Anda di halaman 1dari 21

telcomind

Recent Entries Friends Archive User Info RSS

Ians Journal
Let's Try to Sharing All
Cross Connect ML TN

telcomind February 28th, 2011 Current Location: Indonesia, Jakarta

Tools yang dibutuhkan untuk cross-connect adalah 1.


puncher crown LSA K52 K57 LED (Light Emitting Diode)

2.

3. 4.

BER Test PC Laptop terdiri dari


Sistem Operasi Windows 2000 atau yang lebih baru. Java Port COM, LAN card, USB to LAN OMS

Saya membagi tekhnik cross-connect menjadi dua bagian, yaitu fisik dan software. 1. Fisik

Yang dimaksud dengan cross-connect fisik adalah aktifitas yang dilakukan untuk menghubungkan dua site secara fisik menggunakan puncher. Katakanlah misalnya yang dihubungkan adalah site A dan C, dan posisi kita ada di site B. Maka saat di site B, kita mencari DDF yang ke arah site A dan ke arah site B. Dengan menggunakan LED, cari yang mana TX dari 1 kabel E1 yang dari site A, dan cari juga yang mana TX dari site C. Setelah didapatkan TX dari masing2 E1, maka hubungkan dengan menggunakan puncher LSA atau K52 atau K57, TX dari site A menuju RX ke site B, dan sebaliknya, hubungkan TX dari site B menuju RX ke site A. Setelah selesai menghubungkan antar kabel TX dan RX, test kembali dengan menggunakan LED. Harus nya semua kabel E1 saat ini sudah memiliki frekuensi dan ditandai dengan lampu LED menyala. Jika masih ada kabel yang belum menyala, maka cross-connect connect yang dibuat masih belum bekerja dengan baik. Selain dengan menggunakan LED, kita juga dapat mengecek cross-connect dengan menggunakan Multi-Tester. Cara nya adalah dengan cara melihat apakah sudah ada frekuensi yang dilewatkan oleh kabel E1, dengan menggunakan fungsi Hz pada multi-tester. Sinyal yang baik adalah jika kabel tersebut mengeluarkan frekuensi sekitar 1.023Hz. Dalam beberapa kasus, ada juga kabel yang hanya mengeluarkan frekuensi sekitar 300an Hz. Frekuensi ini tetap bisa melewatkan transmisi. 2. Software

Berbeda dengan cross-connect fisik, cross-connect software adalah tekhnik menghubungkan 2 site dengan menggunakan software atau komputer. Disini hanya dijelaskan tekhnik cross-connect menggunakan produk Ericsson yaitu Minilink TN dan Marconi.

1.

Traffic Node

Ada beberapa hal yang harus di pahami agar dapat mengerti tekhnik melakukan cross-connect menggunakan software. Seperti sudah dijelaskan dibagian awal, bahwa biasa nya TN yang banyak digunakan adalah 6P dan 20P.

Bagaimana cara menghitung slot nya? Ini harus diperhatikan untuk instalasi, apalagi dalam cross-connect. PFU (Power Filter Unit) terdapat disisi paling kiri dan menempati slot 0. Slot 1 diisi oleh FAU (Fan Unit). Sedangkan slot 2 sampai dengan 6 dapat diisi LTU155e, LTU16x2 atau MMU2. Sedangkan slot 7 yang diatas diisi oleh NPU 8x2.

Menghitung letak slot TN 20P sedikit lebih mudah dibandingkan dengan TN 6P. Sisi paling kiri atau slot 0 diisi oleh PFU. Di slot 10 diisi oleh NPU, sedangkan slot lainnya dapat diisi dengan MMU, SMU, LTU155e dan LTU16x2. Untuk keperluan cross-connect, yang diharus dipahami adalah peletakan slot LTU 16x2 dan LTU155e. Masuk ke TN Untuk dapat masuk ke TN, yang harus diperlukan adalah alamat IP. Jika TN tersebut belum pernah di commissioning, maka IP default nya adalah 10.0.0.1 dengan subnet mask adalah 255.255.255.0. Sedangkan jika TN tersebut sudah di commissioning, maka IP nya dapat dilihat disisi kiri TN terdapat sebuah lempengan. Dan jika lempengan tersebut belum di berikan alamat IP, atau IP yang dilempengan tersebut salah, maka kita dapat mengetahui IP dari TN tersebut dengan menggunakan kabel DB9 male to female ( Semua E1 / port yang terdapat disisi DDF, baik LSA, K52 atau K57 didalam software dikenal 1A sampai dengan 4D. dibawah ini dijelaskan table konversi dari port fisik ke angka disoftware.

Fisik E1 1 E1 2 E1 3 E1 4 E1 5 E1 6 E1 7 E1 8 E1 9 E1 10 E1 11 E1 12 E1 13 E1 14 E1 15 E1 16

Software 1A 1B 1C 1D 2A 2B 2C 2D 3A 3B 3C 3D 4A 4B 4C 4D

Tabel konversi fisik ke software. Ke 16 E1 ini biasa nya terdapat dalam satu slot LTU 16x2. Dengan demikian, berapapun jumlah LTU 16x2 yang terdapat dalam sebuah TN, maka total nya adalah dikali 16 E1. Setelah memahami slot E1 fisik, selanjutnya adalah memahami apa yang disebut dengan Air Interface (Um).

E1 1 2 3 4 5 21 34 s/d 63

Air Interface 1.1.1 1.1.2 1.1.3 1.2.1 1.2.2 1.7.3 2.5.1 s/d 3.7.3

Tabel konversi E1 ke Air Interface

Jenis Slot / LTU 16x2 155e

Keterangan Adalah E1 yang jatuh langsung ke DDF. Jika dilihat disoftware maka cirinya adalah 1A, 1B, 1C, 1D, 2A s/d 4D Adalah E1 yang tidak kelihatan. E1 ini digunakan untuk menghubungkan antara 1 site dengan site yang lain atau lebih. Jika dilihat di software maka cirinya adalah 1.1.1, 1.1.2, 1.4.3, 1.6.2, 1.7.2, s/d 1.7.3

Untuk dapat melakukan cross-connect menggunakan software, ada dua hal yang harus diperhatikan, yaitu : Pastikan secara fisik di near end dan far end terdapat E1 (biasanya lebih disebut dengan port) yang kosong (tidak terdapat loop, atau lampu di RX mati). Dan cek juga disoftware apa sudah ada cross-connect yang digunakan. Pastikan juga air interface near end dengan air interface far end ada yang sejenis. Misalnya kita melihat bahwa air interface 1.7.2 di near end tidak digunakan, maka lihat juga di far end, dan pastikan kalau air interface 1.7.2 juga tidak digunakan.

Katakan lah, E1 di DDF K52 yg kosong disite "A" adalah E1 15, ini berarti dalam software TN, E1 ini dikenal dengan port 4C. Dan kita cari juga air interface yang kosong di LTU155e pada TN yg sama, katakan juga kita mendapati terdapat air interface 1.7.2 yang kosong. INGAT, jika kita ingin menggunakan air interface 1.7.2 di site A, MAKA PASTIKAN JUGA disite B (Far end) air interface 1.7.2 juga masih kosong. Dengan meng-klik Configuration -> Traffic Routing, buatlah crossconnect di TN site A. Setelah selesai, lanjutkan pindah ke site B. Cari port E1 yang masih kosong, buka TN nya, dan buat crossconnect dengan menghubungkan air interface 1.7.2 dengan port E1 disite B yang masih kosong tadi. Lanjutkan dengan mengetest kelurusan. Tags: computer, jaringan, live journal, telekomunikasi ( Leave a comment ) Feb2012 S MTWT F S 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 Tags berita

chicken soup for the soul computer finance islami

jaringan just fo funny komputer live journal livejournal lowongan kerja motivasi motivator news premium account software song

telekomunikasi trick
Powered by LiveJournal.com LiveJournal Remember Me Forgot your password?

Create an Account You are viewing telcomind's journal

boykepangaribuan
Kamis, 27 November 2008
tentang perangkat telecomunication marconi

cap.marconi

modul marconi

Step by step configuration Initial Configuration 1. Connect PC to NE using LCT cable 2. Open LCT application SW 3. Login>Local 4. User: ADMIN, Password: SDHMUXES 5. Select Status>Commissioning 6. Fill in parameter in Commissioning Parameters PDH port alarms mode : Automon (with signal conn) TCM Mode : Pseudo ALS Control : Hardware 1.5/2M fault action enable mode : Disable Default SD configuration : CDEG 7. Select Apply then Continue 8. Select Adopt to adopt all cards 9. Click Apply and wait until core A card stop flashing 10. Click close icon at the top right corner of the screen.

11. Select core B in LCT slot 1-8 (if fitted), then from drop-down menu select Configure>Switch 12. Select Apply then Finish 13. Configure other SMC Bank Status 1. Select Software>Bank Status> Global>Set Bank Status 2. Set the status SMC1 to Current and SMC2 to Non-Current and select OK 3. Exit to return to the Top Level screen. SET NE Online 1. Status>On line state 2. Select OK to bring NE on-line 3. Wait until core A card stop flashing 4. Select Cancel to return to Local Craft Terminal screen. 5. Select other card fitted in subrack, right click, select Configure then OK 6. Select Apply to confirm then Close to exit the window Communication configuration 1. From the main screen select Configuration>Comms 2. Select Transport Layer 3. Set the window timeout (default 16s) & Re-transmission count (default 4s) as required. 4. Select Apply, followed by Cancel 5. From the Comms screen, select Network Layer and setup NSAP address as follow: System ID length : 6 System ID : xxx (12 digits, ex. 000000000001) NPDU Lifetime control : 30 s Routing Mode : Level 1 Maksimum Area Address : 3 Master Area Address : xxx (20 digits ex. 11111111111111111111) 6. Select Apply Synchronization 1. Configuration>Synchronisation, select option SETG sync mode and set Sync Mode option to Freerun and other left at the defaults. 2. Select Apply then Close to return to Main screen Real Time Clock 1. Configuration>Date and Time 2. Set to the current date, Apply then Cancel to return to Main screen SET UP CROSSCONNECTION TO LINE WEST/EAST

1. Click then cross connection screen will be displayed. 2. Select the Create mode button 3. Select the Auto create button 4. On the left-hand side, select a source Tributary unit/LTU (2M Async) port On the right-hand side, select a destination Line unit (STM-1) port 5. Click port on the left and right side (for example 1 to 1.1.1) and cross connection screen will be opened 6. Set Admin State = Unlocked and Connection Type = Bidirectional and click OK and Cross connection created.

Diposkan oleh boykepangaribuan.blogspot.com di 00:52 Reaks i: 0 komentar:

Poskan Komentar
Link ke posting ini

Buat sebuah Link


Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda Langganan: Poskan Komentar (Atom)

Mengenai Saya

boykepangaribuan.blogspot.com thinker,coleric man,kadang juga melancholic. Lihat profil lengkapku

ngerti,ngerasaken,ngetrapken

Ada kesalahan di dalam gadget ini

Amazon MP3 Clips Daily Calendar Fish


Ada kesalahan di dalam gadget ini

Share it Recent Comments salam


Terima Kasih Ya Sudah Memberikan Waktu nya Untuk Berkunjung..... Warm Regard B.P

Baris Video

powered by

Tampilan slide

Arsip Blog

2010 (3) 2009 (7) 2008 (11) o Desember (1) o November (2) tentang perangkat telecomunication marconi Hadiah yang kekal o Oktober (3) o September (4) o Agustus (1)

java script
java script

telcomind

Recent Entries Friends Archive User Info RSS

Ians Journal
Let's Try to Sharing All
Sample Monitoring Site

telcomind March 6th, 2011 Current Location: Indonesia, Jakarta Cara membuat monitoring New Site : Site A (New Site) Setting New ML TN IP Address : 10.20.89.9 Netmask : 255.255.255.248 Network ID : 10.20.89.8 Default Gateway : 10.20.89.1 (IP address Site B/Far End) Site B (Far End) Setting New ML TN IP Address : 10.20.89.1 Netmask : 255.255.255.248

Network ID : 10.20.89.0 Default Gateway : 10.20.88.1 (IP Address SAU IPEX atau ML TN Existing yang terhubung ke router) Add Static Routing di New ML TN B Destination : 10.20.89.8 (Network ID Site A) Netmask : 255.255.255.248 (Network Mask Site A) Gateway : 10.20.89.9 (IP Address Site A) Atau 10.20.89.8 255.255.255.248 10.20.89.9 Note : Tujuan add static routing untuk memberitahukan ML TN B, bahwa semua IP yang merupakan class network ID 10.20.89.8 akan melewati gateway 10.20.89.9 Setting ML TN/SAU IP(EX) Existing Datanya IP Address : 10.20.88.1 Netmask : 255.255.255.0 Network ID : 10.20.88.0 Default Gateway : 10.20.87.1 (IP Address SAU IPEX atau ML TN Far End Existing yang terhubung ke router) Add Static Routing pada SAU IP(EX) atau ML TN Existing Destination : 10.20.89.8 (Network ID ML TN Site A) Netmask : 255.255.255.248 Gateway : 10.20.89.1 (IP Address ML TN Site B) Atau 10.20.89.8 255.255.255.248 10.20.89.1 Site C (Far End Site B) Datanya IP Address : 10.20.87.1 Netmask : 255.255.255.0 Network ID : 10.20.87.0 Default Gateway : 10.20.86.1 (IP Address SAU IPEX atau ML TN Far End Site C Existing yang terhubung ke router) Add Static Routing pada SAU IP(EX) atau ML TN Existing Destination : 10.20.89.8 (Network ID ML TN Site A) Netmask : 255.255.255.248 Gateway : 10.20.88.1 (IP Address SAU IP(EX) atau ML TN Existing Site B yang terhubung ke Router) Atau 10.20.89.8 255.255.255.248 10.20.88.1 Untuk Detailnya dapat di download disini atau pada Gambar dibawah ini :

Untuk contoh capturannya dapat di download disini. Tags: computer, jaringan, live journal, telekomunikasi ( Leave a comment ) Feb2012 S MTWT F S 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29

Tags berita

chicken soup for the soul computer finance islami

jaringan just fo funny komputer live journal livejournal lowongan kerja motivasi motivator news premium account software song

telekomunikasi trick

Powered by LiveJournal.com

LiveJournal Remember Me Forgot your password?


Create an Account You are viewing Yyyyhhyuby tytb telcomind's journal