Anda di halaman 1dari 8

BREAST CARE POSTNATAL

(PERAWATAN PAYUDARA SETELAH MELAHIRKAN)

Disusun Oleh: BUDI JOKO SANTOSO CASJO SRI DIYANTO D.BUDI YUWONO IS HARYANTO KHASOL KODIRIN MESAH JOKO PURWANTO NISAM PUGUH BUDI PRIYONO SETYA PAMBUDI SRI WALYATI W SUNARSO TEGUH PRAYITNO TEGUH WALUYO

STIKES MUHAMADIYYAH GOMBONG

2012

BREAST CARE POSTNATAL

(PERAWATAN PAYUDARA SETELAH MELAHIRKAN)

PENDAHULUAN Perawat sebagai petugas kesehatan dituntut kemampuannya untuk ikut bertanggungjawab dalam melaksanakan upaya peningkatan dan penggunaan air susu Ibu (ASI). Sejalan dengan upaya pemerintah untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan ibu dan anak melalui program pemasyarakatan ASI, maka perawat juga dituntut memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam manajemen laktasi. Hal ini berarti perawat harus mampu berperan sebagai pendukung dan inovator yang akan membentuk perilaku masyarakat dalam

mengembangkan kesehatan pada umumnya dan penggunaan ASI pada khususnya. Mengingat banyak terjadi perubahan perilaku dalam masyarakat khususnya ibu ibu yang cenderung menolak menyusui bayinya sendiri terutama pada ibu ibu yang bekerja dengan alasan air susunya hanya sedikit atau tidak keluar sama sekali, keadaan ini memberikan dampak negatif terhadap status kesehatan, gizi, serta tingkat kecerdasan anak. Oleh karena itu untuk menanggulangi permasalahan diatas perlu dilakukan upaya preventif dan promotif dalam meningkatkan

penggunaan ASI dengan memberikan pendidikan kesehatan tentang

perawatan payudara ibu menyusui, sehingga membantu pengeluaran ASI secara lancar.

PENGERTIAN Breast Care (Perawatan Payudara) adalah pemeliharaan buah dada / payudara sehingga produksi ASI lancar dan menghindari kesulitan dalam menyusui.

TUJUAN PERAWATAN PAYUDARA POST NATAL Tujuan Perawatan payudara post natal adalah : Memelihara kebersihan payudara Melenturkan dan menguatkan puting susu Mengeluarkan puting susu yang masuk ke dalam / datar Merangsang kelenjar-kelenjar air susu sehingga Memperlancar produksi ASI Agar waktu menyusui, ASI dapat keluar dengan lancar dan menghindari kesulitan dalam menyusui. Persiapan psikis ibu menyusui

PRINSIP PERAWATAN PAYUDARA Dikerjakan secara sistematis Menjaga kebersihan sehari-hari Memakai BH yang menopang payudara

ALAT YANG HARUS DISIAPKAN Baby Oil / Minyak kelapa dalam tempatnya Kapas Dua Handuk besar yang bersih dan kering, dua buah waslap Bengkok Gelas Air hangat dan air dingin dalam baskom

CARA PERAWATAN PAYUDARA POST NATAL Cara melakukan perawatan payudara post natal : 1. 2. Mencuci tangan Basahi kapas dengan minyak / baby oil, dan

kompres puting susu dengan kapas minyak tersebut selama 3-5 menit 3. Setelah 3-5 menit, bersihkan puting susu dengan

gerakan memutar, bersihkan sampai bersih 4. Ketuk-ketuk payudara dengan jari-jari tangan

dengan gerakan memutar. 5. Gerakan I : Licinkan kedua telapak tangan dengan

minyak, Kedua tangan diletakkan diantara kedua payudara kearah atas, samping, bawah dan lepaskan ke arah depan (lakukan gerakan 30 kali)

6.

Gerakan II : Licinkan kedua telapak tangan dengan

minyak , Telapak tangan kiri menopang payudara kiri, dan jarijari tangan saling dirapatkan, Sisi kelingking tangan kanan mengurut payudara kiri dari pangkal payudara ke arah puting, demikian pula pada payudara sebelah kanan (lakukan 30 kali). 7. Gerakan III : Licinkan kedua telapak tangan dengan

minyak, Telapak tangan kiri menopang payudara kiri, jari-jari tangan kanan dikepalkan, tulang-tulang kepalan tangan kanan mengurut payudara dari pangkal ke arah puting (lakukan 30 kali) 8. Selanjutnya rangsang payudara dengan air hangat

dingin bergantian, siram / kompres payudara dengan air hangat dulu baru air dingin, siram bergantian sampai 5 menit. 9. 10. Keringkan payudara dengan handuk. Gunakan BH yang menopang payudara bukan yang

menekan payudara. 11. 12. Rapikan alat-alat Cuci tangan

CARA MENGELUARKAN ASI : Pijat / Urut payudara dari pangkal ke arah puting susu untuk mengeluarkan ASI, bukan hanya memencet puting susunya saja karena dapat menyebabkan iritasi dan ASI tidak dapat keluar dengan lancar.

Jika puting susu masuk ke dalam, cara perawatannya :

Letakkan kedua jari di atas dan di bawah puting Regangkan daerah areola dengan menggerakkan kedua jari keatas dan kebawah sebanyak 20 kali. Letakkan kedua jari di samping kiri dan kanan puting Regangkan daerah areola dengan menggerakkan kedua jari kearah kiri dan kanan sebanyak 20 kali Lakukan secara teratur sehingga puting susu menonjol. KEUNTUNGAN MENYUSUI : Bayi akan memperoleh makanan yang terbaik yaitu ASI Praktis, tidak merepotkan karena ibu tidak harus

menyediakan minum untuk bayi, seperti mengencerkan susu, menghangatkan susu, mencuci alat-alat minuman dan lain-lain Tidak memerlukan biaya karena ibu tidak perlu membeli

susu untuk bayi serta alat-alat yang diperlukan seperti : botol alat pengencer dan lain-lain Menyusu dapat mempererat hubungan kasih sayang

antara ibu dan anak

TANDA MENYUSUI YANG BENAR 1. 2. 3. Bayi cukup tenang Mulut bayi terbuka lebar Bayi menempel betul pada ibu

4. ibu 5. 6. 7. 8. digendong

Mulut dan dagu bayi menempel betul pada payudara

Seluruh areola tertutup mulut bayi Bayi nampak pelan-pelan menghisap dengan kuat Putting susu ibu tidak terasa nyeri Posisi ibu menyusui duduk, berbaring, berdiri dan

CARA MENYUSUI YANG BENAR Sanggalah payudara dengan keempat jari pada tangan yang tidak menyangga bayi dan ibu jari dibagian atas bantulah bayi menemukan putting.

YANG HARUS DIPERHATIKAN : 1. bayinya 2. 3. Hindari pemakaian sabun pada payudara Usahakan menyusui dengan kedua payudara secar Ibu harus percaya diri akan kemampuan menyusui

bergantian kanan dan kiri 4. Hindari gerakan yang kasar yang dapat

mememarkan payudara 5. 6. produksi ASI. Hindari stress Gizi ibu harus diperhatikan untuk meningkatkan