Anda di halaman 1dari 10

Tugas 2

Desain dan Pemilihan Material : Converter Kit

Nararia Askarningsih 1106154343 Teknik Metalurgi dan Material

I.

Pendahuluan Semenjak pemerintah menyusun rencana untuk membatasi BBM bersubsidi ke mobil

pribadi, kata-kata converter kit mulai sering terdengar akrab di telinga masyarakat Indonesia. Converter kit, sesuai namanya yang berarti alat konversi, adalah alat untuk mengalihkan sistem BBM ke BBG (bahan bakar gas). Converter kit merupakan alternatif selain menggunakan BBM nonsubsidi bagi mobil pribadi. Jadi, pemilik mobil harus memasang perangkat converter kit pada kendaraannya apabila ingin pindah menggunakan BBG. Pada dasarnya converter kit ini terdiri dari dua komponen, yaitu tabung dan kit. Tabung ini nantinya akan digunakan untuk menyimpan gas yang diletakkan pada bagasi mobil sedangkan kit dipasang pada mesin mobil [1].

Gambar 1. Converter kit dari Motonic Corporation, Korea

Gambar 2. Pemasangan Converter kit pada mobil.

Ada dua jenis tabung yang dipakai, yaitu compressed natural gas (CNG) dan liquified gas for vehicle (LGV). Untuk tabung CNG dirancang memiliki daya tahan 200 bar sedangkan untuk tabung LGV memiliki daya tahan 10-12 bar. Untuk LGV, gas yang dipakai adalah gas LPG (propana dan butana) sedangkan CNG menggunakan gas alam seperti metana. Pertamina sudah memproduksi tabung BBG LGV dengan merk dagang Vi-Gas. Tabung atau tangki gas untuk menyimpan BBG jenis CNG terdiri dari beberapa tipe sebagai berikut : 2

Tipe 1 material dasarnya dari aluminium atau logam. Murah tapi berat. Tipe 2 terbuat dari logam yang diperkuat oleh wrap composites (glass atau carbon fiber) pada bagian tengahnya. Tipe 3 terbuat dari logam yang diperkuat oleh wrap composites di seluruh bagian tangki. Walaupun ringan, namun harganya mahal. Tipe 4 plastic gas-tight liner reinforced by composite wrap around entire tank.

Gambar 3. Tipe tabung gas CNG (a) tipe 3 (b) tipe 4 [2]

Kondisi service tangki gas CNG ini berkisar dari -40 F sampai 185 F atau maksimum temperatur servicenya adalah 85 C. Pengisian tangki dengan gas secara berkala mengakibatkan tangki harus mampu menahan tekanan siklik sehingga tangki harus memiliki fatigue strength yang tinggi. Tangki gas CNG didesain untuk mampu menahan tekanan sampai 1.25 kali tekanan maksimumnya. Tekanan maksimum yang mampu dicapai tangki CNG adalah 200 bar [2] . Sampai saat ini, Indonesia masih perlu mengimpor converter kit. Produsen converter kit yang sudah menyetujui rencana investasi di Indonesia adalah Motonic Corporation dari Korea Selatan. Perkembangan terakhir, PT Dirgantara Indonesia menyatakan siap untuk memproduksi 68 ribu converter kit dengan harga yang lebih murah dari barang impor, yaitu dibawah Rp. 12 juta.

II.

Desain Material untuk Converter Kit Syarat desain keamanan yang dibutuhkan pada tangki gas converter kit ini adalah leak

before break. Jenis kegagalan yang dapat terjadi harus adanya kebocoran, bukan rupture yang dapat mengakibatkan ledakan [2]. Gambar 4 menunjukkan tangki yang sedang dilakukan pengujian, dimana tangki diisi dengan air bukan gas.

Gambar 4. Contoh kegagalan bocor pada tangki gas

Perhitungan desain keamanan [3] : Fracture toughness untuk uniform crack geometries

Tegangan yang dibutuhkan untuk membuat crack dengan diameter 2a berpropagasi adalah :

Safety dapat dicapai jika working stress kurang dari stress diatas. Untuk keadaan yang lebih aman, crack tidak boleh berpropagasi walaupun stress sudah mencapai yield strength dari dinding tangki, dengan kata lain

Berdasarkan persamaan diatas, dapat disimpulkan bahwa kondisi toleransi perambatan retak adalah dengan memaksimalkan harga material indeks dengan persamaan dibawah ini

Ketebalan dinding tangki harus didesain untuk menerima pressure, p, tanpa terjadi leaking. Dengan kata lain ketebalan, t, dapat dirumuskan :

Pemilihan Material Properties material yang diperlukan untuk converter kit ini adalah : Fracture Toughness Merupakan syarat desain kemanan dari tabung bertekanan untuk dapat menahan propagasi retak. Diperlukan nilai yang semaksimal mungkin untuk fracture toughness ini. Yield strength Diperlukan agar tangki memiliki umur pakai yang panjang dan memiliki kekuatan yield yang tinggi untuk dapat menahan tekanan gas didalam tangki yang bisa mencapai 200 bar. Density Untuk cost saving, diperlukan dinding tangki yang tipis dan berat yang ringan agar tidak membebani kendaraan yang menggunakan converter kit ini. Impact Strength Material tangki diharapkan mampu menahan beban impak yang dihasilkan dari kemungkinan benturan pada saat pemakaian. Modulus Young Diperlukan agar material tangki memiliki umur pakai yang panjang, serta dapat menahan tekanan gas dalam tangki. Fatigue Strength Tangki gas harus tahan getaran dan tahan beban siklik karena penggunaannya yang melibatkan tekanan dan vibrasi yang kurang stabil sehingga tidak menyebabkan retak terpropagasi. 5

Sifat thermal tidak diperlukan atau kurang menjadi prioritas dalam pemilihan material untuk tabung CNG pada converter kit ini. Hal tersebut dikarenakan temperatur service dari tabung gas tidak terlalu tinggi, maksimal hanya 85 C. Pada Tabel 1 dan 2 ditunjukkan penentuan dengan decision number untuk mengetahui prioritas properties yang dibutuhkan untuk tabung CNG.

Perbandingan dan Decision Number

Tabel 1. Decision Number

Properties Fracture Toughness Yield Strength Density Impact Strength Modulus Young Fatigue Strength

Decision Number 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 1 1 1 1 1 0 0 1 1 1 0 1 0 1 0 0 0 1 1 0 0 0 0 0 0 1 14 15

0 1 1 0

Tabel 2. Weighting Factors dari Properties Material

Properties Fracture Toughness Yield Strength Density Impact Strength Modulus Young Fatigue Strength Total

Positive Weighting Decisions Factors 5 0.33 3 0.20 2 0.13 2 0.13 1 0.07 2 0.13 15 1

Material yang memenuhi kandidat properties diatas, disesuaikan dengan tipe tabung yang beredar di pasaran : Aluminium 2014-T6 Aluminium 7075-T6 Stainless steel 310 fully hard Ti-6Al-4V (Ti alloys)
Aluminium 6061 Reinforced Carbon Fiber Composites Steel Reinforced Glass Fiber Composites (Steel yang digunakan adalah AISI 4130, atau dengan kata lain adalah Cr-Mo Steel)

Pada kedua komposit diatas, fiber berguna sebagai pelapis / pembungkus (wrap) dan material aluminium dan steel sebagai liner. Sering disebut dengan istilah hoop wrapped atau dilapis hanya di bagian tengah untuk tangki gas CNG tipe 2 . Full wrap, untuk tangki gas CNG tipe 3, memiliki properties yang lebih baik dari hoop wrap, hanya saja dari segi cost sangat tinggi, karena harga fiber (baik glass maupun carbon fiber) sangat mahal di pasaran. Perhitungan pemilihan material yang sesuai untuk tabung CNG pada converter kit diberikan pada Tabel 3-5.

Tabel 3. Angka dari properties material untuk tabung CNG [4-5]

Jenis Material Al 2014-T6 Al 7075-T6 SS 310 Ti-6Al-4V Aluminium 6061 Reinforced Carbon Fiber Composites Steel Reinforced Glass Fiber Composites

Fracture toughness (MPa-m1/2) 19 25 40 75 29.55 46.35

Yield strength (MPa) 414 503 420 880 2406.70 2016.25

Density (g/cc) 2.8 2.81 8 4.43 2.19 4.87

Impact Strength (J) 49 48 59 19 22.85 31.62

Modulus Young (GPa) 73.1 71.7 200 0.1138 158.06 130.15

Fatigue Strength (MPa) 124 159 260 510 164.43 271.75

Tabel 4. Perhitungan Weighted Properties Index

Scaled Properties Material Al 2014-T6 Al 7075-T6 SS 310 Ti-6Al-4V Aluminium 6061 Reinforced Carbon Fiber Composites Steel Reinforced Glass Fiber Composites 1 25.33 33.33 53.33 100.00 39.40 61.80 2 20.53 24.95 20.83 43.65 119.37 100.00 3 35 35.125 100 55.375 27.375 60.875 4 83.05 81.36 100.00 32.20 38.73 53.59 5 36.55 35.85 100.00 0.06 79.03 65.08 6 24.31 31.18 50.98 100.00 32.24 53.28

Weighted Properties Index 33.53 37.69 61.39 66.12 55.19 66.76

Tabel 5. Perhitungan untuk mendapatkan Ranking atau Prioritas penggunaan material

Material Al 2014-T6 Al 7075-T6 SS 310 Ti-6Al-4V Aluminium 6061 Reinforced Carbon Fiber Composites Steel Reinforced Glass Fiber Composites

Relative Cost [6] 1.67 2.04 2.74 12.96 11 1

Cost of Unit Strength 1.13 1.14 5.22 6.52 1.00 0.24

Weighted Properties Index 33.53 37.69 61.39 66.12 55.19 66.76

Figure of Merit 29.69 33.07 11.76 10.13 55.14 276.40

Ranking 4 3 5 6 2 1

Berdasarkan perhitungan, material steel reinforced glass fiber composite mendapati peringkat pertama atau dengan kata lain adalah material yang terbaik diantara jenis-jenis material diatas untuk dapat digunakan pada tabung CNG converter kit. III. Kesimpulan Berdasarkan perhitungan dengan metode Weighted Property Index Method, didapatkan material yang paling baik untuk tabung CNG pada converter kit adalah steel (AISI 4130) reinforced galas fiber composites. Material tersebut memiliki sifat mekanik yang bagus dan harga yang cukup terjangkau dipasaran. Kita ambil perbandingan (berdasarkan alibaba.com), harga tabung CNG dengan material penyusun aluminium reinforced carbon fiber composite berkisar 800 - 1600 USD / tangki, sedangkan harga tabung CNG dengan material penyusun steel reinforced glass fiber composite berkisar 100 300 USD / tangki. Hal tersebut mungkin diakibatkan oleh bahan baku penyusun carbon fiber yang harganya lebih mahal dibandingkan glass fiber. Dari perbandingan harga tersebut diharapkan, jika Indonesia memang sudah siap untuk memproduksi converter kit secara massal, pertimbangan material yang digunakan juga harus dipikirkan matang-matang sehingga semua lapisan masyarakat mampu untuk membeli atau memiliki converter kit dengan harga yang cukup terjangkau.

REFERENSI 1 http://bisnis.vivanews.com/news/read/279479-aman--dahlan-ajari-cara-kerja-converterkit. Aman, Dahlan Ajari Cara Kerja Converter Kit, 2012). 2 3 Gambone, Livio. CNG Cylinders 101. (2005). Ashby, Michael F. Material Selection in Mechanical Design. (Butterworth-Heinemann, 1999). 4 http://efunda.com. The Ultimate Online Reference for Engineers. diakses pada tanggal 18 Maret 2012 5 6. http://asm.matweb.com/search/specificmaterial.asp diakses pada tanggal 18 Maret 2012 http://alibaba.com. Global Trade Center. diakses pada tanggal 21 Maret 2012.

10