REFORMASI BIROKRASI Reformasi birokrasi pada hakikatnya merupakan upaya untuk melakukan pembaharuan dan perubahan mendasar terhadap

sistem penyelenggaraan pemerintahan terutama menyangkut aspek-aspek kelembagaan (organisasi), ketatalaksanaan (business prosess) dan sumber daya manusia aparatur Berbagai permasalahan/hambatan yang mengakibatkan sistem penyelenggaraan pemerintahan tidak berjalan atau diperkirakan tidak akan berjalan dengan baik harus ditata ulang atau diperharui. Reformasi birokrasi dilaksanakan dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Dengan kata lain, reformasi birokrasi adalah langkah strategis untuk membangun aparatur negara agar lebih berdaya guna dan berhasil guna dalam mengemban tugas umum pemerintahan dan pembangunan nasional. Selain itu dengan sangat pesatnya kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi informasi dan komunikasi serta perubahan lingkungan strategis menuntut birokrasi pemerintahan untuk direformasi dan disesuaikan dengan dinamika tuntutan masyarakat. Oleh karena itu harus segera diambil langkah-langkah yang bersifat mendasar, komprehensif, dan sistematik, sehingga tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan dapat dicapai dengan efektif dan efisien. Reformasi di sini merupakan proses pembaharuan yang dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan, sehingga tidak termasuk upaya dan/atau tindakan yang bersifat radikal dan revolusioner. Pada intinya latar belakang reformasi birokrasi ini adalah sbb: 1. Praktek Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) masih berlangsung hingga saat ini. 2. Tingkat kualitas pelayanan publik yang belum mampu memenuhi harapan publik Tingkat efisiensi, efektifitas dan produktivitas yang belum optimal dari birokrasi 3. pemerintahan 4. Tingkat transparansi dan akuntabilitas birokrasi pemerintahan yang masih rendah. 5. Tingkat disiplin dan etos kerja pegawai yang masih rendah

Visi dan Misi Visi reformasi birokrasi adalah terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik tahun 2025 Misi adalah: 1. Membentuk dan atau menyempurnakan peraturan perundang-undangan sebagai landasan hukum tata kelola pemerintahan yang baik. 2. Memodernisasi birokrasi pemerintahan dengan optimalisasi pemakaian teknologi informasi dan komunikasi. 3. Mengembangkan budaya, nilai-nilai kerja dan perilaku yang positif

Integritas Tinggi 2. Kemampuan Memberikan Pelayanan yang Prima Tujuan Khusus. Birokrasi yang Bersih Birokrasi yang Effisien.PAN/7/2008 tentang Pedoman Umum Reformasi Birokrasi. membangun/membentuk profil dan perilaku aparatur negara dengan: 1. . prosedur dan mekanisme kerja 4. 2. Efektif dan Produktif Birokrasi yang Transparan Birokrasi yang Melayani Masyarakat Birokrasi yang Akuntabel Secara detail. Produktivitas Tinggi dan Bertanggungjawab 3. 4. 3. Mengadakan restrukturisasi organisasi (kelembagaan) pemerintahan. membangun/memberntuk: 1. Anda bisa membaca Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor: PER/15/M. 2. Menyederhakan sistem kerja. Mengembangkan mekanisme kontrol yang efektif Tujuan Umum. 3.Visi adalah: 1. Mengadakan relokasi dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia termasuk perbaikan sistem remunerasi. 5.

institusional). kejujuran dan tanggung jawab dalam pengambilan keputusan dan melaksanakan tugas. maka disepakati beberapa hal sebagai berikut: Jumlah jam kerja efektif per minggu adalah 37. Reformasi birokrasi ditujukan untuk seluruh pegawai (PNS/CPNS) lingkup Kementerian Pertanian mulai dari pimpinan sampai dengan unsur pelaksana. dan jika melebihi cuti PNS maka dapat dianggap sebagai tindakan indisipliner dan perlu ada tindak lanjut berupa sanksi.140/1/2010 terdiri dari mengaktifkan sistem pengawasan internal (obyektif.30 WIB (istirahat: 11. Prinsip pengawasan dan pengendalian pelaksanaan dalam Permentan No. ketentuan kepegawaian . dan anti KKN. Sosialisasi pelaksanaan reformasi birokrasi ini bertujuan untuk memberikan petunjuk umum tentang pelaksanaan penegakan disiplin pegawai Kementerian Pertanian serta untuk menggugah dan membangkitkan kembali upaya pegawai dalam meningkatkan produktivitas nasional. tindakan.Ed selaku Kepala Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Ketindan membuka sosialisasi ini yang kemudian dilanjutkan oleh pemaparan secara lengkap mengenai kebijakan reformasi birokrasi oleh Dra.00 – 13. Hasil monitorning absensi (khusus pegawai yang tidak disiplin dapat diumumkan secara terbuka untuk memberikan efek jera) . M.00 – 13. baik pusat maupun daerah. Ket: Apabila lebih dari 2 (dua) hari dianggap cuti.06/PERMENTAN/OT. applicable.00 WIB) 2. Ijin tidak masuk kerja/meninggalkan kantor maksimal 2 (dua) hari. Hal-hal di atas tentu saja tidak lepas dari pedoman yang telah ditetapkan baik berupa pandangan filosofis . PNS sebagai abdi negara diharapkan dapat memiliki sikap. metode. Ir. partisipatif (melibatkan berbagai pihak terkait).00 WIB) : 07. Maman Surachman. mengutamakan pendekatan reward (punishment bersifat edukatif) Sebagai wujud pelaksanaan penegakan disiplin pegawai kementerian pertanian ini meliputi beberapa unsur penilaian antara lain yaitu kepatuhan dan ketaatan terhadap ketentuan. 3. Kegiatan sosialisasi pelaksanaan reformasi birokrasi ini dilaksanakan pada hari Rabu. serta pedoman pengendalian (monitoring) .SOSIALISASI PELAKSANAAN REFORMASI BIROKRASI KEMENTERIAN PERTANIAN PER 1 AGUSTUS 2010 Reformasi birokrasi merupakan agenda yang sedang gencar dilaksanakan seluruh kementerian termasuk salah satunya adalah kementerian pertanian. Sesuai dengan Permentan No.45 WIB (istirahat: 12. disiplin tinggi. Senin s/d Kamis Jum’at : 07. Tri Agustin selaku Kepala Bagian Umum BBPP Ketindan. ketentuan wewenang. perilaku).140/1/2010 tanggal 22 Januari 2010 mengenai pedoman peningkatan disiplin pegawai.00 – 15. hemat.5 jam yang terdiri dari: 1. Penggunaan “sistem absensi elektronik” dan on line ke dalam jaringan sistem informasi/sistem elektronik perkantoran 4. Dengan budaya kerja yang tinggi dan kondusif serta sumber daya PNS yang kompeten maka diharapkan dapat memberikan korelasi positif terhadap pelayanan publik yang bersifat acceptable.00 – 15.Standar Operasional Prosedur (SOP). konsistensi menjalankan wewenang. dan perilaku yang dapat menginisiasi terciptanya budaya kerja yang efisien. dan accountable yang pada akhirnya dapat menciptakan good and clean governance sebagai tujuan akhir dari reformasi birokrasi. Dalam rangka mewujudkan pelaksanaan reformasi birokrasi yang akan diberlakukan per tanggal 1 Agustus 2010. transparan. 28 Juli 2010 yang dihadiri oleh seluruh pegawai Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Ketindan dan dilaksanakan di Ruang Aula Mahkota Dewa.06/PERMENTAN/OT. berorientasi pembinaan (perbaikan sistem.

maupun penghargaan lain bagi pegawai berprestasi 6. 7. perilaku. (dm) . Penghargaan Baik berupa tanda Jasa. kenaikan pangkat istimewa.5. dan disiplin kerja PNS sangat tergantung pada komitmen memberikan keteladanan. serta penegakan hukum dengan sanksi yang tegas. tekad. Pakaian Kerja Senin dan Kamis Selasa dan Rabu Jumat : Pegawai diwajibkan berpakaian seragam : Pegawai memakai pakaian bebas rapi : Pegawai diwajibkan berpakaian batik atau khas daerah Keberhasilan dan terealisasinya kesepakatan-kesepakatan di atas sebagai salah satu upaya peningkatan efisiensi. Setiap tindakan indisipliner pegawai akan dikenakan sanksi sesuai peraturan kepegawaian. penghematan. semangat ketaatan disiplin PNS. sikap mental.

MBA. sementara birokrasi adalah suatu organisasi yang memiliki rantai komando dengan bentuk piramida. pemerintah Indonesia telah mengalokasikan tambahan anggaran untuk tahun 2010. Berbagai keluhan masyarakat kurang direspons aparatur Belum ada data awal yang pasti dan sama Tolok ukur keberhasilan belum jelas Belum ada analisis yang jelas mengapa pemberantasan korupsi sejak era Presiden Soekarno.REFORMASI BIROKRASI INDONESIA Menurut Wikipedia. Kejaksaan Agung 3. Soeharto.terdiri dari : 1. Berikut ini adalah program reformasi diberbagai lembaga pemerintah/departemen yang menjadi prioritas tahun depan yaitu : 1. Abdurrahman Wahid. Kantor Meneg PAN 9. Lembaga Administrasi Negara 12. mengatakan bahwa sebagai latar belakang program reformasi birokrasi ini terbagi atas 3 kelompok yaitu : A. Taufiq Effendi. Tidak semua institusi akan melakukan proses reformasi pada tahapan awal ini. sebagian dari lembaga pemerintah. termasuk di dalamnya untuk membiayai program reformasi. umumnya organisasi dalam militer dan pemerintahan. Indonesia sendiri telah mengagendakan program tersebut termasuk mempersiapkan pendanaan program reformasi itu. Kantor Meneg PPN/Bappenas 10. Pendek kata reformasi birokrasi artinya upaya perubahan dalam sebuah institusi publik yang diarahkan pada upaya peningkatan performansi layanan kepada umum atau masyarakat luas. sampai Susilo Bambang Yudhoyono belum menunjukkan tanda-tanda keberhasilan. . Kantor Menko Perekonomian 6. Departemen Hukum dan HAM 5.go. Bahkan.Org. 4. Reformasi secara umum berarti perubahan terhadap suatu sistem yang telah ada pada suatu masa. Kantor Menko Polhukam 8. Departemen Keuangan 2.id Drs. Departemen Pertahanan 4. Habibie. 3. Badan Kepegawaian Negara (BKN) 13. Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Dalam tulisannya diwebsite setneg. Indonesia dalam menapaki proses refromasi ini memerlukan koordinasi antar institusi yang ada didalam struktur pemerintahan dalam berbagai bidang. anggaran belanja pegawai 2010 dinaikkan luar biasa besar hingga Rp 28 triliun menjadi Rp 161 triliun. 2. Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara. Kantor Menko Kesra 7. Empat Masalah. dan Megawati Soekarnoputri. sudah mulai merintis program reformasi di lembaga masing-masing dalam rangka memperbaiki layanan publik yang akan diterapkan di lembaga masing-masing. Kepolisian Negara RI 11.

Belum ada kesepakatan menerapkan SIN (single identification/identity number) tentang data kepegawaian. penanggulangan kejahatan (criminal policy) belum efektif menggunakan media masa dan media elektronika. kurangnya partisipasi masyarakat. misi. sebagai penjabaran RPJMN 2004-2009 meliputi: 1. . e-business. Penerapan dan pemanfaatan Single Identification/Identity Number (SIN) untuk setiap urusan masyarakat yang diharapkan mampu mengurangi peluang penyalahgunaan. asuransi kesehatan. tanah. preventif (prevention without punishment). mekanisme dan prosedur. C. 4. Lima prasyarat keberhasilan pemberantasan korupsi: 1. sistem. tata hubungan kewenangan. 3. kabupaten. Penataan Kelembagaan Aparatur. dan pencegahan dini (detektif). dan kota). taspen. dimulai dari lembaga kepresidenan. e-procurement. 5. e-procurement. bea-cukai. dan lembaga-lembaga koordinatif. 2. Tujuh kelemahan yang menonjol: 1. Kurang memanfaatkan teknologi informasi (e-government. termaktub dalam Agenda Strategis Reformasi Birokrasi Aparatur Negara 2004-2009. 3. dan yang terkait lainnya 5. kementerian dan kementerian negara. sanksi terlalu ringan dan tidak konsisten. Penyederhanaan Ketatalaksanaan harus mendorong pelayanan terpadu. Masih banyak duplikasi. dan ketidakwajaran peraturan perundangundangan (ambivalen dan multi-interpreted) 6. Deregulasi peraturan perundang-undangan yang memberi peluang KKN dan ada kehendak yang sungguh-sungguh dan serius untuk memberantas korupsi (Inpres 5/2004 tentang Percepatan Pemberantasan Korupsi merupakan salah satu komitmen yang harus ditindaklanjuti dengan tindakan nyata). Penataan atau pembaharuan Criminal Justice System (CJS) yang memadai. Kelemahan dalam criminal justice system (sistem penanggulangan kejahatan). e-office. ketatalaksanaan internal dan eksternal manajemen pemerintahan. 7. dan criminal policy belum dituangkan secara jelas dalam bentuk represif (criminal justice system). korporatisasi unit-unit pelayanan publik. Sistem dan mekanisme pelayanan publik yang memanfaatkan teknologi informasi (TI): egovernment. tujuan dan rencana tindak tidak jelas. pertentangan. lembaga pemerintah pusat dan daerah (provinsi. Peraturan perundang-undangan yang saling menunjang dan memperkuat. pajak. 2. Berdasarkan hal diatas perlu kiranya dilakukan berbagai langkah konkret terkait output terhadap perubahan yang diharapkan terjadi sebagai hasil dari proses dan kebijakan reformasi birokrasi. imigrasi. information technology) dalam pemberantasan KKN 4.B. Belum ada kesamaan persepsi dan pemahaman tentang visi. Belum ada konsistensi yang didukung kesungguhan atau keseriusan pemerintah dalam pemberantasan KKN. Lemahnya kehendak pemerintah atau political will/government will 2. lembaga-lembaga yang dibentuk berdasarkan amanat undang-undang.

masing instansi. persyaratan. dan PNS aktif di partai politik. didukung analisis kebutuhan diklat. serta Pemantapan Karakter dan Jati Diri Aparat Pemerintah/Negara. fit and proper test yang tidak diskriminatif. kehutanan. penyelenggaraan konsultasi publik oleh masing-masing instansi dalam program percepatan pemberantasan korupsi dan pengawasan (fungsional. rekrutmen. 6. monitoring dan evaluasi) secara berjenjang dan pembentukan organisasi Kormonev di masing-masing instansi. dan berakhlak mulia. dan mekanisme pembentukan. target peningkatan indeks kinerja pelayanan (service performance index) masing. analisis. kebijakan penanaman modal di pusat dan daerah). standar kompetensi jabatan. sejahtera. penentuan indikator kinerja yang disepakati. analisis jabatan. disiplin. internal. secara adil dan layak. . standar kompetensi. seleksi. perpindahan sesuai kompetensi. pembangunan pertanian. beban kerja dan tanggungjawab. Pendidikan dan pelatihan berbasis kompetensi. Mekanisme Kormonev (koordinasi. derajat dasar hukum penerapan Sistem AKIP (Inpres) ditingkatkan menjadi Undang-Undang atau Peraturan Pemerintah. Remunerasi. Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah. dukungan anggaran memadai. kurangnya sinkronisasi peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan akuntabilitas kinerja. penggunaan metode assessment centre. ijin lokasi dalam mendorong investasi sistem dan prosedur. dan evaluasi kinerja. netral. Pelayanan publik: kelembagaan pelayanan satu atap (landasan hukum. mengapa TNI dan Polri 58 tahun. memasukkan aspek-aspek kemiskinan. transparan. dan koordinasi pengawasan yang komprehensif. pola kerja PNS. orientasi pada prestasi kerja. berorientasi hasil dan kualitas. harus ketat di seluruh Indonesia. pengukuran. dan usaha kecil menengah ke dalam kegiatan pendayagunan aparatur negara.3. jabatan terbuka. keamanan dan penegakan hukum. dan kejelasan institusi dan kewenangan. Reward and punishment (penghargaan. nomenklatur jabatan fungsional. 5. Pengembangan Budaya Kerja Aparatur Negara. kompetitif. rencana kinerja tahunan. ada catatan prestasi harian pegawai. Pemberhentian dan pemensiunan (batas usia pensiun masih 56 tahun. biaya. gaji. Kepegawaian berbasis kinerja harus dibangun. nelayan. penempatan pegawai (standar kompetensi. penentuan target kinerja. transparan. koordinasi lintas sektoral. profesional. eksternal. AKIP (pelaporan. bekinerja poduktif. perkebunan. peningkatan komitmen pimpinan dalam menerapkan Sistem AKIP. masyarakat). pengaturan tunjangan. kejelasan institusi. 4. kelautan. transparan. transparansi dan akuntabilitas. kompetitif. anti KKN. melekat. penyaluran pasca diklat. jangka waktu. pengaturan jabatan struktural dan jabatan fungsional. akuntabel. pemahaman. organisasi dan bebas kerja. kejelasan kewenangan. dan penerapan standar pelayanan minimal. meliputi Perencanaan Kepegawaian (formasi. kejelasan sistem dan prosedur. kurangnya koordinasi. PNS menjadi angota LSM. kewenangan. 7. pelaporan kinerja. penerapan indeks kepuasan masyarakat. tetapi PNS tetap 56 tahun? Pola karir PNS. penetapan indikator kinerja. sanksi tegas. rencana strategis. rangkap jabatan. peraturan perundang-undangan yang inkonsisten dan tumpang tindih. menuju aparat yang jujur. Pengembangan Sistem Pengawasan Nasional. DP3 lebih obyektif. kriteria dan konsistensi pemberian penghargaan. pola pikir-sikap-perilaku produktif. perubahan Mind-Set dan Culture-Set Aparat Negara.

ketetapan. tidak selalu bekerja sendiri. mempunyai leadership yang kuat (mengarahkan. dengan membangun mengubah perilaku penguasa ke pelayan masyarakat. o Transparan. dan tidak diskriminatif tentang penyelenggaraan negara dengan tetap memperhatikan perlindungan atas hak asasi pribadi. berkemampuan). integritas. Peningkatan Koordinasi. dan bekerja terintegrasi). adopsi. tekun (teliti. ilmiah. kreatif (ide spontan. Reinventing Government. berani menolak/melawan kebatilan). dan Terpercaya: o Kredibel. Aparat Negara harus kredibel dan pemerintah harus dipercaya (trust government). golongan. sabar. punya rasa kebersamaan dan dinamika kelompok kerja (team work. kejelasan wewenang dan tanggungjawab. berilmu pengetahuan. logis. jujur. dan tanggungjawab masing-masing. fungsi. dan Sinkronisasi penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan: sesuai dengan tugas. holistik. andal. teguh (kuat dalam berpegang pada aturan. tidak mengharapkan imbalan atau balas jasa. rendah hati. punya keteguhan hati. disiplin (taat aturan. dan tujuan organisasi. konsisten. keadaan dapat dipercaya.8. berani dan arif. gembira. difusi) dan peka (responsif. taqwa. Transparan. Asas keterbukan adalah asas yang membuka diri terhadap hak masyarakat untuk memperoleh informasi yang benar. misi. berpengalaman. berkelanjutan) dan sabar. peran. semata-mata karena menjalankan tugas/amanah demi Tuhan) dan jujur (benar dalam kata dan perbuatan. dan cepat. watak dan tindakan jelas tegas tidak ragu-ragu). memotivasi. dan kooperatif). integritas (menyatu dengan unit kerja/sistem yang ada) dan profesional (terampil. tidak egois. bertanggungjawab. PNS/Aparatur Negara harus meningkatkan akuntabilitas. berdedikasi dan loyal. Harus ditingkatkan tanggungjawab dan tanggunggugat para pengambil keputusan dalam segala bidang yang menyangkut kepentingan masyarakat luas. periang dan tersenyum). dan komunikatif) dan teladan/keteladanan (tindakan yang segera memicu/mendorong pihak lain. beriptek. arif. rasional (berpikir cerdas. rajin. bersemangat dan punya motivasi. obyektif. toleran. antara lain: iman. bertanggungjawab. ramah. berbuat/bertindak agar ditiru. tegas. adil. mengubah fokus akuntabilitas dari orientasi masukan (input) ke hasil (output) dan manfaat (outcome). dan berusaha menguasai dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi. dan rahasia negara. budaya baca-tulis. integratif. Akuntabilitas: setiap kegiatan dan hasil akhir dari kegiatan Penyelenggara Negara harus dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat atau rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi negara sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. kesesuaian. konsisten. wewenang. ketaatan. inovasi. o Akuntabel. membimbing. bekerja tepat. 9. datang dari lubuk hati. tekad yang mantap untuk melakukan dan mewujudkan sesuatu yang diyakini. proaktif). Kredibilitas: kepercayaan. nilai moral. kreatif. dan prinsip manajemen) dan tegas (sifat. yaitu punya komitmen dan konsisten terhadap visi. inovatif. belajar terus. ikhlas (rela sepenuh hati. akurat. norma dan prinsip) dan bekerja teratur (konsisten mengikuti prosedur). dan intelektual) dan cerdas emosi (spontan. . silih asah-asih-asuh. Akuntabel. Transparansi: keterbukaan. Aparat harus menerapkan dan mengembangkan nilai-nilai dasar budaya kerja. kompeten. adil dan terbuka. sistematik/sistemik. Membangun Aparatur Negara yang Kredibel. kemantapan dalam bertindak sesuai visi dan misi. Integrasi.

Terpercaya: agar aparat dipercaya masyarakatnya. kompeten. diklat depdagri.go. competency standard. dan etika lingkungan. birokrasi indonesia. reformasi pemerintahan.id Artikel ini masuk ketegori : Artikel Umum. reformasi birokrasi indonesia. Manajemen Artikel ini memiliki tag : Aparatur pemda. profesional. politik dan pemerintahan. badan diklat depdagri. SDM Aparatur. beretika sosial dan budaya. standar kompetensi . keilmuan. birokrasi. reformasi indonesia. Kompetensi. reformasi birokrasi. ekonomi dan bisnis. maka harus menunjukkan kedisiplinan. contoh. Sumber : setneg. reformasi aparatur.o Di samping tiga hal di atas. aparat negara harus meningkatkan kinerja. reformasi diklat. kejujuran. netral. penegakan hukum yang berkeadilan. dan teladan kepada masyarakat. mengikuti diklat berbasis kompetensi.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful