Anda di halaman 1dari 4

PROPOSAL PENELITIAN PENERAPAN UJI KOLMOGOROV SMIRNOV BIVARIAT DALAM PENGUJIAN NORMALITAS SAMPEL

OLEH: RANGGA PRADEKA (662009014)

PROGRAM STUDI MATEMATIKA FAKULTAS SAINS DAN MATEMATIKA UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA 2012

I.

PENDAHULUAN

1.1 Latar belakang Dalam statistik, uji normalitas sangat diperlukan untuk menentukan teknik statistik apa yang akan digunakan. Data klasifikasi continue, data kuantitatif yang termasuk dalam pengukuran data skala interval atau ratio, untuk dapat dilakukan uji statistik parametrik disyaratkan distribusi normal . Pembuktian data berdistribusi normal tersebut perlu dilakukan uji normalitas terhadap data. uji distribusi normal yaitu uji untuk mengukur apakah data yang dimiliki distribusi normal sehingga dapat dipakai dalam statistik parametrik (statistic inferensial). Uji normalitas bertujuan untuk menguji apakah data dari sampel yang dimiliki berasal dari populasi berdistribusi normal atau data populasi yang dimiliki berdistribusi normal . Jika asumsi kenormalan dilanggar maka uji statistik menjadi tidak valid atau bias terutama untuk sampel kecil. Statistik parametrik adalah ilmu yang mempertimbangkan jenis sebaran/distribusi data, yaitu apakah data menyebar normal atau tidak. Cara yang biasa digunakan dalam menghitung masalah kenormalan yaitu menggunakan Kolmogorov-Smirnov. Data yang akan diuji dalam penelitian ini yaitu data bivariat, yaitu data yang independen antara dua variabel. Dalam uji Kolmogorov-Smirnov sering membahas data univariat atau 1 variabel saja sehingga dalam penelitian ini akan dibahas penerapan uji Kolmogorov-Smirnov untuk 2 variabel atau bivariat. 1.2 Perumusan Masalah Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana penerapan uji Kolmogorov- Smirnov bivariat dalam pengujian normalitas sampel. 1.3 Tujuan Penelitian Tujuan dalam penelitian ini adalah Penggunaan uji Kolmogorov-Smirnov bivariat dalam pengujian normalitas sampel. 1.4 Batasan Masalah Perhitungan menggunakan alat bantu paket program R 1.5 Langkah-langkah Penelitian Studi Literatur Metode Penelitian Analisis dan Pembahasan Penarikan Kesimpulan Penulisan Laporan

II.

DASAR TEORI

Uji Kolmogorov-Smirnov merupakan pengujian normalitas yang banyak dipakai terutama setelah adanya banyak program statistik yang beredar. Kelebihan dari uji kolmogorov-Smirnov adalah sederhana dan tidak menimbulkan perbedaan persepsi di antara satu pengamat dengan pengamat yang lain, yang sering terjadi pada uji normalitas dengan menggunakan grafik. Konsep dasar dari uji normalitas Kolmogorov-Smirnov adalah dengan membandingkan distribusi data (yang akan diuji normalitasnya) dengan distribusi normal baku. Distribusi normal baku adalah data yang telah ditransformasikan ke dalam bentuk Z-score dan diasumsikan normal. Uji Kolmogorov-Smirnov sebenarnya adalah uji beda antara data yang diuji denga normalitasnya dengan data normal baku. Penerapan pada uji Kolmogorov-Smirnov adalah jika signifikan dibawah 0.05 maka data yang diuji mempunyai perbedaan yang signifikan dengan data normal baku, berarti data tersebut normal.lebih lanjut, jika signifikansi diatas 0.05 maka tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara data yang akan diuji dengan data normal baku artinya daya yang diuji normal. Jika kesimpulan memberikan hasil yang tidak normal, maka ditentukan transformasi yang digunakan untuk normalisasi. Uji normalitas kolmogorov smirnov bivariat yaitu menguji dua sampel independen diambil dari populasi yang sama/ populasi yang memiliki distibusi sama. Langkah-langkah yang dilakukan dalam uji normalitas Kolmogorov-Smirnov bivariat; Menentukan nilai maximum dari fungsi jejang kumulatif observasi sampel pertama dan kedua. = [1 2()] untuk uji satu sisi. = |1 2 | untuk uji dua sisi Dimanan 1 adalah fungsi jenjang kumulatif observasi pada sampel pertama dan 2 fungsi jenjang kumulatif obsevasi dari sampel kedua. Jika sampel yang digunakan kecil atau lebih kecil dari 40 menggunakan persamaan berikut : Untuk jumlah sampel sama (n1=n2) D (pembilang) hitung bandingan dengan D table Jika 1 2, dengan derajat kebebasan adalah 2, maka 2 = 4 2 1+2
12

Selanjutnya untuk sampel yang lebih besar dari 40 maka digunakan persamaan : Uji dua sisi, hitung nilai D dan bandingkan dengan = 1,36 Untuk tingkat signifikan dapat dilihat ditabel berikut : No Nilai hitung 1 0.10 1.22 2 0.05 1.36 3 0.025 1.48 4 0.01 1.63 5 0.005 1.73
1+2 2

6 0.001 1.95 12 Uji satu sisi dengan derajat kebebasan adalah df= 2, 2 = 4 2 1+2

Ketentuan penggunaan: Signifikansi Jika Kd/D/X2 < KD/D/X2 tabel maka Ho diterima dan H1 ditolak. Jika Kd/D/X2 >= KD/D/X2 tabel maka Ho ditolak dan H1 diterima.

Tabel Harga Kritis D dalam tes dua sampel Kolmogorov-Smirnov (sampel besar tes 2 sisi) Signifikansi Nilai untuk D besar untuk menolak H0, dimana D=|1 2 | 0.1 1 + 2 1.22 2 0.05 1.36 0.025 1.48 0.01 1.63 0.005 1.73 0.001 1.95 1 + 2 2 1 + 2 2 1 + 2 2 1 + 2 2 1 + 2 2

III.

DAFTAR PUSTAKA Cahyono,Tri.2006.Uji Normalitas http://teorionline.wordpress.com/2011/04/02/uji-normalitas/ http://www.konsultanstatistik.com/2009/03/uji-normalitas-dengankolmogorov.html