Anda di halaman 1dari 5

Paritas 2.1.1. Definisi Paritas Kata paritas berasal dari bahasa Latin, pario, yang berarti menghasilkan.

Secara umum, paritas didefinisikan sebagai keadaan melahirkan anak baik hidup ataupun mati, tetapi bukan aborsi, tanpa melihat jumlah anaknya. Dengan demikian, kelahiran kembar hanya dihitung sebagai satu kali paritas (Stedman, 1998). Jumlah paritas merupakan salah satu komponen dari status paritas yang sering dituliskan dengan notasi G-P-Ab, dimana G menyatakan jumlah kehamilan (gestasi), P menyatakan jumlah paritas, dan Ab menyatakan jumlah abortus. Sebagai contoh, seorang wanita dengan status paritas G3P1Ab1, berarti wanita tersebut telah pernah mengandung sebanyak dua kali, dengan satu kali paritas dan satu kali abortus, dan saat ini tengah mengandung untuk yang ketiga kalinya. 2.1.2. Klasifikasi Jumlah Paritas Berdasarkan jumlahnya, maka paritas seorang wanita dapat dibedakan menjadi: a. Nullipara Adalah wanita yang belum pernah melahirkan sama sekali b. Primipara Adalah wanita yang telah pernah melahirkan sebanyak satu kali c. Multipara Adalah wanita yang telah melahirkan sebanyak dua hingga empat kali d. Grandemultipara Adalah wanita yang telah melahirkan sebanyak lima kali atau lebih

KONSEP PARITAS
Dr. Suparyanto, M.Kes http://dr-suparyanto.blogspot.com/2011/02/konsep-dasar-paritas.html KONSEP DASAR PARITAS PENGERTIAN PARITAS

Paritas adalah banyaknya kelahiran hidup yang dipunyai oleh seorang wanita (BKKBN, 2006). Menurut Prawirohardjo (2009), paritas dapat dibedakan menjadi primipara, multipara dan grandemultipara. Paritas adalah jumlah kehamilan yang menghasilkan janin yang mampu hidup diluar rahim (28 minggu) (JHPIEGO, 2008). Sedangkan menurut Manuaba (2008), paritas adalah wanita yang pernah melahirkan bayi aterm.

KLASIFIKASI PARITAS 1. Primipara

Primipara adalah wanita yang telah melahirkan seorang anak, yang cukup besar untuk hidup di dunia luar (Varney, 2006).

2. Multipara

Multipara adalah wanita yang telah melahirkan seorang anak lebih dari satu kali (Prawirohardjo, 2009). Multipara adalah wanita yang pernah melahirkan bayi viabel (hidup) beberapa kali (Manuaba, 2008). Multigravida adalah wanita yang sudah hamil, dua kali atau lebih (Varney, 2006).

3. Grandemultipara

Grandemultipara adalah wanita yang telah melahirkan 5 orang anak atau lebih dan biasanya mengalami penyulit dalam kehamilan dan persalinan (Manuaba, 2008). Grandemultipara adalah wanita yang pernah melahirkan bayi 6 kali atau lebih hidup atau mati (Rustam, 2005). Grandemultipara adalah wanita yang telah melahirkan 5 orang anak atau lebih (Varney, 2006).

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PARITAS 1. Pendidikan

Pendidikan berarti bimbingan yang diberikan oleh seseorang terhadap perkembangan orang lain menuju ke arah suatu cita-cita tertentu. Makin tinggi tingkat pendidikan seseorang, maka makin mudah dalam memperoleh menerima informasi, sehingga kemampuan ibu dalam berpikir lebih rasional. Ibu yang mempunyai pendidikan tinggi akan lebih berpikir rasional bahwa jumlah anak yang ideal adalah 2 orang.

2. Pekerjaan

Pekerjaan adalah simbol status seseorang dimasyarakat. Pekerjaan jembatan untuk memperoleh uang dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup dan untuk mendapatkan tempat pelayanan kesehatan yang diinginkan. Banyak anggapan bahwa status pekerjaan

seseorang yang tinggi, maka boleh mempunyai anak banyak karena mampu dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-sehari. 3. Keadaan Ekonomi

Kondisi ekonomi keluarga yang tinggi mendorong ibu untuk mempunyai anak lebih karena keluarga merasa mampu dalam memenuhi kebutuhan hidup.

4. Latar Belakang Budaya

Cultur universal adalah unsur-unsur kebudayaan yang bersifat universal, ada di dalam semua kebudayaan di dunia, seperti pengetahuan bahasa dan khasanah dasar, cara pergaulan sosial, adat-istiadat, penilaian-penilaian umum. Tanpa disadari, kebudayaan telah menanamkan garis pengaruh sikap terhadap berbagai masalah. Kebudayaan telah mewarnai sikap anggota masyarakatnya, karena kebudayaan pulalah yang memberi corak pengalaman individu-individu yang menjadi anggota kelompok masyarakat asuhannya. Hanya kepercayaan individu yang telah mapan dan kuatlah yang dapat memudarkan dominasi kebudayaan dalam pembentukan sikap individual. Latar belakang budaya yang mempengaruhi paritas antara lain adanya anggapan bahwa semakin banyak jumlah anak, maka semakin banyak rejeki.

5. Pengetahuan

Pengetahuan merupakan domain dari perilaku. Semakin tinggi tingkat pengetahuan seseorang, maka perilaku akan lebih bersifat langgeng. Dengan kata lain ibu yang tahu dan paham tentang jumlah anak yang ideal, maka ibu akan berperilaku sesuai dengan apa yang ia ketahui (Friedman, 2005).

DAFTAR PUSTAKA 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Almatsier, 2001. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta : PT. Rineka Cipta Azwar, 2007. Sikap Manusia dan Pengukurannya. Jakarta : PT. Rineka Cipta BKKBN. 2006. Deteksi Dini Komplikasi Persalinan. Jakarta : BKKBN Bobak, 2000. Perawatan Maternitas. Jakarta : EGC Degresi. 2005. Ilmu Perilaku Manusia. Jakarta : PT. Rineka Cipta Depkes RI, 2004. Penilaian K I dan K IV. Jakarta : Depkes RI Depkes RI. 2007. Perawatan Kehamilan (ANC). http://www.depkes.go.id diakses pada tanggal 15 Maret 2010 8. Depkes RI. 2008. Panduan Pelayanan Antenatal. Jakarta : Depkes RI 9. Dinkes Jatim. 2009. Standar Pelayanan Minimal. http://www.dinkes-jatim.go.id. diakses tanggal 15 Maret 2010

10. Effendy. 2005. Keperawatan Keluarga. JAKARTA : EGC 11. Farrer, 2001. Perawatan Maternitas. Jakarta : EGC 12. Fitramaya, 2008. Asuhan Ibu Hamil. Yogyakarta : Dian Press 13. Friedman, 2004. Keperawatan Keluarga. Jakarta : EGC 14. Harymawan. 2007. Dukungan Suami Dan Keluarga. http://www.infowikipedia.com. diakses pada tanggal 15 Maret 2010 15. Hiudayat. 2009. Metode Persalinan Normal dan Komplikasi Bayi Baru Lahir. Jakarta : JNPK-KR 16. Mandriwati. 2007. Setiap Jam Dua Ibu Hamil Meninggal. http://www. Indoskripsi.com., diakses pada tanggal 15 Maret 2010-07-22 17. Manuaba. 2008. Ilmu Kebidanan, Kandungan dan KB. Jakarta : EGC 18. Monika. 2009. Pengaruh Pengetahuan Terhadap Perilaku. http://www.infowikipedia.com. diakses pada tanggal 15 Maret 2010 19. Nazir. 2005. Metode Penelitian. Bogor : Ghalia Indonesia 20. Niven. 2008. Psikologi Kesehatan : Pengantar Untuk Perawat Dan Profesional. Jakarta : EGC 21. Notoatmodjo. 2005. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta 22. Notoatmodjo. 2007. Promosi Kesehatan Ilmu Dan Seni. Jakarta : Rineka Cipta 23. Nursalam. 2008. Konsep Penerapan Metodologi Penelitian Dan Ilmu Keperawatan. Jakarta : Salemba Medika 24. Pranoto. 2007. Ilmu Kebidanan. Yogyakarta : Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo 25. Pudjiadi, 2002. Psikologi Pendidikan. Jakarta : PT Rineka Cipta 26. Putriazka. 2007. Angka Kematian Ibu Dan Bayi Tertinggi Di ASEAN. Hidayat. 2006. Metode Penelitian Kebidanan. Jakarta : PT. Rineka Cipta 27. Rustam. 2005. Sinopsis Obstetri Jilid I. Jakarta : EGC 28. Saifudin. 2005. Buku Acuan Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal. Yogyakarta : Yayasan Bina Pustaka Pustaka Sarwono Prawirohardjo 29. Sakinah. 2005. Antenatal Care. http://www.info-wikipedia.com. Diakses tanggal 25 April 2010 30. Sarafino. 2003. Dukungan Keluarga. Jakarta : Salemba Medika 31. Siregar, 2004. Psikologi Keperawatan Dan Kesehatan. Jakarta : Salemba Medika 32. Slamet B. 2007. Psikologi Umum. Bandung : PT Remaja Rosdakarya 33. Sofyan, 2006. Asuhan Kebidanan Komunitas. Jakarta : Salemba Madika 34. Sugiono. 2008. Statistik Untuk Penelitian. Jakarta : PT. Rineka cipta 35. Suririnah. 2008. Tanda Bahaya Pada Kehamilan Trimester I. http://www.kes-pro.coom.id diakses tanggal 15 Maret 2010 36. Verney. 2006. Buku Ajar Asuhan Kebidanan. Jakarta. EGC. Hal : 36-39 37. WHO. 2006. Pelayanan Kesehatan Maternal. Jakarta : Media Aesclapius Press

2 ) P a r i t a s Paritas adalah jumlah kelahiran hidup dan mati dari suatu kehamilan 28 mingguk e a t a s y a n g p e r n a h d i a l a m i i b u d a n a n a k y a n g p e r n a h dilahirkan ( Prawirohadjo,2 0 0 2 ) . Hal ini dikarenakan pada

m u l t i g r a v i d a , f u n g s i r e p r o d u k s i mengalami penurunan sehingga kemungkinan terjadinya perdarahan pascapersalinanmenjadi lebih besar. 6 . P a r i t a s Paritas adalah banyaknya kelahiran hidup yang dimiliki oleh seorangw a n i t a ( p r i m i p a r a = 1 , m u l t i p a r a = 2 5 , grandemultipara = lebih dari 5 )