Anda di halaman 1dari 4

G.

PEMBAHASAN Ekstraksi adalah pemisahan suatu zat dari campurannya dengan pembagian sebuah zat terlarut antara dua pelarut yang tidak dapat tercampur untuk mengambil zat terlarut tersebut dari satu pelarut ke pelarut yang lain. Seringkali campuran bahan padat dan cair (misalnyabahan alami)tidak dapat atau sukar sekali dipisahkan dengan metode pemisahan mekanis atau termis yang telah dibicarakan. Misalnya saja,karena komponennya saling bercampur secara sangat erat, peka terhadap panas,beda sifat-sifat fisiknya terlalu kecil, atau tersedia dalam konsentrasi yang terlalu rendah. Dalam hal semacam. itu, seringkali ekstraksi adalah satu-satunya proses yang dapat digunakan atau yang mungkin paling ekonomis. Sebagai contoh pembuatan ester (essence) untuk bau-bauan dalam pembuatan sirup atau minyak wangi, pengambilan kafein dari daun teh, biji kopi atau biji coklat dan yang dapat dilihat sehari-hari ialah pelarutan komponenkomponen kopi dengan menggunakan air panas dari biji kopi yang telah dibakar atau digiling. Antosianin (bahasa Inggris: anthocyanin, dari gabungan kata Yunani:anthos = "bunga", dancyanos = "biru") adalah pigmen larut air yang secara alami terdapat pada berbagai jenistumbuhan. Sesuai namanya, pigmen ini memberikan warna pada bunga, buah, dan dauntumbuhan hijau, dan telah banyak digunakan sebagai pewarna alami pada berbagai produkpangan dan berbagai aplikasi lainnya. Warna diberikan oleh antosianin berkat susunan ikatan rangkap terkonjugasinya yang panjang, sehingga mampu menyerap cahaya pada rentang cahaya tampak. Sitem ikatan rangkap terkonjugasi ini juga yang mampu menjadikan Antosianin sebagaiantioksidan dengan mekanisme penangkapan radikal.

Antosianin merupakan sub-tipe senyawa organik dari keluarga flavonoid, dan merupakan anggota kelompok senyawa yang lebih besar yaitu polifenol. Beberapa senyawa antosianin yang paling banyak ditemukan adalah pelargonidin,peonidin, sianidin, malvidin, petunidin, dan delfinidin. Sebagian besar tumbuhan memiliki kandungan antosianin terbesar pada bagian buahnya.Sebagian dan petunia juga tanaman memiliki lain, kandungan seperti teh, kakao, serealia, buncis, kubis merah antosinin pada bagian tubuh selain

buah. Anggur merupakan buah yang paling banyak dimanfaatkan sebagai sumber antosianin karena kandungan pigmen tersebut cuku tinggi di dalam kulit anggur. Oleh karena itu, kulit anggur sisa industri pembuatan wine sering dikumpulkan kembali untuk diekstraksi kandungan antosianinnya dengan pelarut yang bersifat asam.

Istilah karotena digunakan untuk menunjuk ke beberapa senyawa yang berhubungan yang memiliki formula C40H56. Karotena adalah pigmen fotosintesis berwarna jingga yang penting dalam fotosintesis. Zat ini membentuk warna jingga dalam wortel dan banyak buah dan sayur lainnya. Dia berperan dalam fotosintesis dengan menyalurkan energi cahaya yang dia serap ke klorofil. Secara biokimia, karotena terasuk dalam golongan terpena, yang disintesis secara biokimia dari delapan satuan isoprena. Ia dikenal dalam dua bentuk utama yang diberi karakter Yunani: alfa-karotena (-karotena) dan beta-karotena (-karotena). Gamma-, delta-, dan epsilon- (, , dan -karotena) juga dikenal dalam jumlah yang sedikit. Beta-karotena terdiri dari dua grup retinil, dan dipecah dalam mukosa dari usus kecil oleh beta-karotena dioksigenase menjadi retinol, sebuah bentuk dari vitamin A]. Karotena dapat disimpan dalamhati dan diubah menjadi vitamin A sesuai kebutuhan, sehingga ia dapat dianggap sebagai provitamin. Dalam sel tumbuhan, karotena ditemukan di dalam plastida tersendiri yang terpisah dari kloroplas, dan disebut kromoplas karotena. Organel ini tidak ditemukan pada selain tumbuhan hijau. Indonesia, 89% produksi ubi jalar digunakan sebagai bahan pangan dengan tingkat konsumsi 7,9 kg/kapita/tahun, sedangkan sisanya dimanfaatkan untuk bahan baku industri, terutama saus, dan pakan ternak. Selama ini penggunaan ubi jalar sebagai bahan pangan masih terbatas dalam bentuk makanan tradisional, seperti ubi rebus, ubi goreng, kolak, getuk, timus, dan keripik, sehingga citranya rendah. Setelah tahun 2000, pemanfaatan ubi jalar sebagai bahan pangan dan nonpangan mulai bervariasi. Senyawa antosianin yang tedapat pada ubi jalar berfungsi sebagai antioksidan dan penangkap radikal bebas, sehingga berperan dalam mencegah terjadinya penuaan, kanker, dan penyakit degeneratif seperti arteriosklerosis. Selain itu, antosianin juga memiliki kemampuan sebagai antimutagenik dan antikarsinogenik terhadap mutagen dan karsinogen yang terdapat pada bahan pangan dan produk olahannya, mencegah gangguan fungsi hati, antihipertensi, dan menurunkan kadar gula darah (anti-hiperglisemik). Dalam berbagai literatur yang tengah kami teliti, ubi jalar ungu memiliki beberapa kelebihan dibandingkan ubi warna lainnya, terutama dalam hal kandungan betakarotennya yang lebih tinggi, juga dengan kandungan Vit A dan E. Ubi jalar ungu memilki kandungan serat, karbohidrat kompleks vitamin B6, asam folat, dan rendah kalori. Serat alami oligosakarida yang tersimpan dalam ubi jalar ungu adalah komoditas yang bernilai untuk produk pangan olahan, seperti susu. Hanya saja, pada orang-orang tertentu yang sensitif, oligosakarida menyebabkan perut kembung.

Dalam penelitian ini, kami akhirnya menemukan bahwa ubi jalar ungu ditambah sedikit jahe, dalam pengolahannya, sangat bagus untuk kondisi penanganan darurat bagi para penderita busung lapar. Tambahan jahe, dalam olahan ini, menetralisir efek kembung yang ditimbulkannya. Para penderita balita gizi buruk yang kami tangani, sebagian besar menderita diare saat diberi susu. Tapi, Alhamdulillah setelah diberikan olahan ubi jalar ungu dan sedikit jauh, kondisi mereka berangsur membaik. Etanol, disebut juga etil alkohol, alkohol murni, alkohol absolut, atau alkohol saja, adalah sejenis cairan yang mudah menguap, mudah terbakar, tak berwarna, dan merupakan alkohol yang paling sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Senyawa ini merupakan obat psikoaktif dan dapat ditemukan pada minuman beralkohol

dan termometer modern. Etanol adalah salah satu obat rekreasi yang paling tua. Etanol termasuk ke dalam alkohol rantai tunggal, dengan rumus kimia C2H5OH dan rumus empiris C2H6O. Ia merupakan isomer konstitusional dari dimetil eter. Etanol sering disingkat menjadi EtOH, dengan "Et" merupakan singkatan dari gugus etil (C2H5). Tumbuhan tumbuhan yang bisa juga digunakan dan bisa digunakan sebagai bahan pewarna yaitu semua bahan pangan yang mengandung zat warna yang didalamnya terkandung antosianin, antoxantin dan klorofil. Dan contoh tumbuhan tumbuhan tersebut yaitu seperti sayur - sayuran berwarna hijau yang mengandung klorofil, wortel dan tumbuhan tumbuhan lainnya yang bisa berwarna. Jenis jenis pelarut yang digunakan berpengaruh terhadap data hasil pengamatan. Hal ini dikarenakan setiap pelarut memiliki tingkat kelarutan yang berbeda beda, sehingga juga dapat memberikan hasil yang berbeda juga terhadap bahan yang diekstraksi.

KESIMPULAN

Adapun kesimpulan yang dapat diambil yaitu : 1. Ekstraksi adalah pemisahan suatu zat dari campurannya dengan pembagian sebuah zat terlarut antara dua pelarut yang tidak dapat tercampur untuk mengambil zat terlarut tersebut dari satu pelarut ke pelarut yang lain. 2. Antosianin adalah pigmen larut air yang secara alami terdapat pada berbagai jenistumbuhan. Sesuai namanya, pigmen ini memberikan warna

pada bunga, buah, dan dauntumbuhan hijau, dan telah banyak digunakan sebagai pewarna alami pada berbagai produkpangan dan berbagai aplikasi lainnya. 3. Karotena adalah pigmen fotosintesis berwarna jingga yang penting dalam fotosintesis. Zat ini membentuk warna jingga dalam wortel dan banyak buah dan sayur lainnya. Dia berperan dalam fotosintesis dengan menyalurkan energi cahaya yang dia serap ke klorofil. 4. Senyawa antosianin yang tedapat pada ubi jalar berfungsi sebagai antioksidan dan penangkap radikal bebas, sehingga berperan dalam mencegah terjadinya penuaan, kanker, dan penyakit degeneratif seperti arteriosklerosis. 5. Etanol, disebut juga etil alkohol, alkohol murni, alkohol absolut,

atau alkohol saja, adalah sejenis cairan yang mudah menguap, mudah terbakar, tak berwarna, dan merupakan alkohol yang paling sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari.