Dr. Suparyanto, M.

Kes PEDOMAN PELAKSANAAN PENGEMBANGAN DESA SIAGA PENGERTIAN

Desa Siaga adalah Desa yang penduduknya memiliki kesiapan sumber daya dan kemampuan serta kemauan untuk mencegah dan mengatasi masalah2 kesehatan, secara mandiri.

TUJUAN :

Terwujudnya masyarakat sehat, serta peduli dan tanggap terhadap permasalahan kesehatan

SASARAN : 1. Semua Individu dan keluarga di desa setempat 2. Pihak2 yang mempunyai pengaruh (toma, toga, tokoh perempuan dan pemuda, kader serta petugas kesehatan) 3. Pihak2 yang diharapkan memberi dukungan kebijakan,peraturan perundangundangan,dana,tenaga,sarana.(kepala desa, Camat,pejabat terkait,swasta para donatur dan pemangku kepentingan lainnya)

KRITERIA :

Desa telah menjadi desa siaga bila memiliki Pos Kesehatan Desa (Poskesdes)

PENGERTIAN POSKESDES
 

Poskesdes adalah UKBM yang dibentuk di desa dalam rangka mendekatkan pelayanan kesehatan dasar bagi masy desa. Pelayanannya meliputi upaya promotif, preventif, dan kuratif yang dilaksanakan oleh tenaga kesehatan (perawat/ bidan)dibantu kader

KEGIATAN POSKESDES 1. 2. 3. 4. Pengamatan epidemologis sederhana Penanggulangan penyakit menular, dan penyakit KLB Kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana dan kegawatdaruratan kesehatan Pelayanan medis dasar, sesuai dengan kompetensinya

Polindes dan Poskesdes terdapat dalam satu tempat dengan fungsinya masing2 TIDAK ADA BANGUNAN FISIK POSKESDES DAN TIDAK MENETAP 1. Mudah koordinasi dengan bagas/ kader Memudahkan akses masyarakat Kegiatan lebih terencana dan terarah. 4. Pembuatan modul pelatihan 3. 3. donatur. 2. 3. Penyelenggaraan TOT (tenaga kab/kota) . yaitu Balai RW. 3. Balai Desa dll. Polindes tetap ada. bidan dan petugas gizi)) 2. SUMBERDAYA POSKESDES 1. 2. Membangun baru dengan pendanaan dari pemerintah (Pusat dan daerah). Tenaga kesehatan (minimal bidan. 4. Penyusunan pedoman 2. Memanfaatkan bangunan yang sudah ada. 2 (dua) orang kader/bagas PEMBANGUNAN SARANA FISIK POSKESDES : 1. Mengembangkan Polindes 2. Penyelenggaraan pelatihan bagi pelatih (TOT) PROVINSI: 1. penyehatan lingkungan dll. idealnya: perawat. Poskesdes sulit berjalan (beban ganda untuk bidan) LANGKAH-LANGKAH PENGEMBANGAN DESA SIAGA PERSIAPAN PUSAT: 1. dunia usaha atau swadaya masyarakat ADA BANGUNAN FISIK POSKESDES DAN MENETAP 1.5. Kegiatan lain : promosi kesehatan untuk Kadarzi. Sulit koordinasi dengan bagas/ kader Menyulitkan akses Masyarakat Kegiatan tidak terencana dan tdk terarah. PHBS.

Penyediaan dana dan dukungan sumber daya lain PROVINSI: 1. Penyediaan dana dan dukungan sumber daya lain 2. Pengembangan dan Pembinaan desa siaga PEMANTAUAN DAN EVALUASI PUSAT: 1. Penyediaan dana dan dukungan sumber daya lain KABUPATEN/KOTA: 1. Penyiapan PKM & RS dlm rangka penanggulangan bencana & kegawatdaruratan kesehatan KECAMATAN: 1. Melaporkan hasil pemantauan ke pusat KABUPATEN/KOTA: 1. Penyelenggaraan pelatihan nakes 2.KABUPATEN/KOTA: 1. Memantau kemajuan pengembangan desa siaga . Penyelenggaraan pelatihan kader PELAKSANAAN PUSAT: 1. Memantau kemajuan pengembangan desa siaga 2. Memantau kemajuan dan mengevaluasi keberhasilan pengembangan desa siaga PROVINSI: 1.

Pembinaan perlu dikembangkan upaya-upaya untuk memenuhi kebutuhan para kader agar tidak drop-out. dan desa Memfasilitasi pengembangan Desi & Poskesdes Monev dan Pembinaan desi . 2. 4. Pemilihan Pengurus dan Kader Desa Siaga Orientasi / Pelatihan Kader Desa Siaga Pengembangan Poskesdes dan UKBM lain Penyelenggaraan Kegiatan Desa Siaga PEMBINAAN DAN PENINGKATAN 1. 3. 4. 2. 3.2. Melaporkan hasil pemantauan ke provinsi KECAMATAN 1. Pengembangan Tim Petugas Pengembangan Tim di Masyarakat Survei mawas Diri (SMD) Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) PELAKSANAAN KEGIATAN 1. Yankesdas & PONED Mengembangkan komitmen & Kerjasama TimTk. khususnya dengan program2 pembangunan yang bersasaran desa 2. Kec. Pembinaan jejaring lintas sektor.(dibantu memperoleh pendapatan tambahan. PERAN JAJARAN KESEHATAN DAN PEMANGKU KEPENTINGAN TERKAIT Puskesmas: 1. 4. Melakukan Pemantauan Wilayah Setempat (PWS) 2. 2. Melaporkan perkembangan ke Kab/Kota PENDEKATAN PENGEMBANGAN DESA SIAGA Langkah2 pokok yang perlu ditempuh : 1. 3. misalnya pemberian gaji insentif atau difasilitasi untuk berwirausaha).

PKM. Menyediakan anggaran dan sumber daya lain bagi kelestarian desi 8. 4. Menyelenggarakan pelatihan fasilitator 5. Membantu Dinkes Kab/kota mengembangkan kemampuan PKM dan RS di bidang konseling 4. Menyelenggarakan pemantauan dan evaluasi. Menyusun konsep dan pedoman pengembangan desi.mensosialisasikan & mengadvokasi 10. 3. Melaksanakan bimbingan teknis medis 3. 2. 3. 5. Peran Pemangku Kepentingan Terkait Pejabat Pemerintah Daerah . Menyelenggarakan pelatihan bagi pelatih (TOT) 14. Memfasilitasi pembangunan Poskesdes dan pengembangan desi 12. RS serta Posy dan UKBM lainnya.Rumah Sakit: 1. Menyediakan dan dan dukungan sumber daya lain 15. Bersama Dinkes Kab/Kota melakukan pemantauan. Memfasilitasi pengembangan sistem surveilans. Kementrian Kesehatan 9. Mengembangkan komitmen & kerjasama tim di Tk. 13. Membantu Dinkes Kab/kota melalui pelatihan2 manajemen. Menyelenggarakan pelayanan rujukan & PONEK 2. sistem informasi / pelaporan dan spenaggulkangan kegawatdaruratan dan bencana berbasis masyarakat. Memfasilitasi Dinkes. Menyelenggarakan Promosi Kesehatan dalam rangka pengembangan kesiapsiagaan dan penanggulangn kedaruratan dan bencana Dinas Kesehatan Kab/Kota: 1. Kab/Kota Merevitalisasi PKM Merevitalisasi RS Merekrut / Menyediakan calon fasilitator Menyelenggarakan pelat bagi petugas kesehatan & kader Melakukan advokasi ke berbagai pihak Menyediakan anggaran dan sumber daya lain Dinas Kesehatan Provinsi 1. Melakukan advokasi ke berbagai pihak tingkat. 7. evaluasi dan bimbingan teknis terhadap desi. Provinsi 2. Provinsi 6. 11. teknis. 6. 7. dll. Mengembangkan komitmen & kerjasama tim di tingkat.

4. menyelenggarakan dan memanfaatkan UKBM yang ada. 3. 4. sarana dan dana 2.dll) 2. Berperan aktif dalam penyelenggaraan desi 2. Ada Tidaknya Forum Desa Ada Tidaknya Poskesdes dan sarana bangunan serta perlengkapannya Ada tidaknya UKBM yang dibutuhkan masyarakat Ada tidaknya nakes (minimal bidan) PROSES: 1. Mengkoordinasikan penggerakan masy untuk pelayanan Poskesdes/PKM/pustu/UKBM lain 3. 2. Menaungi dan membina kegiatan desi 3. Menyelenggarakan penyuluhan kesehatan dalam rangka menciptakan kadarzi dan PHBS Tokoh Masyarakat 1.1. Menggerakkan masy utk berperan aktif Organisasi Kemasyarakatan/LSM/Dunia Usaha/Swasta 1. Melakukan Pembinaan untuk terselenggaranya kegiatan Desi sec ara teratur dan lestari Tim Penggerak PKK 1. Menggerakkan masy utk mengelola. Memberi dukungan kebijakan. Memberikan dukungan sarana dan dana utk pengembangan dan penyelenggaraan desi INDIKATOR KEBERHASILAN INPUT: 1. Mengkoordinasikan penggerakan masy untuk berperan aktif dalam penyelenggaraan desi & UKBM yang ada 4. Frekuensi Pertemuan forum desa Berfungsi tidaknya poskesdes Berfungsi tidaknya UKBM yang ada Berfungsi tidaknya Sistem Kegawatdaruratan dan Penanggulangan bencana . Menggali sumber daya utk kelangsungan penyelenggaraan desi 2. 2. Berperan aktif dalam pengembangan dan penyelenggaraan UKBM di Desi (posyandu. 3. 3.

Jumlah Penduduk yang sakit Jumlah Penduduk yang menderita gangguan Jiwa Jumlah Ibu melahirkan yang meninggal Jumlah bayi dan balita yang meninggal Jumlah balita Gizi buruk . 4. Cakupan yankesdas Poskesdes Cakupan pelayanan UKBM lainnya Jumlah kasus Kegawatdaruratan dan KLB Cakupan RT yang mendapat kunjungan rumah untuk kadarzi dan PHBS OUTCOME: 1.OUTPUT: 1. 3. 4. 3. 2. 2. 5.

serta peduli dan tanggap terhadap permasalahan kesehatan SASARAN : 1. jurnal kesehatan Artikel Kesehatan Pedoman Pelaksanaan Pengembangan Desa Siaga . (kepala desa. Sasaran. dan kuratif yang dilaksanakan oleh tenaga kesehatan (perawat/ bidan)dibantu kader KEGIATAN POSKESDES      Pengamatan epidemologis sederhana Penanggulangan penyakit menular. pejabat terkait.Artikel Kesehatan Pedoman Pelaksanaan Pengembangan Desa Siaga Diposkan oleh Kumpulan Ilmu • 19:22 • Label: artikel kesehatan. dana. Tujuan. Semua Individu dan keluarga di desa setempat 2. sesuai dengan kompetensinya Kegiatan lain : promosi kesehatan untuk Kadarzi. SUMBERDAYA POSKESDES   Tenaga kesehatan (minimal bidan. sarana. bidan dan petugas gizi)) 2 (dua) orang kader/bagas . swasta para donatur dan pemangku kepentingan lainnya) KRITERIA : Desa telah menjadi desa siaga bila memiliki Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) PENGERTIAN POSKESDES Poskesdes adalah UKBM yang dibentuk di desa dalam rangka mendekatkan pelayanan kesehatan dasar bagi masy desa. dan penyakit KLB Kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana dan kegawatdaruratan kesehatan Pelayanan medis dasar. Pihak-pihak yang diharapkan memberi dukungan kebijakan. Kriteria dan semua yang berkaitan dengan Pengembangan Desa Siaga PENGERTIAN Desa Siaga adalah Desa yang penduduknya memiliki kesiapan sumber daya dan kemampuan serta kemauan untuk mencegah dan mengatasi masalah2 kesehatan. tokoh perempuan dan pemuda. TUJUAN : Terwujudnya masyarakat sehat. Camat. PHBS. Pelayanannya meliputi upaya promotif. penyehatan lingkungan dll. secara mandiri. toga. Pihak-pihak yang mempunyai pengaruh (toma. preventif. kader serta petugas kesehatan) 3.Posting kali ini akan membahas seputar Pedoman Pelaksanaan Pengembangan Desa Siaga mulai dari pengertian. peraturan perundangundangan. tenaga. idealnya: perawat.

Membangun baru dengan pendanaan dari pemerintah (Pusat dan daerah). Polindes dan Poskesdes terdapat dalam satu tempat dengan fungsinya masing2 TIDAK ADA BANGUNAN FISIK POSKESDES DAN TIDAK MENETAP     Sulit koordinasi dengan bagas/ kader Menyulitkan akses Masyarakat Kegiatan tidak terencana dan tdk terarah. Pembuatan modul pelatihan 3. donatur. Penyelenggaraan pelatihan nakes 2. Penyelenggaraan pelatihan bagi pelatih (TOT) PROVINSI: Penyelenggaraan TOT (tenaga kab/kota) KABUPATEN/KOTA: 1. yaitu Balai RW. Balai Desa dll. dunia usaha atau swadaya masyarakat ADA BANGUNAN FISIK POSKESDES DAN MENETAP     Mudah koordinasi dengan bagas/ kader Memudahkan akses masyarakat Kegiatan lebih terencana dan terarah.PEMBANGUNAN SARANA FISIK POSKESDES :    Mengembangkan Polindes Memanfaatkan bangunan yang sudah ada. Penyusunan pedoman 2. Poskesdes sulit berjalan (beban ganda untuk bidan) LANGKAH-LANGKAH PENGEMBANGAN DESA SIAGA PERSIAPAN PUSAT: 1. Polindes tetap ada. Penyelenggaraan pelatihan kader PELAKSANAAN PUSAT: .

Melakukan Pemantauan Wilayah Setempat (PWS) 2.Penyediaan dana dan dukungan sumber daya lain PROVINSI: Penyediaan dana dan dukungan sumber daya lain KABUPATEN/KOTA: 1. Memantau kemajuan pengembangan desa siaga 2. Memantau kemajuan pengembangan desa siaga 2. Penyiapan PKM & RS dlm rangka penanggulangan bencana & kegawatdaruratan kesehatan KECAMATAN: Pengembangan dan Pembinaan desa siaga PEMANTAUAN DAN EVALUASI PUSAT: Memantau kemajuan dan mengevaluasi keberhasilan pengembangan desa siaga PROVINSI: 1. Melaporkan perkembangan ke Kab/Kota PENDEKATAN PENGEMBANGAN DESA SIAGA Langkah-langkah pokok yang perlu ditempuh :     Pengembangan Tim Petugas Pengembangan Tim di Masyarakat Survei mawas Diri (SMD) Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) . Penyediaan dana dan dukungan sumber daya lain 2. Melaporkan hasil pemantauan ke provinsi KECAMATAN 1. Melaporkan hasil pemantauan ke pusat KABUPATEN/KOTA: 1.

2. 5. Yankesdas & PONED Mengembangkan komitmen & Kerjasama TimTk. Melaksanakan bimbingan teknis medis 3. Mengembangkan komitmen & kerjasama tim di Tk. 7.PELAKSANAAN KEGIATAN     Pemilihan Pengurus dan Kader Desa Siaga Orientasi / Pelatihan Kader Desa Siaga Pengembangan Poskesdes dan UKBM lain Penyelenggaraan Kegiatan Desa Siaga PEMBINAAN DAN PENINGKATAN   Pembinaan jejaring lintas sektor.(dibantu memperoleh pendapatan tambahan. 4. dan desa Memfasilitasi pengembangan Desi & Poskesdes Monev dan Pembinaan desi Rumah Sakit: 1. PERAN JAJARAN KESEHATAN DAN PEMANGKU KEPENTINGAN TERKAIT Puskesmas: 1. 4. Menyelenggarakan pelayanan rujukan & PONEK 2. khususnya dengan program-program pembangunan yang bersasaran desa Pembinaan perlu dikembangkan upaya-upaya untuk memenuhi kebutuhan para kader agar tidak drop-out. 6. Menyelenggarakan Promosi Kesehatan dalam rangka pengembangan kesiapsiagaan dan penanggulangn kedaruratan dan bencana Dinas Kesehatan Kab/Kota: 1. misalnya pemberian gaji insentif atau difasilitasi untuk berwirausaha). Kec. 3. 3. 2. Kab/Kota Merevitalisasi PKM Merevitalisasi RS Merekrut / Menyediakan calon fasilitator Menyelenggarakan pelat bagi petugas kesehatan & kader Melakukan advokasi ke berbagai pihak Menyediakan anggaran dan sumber daya lain .

Menyelenggarakan penyuluhan kesehatan dalam rangka menciptakan kadarzi dan PHBS Tokoh Masyarakat 1. Menyediakan dan dan dukungan sumber daya lain 15. Melakukan Pembinaan untuk terselenggaranya kegiatan Desi sec ara teratur dan lestari Tim Penggerak PKK 1. Membantu Dinkes Kab/kota melalui pelatihan2 manajemen. Berperan aktif dalam pengembangan dan penyelenggaraan UKBM di Desi (posyandu. RS serta Posy dan UKBM lainnya. Menggerakkan masy utk mengelola. Peran Pemangku Kepentingan Terkait Pejabat Pemerintah Daerah 1. sarana dan dana 2. Mengkoordinasikan penggerakan masy untuk pelayanan Poskesdes/PKM/pustu/UKBM lain 3. Provinsi 6.dll) 2.mensosialisasikan & mengadvokasi 10. Melakukan advokasi ke berbagai pihak tingkat. evaluasi dan bimbingan teknis terhadap desi. Membantu Dinkes Kab/kota mengembangkan kemampuan PKM dan RS di bidang konseling 4. Bersama Dinkes Kab/Kota melakukan pemantauan. Menyelenggarakan pelatihan fasilitator 5. sistem informasi / pelaporan dan spenaggulkangan kegawatdaruratan dan bencana berbasis masyarakat. Menyelenggarakan pemantauan dan evaluasi. Memfasilitasi Dinkes. Menggali sumber daya utk kelangsungan penyelenggaraan desi . Menyusun konsep dan pedoman pengembangan desi. Provinsi 2. dll. Kementrian Kesehatan 9. PKM. Mengkoordinasikan penggerakan masy untuk berperan aktif dalam penyelenggaraan desi & UKBM yang ada 4. Memfasilitasi pengembangan sistem surveilans. 13. menyelenggarakan dan memanfaatkan UKBM yang ada.Dinas Kesehatan Provinsi 1. Mengembangkan komitmen & kerjasama tim di tingkat. 7. Menyediakan anggaran dan sumber daya lain bagi kelestarian desi 8. 3. teknis. Memfasilitasi pembangunan Poskesdes dan pengembangan desi 12. 3. Memberi dukungan kebijakan. 11. Menyelenggarakan pelatihan bagi pelatih (TOT) 14.

2. Menaungi dan membina kegiatan desi 3. 2. 4. Ada Tidaknya Forum Desa Ada Tidaknya Poskesdes dan sarana bangunan serta perlengkapannya Ada tidaknya UKBM yang dibutuhkan masyarakat Ada tidaknya nakes (minimal bidan) PROSES: 1. 4. Memberikan dukungan sarana dan dana utk pengembangan dan penyelenggaraan desi INDIKATOR KEBERHASILAN INPUT: 1. 3. 5. 3. 4. 3.2. Cakupan yankesdas Poskesdes Cakupan pelayanan UKBM lainnya Jumlah kasus Kegawatdaruratan dan KLB Cakupan RT yang mendapat kunjungan rumah untuk kadarzi dan PHBS OUTCOME: 1. Jumlah Penduduk yang sakit Jumlah Penduduk yang menderita gangguan Jiwa Jumlah Ibu melahirkan yang meninggal Jumlah bayi dan balita yang meninggal Jumlah balita Gizi buruk . 2. 2. 3. 4. Berperan aktif dalam penyelenggaraan desi 2. Menggerakkan masy utk berperan aktif Organisasi Kemasyarakatan/LSM/Dunia Usaha/Swasta 1. Frekuensi Pertemuan forum desa Berfungsi tidaknya poskesdes Berfungsi tidaknya UKBM yang ada Berfungsi tidaknya Sistem Kegawatdaruratan dan Penanggulangan bencana OUTPUT: 1.

Oleh: Dr.com) .blogspot. Suparyanto.Kes (Dinas di Dinkes Kabupaten Jombang | dosen di STIKES Jombang | homepage: dr-suparyanto. M.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful