Menghitung Weighted Average Cost of Capital (WACC

)
Dalam menentukan kelayakan menggunakan IRR (Iinternal rate of return) maupun NPV (net present value) dalam studi kelayakan usaha ( feasibility study ) tentunya harus menghitung terlebih dahulu discount rate berupa Weighted Average Cost f Capital (WACC). Berikut ini adalah langkah-langkah dalam menentukan WACC dengan menggunakan contoh kasus, yaitu : Biaya proyek pembangunan Villa oleh PT. AAA ini terdiri dari aktiva tetap dan modal kerja, sebesar Rp 86.439.541.990,-.
KETERANGAN INVESTASI Tanah Bangunan Infrastruktur External Mesin Inventaris Kendaraan Biaya Perijinan & Pra Operasi sub total IDC Total Investasi Modal Kerja Total Biaya Proyek 1.269.587.629 8.332.798.732 3.072.300.000 5.887.946.823 900.000.000 483.000.000 1.500.000.000 1.540.000.000 2.985.633.184 1.341.709.167 24.327.342.350 62.112.199.639 86.439.541.990 Nilai Buku Rp 000

Sedangkan komposisi permodalan untuk investasi tersebut adalah sebagai berikut :
Komposisi Permodalan Investasi Pinjaman KI Modal Sendiri Sub Total Investasi IDC KI IDC Modal Sendiri Sub total IDC 1.341.709.167 1.341.709.167 14.115.000.000 8.870.633.184 22.985.633.184 Rp. 000

dan sisanya sebesar Rp 8.373.870.985.000 21.5% x 47% = 4. pada tahapan ini.9156% tgl 24 juni 2010..990 1 Sumber dana dalam proyek ini dengan komposisi seperti dalam tabel diatas dapat dijelaskan sebagai berikut : 1.739. Kebutuhan modal kerja sebesar Rp 62.26%.dibiayai dari pinjaman atau kredit modal kerja (KMK) sebesar Rp 40. diasumsikan SUN sebesar 7.184. asumsi Beta adalah 1. Rumus yang digunakan untuk menghitung cost of debt adalah CoD KI = tingkat suku bunga KI x (1.199.439..167.000.112.739. terdapat dua jenis pinjaman (debt) yaitu pinjaman Kredit Investasi (KI) dan Kredit Modal Kerja (KMK). 2. Tingkat bunga pinjaman KI sebesar 14.25%) = 10. Equity Risk Premium 7.199. WACC KMK = CoD KMK x Weight KMK.5%.633...341. Risk free rate di ambil dari Surat Utang Negara (SUN) yang berlaku.nya. sehingga WACC KMK = 10.dibiayai dari pinjaman atau kredit invetasi (KI) sebesar Rp 14. Langkah selanjutnya adalah menghitung Cost of Equity (CoE).000.pajak yang berlaku).000.5%. sehingga WACC KI = 10.639 86. Perhitungannya adalah sebagai berikut.639.639 62.. Interst During Construction sebesar Rp.9156% + (1. Kebutuhan investasi sebesar Rp 22. 2. 3.dan sisanya sebesar Rp 21. Langkah selanjutnya adalah menghitung WACC (Weighted Average Cost of Capital). Country Risk Premium 0%. sehingga kedua pinjaman (debt) tersebut harus kita hitung terlebih dahulu cost of debt .. CoD KMK = tingkat suku bunga KMK x (1.74%. Maka CoE adalah = 7.199. akan ada tiga perhitungan yaitu menghitung WACC KI.38 . CoD KMK = 14% x (1-25%) = 10.633. WACC KMK dan WACC Ekuitas (modal sendiri).38 x 7.639 dibiayai dari modal sendiri.373. Rumus yang akan digunakan adalah CoE = Risk Free Rate + (Beta x Equity Risk Premium) + Country Risk Premium + Specific Risk.5% x (1.541. 1. 4.935%.dibiayai dari modal sendiri. Pertama kita akan menghitung WACC ki dengan rumus sebagai berikut WACC KI = CoD KI x Weight KI. dan Specific Risk 2%. dan .5% per tahun sedangkan KMK 14%.199.000.112. Langkah pertama adalah menghitung cost of debt (CoD) terlebih dahulu.709.875% .5%) + 0% + 2% = 20.dibiayai dari modal sendiri.115.000. CoD KI = 14.184.Modal Kerja KMK Modal Sendiri Sub Total Modal Kerja Total Cost of Project 40. Dalam kasus ini. Berikut ini adalah langkah-langkah untuk menghitung WACC (Weighted Average Cost of Capital) : 1. 3.875% x 16% = 1.pajak yang berlaku).

maka WACC tersebut dapat dijadikan dasar untuk menentukan layak atau tidaknya sebuah proyek dengan menggunakan IRR (internal rate of return) dan NPV (net present value).4962% = 14. . Setelah WACC KI.KMK dan Equity diketahui. sehingga WACC Equity = 20.4962%.935% + 7.1712%.74% + 4. Setelah WACC Proyek diketahui.26% x (1-16%47%)= 7.WACC Equity = CoE x Weight. maka WACC proyek adalah WACC KI + WACC KMK + WACC Equity = 1.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful