WORKING PAPER PENYUSUNAN DOKUMEN RENCANA STRATEGIS BISNIS

A. LATIHAN ANALISIS LINGKUNGAN EKSTERNAL 1. Hitunglah trend pertumbuhan penduduk menggunakan data berikut ini. Tahun 2004 218,502 224,810 443,312

Laki-laki Perempuan Jumlah

2002 214,755 220,872 435,627

2003 217,373 224,327 441,700

2005 220,912 225,696 446,608

2006 221,252 230,790 452,042

T₁ Laki-laki Perempuan Jumlah

T₂

Trend T₃

T₄

TR

2. Hitunglah Market Share dan angka kesakitan dengan menggunakan data berikut Kunjungan Pasien Kunjungan rawat jalan: - Puskesmas - RSU Market share Rawat Jalan RSU Angka kesakitan rawat jalan 2004 123,524 16,408 2005 450,576 24,067 Rata-rata

1

3. Hitunglah Estimasi jumlah penduduk miskin dan persentasenya terhadap jumlah total penduduk
KECAMATAN 2000 1. IG 2.Bw 3.Si 4.Ma 5.Gi 6.LM 7.Gs 8.Hi 9.Al 10.NE 11.Lh 12.Af 13.Th 14.Lo TOTAL Estimasi Jumlah orang miskin 7,677 *) 3,132 7,901 4,142 5,286 7,948 4,694 7,501 *) 6,812 *) 6,849 *) 2001 4,613 3,534 3,747 8,680 6,339 5,640 8,228 5,443 5,051 2,173 5,489 1,956 5,197 1,450 TAHUN 2002 5,514 3,431 3,662 8,397 6,507 5,815 8,447 5,715 4,802 2,488 5,535 1,967 5,285 1,577 2003 4,811 3,616 3,610 8,679 7,620 5,958 8,757 5,553 4,871 2,471 5,511 1,158 5,285 1,672 2004 4,968 3,546 3,693 9,219 8,061 5,874 8,784 5,517 5,013 2,708 6,069 931 5,631 1,690 Persentase terhadap Populasi 2000 2001 2002 2003 2004 Persentase Rata-rata

4. Hitunglah trend Anggaran Pemerintah Daerah untuk Kesehatan (data di bawah ini) dan persentasenya terhadap total APBD No . 1 APBD Kabupaten 2 APBD Provinsi 3 APBN 4 Pinjaman/Hibah 5 Sumber pemerintah lain Total Anggaran Kesehatan Total APDB Kabupaten Alokasi Anggaran Kesehatan (dalam juta rupiah) 2001 2002 2003 2004 2005 7,658 0 12,188 17,072 16,629 0 0 1,400 2,400 0 651 211 5,117 5,794 1,000 818 0 0 2,480 4,244 0 0 1,306 0 1,300 9,126 18,515 20,011 27,746 23,173 228,734 274,746 289,461 226,143 208,610

2

No . 1 APBD Kabupaten 2 APBD Provinsi 3 APBN 4 Pinjaman/Hibah 5 Sumber pemerintah lain Total Anggaran Kesehatan Total APDB Kabupaten % Terhadap APBD Kabupaten

Persentase Alokasi Anggaran Kesehatan 2001 2002 2003 2004 2005

5. Hitunglah Estimasi jumlah peserta Askes berdasarkan data jumlah PNS berikut ini. 2001 7,709 2002 7,829 2003 7,604 2004 5,460 2005 5,387 Ratarata

Jumlah PNS Estimasi Jumlah Peserta Askes Jumlah total penduduk

6. Hitunglah Estimasi jumlah penduduk yang ter-cover Askeskin/Jamkesmas berdasarkan data penduduk miskin yang telah dihitung pada soal No. 3 diatas 2001 Jumlah KK Miskin Estimasi Jumlah penduduk miskin Estimasi Jumlah Jamkesmas Estimasi Jumlah yang tidak tercover Jamkesmas Persentase penduduk miskin: Catatan: Anda dapat enggunakan asumsi untuk memperkirakan jumlah penduduk yang ter-cover dana Askeskin/Jamkesmas. 2002 2003 2004 2005 2006

3

125 T1 T2 rata 4 . Hitunglah trend kunjungan di IGD dengan data sebagai berikut.941 2007 29.544 6.825 29.349 12.600 3.140 1.B.034 2006 5. bandingkan dengan jumlah kunjungan di Poliklinik TrataJumlah Kunjungan IGD Jumlah kunjungan Poliklinik Total Proporsi pasien IGD 2005 12. Hitunglah trend kunjungan di poliklinik dengan data sebagai berikut % 2006 Rata-rata Pasien Umum Pasien Askes Pasien Askeskin Jumlah 2005 4.600 3.033 2006 19.466 4.505 20.301 2007 9.033 4.214 4.140 1.220 19.349 12.214 4.825 29. LATIHAN ANALISIS LINGKUNGAN INTERNAL 7.466 4.544 6.121 3. Hitunglah trend kunjungan di poliklinik dengan data sebagai berikut Trata2005 Jumlah Kunjungan Poliklinik Pasien Umum Pasien Askes Pasien Askeskin Jumlah 12.941 13.941 2007 20.220 19.121 3.505 T1 T2 rata 8.033 2006 13.505 2005 2007 9.

. …. …. ….58 5. …. …. …. …... lengkapi data tahun 2007.05 ‰ 15.. 2006 …..594 2007 s.01‰ 24. 2007 ….251 4. ….Pasien Keluar .. …... Hitunglah trend kunjungan di IGD dengan data sebagai berikut...76 4. ….169 5.. …..525 6.Pasien Askeskin 5. 10.Pasien Askes ..49 4..654 15.. bandingkan dengan jumlah kunjungan di Poliklinik 2005 Jumlah Penderita Dirawat (P..100 23.615 4.36% 4.620 20..487 14.485 12. …. …. ….877 31.50 ‰ 0.. Masuk) Admission rate Bed Occupancy Rate (BOR) Average Length Of Stay (LOS) Bed Turn Over (BTO) Turn Over Internal (TOI) Gross Death Rate (GDR) Net Death Rate (NDR) Jumlah Hari Rawatan (Total Dirawat) . ….02 ‰ 0.783 4.Pasien Askes . …. …. ….453 26.Pasien Askeskin Proporsi hari perawatan pasien: . ….438 25.Askes ..287 5 .Umum . …..Jika data mengenai proporsi pasien IGD berbasis cara pembayaran pasien tidak tersedia. ….77 4.Askeskin 2005 ….77 2. bagaimana cara mengetahui (mengestimasi) proporsi ini? …....Pasien Umum ... Sehingga estimasi jumlah pasien IGD berbasis cara bayar adalah sbb: .616 4.02 56. ….59% 82.10% 100.d Agt 5.Pasien Umum ... …..02 62.99 0..063 2006 6. ….706 Ratarata 63. ….

981 2. Analisislah data Lab untuk memperoleh informasi mengenai trend.955 2.Pasien Askes .Pasien Askeskin Trend t₂ TR 11.Pasien Keluar .579 1.d Juli 4.981 2.633 … … % Komposisi Rata-rata Darah Lengkap Ewit Sedimen Zuiker Bilirubin KGDS Lainnya Jumlah Lab Examination Rate 6 .Pasien Askes .Pasien Umum .579 3.Pasien Askeskin Proporsi hari perawatan pasien: .t1 Jumlah Penderita Dirawat (P. komposisi rata-rata dan informasi lainnya yang anda butuhkan untuk mengembangkan proyeksi pasar laboratorium.300 2007 s.981 2.014 2740 20.579 3.579 3. Masuk) Admission rate Bed Occupancy Rate (BOR) Average Length Of Stay (LOS) Bed Turn Over (BTO) Turn Over Internal (TOI) Gross Death Rate (GDR) Net Death Rate (NDR) Jumlah Hari Rawatan (Total Dirawat) . 2006 Jumlah % 6.Pasien Umum .704 3.647 1633 24.981 1.

546 781 Jumlah 4. 2007 2006 Jan Juni Trend Persentase Rata2006 2007 rata Jumlah Pemeriksaan Umum 1. komposisi rata-rata dan informasi lainnya yang anda butuhkan untuk mengembangkan proyeksi pasar pelayanan operasi.083 2.12.336 Askes 716 429 Askeskin 1. Besar Sedang Khusus Umum 60 32 12 Askes 51 69 35 Askeskin 285 202 106 Jumlah 396 303 153 % Persentase: Besar Umum Askes Askeskin Jumlah Persentase: Besar Umum Askes Askeskin Sedang Khusus Lainlain Jumlah Sedang Khusus Lainlain Lainlain 16 22 93 131 Jumlah 120 177 686 983 Surgery Rate 7 . komposisi rata-rata dan informasi lainnya yang anda butuhkan untuk mengembangkan proyeksi pasar radiologi.546 Radiology examination rate Umum Askes Askeskin 13. Analisislah data Radiologi untuk memperoleh informasi mengenai trend. Analisislah data kinerja Kamar Operasi berikut ini untuk memperoleh informasi mengenai trend.821 1.

Jenis kasus Rematoid Arthritis Atralgia Myalgia Osteo arthritis Low Back Pain Stroke Lainnya Jumlah 2006 2007 Persentase 2006 2007 Trend 400 350 350 300 250 100 450 2200 100 80 80 70 80 60 290 760 2006 2007 2006 Persentase 2007 Ratarata Jumlah Pasien Umum Askes Askeskin 733 65 580 128 721 121 472 128 Ratarata Rate …. ….Sectio caersaria: Umum 41 PNS 31 Gakin 172 Persentase Jumlah Terhadap jumlah total terhadap Operasi besar operasi 244 …% 14. … … Rate fisioterapi 2006 2007 8 . komposisi rata-rata dan informasi lainnya yang anda butuhkan untuk mengembangkan proyeksi pasar pelayanan fisioterapi. Analisislah data Fisioterapi berikut ini untuk memperoleh informasi mengenai trend.

639 13.090 6.2006 Kunjungan pasien R/ Umum Askes Askeskin Prescription rate 4.885 2.575 4.750 1.639 … 2007 4.340 … Ratarata … 9 .

Apa MISI RS anda: Alat bantu untuk mereview MISI: 1. LATIHAN MENYUSUN STRATEGI Tentukanlah strategi Direksional anda: 1.C. apakah saat ini RS kita tengah melakukan hal yang seharusnya tidak dilakukan? 3. apakah saat ini RS kita sudah melakukan hal-hal yang memang seharusnya dilakukan? 2. namun dilaksanakan dengan cara yang berbeda (dari yang seharusnya/ sebaiknya)? 10 . apakah saat ini RS kita melakukan hal yang seharusnya dilakukan.

. ” Kata kunci yang merefleksikan komponen Kesimpulan: Pernyataan Misi RS anda: 11 . Komponen 1.. ” Jangan terlalu dibatasi dengan jelas.. 2...” 3. ” 4... ” 6. ” 5. Filosofi eksplisit: ”Filosofi yang membuat kami unik dalam bidang pelayanan kesehatan adalah .. Aspek penting lain untuk menciptakan atau mempertahankan keunikan: ”Faktor lain yang menyebabkan kami unik dibandingkan dengan para pesaing kami adalah .... Target pengguna: ”Individu dan kelompok masyarakat yang akan kami layani adalah . Area geografis pemberian pelayanan: ”Batasan geografis dimana kami akan memberikan pelayanan kepada pengguna kami adalah . Nilai Khusus: ”Nilai spesifik yang menyebabkan pelayanan kami unik adalah .Instrumen lain untuk mereview atau menyusun pernyataan MISI adalah sebagai berikut.. Prinsip Pemberian Pelayanan: ”Jenis Pelayanan yang akan kami berikan kepada pengguna kami adalah .

Komponen Kata kunci yang merefleksikan komponen 12 .

Inspirasional dan Emosional: ”Saat kami berpikir mengenai jenis organisasi seperti apa RS kami jadinya jika semua orang dalam RS ini memberikan kontribusi terbaiknya. berdayakan karyawan: Kata kunci yang merefleksikan komponen 13 . Tantangan dan keunggulan: ”Saat stakeholders (pasien. Pertama. terminologi apa yang tepat digunakan untuk menggambarkan akumulasi dari berbagai kontribusi tersebut?” 4. tampak seperti apa RS kami lima tahun dari sekarang? Bagaimana agar kami dapat menjadi berbeda atau lebih baik dari hari ini? 2.2. pemilik) menggambarkan mengenai RS kami. Harapan yang jelas terhadap masa depan: ”Jika segala sesuatunya berjalan sebagaimana yang kami kehendaki. kata atau kalimat apa yang kami ingin mereka gunakan?” 3. Apa VISI RS anda: Komponen 1. karyawan.

Apa NILAI-NILAI yang ada di RS anda: 14 . Mudah diingat dan berikan petunjuk: ”Jenis kata apa yang sebaiknya dimasukkan untuk meyakinkan seluruh anggota organisasi dan berperilaku yang relevan untuk pencapaian visi?” Kata kunci yang merefleksikan komponen Kesimpulan: Pernyataan Visi RS Anda: 3.Komponen ”Bagaimana kami yakin bahwa karyawan memahami dan komitmen terhadap visi? Apa yang harus dilakukan agar setiap orang dalam RS ini paham dan komit terhadap visi RS?” 5.

tarif/harga Level Pelaksanaan RS RS Divisi/Instalasi/Unit Divisi/Instalasi/Unit Divisi/Instalasi/Unit Seluruhnya.Pengurangan kegiatan Memeliharan Lingkup .Harvesting . Kerjasama 15 .Licensing . aset Cepat.Tentukanlah strategi Adaptif anda: Strategi Adaptif Ekspansi Lingkup . inovasi.Memasuki pasar Mengontrakkan keluar .Pengembangan pasar . kecepatan. fitur Promosi. distribusi.Diversifikasi .Melepaskan .Venture capital investment Keterangan Jika strategi adaptif yang ditempuh: Diversifikasi.Likuidasi . efisiensi.Status quo Tipe Terkait. tidak terkait Ke depan.Integrasi vertikal . sebagian Operasi. segmen Jenis. lambat Pasar. fleksibilitas Tentukanlah strategi anda dalam Memasuki Pasar: Strategi Memasuki Pasar Pembelian .Pengembangan produk . ke belakang Geografi.Akuisisi (RS atau fasilitas pelayanan lain) . pengembangan pasar. atau menerima modal untuk melakukan ekspansi atau memulai suatu usaha baru. integrasi vertikal.Perbaikan . produk RS RS Divisi/Instalasi/Unit Divisi/Instalasi/Unit Kualitas. atau pengembangan produk Ijin menggunakan produk RS/perusahaan lain (misalnya software) Investasi finansial dalam suatu organisasi untuk meningkatkan pertumbuhan.

Prospector . teknologi terlalu mahal. namun pada merger 2 organisasi bekerjasama untuk membentuk 1 unit baru (sering dengan nama baru) Beberapa organisasi disatukan untuk mencapai tujuan jangka panjang tertentu Kombinasi sumber daya dari 2 atau lebih organisasi untuk menyelesaikan suatu target tertentu. kompetensi atau kapabilitas langka. Merupakan organisasi yang senantiasa mencari prospek pasar baru dan selalu melakukan eksperimen dan berinovasi.Merger . tidak mengembangkan pasar atau produk baru.Pengembangan internal .Defender Keterangan Bertahan pada sumber daya yang sudah dimiliki. Apa strategi Kompetisi Anda: Strategi Bersaing Postur Strategi .Strategi Memasuki Pasar .Aliansi .Joint ventures Keterangan Hampir sama dengan akusisi. sumber daya internal. biasanya dilakukan bila target terlalu tinggi.Reactor Positioning .Analyzer . Pengembangan . Merupakan kombinasi dari defender dan prospector.Venture internal Menggunakan sumber daya yang sudah dimiliki untuk menciptakan produk baru Lebih cocok digunakan pada strategi integrasi vertikal. Tidak punya strategi atau perencanaan yang jelas. atau terlalu mahal bila terjadi kesalahan. . mencoba menyeimbangkan stabilitas dan perubahan. namun mempertahankan pasar dengan cara diferensiasi produk dan harga jual atau tarif yang bersaing.Cost leadership Mencoba mengambil keuntungan dengan cara menawarkan produk atau jasa dengan biaya 16 . hanya bereaksi secara tidak konsisten dan tidak stabil terhadap perubahan yang terjadi pada lingkunganya.

Biasanya dilakukan oleh organisasi yang sangat besar dan kompleks karena tidak ada satu strategi tunggal yang bisa digunakan secara efektif. Evaluasi Pilihan Strategi Fase 1 Pengenalan Fase 2 Pertumbuhan Fase 3 Matur Fase 4 Menurun Rp Penjualan Profit Waktu Penjualan per pendapatan Keuntungan Pesaing Biaya per pengguna Akses Kapital Pengenala n Rendah Negatif Sedikit Tinggi Venture Karakteristik Fase PLC Pertumbuhan Matur Pertumbuhan cepat Rendah/lambat Tumbuh Rata-rata Ekuitas/piutang Tumbuh lambat Tinggi Banyak Rendah Piutang/inter nal Penurun an Menurun Rendah Menurun Rendah Minimal 17 .Strategi kombinasi Keterangan produksi (unit cost) lebih rendah dari pesaing. Menciptakan produk yang berbeda (atau paling tidak berbeda menurut pengguna) dibandingkan dengan pesaing.Strategi Bersaing .Diferensiasi .

LATIHAN MENYUSUN INDIKATOR Perspektif Pertumbuhan dan Pembelajaran (SDM) TUJUAN STRATEGI INDIKATOR SATUAN SIFAT (TARGET/ STANDAR) KETERANGAN INDIKATOR Perspektif Proses Bisnis TUJUAN STRATEGI INDIKATOR SATUAN SIFAT (TARGET/ STANDAR) KETERANGAN INDIKATOR 18 . efisiensi.Fase 1 Pengenalan  Pengembangan pasar  Pengembangan produk Fase 2 Pertumbuhan  Pengembangan pasar  Pengembangan produk  Memasuki pasar lebih jauh  Integrasi vertikal  Diversifikasi terkait Fase 4 Menurun  Divestiture  Likuidasi  Harvesting  Diversifikasi tidak terkait Fase 3 Matur  Pengembangan pasar  Pengembangan produk  Memasuki pasar lebih jauh  Peningkatan (kualitas. dll)  Status quo  Pengurangan kegiatan  Divestiture  Diversivikasi tidak terkait D.

Perspektif Kepuasan Pengguna TUJUAN STRATEGI INDIKATOR SATUAN SIFAT (TARGET/ STANDAR) KETERANGAN INDIKATOR Perspektif Keuangan TUJUAN STRATEGI INDIKATOR SATUAN SIFAT (TARGET/ STANDAR) KETERANGAN INDIKATOR E. Variabel Populasi Angka kesakitan rawat jalan Estimasi Jml kunj pasien rawat jalan Market Share IRJA RSU Estimasi Kunj IRJA RSU IGD Rate Estimasi Kunj IGD RSU Admission rate Estimasi Kunjungan rawat inap .Kelas II .Kelas I .Kelas III Av LOS Asumsi yang digunakan PROYEKSI 2008 2009 2010 2011 2012 19 . LATIHAN PROYEKSI PASAR Proyeksikanlah volume kegiatan pelayanan berdasarkan pada hasil analisis lingkungan eksternal dan internal yang telah dilakukan pada tahap sebelumnya. Proyeksi ini dilakukan terhadap pasien secara keseluruhan (total pasien).Kelas VIP .

Radiologi Estimasi jumlah pemeriksaan Rad Surgery Rate Estimasi Jumlah Operasi (OK) Angka Fisioterapi Estimasi Jumlah kunjungan fisioterapi Prescription rate Estimasi Jumlah R/ Pelayanan Lainnya Rate: ….Lab Estimasi jumlah pemeriksaan Lab Diagnostic Rate . Estimasi Jumlah Pelayanan Pengembangan produk lama dan produk baru .Kelas VIP .Kelas III Diagostic Rate .Pelayanan Baru: … * target pasar/kunj pasien per hari * jml pasien * estimasi kunj pasien IRJA * admission rate * estimasi pasien saraf masuk IRNA * estimasi jml hari rawat * estimasi pemeriksaan lab * estimasi pemeriksaan rad Asumsi yang digunakan PROYEKSI 2008 2009 2010 2011 2012 20 .Kelas I .Kelas II .Variabel Estimasi hari rawat pasien .

Kelas I .Kelas II . Variabel Populasi Angka kesakitan rawat jalan Estimasi Jml kunj pasien rawat jalan Market Share IRJA RSU Estimasi Kunj IRJA RSU IGD Rate Estimasi Kunj IGD RSU Admission rate Estimasi Kunjungan rawat inap .Kelas VIP .Kelas III Av LOS Asumsi yang digunakan PROYEKSI 2008 2009 2010 2011 2012 21 .Pelayanan baru: … * target kunj pasien per hari * estimasi kunj pasien IRJA * admission rate * estimasi pasien saraf masuk IRNA * estimasi jml hari rawat * estimasi pemeriksaan lab * estimasi pemeriksaan rad * estimasi pembedahan * estimasi tindakan fisioterapi * estimasi R/ Asumsi yang digunakan PROYEKSI 2008 2009 2010 2011 2012 Hitunglah proyeksi pasien Umum berdasarkan pada hasil analisis lingkungan eksternal dan internal serta hasil proyeksi pasien total di atas.Variabel * estimasi pembedahan * estimasi tindakan fisioterapi * estimasi R/ .

Lab Estimasi jumlah pemeriksaan Lab Diagnostic Rate .Variabel Estimasi hari rawat pasien .Kelas VIP . Estimasi Jumlah Pelayanan Pengembangan produk lama dan produk baru .Pelayanan Baru: … * target pasar/kunj pasien per hari * jml pasien * estimasi kunj pasien IRJA * admission rate * estimasi pasien saraf masuk IRNA * estimasi jml hari rawat * estimasi pemeriksaan lab * estimasi pemeriksaan rad Asumsi yang digunakan PROYEKSI 2008 2009 2010 2011 2012 22 .Kelas III Diagostic Rate .Kelas II .Kelas I .Radiologi Estimasi jumlah pemeriksaan Rad Surgery Rate Estimasi Jumlah Operasi (OK) Angka Fisioterapi Estimasi Jumlah kunjungan fisioterapi Prescription rate Estimasi Jumlah R/ Pelayanan Lainnya Rate: ….

Kelas II .Kelas VIP .Kelas I . Variabel Populasi Angka kesakitan rawat jalan Estimasi Jml kunj pasien rawat jalan Market Share IRJA RSU Estimasi Kunj IRJA RSU IGD Rate Estimasi Kunj IGD RSU Admission rate Estimasi Kunjungan rawat inap .Kelas III Av LOS Asumsi yang digunakan PROYEKSI 2008 2009 2010 2011 2012 23 .Variabel * estimasi pembedahan * estimasi tindakan fisioterapi * estimasi R/ .Pelayanan baru: … * target kunj pasien per hari * estimasi kunj pasien IRJA * admission rate * estimasi pasien saraf masuk IRNA * estimasi jml hari rawat * estimasi pemeriksaan lab * estimasi pemeriksaan rad * estimasi pembedahan * estimasi tindakan fisioterapi * estimasi R/ Asumsi yang digunakan PROYEKSI 2008 2009 2010 2011 2012 Hitunglah proyeksi pasien ASKES berdasarkan pada hasil analisis lingkungan eksternal dan internal serta hasil proyeksi pasien total di atas.

Kelas III Diagostic Rate .Pelayanan Baru: … * target pasar/kunj pasien per hari * jml pasien * estimasi kunj pasien IRJA * admission rate * estimasi pasien saraf masuk IRNA * estimasi jml hari rawat * estimasi pemeriksaan lab * estimasi pemeriksaan rad Asumsi yang digunakan PROYEKSI 2008 2009 2010 2011 2012 24 .Kelas I .Lab Estimasi jumlah pemeriksaan Lab Diagnostic Rate .Kelas VIP .Variabel Estimasi hari rawat pasien .Radiologi Estimasi jumlah pemeriksaan Rad Surgery Rate Estimasi Jumlah Operasi (OK) Angka Fisioterapi Estimasi Jumlah kunjungan fisioterapi Prescription rate Estimasi Jumlah R/ Pelayanan Lainnya Rate: …. Estimasi Jumlah Pelayanan Pengembangan produk lama dan produk baru .Kelas II .

Kelas II .Kelas I .Kelas III Av LOS Asumsi yang digunakan PROYEKSI 2008 2009 2010 2011 2012 25 .Pelayanan baru: … * target kunj pasien per hari * estimasi kunj pasien IRJA * admission rate * estimasi pasien saraf masuk IRNA * estimasi jml hari rawat * estimasi pemeriksaan lab * estimasi pemeriksaan rad * estimasi pembedahan * estimasi tindakan fisioterapi * estimasi R/ Asumsi yang digunakan PROYEKSI 2008 2009 2010 2011 2012 Hitunglah proyeksi pasien ASKEKIN/Jamkesos berdasarkan pada hasil analisis lingkungan eksternal dan internal serta hasil proyeksi pasien total di atas. Variabel Populasi Angka kesakitan rawat jalan Estimasi Jml kunj pasien rawat jalan Market Share IRJA RSU Estimasi Kunj IRJA RSU IGD Rate Estimasi Kunj IGD RSU Admission rate Estimasi Kunjungan rawat inap .Variabel * estimasi pembedahan * estimasi tindakan fisioterapi * estimasi R/ .Kelas VIP .

Estimasi Jumlah Pelayanan Pengembangan produk lama dan produk baru .Variabel Estimasi hari rawat pasien .Lab Estimasi jumlah pemeriksaan Lab Diagnostic Rate .Kelas II .Pelayanan Baru: … * target pasar/kunj pasien per hari * jml pasien * estimasi kunj pasien IRJA * admission rate * estimasi pasien saraf masuk IRNA * estimasi jml hari rawat * estimasi pemeriksaan lab * estimasi pemeriksaan rad Asumsi yang digunakan PROYEKSI 2008 2009 2010 2011 2012 26 .Kelas III Diagostic Rate .Radiologi Estimasi jumlah pemeriksaan Rad Surgery Rate Estimasi Jumlah Operasi (OK) Angka Fisioterapi Estimasi Jumlah kunjungan fisioterapi Prescription rate Estimasi Jumlah R/ Pelayanan Lainnya Rate: ….Kelas I .Kelas VIP .

Pelayanan baru: … * target kunj pasien per hari * estimasi kunj pasien IRJA * admission rate * estimasi pasien saraf masuk IRNA * estimasi jml hari rawat * estimasi pemeriksaan lab * estimasi pemeriksaan rad * estimasi pembedahan * estimasi tindakan fisioterapi * estimasi R/ Strategi Pemasaran Marketing Mix Product Pricing Policy Promosi Place Physical Evidence Asumsi yang digunakan PROYEKSI 2008 2009 2010 2011 2012 Strategi 27 .Variabel * estimasi pembedahan * estimasi tindakan fisioterapi * estimasi R/ .

F. LATIHAN MENYUSUN RENCANA MANAJEMEN No Inisiatif Stratejik Tahun ke Program 1 2 3 4 5 Estimasi Sumber Pendanaan P. jawab program Keterangan 28 .

tarif Keterangan Tarif Rata-Rata 2010 2011 2008 2009 2012 Irja Irna Kelas VIP Kelas I Kelas II Kelas III …… 29 .G. LATIHAN MENYUSUN RENCANA KEUANGAN Proyeksi Laporan Aktivitas Biaya: Biaya No Program 1 2 3 4 5 Keterangan - Pendapatan: a.

Proyeksi pendapatan JENIS PELAYANAN BIAYA LANGSUNG (ASKES) IGD Instalasi Rawat Jalan IRNA … … … … SUB TOTAL BIAYA LANGSUNG (ASKESKIN) IGD Instalasi Rawat Jalan IRNA … … … … SUB TOTAL BIAYA LANGSUNG (UMUM) IGD Instalasi Rawat Jalan IRNA … … … … SUB TOTAL TOTAL BIAYA LANGSUNG Keterangan 2008 2009 2010 2011 2012 Biaya Tidak 30 .b.

JENIS PELAYANAN Langsung Gaji & Tunjangan Honor Pegawai Bulanan ATK Biaya Langganan Biaya Pemeliharaan Biaya lain-lain TOTAL BIAYA TIDAK LANGSUNG TOTAL BIAYA SURPLUS/DEFISIT Keterangan 2008 2009 2010 2011 2012 31 .

PENGELUARAN OPERASIONAL Pengeluaran Langsung Operasional Pasien Umum Pengeluaran Langsung Operasional Pasien Unggulan Pengeluaran Tidak Langsung Rumah Sakit Kursus teknis medis Kursus teknis keperawatan Kursus teknis paramedis lainnya Kursus keterampilan manajerial & non medis lainnya Advanced Nursing Skill Training untuk perawatan stroke Pengembangan SOP pelayanan stroke Pengembangan system keuangan Pengembangan system penilaian kinerja Penerapan system keuangan BLU (persiapan – advokasi Perda) Perbaikan system networking dengan puskesmas dan RS sekitar Pengintegrasian system informasi RS Pelatihan customer service 2008 2009 2010 2011 2012 32 .Proyeksi Arus Kas URAIAN I.ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASIONAL A. PENDAPATAN DARI LAYANAN Pendapatan Pelayanan Pendapatan Pasien Askes Pendapatan Pasien Askeskin Pendapatan Pasien Umum Jumlah Pendapatan B.

URAIAN Pengembangan system audit mutu pelayanan medis Pengembangan system remunerasi Pengembangan system jenjang karir Pengembangan Sistem Pemasaran RS Jumlah pengeluaran ARUS KAS BERSIH DARI AKTIVITAS OPERASIONAL II.ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI Arus Kas Masuk Pendapatan Penjualan atas Tanah Pendapatan Penjualan Atas Peralatan dan Mesin Pendapatan Penjualan atas Gedung dan Bangunan Pendapatan Penjualan atas Jalan . Irigasi dan jaringan Belanja Aset Tetap lainnya Belanja Aset Lainnya Jumlah pengeluaran ARUS KAS BERSIH DARI AKTIVITAS INVESTASI 2008 2009 2010 2011 2012 33 . irigasi dan Jaringan Pendapatan dari penjualan Aset tetap lainnya Pendapatan dari penjualan Aset lainnya Jumlah Pendapatan Arus Kas Keluar Belanja Tanah Belanja Peralatan dan Mesin Belanja Gedung dan Bangunan Belanja Jalan.

URAIAN III.ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN Arus Kas Masuk : Penerimaan APBD Penerimaan hibah Hasil Penjualan Aset/Kekayaan Daerah yang dipisahkan Penerimaan Pinjaman dan Obligasi Jumlah Pendapatan Arus Kas Keluar Penyertaan Modal (Investasi) Pemerintah Daerah Pembayaran Pokok Utang Pinjaman dan Obligasi Pemberian Pinjaman Jumlah pengeluaran ARUS KAS BERSIH DARI AKTIVITAS PENDANAAN Kenaikan Bersih Kas Kas dan Setara Kas Awal Jumlah Saldo Kas 2008 2009 2010 2011 2012 34 .

Aset Lain-Lain Jumlah Aset II. Aset Tetap Tanah Bangunan Peralatan Medis*) Kendaraan Perlengkapan dan Peralatan Kantor Jumlah Aset Tetap Akumulasi penyusutan Nilai buku aset tetap C. Aset Lancar Kas dan Setara Kas Persediaan Jumlah Aset Lancar B. KEWAJIBAN A. Kewajiban Jangka Panjang Jumlah Kewajiban EKUITAS Ekuitas Awal Ekuitas Pemerintah Ekuitas Donasi Surplus & Defisit Jumlah Ekuitas Bersih JUMLAH KEWAJIBAN DAN EKUITAS 35 . ASET A.Proyeksi Neraca URAIAN 2008 2009 2010 2011 2012 I. Kewajiban Jangka Pendek Hutang Usaha Hutang Jangka Pendek Lainnya Jumlah Kewajiban Jangka Pendek B.

Sejarah singkat berdirinya organisasi 2. adalah: C. VISI Visi RSD …. adalah: 36 . MISI Misi RSD …. Sejarah singkat mengenai tujuan utama BLUD terutama upaya menghadapi persaingan global B.2013 I. RINGKASAN EKSEKUTIF II. RENCANA ORGANISASI A.RENCANA STRATEGIS BISNIS RUMAH SAKIT DAERAH … Tahun 2009 . Landasan hukum berdirinya RS 3. LATAR BELAKANG 1.

37 .D. sebagian besar penduduk bermukim di …. Jumlah penduduk anak-anak …dibandingkan dengan penduduk dewasa dan tua. ANALISIS LINGKUNGAN EKSTERNAL 1.. Kemampuan ekonomi dan mata pencaharian ini mempengaruhi gaya hidup masyarakat. Secara ekonomi. Sumber: … Pertumbuhan penduduk Kab. penduduk Kab/Kota…berada pada level…dengan mata pencaharian utama ….. Ini berarti …. adalah …. adalah …. % pertahun./Kota ….. Dilihat dari penyebarannya. Grafik Trend Pertumbuhan Penduduk Kabupaten/Kota … Tahun …. Data dari … menunjukkan bahwa …% penduduk berada pada kelompok pra sejahtera dan sejahtera 1.. termasuk dari sisi pencarian pengobatan atau pelayanan kesehatan. III. ANALISIS LINGKUNGAN BISNIS A. Profil Pasar RS . TUJUAN Tujuan yang ingin dicapai oleh RSD …. Jumlah penduduk wanita …dibandingkan dengan penduduk pria.

No 1. …. 3. Peta Persaingan Masyarakat Kabupaten/Kota …mendapatkan pelayanan kesehatan di ... 6. 5. Berikut ini adalah data penyedia pelayanan kesehatan di Kabupaten/Kota … Tabel Penyedia Pelayanan Kesehatan di Kabupaten/Kota …. 2.. Tahun ….Grafik Komposisi Penduduk Kabupaten/Kota … dari Aspek Kemampuan Ekonomi. maka RS … yang terletak di kabupaten/kota tersebut juga merupakan pesaing langsung RSD … 38 .. karena RSD … secara geografis berdekatan dengan Kabupaten/Kota … .. … dan …. Tahun …. 4. Fasilitas Kesehatan RS … RS … Puskesmas … … … Kapasitas Rawat Inap Jumlah Kunjungan Rawat Jalan Sumber: … Data diatas menunjukkan bahwa pesaing utama RSD … adalah …… Selain itu. Sumber: … 2.

Dari data tersebut terlihat bahwa …. Grafik tersebut menunjukkan bahwa selama ini RSD … (sudah/belum) menjadi pilihan utama bagi masyarakat di Kabupaten/Kota …. Grafik Market Share RSD … Sumber: … Tabel berikut ini menunjukkan posisi RSD … dibandingkan dengan penyedia pelayanan kesehatan lainnya.Market share RSD …. Tabel Segmen Pasar dan Teknologi yang Dikuasai oleh RS di Kab/Kota … Level Teknologi RS Kemampuan Ekonomi Pengguna Sederhana Rendah Sedang Tinggi Sumber: … Sedang Canggih 39 .dilihat dari (tingginya/rendahnya) market share.pada tahun terakhir ditunjukkan melalui grafik berikut.

Selama ini. kebutuhan tenaga medis spesialistik dipenuhi dari …. (menjadi kendala/tidak menajdi kendala) karena …. dana ini …... Analisis Ketersediaan Tenaga Medis di Kabupaten/Kota/provinsi . Anggaran Pemerintah untuk Kesehatan Anggaran Pemerintah Kabupaten/Kota … untuk kesehatan menunjukkan trend yang … (meningkat/menurun) dari tahun … sampai …. Kedepannya.Khusus untuk RSD …. Grafik Trend Anggaran Pemerintah untuk Kesehatan dan Anggaran untuk RSD …. Ketersediaan tenaga medis khususnya dokter spesialis menjadi salah satu faktor penting yang menentukan keberhasilan pengembangan pelayanan kesehatan di RSD ini.d ….. maka ketersediaan tenaga spesialistik ini …. Dibandingkan dengan jumlah penduduk miskin yang dilayani. Tahun … s.. 40 . merencanakan pengembangan pelayanan medis. Sumber: … 4. (tidak sebanding/cukup/berlebihan). jika RSD . trend anggaran yang diberikan oleh pemerintah kabupaten cenderung … (meningkat/menurun) …% per tahun.3. Hal ini menyebabkan ….

B. ANALISIS LINGKUNGAN INTERNAL Secara umum, sebagian besar pasien yang datang ke RSD … adalah pasien … (umum/askes/jamkesmas). … (ada/tidak ada) pola spesifik untuk tiap unit pelayanan, dimana komposisi pasien di Instalasi Rawat Jalan, IGD, IRNA dan sebagainya … (sama/tidak sama). Secara lebih detil, komposisi pasien ini ditunjukkan melalui grafik berikut. Grafik Komposisi Pasien pada Berbagai Unit Pelayanan di RSD …, Tahun …

Insert grafik yang menunjukkan persentase pasien Umum, Askes, Jamkesmas di IRJA, IGD, IRNA, OK, dll

Sumber: … Secara garis besar, kegiatan di RSD … dapat dikelompokkan menjadi kegiatan atau aktivitas utama yaitu aktivitas pelayanan, dan aktivitas pendukung. 1. Aktifitas Pelayanan bagi Segmen Pasar yang Membeli Langsung, Mendapat Subsidi (Jamkesmas) dan Membelikan untuk Orang Lain a) Pelayanan di Instalasi Rawat Jalan dan Gawat Darurat Grafik Trend Kunjungan Pasien di IRJA dan IGD RSD …, Tahun …

41

Sumber: … Grafik di atas menunjukkan bahwa kunjungan pasien di IRJA dan IGD memiliki trend yang …. (meningkat/menurun) …% per tahun. Jika dibandingkan, kunjungan gawat darurat …% dari kunjungan rawat jalan. Jika dirinci lebih lanjut, kunjungan di Klinik ….paling banyak (..% dari total kunjungan Poliklinik). Namun yang menunjukkan pertumbuhan paling tinggi adalah Klinik …. (…% per tahun).

b) Pelayanan di Instalasi Rawat Inap Admission rate di RSD … adalah …% per tahun. Admission rate tertinggi terjadi pada pasien …. (Umum/Askes/Jamkesmas) dan pada ruang perawatan …. (Kelas III/II/I/VIP). Jika dibandingkan dengan kapasitas TT, dimana jumlah TT pada Kelas III : II : I : VIP adalah … : … : … : …, maka admission rate tersebut …. Hari perawatan tertinggi terjadi pada ruang perawatan ……. (Kelas III/II/I/VIP), pada pasien (Umum/Askes/Jamkesmas). Pemanfaatan ruang perawatan tertinggi pada tahun 2007 terjadi di Kelas … (BOR …%). Ratarata lamanya pasien di rawat adalah … hari. Dibandingkan dengan pola penyakit di rawat inap, AvLOS ini ….(panjang/pendek), dimana kasus di IRNA didominasi oleh kasus penyakit …. (menular/tidak menular). Grafik Hari Rawat Pasien di IRNA RSD … Tahun … - …

42

Insert grafik yang menunjukkan pertumbuhan hari perawatan tiap kelas dalam 3 – 5 tahun terakhir

Sumber: …

c) Pelayanan di Instalasi Penunjang Pelayanan penunjang di RSD …menunjukkan kinerja yang cenderung … (menurun/meningkat). Jumlah pemeriksaan Laboratorium yang terbanyak dilakukan adalah pemeriksaan …., pemeriksaan radiologi terbanyak adalah …dan tindakan pembedahan terbanyak adalah …. Dilihat dari kategori tindakan, di laboratorium pemeriksaan … (sederhana/sedang/canggih) yang dominan, yaitu …% per tahun. Di Radiologi yang dominan adalah pemeriksaan … (sederhana/sedang/canggih), yaitu …% per tahun sedangkan di OK terbanyak adalah tindakan bedah (sederhana/sedang/canggih), yaitu … per tahun. Jika dibandingkan dengan positioning RSD dalam persaingan, maka kondisi ini …. Grafik Jumlah Pemeriksaan dan Tindakan Medik RSD … Tahun … - …

Insert grafik yang menunjukkan jumlah pemeriksaan lab, radiologi, tindakan medik di OK dan sebagainya selama 3 – 5 tahun terakhir.

Sumber: …

43

2. Aktivitas Pendukung a) Budaya Organisasi b) Struktur Organisasi c) Sumber Daya Keuangan d) Sumber Daya Manusia e) Sumber Daya Informasi f) Sumber Daya Teknologi g) Sumber Daya Fasilitas Fisik (Bangunan dan Peralatan) 44 .

Kekuatan Kekuatan RSD …. … b. … c. … e. Peluang Peluang yang dimiliki oleh RSD … adalah: a. Kelemahan Kelemahan RSD …. … D. … b. … d. … e. … b. … d. … e. … b. … c. … c. … 2. … d. ASUMSI-ASUMSI Asumsi makro: - Asumsi mikro: 45 . ANALISIS SWOT 1. … 4. … 3. adalah: a. … e. … d. adalah: a. Ancaman Ancaman yang dihadapi oleh RSD … adalah: a.C. … c.

1. TARGET DAN STRATEGI 1. Perspektif SDM 1. 3. SASARAN. b) Indikator penilaian kinerja RSD … tahun 2009 – 2013 yang ditetapkan dengan berbasis pada Balanced Scorecard adalah sebagai berikut.E. 2. 1. ……………… ……………… ……………… ……………… ……………… IV. ISU STRATEGIS/ISU PENGEMBANGAN Isu strategis RSD … berdasarkan analisis situasi lingkungan eksternal dan internal adalah sebagai berikut. 1. 2. 2. indikator dan Target Volume Kegiatan Tahun 2009 – 2013 a) Sasaran yang ingin dicapai oleh RSD … adalah ……. 2. 4. RENCANA PEMASARAN A. 2. 1. Sasaran. 3. Indikator Satuan Proses Pelayanan Kepuasan Pengguna Keuangan 46 . 5.

Kelas III hari rawat pasien .Kelas VIP .Kelas III jumlah pemeriksaan Lab jumlah pemeriksaan Rad Jumlah Operasi (OK) Jumlah kunjungan fisioterapi Jumlah R/ 2008 PROYEKSI 2009 2010 2011 2012 Pengembangan produk lama dan produk baru . * kunj pasien rawat jalan * pasien masuk rawat inap * jml hari rawat * pemeriksaan lab * pemeriksaan rad * pembedahan * tindakan fisioterapi * R/ 47 .Kelas I .Kelas II .Kelas I .Kelas VIP .Kelas II .Pelayanan ….c) Target Kinerja Pelayanan untuk Pasien Umum Variabel Market Share IRJA RSU Kunj rawat jalan RSU Kunj gawat darurat RSU Kunjungan rawat inap .

Kelas II . * kunj pasien rawat jalan * pasien masuk rawat inap * jml hari rawat * pemeriksaan lab * pemeriksaan rad * pembedahan * tindakan fisioterapi * R/ 48 .Kelas III hari rawat pasien .Kelas VIP .d) Target Kinerja Pelayanan untuk Pasien Askes Variabel Market Share IRJA RSU Kunj rawat jalan RSU Kunj gawat darurat RSU Kunjungan rawat inap .Kelas I .Kelas II .Kelas VIP .Pelayanan ….Kelas I .Kelas III jumlah pemeriksaan Lab jumlah pemeriksaan Rad Jumlah Operasi (OK) Jumlah kunjungan fisioterapi Jumlah R/ 2008 PROYEKSI 2009 2010 2011 2012 Pengembangan produk lama dan produk baru .

* kunj pasien rawat jalan * pasien masuk rawat inap * jml hari rawat * pemeriksaan lab * pemeriksaan rad * pembedahan * tindakan fisioterapi * R/ 49 .Kelas I .e) Target Kinerja Pelayanan untuk Pasien Jamkesmas Variabel Market Share IRJA RSU Kunj rawat jalan RSU Kunj gawat darurat RSU Kunjungan rawat inap .Kelas VIP .Kelas III hari rawat pasien .Pelayanan ….Kelas II .Kelas II .Kelas III jumlah pemeriksaan Lab jumlah pemeriksaan Rad Jumlah Operasi (OK) Jumlah kunjungan fisioterapi Jumlah R/ 2008 PROYEKSI 2009 2010 2011 2012 Pengembangan produk lama dan produk baru .Kelas VIP .Kelas I .

6. 1. 3. STRATEGI PEMASARAN 1. 2. 1. Kebijakan Tarif Pelayanan Pada pelayanan bagi masyarakat umum. tarif yang digunakan adalah yang sesuai dengan … (Perda…. 3. 1.?) Pada pelayanan bagi peserta Askes. 2. Pada masyarakat miskin atau hampir miskin dan tidak memiliki kartu …. 3. untuk 5 tahun kedepan adalah …. Tarif yang digunakan adalah …. Produk Lama 1. 3.. 2. Pada masyarakat yang tergolong miskin dan memiliki kartu …. tarif yang digunakan adalah …. 1. strategi yang ditempuh oleh RSD …. (membuka layanan baru/memperbaiki pelayanan lama). maka tarif yang diberlakukan adalah yang …. 2. 2. dan biaya pelayanannya dibebankan kepada …… sesuai dengan …. 3. APBN) Pengguna yang Membelikan untuk orang lain 50 . 2. Pengembangan Produk Baru (Program Klinik) Bagaimana strategi pemasaran untuk mencapai target pelayanan pada produk baru yang anda kembangkan? Strategi pengembangan produk dilakukan dengan …. Askes) 1. 3. (Kebijakan Pemda? SK Bupati/Walikota? Kebijakan Direktur RSD?) 2.dalam 5 tahun kedepan adalah sebagai berikut Sassaran Pengguna Pengguna yang membeli langsung (umum. sehingga jenis pelayanan klinik di RSD …. Produk Baru Pengguna yang disubsidi (APBD. Strategi Secara garis besar. B.

3.. Strategi yang akan ditempuh untuk masuk ke segmen pasar …. Jenis Tenaga Jumlah Kebutuhan Tahun Keterangan b) Kebutuhan Peningkatan Kompetensi No 1. 4. 4. V. TAHUN 2009 – 2013 A. kebutuhan pengembangan SDM diproyeksikan sebagai berikut. Jenis Kompetensi Volume Kebutuhan Tahun Keterangan 51 .. RENCANA MANAJEMEN RS . 3.. KONDISI MANAJEMEN DAN STAF B... a) Kebutuhan Tenaga Tambahan No 1. PROYEKSI KEBUTUHAN SDM Untuk melaksanakan strategi dan mencapai target kinerja pelayanan. 2. 2.- Strategi yang akan ditempuh untuk meningkatkan cakupan pasar adalah …. adalah …… Strategi yang akan ditempuh untuk meningkatkan mengembangkan pelayanan adalah ….

Untuk menjalankan strategi secara lebih efektif selain meningkatkan jumlah dan kapasitas SDM juga diperlukan perbaikan sistem sebagai berikut.Jawab 52 . PROGRAM TAHUN 2009 – 2013 Tahun No Kegiatan 2009 2010 2011 2012 2013 Estimasi Estimasi Kebutuhan Sumber Anggaran Dana P. No 1. 2. maka strategi yang ditempuh adalah ……… VI. PROYEKSI KEBUTUHAN PENGEMBANGAN SUB SISTEM Berdasarkan hasil analisis terhadap lingkungan eksternal dan internal. strategi untuk menghadapi peluang dengan memanfaatkan kekuatan telah ditetapkan. 4. STRATEGI PEMENUHAN KEBUTUHAN SDM DAN SUB SISTEM Untuk memenuhi kebutuhan SDM dan pengembangan sistem – sub sistem. Sistem & sub sistem Volume Kebutuhan Tahun Keterangan D.C. 3.

Pendapatan dari HIBAH 4. Pendapatan dari kerjasama 5.. ASUMSI KEUANGAN B. PROYEKSI PENDAPATAN RS . RENCANA KEUANGAN A.... Pendapatan lainnya yang sah C. PROYEKSI BIAYA RS ... PROYEKSI LAPORAN ARUS KAS E. Biaya Langsung a) Biaya Pelayanan untuk Segmen Umum b) Biaya Pelayanan untuk Segmen ASKES c) Biaya Pelayanan untuk Segmen JAMKESMAS 2. Biaya Tidak Langsung D. PROYEKSI NERACA 53 . TAHUN 2009 – 2013 1...... Pendapatan dari APBD/APBN 3.VII.. TAHUN 2009 – 2013 1.. Pendapatan dari Pelayanan 2..

1. REFERENSI 54 .

Masukkan data populasi yang menjadi target pelayanan RS anda.Langkah-langkah Analisis Pasar dan Persaingan (Eksternal) secara Kuantitatif 1.246 55 .Coverage Area: Area cakupan untuk pelayanan rawat inap dan operasi adalah kecamatan/kelurahan yang berbatasan langsung dengan core area.672 43.570 344.Kelurahan/kecamatan yang berada di luar coverage area (disebut non coverage area) bukan merupakan area pemasaran RS karena lokasinya sudah terlalu jauh bagi masyarakat.019 49.182 51.121 50.5 jam ke RS. Core Area 8 9 10 11 12 15 16 Jumlah Jumlah Penduduk 42.856 38. Catatan: area geografis ini tidak selalu identik dengan area administratif kabupaten atau kota tempat RS anda beroperasi.753 45. .489 46. Sebagai contoh: Berikut ini adalah peta daerah operasi sebuah RS () di sebuah kabupaten (Kabupaten B) yang berbatasan dengan Kabupaten A dan Kabupaten C. dengan jarak tempuh maksimal 1.438 Coverage Area 6 7 13 14 18 17 Jumlah Penduduk 53. .468 259.304 59. seperti contoh berikut dan hitung persentasenya. Tentukan area geografis yang menjadi area pelayanan anda. 2.468 32. .808 604.794 38.550 52.Core Area: Area cakupan yang menjadi daerah pemasaran utama untuk pelayanan rawat jalan dan IGD adalah kecamatan/kelurahan yang berbatasan langsung dengan kelurahan lokasi RS tersebut (dengan jarak tempuh maksimal 30 menit ke RS).

700 2005 220.Namun apabila anda kesulitan dalam memisahkan jumlah penduduk berdasarkan area cakupan dan non cakupan. 1 – 3 tahun terakhir.696 446.810 443. Trend pertumbuhan penduduk th 2002-2003 (T1) adalah: b.042 3.627 2003 217.790 452.4%.912 225. Data ini bisa diperoleh di Dinas Kesehatan (Profil Kesehatan Daerah). Tahun 2004 218. maka anda dapat menggunakan data jumlah penduduk kabupaten/kota secara total dengan catatan penduduk yang sebenarnya bukan merupakan cakupan pangsa pasar RS anda akan ikut terhitung. Amatilah data epidemiologi di daerah anda.373 224.755 220. Pada kasus ini contohnya adalah data eksternal RS yang tidak dapat dipisahkan antara penduduk daerah coverage area dan non coverage area.872 435. Adakah perubahan pola penyakit? Penyakit mana saja yang muncul terus menerus. mana yang merupakan “new emerging disease” dan mana yang menunjukkan kecenderungan peningkatan intensitas maupun frekuensi? 56 . yaitu sebesar 1. sedangkan pertumbuhan terendah terjadi tahun 2003 – 2004.4%.327 441. Hitunglah trend pertumbuhan penduduk dengan rumus: a.312 Laki-laki Perempuan Jumlah 2002 214.502 224. 4.9% per tahun.252 230. Hitunglah trend rata-rata = Contoh interpretasi dari data di atas adalah: Pertumbuhan penduduk kabupaten adalah sebesar 0. Trend pertumbuhan penduduk th 2003-2004 (T2) adalah: Dan seterusnya sampai dengan T4 (tahun 2005 – 2006) c. Sehingga penduduk dalam satu kabupaten tersebut seluruhnya dianggap sebagai pangsa pasar pelayanan RSU.608 2006 221. Pertumbuhan tertinggi terjadi pada tahun 2002 – 2003. yaitu hanya sebesar 0.

hingga RS anda sendiri. Kunjungan Pasien Kunjungan rawat jalan: . Data yang tersedia hanyalah kunjungan pasien tahun 2004 dan 2005. a.524 16. mulai dari Puskesmas. dokter praktek.RSU Angka kesakitan rawat jalan Market share Rawat Jalan RSU   2004 123. Data kunjungan di seluruh Puskesmas dapat digabung menjadi 1. Fasilitas kesehatan lain adalah Puskesmas dengan atau tanpa rawat inap. Dalam contoh berikut ini RSU adalah satu-satunya pelayanan kesehatan selevel rumah sakit. b. Bukalah sheet baru dan beri nama “Persaingan”. Data ini dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan ketika nantinya anda melakukan penghitungan proyeksi pasar ataupun mempertimbangkan untuk pengembangan produk pelayanan (lama maupun baru). Pesaing anda yang sesungguhnya adalah RS dengan kapasitas dan teknologi yang setara.408 32% 12% 2005 450.Puskesmas . sehingga angka kesakitan rawat jalan tahun 2004 dan 2005 adalah: dan  Hitung rata-rata angka kesakitan dengan menjumlahkan kedua angka kesakitan tersebut dan dibagi dua.576 24. Hitunglah angka kesakitan rawat jalan di daerah anda dan market share RS anda dengan cara:  Masukkan data 1-3 tahun terakhir jumlah kunjungan rawat jalan dari seluruh fasilitas yang ada. Jika anda kesulitan mendapatkan data mengenai jumlah kunjungan dokter praktek. Pada kasus ini diperoleh angka rata-rata 69%. Masukkan data jenis fasilitas pelayanan kesehatan yang ada di daerah anda dan kapasitasnya masing-masing. 57 . 5. gunakan saja angka kunjungan Puskesmas dan RS pesaing.Simpan data ini dalah sheet baru yang dinamai “epidemiologi”.312 dan jumlah populasi tahun 2005 adalah 446. RS pesaing.067 106% 5% Ratarata 69% 8% Hitung angka kesakitan dengan rumus: Untuk contoh kasus disini. jumlah populasi pada tahun 2004 adalah 443. Bandingkan kapasitas antar fasilitas kesehatan yang ada.608.

Misalnya dari data di atas.540 Th 2002 69. Rincian Jumlah keluarga miskin Jumlah penduduk miskin (estimasi) Jumlah penduduk total Jml penduduk miskin (Dalam %) Rata-rata  Th 2000 61. b.942 Th 2001 67. Masukkan data (1 – 3 tahun terakhir) jumlah keluarga pra sejahtera. market share tahun 2004 adalah Market share tahun 2005 adalah Hitung rata-rata market share dengan menjumlahkan kedua angka market share tersebut dan dibagi dua sehingga pada contoh ini diperoleh hasil 8%.627 441.288 286.540 69. maka hitung komposisi tiap tahun lalu hitung rata-ratanya masing-masing.704 276.568 278. c.700 443.704 Karena data diatas adalah “jumlah keluarga” maka harus dikonversi dulu ke “jumlah jiwa”. Hitung komposisi (%) tiap kelompok.572 Th 2004 71.142 Th 2003 69. persentase jumlah penduduk miskin tahun 2004 adalah = 65% 58 . daerah tidak memiliki data keluarga menurut tingkat kesejahteraannya. Bukalah sheet baru dengan nama “Ekonomi” a.142 69. namun memiliki data jumlah KK miskin yang bersumber dari Dinas KB dan Pemberdayaan Perempuan. Jika diperkirakan satu keluarga rata-rata terdiri dari 4 orang. Dalam kasus ini.312 63% 63% 65% 64% Bandingkan jumlah orang miskin ini dengan jumlah total penduduk untuk memperoleh persentase penduduk miskin.    Hitung market share dengan rumus: Pada kasus ini. Jika data mengenai keluarga sejahtera ini lebih dari 1 tahun. “Keluarga pra sejahtera” dan “Sejahtera I” dapat digolongkan sebagai keluarga miskin (atau “Sadikin” = sakit sedikit miskin) yang berpotensi membutuhkan kartu sehat jika berobat ke RS anda. Hitung trend tiap kelompok keluarga (jika data anda lebih dari 1 tahun).572 71. sejahtera I. maka jumlah orang miskin sudah dapat dihitung (jumlah KK miskin x 4). II dan III serta III+ dalam satu tabel (data ini biasanya dapat diperoleh di BPS setempat). Rincian Jumlah keluarga miskin Th 2000 61. 6.942 Th 2001 Th 2002 Th 2003 Th 2004 67. d.816 435. Datanya adalah sebagai berikut.

maka jumlah peserta askes dapat dihitung (Jumlah PNS x 4) c. d. itu menunjukkan bahwa RS anda merupakan penyedia utama pelayanan kesehatan. Jika diestimasi setiap keluarga terdiri dari 4 anggota keluarga.316 30. a. 7.829 2003 7.700 443. Angka rata-rata ini juga bermanfaat untuk menjadi pertimbangan bagi RS anda dalam mengembangkan suatu pelayanan tertentu.312 7% 7% 5% 6% 59 . jika data anda lebih dari 1 tahun.604 2004 5.548 446. jika anda memiliki data mengenai jumlah PNS di daerah anda. Angka rata-rata ini akan menjadi patokan untuk menghitung perkiraan jumlah pasien Askeskin jika di RS ada data mengenai Askeskin tidak ada.387 21. 8. b. Hal ini akan memberikan gambaran mengenai ketersediaan tenaga di daerah anda dan bisa menjadi bahan pertimbangan jika anda ingin mengembangkan pelayanan tertentu. 2001 7. Masukkan data mengenai jenis dan jumlah SDM kesehatan yang ada di daerah anda (terutama tenaga medis).627 441.   Jika data anda lebih dari 1 tahun seperti data di atas. Jika jumlah tenaga (terutama medis) di RS anda mencapai lebih dari 50%.416 21.836 2002 7.840 435. Bukalah sheet baru dan beri nama “SDM” a. Masukkan data jumlah PNS 1 – 3 tahun terakhir. Hitung persentasenya terhadap jumlah penduduk total. Bukalah sheet baru dengan nama “Askes”. b. Hitung rata-ratanya. hitung rata-ratanya sehingga seperti contoh di atas diperoleh angka bahwa rata-rata jumlah penduduk miskin rata-rata 64% dari jumlah total penduduk.460 Rata2005 rata 5.709 30.608 5% Jumlah PNS Estimasi Jumlah Peserta Askes Jumlah total penduduk % peserta askes 31. Bandingkan jumlah SDM total tersebut dengan yang ada di RS anda.

Trend rata-rata = Contoh interpretasi untuk data tersebut: Kunjungan poliklinik dari tahun 2005 – 2007 telah mengalami peningkatan sebesar 57% pertahun. analisis difokuskan pada instalasi-instalasi di RS yang merupakan revenue centre dan core-business RS. a. Trend kunjungan pasien poliklinik th 2006-2007 (T2) adalah: c. Hitunglah trend kunjungan tersebut dengan rumus berikut: a. Peningkatan ini sangat tinggi sehingga kedepannya perlu diantisipasi dengan menyiapkan kapasitas pelayanan penunjang diagnostik.505 b. tindakan medik maupun rawat inap.Langkah-langkah analisis data internal RS (analisis kuantitatif – trend watching): Analisis ini ditujukan untuk mengevaluasi kinerja pelayanan RS dalam kaitannya dengan pengembangan perencanaan di RS. Trend kunjungan pasien poliklinik th 2005-2006 (T1) adalah: 12. semakin detil informasi mengenai proyeksi volume “penjualan” atau kegiatan produk yang ingin dihasilkan maka akan semakin detil pula data yang dibutuhkan. Masukkan data kunjungan pasien rawat jalan di RS anda dari 3 – 5 tahun terakhir ke sebuah file excel baru. Rawat Jalan (Jika data kunjungan rawat jalan dan IGD di RS anda TIDAK DAPAT dipisahkan. Dokumen anda akan nampak sebagai berikut: 2005 Jumlah Kunjungan Poliklinik Beri nama sheet ini sebagai “IRJA” b.033 2006 19. maka analisis pada langkah pertama ini hanya digabung untuk data rawat jalan dan IGD). Dalam hal ini. 1. Sebagai catatan. 60 .941 2007 29.

349 12.600 3.140 1.c.466 229% 4.214 102% 4.600 3. sehingga data anda akan nampak sebagai berikut: 2005 Pasien Umum Pasien Askes Pasien Askeskin Jumlah 4.220 19. Data anda akan nampak sebagai berikut. caranya adalah sebagai berikut: Contoh penghitungan rata-rata persentase pasien Askes: 61 .214 4.825 29.544 6. d. Hal ini dikarenakan pada tahun 2005 ada kejadian luar biasa sehingga hampir semua pasien yang masuk ke IRJA dikategorikan sebagai pasien tidak mampu dan pengobatannya ditanggung pemerintah.033 2006 13.505 % 69% 14% 16% Ratarata 57% 14% 28% Contoh perhitungan untuk mencari komposisi pasien Askes Tahun 2005 adalah sbb: Angka-angka persentase yang lain diperoleh dengan cara yang sama.033 % 34% 13% 53% 2006 Jumlah 13. Masukkan data kunjungan pasien poliklinik per jenis pasien (cara membayar) dan hitung trend pasien askes-askeskin-umum di IRJA RS anda. Jenis Pasien Pasien Umum Pasien Askes Pasien Askeskin Jumlah 2005 Jumlah 4.466 4.121 3.825 29. Lalu untuk mencari angka perentase rata-rata.544 6.220 19.349 12.941 2007 T1 T2 50% 35% 50% 48% Trata-rata 139% 69% 0% 57% 20. Hitung komposisi pasien berdasarkan cara bayarnya dari data di atas.941 % 68% 16% 16% 2007 Jumlah 20. Dan seterusnya.140 1. lalu hitung rata-ratanya.121 3.505 -49% 66% Contoh interpretasi untuk data di atas: Dalam tiga tahun terakhir pasien umum meningkat sangat pesat yaitu mencapai 139% per tahun. sedangkan pasien askeskin justru menurun.

125 b.034 2006 5. Trend kunjungan pasien IGD th 2006-2007 (T2) adalah: c. Trend rata-rata: Contoh interpretasi untuk data tersebut: Kunjungan gawat darurat dari tahun 2005 – 2007 telah mengalami peningkatan sebesar 8% pertahun. c. 62 . Masukkan data kunjungan pasien IGD di RS anda dari 3 – 5 tahun terakhir ke sebuah sheet baru. Sebaliknya. Namun pada kondisi normal. komposisi pasien Askeskin di pelayanan rawat jalan adalah 16% dari total pasien. Dapatkah anda menghitung persentase jumlah kunjungan IGD dibandingkan dengan jumlah kunjungan IRJA? Informasi ini bermanfaat untuk menjadi dasar dalam memproyeksikan kunjungan IGD nantinya.Angka ini lebih mewakili komposisi pasien Askes di RSUD ini dibandingkan dengan hanya menggunakan data 1 tahun. pasien umum hampir mencapai 70%. Hitunglah trend kunjungan tersebut dengan rumus berikut: a. Dokumen anda akan nampak sebagai berikut: 2005 Jumlah Kunjungan IGD Beri nama sheet ini sebagai “IGD” b. Ini menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat pengguna pelayanan RS tidak tercover oleh asuransi atau jaminan kesehatan.301 2007 9. Contoh interpretasi untuk data di atas: Tahun 2005 terjadi lonjakan komposisi pasien Askeskin pada tahun 2005 naik dengan drastis karena kebijakan pemerintah mengenai pembiayaan kesehatan masyarakat terkait dengan adanya kejadian luar biasa. 2. IGD a. Trend kunjungan pasien IGD th 2005-2006 (T1) adalah: 12. Peningkatan ini bersifat semu karena kejadian luar biasa di tahun 2005 yang menyebabkan terjadinya lonjakan pasien IGD menjadi jauh lebih tinggi dibandingkan pada kondisi normal.

0% 2007 9.242 21. Sehingga untuk mencari proporsi masing-masing kelompok bisa menggunakan proporsi dari data gabungan antara IRJA dan IGD tersebut. Askes dan Askeskin berdasarkan data IGD anda dan cari persentasenya masing-masing. sehingga data tahun 2005 untuk kunjungan IGD sebenarnya adalah BIAS. Oleh karena itu. jumlah pasien Askes di IRJA dan IGD digabung.6% Data diatas menunjukkan bahwa komposisi pasien IGD rata-rata adalah sebesar = 31. Pisahkan jumlah pasien Umum.630 23. Namun dalam kasus ini harus diingat bahwa kejadian luar biasa di tahun 2005 menyebabkan tingginya kunjungan IGD dibandingkan kondisi normal.067 50. atau menggunakan persentase pasien askes-askeskin di poliklinik sebagaimana dicontohkan dalam tabel berikut.3%. Sehingga proporsinya menjadi: = 22. d.033 24.034 12. 2005 Jumlah Kunjungan IGD Jumlah kunjungan Poliklinik Total Persentase pasien IGD 12. yaitu data DALAM KONDISI NORMAL. Sebagai contoh kasus yang digunakan pada modul ini.301 19. data yang digunakan dalam perhitungan adalah data tahun 2006 dan 2007 saja. Seringkali pada kenyataannya data sedetil ini tidak tersedia. 63 . Angka inilah yang nantinya digunakan untuk memproyeksikan perkiraan jumlah kunjungan pasien IGD.505 38.941 25.5%.Jika dapat. maka data anda akan nampak sebagai berikut. untuk mendapatkan proporsi kunjungan pasien IGD pada kondisi normal.0% 2006 5. demikian juga dengan jumlah pasien Akseskin dan Umum.125 29.

Umum .2005 Persentase pasien IRJA: . Masukkan angka kunjungan rawat inap ke sheet berikutnya. Rawat Inap Setelah tidak ada lagi data yang dapat dianalisis di Poliklinik dan IGD. sedangkan pasien yang datang pada sore hari dilayani di IGD meskipun bukan kasus gawat darurat.00. maka analisis dapat dilanjutkan ke Instalasi Rawat Inap.034 4. sehingga data anda akan nampak seperti ini. Jika ditelusuri lebih rinci.Askes .544 6. 2005 Jumlah Pasien Masuk rawat Inap 2006 2007 64 . 13.125 6. Contoh interpretasi untk hasil analisis diatas adalah sebagai berikut: Selama ini pelayanan di IGD tidak sepenuhnya berfungsi sebagai pelayanan untuk kasus gawat darurat saja.Askes . 14.140 Rumus ini dapat digunakan dengan asumsi komposisi pasien IGD dan IRJA kurang lebih sama.034 = 4. pasien yang datang setelah jam tersebut akan dilayani di IGD dan ini menyebabkan intensitas pelayanan di IGD nampaknya cukup tinggi.Umum .350 2006 68% 16% 16% 5.00 dan pelayanan maksimal hingga pk.615 830 856 2007 69% 14% 16% 9. Hal ini disebabkan karena poliklinik secara administratif hanya buka sampai pk. Komposisi seperti ini dapat terjadi pada RSUD yang pelayanan rawat jalannya hanya pada pagi – siang hari. a.303 1.Askeskin Jumlah kunjungan IGD .330 1. pasien dengan kasus true gawat darurat kira-kira 30% dari total kasus yang ada. 3.492 Berasal dari data Rawat Jalan Jumlah pasien IGD berbasis cara bayar adalah sbb: Contoh cara memperoleh jumlah pasien umum IGD: = % pasien umum (poliklinik) x Jumlah pasien IGD = 34% x 12.Askeskin 34% 13% 53% 12.140 1.301 3.

125 Rata-rata 65 .063 12. Masuk ) *) estimasi b. 2005 Jumlah Penderita Dirawat ( P. Masuk ) *) sampai dengan Bulan Agustus Hitung rata-rata pertumbuhan pasien per bulan di tahun 2007. Sehingga data anda akan nampak sebagai berikut: 2005 Jumlah Pasien Masuk Rawat Inap Jumlah Kunjungan Poliklinik Jumlah Kunjungan IGD 5. Untuk itu data tahun 2007 harus diproyeksikan sampai dengan akhir tahun.594 19.301 2007 8. Contoh data adalah sebagai berikut: 2005 Jumlah Penderita Dirawat ( P.034 2006 6.594 2007*) 8.Namai sheet ini dengan “IRNA” Kadang-kala data yang kita miliki tidak lengkap.559 29.063 2006 6. dengan rumus: 5063 2006 6594 2007*) 5706 - Jadi rata-rata ada 713 pasien masuk dalam 1 bulan. Dalam kasus ini dicontohkan bahwa data tahun 2007 hanya terekap sampai dengan bulan Agustus (8 bulan). Hitung admission rate per tahun dan admission rate rata-rata dengan rumus: 5.505 9.033 12. Hitung perkiraan jumlah pasien masuk selama 1 tahun (12 bulan) dengan rumus: 713 x 12 = 8559 Langkah selanjutnya adalah merevisi data pada tahun 2007 tabel diatas dengan angka pasien masuk selama 1 tahun (12 bulan) yang sudah diperoleh dari hasil perhitungan (dengan catatan beri keterangan bahwa tahun 2007 merupakan angka estimasi).941 5.559 Admission rate adalah angka yang akan menunjukkan pola rujukan pasien poliklinik dan IGD ke rawat inap di RS anda.

49 Ratarata 82.438 2007 s. Data akan nampak sebagai berikut: 2005 BOR LOS 4.67 63.430 Meskipun data tersebut diatas mengabaikan fluktuasi yang berbeda-beda pada tiap bulannya.654 15.10% 100.251 4. Dalam kasus ini. Proses penghitungan ini dilakukan dalam worksheet (misalnya miscrosoft excel). Jumlah Hari Rawat Total: .620 4. Masukkan data BOR dan LOS lalu hitung Rata-ratanya. Masukkan jumlah hari rawat pasien di Instalasi Rawat Inap.100 4. data tahun 2007 harus diproyeksikan terlebih dahulu menjadi 1 tahun dengan mencari rata-rata per bulan. informasi mengenai kesimpulan hasil perhitungan ini yang perlu disampaikan di dalam dokumen. Dengan demikian.Pasien Umum . c.287 per bulan 3.487 14.485 12. 66 .Admission rate = 21% = 26% = 22% = 23% Angka admission rate 23% artinya setiap 100 kunjungan pasien di poliklinik dan IGD maka akan ada 23 orang yang kemungkinannya perlu dirujuk ke rawat inap.169 5.76 2006 4.02% 4.430 6. tidak semua informasi/data pad atabel di atas harus dimasukkan kedalam dokumen utama.59% 82. Catatan: Dalam dokumen Rencana Strategis Bisnis.202 521 686 1. jika memungkinkan hari perawatan per jenis pasien dan per kelas perawatan. contoh data yang tersedia adalah data jumlah pasien masuk berdasarkan cara pembayaran.Pasien Askes .525 6. namun data tahun 2007 hanya sampai Bulan Agustus (8 bulan).77 2007 4.253 8.453 4. namun setidaknya kita bisa memperoleh angka perkiraan jumlah hari rawat pasien selama 1 tahun yang nantinya bisa diperbandingkan dengan angka pada tahun-tahun sebelumnya. misalnya hasil akhir penghitungan bahwa admission rate RS sebesar 23%. seperti nampak pada tabel berikut.228 18.36% d.Pasien Askeskin 2005 24.877 2006 31.536 estimasi 1 th 38.d Agt 25.

Pasien Askeskin 18% 19% 62% 14% 21% 49% 16% 21% 48% 16% 20% 53% 2005 2006 2007 Ratarata Contoh cara penghitungan untuk mendapatkan angka-angka di atas adalah: Proporsi hari rawat pasien Askes th 2006 = = 0. serta hari perawatan per kelas dan per jenis pasien (terpisah).Pasien Askes . Jumlah Hari Perawatan Total .Pasien Umum . Hitung proporsi hari perawatan menurut kelompok pasien.21  x 100% = 21% = f.Pasien Askes . Hitung rata-rata pertumbuhannya untuk mengetahui kelompok pasien mana yang pertumbuhannya paling tinggi. umumnya data yang ter-record dalam dokumen RS adalah data jumlah TT per kelas. jumlah pasien masuk per kelas dan per jenis pasien (terpisah). data yang tercatat adalah jumlah pasien per jenis pembayaran seperti tabel di atas dan jumlah TT per kelas. Jumlah Hari Rawat Total: . Sebagaimana yang menjadi contoh berikut. Kelas Perawatan Kelas VIP 2005 2006 5 2007 5 67 . Kedepannya bisa saja Manajer RS memutuskan untuk menambah kapasitas pelayanan untuk pasien Askes (namun data di atas harus dikombinasikan dengan data eksternal untuk mengetahui sebesar apa peluang pengembangan kapasitas pelayanan rawat inap bagi pasien askes di RS ini). g. Di banyak RS. Jika anda memiliki data mengenai jumlah hari rawat per pasien – per kelas perawatan masukkanlah data tersebut ke dalam file excel anda dan hitung komposisi (persentase) masing-masing.Pasien Umum .e.Pasien Askeskin Trend t₁ 31% 6% 48% 4% t₂ 22% 38% 24% 19% TR 26% 22% 36% 12% Ternyata data pada contoh ini menunjukkan bahwa trend hari rawat pasien Askes paling tinggi (36%).

Namun sebaliknya. Jika dibandingkan dengan jumlah kunjungan pasien rawat jalan. fungsi ginjal.Pasien Umum menggunakan ruang perawatan kelas III. IRJA dan Rawat inap per jenis pasien (Umum.11%. Masukkan data kunjungan laboratorium ke dalam sheet tersebut dalam format sebagai berikut (ini adalah contoh dengan angka fiktif untuk memudahkan pemahaman). Dilihat dari jenis pasien. lakukan langkah-langkah berikut: a. Interpretasi data rawat inap secara keseluruhan adalah sebagai berikut: Admission rate di RS ini sebesar 23. Sebagai catatan: . hati. h. I dan VIP . IRJA dan IRNA.Kelas I Kelas II Kelas III Jumlah TT 5 30 60 95 15 25 60 105 15 25 60 105 Data di atas bersama-sama dengan data mengenai kunjungan pasien per jenis pembayaran nantinya akan digunakan untuk menghitung estimasi hari perawatan per kelas dan per jenis pembayaran. diperlukan upaya khusus untuk mengurus kartu miskin. . pada kondisi normal. dll). sedang. urin rutin.Menjadi dasar untuk menghitung proyeksi pemeriksaan laboratorium per asal rujukan. baik yang membayar langsung (pasien Umum).Mengetahui diagnostic rate (tingkat utilisasi fasilitas Lab) oleh pasien IGD. kecuali jika ruang kelas III ini penuh pasien Askeskin terpaksa dititipkan di ruang kelas II. biaya yang timbul menjadi besar. canggih) dan per jenis pemeriksaan (darah rutin. Pengkategorian ganda ini penting mengingat adanya paket pelayanan dan tarif khusus untuk pelayanan pada pasien Askes dan Askeskin. per jenis dan kategori pemeriksaan.Pasien Askeskin menggunakan ruang perawatan kelas III. Hal ini mendorong masyarakat untuk mencari surat keterangan miskin agar dapat berobat gratis. data laboratorium yang dianalisis detil dan lengkap sehingga dapat dihasilkan informasi mengenai proporsi pemeriksaan lab yang merupakan rujukan dari IGD. dikarenakan umumnya pasien mendapatkan berbagai tindakan medis dan pemeriksaan penunjang. rata-rata mencapai 53% dari total hari perawatan. 4. Disamping tarif yang masih terjangkau. Ini mengindikasikan bahwa untuk pelayanan rawat jalan masyarakat cenderung membayar secara out of pocket. proporsi hari perawatan pasien Askeskin di IRNA sangat tinggi. II. per kelompok pemeriksaan (sederhana. Buat sheet baru dengan nama “Lab” b. jenis pasien dan jenis/kategori pemeriksaan Jika data anda cukup lengkap untuk menghasilkan informasi di atas. proporsi ini berbanding terbalik. untuk pelayanan rawat inap.Pasien Askes menggunakan ruang perawatan kelas II. I dan VIP . 68 . Askes dan Askeskin). Pelayanan Penunjang Diagnostik: Laboratorium Idealnya. Informasi tersebut bermanfaat untuk: . Askes dan Askeskin dan proporsinya masing-masing.

600 17.300 5.000 1.100 33.100 33.800 5.200 17.700 1.400 2.000 2.700 2.700 7.900 2006 6.000 7.200 3.400 17.900 11.100 21.000 1.800 4.500 1.300 800 3.800 46.000 3.300 1.700 71.400 1.600 7.100 11.600 1.500 8.500 2.200 71.700 28.300 t1 1% 104% 25% -69% 4% 109% 23% -69% 69% 83% 55% 69% 36% 99% 42% 7% 36% Trend t2 47% 49% 40% 45% 68% 70% 56% 71% 51% 58% 58% 47% 54% 61% 55% 49% 54% TR 24% 77% 33% -12% 36% 89% 40% 1% 60% 71% 56% 58% 45% 80% 48% 28% 45% c.500 18.500 7. Proporsi IGD IRJA IRNA Umum Askes Askeskin 2005 20% 30% 50% 26% 15% 59% 2006 15% 23% 62% 38% 15% 47% 2007 14% 25% 61% 39% 15% 45% Ratarata 16% 26% 58% 34% 15% 50% 69 .100 27.600 10.000 32. Hitung proporsi masing-masing variabel (jumlah pemeriksaan lab dan cara pembayaran) sehingga data anda akan nampak sebagai berikut.Variabel IGD Umum Askes Askeski n IRJA Umum Askes Askeski n IRNA Umum Askes Askeski n Jumlah Umum Askes Askeskin Jumlah Jumlah Pemeriksaan 2005 6.600 46.800 5.900 43.000 20.200 2007 10.900 8.800 12.500 4.300 28.100 10.

Juli 4.014 2740 20.981 2.494 5.697 8. 70 .633 Per bulan 708 426 426 426 426 145 391 708 Estimasi 1 th 8. tahun 2006 dan 2007 (Jan – Juli). Jika data Anda tidak lengkap. Askes dan Askeskin).494 a.110 5.110 5. seperti berikut ini. Hitung komposisi tiap jenis pemeriksaan dan rata-ratanya.955 2. Proyeksikan data tahun 2007 sampai dengan Bulan Desember b.110 1.981 2.579 1.579 3.981 1. IRJA dan IRNA.579 3.738 4.704 3.579 3.647 1633 24.300 2007 s.981 2. Jenis Pemeriksaan Darah Lengkap Ewit Sedimen Zuiker Bilirubin KGDS Lainnya Jumlah 2006 6. IRJA dan IRNA) dengan cara sebagai berikut: Sedapat mungkin diagnostic rate ini dihitung per jenis pasien (Umum. Sebagaimana contoh yang dipaparkan berikut ini.110 5. Anda harus tetap mencari estimasi jumlah pemeriksaan lab berbasis jenis dan asal rujukan pasien dengan melakukan improvisasi terhadap data IGD.d. Hitung diagnostic rate laboratorium dari masing-masing pelayanan (IGD. data yang dimiliki hanyalah jumlah pemeriksaan lab per jenis pemeriksaan.Contoh cara perhitungan untuk memperoleh angka di atas adalah sebagai berikut: Proporsi pemeriksaan lab IGD Th 2006 = x 100% = 15% Proporsi pemeriksaan Lab Askeskin Th 2007 = x 100% = 45% d.

Diagnostic Rate Lab (th 2006) = Diagnostic Rate Lab (th 2007) = Diagnostic Rate Lab (Rata-rata) = Hasilnya akan nampak sebagai berikut. IGD dan IRNA telah didapat hasil yang dapat dirangkum sebagai berikut. IGD dan IRNA (hari rawat) digunakan sebagai basis untuk menghitung estimasi jumlah pemeriksaan per cara bayar. Karena tidak ada data rinci mengenai jumlah pemeriksaan Lab menurut cara bayar pasien. maka komposisi pasien Umum – Askes – Askeskin di IRJA. Komposisi Kunj. 2006 Diagnostic Rate 43% 2007 46% Rata-rata 44% Angka DR Rata-rata di atas akan digunakan sebagai basis untuk menghitung proyeksi utilisasi laboratorium. IGD Hari rawat IRNA 71 . maka diagnostic rate dihitung secara total. IRJA Kunj.2006 Darah Lengkap Ewit Sedimen Zuiker Bilirubin KGDS Lainnya Jumlah 28% 15% 15% 15% 15% 7% 7% 2007 24% 14% 14% 14% 14% 5% 13% Rata-rata 26% 15% 15% 15% 15% 6% 10% 100% 100% 100% c. Contoh: Pada langkah analisis pasien IRJA. IRJA. Karena tidak ada data pemeriksaan lab per asal pasien (IGD. IRNA). d.

baik yang membayar langsung (pasien Umum). foto cranium. Buat sheet baru dengan nama “Rad” b. 5. Sedapat mungkin diagnostic rate ini dihitung per jenis pasien (Umum. Pelayanan Penunjang Diagnostik: Radiologi Seperti halnya laboratorium. Askes dan Askeskin dan proporsinya masing-masing. jenis pasien dan jenis/kategori pemeriksaan Jika data anda cukup lengkap untuk menghasilkan informasi di atas. dalam format yang sama dengan Laboratorium. Askes dan Askeskin). Masukkan data kunjungan radiologi ke dalam sheet tersebut. d. Jika data Anda tidak lengkap. Askes dan Askeskin). lakukan langkah-langkah berikut: a. per kelompok pemeriksaan (sederhana. IRJA dan IRNA) dengan cara sebagai berikut: e. Anda harus tetap mencari estimasi jumlah pemeriksaan Radiologi seperti analisis pada data Laboratorium. Informasi tersebut bermanfaat untuk:  Mengetahui diagnostic rate (tingkat utilisasi fasilitas Rad) oleh pasien IGD. per jenis dan kategori pemeriksaan. c. Hitung proporsi masing-masing variabel (jumlah pemeriksaan rad dan cara pembayaran) sama seperti menghitung proporsi di Laboratorium. dll). canggih) dan per jenis pemeriksaan (foto thorak. foto dengan atau tanpa kontras.Umum Askes Askekin 57% 14% 28% 57% 14% 28% 16% 20% 53% Angka-angka di atas dapat digunakan sebagai basis untuk menghitung perkiraan jumlah pasien menurut asal rujukan dan cara pembayaran dengan cara mengalikan angka persentase di atas dengan jumlah total pemeriksaan Lab. Hitung diagnostic rate radiologi dari masing-masing pelayanan (IGD. idealnya data Radiologi yang dianalisis detil dan lengkap sehingga dapat dihasilkan informasi mengenai proporsi pemeriksaan Rad yang merupakan rujukan dari IGD. Sebagaimana 72 . sedang. IRJA dan IRNA.  Menjadi dasar untuk menghitung proyeksi pemeriksaan radiologi per asal rujukan. IRJA dan Rawat inap per jenis pasien (Umum.

Juni 1.672 858 1.336 429 781 2. sehingga diperoleh angka-angka sebagaimana ditunjukkan pada tabel berikut.562 5. dan kategori pasien (Umum. Buatlah sheet baru dan beri nama “OK” b. Pelayanan Kamar Bedah a. tahun 2006 dan 2007 (Jan – Juni). Contoh: 73 .546 4.092 2006 Umum Askes Askeskin Jumlah 1. besar.083 Trend 47% 20% 1% 25% Setelah menghitung estimasi pemeriksaan radiologi tahun 2007 dan trend 2006 – 2007. Pada sheet ini masukkan data kinerja kamar operasi atau Instalasi Bedah Sentral RS anda.821 716 1. THT. Diagnostic Rate Umum Askes Askeskin Jumlah 2006 8% 7% 8% 20% 2007 8% 6% 6% 17% Rata-rata 8% 6% 7% 19% Contoh cara perhitungannya adalah sebagai berikut: Diagnostic Rate Rad pasien Askes th 2006 = Angka proporsi ini nantinya akan digunakan sebagai basis untuk menghitung proyeksi pemeriksaan radiologi pada pasien Umum. Obsgyn. Askes. Mata. Askeskin). data yang dimiliki hanyalah jumlah pemeriksaan Rad per jenis pemeriksaan. c. 2007 Jan . khusus). dll). Hitunglah trend. Askes dan Askeskin.546 Per bulan 223 72 130 424 Estimasi 1 th 2.contoh yang dipaparkan berikut ini. proporsi bedah berdasarkan kategori (sedang. hitunglah proporsi pemeriksaan radiologi berdasarkan jenis pasien (cara pembayaran). serta berdasarkan jenis spesialisasi (Umum. 6.

Contoh berikut ini adalah data RS yang hanya terdiri dari jumlah operasi per kategori operasi dan cara pembayaran pasien. Besar Umum Askes Askeskin Jumlah % 60 51 285 396 40.0% 16. maka surgery rate di atas dihitung dengan rumus: Surgery Rate 2006 = = 8.Kategori Operasi 2005 591 387 55 2326 3359 2006 851 471 96 2495 3913 Trend 44% 22% 75% 7% 16% Jumlah Pembedahan d.6% 8. maka pembaginya adalah jumlah pasien masuk IRNA pada tahun yang sama.3% 13. Informasi ini akan dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan untuk mengembangkan pelayanan IBS. 74 .8% Khusus 12 35 106 153 15. Bandingkan kategori mana yang menunjukkan trend signifikan dan mana yang proporsinya paling besar.3% Sedang 32 69 202 303 30. Jika anda memiliki data lebih dari 1 tahun.0% a.6% Lain-lain 16 22 93 131 Jumlah 120 177 686 983 Surgery Rate 2. lakukanlah improvisasi seperti terhadap data laboratorium dan radiologi. e. Karena pada kasus RS ini pasien dari IGD bisa langsung menjalani operasi di OK tanpa harus mendaftar ke IRNA lebih dahulu.8% 8. tahun 2006.3% Jika di RS anda OK murni hanya melayani operasi bagi pasien rawat inap.3% 100. carilah surgery rate setiap tahun dan hitung rata-ratanya. Hitung surgery rate dengan rumus: Jika data di RS anda tidak cukup lengkap untuk melakukan analisis di atas.

6% total 24.b. Besar Umum Askes Askeskin Jumlah 15% 13% 72% 100% Sedang 11% 23% 67% 100% Khusus 8% 23% 69% 100% Lainlain 12% 17% 71% 100% c.8% Persentase terhadap operasi besar: Persentase terhadap total operasi: = 16. Angka operasi sesar cukup besar yaitu 24. Askeskin). komposisi pasien (Umum. Contoh interpretasi untuk data OK di atas adalah: RS ini melakukan tindakan operasi kategori besar lebih banyak dibandingkan dengan operasi kategori lainnya. yaitu jumlah operasi sesar.8% d.3%. Selain data tersebut di atas. sebagai berikut.3%. Operasi kategori kecil (‘Lainlain’) komposisinya kecil yaitu hanya 13. Hal ini menandakan bahwa pelayanan operasi di OK digunakan untuk tindakan dengan teknologi menengah ke atas. yaitu sebesar 40%. dan kasus terbanyak di Fisioterapi.8% dari total operasi.2% -18. Askes. Umum 41 PNS 31 Gakin 172 Jumlah 244 besar 16. Surgery rate adalah sebesar 8. Hitung komposisi tiap jenis pasien dan kategori operasi. analisis data kinerja pelayanan ini dengan melihat trend pelayanan. 7. Fisioterapi Jika RS ada memiliki pelayanan fisioterapi.6% = 24. 2006 Jumlah Pasien Umum Askes 733 65 580 2007 721 121 472 Trend 13% 86. ada data lain yang relevan. Berikut ini adalah contoh data kegiatan pelayanan fisioterapi dari sebuah RS.6% 9% 79% 17% 65% 13% 72% 75 Komposisi 2006 2007 Rata-rata .

karena tarif dan paket obat untuk ketiga kelompok pasien ini berbeda-beda. b.639 13.340 Data di atas dapat dianalisis lebih lanjut dengan menggunakan asumsi: .575 4. 2006 Resep masuk R/ Umum Askes Askeskin 4. IGD.885 2. rawat inap dan OK (prescription rate). Pasien Askes justru menurun sebesar 17%. 76 . pasien Askes yang terbanyak dibandingkan dengan pasien Askeskin dan pasien Umum.0% 17% 18% 18% Contoh interpretasi untuk data di atas adalah sebagai berikut: Pasien fisioterapi mengalami kenaikan 13% dari tahun 2006 ke 2007. IGD dan IRNA).639 2007 4.Setiap hari rawat pasien di IRNA rata-rata mendapatkan 7 R/ (Catatan: asumsi ini didasarkan pada sampling pola peresepan di IRJA.Askeskin 128 128 0. Dilihat dari cara pembayarannya.750 1. kenaikan drastis terjadi pada pasien umum. c. Hitunglah komposisi peresepan berdasarkan kategori pasien: Umum. pada pelayanan rawat jalan. Berikut ini adalah contoh data dari Instalasi Farmasi. Askes dan Askeskin. Hitunglah tingkat peresepan di RS anda.Setiap pasien rawat jalan rata-rata mendapatkan 3 R/ . Farmasi a. 8.090 6.Setiap pasien IGD rata-rata mendapatkan 5 R/ . Dlihat dari komposisinya.

maka lakukannya perhitungan dengan logika-logika yang telah terbentuk. Analisis Keuangan Untuk melihat kondisi keuangan RS.Analisis trend untuk biaya dan pendapatan per jenis pasien .Analisis trend untuk biaya dan pendapatan per unit pelayanan (revenue centre) RS 77 . 9. Cara-cara ini juga dapat diaplikasikan pada pelayanan non medis.502 2007 88.823 26. jumlah ini jauh lebih besar.009 403.Sehingga jumlah R/ yang seharusnya dapat dilayani adalah: 2006 IRJA IGD IRNA Jumlah 59. disamping RS belum memiliki formularium. Contoh interpretasi untuk data Instalasi Farmasi diatas adalah: Resep yang dilayani di IFRS sangat sedikit dibandingkan dengan jumlah kunjungan pasien di IRJA dan IGD. 10.505 220. Pelayanan Lainnya Jika RS anda memiliki jenis pelayanan lain yang perlu dihitung secara khusus. serta total hari rawat pasien di IRNA.Analisis trend untuk biaya dan pendapatan secara umum .515 45. Hal ini disebabkan karena stok obat dan bahan medis di IFRS seringkali tidak sesuai dengan kebutuhan pasien.625 269.174 306.149 Dibandingkan dengan kenyataan jumlah resep yang dilayani (pada tabel sebelumnya). lakukan: .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful