Anda di halaman 1dari 10

PROPOSAL TUGAS AKHIR A.

Judul Tugas Akhir Pemodelan dan simulasi planetary gear pada turbin angin dengan kombinasi ADAMS dan MATLAB SIMULINK B. Ruang Lingkup Kata kunci : Turbin angin, planetary gearbox.

Mata kuliah yang relavan : FTM 025 Kinematika C. Latar Belakang Turbin angin digunakan untuk membangkitkan tenaga listrik, prinsip kerja dari turbin angin adalah mengubah energi mekanis dari angin menjadi energi putar pada kincir, lalu putaran kincir digunakan untuk memutar generator melalui gearbox yang akhirnya akan menghasilkan listrik. Tujuan dari gearbox adalah untuk mempercepat laju rotasi rotor dari putaran rendah (puluhan rpm) ke tingkat putaran yang disesuaikan dengan kebutuhan putaran generator (ratusan atau ribuan rpm), ada dua jenis gearbox yang digunakan dalam turbin angin : gearbox poros paralel dan planetary gearbox. Planetary gearbox merupakan gearbox yang memiliki rangkaian roda gigi planet di dalamnya, rangkaian ini dapat dibalik arah transmisinya untuk memperoleh putaran output lebih besar dari putaran input. Namun untuk meninjau nilai putaran output yang dihasilkan dari kincir pada setiap kondisi putaran secara terus menerus memerlukan pemodelan dan simulasi planetary gear.

D. Perumusan Masalah Kecepatan angin selalu berubah-ubah menyebabkan putaran generator tidak tetap, sehingga gearbox perlu adanya sistem pengontrolan secara terus-menerus, maka pengontrolan ini membutuhkan sebuah pemodelan dan simulasi dengan kombinasi ADAMS dan MATLAB. E. Tujuan Penelitian Tujuan penelitian ini adalah untuk mempermudah mengetahui nilai putaran poros output pada berbagai posisi dari putaran kincir dengan membuat sebuah pemodelan dan simulasi planetary gear pada turbin angin dengan kombinasi ADAMS dan MATLAB. F. Manfaat Penelitian 1. Untuk mengetahui nilai putaran poros output yang dihasilkan dari poros input pada berbagai posisi putaran disaat kecepatan angin tidak tetap. 2. Untuk mengatur kondisi batas kerja maksimum pada generator 3. Data pemodelan dan simulasi dapat dijadikan sebagai observer pada sistem kontrol turbin angin 4. Dari data-data simulasi dapat dijadikan referensi penggunaan planetary gear pada turbin angin G. Tinjauan Pustaka 1. Sistem multibody Menurut Shabana5, sebuah sistem multibody didefinisikan sebagai kumpulan subsistem yang disebut batang penghubung, komponen, atau substruktur. Gerakan subsistem terjadi karena dihubungkan dengan berbagai jenis sendi, dan setiap subsistem atau komponen dapat mengalami perpindahan rotasi dan translasi.

Dasar dari sistem multibody merupakan pemahaman dari gerak subsistem (penghubung atau komponen) sehingga dapat menentukan posisi, kecepatan dan percepatan pada sistem. Kinematika roda gigi Pada Gambar 1.1, menunjukkan profil gigi 1 menggerakkan profil gigi 2 dengan saling bersentuhan, berputar dengan poros secara paralel dan konstan dengan titik kontak K, N1N2 adalah putaran dua buah roda gigi, N1 bergerak secara tegak lurus dari O1 ke N1N2 dan N2 bergerak secara tegak lurus dari O2 ke N1N2.

Gambar 1.1 Dua profil roda gigi Sumber : Kinematics of Machines, hal 76

Meskipun dua roda gigi tersebut kecepatannya berbeda V1 dan V2 pada titik K, arah putaran N1N2 sama dengan arah kecepatannya. Oleh karena itu didapat persamaanya adalah :

O1N11 = O2N22 ........................................................................... (1.1)


Atau .......................................................................................... (1.2) Titik P terletak pada perpotongan garis N1N2 dan pada garis pusat O1O2, maka persamaannya menjadi : O1N1P = O2N2P ............................................................................... (1.3) Maka, hubungan kecepatan sudut roda gigi penggerak dengan roda gigi yang digerakkan, atau rasio kecepatan pasangan roda gigi adalah : ............................................................................................. (1.4) Titik P merupakan rasio kecepatan dan sebagai penghubung titik bagi roda gigi. Titik bagi membagi antara garis pusat dengan posisi dari rasio kecepatan pada dua roda gigi. Sehingga dari persamaan (1.2) dan (1.4), dapat ditulis : ............................................................................... (1.5) Dimana : = kecepatan sudut, rad/sekon

2. Planetary gear Secara umum planetary gear adalah sebuah sistem rangkaian roda gigi yang terdiri dari lebih dari gear keluaran, dari roda gigi planetnya. Dapat dikatakan planetary gear karena sama seperti sistem tata surya, yang mempunyai banyak roda gigi kecil di dalamnya. Dalam planetary gear terdapat Sun gear (roda gigi pusat), roda gigi planet (roda gigi yang mengelilingi sun gear), ring gear, dan arm/carrier (lengan), seperti ditunjukkan pada Gambar 1.2.

Gambar 1.2 Rangkaian roda gigi planet Sumber : Kinematics of Machines, hal.103 Dalam prinsipnya setiap komponen planetary gear yang terdiri dari sun gear, planet gear, carrier, dan ring gear dapat berputar atau ditahan. Perpindahan tenaga melalui sebuah planetary gear hanya mungkin ketika satu atau dua komponen ditahan bersama. Salah satu dari tiga komponen yaitu sun gear, carrier atau ring gear dapat digunakan sebagai penggerak atau komponen input. Komponen ketiga kemudian menjadi bagian yang digerakkan atau output. Tergantung pada komponen yang menjadi penggerak, yang ditahan, dan yang digerakkan. Secara umum planetary gear sudah banyak digunakan pada transmisi mobil dan alat berat, pada mesin cuci, dan pada turbin angin yang berdaya kecil maupun berdaya tinggi.

3. Pemodelan dan simulasi Model adalah contoh sederhana dari sistem dan menyerupai sifat-sifat sistem yang dipertimbangkan, tetapi tidak sama dengan sistem. Penyederhanaan dari sistem sangat penting agar dapat dipelajari secara seksama. Model dikembangkan dengan tujuan untuk studi tingkah-laku sistem melalui analisis rinci akan komponen atau unsur dan proses utama yang menyusun sistem dan interaksinya antara satu dengan yang lain. Jadi pengembangan model adalah suatu pendekatan yang tersedia untuk mendapatkan pengetahuan yang layak akan sistem. Model beperanan penting dalam pengembangan teori karena berfungsi sebagai konsep dasar yang menata rangkaian aturan yang digunakan untuk menggambarkan sistem. Simulasi adalah proses yang diperlukan untuk operasionalisasi model, atau penanganan model untuk meniru tingkah-laku sistem yang sesungguhnya. Ini meliputi berbagai kegiatan seperti penggunaan diagram alir dan logika komputer, serta penulisan kode komputer dan penerapan kode tersebut pada komputer untuk menggunakan masukan dan menghasilkan keluaran yang diinginkan. Adapun beberapa tujuan dari simulasi perlu dilakukan antara lain, untuk menyediakan metode analisis seperti meramalkan kinerja sistem, mendukung pengambilan keputusan, terhindar dari resiko, Salah satu software yang dapat dipergunakan untuk simulasi adalah MATLAB dari Mathworks, Inc. Program komputer adalah perangkat lunak yang tersedia dalam komputer yang digunakan untuk mengolah masukan menjadi keluaran melalui proses tertentu. Jadi langkah utama yang diperlukan untuk membuat model adalah penulisan perintah untuk masukan data, pengolahan data dan keluaran dari hasil pengolahan data. Pemograman model simulasi dapat dilakukan menggunakan bahasa umum komputer (general purposes language) atau menggunakan bahasa simulasi, semakin mirip elemen bahasa simulasi dengan elemen dunia nyata, semakin
6

mudah elemen itu dipelajari. Bahasa pemograman seperti

ADAMS dan

MATLAB merupakan bahasa utama untuk perhitungan teknis dan desain kontrol. ADAMS menyediakan interface grafis ke beberapa fungsi MATLAB, sehingga memungkinkan mendesain sebuah model dan mengkontrol model secara grafis. H. Metodologi Penelitian Alur proses penelitian yang akan dilaksanakan dapat dilihat dalam diagram aliran seperti ditunjukkan pada Gambar 1.3 berikut :

Turbin Angin

Pemodelan Planetary gear ADAMS Interface ADAMS/MATLAB

Input

Output

Simulasi MATLAB Hasil

Kesimpulan

Gambar 1.3 Diagram alir pemodelan dan simulasi ADAMS/MATLAB


7

Turbin angin Dalam penelitian ini sebagai asumsi jenis turbin angin yang akan digunakan turbin angin poros horizontal yang memiliki 3 sudu rotor. Pemodelan dan Simulasi Dalam penelitian ini penulis membuat sebuah pemodelan berupa rangkaian roda gigi planet dengan dua poros ganda bertingkat, seperti ditunjukkan pada Lampiran I. Kemudian model diimpor ke perangkat lunak ADAMS R3 untuk di simulasikan dan interface ke perangkat lunak MATLAB/SIMULINK. Pengenalan ADAMS ADAMS (Advanced Dynamic Analysis of Mechanical Systems) adalah alat perangkat lunak untuk pemodelan dan simulasi gerakan dalam sistem mekanis. Adams banyak digunakan untuk menggabungkan fisika nyata sekaligus memecahkan persamaan kinematika, statika, kinetika, dan dinamika yang bergerak yang memungkinkan dengan mudah untuk membuat dan menguji prototype. Untuk pemodelan dinamis mekanis penulis menggunakan

software/perangkat lunak ADAMS R3. Pengenalan MATLAB Untuk menjalankan simulasi ini dibutuhkan sebuah program komputasi. Penulis menggunakan perangkat lunak MATLAB. MATLAB (Matrix Laboratory) adalah bahasa pemograman tingkat tinggi yang dikhususkan untuk komputasi matematik, engineering dan sains. Bahasa ini mengintegrasikan kemampuan komputasi, pemodelan, simulasi dan demonstrasi (visualisasi) dalam sebuah lingkungan yang tungal dan mudah digunakan. Software ini dilengkapi dengan berbagai toolbox yang memudahkan pemakai untuk melakukan perhitungan-perhitungan tertentu.

Bahkan saat ini sudah dikembangkan toolbox khusus untuk simulasi yang diberi nama simulink. Setelah menentukan model, simulink menyediakan antarmuka pengguna grafis (GUI) untuk membangun model sebagai diagram blok, menggunakan operasi klik-dan-tarik mouse. Keuntungan utama menggunakan perangkat seperti simulink adalah kemampuan untuk mensimulasikan non-linear sistem tanpa harus dipecahkan secara analitik. Interface ADAMS/MATLAB Interface (antarmuka) merupakan penghubung antara dua sistem atau alat. Media penghubung antara satu subsistem dengan subsistem lainnya. Keluaran (output) dari suatu subsistem akan menjadi masukan (input) untuk subsistem lainnya dengan melalui penghubung. Dengan penghubung satu subsistem dapat terintegrasi dengan subsistem yang lainnya membentuk satu kesatuan. Interface ini meliputi : 1. Perangkat yang dipakai untuk mengerjakan sesuatu, dan perangkat yang secara tidak langsung mengontrol perangkat lunak. 2. Piranti input atau output 3. Prosedur pemakaian perangkat Pemodelan dan simulasi dengan interface antara perangkat lunak ADAMS dengan MATLAB berfungsi untuk mengontrol dan mensimulasikan perilaku dinamis dari desain yang berbeda. Model dirancang dengan perangkat lunak ADAMS maka model diekspor ke MATLAB untuk simulasi. Interface antara ADAMS dan MATLAB dapat sangat berguna untuk memfasilitasi pendekatan yang dikenal sebagai "Desain untuk kontrol" (DFC).

J. Jadwal Kerja

NO

Kegiatan 1

Bulan (1) 2 3 4 1

Bulan (2) 2 3 4 1

Bulan (3) 2 3 4

1 2 3 4

Pemodelan Simulasi Penulisan Seminar

K. Daftar Pustaka Hau Erich, Wind Turbines, 2nd edition, Springer : Germany Ham C.W, dkk, Mechanics of Machinery, fourth edition, Mc Graw-Hill book Company,INC Manwel J.F, dkk, Wind Energy Explained, John Willey & Sons, LTD Shigley J.E & L.D Mitchell, terjemahan G. Harahap, 1991, Perencanaan Teknik Mesin, jilid 2, Erlangga : Jakarta Shabana Ahmed A, Dynamics of Multibody System, Third Edition, Cambridge University Press Sularso & K. Suga, 1991, Dasar Perencanaan dan Pemilihan Elemen Mesin, cetakan ketujuh. P.T Pradya Paramita : Jakarta

10