Anda di halaman 1dari 2

KASUS PT.

SINAR JAYA KAP Jojon & Priyadi mendapatkan penawaran untuk melaksanakan audit PT Sinar Jaya , sebuah perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur mesin berat. KAP Jojon & Priyadi menunjuk salah seorang direkturnya, Irwan K.,SE, Ak, CPA untuk bertanggu ngjawab atas audit PT Sinar Jaya. KAP Jojon & Priyadi mendapatkan referensi dari KAP BAmbang & Basuki untuk mengaudit PT Sinar Jaya, oleh krn itu KAP BAmbang & BAsuki mendapatkan sejumlah fee dari PT Sinar Jaya & KAP Jojon & Priyadi. Irwan meminta salah 1 stafnya untuk berdiskusi dgn salah satu stafnya untuk berd iskusi dgn salah satu manajemen atas PT Sinar Jaya, Singgih Cahaya, SE berkaitan dgn lingkup audit yg akan dilaksanakan. Pada saat yg sama salah satu stafnya yg lain juga diminta untuk bertemu Senior Auditor di KAP Bambang & Basuki; Bondan Berdikari, SE, Ak untuk menanyakan pewrihal PT Sinar Jaya. Hasil Wawancara dengan pihak PT Sinar Jaya PT Sinar Jaya mempunyai 2 anak perusahaan yakni PT Senter Jaya & PT Lilin Jaya PT Sinar Jaya mempunyai investasi dgn total 100 milyar dgn pendapatan per tahunn ya sebesar 100 juta. Pihak direksi meminta tim audit untuk: 1. Mengaudit kedua anak perusahaanya 2. Mengaudit laporan keuangan PT Sinar Jaya 3. Memeriksa Laporan Pajak dan Fiskal 4. Melakukan penilaian terhadap asset tetap. Pihak direksi mengizinkan tim audit KAP Jojon dan Priyadi untuk bertanya ke KAP Bambang selaku pihak yg dahulu pernah mengaudit PT Sinar Jaya. Hasil Wawancara dengan pihak KAP Bambang dan Basuki Setelah mendapat konfirmasi dari pihak PT Sinarjaya bahwa tim audit dari KAP Joj on dan Priyadi selaku tim yang akan mengaudit PT Sinar Jaya diperkenankan untuk berkonsultasi dgn pihak KAP Bambang, kemudian KAP Bambang memberikan beberapa in formasi mengenai PT Sinar Jaya. KAP Bambang tidak menemukan kendala terkait dengan kegiatan audit terhadap PT Si nar Jaya. Sistem Informasi Akuntansi & Sistem Pengendalian Internal perusahaan cukup memad ai dan efektif Karyawan PT Sinar Jaya informative Menurut penilaian KAP Bambang, manajemen PT Sinar Jaya berlaku jujur dan integri tas manajemen cukup tinggi. Analisis Menurut penulis, kasus diatas menunjukkan bahwa pentingnya keprofesionalitas seo arang auditor. dimana auditor harus bertindak sebagai bagian dari standar umum a udit pertama dan ketiga, yaitu berisi mengenai seorang auditor harus kompeten da n bertindak secara profesional, teliti, cermat, dan hati-hati. Dari tulisan juga terlihat bahwa PT Sinar Jaya dan KAP Bambang, menyatakan fee yang diperoleh dar i KAP Bambang, selain fee referral dari KAP Jojon dan Priyadi, ternyata juga men dapatkan fee dari PT Sinar jaya. Fee jenis ini tidak terdapat dalam aturan etika kompartemen Akuntan Publik No 503 di mana dalam nomor tersebut disebutkan sebag ai berikut. Komisi adalah imbalan dalam bentuk uang atau barang atau bentuk lainnya yang dibe rikan atau diterima kepada/dari klien/pihak lain untuk memperolah penugasan dari klien/pihak lain. Anggota KAP tidak diperkenankan untuk memberikan/menerima kom isi apabila pemberian/penerimaan komisi tersebut dapat mengurangi independensi. Fee referal (rujukan) adalah imbalan yang dibayarkan/diterima kepada/dari sesama penyedia jasa profesional akuntan publik. Fee referal (rujukan) hanya diperkenankan bagi sesama profesi. Berdasarkan kejadian tersebut dan pada etika kompartemen Akuntan Publik di atas, kami mencurigai bahwa KAP Bambang dan Basuki bertindak tidak etis karena juga m

enerima fee dari PT Sinar Jaya yang terkait dengan rujukan kepada KAP Jojon Priy adi. Hal tersebut menurut kami dapat mengurangi independensi KAP Bambang dalam m enyampaikan informasinya kepada kami. SUMBER: http://apauditing.blogspot.com/2009/10/tugas-2-ump-2009.htm