian Agribisnis Hasil Pertanian Agribisnis Perikanan Agribisnis Rumput Laut Mekanisasi Pertanian Teknologi Pengolahan Hasil Pertanian Pengawasan Mutu Penyuluhan Pertanian Kehutanan (4 Tahun) Mata Pelajaran Kode 1 2 3 900 910 Alam dan Ilmu Pengetahuan Informasi dan (TIK) Sosial 911 (MIPA) dan Teknologi Ilmu Pengetahuan Penyuluhan Pertanian Kehutanan 912 EI Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2011 Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2011 . Kewirausahaan non kejuruan Pariwisata Usaha Perjalanan Wisata Akomodasi Perhotelan lainnya yang termasuk kejuruan dengan kode Tata Boga Jasa Boga Patiseri A) atau mata pelajaran pelajarannya (bagian B) maka kode mata disesuaikan mata pelajaran non kejuruan muatan Tata Kecantikan Kecantikan Kulit Kecantikan Rambut kejuruan tersebut. . GURU YANG DIANGKAT DALAM JABATAN PENGAWAS (Berdasarkan Permendiknas No. TIK. MATA No PELAJARAN MUATAN LOKAL Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Bahasa Daerah Bila mata pelajaran K/MAK* Keterampilan. SMA/MA/SMALB/SM K/MAK* Mata pelajaran lokal yang diisi 063 dengan materi ajar yang sesuai dengan potensi daerah yang belum termasuk kejuruan kelompok (bagian B) mata pelajaran Agribisnis Produksi Ternak D. Tata Busana 5.. Agribisnis dan Agroteknologi Agribisnis Produksi Tanaman Busana Butik Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura Agribisnis Tanaman Perkebunan Agribisnis Pembibitan dan Kultur Jaringan Tanaman Agribisnis Ternak Ruminansia Agribisnis Ternak Unggas Agribisnis Aneka Ternak Perawatan Kesehatan Ternak 3 SD/MI/SDLB.

..No Satuan Pendidikan Pengawas Rumpun Mata Pelajaran Bahasa Olah Raga Seni dan Budaya Kode 913 914 915 Alam dan Ilmu Pengetahuan Informasi dan (TIK) Sosial 4 SMA/MA Matematika Komunikasi 921 (MIPA) dan Teknologi Ilmu Pengetahuan Bahasa Olah Raga Seni dan Budaya 922 923 924 925 Alam 5 SMK/MAK Matematika Komunikasi dan Ilmu Pengetahuan Informasi dan (TIK) Sosial 931 (MIPA) dan Teknologi Ilmu Pengetahuan Bahasa Olah Raga Seni Budaya Tekhnik dan Industri Pertanian 932 933 934 935 936 937 938 939 940 941 950 dan Kehutanan Bisnis dan Manajemen Pariwisata Kesejahteraan Masyarakat Seni dan Kerajinan 6 7 SDLB/SMPLB/SMALB SD/MI.. SMA/MA/SM K/MAK* Pengawas SLB Pengawas Bimbingan Konselor dan Konseling atau 953 . SMP/MTs. . Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2011 Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2011 .

. Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2011 .LAMPIRAN 8 ALAMAT LEMBAGA PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN .

5 No. 74 Palangkaraya JI. 90 Kec.Baruga LPMP Sulawesi Tengah LPMP Sulawesi Selatan LPMP Sulawesi Tenggara LPMP Maluku LPMP Bali JI. Peru mahan JI. 0761-26390 Jambi 0471-60449 0711-580130 0721-262384-266153 78237 0561-42110-46618 0536-22927-31508 0511-772384-93130 0541-260304 0431-822464 0451-422792-411427 0411-873565-871668 Kendari 93116 0401-391831 0911-315864-312012 7054362 LPMP DKI Jakarta LPMP Jawa Barat LPMP Jawa Tengah LPMP D. 83 Lepo-Lepo Rumahtiga (Yangbatu Kauh) Denpasar 80234 0361-225666 Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2011 • . 2 No. Bunga Raya No. Letda Tantular No. Yogyakarta LPMP Jawa Timur LPMP NAD LPMP Sumatera LPMP Sumatera LPMP Riau LPMP Jambi LPMP Sumatera LPMP Lampung LPMP Kalimantan LPMP Kalimantan LPMP Kalimantan LPMP Kalimantan LPMP Sulawesi Barat Tengah Selatan Timur Selatan Utara Barat JI. Raya Indralaya JI. 21 Rejosari. TELP 021-7805916-78845473 022-6866152-6864282 024-7474192-7463290 0274-496921-497449 031-8285523-8290243 0651-7406222 061-8224130 0751-53303.1. Tirtomartani JI. D. Kyai Maja Srondol JI. Bandung NO.1.Alamat Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 NAMA INSTANSI JI. Kotak Pos 1329 Manado No. Gotong Royong No. Andi Pangerang JI. 96 Kel. Ogan Ilir Palembang 44a Pahoman. Sutomo Utara Pinel eng Dua. Panjaitan JI. Tihu. Wailela.4 Palu Petta rani Ujung Pandang Kec. Pemancar Kulon Banyumanik Semarang Kalasan 55571 Sleman Yogyakarta Wiyata P. Gatot Subroto JI. JI. Dr. Nangka No. Banda Aceh Sunggal Medan No. 36 Kab. Raya Batu Jajar Km. Jagakarsa Jakarta Selatan Kab. Gajah No. Surabaya Timur. Asam Kumbang. Hm Yusuf Singadekane JI. 4. 85 Kotak Pos 60 Banjar Baru Banjarmasin Km 2 Po Box 1208 Samarinda JI. 31 Telanaipura Km. Tjilik Riwut Km. Bandar Lampung Iii Tanjung Hulu Pontianak Muis. Ketintang JI. Komp. Padalarang JI.O Box 1. Abdul No. Cipto Mangunkusumo JI. Komplek Perguruan Tinggi Air Tawar Padang 25131 Pekanbaru 28281 JI. JI. 60 Tanjung ALAMAT Barat. 13 Lamtemen JI. Tomohon JI.

500 0252-209209 0717-439420 0435-827732-827733 JI. Guru Kotaraja JI. Jend. Soeharto JI. 57a Kupang Kelurahan Vim. Kepulauan 38229 JI.8 JI. Komp. Perkantoran JI. Dan Pemukiman Tilongkabila • Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2011 . Zainul Arifin ALAMAT Mataram 83114 NO. Rangkasbitung 42312 Terpadu.2 Lingkar Timur. Distrik Abepura Bengkulu No. Panji Tilar Negara No. Desa Tunggolo. TELP 0370-631088 0380-21149 Kota Jayapura 99225 0967-581306 0736-26848-28987 0921-22711 No.NO 23 24 25 26 27 28 29 30 NAMA INSTANSI LPMP NTB LPMP NTI LPMP Papua LPMP Bengkulu LPMP Maluku LPMP Banten LPMP Bangka Belitung LPMP Gorontalo Utara JI. Raya Room Tidore JI. Air Itam Kp. Siliwangi 208.

Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2011 • .

LAMPIRAN 9 DAFTAR DAERAH PERBATASAN DAN PULAU KECIL TERLUAR • Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2011 .

Kab. 2. Peserta Sertifikasi Guru 2011 Suka Jaya Suka Karya Bandar Khalifa Tanjung Beringin Teluk Mengkudu Bengkalis Rupat Utara Keteman Pulau Burung Kubu Sinaboi Pasirlimau Kapuas Sungai Sembi Ian Rangsang Barat Paloh Sajingan Besar Ketungau Hulu 2.2. 1. Meranti Kab. 2. 1. 3. Serdang Bedagai 3. Riau Kab. 3.1.5. Rokan Hilir Kota Dumai Kab. III . Sintang Pedoman Penetapan 4. 3. 2. 1. Bengkalis Kab. 3. 4.1. Kalimantan Barat Kab. 1. 2. 17 Desember 2009 dan Update data Bappenas. Sumatera Utara 2. 1. 2.3.1 Kota Sabang 1. Kep. 1. 2. Indragiri Hilir 3.4. 4. 3.2.Daftar Daerah Perbatasan (Sumber data dari RPJM 2010-2014 Bappenas. 3. 15 Januari 2010) No Propinsi NAD Kabupaten/Kota Kecamatan 1. 1.1. 1. 1. Sambas Kab.

Kapuas Hulu Ketungau Tengah Badau Batang Lupar Embaloh Hulu Empanang Puring Kencana Puttussibau Selatan Puttussibau Jagoi Babang Siding Entikong Sekayam Kayan Hilir Kayan Hulu Krayan Krayan Selatan Lumbis Nunukan Sebatik Utara 4. 7.Sanggau Kab. 5. 2. Maluku 7.1. Kab.2. 1. Kab. Malinau 5. Kab. 7. 7. 3. 6. Sangihe 3. Maluku Tenggara Barat Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2011 • . 5. 1. 1. Nunukan 3. Bengkayang Kab. 6. 2.5.2. 4. 1. Kab. 2. 8. 2. 2. 4. 5. 6. 4. 1. Kab. 7.3. 2. 2. 2. 1. Sulawesi Utara 2. 1.1. 6. Kutai Barat Sebuku Sebakung Long Apari Long Pahangai Kandahe Manganittu Tabukan Selatan Tabukan Utara Tamako Beo Essang Kabaruan Karatung Khusus Miangas Lirung Nanusa Rainis Kormomolin Nirunmas 1.3. 4. 5. Kab. Kepulauan Talaud 4. 4. 5.1. .No Propinsi Kabupaten/Kota Kecamatan 2. Kalimantan Timur 5.. 3.4. 5. Kab. No Propinsi Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2011 Kabupaten/Kota Kecamatan 6. 6. 1.

Kab. Kab.4. 1. 4. 1. 9. 4.2. Kab. Kab. 6. 5. 3. 3. 7. 9. 5. Kupang P. 6. 3.1. 2. 7. Aru Amfaong Timur Insana Insana Utara Miaomaffo Miaomaffo Barat Timur 1.P.2. 8. 1.3.No Propinsi Kabupaten/Kota Kecamatan 3. A LOR Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2011 • . 8. 6.3. Aru • No Propinsi Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2011 Kabupaten/Kota Kecamatan 7. 1. 1. 2. 8. Maluku Barat Daya Selaru Tinimbar Selatan Tinimbar Utara Wermaktian Wertamian Wuarlabobar Yaru Babar Timur Letimoa Lakor Mdona Heira P. 2. Babar Terselatan Wetar Aru Selatan Aru Selatan Timur Aru Tengah Aru Tengah Selatan Aru Tengah Timur Aru Utara 3. Timor Tengah Utara Kakuluk Mesek Kobalima Kobalima Timur Lamaknen Lamaknen Selatan Lasiolat Ringhat Tasifeto Timur Tasipeto Barat Alor Barat Daya Alor Barat Laut Alor Selatan AlorTimur 8. Kab. 2. 2. 6. 4. NTI 8. Kab. 7. 8. 4. 4. Kep. BEL U 5. 3. 4. 7. 5.P. 8.

Kab. Maluku Utara 10. 5. Kab. 3. Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2011 . Merauke 3. Keerom 3. • No Propinsi Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2011 Kabupaten/Kota 2. 1. Boven Digul 2. 9. Kab. 6. Morotai Utara 7. Supiori Kota.5.2. 2.5. 9. 3. 6. 5.No Propinsi Kabupaten/Kota 5. Bunguran Timur Bunguran Utara Pulau Laut Serasan Subi 4. 1. 4. 9. Kab.1. 6. 9.4. Iwur Kiwirok Kecamatan 4.6. 5. 1. 2.3. 9. 9. 5. Pantar Kecamatan Teluk Mutiara Rote Barat Daya Eligobel Merauke Nauken Jarai Sota Ulilin Kimaam Arso Senggi Towe Waris Web Jair Mindiptana Ninati Waropko Batom 4. Kab. 1. 1. 5. 8. Kiwirok Timur Okbibab Oksibil Tinibil1 Tinibil2 Supiori Utara Muara Tami Morotai Jaya Morotai Selatan Morotai Selatan Barat Morotai Timur. Kab. 11. Kepulauan Riau 11. 8.1. Papua 2. 9. 4. Kab.1. Morotai 3. Natuna 3. Jayapura 1. Rote Ndao 1. 4. 1. 2. Pegunungan Bintang 1. 10. Kab.

Ayau Waigeo Utara 12. Bintan Kab. 2. Siantan Kecamatan Bintan Pesisir Tebing Belakang Padang Nongsa Kep. 1. Karimun Kota Batam 1. 1. Raja Ampat III Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru 2011 . 11.2.1. Papua Barat 12. 2. 1.4. 11.3. 11.5. Kab. Kabupaten/Kota Kab.No Propinsi 11. Anambas Kab. 1.

Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2011 .

LAMPIRAN 10 MATRIKS PEDOMAN OPERASIONAL STAN DAR (POS) lIB Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2011 .

operator sertifikasi LPMP. guru. tugas dan tanggungjawab suksesnya penyelenggaraan dan kabupaten/kota. kabupaten/kota. portofolio. PSG. oleh Direktorat persyaratan. yang • LPMP • Dinas Pendidikan Provinsi/ Kabupaten/ Kota Desember 2010 adalah pembentukan PSG memiliki Panitia Sertitikasi provinsi dan dinas guru di tingkat setiap tahun LPMP. Sosialisasi Sertifikasi Guru Sosialisasi sertifikasi dengan melibatkan dinas pendidikan mekanisme perbaikan guru. dan LPTK. Jenderal Peningkatan Mutu data Ditjen PMPTK November 2010 Pendidik dan Tenaga Kependidikan jumlah guru yang memenuhi (Ditjen PMPTK) berdasarkan 2. guru dalam jabatan tahun 2011 dilaksanakan provinsi. Materi sosialisasi antara lain alur pelaksanaan penetapan peserta. dinas pendidikan kabupaten/kota sertifikasi dokumen • Ditjen PMPTK • LPMP • Dinas Pendidikan Provinsi/ Kabupaten/ Kota • LPTK Desember 2010 dan guru calon peserta sertifikasi. PSG ditetapkan dan harus melibatkan NUPTK sebagai salah satu anggota 3. 1. LPMP. Operasional Standar (POS) Penetapan Peserta Sertifikasi Guru Unit Kerja Pelaksana Jadwal Kegiatan Tahapan Kegiatan Tahap Persia pan Penetapan provinsi kuota Kuota provinsi ditetapkan Uraian A. provinsi. jadwal pelaksanaan Sosialisasi oleh Ditjen PMPTK kepada ketua PSG dinas pendidikan provinsi. sertifikasi peserta dari LPMP. Pembentukan Panitia Sertifi kasi Guru Sebelum semua aktifitas pertama harus dilakukan Guru (PSG) di tingkat pendidikan terhadap kegiatan sertifikasi guru dilakukan. dinas pendidikan kabupaten/kota.Matrik Prosedur No. penyusunan data guru pada NUPTK. Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2011 .

kabupaten/kota. 5. sebelum proses penetapan penetapan di 30 provinsi provinsi/ guru peserta dilakukan • LPMP • Dinas Pendidikan Provinsi/ Kabupaten/ Kota Februari 2011 dengan dinas pendidikan pelaksanaan peserta sertifikasi berkeadilan. Tahapan Kegiatan Sosialisasi oleh dinas pendidikan kepada calon peserta sertifikasi Uraian provinsi. tahun lulus.d Februari 2010 dinas pendidikan provinsi/kabupaten/kota dengan menggunakan NUPTK WebBrowser. sedangkan bagi guru bukan PNS adalah ijasah terakhir Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2011 . guru mengoreksi sertifikat data yang tercantum Guru Februari 2011 Setelah menerima pada Format AO dalam Format AO. Verifikasi oleh Guru Data kuota Menentukan daftar guru calon peserta sertifikasi Cetak Bukti Calon Peserta (Format AO) Format AO. Tahap Penetapan Koordinasi Penetapan Calon Peserta denga n Kabupaten/Kota Calon Peserta (Daftar Peserta Sementara) LPMP sebagai instansi pusat yang tersebar melakukan koordinasi kabupaten/kota untuk menjamin transparan. ditetapkan. In put Data Kuota Kabupaten/Kota Perubahan (Update) Data Guru pada NUPTK LPMP memasukkan data kuota kabupaten/kota hasil kesepakatan ke LPMP Desember 2010 dalam data base NUPTK melalui NUPTK online. golongan mengajar. 1. guru. dan LPMP Unit Kerja Pelaksana • LPMP • Dinas Pendidikan Provinsi/ Kabupaten/ Kota • LPTK Jadwal Kegiatan Desember 2010 s. Dokumen ijasah. adalah nama lengkap harus sesuai dengan (bagi PNS). calon peserta mengikuti langkah-Iangkah sebagai berikut: Membuka Online Daftar Guru layak Sertifikasi Data Calon Peserta Sertifikasi dari Database NUPTK Guru berdasarkan 2) Verifikasi 3) 4) 3. Penetapan Peserta dan Pencetakan Format AO Calon Setelah dilakukan sementara Penetapan 1) perubahan data. Proses update data NUPTK Online hanya dilakukan jika ada perbaikan data guru yang dibuktikan peserta sertifikasi guru. dan sesuai dengan aturan yang telah adalah untuk meminimalisasi Tujuan koordinasi Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2011 No. Data tersebut sebagai dasar untuk penerbitan Data yang dikoreksi dokumen dan tanggallahir. verifikasi harus benar karena akan digunakan pendidik. Perubahan (update) data NUPTK Online dilakukan oleh operator Dinas Pendidikan Provinsi/ Kabupaten/ Kota Desember 2010 s. semua pengelola peserta sertifikasi (update) 2. Tahapan Kegiatan permasalahan sertifikasi mekanisme pemahaman Uraian yang muncul dalam proses penetapan sertifikasi yang sama tentang penetapan alur sertifikasi guru. dengan dokumen dari guru.d Februari 2011 4. peserta Unit Kerja Pelaksana guru memiliki guru dan Jadwal Kegiatan guru. tempat tinggi. Dinas Pendidikan daftar nama calon peserta Dinas Pendidikan Provinsi/ Kabupaten/ Kota Februari 2011 Provinsi/Kabupaten/Kota menetapkan dari database NUPTK online. Perubahan dalam daftar calon data NUPTK akan mempengaruhi urutan prioritas B.No. acuan lainnya (ijasah atau SK PNS). dan nama perguruan yang dijadikan tanggallahir nama sekolah tempat nama dan tempat peserta bagi guru PNS adalah SK PNS.

Pola Sertifikasi Guru sebagai calon peserta sertifikasi Pilihan pola sertifikasi guru diri Penetapan Guru yang telah terdaftar menetapkan dituliskan 5. Setelah guru memverifikasi dan menandatangani AO tersebut menyimpan fotokopi data. akan menutup Uraian aplikasi perubahan data pada NUTPK Unit Kerja Pelaksana Jadwal Kegiatan 7. Jadwal LPMP oleh masing-masing waktu penyelesaian perbaikan sesuai keperluan. 30 April 2011 1. Guru harus konsisten bidang studi karena guru harus mengajarkan selama bertugas sebagai guru. mengisi bidang studi. 6. maka guru menyerahkan kabupaten/kota. Seluruh perbaikan Format AO dari guru.d. dalam Format AO. dan harus diingat. tidak boleh salah. Tahapan Kegiatan secara otomatis Online. Tujuan verifikasi peserta sertifikasi. dinas pendidikan LPTK. Koordinasi Perbaikan Data Calon Peserta LPMP melakukan kabupaten/kota ketepatan koordinasi koordinasi dengan dinas pendidikan perbaikan provinsi/ • LPMP • Dinas Pendidikan Provinsi/ Kabupaten/ Kota Maret 2011 s. Penetapan Peserta Nomor provinsi/kabupaten/kota. oleh karena itu nomor peserta tidak ada yang sama. adalah untuk menentukan LPMP dan dilakukan dalam satu pertemuan yang dihadiri kewenangan wakil dari LPMP. memperbaiki data yang salah pada pola sertifikasi guru. Batas akhir perubahan Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2011 No.d 15 April 2011 untuk mempercepat data ditentukan proses dan menjamin data peserta. Dinas Pendidikan Provinsi/ Kabupaten/ Kota 15 April 2011 s. Uraian Unit Kerja Pelaksana Jadwal Kegiatan 4.d. Format AO satu rangkap sebagai pertinggal. Perbaikan Data Calon Peserta oleh Kabupaten/Kota Setelah menerima kabupaten/kota sertifikasi pada Format AO. menetapkan ke dinas pendidikan provinsi/ Format AO. Tahapan Kegiatan dari perguruan tinggi. Guru Menyerahan Format AO ke Dinas Pendidikan pola sertifikasi guru sesuai dengan hasil penilaian guru tersebut dan kesiapan guru tersebut. Penetapan Sertifikasi Bidang Guru Penetapan Bidang Studi bahwa akan ada implikasi profesional dalam Guru Februari 2011 Studi dan Pola Guru harus memahami menetapkan tersebut dengan pilihannya bidang studi sertifikasi guru. Nomor peserta sertifikasi masing-masing guru adalah nomor guru dan spesifik untuk peserta.d 15 April 2011 guru melalui NUPTK Online berdasarkan data calon peserta sertifikasi guru harus sudah data ini selesai pada tanggal 31 Maret Pedoman Penetapan 2011. maka dinas pendidikan melakukan perbaikan data guru calon peserta perubahan data Dinas Pendidikan Provinsi/ Kabupaten/ Kota Maret 2011 s. harus yang memiliki peserta sertifikasi dan menetapkan Nomor peserta sertifikasi peserta akan menerima identitas yang dimiliki guru akan tercantum dalam Format Ai dan proses penetapan Forat Ai setelah seluruh peserta sertifikasi peserta selesai. Wakil dari dinas pendidikan untuk memutuskan 2. 30 April 2011 ini dikoordinasikan koordinasi • LPMP • Dinas Pendidikan Provinsi/ Kabupaten/ Kota 15 April 2011 s.No. C. Format Guru Guru Februari 2011 Format AO. Tahap Finalisasi dan Penetapan Verifikasi Peserta Data Data Peserta data peserta ini merupakan Verifikasi tahap akhir dari proses guru oleh dan guru. Tahap verifikasi penetapan yang menjadi peserta. untuk bahan registrasi online. Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2011 .

guru akan dikirim Pengiriman Data calon peserta sertifikasi pelaksanaan otomatis tanggall ke web KSG untuk secara Ditjen PMPTK melalui NUPTK online 1 Mei 2011 proses berikutnya. Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2011 . Pengiriman Peserta ke Website KSG Data dokumen/portofolio. dan diberikan 15 April 2011 s. Format Ai dilampirkan sebagai tanda peserta PLPG.00 WIB. Format Ai pola PF dan PSPL.No.d. oleh dinas pendidikan dalam dan satu lembar untuk guru.d. data ini dilakukan melalui online dari data NUPTK online ke website KSG pada Mei 2010 pukul 00. Tahapan Kegiatan Penerbitan Pencetakan Format Bl SK dan Dinas pendidikan menerbitkan melampirkan verifikasi penetapan Uraian provinsi/kabupaten/kota mencetak Format Bl dan hasil SK Unit Kerja Pelaksana Dinas Pendidikan Provinsi/ Kabupaten/ Kota Dinas Pendidikan Provinsi/ Kabupaten/ Kota guru dengan berdasarkan mengirimkan Jadwal Kegiatan 15 April 2011 s. Kemudian ke LPMP dan LPTK. 4. 3. 30 April 2011 SK penetapan peserta sertifikasi daftar guru peserta sertifikasi peserta dan Format Bl tersebut data peserta sertifikasi guru. mengikuti digunakan 5. Bagi guru yang Bagi guru yang mengikuti PLPG. Kemudian oleh dinas pendidikan peserta sertifikasi Format Ai kepada peserta guru. 30 April 2011 sebagai bukti pendaftaran Satu lembar Format Ai disimpan kabupaten/kota. Pencetakan Format Ai Format Ai dicetak sebanyak 2 (dual rangkap oleh dinas pendidikan kabupaten/kota ditandatangani dari NUPTK online.

CATATAN Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2011 III .

CATATAN I!!I Pedoman Penetapan Peserta Sertifikasi Guru Tahun 2011 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful