Anda di halaman 1dari 5

RENCANA PROGRAM KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER

MATA KULIAH ZAT WARNA ALAMI

Oleh : Andayana Puspitasari M.Si, Apt Dr. rer.nat. Triana Hertiani, M.Si., Apt

FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS GADJAH MADA 2008

A. PERENCANAAN PEMBELAJARAN 1. Nama mata kuliah 2. Kode 3. SKS 4. Sifat 5. Prasyarat 6. Semester : Zat Warna Alami : FAA 0011 : 2 SKS : Pilihan : FAA 1021 : V/VI

7. Perkiraan banyaknya peserta : 30 peserta 8. Deskripsi singkat kuliah Zat Warna Alami Mata kuliah ini merupakan mata kuliah pilihan bagi mahasiswa program studi S1 Ilmu Farmasi Bahan Alam mengenai zat warna baik yang berasal dari bahan alam, termasuk didalamnya zat warna nabati, zat warna karotenoid, zat warna flavonoid dan zat warna antrakinon, maupun zat warna yang berasal dari mineral. Dalam kuliah ini juga disinggung mengenai zat warna sintetis dan prospek zat warna alami di masa depan.

9. Tujuan pembelajaran Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa diharapkan dapat mengerti dan memiliki pengetahuan tentang zat warna yang digunakan dalam bidang farmasi, kosmetika, makanan dan bidang lain. 10. Tujuan pembelajaran khusus Setelah menempuh kuliah ini, mahasiswa diharapkan mampu : a. Mendefinisikan dan menggolongkan zat warna nabati dan memiliki pengetahuan mengenai sejarah, regulasi dan ruang lingkup penggunaannya b. Mendefinisikan dan menggolongkan zat warna antrakuinon. c. Mendefinisikan dan menggolongkan zat warna flavonoid d. Mendefinisikan dan menggolongkan zat warna karotenoid Mendefinisikan dan menggolongkan zat warna lainnya (klorofil, xantofil, betasianin dll) e. Mendefinisikan dan menggolongkan zat warna sintetis f. Menjelaskan mengenai prospek zat warna dimasa mendatang

B. PELAKSANAAN PEMBELAJARAN 1. Jadwal Kegiatan Mingguan


Minggu I Topik Pendahuluan Substansi 1. Teori dasar zat warna 2. Sejarah perkembangan zat warna 3. Regulasi penggunaan zat Metode Ceramah dan diskusi Fasilitas White Board, Laptop, LCD Projector

warna II Zat warna nabati 1. Definisi zat warna nabati 2. Penggolongan zat warna nabati 3. Struktur, sifat kimia fisika serta stabilitas masing-masing golongan zat warna nabati 4. Contoh dan penggunaan masing-masing golongan zat warna nabati 1. Definisi zat warna antrakinon 2. Penggolongan zat warna antrakinon 3. Struktur, sifat kimia fisika serta stabilitas masing-masing golongan zat warna antrakinon 1. Contoh dan penggunaan masing-masing golongan zat warna antrakuinon 1. Definisi zat warna flavonoid 2. Penggolongan zat warna flavonoid 3. Struktur, sifat kimia fisika serta stabilitas masing-masing golongan zat warna flavonoid 4. Contoh dan penggunaan masing-masing golongan zat warna flavonoid 5. Analisis kualitatif dan kuantitatif zat warna flavonoid 1. Definisi zat warna karotenoid 2. Penggolongan zat warna karotenoid 2. Struktur, sifat kimia fisika serta stabilitas masing-masing golongan zat warna karotenoid Ceramah dan diskusi Worksheet, White Board, Laptop, LCD Projector

III

lanjutan

Diskusi Kooperatif Ceramah dan diskusi

White Board, Laptop, LCD Projector White Board, Laptop, LCD Projector

IV

Zat warna antrakinon

lanjutan

Diskusi kooperatif Ceramah dan diskusi

White Board, Laptop, LCD Projector White Board, Laptop, LCD Projector

VI

Zat warna flavonoid

VII

lanjutan

Diskusi koperatif

White Board, Laptop, LCD Projector

VIII

Zat warna karotenoid

Ceramah dan diskusi

White Board, Laptop, LCD Projector

IX

Ceramah dan diskusi Zat warna nabati lainnya (klorofil, xantofil, betasianin dsb) 1. Definisi zat warna nabati lainnya 2. Penggolongan zat warna nabati lainnya 3. Struktur, sifat kimia fisika serta stabilitas masingmasing golongan zat warna nabati lainnya 4. Contoh dan penggunaan masing-masing golongan Ceramah dan diskusi

White Board, Laptop, LCD Projector White Board, Laptop, LCD Projector

zat warna nabati lainnya 5. Analisis kualitatif dan kuantitatif zat warna nabati lainnya XI Zat warna mineral 1. Definisi zat warna mineral 2. Struktur, sifat kimia fisika serta stabilitas zat warna nabati mineral 3. Analisis kualitatif dan kuantitatif zat warna nabati lainnya 1. Definisi zat warna sintetis 2. Penggolongan zat warna sintetis 3. Tatanama atau kode zat warna sintetis 4. indeks warna 5. Contoh dan penggunaan masing-masing golongan zat warna sintetis Presentasi tugas yang diberikan pada pertemuan ke 9 dan diskusi kelas 1. Penggunaan zat warna alami dimasa mendatang 2. Perkembangan zat warna alami pada saat ini 3. Kebutuhan dan perdagangan zat warna alami waktu ini 4. Prospek zat warna dimasa mendatang Ceramah dan diskusi White Board, Laptop, LCD Projector

XII

Zat warna sintetis

Ceramah dan diskusi

White Board, Laptop, LCD Projector

XIII

Diskusi kelompok

Ceramah dan diskusi Ceramah dan diskusi

White Board, Laptop, LCD Projector White Board, Laptop, LCD Projector

XIV

Prospek zat warna alami dimasa mendatang

2. Metode Pembelajaran dan Bentuk Kegiatan: Tatap muka di kelas dengan pelaksanaan sebagai berikut : dosen menerangkan dengan alat bantu buku ajar, OHP, WB dan LCD projector dilanjutkan tanya jawab antara dosen dan mahasiswa. Bentuk kegiatan lain, yaitu diskusi kelas dengan metode kooperatif dan pemberian tugas. Pemberian tugas bersifat wajib, dilakukan sebanyak 2 kali dengan tujuan untuk melihat sejauh mana pemahaman penerimaan mahasiswa terhadap materi yang telah diberikan. C. PERENCANAAN EVALUASI PEMBELAJARAN 1. Hasil Pembelajaran

Untuk evaluasi proses pembelajaran, pada akhir masa perkuliahan (akhir semester) akan dibagikan kuesioner yang bertujuan untuk mendapatkan umpat balik dari mahasiswa atas aspek-aspek sebagai berikut. a. b. c. d. e. f. Ketepatan kehadiran dosen pengampu Kemampuan penyampaian materi oleh dosen pengampu. Kemauan dosen pengampu untuk mendiskusikan materi. Keterbukaan dosen pengampu akan bahan, sumber informasi, dan referensi. Penguasaan dosen pengampu akan keterkaitan materi dengan bidang ilmu Kesesuaian materi kuliah dengan RPKPS

2. Penilaian (student assessment) Evaluasi atas daya serap mahasiswa terhadap materi yang diberikan di kelas, yaitu
Aspek Penilaian Pemahaman dan ketrampilan Kreativitas Unsur Penilaian Tugas UTS UAS Keaktifan dalam diskusi Jumlah Persentase 15,00 35,00 35,00 15,00 100

Evaluasi dilakukan pada hasil pengumpulan poin oleh masing-masing mahasiswa dan hasil akhir ditentukan sebagai berikut: Nilai A untuk 750 poin (>75%) Nilai B untuk 650-749 poin (65-75%) Nilai C untuk 550-649 poin (55-65%) Nilai D untuk 400-549 poin (40-55%) Nilai E untuk < 400 (< 40%). D. DAFTAR PUSTAKA Britton, G., 1996, Carotenoid, in Natural Food Colorants, Hendry, G.A.F and Houghton, J.D., (eds), p. 197-243, Blackie Academic & Professional, London Goodwin, T.W., 197, Chemistry and Biochemistry of Olant Pigments, Vol 1-2, Academic Press, London Otterstatter, G., 1999, Coloring of Food, drugs and Cosmetic, Marcel Dekker, Inc, New York