ANALISIS DAMPAK JANGKA PANJANG MERGER DAN AKUISISI

TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN
PENGAKUSISI DAN PERUSAHAAN DIAKUISISI
DI BURSA EFEK JAKARTA (BEJ)

SKRIPSI

oleh
Nama

: Murni Hadiningsih

Nomor Mahasiswa

: 03311088

Program Studi

: Manajemen

Bidang Konsentrasi

: Keuangan

UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA
FAKULTAS EKONOMI
YOGYAKARTA
2007

ANALISIS DAMPAK JANGKA PANJANG MERGER DAN AKUISISI
TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN
PENGAKUSISI DAN PERUSAHAAN DIAKUISISI
DI BURSA EFEK JAKARTA (BEJ)

SKRIPSI

ditulis dan diajukan untuk memenuhi syarat ujian akhir
guna memperoleh gelar sarjana Strata-1 di Program Studi Manajemen,
Fakultas Ekonomi, Universitas Islam Indonesia

oleh
Nama

: Murni Hadiningsih

Nomor Mahasiswa

: 03311088

Program Studi

: Manajemen

Bidang Konsentrasi

: Keuangan

UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA
FAKULTAS EKONOMI
YOGYAKARTA
2007

PERNYATAAN BEBAS PLAGIARISME

“Dengan ini saya menyatakan bahwa dalam skripsi ini tidak terdapat karya yang
pernah diajukan orang lain untuk memperoleh gelar kesarjanaan disuatu
Perguruan Tinggi, dan sepanjang pengetahuan saya juga tidak terdapat karya atau
pendapat yang pernah ditulis atau diterbitkan orang lain, kecuali yang secara
tertulis diacu dalam naskah ini dan disebutkan dalam referensi. Apabila kemudian
hari terbukti bahwa pernyataan ini tidak benar, saya sanggup menerima
hukuman/sanksi apapun sesuai peraturan yang berlaku.”

Yogyakarta, Agustus 2007
Penulis,

Murni Hadiningsih

.

.

Dan janganlah pula Kau bebankan kepada kami sesuatu yang tidak mampu kami lakukan. Al Insyiroh:6) “Setiap ada usaha. Maafkan dan ampunilah serta kasihanilah kami. Wahai Tuhan kami. (QS. jangan Engkau bebankan kepada kami beban berat. sebagaimana Engkau bebankan kepada orang sebelum kami. pahala yang ia buat dan baginya pula dosa yang ia buat. Al Baqarah:286) “Sesungguhnya sesudah kesulitan ada kemudahan”.HALAMAN MOTTO “ Allah tidak akan membebani seseorang kecuali sepadan dengan kemampuannya. Bagi seseorang. (QS. Engkau Pelindung Kami. pasti ada jalan” . Ya Tuhan kami. janganlah kami disiksa karena kami lalai atau keliru. Tolonglah kami menghadapi orang-orang yang kafir”.

doa dan .HALAMAN PERSEMBAHAN Hasil karya ‘besar’ ini kupersembahkan kepada: • Allah SWT atas kekuatan dan kemudahan yang Ia berikan. kasih sayang. • Bapak dan ibuku tercinta yang telah memberi perhatian.

rasio aktivitas. Sampel pada penelitian ini terdiri dari 14 perusahaan pengakuisisi dan 12 perusahaan yang diakuisisi Dari hasil analisis diketahui bahwa tidak ada perbedaan secara signifikan rasio keuangan secara menyeluruh antara satu tahun dengan satu tahun sesudah dan satu tahun sebelum merger dan akuisisi baik pada perusahaan pengakuisisi dan perusahaan yang diakuisisi. Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan secara umum bahwa merger dan akuisisi tidak berpengaruh secara signifikan pada kinerja keuangan yang diproksikan dengan rasio keuangan dan return saham pada perusahaan pengakuisisi dan perusahaan diakuisisi. Sinergi yang diharapkan tidak tercapai. Pada sisi return saham. kurangnya pengalaman merger dan akuisisi pada perusahaan pengakuisisi dan faktor non ekonomis yaitu untuk menyelamatkan perusahaan target dari kebangkrutan. Average Abnormal Return (AAR) pada perusahaan pengakuisisi mengalami penurunan signifikan pada masa menjelang dan sesudah peristiwa merger dan akuisisi. . Kinerja keuangan pada penelitian ini diukur dengan menggunakan rasio keuangan yang terdiri dari rasio likuiditas. Hal ini mungkin dikarenakan lemahnya strategi. rasio leverage dan rasio profitabilitas dan return saham dengan jangka waktu satu tahun sebelum. sedangkan pada perusahaan yang diakuisisi tidak terjadi perubahan secara menyeluruh dengan adanya peristiwa merger dan akuisisi.ABSTRAK Dalam penelitian ini judul yang diambil adalah Analisis Dampak Jangka Panjang Merger dan Akuisisi terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Pengakusisi dan Perusahaan Diakuisisi di Bursa Efek Jakarta. Tujuan Penelitian dengan judul tersebut adalah untuk mengetahui pengaruh aksi perusahaan dalam melakukan merger dan akuisisi terhadap kinerja keuangan perusahaan pengakusisi dan perusahaan yang diakusisisi dalam jangka panjang dengan pertimbangan sinergi yang diharapkan dapat terlihat dalam jangka panjang. satu dan dua tahun sesudah merger dan akuisisi.

Bus. Skripsi ini disusun guna melengkapi persyaratan untuk mendapatkan gelar kesarjanaan pada Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia Yogyakarta. Asma’i Ishak. Dalam proses penulisan skripsi ini. Wb.KATA PENGANTAR Assalamu’alaikum Wr. yang telah melimpahkan rahmat dan karunianya-Nya kepada penulis. penulis hendak mengucapkan banyak terima kasih khususnya kepada : 1. Bapak Drs.. dorongan dan bantuan dari berbagai pihak.Ph. Puji syukur kehadirat Allah SWT. . H. Namun semangat. sahabat dan para pengikutnya sampai hari pembalasan sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul “Analisis Dampak Jangka Panjang Merger dan Akuisisi terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Pengakusisi dan Perusahaan Diakuisisi di Bursa Efek Jakarta (BEJ)”. selaku Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia.D. M. terdapat beberapa hambatan dan kesulitan. ketekunan. Oleh karena itu pada kesempatan ini. kerja keras. Salam dan sholawat kepada Nabi Muhammad SAW beserta keluarga.

dukungannya kepada penulis dalam mengerjakan skripsi ini. Oleh karena itu penulis mohon maaf sesbesar-besarnya dan penulis dengan terbuka menerima saran dan kritik yang sifatnya memperbaiki. Beserta kakak-kakakku yang telah memberi dorongan bagi penulis untuk mengerjakan skripsi ini. mey.Si selaku Ketua Jurusan sekaligus dosen pembimbing yang telah dengan sabar memberi pengarahan.2. Zaenal Arifin. Agustus 2007 Penulis . elli. vita. Yogyakarta. Semoga hasil penulisan skripsi ini dapat bermanfaat bagi semua pihak yang membutuhkan di masa mendatang. Penulis menyadari bahwa dalam penyususunan skripsi ini masih banyak kekurangannya. 3. 4. Bapak Dr. dita. koreksi dan bimbingan dalam proses penyusunan skripsi ini. Teman-teman manajemen angkatan 2003. jaza. Wassalamu’alaikum Wr. Wb. M. Mungkin hal ini karena terbatasnya pengetahuan maupun pengalaman penulis. Teman-teman KKN angkatan 32 unit 21. Bapak dan Ibu tercinta yang telah memberikan kasih sayang. 6. dan teman-teman lain yang tidak dapat disebutkan satu per satu. Kepada para pihak yang baik secara langsung maupun tidak langsung membantu dalam penyusunan skripsi ini. sista. 5.

.........................................................................................................................................................2............................................ ii PERNYATAAN BEBAS PLAGIARISME.................................DAFTAR ISI Halaman HALAMAN SAMPUL DEPAN SKRIPSI.... vi HALAMAN PERSEMBAHAN.......1........................ PENDAHULUAN 1...................................................... v HALAMAN MOTTO............................................ Latar Belakang Masalah............................................ Rumusan Masalah Penelitian........................................5........... viii KATA PENGANTAR.. 4 1................................... KAJIAN PUSTAKA 2................................................................................................................................ 7 2................... xiii DAFTAR LAMPIRAN........ ix DAFTAR ISI......... Manfaat Penelitian.................................................... Landasan Teori...........................4......... iii HALAMAN PENGESAHAN SKRIPSI.. 4 1..1...................... 27 2........ xi DAFTAR TABEL........ i HALAMAN JUDUL SKRIPSI............ vii ABSTRAK...........................................................3............... Hasil Penelitian Terdahulu........ iv HALAMAN PENGESAHAN UJIAN SKRIPSI.................... 29 ................................. 5 BAB II.3................... 1 1...................... Tujuan Penelitian............2.............................................................................. Formulasi Hipotesis.. xiv BAB I............................................................................................................................... 4 1......................... Sistematika Penulisan...................................................................................................

......... METODE PENELITIAN 3... Analisis Rasio Profitabilitas.............4............ ANALISIS DAN PEMBAHASAN 4..2......... KESIMPULAN DAN SARAN 5..................................................2.......1.........5..................................... 82 DAFTAR PUSTAKA...... Analisis Rasio Likuiditas...............2...........................1...... Data dan Sumber Data............... 30 3.................................... 37 BAB VI............. Populasi dan Sampel..... 83 LAMPIRAN .........................1.................. 56 4................ Definisi Operasional Variabel Penelitian......... Alat Analisisis........................................................................................................... Analisis Rasio Aktivitas... 32 3.............. Analisis Return Saham... 80 5...............................3........ Saran..4...... Teknik Analisis Data........... Kesimpulan...........................................BAB III.............. 59 4............................... 33 3.......5............. Analisis Rasio Leverage.........................................3.............................................. 72 BAB V............................... 38 4..... 34 3...... 45 4............

......................9............ Daftar perusahaan pengakuisisi tahun 2000-2004. 32 4............ 53 4.......... Uji Paired SampleT-Test: Quick ratio Perusahaan Pengakuisisi....15........................ 50 4... 55 56 4........... Current Ratio Perusahaan Diakuisisi...... 40 4......................... Debt to total asset ratio Perusahaan Pengakuisisi.................................................. 48 4...................1........................ Uji Paired SampleT-Test: Debt to total asset ratio Perusahaan Diakuisisi............................................20......................................... 54 4..........12.7......................................17....... 46 4........................... Debt to total equity ratio Perusahaan Pengakuisisi..16.......2.14.............. 46 4.. 39 4............ Daftar perusahaan diakuisisi tahun 2000-2004...........18........................................ Total asset turn over Perusahaan Pengakuisisi. Quick Ratio Perusahaan Pengakuisisi................... 56 ..... 44 4.............. Current Ratio Perusahaan Pengakuisisi...................... Uji Paired SampleT-Test: Total asset turn over Perusahaan Pengakuisisi...................... 4..1............... 42 4.. 41 4.. Uji Paired SampleT-Test: Debt to total asset ratio Perusahaan Pengakuisisi........8................ Uji Paired SampleT-Test: Fixed asset turnover Perusahaan Pengakuisisi.................. Fixed asset turn over Perusahaan Pengakuisisi............ Uji Paired SampleT-Test: Fixed asset turnover Perusahaan Diakuisisi............................... Debt to total asset ratio Perusahaan Diakuisisi.......5..... 49 4......... Uji Paired SampleT-Test: Total asset turn over Perusahaan Diakuisisi.......................... Uji Paired SampleT-Test: Current ratio Perusahaan Pengakuisisi......13......... 31 3. 39 4............................. 42 4........21...... Quick Ratio Perusahaan Diakuisisi........................3......................11. Total asset turn over Perusahaan Diakuisisi............... Uji Paired SampleT-Test: Quick ratio Perusahaan Diakuisisi........DAFTAR TABEL Tabel Halaman 3..........................................................................10............................ Fixed asset turn over Perusahaan Diakuisisi............... 50 4......... 53 4............ 43 4...........22. Uji Paired SampleT-Test: Debt to total equity ratio Perusahaan Pengakuisisi.................................... 47 4...................6..................................................................................19........ 49 4.........4...... Uji Paired SampleT-Test: Current ratio Perusahaan Diakuisisi...2.....

...... 64 4..30................ 78 4.............. Return on equity Perusahaan Pengakuisisi........ 79 .........................33.......................................................31.......................................36.........................39............................................27......... 57 4....26........................ 64 4............................... 62 4........................4................. 75 4...........................23....... 61 4....34...................... Uji Paired SampleT-Test: Operating profit margin Perusahaan Pengakuisisi.... Uji Paired SampleT-Test: Return on investment Perusahaan Pengakuisisi....................................................................................... Return on investment Perusahaan Pengakuisisi................................ 66 4..............41................. 69 4.38........... Uji Paired SampleT-Test: Operating profit margin Perusahaan Diakuisisi...............29................... Uji Paired SampleT-Test: Debt to total equity ratio Perusahaan Diakuisisi...32............................. 66 4...........28.....35...................................................................................... 63 4........ 67 4.. Debt to total equity Perusahaan Diakuisisi...................... Uji Paired SampleT-Test: Return on equity Perusahaan Diakuisisi.... Return on equity Perusahaan Diakuisisi............................... 73 4............... 63 4............................. 60 4................................... 70 4........... 69 4.. Uji Paired SampleT-Test: Net profit margin Perusahaan Pengakuisisi.24.........43...................................................................42............................ Uji Paired SampleT-Test: Return on equity Perusahaan Pengakuisisi........ Operating profit margin Perusahaan Diakuisisi........................... Net profit margin Perusahaan Pengakuisisi............. Uji Paired Sample T-Test Rata-Rata Abnormal Return Pengakuisisi................. 67 4...................44. Uji Paired SampleT-Test: Net profit margin Perusahaan Diakuisisi.......... 60 4...............37.....................................................................................25...................... Uji Paired SampleT-Test: Return on investment Perusahaan Diakuisisi... 58 4.................. Uji Paired Sample T-Test Rata-Rata Abnormal Return Diakuisisi... Net profit margin Perusahaan Diakuisisi. Return on investment Perusahaan Diakuisisi....... 70 4.......... Pengujian Rata-Rata Abnormal Return Perusahaan Diakuisisi............................ Operating profit margin Perusahaan Pengakuisisi.......40.............................................. Pengujian Rata-Rata Abnormal Return Perusahaan Pengakuisisi......

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran I

Ringkasan Laporan Keuangan dan Perhitungan Rasio Keuangan

Lampiran II

Data Return Saham, Return Pasar dan Abnormal Return

Lampiran III Hasil Uji Statistik Abnormal Return dengan One Sample T-Test

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah
Adanya globalisasi dan persaingan bebas menuntut setiap perusahaan
untuk selalu mengembangkan strateginya agar dapat bertahan hidup, berkembang
dan

berdaya

saing.

Strategi

bersaing

yang

berusaha

mengembangkan

(membesarkan) perusahaan sesuai dengan ukuran besaran yang disepakati untuk
mencapai tujuan jangka panjang perusahaan disebut strategi pertumbuhan.
Strategi ini dapat dilaksanakan melalui pertumbuhan internal atau merger dan
akuisisi (Muhammad, 2004).
Pertumbuhan internal dilakukan dengan cara memperluas kegiatan
perusahaan yang sudah ada, misalnya dengan cara menambahkan kapasitas
pabrik, menambah produk atau mencari pasar baru. Sementara merger dilakukan
dengan menggabungkan dua atau lebih perusahaan dimana salah satu nama
perusahaan yang bergabung tetap digunakan sedangkan yang lain dihilangkan dan
akuisisi dilakukan dengan pembelian seluruh atau sebagian kepemilikan suatu
perusahaan.
Di Amerika Serikat, aktivitas merger dan akuisisi merupakan hal biasa
terjadi. Bahkan di era 1980an telah terjadi kira-kira 55.000 aktivitas sehingga
tahun 1980an sering disebut sebagai dekade merger mania (Hitt, 2002). Sementara
di Indonesia aktivitas merger dan akuisisi mulai marak dilakukan seiring dengan
majunya pasar modal di Indonesia. Beberapa contoh perusahaan di Bursa Efek

1

Jakarta (BEJ) yang melakukan merger dan akuisisi diantaranya adalah PT Semen
Gresik yang mengakuisisi PT Semen Padang, PT Gudang Garam merger dengan
PT Surya Pamenang dan PT Nutricia yang mengakuisisi PT Sari Husada.
Alasan perusahaan lebih tertarik memilih merger dan akuisisi sebagai
strateginya daripada pertumbuhan internal adalah karena merger dan akuisisi
dianggap jalan cepat untuk mewujudkan tujuan perusahaan dimana perusahaan
tidak perlu memulai dari awal suatu bisnis baru. Merger dan akuisisi juga
dianggap dapat menciptakan sinergi, yaitu nilai keseluruhan perusahaaan setelah
merger dan akuisisi yang lebih besar daripada penjumlahan nilai masing-masing
perusahaan sebelum merger dan akuisisi. Selain itu merger dan akuisisi dapat
memberikan banyak keuntungan bagi perusahaan antara lain peningkatan
kemampuan dalam pemasaran, riset, skill manajerial, transfer teknologi, dan
efisiensi berupa penurunan biaya produksi.
Untuk menilai bagaimana keberhasilan merger dan akuisisi yang
dilakukan, kita dapat melihatnya dari kinerja perusahaan yang melakukan merger
dan akuisisi, terutama kinerja keuangan. Beberapa penelitian mengenai pengaruh
merger dan akuisisi terhadap kinerja keuangan di Indonesia diantaranya adalah
Payamta dan Setiawan (2004) yang meneliti kinerja keuangan perusahaan yang
melakukan merger dan akuisisi dari rasio-rasio keuangan dan return saham di
sekitar peristiwa terjadi.
Hasil penelitiannya menunjukkan rasio-rasio keuangan dua tahun sebelum
dan sesudah peristiwa merger dan akuisisi tidak mengalami perubahan yang
signifikan. Sedangkan abnormal return saham sebelum pengumuman merger dan

2

menunjukkan hasilnya bahwa merger dan akuisisi memberi pengaruh pada return saham yang bisa bernilai positif dan negatif walaupun tidak signifikan secara statistik. Penelitian lainnya dilakukan Sutrisno dan Sumarsih (2004) yang meneliti return saham perusahaan yang melakukan merger dan akuisisi dalam jangka panjang yaitu dengan jangka waktu pengamatan satu tahun sebelum dan dua tahun sesudah merger dan akuisisi. hasilnya menunjukkan bahwa baik akuisitor dan non akuisitor sama-sama memperoleh abnormal return yang negatif di seputar pengumuman merger dan akuisisi. maka peneliti bermaksud untuk melakukan penelitian dengan judul skripsi: “Analisis Dampak Jangka Panjang Merger dan Akuisisi 3 . Penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan Widjanarko (2006) yang menunjukkan tidak ada perubahan yang signifikan dari kinerja keuangan perusahaan yang diproksikan dari rasio-rasio keuangan dua tahun sebelum dan sesudah merger dan akuisisi. Penelitian yang membandingkan antara akuisitor dan non akuisitor dilakukan Wibowo dan Pakereng (2001) yang meneliti return saham perusahaan akuisitor dan non akuisitor. Disamping itu mengenai pengaruh merger dan akuisisi terhadap kinerja keuangan dalam jangka panjang. namun setelah pengumuman merger dan akuisisi justru negatif.akuisisi positif. Dari pertimbanganpertimbangan tersebut. baik dari rasio-rasio keuangan maupun return saham dengan pertimbangan bahwa sinergi yang diharapkan terjadi dalam jangka panjang. peneliti tertarik untuk meneliti pengaruh merger dan akuisisi dengan membandingkan pengaruhnya terhadap pengakuisisi dan yang diakuisisi. Atas pertimbangan berdasarkan penelitian-penelitian sebelumnya.

b.3 Tujuan Penelitian Tujuan dari penelitian ini adalah: a. 1. 4 . Mengetahui pengaruh merger dan akuisisi terhadap kinerja keuangan perusahaan pengakuisisi dalam jangka panjang. Bagaimana pengaruh merger dan akuisisi terhadap kinerja keuangan perusahaan diakuisisi dalam jangka panjang ? 1. Mengetahui pengaruh merger dan akuisisi terhadap kinerja keuangan perusahaan diakuisisi dalam jangka panjang. Bagaimana pengaruh merger dan akuisisi terhadap kinerja keuangan perusahaan pengakuisisi dalam jangka panjang ? b. 1.terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Pengakuisisi dan Perusahaan Diakuisisi di Bursa Efek Jakarta (BEJ)”.2 Rumusan Masalah Penelitian Mengacu pada latar belakang masalah maka rumusan masalah yang disampaikan dalam penelitian ini adalah: a. Bagi investor.4 Manfaat Penelitian Manfaat penelitian ini adalah : a.

Pada bab ini dibahas tentang metodologi penelitian menjelaskan populasi dan sampel. 5 . Bab 3: Metode Penelitian. 1. 5 Sistematika Penulisan. rumusan masalah penelitian. Pada bab ini akan diuraikan latar belakang masalah penelitian. yaitu: Bab 1: Pendahuluan. b. Dalam bab ini berisi tentang penjelasan dan pembahasan mengenai kajian pustaka yang meliputi. Sebagai pertimbangan dalam memutuskan merger dan akuisisi sebagai strategi perusahaan. tujuan penelitian. Bagi manajer. data dan sumber data yang dipakai dalam penelitian. manfaat penelitian dan sistematika penulisan skripsi.Investor dapat mengetahui pengaruh aksi perusahaan dalam melakukan merger dan akuisisi terhadap fundamental perusahaan melalui kinerja keuangan. teori merger dan akuisisi dengan kinerja keuangan dan hasil penelitian terdahulu yang kemudian dari pembahasan tersebut diformulasikan dalam bentuk hipotesis. Bab 2: Kajian Pustaka. definisi operasional variabel penelitian dan teknik analisis. Pembahasan dalam skripsi ini dibagi menjadi lima bab.

6 . Pada bab ini dikemukakan kesimpulan dari seluruh pembahasan dan disertai dengan saran. Dalam bab ini dikemukakan analisis dan pembahasan hasil penelitian berupa pengujian statistik dan interpretasi dari data penelitian.Bab 4: Analisis dan Pembahasan. Bab 5: Kesimpulan dan Saran.

Merger didefinisikan sebagai penggabungan dua atau perusahaan yang kemudian hanya ada satu perusahaan yang tetap hidup sebagai badan hukum.1.1. Akuisisi dalam teminologi bisnis diartikan sebagai pengambilalihan kepemilikan atau pengendalian atas saham atau aset suatu perusahaan oleh perusaahaan lain. Merger berasal dari kata “mergere” (Latin) yang artinya (1) bergabung bersama.1 Pengertian Merger dan Akuisisi Merger merupakan salah satu strategi yang diambil perusahaan untuk mengembangkan dan menumbuhkan perusahaan. Sementara akuisisi berasal dari kata acquisitio (Latin) dan acquisition (Inggris). dan dalam peristiwa baik perusahaan pengambilalih atau yang diambil alih tetap eksis sebagai badan hukum yang terpisah (Moin.1 Merger dan Akuisisi 2.2003).1. 7 . 2.BAB II KAJIAN PUSTAKA 2.1 Landasan Teori. menyatu. berkombinasi (2) menyebabkan hilangnya identitas karena terserap atau tertelan sesuatu. makna harfiah akuisisi adalah membeli atau mendapatkan sesuatu/obyek untuk ditambahkan pada sesuatu/obyek yang telah dimiliki sebelumnya. sementara yang lainnya menghentikan aktivitasnya atau bubar.

1. Motif strategis juga termasuk motif ekonomi ketika aktivitas merger dan akuisisi dilakukan untuk mencapai posisi strategis perusahaan agar memberikan keunggulan kompetitif bagi perusahaan.2 Motif Melakukan Merger dan Akuisisi Pada prinsipnya terdapat dua motif yang mendorong sebuah perusahaan melakukan merger dan akuisisi yaitu motif ekonomi dan motif non-ekonomi.1. Oleh karena itu seluruh aktivitas dan pengambilan keputusan harus diarahkan untuk mencapai tujuan ini.2. motif non ekonomi adalah motif yang bukan didasarkan pada esensi tujuan perusahaan tersebut. Esensi tujuan perusahaan dalam perspektif manajemen keuangan adalah seberapa besar perusahaan mampu menciptakan nilai (value creation) bagi perusahaan dan bagi pemegang saham. tetapi didasarkan pada keinginan subyektif atau ambisi pribadi pemilik atau manajemen perusahaan (Moin. Motif ekonomi berkaitan dengan esensi tujuan perusahaan yaitu meningkatkan nilai perusahaan atau memaksimumkan kemakmuran pemegang saham. 2003). 8 . 1) Motif ekonomi. Biasanya perusahaan melakukan merger dan akuisisi untuk mendapatkan economies of scale dan economies of scope. Di sisi lain. Merger dan akuisisi memiliki motif ekonomi yang tujuan jangka panjangnya adalah untuk mencapai peningkatan nilai tersebut.

yang meliputi biaya transaksi yang lebih rendah dan evaluasi yang lebih baik oleh para analisis sekuritas. lebih efisien dan aktiva perusahaan yang lemah akan lebih produktif setelah merger dan (4) Peningkatan penguasaaan pasar akibat berkurangnya persaingan (Brigham. Diversifikasi adalah strategi pemberagaman bisnis yang bisa dilakukan melalui merger dan akuisisi. Diversifikasi dimaksud untuk mendukung aktivitas bisnis dan operasi perusahaan untuk mengamankan posisi 9 . 2001). Sinergi merupakan nilai keseluruhan perusahaan setelah merger dan akuisisi yang lebih besar daripada penjumlahan nilai masing-masing perusahaan sebelum merger dan akuisisi. Pengaruh sinergi bisa timbul dari empat sumber (1) Penghematan operasi. Salah satu motivasi atau alasan utama perusahaan melakukan merger dan akuisisi adalah menciptakan sinergi.2) Motif sinergi. yang berarti bahwa manajemen salah satu perusahaan. produksi atau distribusi. yang dihasilkan dari skala ekonomis dalam manajemen. 3) Motif diversifikasi. (3) Perbedaan efisiensi. (2) Penghematan keuangan. pemasaran. Sinergi dihasilkan melalui kombinasi aktivitas secara simultan dari kekuatan atau lebih elemen-elemen perusahaan yang bergabung sedemikian rupa sehingga gabungan aktivitas tersebut menghasilkan efek yang lebih besar dibandingkan dengan penjumlahan aktivitas-aktivitas perusahaan jika mereka bekerja sendiri.

semakin besar pula kompensasi yang mereka terima. Motif non-ekonomi bisa berasal dari manajemen perusahaan atau pemilik perusahaan. Ambisi pemilik. Mereka menginginkan ukuran perusahaan yang lebih besar.bersaing. Hubris hypothesis. seperti prestise dan ambisi. penghargaan dan aktualisasi diri. a. Hipotesis ini menyatakan bahwa merger dan akuisisi dilakukan karena “ketamakan” dan kepentingan pribadi para eksekutif perusahaan. Akan tetapi jika melakukan diversifikasi yang semakin jauh dari bisnis semula. Dengan semakin besarnya ukuran perusahaan. Aktivitas merger dan akuisisi terkadang dilakukan bukan untuk kepentingan ekonomi saja tetapi juga untuk kepentingan yang bersifat non-ekonomi. diversifikasi juga membawa kerugian yaitu adanya subsidi silang. Menjadikan aktivitas merger dan akuisisi sebagai strategi perusahaan untuk menguasai perusahaan-perusahaan yang 10 . b. Disamping memberikan manfaat seperti transfer teknologi dan pengalokasian modal. 4) Motif non-ekonomi. Kompensasi yang mereka terima bukan hanya sekedar materi saja tapi juga berupa pengakuan. Adanya ambisi dari pemilik perusahaan untuk menguasai berbagai sektor bisnis. maka perusahaan tidak lagi berada pada koridor yang mendukung kompetensi inti (core competence).

ada untuk membangun “kerajaan bisnis”. Hal ini biasanya terjadi
dimana pemilik perusahaan memiliki kendali dalam pengambilan
keputusan perusahaan.
2.1.1.3 Keunggulan dan Kelemahan Aktivitas Merger dan Akuisisi.
Alasan mengapa perusahaan melakukan merger adalah ada “manfaat
lebih” yang diperoleh darinya, meskipun asumsi ini tidak semuanya
terbukti. Secara spesifik, keunggulan dan manfaat merger dan akuisisi
antara lain adalah: (Moin, 2003)
1) Mendapatkan cashflow dengan cepat karena produk dan pasar sudah
jelas.
2) Memperoleh kemudahan dana/pembiayaan karena kredititor lebih
percaya dengan perusahaan yang telah berdiri dan mapan.
3) Memperoleh karyawan yang telah berpengalaman.
4) Mendapatkan pelanggan yang telah mapan tanpa harus merintis dari
awal.
5) Memperoleh sistem operasional dan administratif yang mapan.
6) Mengurangi resiko kegagalan bisnis karena tidak harus mencari
konsumen baru.
7) Menghemat waktu untuk memasuki untuk memasuki bisnis baru.
8) Memperoleh infrastruktur untuk mencapai pertumbuhan yang lebih
cepat.
Disamping memiliki keunggulan, merger dan akuisisi juga memiliki
kelemahan sebagai berikut:

11

1) Proses integrasi yang tidak mudah.
2) Kesulitan menentukan nilai perusahaan target secara akurat.
3) Biaya konsultan yang mahal.
4) Meningkatnya kompleksitas birokrasi.
5) Biaya koordinasi yang mahal.
6) Seringkali menurunkan moral organisasi.
7) Tidak menjamin peningkatan nilai perusahaan.
8) Tidak menjamin peningkatan kemakmuran pemegang saham.
2.1.1.4 Tipe-Tipe Merger dan Akuisisi.
Merger

dan

akuisisi

berdasarkan

aktivitas

ekonomik

dapat

diklasifikasikan dalam lima tipe yaitu: (Moin, 2003)
1) Merger horisontal.
Merger horisontal adalah merger antara dua atau lebih perusahaan
yang bergerak dalam industri yang sama.
2) Merger vertikal.
Merger vertikal adalah integrasi yang melibatkan perusahaanperusahaan yang bergerak dalam tahapan-tahapan proses produksi
atau operasi.
3) Merger konglomerat.
Merger konglomerat adalah merger dua atau lebih perusahaan yang
masing-masing bergerak dalam industri yang tidak terkait.

12

4) Merger ekstensi pasar.
Merger ekstensi pasar adalah merger yang dilakukan oleh dua atau
lebih perusahaan untuk secara bersama-bersama memperluas area
pasar.
5) Merger ekstensi produk.
Merger ekstensi produk adalah merger yang dilakukan oleh dua atau
perusahaan

untuk

memperluas

lini

produk

masing-masing

perusahaan.
2.1.1.5 Faktor-Faktor Kegagalan Merger dan Akuisisi.
Keberhasilan atau kegagalan suatu merger dan akuisisi dapat dilihat pada
saat proses perencanaan. Pada saat proses ini biasanya terjadi sudut
pandang yang berbeda-beda antara fungsi organisasi dalam menanggapi
pengambilan

keputusan

merger

dan

akuisisi

seiring

dengan

meningkatnya momentum, selanjutnya terjadi rancunya pengharapan
dimana terjadi perbedaan-perbedaan harapan di pihak manajemen. Dari
proses tersebut dapat memunculkan faktor-faktor yang yang memicu
kegagalan merger dan akuisisi yaitu:
1) Perusahaan target memiliki kesesuaian strategi yang rendah dengan
perusahaan pengambilalih.
2) Hanya mengandalkan analisis strategik yang baik tidaklah cukup
untuk mencapai keberhasilan merger dan akuisisi.
3) Tidak adanya kejelasan mengenai nilai yang tercipta dari setiap
program merger dan akuisisi.

13

4) Pendekatan-pendekatan integrasi yang tidak disesuaikan dengan perusahaan target yaitu absorbsi. 2. Faktor-faktor yang dianggap memberi kontribusi terhadap keberhasilan merger dan akuisisi yaitu: 1) Melakukan audit sebelum merger dan akuisisi.6 Faktor-Faktor Keberhasilan Merger dan Akuisisi. 8) Pihak pengambilalih tidak mengkomunikasikan perencanaan dan pengharapan mereka terhadap karyawan perusahaan target sehingga terjadi kegelisahan diantara karyawan. 5) Rencana integrasi yang tidak disesuaikan dengan kondisi lapangan. preservasi atau simbiosis. 4) Perusahaan target relatif kecil. Untuk itu tim implementasi dari perusahaan pengambilalih kewibawaan. harus simpati menangani dan masalah pengetahuan tersebut untuk dengan menumbuhkan kepercayaan dan komitmen mereka pada proses integrasi. 1999). 6) Tim negosiasi yang berbeda dengan tim implementasi yang akan menyulitkan proses integrasi. Hunt dkk. ketakutan dan kegelisahan diantara staf perusahaan yang tidak ditangani. (1987) mengakhiri penelitian mereka dengan mengidentifikasi faktor-faktor yang memberikan kontribusi kepada kesuksesan dan kegagalan akuisisi (Sudarsanam. 3) Memiliki pengalaman merger dan akuisisi sebelumnya. 5) Melakukan merger dan akuisisi yang bersahabat.1.1. 7) Ketidakpastian. 2) Perusahaan target dalam keadaan baik. 14 .

Pendekatan secara umum untuk mengukur peningkatan kemakmuran pemegang saham dilakukan dengan metode abnormal return. αi dan βi. (1) Dimana Rit dan Rmt adl keuntungan selama t (satu hari atau satu bulan) pada saham perusahaan dan atas indeks harga pasar seperti IHSG yang mewakili ‘pasar’.2. yaitu hubungan antara return saham individu dengan return pasar: Rit = αi + βi . keputusan-keputusan manajemen ditujukan untuk meningkatkan kemakmuran pemegang saham dan meningkatkan nilai perusahaan.7 Pengaruh Merger dan Akuisisi terhadap Kinerja Perusahaan. Rmt + εit. Menurut teori keuangan modern. juga dianamakan risiko sistematis. Parameter-parameter yang telah diestimasi kemudian 15 . α adalah titik pertemuan dan β adalah beta.1. yang mengukur keuntungan perusahaan selama periode waktu sekitar pengumuman pengambilalihan. Salah satu model yang paling sering digunakan dalam literatur adalah model pasar. Dalam hal ini merger dan akuisisi sebagai bagian dari keputusan manajemen perlu adanya pembuktian keberhasilannya dalam mencapai tujuan tersebut.1. diestimasikan dengan meregresikan Rit dan Rmt selama periode estimasi yang tepat. Parameter-parameter model. εit adalah kesalahan acak yang jika diratarata mendekati nilai nol. Para peneliti terdahulu sulit menentukan alat ukur yang tepat bagi pencapaian keberhasilan merger dan akuisisi.

maka AR akan positif.digunakan untuk menghitung pendapatan normal E(Ri) untuk setiap perusahaan i dan pendapatan abnormal seperti berikut: AR = Rit – E(Ri) (2) AR = Rit – { αi + βi . Untuk menguji apakah peristiwa tersebut memberikan pendapatan positif. Penggunaan model pasar memiliki beberapa kelemahan. Sebagian besar literatur terdahulu menggunakan pendapatan bulanan. penelitian selanjutnya cenderung menggunakan data harian. Ia akan menjadi nol bila pengaruh pengambilan netral. Semuanya mendorong pada benchmark yang salah. dimana estimasi parameter dikoreksi untuk transaksi 16 . Rmt } (3) Jika peristiwa pengambilalihan diperkirakan akan memberikan nilai tambah bagi pemegang saham I. dan banyak peneliti telah mencoba menggunakan prosedur-prosedur yang telah diperbaiki untuk meminimalkan permasalahan. Walaupun dengan penggunakan data harian lebih akurat dibandingkan data bulanan. Dua diantaranya adalah transaksi yang terlalu sedikit dan perbedaan ukuran antara perusahaan-perusahaan sampel dan wakil dari pasar. estimasi yang mengurangi keandalannya. uji-uji stastistik dilakukan dengan sampel yang terdiri dari berbagai pengambilalihan. Dua model lain yang sampai pada taraf tertentu menghilangkan tersebut adalah model pasar disesuaikan. Dengan adanya kemudahan memperoleh harga saham harian. Data bulanan mempunyai konsisitensi yang lebih tinggi dan mendukung estimasi parameter yang lebih stabil atau dapat diandalkan.

menunjukkan bahwa keuntungan pemegang saham pengakuisisi dalam jangka panjang adalah negatif. Oleh karena itu kinerja 17 . Dasar logik dari pengukuran berdasarkan akuntansi adalah bahwa jika ukuran bertambah besar ditambah dengan sinergi yang dihasilkan dari gabungan aktivitas-aktivitas yang simultan maka laba perusahaan juga semakin meningkat. setelah merger dan akuisisi ukuran perusahaan dengan sendirinya bertambah besar karena aset.kecil. Dalam kinerja jangka panjang. Hal ini terjadi karena adanya pengalihan kekayaan pemegang saham pengakuisisi kepada pemegang saham perusahaan target dan diduga karena manajer pengakuisisi cenderung membayar lebih atas akuisisi mereka. dan model penyesuaikan pasar yang menghindari perlunya mengestimasi α dan β. Bukti empiris dari penelitian-penelitian internasional yang berasal dari Inggris dan Amerika Serikat. mereka terlalu tinggi mengestimasi kapasitas perusahaan target untuk menciptakan nilai akuisisi tersebut. Sebaliknya pemegang saham pengambilalih dirugikan. Keduanya sama-sama membuktikan bahwa dalam jangka pendek. merger dan akuisisi memberikan keuntungan bagi pemegang saham perusahaan target. penelitian Frank dkk. Secara teori. kewajiban dan ekuitas perusahaan digabung bersama. Model penyesuaian pasar menggunakan pendapatan pasar Rm sebagai pendapatan normal dan tidak disesuaikan dengan resiko.

pascamerger seharusnya semakin baik dibandingkan dengan sebelum
merger.
Beberapa penelitian mengenai pengaruh merger dan akuisisi terhadap
profitabilitas telah dilakukan. Di Inggris Meeks (1977) dan Kumar (1984)
meneliti pengaruh merger terhadap profitabilitas perusahaan yang
melakukan merger dan membuktikan adanya penurunan profitabilitas
yang signifikan setelah tiga tahun dan lima tahun dengan menggunakan
laba operasi. Sebaliknya Healy (1992) dan Manson (1994) menemukan
bahwa perusahaan-perusahaan yang merger memperoleh peningkatan
signifikan dalam produktivitas aset relatif terhadap imdustri dengan
penggunaan cash flow.
Penelitian mengenai pengaruh merger dan akuisisi terhadap kinerja
manajemen juga telah dilakukan. Newbould (1970) melakukan penelitian
yang melibatkan manajer 38 perusahaan publik yang melakukan merger
tahun 1976-1986. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa setelah dua
tahun dan lima tahun, 21 perusahaan tidak memperoleh keuntungan
dalam bentuk apapun juga. Cooper dan Lybran (1992) meneliti
pengalaman akuisisi perusahaan-perusahaan Inggris dan menunjukkan 54
persen dari akuisisi tersebut sebagai kegagalan.
2.1.2 Analisis Kinerja Keuangan.
2.1.2.1 Pengertian Kinerja Keuangan.
Pengertian kinerja berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (2001).
Kinerja

diartikan

sebagai

“sesuatu

18

yang

dicapai,

prestasi

yang

diperlihatkan,

kemampuan

kerja

(tentang

peralatan).

Berdasarkan

pengertian tersebut kinerja keuangan didefinisikan sebagai prestasi
manajemen, dalam hal ini manajemen keuangan dalam mencapai tujuan
perusahaan yaitu menghasilkan keuntungan dan meningkatkan nilai
perusahaan. Analisis kinerja keuangan dalam penelitian ini bertujuan
untuk menilai implementasi strategi perusahaan dalam hal merger dan
akuisisi.
2.1.2.2 Metode Analisis Kinerja Keuangan dengan Rasio Keuangan.
Analisis rasio keuangan merupakan metode umum yang digunakan untuk
mengukur kinerja perusahaan di bidang keuangan. Rasio merupakan alat
yang memperbandingkan suatu hal dengan hal lainnya sehingga dapat
menunjukkan hubungan atau korelasi dari suatu laporan finansial berupa
neraca dan laporan laba rugi. Adapun jenis rasio yang digunakan dalam
penelitian ini adalah:
1) Rasio Likuiditas.
Rasio ini mengukur kemampuan perusahaan untuk memenuhi
kewajiban finansial yang jatuh tempo dalam jangka pendek. Ukuran
likuiditas yang digunakan dalam penelitian ini yaitu:
a. Current ratio.
Current ratio dihitung dengan membagi aktiva lancar dengan
kewajiban lancar. Rasio ini menunjukkan besarnya aktiva yang
diharapkan akan dikonversi menjadi kas dalam jangka pendek untuk
menutup kewajiban lancar. Rasio yang rendah menunjukkan

19

kurangnya modal untuk membayar hutang. Namun rasio yang tinggi
tidak selalu berarti perusahaan sedang dalam keadaan yang baik. Hal
tersebut dapat berarti bahwa kas tidak digunakan sebaik mungkin.
Perhitungan current ratio dapat dirumuskan sebagai berikut:

Current ratio =

Current asset
Current liabilitie s

b. Quick ratio.
Quick ratio dihitung dengan mengurang persediaan dari aktiva
lancar dan sisanya dibagi dengan kewajiban lancar. Persediaan
dihilangkan karena dianggap aktiva yang sulit dikonversi menjadi
kas dengan cepat. Perhitungan quick ratio dapat dirumuskan sebagai
berikut:

Quick ratio =

Current asset − inventory
Current liabilitie s

2) Rasio Aktivitas.
Rasio aktivitas dihitung dari perbandingan antara tingkat penjualan
dengan berbagai elemen aktiva. Rasio ini mengukur seberapa efektif
perusahaan mengelola aktivanya. Rasio aktivitas yang digunakan
dalam penelitian ini, yaitu:
a. Fixed asset turn over.
Fixed asset turn over mengukur seberapa efektif perusahaan
menggunakan aktiva tetapnya. Semakin rendah fixed asset turn over,
berarti penggunaan aktiva tetapnya semakin kurang efisien. Untuk

20

mengukur besarnya fixed asset turn over dihitung dengan rumus sebagai berikut: Sales Net fixed asset Fixed asset turn over = b. Total asset turn over mengukur perputaran semua aktiva. sedangkan semakin rendah rasio menunjukkan buruknya kinerja manajemen dalam mengelola aktivanya. Total asset turn over. 21 . Semakin tinggi rasio berarti semakin baik manajemen dalam mengelola aktivanya. rasio ini mengukur efektifitas perusahaan dalam penggunaan total aktiva. Dengan kata lain. Untuk menghitung total asset turn over digunakan rumus sebagai berikut: Total asset turn over = Sales Total asset 3) Rasio Leverage. Rasio ini menyangkut jaminan. yang mengukur kemampuan perusahaan untuk membayar hutang bila pada suatu saat perusahaan dilikuidasi atau dibubarkan. Rasio leverage dihitung dari perbandingan hutang dengan total aktiva dan modal sendiri perusahaan. Dengan kata lain rasio ini mengukur seberapa besar perusahaan menggunakan dana dari pihak luar atau kreditor.

Kreditur lebih menyukai rasio yang rendah karena semakin rendah rasio ini. di sisi lain pemilik saham lebih menyukai rasio yang tinggi karena dapat meningkatkan laba yang diharapkan. Perhitungan debt to equity ratio dapat dirumuskan sebagai berikut: Debt to total equity ratio = 22 Total liabilities Owner's equity . Untuk mengukur besarnya debt to total asset dihitung dengan rumus sebagai berikut: Debt to total asset ratio = Total liabilities Total asset b. Namun.a. Bagi perusahaan ukuran hutang sebaiknya tidak melebihi dari modal sendiri karena resiko menjadi tinggi apabila terjadi likuidasi dan perusahaan akan kesulitan untuk membayar hutang. Rasio ini merupakan imbangan antara hutang dengan modal sendiri. Semakin tinggi rasio ini berarti modal sendiri semakin sedikit dibanding dengan hutangnya. Debt to total asset ratio. maka semakin besar perlindungan terhadap kerugian kreditur dalam peristiwa likuidasi. Debt to total asset ratio mengukur seberapa besar seluruh hutang dijamin oleh seluruh aktiva perusahaan. Debt to equity ratio.

Perhitungan operating profit margin dapat dirumuskan sebagai berikut: Operating profit margin = Operating profit Sales b. Net profit margin. Semakin rendah rasio ini. dan sebaliknya. Rasio profitabilitas mengukur kemampuan perusahaan untuk menghasilkan laba. Kemungkinan hal ini terjadi karena ada pemborosan. semakin kurang baik karena biaya-biaya operasi naik. Setiap perusahaan berkepentingan terhadap profit margin yang tinggi. Operating profit margin. Operating profit margin mengukur berapa laba usaha yang dihasilkan dari penjualan atau pendapatan. Rasio yang rendah bisa disebabkan karena penjualan turun lebih besar dari turunnya ongkos. Net profit margin mengukur seberapa banyak laba bersih setelah pajak dan bunga yang dapat dihasilkan dari penjualan atau pendapatan.4) Rasio Profitabilitas. Rasio ini membantu perusahaan dalam mengontrol penerimaannya rasio-rasio profitabilitas yang digunakan dalam penelitian ini adalah: a. Untuk menghitung net profit margin berikut: Net profit margin = Net profit Sales 23 digunakan rumus sebagai .

Return On Equity. Untuk menghitung Return On Investment digunakan rumus sebagai berikut: Return on investment = Net profit Total asset d. 24 . dengan pertimbangan bahwa harga saham merupakan cerminan dari nilai perusahaan.3 Metode Analisis Kinerja Keuangan dengan Return Saham. Return On Equity mengukur seberapa banyak laba bersih yang dapat dihasilkan dari investasi para pemegang saham dalam perusahaan. Return On Investment mengukur keuntungan yang dihasilkan dari seluruh aktiva yang dimiliki perusahaan. Rasio yang rendah menunjukkan kinerja yang buruk atas pemanfaatan aktiva yang buruk oleh manajemen. Return on equity = Net profit Owner ' s equity 2. Untuk menghitung Return On Equity digunakan rumus sebagai berikut. Penelitian terhadap return saham digunakan untuk mengukur kinerja keuangan perusahaan. sedangkan rasio tinggi menunjukkan kinerja atas penggunaan aktiva yang baik. Return On Investment.c.1.2. sedangkan rasio yang tinggi dapat menunjukkan bahwa sebagian besar modal diperoleh dari pinjaman atau manajemen sangat efisien. Rasio yang rendah dapat diartikan bahwa manajemen kurang efisien dalam penggunaan modal.

Untuk mengestimasi return ekspektasi dapat digunkan tiga model yaitu: 1) Mean-Adjusted model.i. Abnormal return merupakan kelebihan dari return yang sesungguhnya terjadi terhadap return nomal. 25 .j = return realisasi sekuritas pada periode estimasi ke-j. Return ekspektasi merupakan return yang harus diestimasi.i.i. Return sesungguhnya merupakan return yang sudah terjadi yang dihitung dari selisih harga sekarang relatif terhadap harga sebelumnya.i.t ] = ∑ ⎡⎢⎣ R .t] = return ekspektasi sekuritas ke-i pada periode peristiwa ke-t. yang dirumuskan sebagai berikut: E [R .Return saham merupakan keuntungan atau hasil dari suatu investasi saham. Model disesuaikan rata-rata (mean–adjusted model) ini menganggap bahwa return ekspektasinya bernilai konstan yang sama dengan ratarata realisasi sebelumnya selama periode estimasi (estimation period). Dengan demikian return tidak normal (abnormal return) adalah selisih antara return sesungguhnya terjadi dengan return ekspektasi. ∑ R. Sedang return ekspektasi adalah return yang diharapkan akan diperoleh oleh investor di masa yang akan datang.j ⎤⎥⎦ T E [R. Return normal merupakan return ekspektasi (return yang diharapkan oleh investor). Return saham dapat dibedakan menjadi dua yaitu return sesungguhnya (realized return) dan return yang diharapkan atau return ekspektasi.

j = return realisasi sekuritas ke-i pada periode estimasi ke-j.j = αi + βi .i. maka tidak perlu menggunakan periode estimasi untuk membentuk model estimasi.i. Dengan menggunakan model ini. Model ekspektasi dapat dibentuk menggunakan teknik regresi OLS (Ordinary Least Square) dengan persamaan: R. Model disesuaikan-pasar (market-adjusted model) menganggap bahwa penduga yang terbaik untuk mengestimasi return suatu sekuritas adalah return indeks pasar pada saat tersebut. Perhitungan return ekspektasi dengan model model pasar (market model) dilakukan dengan dua tahap. 3) Market-Adjusted Model. R. 2) Market Model. RMj = return indeks pasar pada periode estimasi ke-j. RMj + εij.T = lamanya periode estimasi. αi = intercept untuk sekuritas ke-i. 26 . karena return sekuritas yang diestimasi adalah sama dengan return indeks pasar. yaitu (1) membentuk model ekspektasi dengan menggunakan data realisasi selama periode estimasi dan (2) menggunakan model ekspektasi ini untuk mengestimasi return ekspektasi di periode jendela. εij = kesalahan residu sekuritas ke-i pada periode estimasi ke-j. βi = koefisien slope yang merupakan Beta dari sekuritas ke-i.

Model ini pada dasarnya hampir sama dengan model pasar (market model). aktivitas. 2. Fixed Asset Turnover.Abnormal return untuk masing-masing sekuritas dengan model ini dapat dihitung dengan mengurangkan return yang terjadi untuk masing-masing sekuritas dengan return indeks pasar pada periode yang sama. Total Asset to Debt. Dari sisi abnormal return menunjukkan sebelum merger dan akuisisi positif. Operating Profit Margin. Net Worth to Debt yang mengalami penurunan signifikan setelah merger dan akuisisi. Return On Equity. Return On Investment. Penelitian ini menyimpulkan kinerja keuangan dari sisi rasio keuangan. Penggunaan model ini didasarkan pertimbangan bahwa pasar modal Indonesia masih dalam tahap perkembangan (emerging market). solvabilitas. Dari rasiorasio keuangan yang terdiri rasio likuiditas. Beberapa penelitian di Indonesia mengenai pengaruh merger dan akuisisi terhadap kinerja keuangan diantaranya adalah yang dilakukan Payamta dan Setiawan (2004) meneliti pengaruh merger dan akuisisi kinerja keuangan perusahaan yang melakukan merger dan akuisisi tahun 1990-1996. merger dan akuisisi 27 . Net Profit Margin. namun setelah pengumuman merger dan akuisisi justru negatif. dan profitabilitas hanya rasio Total Asset Turnover. perbedaannya pada model penyesuaian pasar menganggap α=0 dan β=1 untuk semua sekuritas. Sedangkan rasio lainnya tidak mengalami perubahan signifikan.2 Hasil Penelitian Terdahulu.

dimana return saham dapat bernilai positif atau negatif walaupun tidak signifikan secara statistik. Wibowo dan Pakereng (2001) meneliti pengaruh merger dan akuisisi terhadap return saham pada perusahaan akuisitor dan non akuisitor pada tahun 1991-1997 menunjukkan hasil bahwa baik perusahaan akuisitor maupun non akuisitor sama-sama memperoleh abnormal return yang negatif di seputar pengumuman merger dan akuisisi. 28 . motif ekonomis bukanlah motif utama perusahaan melakukan merger dan akuisisi. Hasilnya menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan pada kinerja keuangan berdasarkan rasio profitabilitas dan leverage. Hasilnya menunjukkan merger dan akuisisi memiliki dampak terhadap return saham. bahkan menjadi reserve sinergy. Sutrisno dan Sumarsih (2004) meneliti pengaruh merger dan akuisisi terhadap return saham dalam jangka panjang. Sedangkan dari sisi kinerja saham mengalami penurunan setelah pengumuman merger dan akuisisi dimana investor menganggap merger dan akusisisi yang dilakukan tidak menimbulkan sinergi bagi perusahaan. Widjanarko (2006) meneliti perusahaan yang melakukan merger dan akuisisi pada tahun 1998-2002. Penelitian ini menyimpulkan adanya abnormal return yang signifikan saat pengumuman merger dan akuisisi oleh akuisitor mengakibatkan abnormal return bagi saham non akuisitor atau terjadi transfer informasi. Penelitian ini menyimpulkan penyebab kemungkinan tidak signifikan karena cara merger dan akuisisi dan pemilihan perusahaan target yang salah.tidak menimbulkan sinergi bagi perusahaan melakukan dengan kata lain.

Oleh karena itu kinerja pasca merger dan akuisisi seharusnya semakin baik dibandingkan dengan sebelum merger dan akuisisi.3 Formulasi Hipotesis Atas dasar pertimbangan dari teori pengaruh merger dan akuisisi terhadap kinerja keuangan dimana setelah merger dan akuisisi ukuran perusahaan dengan sendirinya bertambah besar karena aset. 29 .2. 2. Dasar logik dari pengukuran berdasarkan akuntansi adalah bahwa jika ukuran bertambah besar ditambah dengan sinergi yang dihasilkan dari gabungan aktivitas-aktivitas yang simultan maka laba perusahaan juga semakin meningkat. Dengan pertimbangan tersebut penelitian ini mengajukan hipotesis sebagai berikut: 1. dan ekuitas perusahaan digabung bersama. Tingkat kinerja keuangan dalam jangka panjang perusahaan diakuisisi mengalami peningkatan pada masa sesudah merger dan akuisisi. kewajiban. Tingkat kinerja keuangan dalam jangka panjang perusahaan pengakuisisi mengalami peningkatan pada masa sesudah merger dan akuisisi.

Selain kriteria diatas perusahaan sampel juga memiliki data laporan keuangan dan harga saham untuk masa satu tahun sebelum hingga dua tahun sesudah merger dan akuisisi dan bukan jenis industri perbankan dan keuangan 30 . 2) Melakukan satu kali aktivitas merger dan akuisisi dan memiliki pasangan perusahaan target maksimal satu perusahaan. 2) Memiliki keterangan waktu yang jelas mengenai kapan perusahaan tersebut diakuisisi. Sampel dibedakan menjadi dua yaitu perusahaan pengakuisisi dan perusahaan diakuisisi. Sampel perusahaan pengakuisisi dipilih berdasarkan kriteria-kriteria sebagai berikut: 1) Perusahaan yang melakukan merger dan akuisisi selama periode tahun 2000-2004 yang telah terdaftar di Bursa Efek Jakarta (BEJ). Untuk sampel perusahaan diakuisisi dipilih berdasarkan kriteria sebagai berikut: 1) Perusahaan mengalami peralihan kepemilikan berupa perpindahan kepemilikan saham lebih dari 50 persen saham (diakuisisi) oleh perusahaan lain.1 Populasi dan Sampel Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan publik yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta (BEJ) dengan rentang waktu antara tahun 20002004.BAB III METODE PENELITIAN 3.

Gudang Garam. Surya Intrindo PT. DYNA PT. 7. akhirnya diperoleh 14 perusahaan pengakuisisi dan 12 perusahaan diakuisisi sebagai sampel penelitian ini. Aglo Sama Permata Mei 2001 Makmur.lainnya dengan alasan metode untuk menilai kinerja keuangan industri jenis perbankan dan keuangan lainnya harus menggunakan metode lain. 31 . Tabel 3. Sarasa Nugraha PT. November 2000 5. PT Baligraha Medikatama Maret 2000 3. UNVR PT. Astra Agro Lestari PT. Dynaplast. Berdasarkan kriteria-kriteria tersebut. STTP 10. Siloam Health Care. Januari 2000 2. SMAR PT. Karyadibya Mahardika Maret 2002 11. Asia Food Property. Inti Gerak Maju. BASS INDF PT. Motor. MLPL PT. Surya Malindo Maret 2000 Medikatama. Juli 2004 14. PT. Sarasa Mitratama. Eterindo Wahanatama PT. Telkom PT. Bahtera Adimina PT. Smart PT. Kode Perusahaan Pengakuisisi Mengakuisisi saham Bulan efektif/ pengumuman 1. PT Knorr Indonesia. SIMM 9. Indofood Sukses PT. BGMT PT. Sinar Tabiora Oktober 2002 13. Saritama Tunggal Agustus 2001 Makmur 8. Intergalaxy Delta Mei 2001 Samudra Fisheries. Oktober 2004 Corporation. GGRM PT. PT. 4. TLKM PT. PT Sanpak Unggul. Unilever Indonesia. Mei 2002 12. Mei 2001 PT. PT. Siantar Top. Multipolar PT. AALI PT.1 Daftar perusahaan pengakuisisi tahun 2000-2004 No. Matahari Putra Prima. SRSN PT. ETWA PT. PT. Multimedia Nusantara Desember 2000 6.

SULI PT. Desember 2001 5. ALFA PT. AQUA PT. Danone. Pelangi Indah Canindo. Bhd 2004 Sumber: BEJ. Millenium Pharmacon Esteem Interpoint Sdn Desember International. ADES PT. INTP PT. Ltd. MPPA PT. SMBC PT. November Perkasa. Sigmantara Alfindo. Matahari Putra Prima. Multipolar Oktober 2004 Corporation. Indonesian Capital Market Directory 3. Alfa Retailindo. BNP Paribas. SDPC PT. DVLA 2001 PT.2 Data dan Sumber Data Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Januari 2003 9. Darya Varya Far East Drug Co. PT. SKLT PT. PT. Juni 2002 6.2 Daftar perusahaan diakuisisi tahun 2000-2004 No. Aqua Golden Missippi. Sumalindo Lestari Jaya PT. ISAT PT. 8. Laboratories.Tabel 3. Juni 2004 10. 3. April 2000 2. April 2001 Holcim Ltd. Ades Waters Indonesia Water Partners Bottling Juli 2004 11. Hammond Holding Ltd. Agustus 2002 7. PICO PT. 12. Kode Perusahaan Diakuisisi Diakuisisi Oleh saham Bulan efektif/ pengumuman 1. Sumber Graha Agustus 2002 Sejahtera. Indocement Tunggal Heidelberger Zement AG. Indosat. STT Telemedia. Holcim Indonesia (Semen Cibinong) 4. Sumber data Laporan Keuangan dan harga saham perusahaan sampel berasal dari buku Indonesian Market Directory dan Database Pojok BEJ Fakultas Ekonomi 32 . Sekar Laut.

Rasio keuangan dan return saham merupakan variabel yang diteliti dalam penelitian ini sebagai cerminan kinerja keuangan perusahaan. meliputi: current ratio dan quick ratio. Rasio aktivitas. meliputi: operating profit. net profit margin. dan data dari internet. Rasio likuiditas. return on investment dan return on equity. Penilaian return saham diukur dari abnormal return yang merupakan selisih return sesungguhnya (realized return) dengan return yang 33 . 3. b. dan total asset turnover. Rasio profitabilitas. 2) Return saham.Universitas Islam Indonesia.3 Definisi Operasional Variabel Penelitian. Rasio leverage. rasio keuangan yang digunakan meliputi rasio berikut ini: a. meliputi: debt to total asset dan debt to equity ratio. 1) Rasio keuangan. meliputi: fixed asset turnover. Sumber data lainnya berasal dari sumber bacaan seperti buku-buku. Dalam penelitian ini. Return saham merupakan keuntungan atau hasil dari investasi saham. d. Kinerja keuangan didefinisikan sebagai prestasi manajemen dalam hal ini manajemen keuangan dalam mencapai tujuan perusahaan yaitu menghasilkan keuntungan dan meningkatkan nilai perusahaan. c. Rasio keuangan merupakan alat yang menunjukkan hubungan atau korelasi dari suatu laporan keuangan berupa neraca dan laporan rugi laba. jurnal.

Rasio leverage mengukur seberapa besar perusahaan menggunakan dana dari pihak luar atau kreditor. Abnormal return dihitung dengan menggunakan model pasar disesuaikan (market-adjusted model).4 Alat Analisis. Rasio likuiditas. Rasio Leverage. - Debt to total asset ratio = 34 Total liabilitie s Total asset . 1) Alat analisis pada rasio keuangan. - - Fixed asset turn over = Total asset turn over = Sales Net fixed asset Sales Total asset c. Rasio ini mengukur kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban finansial yang jatuh tempo dalam jangka pendek.diharapkan (expected return). Rasio aktivitas mengukur seberapa efektif perusahaan mengelola aktivanya. a. 3. Rasio Aktivitas. - Current ratio = - Quick ratio = Current asset Current liabilities Current asset − inventory Current liabilitie s b.

Rasio Profitabilitas. Pit = harga saham i pada bulan t. Operating profit margin = - Net profit Sales Net profit margin = - Return on investment = - Return on equity = - Operating profit Sales Net profit Total asset Net profit Owner ' s equity 2) Alat analisis return saham. Untuk menghitung return saham diperlukan langkah-langkah sebagai berikut: a.Total asset turn over = - Sales Total asset d. Informasi harga saham akan digunakan untuk menghitung return saham (Rit) aktual yang dirumuskan sebagai berikut: − Pit −1 Rit = Pit P it (1) Keterangan: Rit = return saham i pada bulan t. Rasio profitabilitas mengukur kemampuan perusahaan untuk menghasilkan laba. 35 .

Menghitung return pasar dg rumus: Rmt = IHSG . b. n AARnt = ∑ ARit i=t (4) n keterangan : AARnt = rata-rata abnormal return saham pada bulan ke-t. Menghitung rata-rata abnormal return (AAR) saham pada bulan ke-t. 36 . Rit = actual return untuk saham i pada bulan t. Rmt = return pasar pada bulan t-1 d.R mt (3) Keterangan: ARit = abnormal return saham i pada bulan t. Menghitung abnormal return selama periode pengamatan dengan rumus.IHSGt . AR it = R it . IHSGt = indeks harga saham gabungan pada bulan ke t. IHSGt-1 = indeks harga saham gabungan pada bulan ke t-1.1 IHSGt . c. n = jumlah seluruh saham perusahaan yang diteliti.Pit-1 = harga saham i pada bulan t-1.1 (2) Keterangan: Rmt = return pasar.

analisis yang Teknik ini dilakukan dipergunakan membuktikan hipotesis penelitian yang diajukan sebelumnya. 37 dengan untuk . Analisis deskriptif merupakan analisis dengan merinci dan menjelaskan secara panjang lebar keterkaitan data penelitian yang biasanya tercantum dalam bentuk tabel dan analisis didasarkan pada data di tabel tersebut. Data penelitian tersebut adalah olahan data perhitungan rasio keuangan dan return saham.5 Teknik Analisis Data. 2) Analisis statistika. Teknik analisis yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah: 1) Analisis deskriptif.3. Analisis statistika menggunakan merupakan teknik statistik.

4. Pembahasan analisis rasio likuiditas dimulai dengan analisis deskriptif yang didasarkan pada data statistik rasio-rasio likuiditas perusahaan pengakuisisi dan perusahaan diakuisisi. standar deviasi. Dilanjutkan analisis uji signifikansi untuk mengetahui apakah ada perbedaan secara signifikan antara rasio-rasio likuiditas pada masa sebelum dengan sesudah merger dan akuisisi. pada tiap-tiap rasio berikut ini disajikan data stastistik yang memuat nilai minimum. rasio aktivitas. Rasio likuiditas mengukur kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban finansial yang jatuh tempo dalam jangka pendek. 38 . terdapat pengujian terhadap perbedaan abnormal return satu tahun sebelum hingga dua tahun sesudah merger dan akuisisi.BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN Pada bab ini diuraikan hasil penelitian berupa olahan data mengenai perbedaan rasio keuangan untuk periode satu tahun sebelum dengan satu tahun sesudah merger dan akuisisi dan satu tahun sebelum dengan dua tahun sesudah merger dan akuisisi. rasio leverage dan rasio profitabilitas. ratarata. Berdasarkan perhitungan masing-masing rasio. Disamping itu. Rasio keuangan ini terdiri dari: rasio likuiditas.1 Analisis Rasio Likuiditas. standar error mean dan pengujian statistik paired t-test untuk uji signifikansi. maksimum.

Tabel 4.185 df ig.1 dapat dilihat bahwa current ratio terendah terjadi pada satu tahun sesudah merger dan akuisisi yaitu 0.0117428 0. Std.1640.2 Uji Paired Sample T-Test: Current Ratio Perusahaan Pengakuisisi Paired Samples Test Paired Differences 95% Confidence Interval of the Std.05225 490322 t .9928534 326125 1.350329 0.5569 1.7548499 0.856 Dari tabel 4.1964 2.2703996 CR_1thn ssd 14 0.1 Current Ratio.5195 4.1640 1.CR_290357 1.1 Current Ratio Perusahaan Pengakuisisi N Minimum Maximum Mean Std.4296 6.426 13 . 1) Perusahaan pengakuisisi.1. Error Deviation Mean CR_1thn sbl 14 0.0430946 787788 732292 313006 Pair 2CR_1sbl . Error Difference Mean td.4.2017421 CR_ 2 thn ssd 14 0. (2-tailed 13 .822 . Deviatio Mean Lower Upper Pair 1CR_1sbl .3775289 Tabel 4. Current ratio menunjukkan besarnya aktiva yang diharapkan akan dikonversi menjadi kas dalam jangka pendek untuk menutup kewajiban lancar.579364 1.7078 1. Rata-rata curent ratio pada satu tahun sesudah merger dan 39 .1964 dan current ratio tertinggi terjadi pada dua tahun sesudah merger dan akuisisi yaitu 6.4125837 0.480971 1.CR_983929 1.

480971 mengalami kenaikan 0.8114162 0. 2) Perusahaan diakuisisi.2495 3.8938708 0.2580383 CR_ 2 thn ssd 12 0.9045 1.426 dan ‘Sig’ dua = 0.229035 dibanding satu tahun sebelum merger dan akuisisi.281133 0.856 (lebih besar dari 0. Dari pengujian tersebut disimpulkan bahwa secara signifikansi tidak ada perbedaan rata-rata current ratio satu tahun sebelum dengan satu tahun sesudah dan satu tahun sebelum dengan dua tahun sesudah.9297739 0. Rata-rata curent ratio pada dua tahun sesudah merger dan akuisisi adalah 1.akuisisi adalah 1.0408 3.4314 1.2 current ratio menunjukkkan ‘Sig’ satu = 0.0160 1.2684026 CR_1thn ssd 12 0.350329 menurun 0.584900 0. Berdasarkan hasil uji signifikansi pada tabel 4. Std.130642 dibanding satu tahun sebelumnya.013158 0.2342357 40 .1594 2.3 Current Ratio Perusahaan Diakuisisi N Minimum Maximum Mean Std.05). Tabel 4. Error Deviation Mean CR_1thn sbl 12 0.

119 (lebih besar dari 0.584900 meningkat 0.05).267975 dibanding satu tahun sebelum merger dan akuisisi.1697578 376800 1.693 df ig.119 Dari tabel 4.4 Uji Paired Sample T-Test: Current Ratio Perusahaan Diakuisisi Paired Samples Test Paired Differences 95% Confidence Interval of the Std.CR_679750 .4314.0408 dan current ratio tertinggi terjadi pada satu tahun sebelum merger dan akuisisi yaitu 3. Berdasarkan uji signifikansi current ratio menunjukkkan ‘Sig’ satu = 0.Tabel 4.281133 meningkat 0.198 Pair 2CR_1sbl .7746867 236328 601874 242374 -1. 41 . Error Difference Mean td. Rata-rata curent ratio pada dua tahun sesudah merger dan akuisisi adalah 1.256 dan ‘Sig’ dua = 0. (2-tailed 11 .31497 714870 -1.303767 dibanding satu tahun sebelumnya. Rata-rata curent ratio pada satu tahun sesudah merger dan akuisisi adalah 1.3 dapat dilihat bahwa current ratio terendah terjadi pada satu tahun sebelum merger dan akuisisi yaitu 0.256 11 . Deviatio Mean Lower Upper t Pair 1CR_1sbl . Dari pengujian diatas disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan rata-rata current ratio secara signifikan satu tahun sebelum dengan satu tahun sesudah merger dan akuisisi dan satu tahun sebelum dengan dua tahun sesudah merger dan akuisisi.CR_717417 1.

6 Uji Paired Sample T-Test: Quick Ratio Perusahaan Pengakuisisi Paired Samples Test Paired Differences 95% Confidence Interval of the Std.9767478 610468 139074 140074 Pair 2 QR_1sbl . Error Difference Mean td. Rata-rata quick ratio pada satu tahun sesudah merger dan akuisisi 0. Tabel 4.1850674 QR_1thn ssd 14 0.QR_558786 1. Error Deviation Mean QR_1thn sbl 14 0.QR_500500 . Std. (2-tailed 13 .070357 1.6924589 0.127 df ig.5197 1.3104 2.1480 dan tertinggi terjadi pada dua tahun sesudah merger dan akuisisi yaitu 5.901 Berdasarkan tabel 4. 4370.876186 42 .3265 5.5 Quick Ratio Perusahaan Pengakuisisi N Minimum Maximum Mean Std.1480 2.5 diketahui bahwa quick ratio terendah terjadi satu tahun sesudah merger dan akuisisi yaitu 0.126236 0. 1) Perusahaan pengakuisisi.6521339 415514 980352 097923 t . Quick ratio dihitung dengan mengurang persediaan dari aktiva lancar dan sisanya dibagi dengan kewajiban lancar.3454560 Tabel 4.876186 0.958 . Deviatio Mean Lower Upper Pair 1 QR_1sbl .5454 0.2 Quick Ratio.4.2925781 0.356 13 .4370 1.1.1925636 QR_ 2 thn ssd 14 0.7205070 0.

2) Perusahaan diakuisisi. Dari pengujian tersebut membuktikan secara signifikan tidak ada perbedaan rata-rata quick ratio satu tahun sebelum dengan satu tahun sesudah dan satu tahun sebelum dengan dua tahun sesudah merger dan akuisisi. Error Deviation Mean QR_1thn sbl 12 0.25005 dibanding satu tahun sebelum merger dan akuisisi.2132858 43 .1800604 QR_1thn ssd 12 0.mengalami penurunan 0.056992 0. Hasil uji signifikansi quick ratio menunjukkkan ‘Sig’ satu = 0.656708 0.6237476 0. Rata-rata pada tahun kedua sesudah merger dan akuisisi mengalami sedikit kenaikan 0.356 dan ‘Sig’ dua = 0.0546 1.0211 1.070357.4918 1.1730 2.9382 0.901 (lebih besar dari 0.6485 0.7388438 0.05).194189 menjadi 1.7 Quick Ratio Perusahaan Diakuisisi N Minimum Maximum Mean Std. Tabel 4.796925 0.1702976 QR_ 2 thn ssd 12 0.5899283 0. Std.

Tabel 4.5736355 65594350468732242539 -.929796726840929910480 904813 -1.847 Pair 2 QR_1sbl .1. (2-tailed 11 .7 dapat dilihat bahwa quick ratio terendah terjadi pada satu tahun sebelum merger dan akuisisi yaitu 0.260067 dibanding satu tahun sebelumnya.415 11 . Dari pengujian diatas disimpulkan tidak ada perbedaan rata-rata quick ratio satu tahun sebelum dengan satu tahun sesudah dan satu tahun sebelum dengan dua tahun sesudah.QR_ 402167 . Dilihat dari hasil uji signifikansi quick ratio menunjukkkan ‘Sig’ satu = 0.8 Uji Paired Sample T-Test: Quick Ratio Perusahaan Diakuisisi Paired Samples Test Paired Differences 95% Confidence Interval of the Difference Std.QR_ 4002833 .491 df Sig.056992 mengalami peningkatan kembali sebesar 0.3 Hasil Analisis Rasio Likuiditas. Deviation Mean Lower Upper t Pair 1 QR_1sbl .140217 dibanding satu tahun sebelum merger dan akuisisi. Rata-rata quick ratio pada dua tahun sesudah merger dan akuisisi adalah 1.0211 dan quick ratio tertinggi terjadi pada dua tahun sesudah merger dan akuisisi yaitu 2. Error Mean td. Rata-rata quick ratio pada satu tahun sesudah merger dan akuisisi adalah 0.356 dan ‘Sig’ dua = 0.4918.796925 meningkat 0. 4.901 (lebih besar dari 0.05). Pada perusahaan pengakuisisi rasio-rasio likuiditas mengalami penurunan pada tahun pertama setelah merger dan akuisisi dan pada tahun kedua 44 .164 Dari tabel 4.

Dilanjutkan analisis uji signifikansi untuk mengetahui apakah ada perbedaan secara signifikan atau tidak antara rasio-rasio aktivitas sebelum dengan sesudah merger dan akuisisi. Sementara berdasarkan hasil pengujian current ratio dan quick ratio disimpulkan bahwa merger dan akuisisi tidak memiliki pengaruh secara signifikan terhadap likuiditas perusahaan. 4. Analisis rasio aktivitas dimulai dengan analisis deskriptif masingmasing rasio pada perusahaan pengakuisisi dan perusahaan diakuisisi. Hasil ini berbeda dengan hipotesis yang diajukan sebelumnya dan hasil penelitian sama dengan penelitian Payamta dan Setiawan (2004) diduga karena sinergi yang diharapkan tidak tercapai dalam melakukan merger dan akuisisi. Hal tersebut berbeda dengan perusahaan-perusahaan yang diakuisisi yang mengalami peningkatan pada masa sesudah merger dan akuisisi pada tahun pertama dan tahun kedua. Hal ini diduga karena likuiditas perusahaan-perusahaan pengakuisisi mengalami penurunan dengan adanya merger dan akuisisi dan pada tahun kedua mengalami peningkatan dimana perusahaan-perusahaan pengakuisisi mulai bisa menyesuaikan dengan merger dan akuisisi yang dijalankan. 45 .2 Analisis Rasio Aktivitas. diduga merger dan akuisisi meningkatkan likuiditas perusahaan yang diakuisisi. Rasio aktivitas mengukur seberapa efektif perusahaan mengelola aktivanya.setelah merger dan akuisisi ada sedikit peningkatan pada rasio-rasio likuiditas.

Tabel 4.4766 35.4970996 399904 8.2034770 FAT_1thn ssd 14 0.40995 220474 Pair 2FAT_1sbl .2.1 Fixed asset turn over.976350 8. maksimum.3782 12. standar deviasi.3480 4. (2-tailed 13 .503786 14.4475954 3.732400 4. ratarata.77139 2.10 Uji Paired Sample T-Test: Fixed asset turn over Perusahaan Pengakuisisi Paired Samples Test Paired Differences 95% Confidence Interval of the Std. standar error mean dan pengujian statistik paired t-test untuk uji signifikansi.FAT 1.3689 6.5029985 1. Fixed asset turn over mengukur seberapa efektif perusahaan menggunakan aktiva tetapnya.127 -.901 13 .2153126 283734 4.4012705 FAT_ 2 thn ssd 14 0.FAT439500 7. 1) Perusahaan pengakuisisi. Std.Berikut ini disajikan data statistik tiap-tiap rasio yang didasarkan perhitungan masing-masing rasio yang memuat nilai minimum. Error Difference Mean td.8612823 Tabel 4. Error Deviation Mean FAT_1thn sbl 14 0.4355 56.9847316 2.605 . Deviatio Mean Lower Upper Pair 1FAT_1sbl . 4.9 Fixed asset turn over Perusahaan Pengakuisisi N Minimum Maximum Mean Std.530 df ig.98700 442248 46 t -.6298 4.

527436 dibanding satu tahun sebelumnya.605 (lebih besar dari 0.24395 dibanding satu tahun sebelum merger dan akuisisi.503786 meningkat 1.4375350 2.9 dapat dilihat bahwa fixed asset turnover terendah terjadi pada satu tahun sebelum merger dan akuisisi yaitu 0.481550 19.9680 8.3362 90.Dari tabel 4. Error Deviation Mean FAT_1 thn sbl 12 0.370208 9.2616 34. 2) Perusahaan diakuisisi. Dari pengujian tersebut menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan rata-rata fixed asset turn over satu tahun sebelum dengan satu tahun sesudah dan satu tahun sebelum dengan dua tahun sesudah.03782 dan fixed asset turnover tertinggi terjadi pada dua tahun sesudah merger dan akuisisi yaitu 56.11 Fixed asset turn over Perusahaan Diakuisisi N Minimum Maximum Mean Std.5672865 FAT_ 2 thn ssd 12 0.05).3299603 47 . Uji signifikansi fixed asset turn over menunjukkkan ‘Sig’ satu = 0. Tabel 4.901 dan ‘Sig’ dua = 0.2919 10. Std.020217 25. Rata-rata fixed asset turn over pada satu tahun sesudah merger dan akuisisi adalah 4.3689.2826 68.2856460 5.7243817 FAT_1 thn ssd 12 0.976350 meningkat 0. Rata-rata fixed asset turnover pada dua tahun sesudah merger dan akuisisi adalah 6.2472 5.3917274 7.

306 dan ‘Sig’ dua = 0.0349579 968428 9.FAT 4.12 Uji Paired Sample T-Test: Fixed asset turn over Perusahaan Diakuisisi Paired Samples Test Paired Differences 95% Confidence Interval of the Std.994 df ig. 48 . Rasio total asset turn over mengukur efektifitas perusahaan dalam penggunaan total aktiva.020217. 4.342 Berdasarkan tabel 4.2121747 800517 14.2 Total Asset Turn Over.074 Pair 2FAT_1sbl . Dari pengujian diatas disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan rata-rata fixed asset turn over satu tahun sebelum dengan satu tahun sesudah dan satu tahun sebelum dengan dua tahun sesudah.FAT 3.538667 menjadi 10.9507 507160 -.65001 6. Ratarata fixed asset turn over pada satu tahun sesudah merger dan akuisisi 8. Rata-rata pada tahun kedua sesudah merger dan akuisisi mengalami kenaikan kembali sebesar 1. (2-tailed 11 .342 (lebih besar dari 0. Dari hasil uji signifikansi fixed asset turn over menunjukkkan ‘Sig’ satu = 0.11134 0. Deviatio Mean Lower Upper t Pair 1FAT_1sbl .2616 dan tertinggi terjadi pada dua tahun sesudah merger dan akuisisi yaitu 90. Error Difference Mean td.11 diketahui bahwa fixed turn over terendah terjadi satu tahun sebelum merger dan akuisisi yaitu 0.306 11 .48725 645664 -1.05).Tabel 4.481550 mengalami peningkatan dibanding satu tahun sebelum merger dan akuisisi.2919.2.

TAT444714 . (2-tailed 13 .3325 6.1660762 TAT_1thn ssd 14 0.6049632 0.1218933 998386 1.896800 0.044471 dibanding satu tahun sebelum merger dan akuisisi.13 dapat dilihat bahwa total asset turn over terendah terjadi pada satu tahun sebelum merger dan akuisisi yaitu 0. Rata-rata total asset turn over pada satu tahun sesudah merger dan akuisisi adalah 0.05816 373619 -1.194 Dari tabel 4.13 Total asset turn over Perusahaan Pengakuisisi N Minimum Maximum Mean Std.676 13 .2955 2.1) Perusahaan pengakuisisi.941271 0.TAT104000 1. Rata-rata total asset 49 .5671493 0.5724 1. Error Deviation Mean TAT_1thn sbl 14 0.3779 0.2955 dan total asset turn over tertinggi terjadi pada dua tahun sesudah merger dan akuisisi yaitu 6.369 df ig. Tabel 4.1616832 TAT_ 2 thn ssd 14 0.3312 2.4188383 Tabel 4.3896866 041481 694698 805269 -. Error Difference Mean td.6005 0.14 Uji Paired Sample T-Test: Total asset turn over Perusahaan Pengakuisisi Paired Samples Test Paired Differences 95% Confidence Interval of the Std. Std.307200 1.941271 meningkat 0.427 Pair 2TAT_1sbl . Deviatio Mean Lower Upper t Pair 1TAT_1sbl .6214004 0.5724.

3980 1. Error Difference Mean td.2637 4.3364818 971339 610904 664904 -1.16 Uji Paired Sample T-Test: Total asset turn over Perusahaan Diakuisisi.158 11 .05).4794069 1.194 (lebih besar dari 0. Tabel 4. Std.3014955 0.462775 TAT_ 2 thn ssd 12 0.315475 TAT_1 thn ssd 12 0. Deviatio Mean Lower Upper t Pair 1TAT_1sbl .3679897 1. (2-tailed 11 .15 Total asset turn over Perusahaan Diakuisisi. N Minimum Maximum Mean TAT_1 thn sbl 12 0.4356 1.491 .365929 dibanding satu tahun sebelumnya.379708 Std.5891 1.4270680 0.307200 meningkat 0.TAT473000 .2565 5. Error Deviation Mean 1.2101 4. Dari pengujian tersebut disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan rata-rata total asset turn over satu tahun sebelum dengan satu tahun sesudah merger dan akuisisi dan satu tahun sebelum dengan dua tahun sesudah merger dan akuisisi.516 Pair 2TAT_1sbl . Uji signifikansi total asset turn over menunjukkkan ‘Sig’ satu = 0. 2) Perusahaan diakuisisi.3757094 Tabel 4.2747536 0.turn over pada dua tahun sesudah merger dan akuisisi adalah 1. Paired Samples Test Paired Differences 95% Confidence Interval of the Std.676 dan ‘Sig’ dua = 0.TAT642333 .3120497 900810 625003 340336 -.713 50 df ig.

158 dan ‘Sig’ dua = 0.15 diketahui bahwa total asset turn over terendah terjadi satu tahun sebelum merger dan akuisisi yaitu 0. 51 didukung dengan . Hal ini terjadi diduga karena semakin menurunnya nilai aset yang dimiliki baik aset tetap maupun keseluruhan aset pada masa sesudah merger dan akuisisi dimana kenaikan rasio-rasio aktivitas tidak didukung dengan meningkatnya rasio profitabilitas secara keseluruhan yang justru mengalami penurunan.4356.491 (lebih besar dari 0.2101 dan tertinggi terjadi pada satu tahun sesudah merger dan akuisisi yaitu 5.3 Hasil Analisis Rasio Aktivitas.2.1473. Pada perusahaan pengakuisisi rasio-rasio aktivitas mengalami peningkatan pada masa sesudah merger dan akuisisi.Berdasarkan tabel 4. Hampir sama dengan yang dialami perusahaan diakuisisi pada rasio fixed asset turnover dimana peningkatan rasio ini tidak meningkatnya rasio profitabilitas secara keseluruhan.083067 menjadi 1. Dari pengujian tersebut disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan rata-rata total asset turn over satu tahun sebelum dengan satu tahun sesudah dan satu tahun sebelum dengan dua tahun sesudah merger dan akuisisi.462775 mengalami peningkatan dibanding satu tahun sebelum merger dan akuisisi sebesar 0. 4. Rata-rata total asset turn over pada satu tahun sesudah merger dan akuisisi 1.379708.05). Rata-rata total asset turn over pada tahun kedua sesudah merger dan akuisisi adalah mengalami penurunan 0. Hasil uji signifikansi total asset turn over menunjukkkan ‘Sig’ satu = 0.

Hal ini membuktikan bahwa tujuan ekonomis perusahaan tidak tercapai dalam melakukan merger dan akusisi dan diduga bahwa bukan tujuan ekonomis yang ingin dicapai dalam melakukan merger dan akuisisi. 4. standar error mean dan pengujian signifikansi statistik paired t-test untuk apakah ada perbedaan secara signifikan atau tidak antara rasio-rasio aktivitas sebelum dengan sesudah merger dan akuisisi. Rasio leverage mengukur seberapa besar perusahaan menggunakan dana dari pihak luar atau kreditor. kemungkinan tujuannya untuk menyelamatkan perusahaan target dari kebangkrutan. rata-rata. 52 .3 Analisis Rasio Leverage. standar deviasi. Analisis didasarkan data statistik tiap-tiap rasio yang berasal dari perhitungan masing-masing rasio yang memuat nilai minimum.Berdasarkan hasil pengujian signifikansi pada fixed asset turnover dan total asset turn over pada perusahaan pengakuisisi dan diakuisisi menunjukkan bahwa merger dan akuisisi menunjukkan tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap rasio aktivitas yang menolak berbeda dengan hipotesis yang diajukan sebelumnya. Analisis rasio leverage terdiri dari analisis deskriptif dan analisis statistika atau uji signifikansi pada perusahaan pengakuisisi dan perusahaan diakuisisi. Hasil ini berbeda dengan Payamta dan Setiawan (2004) dimana fixed asset turnover dan total asset turrn over mengalami penurunan setelah mengalami penurunan melakukan merger dan akuisisi. maksimum.

Rata-rata debt to total asset pada satu tahun sesudah 53 .DTA861714 .1445 0.18 Uji Paired Sample T-Test: Debt to total asset Ratio Perusahaan Pengakuisisi Paired Samples Test Paired Differences 95% Confidence Interval of the Std.534657 0. Error Difference Mean td.4. Deviatio Mean Lower Upper t Pair 1DTA_1sbl .17 dapat dilihat bahwa debt to total asset terendah terjadi pada satu tahun sesudah merger dan akuisisi yaitu 0.8259.8259 0. Error Deviation Mean DTA_1 thn sbl 14 0.2919 0.2784111 0.1 Debt to Total Asset Ratio. (2-tailed 13 .3065 1.1699783 0. Std.596629 0.510457 0.2966455 0. Tabel 4.17 Debt to total asset Ratio Perusahaan Pengakuisisi N Minimum Maximum Mean Std.0527 1.0454286 DTA_1 thn ssd 14 0.645 13 .0527 dan debt to total asset tertinggi terjadi pada satu tahun sebelum merger dan akuisisi yaitu 0.3.DTA242000 .1974848 527800 001957 278529 -1. Debt to total asset ratio mengukur seberapa besar seluruh hutang dijamin oleh seluruh aktiva perusahaan.127 Dari tabel 4.1159 0.0744085 Tabel 4.472 Pair 2DTA_1sbl . 1) Perusahaan pengakuisisi.1918427 512721 349667 865667 -.633 df ig.0792818 DTA_ 2 thn ssd 14 0.

2679 4.3242821 54 . 2) Perusahaan diakuisisi.53465 meningkat 0. Tabel 4.0184 1.19 Debt to total asset ratio Perusahaan Diakuisisi N Minimum Maximum Mean Std.merger dan akuisisi adalah 0.1233463 0.4888 4. Error Deviation Mean DTA_1 thn sbl 12 0.0441 1.068867 1.2968 4.043517 1.0531785 0.0242 dibanding satu tahun sebelum merger dan akuisisi.010717 1.645 dan ‘Sig’ dua = 0. Rata-rata debt to total asset pada dua tahun sesudah merger dan akuisisi mengalami peningkatan kembali sebesar 0.2890756 DTA_ 2 thn ssd 12 0. Berdasarkan uji signifikansi debt to total asset menunjukkkan ‘Sig’ satu = 0.3664 1.3040264 DTA_1 thn ssd 12 0.0013871 0. Std.127 (lebih besar dari 0.596629. Dari pengujian tersebut membuktikan bahwa tidak ada perbedaan rata-rata debt to total asset satu tahun sebelum dengan satu tahun sesudah dan satu tahun sebelum dengan dua tahun sesudah merger dan akuisisi.05).061972 yaitu 0.

19 diketahui bahwa debt to total asset terendah terjadi satu tahun sesudah merger dan akuisisi yaitu 0.05).719 11 .3.043517.05815 dibanding satu tahun sebelum merger dan akuisisi. 55 . Rata-rata pada tahun kedua sesudah merger dan akuisisi mengalami kenaikan 1.369 .3664. Error Difference Mean td. (2-tailed 11 .135 df ig. debt to total asset menunjukkkan ‘Sig’ satu = 0. Deviatio Mean Lower Upper Pair 1DTA_1sbl . Ratarata debt to total asset pada satu tahun sesudah merger dan akuisisi 1. 4.895 (lebih besar dari 0.0328 dibanding satu tahun sebelumnya menjadi 1.DTA581500 . Dari pengujian diatas bahwa tidak ada perbedaan rata-rata debt to total asset satu tahun sebelum dengan satu tahun sesudah dan satu tahun sebelum dengan dua tahun sesudah. Rasio ini merupakan imbangan antara hutang dengan modal sendiri.010717 mengalami penurunan 0. Dilihat dari hasil uji signifikansi.719 dan ‘Sig’ dua = 0.20 Uji Paired Sample T-Test: Debt to total asset ratio Perusahaan Diakuisisi Paired Samples Test Paired Differences 95% Confidence Interval of the Std.5454811 574668 884321 047321 Pair 2DTA_1sbl .DTA253500 .Tabel 4.2 Debt to Equity Ratio.2679 dan tertinggi terjadi pada dua tahun sesudah merger dan akuisisi yaitu 4.6526063 883912 892963 399963 t .895 Berdasarkan tabel 4.

8764 119.21 diketahui bahwa debt to equity ratio terendah terjadi satu tahun sesudah merger dan akuisisi yaitu -11.4287685 DE_1thn ssd 14 -11.9243 -0.9122233 31. 8764.576843 1.97953 98.223 13 .7193 9.3187 1. Angka negatif debt to equity ratio menunjukkan defisit pada ekuitas atau defisiensi ekuitas perusahaan seperti pada rata-rata debt to equity ratio pada satu tahun sesudah merger dan akuisisi Hal ini menandakan kemungkinan bahwa rata-rata debt to equity ratio pada 56 .6043048 0.8069 9.0641409 DE_ 2 thn ssd 14 -11.4420 5. Std.4046060 31.DE_512071 5. (2-tailed 13 .279 -. Tabel 4.9816505 1.5959 dan tertinggi terjadi pada dua tahun sesudah merger dan akuisisi yaitu 445.DE_29.4175804 479093 1. Deviatio Mean Lower Upper Pair 1 DE_1sbl . Error Deviation Mean DE_1thn sbl 14 0.929 df ig.5959 445. Error Difference Mean td.370 Berdasarkan tabel 4.296164 Tabel 4.22 Uji Paired Sample T-Test: Debt to total equity ratio Perusahaan Pengakuisisi Paired Samples Test Paired Differences 95% Confidence Interval of the Std.36825 t 1.274364 3.27681 792249 Pair 2 DE_1sbl .6564370 1.21 Debt to total equity ratio Perusahaan Pengakuisisi N Minimum Maximum Mean Std.1) Perusahaan pengakuisisi.2132 2.

05).2104886 2. Tabel 4.2031562 1.136267 7.6660357 DE_ 2 thn ssd 12 -2.5020218 DE_1 thn ssd 12 -3.4466 3. Dari pengujian tersebut disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan rata-rata debt to equity ratio satu tahun sebelum dengan satu tahun sesudah dan satu tahun sebelum dengan dua tahun sesudah merger dan akuisisi.23 Debt to total equity ratio Perusahaan Diakuisisi N Minimum Maximum Mean Std.595700 5.223 dan ‘Sig’ dua = 0.0028 9.3072155 0.perusahaan pengakuisisi mengalami kenaikan pada masa sesudah merger dan akuisisi. Error Deviation Mean DE_1 thn sbl 12 -13.0764 25.370 (lebih besar dari 0. Hasil uji signifikansi debt to equity ratio menunjukkkan ‘Sig’ satu = 0.0814888 57 .577633 2. 2) Perusahaan diakuisisi. Std.9803 3.3799 0.5024 0.

0028 dan tertinggi terjadi pada dua tahun sesudah merger dan akuisisi yaitu 25.988 11 .DE_2. Rata-rata pada tahun kedua sesudah merger dan akuisisi adalah mengalami kenaikan 2.94477 636389 t .6533819 640416 9.54057 1.558634 dibanding satu tahun sebelumnya menjadi 3. Deviatio Mean Lower Upper Pair 1 DE_1sbl .577633 mengalami penurunan 0. Error Difference Mean td. 4.136267.3.23 diketahui bahwa debt to equity ratio terendah terjadi satu tahun sesudah merger dan akuisisi yaitu -13.DE_180667 4.05).016 -.3 Hasil Analisis Rasio Leverage.466 (lebih besar dari 0. Uji signifikansi debt to equity ratio menunjukkkan ‘Sig’ satu = 0.466 Berdasarkan tabel 4.4466. (2-tailed 11 .755 df ig. Rata-rata debt to equity ratio pada satu tahun sesudah merger dan akuisisi 0.988 dan ‘Sig’ dua = 0.52540 615383 Pair 2 DE_1sbl .24 Uji Paired Sample T-Test: Debt to total equity ratio Perusahaan Diakuisisi Paired Samples Test Paired Differences 95% Confidence Interval of the Std. Pada perusahaan pengakuisisi rasio-rasio leverage mengalami peningkatan sesudah merger dan akuisisi.0031365 556060 2.Tabel 4. Dari pengujian diatas disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan rata-rata debt to equity ratio satu tahun sebelum dengan satu tahun sesudah dan satu tahun sebelum dengan dua tahun sesudah merger dan akuisisi .018067 dibanding satu tahun sebelum merger dan akuisisi. Hal ini menandakan kemungkinan hutang 58 .

Berdasarkan hasil pengujian signifikansi pada debt to total asset ratio dan debt to equity ratio pada perusahaan pengakuisisi dan diakuisisi menyimpulkan bahwa merger dan akuisisi tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap leverage perusahaan.4 Analisis Rasio Profitabilitas. standar deviasi. Analisis rasio profitabilitas terdiri dari analisis deskriptif dan analisis statistika atau uji signifikansi pada perusahaan pengakuisisi dan perusahaan diakuisisi. maksimum. 59 . rata-rata.pengakuisisi semakin bertambah dengan adanya merger dan akuisisi. Rasio profitabilitas mengukur kemampuan perusahaan untuk menghasilkan laba. Hasil ini senada dengan penelitian yang dilakukan Widjanarko (2004) yang menduga hasil ini disebabkan oleh penerapan merger dan akuisisi yang salah atau pemilihan perusahaan target dan perusahaan pengakuisisi tidak memiliki pengalaman dalam melakukan merger dan akuisisi. namun mengalami kenaikan pada tahun kedua sesudah merger dan akuisisi. Sementara pada perusahaan diakuisisi rasio-rasio leverage mengalami penurunan pada tahun pertama sesudah merger dan akuisisi. standar error mean dan pengujian signifikansi statistik paired t-test untuk apakah ada perbedaan secara signifikan atau tidak antara rasio-rasio aktivitas sebelum dengan sesudah merger dan akuisisi. 4. Berikut ini disajikan data statistik tiap-tiap rasio yang didasarkan perhitungan masing-masing rasio yang memuat nilai minimum.

Error Difference Mean td. Operating profit margin mengukur berapa laba usaha yang dihasilkan dari penjualan atau pendapatan.4721 0.106 Dilihat dari tabel 4.25 dapat diketahui bahwa operating profit margin terendah terjadi pada dua tahun sesudah merger dan akuisisi yaitu -0. Std. 1) Perusahaan pengakuisisi.4. Rata-rata operating profit 60 . (2-tailed 13 .4.7352 0.0846617 226268 104465 873179 1.1626071 0.0247 0.7352.734 df ig.0505200 Tabel 4.OPM 384357 .132164 0.699 Pair 2OPM_1sbl .OPM 625214 .3065 0.113 13 . Tabel 4.26 Uji Paired Sample T-Test: Operating profit margin Perusahaan Pengakuisisi Paired Samples Test Paired Differences 95% Confidence Interval of the Std.1890285 0.1 Operating profit margin.25 Operating profit margin Perusahaan Pengakuisisi N Minimum Maximum Mean Std.4393 0.0434586 OPM_ 2 thn ssd 14 -0.3065 dan operating profit margin tertinggi terjadi pada satu tahun sebelum merger dan akuisisi yaitu 0.1122619 0.0300033 OPM_1thn ssd 14 -0.0492 0. Deviatio Mean Lower Upper t Pair 1OPM_1sbl .1348829 360490 153576 404005 1.108079 0.170600 0. Error Deviation Mean OPM_1thn sbl 14 0.

5718 0.2985042 0.106 (lebih besar dari 0.4224 -0.0938555 61 .038436 dibanding satu tahun sebelum merger dan akuisisi.05).073042 0. Dari pengujian tersebut disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan rata-rata operating profit margin satu tahun sebelum dengan satu tahun sesudah dan satu tahun sebelum dengan dua tahun sesudah.27 Operating profit margin Perusahaan Diakuisisi N Minimum Maximum Mean Std. Std.004733 0.8185 0.024085 dibanding satu tahun sebelumnya. Berdasarkan hasil uji signifikansi operating profit margin menunjukkkan ‘Sig’ satu = 0.margin pada satu tahun sesudah merger dan akuisisi adalah 0.025417 0.1909023 0.08617007 OPM_ 2 thn ssd 12 -0.132164 menurun 0.4356 -0.108079 mengalami penurunan kembali sebesar 0. Rata-rata operating profit margin pada dua tahun sesudah merger dan akuisisi adalah 0. Error Deviation Mean OPM_1thn sbl 12 -0. 2) Perusahaan diakuisisi.1184 0.3251249 0.9442 0. Tabel 4.113 dan ‘Sig’ dua = 0.0551088 OPM_1thn ssd 12 -0.

Dari pengujian tersebut disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan rata-rata operating profit margin satu tahun sebelum dengan satu tahun sesudah dan satu tahun sebelum dengan dua tahun sesudah.2006052 579097 496835 052335 1.05).OPM 984583 . Error Difference Mean td.206 11 .244 Dari tabel 4.231 df ig.28 Uji Paired Sample T-Test: Operating profit margin Perusahaan Diakuisisi Paired Samples Test Paired Differences 95% Confidence Interval of the Std.4.004733 menurun 0. Deviatio Mean Lower Upper t Pair 1OPM_1sbl . Berdasarkan uji signifikansi operating profit margin menunjukkan ‘Sig’ satu = 0.OPM 777750 . Rata-rata operating profit margin pada dua tahun sesudah merger dan akuisisi adalah -0.27 dapat dilihat bahwa operating profit margin terendah terjadi pada satu tahun sebelum merger dan akuisisi yaitu -0.020684 dibanding satu tahun sebelumnya.2 Net profit margin.077775 dibanding satu tahun sebelum merger dan akuisisi.025417 menurun 0.206 dan ‘Sig’ dua = 0. Net profit margin mengukur seberapa banyak laba bersih setelah pajak dan bunga yang dapat dihasilkan dari penjualan atau pendapatan.343 Pair 2OPM_1sbl . 62 .5718. Rata-rata operating profit margin pada satu tahun sesudah merger dan akuisisi adalah -0.2770432 799755 775665 744832 1. (2-tailed 11 . 4.9442 dan operating profit margin tertinggi terjadi pada dua tahun sesudah merger dan akuisisi yaitu 0.244 (lebih besar dari 0.Tabel 4.

151415.3372 0. Std.2635 0.0510542 Tabel 4.017664 0.2701071 721891 012980 106123 Pair 2 NPM_1sbl .0395447 NPM_ 2 thn ssd 14 -0.3372 dan tertinggi terjadi pada satu tahun sesudah merger dan akuisisi yaitu 1.169079 0. Deviatio Mean Lower Upper Pair 1 NPM_1sbl .142 1.3900 0.1910274 0.30 Uji Paired Sample T-Test: Net profit margin Perusahaan Pengakuisisi Paired Samples Test Paired Differences 95% Confidence Interval of the Std. (2-tailed 13 .029879 0.107 Berdasarkan tabel 4.052 13 . Error Difference Mean td.NPM546571 . Rata-rata net profit margin pada satu tahun sesudah merger dan akuisisi adalah 0.0046 1.1) Perusahaan pengakuisisi.29 diketahui bahwa net profit margin terendah terjadi satu tahun sebelum merger dan akuisisi yaitu -0.1596.NPM395857 .3016601 806220 345876 137591 t 2.017664 mengalami penurunan dibanding satu tahun sebelum merger dan akuisisi sebesar 0.0792620 NPM_1thn ssd 14 -0. Tabel 4.1490023 0.2618 0.2967478 0.29 Uji Paired Sample T-Test: Net profit margin Perusahaan Pengakuisisi N Minimum Maximum Mean Std. Error Deviation Mean NPM_1thn sbl 14 0.731 df Sig.1596 0. Rata-rata pada tahun 63 .

723 (lebih besar dari 0. 2) Perusahaan diakuisisi.0839367 NPM_ 2 thn ssd 12 -0.05).8296 0.033300 0. Deviatio Mean Lower Upper t Pair 1NPM_1sbl . Dari pengujian tersebut disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan rata-rata net profit margin satu tahun sebelum dengan satu tahun sesudah dan satu tahu sebelum dengan dua tahun sesudah.225 Pair 2NPM_1sbl . Error Deviation Mean NPM_1thn sbl 12 -4.4335775 138382 1.NPM067750 1.9537 0. Error Difference Mean td.32609 524394 -1.057 dan ‘Sig’ dua = 0. Tabel 4. Paired Samples Test Paired Differences 95% Confidence Interval of the Std.3251983 0.3996015 040302 1.0488 -0.32 Uji Paired Sample T-Test: Net profit margin Perusahaan Diakuisisi.029879 mengalami sedikit peningkatan sebesar 0.081 64 df ig.0922272 Tabel 4.31 Net profit margin Perusahaan Diakuisisi.012215.2637 0.246 11 . (2-tailed 11 . Uji signifikansi net profit margin menunjukkkan ‘Sig’ satu = 0.303 .NPM368250 1.6340 0.kedua sesudah merger dan akuisisi adalah 0.3825518 NPM_1thn ssd 12 -0.41763 040767 -1. Std.036650 0.2907652 0.470125 1.2113 -0.3194843 0. N Minimum Maximum Mean Std.

033300 mengalami menurun 0. Dari pengujian diatas disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan rata-rata net profit margin satu tahun sebelum dengan satu tahun sesudah dan satu tahun sebelum dengan dua tahun sesudah merger dan akuisisi. Rata-rata net profit margin pada dua tahun sesudah merger dan akuisisi adalah -0.506775 dibanding satu tahun sebelum merger dan akuisisi. Dilihat dari hasil uji signifikansi net profit margin menunjukkkan ‘Sig’ satu = 0. Rata-rata net profit margin pada satu tahun sesudah merger dan akuisisi adalah 0.246 dan ‘Sig’ dua = 0.3 Return On Investment.2637.05). 65 .6340 dan net profit margin tertinggi terjadi pada dua tahun sesudah merger dan akuisisi yaitu 0.4. Return on investment mengukur keuntungan yang dihasilkan dari seluruh aktiva yang dimiliki perusahaan.06995 dibanding satu tahun sebelumnya. 4.Dari tabel 4.303 (lebih besar dari 0.31 dapat dilihat bahwa net profit margin terendah terjadi pada satu tahun sebelum merger dan akuisisi yaitu -4.036650 meningkat 0.

3796.3722 0.0021 0.085786 0.0879085 234945 032997 982140 2. Deviatio Mean Lower Upper t Pair 1ROI_1sbl .33 dapat diketahui bahwa return on investment terendah terjadi pada dua tahun sesudah merger dan akuisisi yaitu -0.030793 0. Rata-rata return on investment pada dua tahun sesudah merger 66 .0948341 0. Tabel 4.33 Return on investment Perusahaan Pengakuisisi N Minimum Maximum Mean Std.1567 0.023 df ig.038329 0. Rata-rata return on investment pada satu tahun sesudah merger dan akuisisi adalah 0.ROI549929 .0355302 ROI_ 2 thn ssd 14 -0.0253455 ROI_1thn ssd 14 -0.34 Uji Paired Sample T-Test: Return on investment Perusahaan Pengakuisisi Paired Samples Test Paired Differences 95% Confidence Interval of the Std.1329420 0.0579629 Tabel 4.5665 0. (2-tailed 13 .020 Pair 2ROI_1sbl . Std.3749 0.047457 dibanding satu tahun sebelum merger dan akuisisi.1) Perusahaan pengakuisisi.325 Dilihat dari tabel 4. Error Deviation Mean ROI_1thn sbl 14 0.038329 menurun 0.5665 dan return on investment tertinggi terjadi pada dua tahun sesudah merger dan akuisisi yaitu 0.ROI474571 . Error Difference Mean td.2012177 537777 611868 711725 1.2168772 0.064 13 .3796 0.

5522 0. Dari pengujian diatas disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan rata-rata return on investment satu tahun sebelum dengan satu tahun sesudah dan satu tahu sebelum dengan dua tahun sesudah.35 Return on investment Perusahaan Diakuisisi N Minimum Maximum Mean Std.324 (lebih besar dari 0. Deviatio Mean Lower Upper t Pair 1ROI_1sbl .3346576 0. Std.2133271 0.298 . Tabel 4.002033 0.091 67 df ig.142167 0.dan akuisisi adalah 0.05). (2-tailed 11 . Error Deviation Mean ROI_1thn sbl 12 -1.ROI_ 442000 .030793 mengalami penurunan kembali sebesar 0.36 Uji Paired Sample T-Test: Return on investment Perusahaan Diakuisisi Paired Samples Test Paired Differences 95% Confidence Interval of the Std.1939744 0.0966073 ROI_1thn ssd 12 -0.5677 0. 2) Perusahaan diakuisisi.250 11 .064 dan ‘Sig’ dua = 0. Berdasarkan uji signifikansi return on investment menunjukkkan ‘Sig’ satu = 0.1967 0.007536 dibanding satu tahun sebelumnya.026592 0.4111028 186752 054023 170023 -1.215 Pair 2ROI_1sbl .0957 -0.1405 -0.ROI_ 155750 .3668181 058913 486401 174901 -1.0559956 ROI_ 2 thn ssd 12 -0.0175 0. Error Difference Mean td.0615822 Tabel 4.

4 Return On Equity.250 dan ‘Sig’ dua = 0. Rata-rata return on investment pada satu tahun sesudah merger dan akuisisi adalah 0.05). Dari pengujian diatas disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan rata-rata return on investment satu tahun sebelum dengan satu tahun sesudah dan satu tahun sebelum dengan dua tahun sesudah merger dan akuisisi. 4. 68 .35 dapat dilihat bahwa return on investment terendah terjadi pada satu tahun sebelum merger dan akuisisi yaitu -1.1967.002033 meningkat 0.4.0175 dan return on investment tertinggi terjadi pada satu tahun sesudah merger dan akuisisi yaitu 0.028625 dibanding satu tahun sebelumnya.1442 dibanding satu tahun sebelum merger dan akuisisi. Dilihat dari hasil uji signifikansi return on investment menunjukkan ‘Sig’ satu = 0.Dari tabel 4.026592 mengalami penurunan 0. Return on equity mengukur seberapa banyak laba bersih yang dapat dihasilkan dari investasi para pemegang saham dalam perusahaan. Rata-rata return on investment pada dua tahun sesudah merger dan akuisisi adalah -0.298 (lebih besar dari 0.

Rata-rata return on equity pada satu tahun sesudah merger dan akuisisi adalah 0.211921 mengalami peningkatan dibanding satu tahun sebelum merger dan akuisisi sebesar 0.6188 0.26712 1.37 diketahui bahwa return on equity terendah terjadi dua tahun sesudah merger dan akuisisi yaitu -253.1497 dan tertinggi terjadi pada satu tahun sesudah merger dan akuisisi yaitu 1.039285.ROE 392857 .006 df ig. Rata-rata pada tahun 69 .777 13 .1528673 ROE_ 2 thn ssd 14 -253. (2-tailed 13 . Deviatio Mean Lower Upper t Pair 1ROE_1sbl .5071846 355508 321254 535539 -.5719770 0.1497 0.0869684 Tabel 4.022857 67. Tabel 4.8761 7.6752391 18.211921 0.08563 20.290 Pair 2ROE_1sbl .37 Return on equity Perusahaan Pengakuisisi N Minimum Maximum Mean Std.4609.0415589 ROE_1thn ssd 14 -0.1554991 0.0125 0. Error Deviation Mean ROE_1thn sbl 14 0.9237 1.333 Berdasarkan tabel 4.1) Perusahaan pengakuisisi.19549 7.172636 0.38 Uji Paired Sample T-Test: Return on equity Perusahaan Pengakuisisi Paired Samples Test Paired Differences 95% Confidence Interval of the Std.ROE 8.4609 0.7269 -18. Std.6702265 8. Error Difference Mean td.

7152 0.777 dan ‘Sig’ dua = 0.ROE177750 .502 70 df ig.946 11 .3567 0.161 .456625 1.0318 1.6283 0. (2-tailed 11 . 2) Perusahaan diakuisisi.022857. Error Deviation Mean ROE_1thn sbl 12 -0.7788 2.4878686 408355 215436 984103 -1.234778 menjadi -18.262833 0. Error Difference Mean td. Tabel 4.0379267 0.0158 3.8344086 0. Deviatio Mean Lower Upper t Pair 1ROE_1sbl . Std.8842554 552625 796041 440541 -.kedua sesudah merger dan akuisisi mengalami penurunan tajam -18.245058 0.2408733 ROE_1thn ssd 12 -0.1054164 ROE_2 thn ssd 12 0.070 Pair 2ROE_1sbl .05).39 Return on equity Perusahaan Diakuisisi N Minimum Maximum Mean Std. Dari hasil uji signifikansi return on equity menunjukkkan ‘Sig’ satu = 0. Dari pengujian diatas disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan rata-rata return on equity satu tahun sebelum dengan satu tahun sesudah dan satu tahun sebelum dengan dua tahun sesudah.333 (lebih besar dari 0.40 Uji Paired Sample T-Test: Return on equity Perusahaan Diakuisisi Paired Samples Test Paired Differences 95% Confidence Interval of the Std.3651731 0.2996236 Tabel 4.ROE115667 .

5 Hasil Analisis Rasio Profitabilitas.4.Dari tabel 4. Rata-rata return on equity pada dua tahun sesudah merger dan akuisisi adalah 0.456625 meningkat 0.39 dapat dilihat bahwa return on equity terendah terjadi pada satu tahun sebelum merger dan akuisisi yaitu -0.161 (lebih besar dari 0.05).017775 dibanding satu tahun sebelum merger dan akuisisi. Hal tersebut hampir sama dengan yang dialami perusahaan diakuisisi dimana rasio-rasio profitabilitas meningkat pada tahun pertama kecuali operating profit margin.7788 dan return on equity tertinggi terjadi pada dua tahun sesudah merger dan akuisisi yaitu 3. Dari pengujian tersebut disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan rata-rata return on equity satu tahun sebelum dengan satu tahun sesudah dan satu tahu sebelum dengan dua tahun sesudah.262833 meningkat 0. namun menurun pada tahun kedua sesudah merger dan akuisisi kecuali return on equity.7152.193792 dibanding satu tahun sebelumnya. 71 .946 dan ‘Sig’ dua = 0. Pada perusahaan pengakuisisi secara keseluruhan rasio-rasio profitabilitas mengalami penurunan pada masa sesudah merger dan akuisisi. 4. Berdasarkan hasil uji signifikansi return on equity menunjukkan ‘Sig’ satu = 0. kecuali return on equity yang mengalami peningkatan pada tahun pertama dan net profit margin yang mengalami peningkatan pada tahun kedua. Rata-rata return on equity pada satu tahun sesudah merger dan akuisisi adalah 0.

Dari hasil perhitungan abnormal return seluruh perusahaan. baik perusahaan pengakusisi maupun perusahaan diakuisisi.1 Hasil Analisis Rata-Rata Abnormal Return. net profit margin. 4.5 Analisis Return Saham. dan return on equity pada perusahaan pengakuisisi dan diakuisisi. return on investment.Berdasarkan hasil pengujian pada operating profit margin. Pembahasan dalam analisis return saham dimulai dengan menganalisis rata-rata abnormal return (average abnormal return). 4. Hasil tersebut dirata-rata berdasarkan periode waktu merger dan akuisisi. kemudian dilakukan pengujian statistik one sample t-test untuk mengetahui pengaruh merger dan akuisisi terhadap perubahan yang signifikan pada abnormal return.5. 72 . Hal ini membuktikan bahwa merger dan akuisisi tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap profitabilitas perusahaan karena sinergi yang diharapkan tidak tercapai dan diduga karena lemahnya strategi dan pengakuisisi kurang berpengalaman dalam melakukan merger dan akuisisi. dalam masa satu tahun sebelum merger dan akuisisi hingga dua tahun sesudah merger dan akuisisi secara keseluruhan pada perusahaan pengakuisisi dan perusahaan diakuisisi. Analisis dilanjutkan dengan uji beda dua rata-rata antara sebelum dan sesudah merger dan akuisisi.

673 0.1689786 0.015321 0.619 0.278 0.0552139 0. Tabel 4.0147565 -2.401 0 -0.0909660 0.010400 0.877 0.516 -10 -0.1205472 0.1645982 0.396 -1 -0.062550 0.1215516 0.0639445 0.086479 0.038207 0.861 0.213 0.165 +5 0.0439667 1.915 0.0491724 -0.0466185 1.0324860 0.0439907 -0.546 -8 0.065671* 0.471 0.710 73 .086 +3 0.843 0.211 0.203 -5 -0.589 +2 -0.0322176 -0.089229 0.063864 0.1024393 0.0720166 0.0754417 0.642 -9 0.476 0.0479512 -1.671 -2 0.0321034 -1.1623727 0.041014 0.41 Pengujian Rata-Rata Abnormal Return Perusahaan Pengakuisisi.002 +1 0.0434013 -1.044600 0.032621* 0. Deviation Std.224 -11 -0.053321 0.2694613 0.0243117 0.1839863 0.434 0.668 0.078 -6 0.059750 0. Bulan AAR Std.2057479 0.0273781 0.554 0.342 0.1) Perusahaan Pengakuisisi.2379076 0.019 -7 -0.1794169 0.297 -3 -0.087 0.0170899 -3.0635835 2.021329 0.046 -4 0.0451614 -1.008757 0.0549884 1.018000 0.0201627 -0.1201200 0.1744305 0. Error Mean T hitung Probabilitas -12 -0.032871 0.380 0.869 0.169986* 0.1645083 0.247 +4 -0.

513 0.1614749 0.841 0. 0.0304629 -2.028229 0.0152918 2.0286153 -1.040121 0.239 +7 -0.025079 0.1437769 0.846 Keterangan: *signifikan pada tingkat α sebesar 5% (t=2.561 0.203 +19 0.263 +10 -0.0353254 -0.089 +21 -0.157 0.057807 0.1051879 0.877 +17 -0.788 0.1274708 0.043 0.547 0.0326002 1. Antara 5 74 .0384260 -1.198 0.053521 0.211 +12 0.080 0.393 0.025893 0.038943 0.154 +15 -0.040 +8 -0.097 +16 0.0999338 0. diperoleh hasil bahwa terjadi signifikansi abnormal return yang terjadi pada bulan -8.316 0.0459446 -1.0870698 0.075321 0.339 0.585 +20 -0.008271 0.005279 0.0618909 0.077 0. -5.235 0.1321757 0.0409107 -1.812 +14 -0.0340680 0.0239822 -1.1530740 0.300 +18 -0.+6 -0.1444853 0.065 +22 -0.009736 0.0871283 0.0224438 -1.232860 -1.061479 0.2315746 0.0278073 -1.0839768 0.056721 0.0897331 0.0572168 0.0281127 -0.013000 0.160) Berdasarkan hasil perhitungan diatas. 12.287 0.018 0.966 +9 0.0431560 -1.462 0.169 0.1040452 0.042064 0.1719091 0.187 +11 -0.651 +23 -0.1884147 0.0232704 -2.050836 0.243 0.0503560 0.038107 0. 7.053221* 0.0267084 0.024 +13 0.301 +24 0.001514 0.1219786 0.1139817 0.

012 -6 -0.230 75 .0899222 0.0564651 -0.0396917 0.031275 0.991 0.036708 0.645 0.313 0.0564460 1. Deviation Std.1196649 0.0238215 -1.031942 0.1116790 0.000692 0.2487226 0. Error Mean T hitung Probabilitas -12 0.0497812 -0.1374962 0.343 -7 -0.0889998 1. 7.2347965 0.414 0.624 -5 -0.0778362 0.1956008 0.0322390 -0.1026730 0.616 0. Bulan AAR Std.3083043 0.048983 0.0311420 -0.270 0.993 0.0718000 1.984 -2 0.720 0.1724473 0.035825 0.0825200 0.036200 0.091217 0.134 -8 -0.342 +1 0. Hal ini menandakan bahwa terjadi penurunan kinerja saham pada perusahaan pengakuisisi disekitar peristiwa merger dan akusisi terutama pada bulan saat terjadinya merger dan akusisi.772677 0.146425 0. 2) Perusahaan Diakuisisi.0296.0345443 0.216 -4 -0.912 0.015708 0.014 0.404 -9 0.128 -10 -0.020 0.1078790 0.bulan sebelum merger dan akuisisi hingga 7 bulan setelah merger dan akuisisi terjadi AAR mengalami penurunan secara signifikan yaitu dibulan -5.504 0.487 -11 0. Tabel 4.42 Pengujian Rata-Rata Abnormal Return Perusahaan Diakuisisi.086083 0.0259583 -1.0677799 1.123175 0.185 -3 0.2696325 0.089342* 0.867 0.1955347 0. 0.391 -3.381 -1 0.114 0 0.716 0.

005150 0.376 76 .1615526 0.0302536 0.0478017 -0.1655901 0.0717533 -0.028 +7 -0.088 +5 0.0327357 1.285 0.265 0.016800 0.383 +13 0.021350 0.009058 0.823 0.2011229 0.428 +19 0.762 +18 -0.1122640 0.126 0.2402318 0.025833 0.2896264 0.0459450 -0.910 0.310 0.197 0.0770052 0.0477028 -1.199 +3 -0.1496193 0.520 0.067 0.043 +4 -0.1048014 0.009358 0.2892967 0.040350 0.912 +22 0.821 +14 0.0431914 -0.067367 0.0324078 -2.018000 0.2128187 0.032 0.026275 0.256 +23 -0.0313828 -0.0836079 1.003183 0.1575691 0.763 +6 -0.001367 0.0693490 0.+2 -0.365 0.465 0.016117 0.972 0.684 0.100108 0.0466362 -0.437 +20 -0.2488606 0.0454863 0.0695766 0.0835128 0.651 +9 -0.922 0.652 0.059717 0.1652475 0.948 +21 0.1133999 0.0892463 0.0589933 0.543 +11 0.2043587 0.528 +8 -0.508 +12 0.063075 0.902 +10 -0.041400 0.056025* 0.232 +16 -0.113 0.0257632 -0.029308 0.352 +15 0.1591581 0.0285057 -0.0580592 -0.0987465 0.048333 0.074050* 0.2410204 0.0222295 -2.232 0.807 0.628 0.089442 0.0354021 -1.0614355 0.1087131 0.309 0.875 0.975 +17 -0.1226365 0.

1 Hasil Analisis Rata-Rata Abnormal Return Sebelum dan Sesudah Merger dan Akuisisi. Langkah – langkah pengujian dilakukan sebagai berikut: a. Untuk membuktikan ada tidaknya perbedaan yang signifikan antara ratarata return saham perusahaan sebelum dan sesudah melakukan merger dan akuisisi. terjadi signifikansi abnormal return perusahaan diakuisisi pada bulan -7. 77 . 4. Dilakukan pengujian paired samples t-test dengan membandingkan rata-rata abnormal return secara keseluruhan sebelum dengan sesudah merger dan akuisisi. Hipotesa yang digunakan adalah sebagai berikut: Ho : Tidak ada perbedaan rata-rata abnormal return saham dalam jangka panjang dari peristiwa merger dan akuisisi.013117 0..5. AAR mengalami signifikan abnormal return yang negatif.+24 -0. menandakan kemungkinan bahwa kinerja perusahaan diakusisi kurang bagus atau buruk.0273476 -0.480 0. 3 dan 6.201) Berdasarkan hasil perhitungan diatas diperoleh hasil.641 Keterangan: * signifikan pada tingkat α sebesar 5% (t=2. Ha : Ada perbedaan rata-rata abnormal return saham dalam jangka panjang dari peristiwa merger dan akuisisi. Pada bulan 7 sebelum merger dan akuisisi. Pada bulan ke tiga dan keenam juga terjadi signifikansi abnormal return yang negatif dengan sedikit peningkatan dibanding sebelum merger dan akuisisi.0947648 0. Penentuan hipotesa.

Deviatio Mean Lower Upper t Pair 1sebelum .279 Berdasarkan hasil uji signifikansi abnormal return seluruh perusahaan pengakuisisi.01406304 Paired Samples Test Paired Differences 95% Confidence Interval of the Std. Pengambilan keputusan.0085787 -. maka Ho ditolak. Error Difference Mean td.05). Jika probabilitas< 0.0175112 N 12 12 Std.43 Uji Paired Sample T-Test: Rata-Rata Abnormal Return Pengakuisisi.01965909 .05. menunjukkan ‘Sig’ = 0.279 (lebih besar dari 0. 1) Perusahaan Pengakuisisi. maka Ho diterima.ses609000 07938555 291664 024349 652917 1. (2-tailed 11 . Tabel 4.b.06810109 .138 df ig. Error Mean .05. Deviation . Paired Samples Statistics Pair 1 sebelum sesudah Mean . Jika probabilitas> 0. 78 . Dari pengujian diatas disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan rata-rata abnormal return pada masa sebelum merger dan akuisisi dengan sesudah merger dan akuisisi. - Berdasarkan nilai probabilitas untuk uji dua sisi.04871580 Std.

05391551 Std.274 Berdasarkan hasil uji signifikansi abnormal return seluruh perusahaan diakuisisi.07312127 . (2-tailed 11 . Paired Samples Statistics Pair 1 sebelum sesudah Mean . menunjukkan ‘Sig’ = 0.02110829 . Tabel 4.274 (lebih besar dari 0. Deviatio Mean Lower Upper t Pair 1sebelum .0121500 N 12 12 Std. Dari pengujian diatas disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan rata-rata abnormal return pada masa sebelum merger dan akuisisi dengan sesudah merger dan akuisisi.44 Uji Paired Sample T-Test: Rata-Rata Abnormal Return Diakuisisi.01556407 Paired Samples Test Paired Differences 95% Confidence Interval of the Std.152 df ig. Error Difference Mean td.2) Perusahaan Diakuisisi.0149647 -.05). Deviation . Error Mean .ses711467 08151563 353154 024678 890723 1. 79 .

Berdasarkan analisis dan pembahasan pengaruh merger dan akuisisi terhadap kinerja keuangan perusahan.1 Kesimpulan. net profit margin dan return on investment meningkat pada satu tahun sesudah merger dan akuisisi.total asset turnover. Pada perusahaan diakuisisi current ratio. fixed asset turnover dan return on equity mengalami peningkatan pada masa sesudah merger dan akuisisi. debt to total asset mengalami peningkatan pada masa sesudah merger dan akuisisi dan pada operating profit dan return on investment mengalami penurunan pada masa sesudah merger dan akuisisi. 80 . namun menurun pada tahun kedua sesudah merger dan akuisisi. Sementara return on equity mengalami peningkatan pada tahun pertama merger dan akuisisi. maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: Pada perusahaan pengakuisisi current ratio. Pada fixed asset turnover. namun menurun pada tahun kedua setelah merger dan akuisisi.BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5. debt to equity ratio dan merger dan net profit margin mengalami penurunan pada satu tahun sesudah akuisisi dan mengalami peningkatan pada tahun kedua sesudah merger dan akuisisi. Sementara pada total asset turnover. quick ratio. Pada debt to total asset dan debt to equity ratio mengalami penurunan pada tahun pertama sesudah merger dan akuisisi dan meningkat pada tahun kedua sesudah merger dan akuisisi. quick ratio.

Hal ini dibuktikan dengan tidak perbedaan secara signifikan antara satu tahun sebelum dengan satu tahun sesudah merger dan akuisisi dan satu tahun sebelum dengan dua tahu sesudah merger dan akuisisi. pemilihan perusahaan target yang kurang tepat.Sedangkan operating profit mengalami penurunan pada masa sesudah merger dan akuisisi. Pada hasil pengujian terhadap average abnormal return (AAR) menunjukkan terjadi penurunan AAR pada perusahaan pengakuisisi disekitar peristiwa merger dan akuisisi. Hal ini diduga karena merger dan akuisisi tidak menimbulkan sinergi bagi perusahaan baik perusahaan pengakuisisi maupun perusahaan yang diakuisisi yang kemungkinan disebabkan lemahnya strategi yang dilakukan. 81 . baik perusahaan pengakuisisi maupun perusahaan yang diakuisisi. Dengan kata lain bahwa merger dan akuisisi berpengaruh terhadap kinerja keuangan. Sementara pada perusahaan yang diakuisisi menunjukkan AAR perusahaan yang diakuisisi pada bulan-bulan tertentu mengalami signifikan AAR yang negatif Dari kedua hasil pengujian tersebut disimpulkan tidak ada perbedaan antara kinerja keuangan sebelum dengan sesudah merger dan akuisisi yang menolak hipotesis yang diajukan sebelumnya. Peningkatan dan penurunan yang terjadi pada rasio-rasio keuangan tidak cukup kuat untuk menunjukkan adanya pengaruh merger dan akuisisi terhadap rasio keuangan. perusahaan pengakuisisi kurang pengalaman dalam melakukan merger dan akuisisi dan adanya faktor non ekonomis yaitu untuk menyelamatkan perusahaan dari kebangkrutan.

1 Saran.5. 1) Pada penelitian kedepan dapat melakukan alternatif model untuk meneliti return saham yaitu market model dan mean-adjusted model dan menambah jumlah observasi dengan periode waktu yang lebih lama 2) Bagi manajemen lebih mempertimbangkan secara matang dalam mengambil keputusan merger dan akuisisi. 3) Bagi investor lebih berhati-hati dalam menyikapi merger dan akuisisi yang dilakukan perusahaan 82 .

Jeffey S. Harrison dan R. (1998). Eugene F dan Joel F Houston (terj. (2004). (2003).) (2001).DAFTAR PUSTAKA Alwi. Jakarta: Balai Pustaka Hitt. Swarsono. Muhammad. Jakarta: Erlangga Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Jilid 1..) (2002). 7 No. Merger. Edisi 8. Jilid 2. Jilid 1. Edisi 1. Edisi 4. Edisi Ketiga. Merger dan Akuisisi: Penduan Meraih Laba Bagi Para Pemegang Saham. Vol. Edisi 1. 3 (September). “Analisis Pengaruh Merger dan Akuisis Terhadap Kinerja Perusahaan Publik di Indonesia. Edisi 2. Payamta. 83 . 265-282. Jakarta: Raja Grafindo Persada Indonesian Capital Market Directory. Teori Portofolio dan Analisis Investasi. Jilid 2. Syafaruddin. Akuisisi dan Divestasi. Alat-Alat Analisis dalam Pembelanjaan. Manajemen Keuangan. Diane Ireland (terj. Michael A. (2001) Kamus Besar Bahasa Indonesia. dan Doddy Setiawan (2004).” Riset Akuntansi Indonesia. Jilid 1. Ctk 1. Yogyakarta: Andi Offset Brigham. Yogyakrta: UPP AMP YKPN. (1994). Abdul. Yogyakarta: BFFE Moin. Jilid 1. Yogyakarta: Ekonisia. Manajemen Strategik: Konsep dan Kasus. 2000-2005 Jogiyanto.

(2006). 39-49. Akuisisi Dan Kinerja Perusahaan Studi Atas Perusahaan Manufaktur Tahun 1998-2002. “Dampak Jangka Panjang Merger dan Akuisisi Terhadap Pemegang Saham di BEJ Perbandingan Akuisisi Internal dan Eksternal” Akuntansi & Auditing Indonesia. dan Sumarsih (2004). Sutrisno.Sudarsanam. Jilid 1. Edisi 1. 16 No. Jakarta: Salemba Infotek Wibowo. 8 No. 189210. Yogyakarta: ANDI. Belajar Praktis Menguasai SPSS 13 Untuk Statistik. Edisi 1.1 (Januari). 14 No. Vol.indofinanz. Wahana. The Essence of Mergers and Acquisitions. Hendro (2006).) (1999). Widjanarko. Vol. Vol. Jilid 1. “Merger. Amin dan Yulita Milla Pakereng (2001). 4 (Oktober). www.” Utilitas. 373-387. P.S (terj. 2 (Desember). “Pengaruh Pengumuman Merger dan Akuisisi terhadap Return Saham Perusahaan Akuisitor dan Non Akuisitor dalam Sektor Industri Yang Sama di Bursa Efek Jakarta” Ekonomi & Bisnis Indonesia.com 84 .

LAMPIRAN I Ringkasan Laporan Keuangan dan Perhitungan Rasio Keuangan .

852.000 4.373 34.393.018 (18.748 36.614 149.462.482.336 88.1957 0.859.5983 1.510.549.883.000 158.985.996 196.983.442.642.220.029 80.1320 1.614 18. (In Full Rupiah) Total Assets Current Assets of which Cash on hand and in banks Short term investment Trade receivable Inventories Investment Fixed Assets-Net Other Assets Liabilities Current Liabilities of which Bank borrowings Trade payable Long-term Liabities Shareholders’ Equity Paid-up capital Paid-up capital in excess of par value Retained earnings Minority Interests In Subsidiaries Net Sales Cost of Goods Sold Gross Profit Operating Expenses Operating Profit Other Income (Expenses) Profit before Taxes Profit after Taxes Financial Ratios Current Ratio Quick Ratio Fixed Assets Turnover Total Assets Turnover Debt to Total Assets Debt to Equity Operating Profit Margin Net Profit Margin ROI ROE 1999 2001 2002 Rp.0690 0.4369 0.571 9.674.442.795 Rp.820.721.212.391 53.645.976.214.726.510.356 266.729 200.235.1832 0.889.729.753.740.136.675.8385 0.601.6480 0.571..024.334.795 14.203.480.831.403.626 136.720.859 446.948.936.802 119.668.803.418 87.794.640.498.317.7981 0.456 16.018.202.8470 0.066.953.489.883.845.1051 0.981.0890 0.4420 0.944.594.658.788.941.1773 0.8012 0.109 210.174.542.318.266 133.9162 1.766 (7.198.759 70.438.378.304.2919 0.565.753.535.092.010.0954 0.344.406.000.712 292.504.837 104.344 54.000 46.483 Rp.482.354.Summary of Financial Statement PT.350.826.017.231.127.067.596.448 36.526.602.526.741 182.000 71.605.142.330.937 36.124.011 62.597.450 312.983.136.103.093.309 28.850.000.000.222 147.296.550.660 77.276.599 25.0864 0.868.813 154.476.639 1.000.364 9.682.902 87.878.088 151.226.950) 54.1471 .5740 0.719.5256 0.163.021.295.696 4.297.884.795 6.859.764 383.548.066.131.514 41.791 25.6074 1.000.116.978.293 65.328.563.517.689 34.1969 0.699.941.218.791.000 26.720.287 97.4382 0.3310 0.855.628.277.171 27.510 9.688.866 128.484 18.718. Dynaplast.483.871 22.600.303.734 46.1472 0.795 149.757.777 34.334.1444 0.248 170.812.341.3473 0.507 55.855 40.144.058 33.030.102.396) 80.614 278.997.448 54.000 318.137 37.569.800.174.8962 1.201.184 45.406.875 142.160.107.000 251.691.488 18.181.871.058.136 6.

896.518.622.069.592 46.471 8.471.865.987 118.649.057.607.171 56.390 12.771.349 17.937 9.6289 0.036.827.131 Liabilities Current Liabilities of which Bank borrowings Trade payable Long-term Liabities 181.173) (12.0442 Total Assets Current Assets of which Cash on hand and in banks Trade receivable Inventories Investment Fixed Assets-Net Other Assets Financial Ratios Current Ratio Quick Ratio Fixed Assets Turnover Total Assets Turnover Debt to Total Assets Debt to Equity Operating Profit Margin Net Profit Margin ROI ROE .760) (91.249.073 178.029.0247 0.206 2.916 55.050 15.456 16.427.300 372.760.439.7078 2.901) 22.914.695 11.719.476.479 143.014.926 Rp.930.301. loss) Minority Interests In Subsidiaries Net Sales Cost of Goods Sold Gross Profit Operating Expenses Operating Profit Other Income (Expenses) Profit before Taxes (Loss) Profit after Taxes (Loss) 175.045.034.5083 1.108.000 411.0173 2.0188 0.058.317 Rp.988.748 9.3065 0.939.971.747.8301 0.962 102.4536 0.5200 0.252.682.290.627.639 487.889.988.637.191.509.581 26.4691 0.500 102.911.851.723.215.360.508 - 389.613.734.261.044 3.616.760) (108.648.121.034.491) (16.0410 0.269 3.511 (7.030 156.938.967 39.040) 25.092.456 7.061.5049 0.739.092.606.142.073.3312 0.010.498.704) 9.325.306.199.536.300 2.0337 0.499 112.357.337.5179 0.454.225 6.454.906.130 122.619 75.172.432 23.2955 0.135.675.0288 0.512 (6.682 (21.544 86.451.Summary of Financial Statement PT Siloam Health Care.735.000 105.487.487 88.924.805.920.609.371.236 12.526.877.401 84.974.515.239.671 67.185 2.0355 -0.2286 0.406.667.972.129.253 598.450 342.456 2.195 8.760.0136 0.020 174.500 487.999.666. (In Full Rupiah) 1999 2001 2002 Rp.905.5454 0.807 7.130.932.570.184.853.239 174.116.442.0636 0.997.667.536.989.131.945.218.3805 0.349.187.0085 0.304.138 121.0289 -0.981.537.527.308 38.164.733.497.951.329.357.082.958.244 183.158.861) 0.859.961.505 (6.892.279 5.3158 0.613.439.906.466 258.225.820.809.529.509.0946 0.527.7721 0.221.450 208.739 Shareholders’ Equity Paid-up capital Paid-up capital in excess of par value Retained earnings(acc.129.601.819.

014.264.300.0046 0.000.265.443 Rp.654.568 932.336.740.962.0090 -0.193.836.633 2.486) (318.190 3.724.148.896 405.579.772 5.250.0920 0.627.003 1.165.939) (359.670 225.050 (271.691 3.942) 484.0940 -11.567.165 741.3940 0.124.496.736.532) 484.025.025.276.279.864.729 (60.590) 0.279.273 Rp.3.201.379.162.716 30.132.6554 0.946 214.6338 0.692.658 158.685 46.640.721 3.250.746.795 419.112.966.193.678 164.596.866 249.081.468.2.631.563.691 554.315.677.094.0200 -0.0780 Total Assets Current Assets of which Cash on hand and in banks Trade receivable Inventories Investment Fixed Assets-Net Other Assets Financial Ratios Current Ratio Quick Ratio Fixed Assets Turnover Total Assets Turnover Debt to Total Assets Debt to Equity Operating Profit Margin Net Profit Margin ROI ROE .573.000 237.500.387.501 (339.597.7165 0.088.688.203.848 679.194 (83.148.716.817.909.2132 -0.485.511 1.256 74.064.691.041.2..030 11.177.661.156 1.5313 0.0198 -0.178.743 215.602.816.644.660.681.875 1.4522 1.557.826.324.267.632.3714 1.Summary of Financial Statement PT Eterindo Wahanatama.246) (26.685.073.340.369. loss) 2.164.1480 0.582) Net Sales Cost of Goods Sold Gross Profit Operating Expenses Operating Profit (Loss) Other Income (Expenses) Profit before Taxes (Loss) Profit after Taxes (Loss) 1.031.866.803.181.565.250.164.348.312 176.9237 1.999.979 (318.911.568 484.500.359.639.0021 0.849.138.975) (34.261.929.193.000 172. (In Full Rupiah) 1999 2001 2002 Rp.050 (974.936.124.482) 172.062 102.211.356.815.751.699 87.928.000 242.192.660 623.425) (293.062.634.307.328.992) 172.726.640.712.872.803.121.726.625 127.001.2426 -0.111 (40.1159 -9.074 145.876 273.148.971 Liabilities Current Liabilities of which Bank borrowings Trade payable Long-term Liabities Minority Interests In Subsidiaries Shareholders’ Equity Paid-up capital Paid-up capital in excess of par value Retained earnings(acc.4469 0.758 653.305.0901 -0.989 109.8259 5.898.733.853 132.934 161.089.212.6206 0.824.0133 0.807.739.500.769 327.662.667.183.043.607.0336 -0.048.050 (1.5195 0.241.842.722 2.923.684 294.416 127.236.157.581.986) 1.362.418.652.739.776.124 26.324.422) 18.277.682.324 1.158.300.480.1231 0.524.108.1964 0.806.192.454.939 2.521.653.291.938.171.3187 0.405 385.399.047.684 238.085.

280.588 139.594) (631.919.802.955.656.094.820.036) (578.322.0652 0.272 513.291.333.037.0788 -0.342.312.3.8624 1.217.4363 0.939.338 111.294. (In Full Rupiah) Total Assets Current Assets of which Cash on hand and in banks Short term investment Trade receivable Inventories Investment Fixed Assets-Net Other Assets Liabilities Current Liabilities of which Bank borrowings Trade payable Long-term Liabities Shareholders’ Equity Paid-up capital Paid-up capital in excess of par value Retained earnings(acc.596 2.219.563 2.955 (70.741 281.901.288 (897.709.899.390.398.3916 0.941 879.540 469.088.947.872 312.0774 0..470.128 379.387.475.424.874.897.034.998.943 2.934.885.360.367) 242.425.035.000 (599.106.228. 3.728) 72.811 719.798 182.474.570.762.020 Rp.518 432.000 68.381 11.080 2.573 74.147.0939 -0.000.638.697 341.837.197 748.1541 1.645.322.095 200.563.000.609.767.334.086.220.674.0869 -11.050.773.288.785 3.666.896.104.086.322.504.745.492 59.224. loss) Minority Interests In Subsidiaries Net Sales Cost of Goods Sold Gross Profit Operating Expenses Operating Profit Other Income (Expenses) Profit before Taxes (Loss) Profit after Taxes (Loss) Financial Ratios Current Ratio Quick Ratio Fixed Assets Turnover Total Assets Turnover Debt to Total Assets Debt to Equity Operating Profit Margin Net Profit Margin ROI ROE 1999 2001 2002 Rp.027.0914 0.843.160 2.061 (793.761 98.695 912.707.846.390.2956 0.417.000 158.0473 0.428.8410 .258 348.193.634 2.769.6732 2.851.493.677 151.502 276.Summary of Financial Statement PT Sinar Mas Agro Resources and Technology (Smart).8252 1.113.066 4.188.1445 -7.168 312.429.919.478.954.626.092.000 46.468.302 1.807.970.615.125.986.615 292.750.773.9141 0.527.929.998.1916 2..170 907.611 1.380.260 3.6109 0.929.367 2.299 965.233 1.443.695.391.1058 0.753.609.8251 4.809.767.485.381 252.921.067.728) 297.704.286.0015 0.8365 0.200.261.968.085.000. 2.666 2.975) (600.916.926.499 215.303.284.132 515.078.379 232.846.741.381 Rp.370.782.150 1.5888 1.000.099.365.747.560.3147 0.188.625.557 85.407.233 1.929 238.846.906.936 0.204.021.086.387.547 2.377.861.358.592.2618 -0.213.837.932 133.928.000 174.345.082.961 473.620) 297.136.360.000.459.484.045.104.827 156.609.736.698.000.730.174.770.324.225.130.946.6089 0.925.897.248.560 217.5959 0.000.078 1.3774 3.028 2.227 882.0504 0.386.880.628 1.051 272.957.289.822.000 (334.39020) 72.

075.399.235 500.840 191.209 4.205 3.337 3.371 10.7064 35.073.324 10.040.483.323 22.1309 0.976 30.463 19.3778 0.1777 0.210.899.854.333 9.42.8273 12.000 15.333 3.654 6.4721 0.242 1.443.130.933 630.329.198.147 379.687.785850 3.515.943.781 139.053 9.575 5. (In Million Rupiah) Total Assets Current Assets of which Cash on hand and in banks Short term investment Trade receivable Inventories Investment Fixed Assets-Net Other Assets Liabilities Current Liabilities of which Bank borrowings Trade payable Long-term Liabities Shareholders’ Equity Paid-up capital Paid-up capital in excess of par value Retained earnings Minority Interests In Subsidiaries Net Sales Operating Expenses Operating Profit Other Income (Expenses) Profit before Taxes Profit after Taxes Financial Ratios Current Ratio Quick Ratio Fixed Assets Turnover Total Assets Turnover Debt to Total Assets Debt to Equity Operating Profit Margin Net Profit Margin ROI ROE 1999 2001 2002 Rp.890 12.4558 1.089 7.000 1.167 10.3689 0.700 (928.250.073.790.3480 0.3501 0.073.322.226 12.213 348.224.333 6.4968 0.092 191392 452.421 10.440 12.319535 1.000 3.345.452.2635 0.998.836.746 2.289 4.280 7.308.048 39.563 21.5249 .110.911.7254 0.644.5346 1.26.102 21.684 2.615.32.713 2.389.1972 0.274 1.100.544 3.4453 0.040.915 2.2789 0.681.597.890 17.839 14.309 5.124.612.075.1514 0.2959 0.393.858 411.000 1.962.6298 0.602.070 1.138 Rp.6748 2.321 1.9987 56.979.235.733 2.5430 1.0116 0.3900 0.183 5.537 1.073.682 183.846.110 1.637 2.778.008 7.000 9.342574 8.981 858.040.940.Summary of Financial Statement PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom).250 2.0825 0.956 1.9487 1.172.613 5.737 11.411) 6.401.699.334 16.789 8.4393 0.323.653 11.5056 0.693 3.519 Rp.777.980.470.682.

5237 1.155 69.565 Rp.885 59.132 216.295.233.145.490.559.703.938 176.8964 0.014.0262 Total Assets Current Assets of which Cash on hand and in banks Trade receivable Inventories Investment Fixed Assets-Net Other Assets Liabilities Current Liabilities of which Bank borrowings Trade payable Long-term Liabities Financial Ratios Current Ratio Quick Ratio Fixed Assets Turnover Total Assets Turnover Debt to Total Assets Debt to Equity Operating Profit Margin Net Profit Margin ROI ROE .319.4134 0.127 191.765 14.350 308.915.157 82.8964 0.217 Rp.627 43.649.0151 0.584.763.273 8.303.350 10.801 84.461.056 14.113 175.044 91.653.666.509.840 24.824. (In Thousand Rupiah) 2000 2002 2003 Rp.264.973.750.803 83.4071 2.903.3343 0.384.4766 0.366 16.503.015 67.074 102.1727 2.571 21.3715 0.807 15.966 402.200 300.559) 57.245.1285 0.128 44.759.061) 35.0823 0.711 228.2193 0.2461 0.0993 0.124.0453 0.780.0478 0.505.771.311.901 (34.516.4071 0.101 30.057.907) 11.584.0821 0.653.110 433.2193 1.534 136.091.357.645.2454 0.000.299.849 116.500 176.725 46.Summary of Financial Statement PT Bahtera Adimina Samudra.653 39.567.658.306 210.773 409.270.283 12.849 108.619.912 1.718 1.709 40.873.798 62.692 119.112.924.677.767 58.4256 0.056 56.520 80.447 17.536.540.180 (32.058.759.3325 0.7411 0.683.643.808.524.000 841.591 10.003.378.507.022.494 178.3637 0.333 164.914 Net Sales Cost of Goods Sold Gross Profit Operating Expenses Operating Profit Other Income (Expenses) Profit before Taxes Profit after Taxes 164.048 92.4355 0.247 11.797 Shareholders’ Equity Paid-up capital Paid-up capital in excess of par value Retained earnings 233.3782 0.4184 0.582 256.7193 0.857 107.913.319.270.268 (10.942 55.811.221 64.196 16.448.088.749.395 175.041.

913.315 10.243.134.549.033.0338 0.664.503 5.6893 2.662.950.671 16.428.270.740.697.743.12.1886 0.268.067.629.942.487 1.326.171.636 1.1142 0.397.268.477 3.003.331.341.285.466 633.161.739.0526 1.398.816 1.311.005.302.540.968.451 (462.368.137.120.311.698.294.642.616 383.551.205 20.172.458 157.767.304.9085 1.442 4.466.978 3.688.933.000.762 Rp.000 4.0118 0.012.529.258.069.967.1181947.277.0796 0.396.106.093 4.764.600.113.135.643.3307 0.051.383.600.15.378 2.575 8.888.892.302.3341 3.0394 0.713.826.630.595.209.382 2.323.586 6.132.787 17.6462 1.786 603.150 938.265.883 1.891 4.685.232.727 2.701 830.371.359 5.5776 0.597.147.317 1.8332 2.269 13.379.232.982.234.0676 1.8973 0.192.557 5.031.352.035.900.632.734.179.463 5.880.804.008.058.504 6.056.058 23.218.678.503.847 1.466 915.330.733.951 1.192 8.445.770.095.9243 0.277.697.000.862.174.614 1.043.368.770.405.761.457.700.854.545) 1.614 12.659.735 2.837.1674 0.664 646.2112 1.585.203.439.0509 0.950.004.844.659.552.961.961.0515 0.1124 0.554.344.992.000.238.756 468.515.276 1.180.702.910.340.390 944.804.794.Summary of Financial Statement PT Indofood Sukses Makmur.419.7024 2.039 2.334.138.953.000 1.580 2.613 2.415.948.490.241.481.149.827.474.958 1.036.0144 2.366.896 537.4409 1.146.131.425.207.712.854.871.0487 0.760.880.263 7.339 (977.168 15.961.308.187 1.403 662.162.186 10.771.418.663 875.661.677.255.827.511 4. (In Full Rupiah) Total Assets Current Assets of which Cash on hand and in banks Short term investment Trade receivable Inventories Investment Fixed Assets-Net Other Assets Liabilities Current Liabilities of which Bank borrowings Trade payable Long-term Liabities Shareholders’ Equity Paid-up capital Paid-up capital in excess of par value Retained earnings Minority Interests In Subsidiaries Net Sales Cost of Goods Sold Gross Profit Operating Expenses Operating Profit Other Income (Expenses) Profit before Taxes Profit after Taxes Financial Ratios Current Ratio Quick Ratio Fixed Assets Turnover Total Assets Turnover Debt to Total Assets Debt to Equity Operating Profit Margin Net Profit Margin ROI ROE 2000 2002 2003 Rp.722.368.788.353 3.356.181.906 802.423.124 12.140.600.135.000 963.540 1.466.987 1.459.734 3.198.218.196 2.256 513.911 7.942.4609 1.767.187.207 2.971.9394 1.736.640 (1.832.176) 1.266.553) 1.037 26.970598.139.641.694.000 3.901.591.399.251.083.445.605 1.037.112.222 1.940.825.093.162 1.053.991.898.632.261.162 624.689.310.1474 .490.7059 2.061.

543.185.256.105.189 66.905.676.181.556 53.958.124.781.057.197 21.208.372.533.790 3.241.130.381.0655 0.727.847.212 (6.763.091 42.000.488.142 153.639.188 74.6179 0.904.263 6.539 (25.358.548.052.750.030 422.381.0756 0.676.255 7.6035 1.744.927.265.901.579 231.483.478 73.401.914.269 135.5229 0.273.544.446 100.460.041.970.4756 0.656.000.334) (4.314.000.403.578 25.012 98.5295 2.000 79.161) (38.833 15.242 100.286 6.026.000 114.4511 .210.961.811 2.182.642.409.155.6479 107.005.511.747) (20.643.913 89.447.005.994) (35.874.780.622.509.777 128.886.203.994) 1.833) (5.641 25.631 70.499 30.000.3322 -0. loss) Minority Interests In Subsidiaries Net Sales Cost of Goods Sold Gross Profit (Loss) Operating Expenses Operating Profit (Loss) Other Income (Expenses) Profit before Taxes (Loss) Profit after Taxes (Loss) Financial Ratios Current Ratio Quick Ratio Fixed Assets Turnover Total Assets Turnover Debt to Total Assets Debt to Equity Operating Profit Margin Net Profit Margin ROI ROE 2000 2002 2003 Rp.369 129.611 14.233) 5.056.983.098 109.238.750.000.000.266.000 38.337.127) 7.916 128.576.293 32.004.779.713.310.242 6.1322 -0.616.9571 -0.559) (11.7354 0.151.801.371.566 88.167.000.173 3.401.893) (7.445.262.542.412 133.916.1160 0.415 107.454.908 64.643.240.763.020.296.383.112.905 134.Summary of Financial Statement PT Surya Intrindo Makmur.060.502 47.037.610.387.3065 -0.316.767 100.218.391 888.810.1029 0.646.446 7.702.575.2053 -0.265.224.590.830.1188 0.3430 0.145.563.5502 0.329.721.205.235.706 (33.012 174.653 24.5197 2.000 29.0492 -0.987.000.016.155.539.153.265.150 37.038.025.790 4.0314 -0.000.248 136.381.551 5.0531 -0.681 6.596.007.136 45.386.763.517 5.720.2455 0.324.266.9314 2.5152 1.807.008 17.036.170 71.651.990 1.503.332.5904 0.1214 1.1255 0.279.931.521.738. (In Full Rupiah) Total Assets Current Assets of which Cash on hand and in banks Short term investment Trade receivable Inventories Investment Fixed Assets-Net Other Assets Liabilities Current Liabilities of which Bank borrowings Trade payable Long-term Liabities Shareholders’ Equity Paid-up capital Paid-up capital in excess of par value Retained earnings(acc.779.723.585.962 6.641.0631 1.390 77.910.565 2.878 7.914.000 41.

008.213.5696 0.251 45.168 201.079.175.981 131.468.971 1.957.845.0445 0.615.1631 1.213 93.6180 2.396 (3.881.6071 1.915.257.825.485 43.624.313.0626 0.000 300.408.016.944.257.257.991.871 26.962 71.799 1.175 125.942.159 49.097.679.005.663 115.825 512.809 141.182 131.955.436.470.000 269.663.4140 0.862. (In Full Rupiah) 2000 2002 2003 Rp.182.558.852.981 Net Sales Cost of Goods Sold Gross Profit Operating Expenses Operating Profit Other Income (Expenses) Profit before Taxes Profit after Taxes 434.173.0617 0.773.985 99.160 35.287 23.198.613 1.162 75.832.000 85.673 9.019.000.000.779 31.915.3629 0.679.484.119.248 112.182 300.000 Liabilities Current Liabilities of which Bank borrowings Trade payable Long-term Liabities 123.624.296.078.1124 1.118.337.907.712.301.251.1101 0.836.507.482 126.555 77.656.951.946 172.867.915.2768 0.679.5113 1.713.0643 0.291.281 234.824 131.688.1039 0.342.783.000.0482 0.Summary of Financial Statement PT Siantar Top.033.906.167.042.5697 1.483.119.567.809.135 39.345.000.6822 0.0708 0.855.076.300 165.133 627.647.342.837 84.706.475.824 300.347 54.461 216.305.180.7541 2.169.4275 0.448.512.994.817 34.567.259.813.4056 0.287.000.7404 2.302.000.473.970.271.787.023.4188 0.512 30.405.547 49.495.387 244.000 300.617) 45.208 50.340.640.279 169.504.159.303 Shareholders’ Equity Paid-up capital Paid-up capital in excess of par value Retained earnings 216.695.498.055.555.135.867 268.337.873.997 33.132.783.258 470.680 12.422 78.620 13.375 111.827.1038 Total Assets Current Assets of which Cash on hand and in banks Trade receivable Inventories Investment Fixed Assets-Net Other Assets Financial Ratios Current Ratio Quick Ratio Fixed Assets Turnover Total Assets Turnover Debt to Total Assets Debt to Equity Operating Profit Margin Net Profit Margin ROI ROE .333 22.464 340.342.922 39.175.203.7468 0.562.3344 0.005.000.638 47.171 505.943391.316.027 3.507.523.265.000.833.528.328 31.857 205.000 138.620 66.000.966.358.063.441 701.111.916.790.673.031.000 169.497.037 574.2786 0.895 99.451.0814 0.458.3868 0.

092 2.1552 0.13.700 11.209 2.579 6.3363 0.218 17.687.927.5804 0.389 13.061 8.427 4.834.103.630 4.591.899 11.Summary of Financial Statement PT Gudang Garam.647 (301.230) 2.3992 8.127 53.450.291.615.361 23.452 4.0795 0.034 5.692 19.871 962.930.521.823 540.1989 0.970.885) 2.3954 4.109 17.376 18.502 413.875.790.1469 .062.182.693 8.5064 1.361.757.458 237.970.260 (347.528.2546 1.123.1060 0.450 13.457.044 3.293 9.0869 0.062 9.137.183.448 53.198.4076 0.853 962.087.099 2.400 6 8.663 20.439 4.923.1676 1.061.265 1.475 12.325 10 10.439 6.191.936.6889 0.413 478.417 1.168.718 1.221 191.136 1.591.985.1267 0.519.977 (404.389.456 272.1162 0.6404 0.918.249.1886 0.998 1.288 13.439 2.779 6.006.965 126.046 168.021 3.916. (In Million Rupiah) Total Assets Current Assets of which Cash on hand and in banks Trade receivable Inventories Investment Fixed Assets-Net Other Assets Liabilities Current Liabilities of which Short-term debt Trade payable Long-term Liabities Minority Interests In Subsidiaries Shareholders’ Equity Paid-up capital Paid-up capital in excess of par value Retained earnings Net Sales Cost of Goods Sold Gross Profit Operating Expenses Operating Profit Other Income (Expenses) Profit before Taxes Profit after Taxes Financial Ratios Current Ratio Quick Ratio Fixed Assets Turnover Total Assets Turnover Debt to Total Assets Debt to Equity Operating Profit Margin Net Profit Margin ROI ROE 2001 2003 2004 Rp.058.497 387.044 53.0737 0.3904 0.526 6.368.176 10.838.005 2.897 173.570.700 9.336 152.980) 2.3265 3.773 3.044 5.490.1797 0.3344 0.1201 0.926 5.613 310.700 7.1983 1.746 1.6871 1.3673 0.192 962.607.394.629.448.848 1.280 1.338.6849 0.860 6.1989 0.018 6.057.124 11.955.673 24.595.

680.559 268.386.807.573) (26.538 18.3757 0.168 20.171 10.5665 -253.769.0700 0.000 (125.002.679.4296 0.419.300.042.516 6.546 136.400 28.1201 -0.739.2946 1.287.032.259.000 34. loss) Net Sales Cost of Goods Sold Gross Profit (Loss) Operating Expenses Operating Profit (Loss) Other Income (Expenses) Profit before Taxes (Loss) Profit after Taxes (Loss) Financial Ratios Current Ratio Quick Ratio Fixed Assets Turnover Total Assets Turnover Debt to Total Assets Debt to Equity Operating Profit Margin Net Profit Margin ROI ROE 2001 2003 2004 Rp.772.710.813) (18.5569 2.447) (1.648 66.8789 2.4297 1.728 21.814.1307 -0.389.851.979.000 200.542.499 22.791 31.134 89.141.0812 0.255 10.619.079.992.230.000 94.728.514 7.857 220.148.2100 10.075.913) (50.5791 1.7649 0.1567 -0.427) 150.000.000 58.826.170 138.561.361 (5.391 12.3372 -0.743.392 89.197.952.630 6.520 29.968 1410620.230 220.554.175 (17.967.Summary of Financial Statement PT Sarasa Nugraha.292 4.065 6.066 33.758 19.143) 319.009 80.8764 -0.0460 0.000.684.1427 0.423.4774 0.931 66.619 49.670 49.6800 0.277) 4.763.9978 445.630 129.355 14.619 155.099.596.664 22.411.1555 2.939.818 4.565 58.691.150 15.243 79.742) 14.752 45.150 19.838.148.3432 3.862 30.451.973.598 (19.500.253 89.154 43.006.931.1537 -0.860.813. (In Thousand Rupiah) Total Assets Current Assets of which Cash on hand and in banks Short term investment Trade receivable Inventories Investment Fixed Assets-Net Other Assets Liabilities Current Liabilities of which Bank borrowings Trade payable Long-term Liabities Shareholders’ Equity Paid-up capital Paid-up capital in excess of par value Retained earnings(acc.181.3724 0.000 (162.918.856 531.765.243 19.000 600.912 86.039 51.181.770) 600.340) (6.8759 1.490 39.409.863.9137 0.1497 .525 6.0199 0.244.000.687.577.143) 600.260) (21.491 6.823 220.000 (162.486.512.

075.124 10.655 (212.966) 518.7424 0.0987 0.506 1.592 1.124 1.4505 0.1640 5.251.635 519.913 478.812 (49.144 695.471 752.243.234.207 54.4370 3.702 994.548.059 1.3877 Total Assets Current Assets of which Cash on hand and in banks Trade receivable Inventories Investment Fixed Assets-Net Other Assets Financial Ratios Current Ratio Quick Ratio Fixed Assets Turnover Total Assets Turnover Debt to Total Assets Debt to Equity Operating Profit Margin Net Profit Margin ROI ROE .070 427.833 1.933 48.2649 1.000 105.214 94.0265 0.365.984 (234.192 762.5955 0.050.524 1.047 2.235 31.910 Liabilities Current Liabilities of which Bank borrowings Trade payable Taxes payable Long-term Liabities Minority Interests In Subsidiaries Shareholders’ Equity Paid-up capital Paid-up capital in excess of par value Retained earnings 1.018 280.233 3.5942 0.009 201.960 78.811 81.951 754.854 254.511 47.284.814 800.157 1.229.3104 1.319 53.5875 0.910.455 241.153 82.651 61.2262 0.0436 0.345 1.1852 6.335 786.748 363.197.106 970.705 87.218 292.923 320.764 0.543.554 35.821 1.2.684 666.004) 108.3636 0.417.495 2.645 927.7874 0.660 3.778 1.543 771.385 567 793.326.8940 0.2961 0.1104 0.295 1.156 62.8737 0.2306 0.0256 0.5496 1.197 146.Summary of Financial Statement PT Astra Agro Lestari (In Millilon Rupiah) 2001 2003 2004 Rp.844.472.578 157.8457 0.515.491 938.595 Net Sales Cost of Goods Sold Gross Profit Operating Expenses Operating Profit Other Income (Expenses) Profit before Taxes Profit after Taxes 1.934 1.033 898.3700 0.998) 1.063.819 2.516 1.341 100.588 5.2367 0.412.561.056 190.382.445 3.281.655 1.119 198.800 7.590 276.065.6237 2.2618 0.0288 0.991 519.

604.792 1.595 1.5724 6.6005 0.906 10.7269 Financial Ratios Current Ratio Quick Ratio Fixed Assets Turnover Total Assets Turnover Debt to Total Assets Debt to Equity Operating Profit Margin Net Profit Margin ROI ROE .626.785 Liabilities Current Liabilities of which Bank borrowings Trade payable Taxes payable Long-term Liabities Minority Interests In Subsidiaries Shareholders’ Equity Paid-up capital Paid-up capital in excess of par value Retained earnings 1.5724 0.7629 1.770 66.391 1.048 122.906.057.2685 2.217.Summary of Financial Statement PT Unilever Indonesia.646 1.625 3.434 2.300 15.371 2.2032 0.249.658.422 2.930 8.4862 0.433 2.972 517.227 2.195.485 2.832 705.330 1.464.351 2.3796 0.438 5.369 457.227 2.579 464.300 614.362 4.195.241 5.311.229 8.526 76.659 316.663 296.1519 0.000 Net Sales Cost of Goods Sold Gross Profit Operating Expenses Operating Profit Other Income Profit before Taxes Profit after Taxes 8.262 2.440.3522 0.925.552 1.136.120 70.750 2.3.6260 0.370 29.467.7630 0.005 2.296.381 2.081 1.081.3779 0.721.3840 0.8420 6.842.803 3. (In Million Rupiah) Total Assets Current Assets of which Cash on hand and in banks Trade receivable Inventories Investment Fixed Assets-Net Other Assets 2003 2005 2006 Rp.416.999 15.030.815 156.277.992.1596 0.368.451 715.773 2.013 191.135 5.000 2.6627 1.398 1.095.1442 0.075 2.527 76.245.407 1.030.286 67.624 1.3749 0.435.950 3.659 76.550 4.4316 0.630.123.014.335.853 1.2153 1.501.6188 1.227 2.132 15.207 763.485 11.480 343.3475 9.092 2.711 9.495.895.379 653.362 4.3722 0.459 876.955 1.300 702.819.2659 0.6808 2.173.749.2148 0.402 34.004.064.9497 0.766 1.066.144 304.147 766.8949 6.724.704.

104 89.566 Liabilities Current Liabilities of which Short-term loans Trade payable Taxes payable Accrued expenses Long-term Liabities Minority Interests In Subsidiaries Shareholders’ Equity Paid-up capital Paid-up capital in excess of par value Retained earnings(acc.288 853.735 5.152.732 339.227 23.953.658 1.490.239 2.0479 0.381 252.684.0111 0. loss) 171.3614 1.4237 0.3668 0.0072 0.8999 11.1.0197 4.2328 1.932.2168 0.348 688.9894 0.3788 0.0471 1.0190 0.037 62.391.415.075 (59.8755 1.708 2.112.688 542.228.312 7.569.306 4.0331 .497.490 3.388 476.123 79.474 2.967 59.141 343.7649 3.066 232.664 664.258 346.793 31.023 Net Sales Cost of Goods Sold Gross Profit Operating Expenses Operating Profit Other Income (Expenses) Profit before Taxes Profit after Taxes 594.371 1.364.171 1.387.661 5.247.685.0060 0.800) 13.256 1.161.121 2.491 (121.853 7.100.0050 0.573 527.275 (273.479.080.906 1.380 6.490 904.979.480.3917 0.0429 0.538.998 453.330 26.313 (63.2448 0.242 3.265 51.782.0081 0.542.562 577.5093 0. (In Million Rupiah) Total Assets Current Assets of which Cash on hand and in banks Short term investment Trade receivable Inventories Investment Fixed Assets-Net Other Assets 2003 2005 2006 Rp.103.776 735.129 1.159 Financial Ratios Current Ratio Quick Ratio Fixed Assets Turnover Total Assets Turnover Debt to Total Assets Debt to Equity Operating Profit Margin Net Profit Margin ROI ROE 0.389 935.433.005 321.0527 2.396 1.745 128.287.456.566 192.181 11.625 49.130 1.808) 21.601 32.496 1.991 1.919.539 243.718 9.980 657.6623 3.400.869 314.821) 167.709 1.404 43.864 21.Summary of Financial Statement PT Multipolar Corporation.232 1.700 68.737 2.990 41.688 117.644 18.884 264.662 60.7352 0.230 1.375 1.531 236.893 314.631 436.0125 1.6308 0.840 1.574 9.036) 205.150.435 1.0826 0.

354.765.598 124.226 31.902.569 22.2995 Total Assets Current Assets of which Cash on hand and in banks Trade receivable Inventories Investment Fixed Assets-Net Other Assets Financial Ratios Current Ratio Quick Ratio Fixed Assets Turnover Total Assets Turnover Debt to Total Assets Debt to Equity Operating Profit Margin Net Profit Margin ROI ROE .746 338.413 164.824.105.592.209.116.568.567.230.438.427.618 2.0935 0.413.595.582.000 172.713.281 67.824 74.257 66.646.8737 0.689.550 58.892.925.162.129.4436 0.582 14.550 143. (In Full Rupiah) 1999 2001 2002 Rp.330.408.021.679.208.794 289.259.5344 1.166.907.343 (1.064.667.0488 0.411 793.1212 0.060.753 99.671.255 17.376 3.861 13.5453 0.7443 1.155.2485 0.587 43.761 318.203.561 10.052.211.560.656.021.3748 0.230.5843 1.202.866.650.626 110.118.146.255.824.365.932.624.054.812 10.105) 20.587.352 23.228.524.890 74.354.473.747.394.818.322.225.804 694.775.093 102.019.076.368.066.898.0162 1.194.330 221.923.913 Liabilities Current Liabilities of which Bank borrowings Trade payable Taxes payable Long-term Liabities Minority Interests In Subsidiaries Shareholders’ Equity Paid-up capital Paid-up capital in excess of par value Retained earnings 110.9612 0.926 96.777.314.707.035.295.538.473.132.125.2912 0.919 1.307 196.209 274.5296 1.190.100 29.6537 2.230.938.843.198 70.938.7145 0.963.051 31.871.174 324.693.359 134.2096 1.220.0771 0.467.109.740.851 8.6870 3.300 20.626 342.815.431.978.255.854.6818 0.121.0957 0.713.044.000 8.080.835.943.918.356.307 7.316.014.260.042.202 13.505.Summary of Financial Statement PT Aqua Golden Missippi.969 897.582 54.432 80.996.292.845.333.763.567.278.143.467.101 187.162.549 545.829.291 7.981.883.0791 0.000 136.805.401 13.624.892 6.331 12.328.081 156.652.624.6675 2.770 3.147.968 48.496.371 39.319 220.808.041.908 513.550 198.459.0647 0.514 9.311 8.040 84.970 5.0845 0.796.140.537.902.158 1.005.473.850.792.181.596.151 356.250 1.0605 0.1566 5.162.004.0830 0.652 Net Sales Cost of Goods Sold Gross Profit Operating Expenses Operating Profit Other Income (Expenses) Profit before Taxes Profit after Taxes 410.

500 4.420 1.630.871.896 670.649.136.800 225.395.363.065.172.358 1.0661 0.581.642 2.205.073 5.248 24.185.038.814 1.048 3.339.453 5.150.1612 0.8690 0.427.025.921.003.990) (874.814 497.1959 0.846.2882 -0.4732 0.845 125.141.128.545 705.969.367.943.754.231 562.2637 0.150 285.213.166 1.585.405 10.153 1.873.418.289.608.548.878 611.11.229.827 4.840.447.331 1.2817 0.994.309.091 10.233) (1.797.0910 0.150.225 1.227 369.444.Summary of Financial Statement PT Indocement Tunggal Perkasa.134.286.863.056.187.805 1.308.990 300.777.110 260.350 929.5107 0.865 875.601 512.7788 2.849.614.929.2355 0.633.860. (In Full Rupiah) Total Assets Current Assets of which Cash on hand and in banks Short term investment Trade receivable Inventories Investment Fixed Assets-Net Other Assets Liabilities Current Liabilities of which Bank borrowings Trade payable Accrued expenses Long-term Liabities Shareholders’ Equity Paid-up capital Paid-up capital in excess of par value Retained earnings(acc.243 (1.000 107.263.253.072.036.683.674.398 62.017.466.470.194.915.826.764 1.880.041.805 1.047.048 1.160 1.090.208 1.611.761.344.9045 1.573.500 388.103.609.188.655.001.131.541.230 4.750.0032 0.958.081 1.585.098.257 1.787.824 326.274.136.236.867.549 273.743.696.345 76.723 317.263 11.993.017.6670 2.773.655.504.692.052.141.706 1.402.289.881.725.0750 -0.978.993 8.005.291.219 784.9037 9.330.948.314.082 8.3452 0.439.545.452.156.638 7.642.172.2734 1.858.913 814.5531 1.416 10.648.759.956.1479 .721.691.937 7.526.467.973.611.399.157.410.156.299.878.740.137 65.223.105 1.834.3799 0. loss) Net Sales Cost of Goods Sold Gross Profit Operating Expenses Operating Profit Other Income (Expenses) Profit before Taxes (Loss) Profit after Taxes (Loss) Financial Ratios Current Ratio Quick Ratio Fixed Assets Turnover Total Assets Turnover Debt to Total Assets Debt to Equity Operating Profit Margin Net Profit Margin ROI ROE 2000 2002 2003 Rp.144 82.534 3.395.782) 3.505.939.389.715.000.697.008.946.437.9657 0.350.933 2.537 581.305.103.777.9382 0.140.400.615.864.084.2101 0.441.022.877 518.455.633.624 3.157.040.087.408.621 10.971.194.797 819.297.331.761.751.668.840.363.158.802.4098 0.515.952.304.046.577.2378 0.157.376.314 112.490.000 103.586 193.864.523.834.266 2.771.905.868.286.500 7.282.788 303.3571 -0.556 8.791.318.806.314 299.781) 1.362 (508.629.364.4622 0.678 709.4314 1.848.157.826.982.388.122.242.

522 (5.791 623.713.045 222.101 2.3163 1.455 2.152 (155.720.195 4.2616 0.593 239.084 486.832 212.0408 0.437 206.183 4.983 197.8505 2.6748 2.0772 -4.462 149.0175 0.450 19.762 7.1065 0.725 22.718) (6.990.665 4.831.471 5.010.362 (13.117 174.890.296 2.428 14.655) 1.642 855.3362 0.2826 0.0061 0.451 14.927.445 82.296 210.954 123.890.867) (6.790 4.492.409 2.399 7.131.932 1.003.567 238.6.729 224.508.432 8.762 109.657.718 2.650.434 124.296 269.848 130.522 (5.117 0.399.477) 3.183 2.789 3.6340 -1.1694 -1.366 62.430.542 7.0211 0.560 (210. (In Million Rupiah) Total Assets Current Assets of which Cash on hand and in banks Short term investment Trade receivable Inventories Investment Fixed Assets-Net Other Assets Liabilities Current Liabilities of which Loans Trade payable Accrued expenses Current maturities of long-term loan Long-term Liabities Minority Interests In Subsidiaries Shareholders’ Equity Paid-up capital Paid-up capital in excess of par value Retained earnings(acc.198 5.854 441.2929 0.284.015.0228 0.795) 187.240.8607 0.140 7. loss) Net Sales Cost of Goods Sold Gross Profit Operating Expenses Operating Profit (Loss) Other Income (Expenses) Profit before Taxes (Loss) Profit after Taxes (Loss) Financial Ratios Current Ratio Quick Ratio Fixed Assets Turnover Total Assets Turnover Debt to Total Assets Debt to Equity Operating Profit Margin Net Profit Margin ROI ROE 2000 2002 2003 Rp.443 600.666 155.050 3.003 177.6526 1.2003 2.269) 574.764 43.056 93.954.149) (6.831.376 3.8358 -0.0777 0.2539 0.5156 1.2197 2.365 4.450 173.496 6.495 3.390 252.0751 -0.5337 0.382.100 1.977.647.689 4.936.213.126 502.978.369 1.2565 0.922) 1.705.839 290.064.980 261 (8.796.0655 .912 174.915.728) 651.Summary of Financial Statement PT Semen Cibinong.205.8782 -0.664 311.0651 0.592 340.040.663.

128.093) 430.882.870 9.617 44.137.852.172 46.537 8.369 373.784 14.5644 1.091 322.262.545.921.079.702 183.099 94.828.662.1696 Total Assets Current Assets of which Cash on hand and in banks Trade receivable Inventories Investment Fixed Assets-Net Other Assets Net Sales Cost of Goods Sold Gross Profit Operating Expenses Operating Profit Other Income (Expenses) Profit before Taxes (Loss) Profit after Taxes (Loss) Financial Ratios Current Ratio Quick Ratio Fixed Assets Turnover Total Assets Turnover Debt to Total Assets Debt to Equity Operating Profit Margin Net Profit Margin ROI ROE .776.445.024.531 81.318 53.358 21.0374 -0.271 70.1879 0.862 68.785.508 26.697.780.888 197.538 78.260 232.1041 1.608 95.1189 0.881.4220 0.738 Liabilities Current Liabilities of which Bank borrowings Trade payable Accrued expenses Taxes payable Long-term Liabities 202.500 48.836. (In Thousand Rupiah) 2000 2002 2003 Rp.637.123.048 63.740) 549.283) (11.000 77.223.739.Summary of Financial Statement PT Darya Laboratories.360.414.530.937.244 14.2968 0.868.530.345.095.1242 0.000.2679 0.504 9.1568 0.992) 70.121.138 44.899.1107 -0.2798 3.000 273.848 197.797 281.043 7.085.318 (59.742.212 280.743.119.924.767 390.920.0433 -0.242 51.231 9.562.274 280.174.7002 0.471 (84.784 92.321.471 (187.104 1.1157 0.471 99.0160 2.647.2263 0.965) (16.209.159.144.607 92.000 227.600.976 151.019.394.329.800 261.949 267.081.188 186.805 178.5429 1.2018 0.000.959 51.860.6485 6.935.259) 77.514 8.654.436 89.319.393 Shareholders’ Equity Paid-up capital Paid-up capital in excess of par value Retained earnings(acc.000.3659 0.662.410.2014 1.940.092 50.233.1285 0.138 91.715 88.081 100.420.564 23.701.372.349.828.559.621 22.479.054 47.943.0449 0.2132 1.450 19.372 150.378 280.116.711 73.459.824.502 128.136 75.197) 77. loss) 170.1967 0.828.6470 4.4918 4.164 (7.330 38.089 222.0947 2.577 28.955.417.174.444.889.471 (130.

965) (42.587.747.116.860.392 (9.200.3634 4.923 26.149 16.3295 -0.907.000.894.488.465.3093 -0.1993 0.062.507.141.691.551.654.452.860.000.963 26.136.005 9.321.466) 37.555.914.485 54.635 6.806 355.342.993) 37.000 (376.350 35.410 (388.7136 1.817.0665 3.077.371.993) 175.723 608.0801 0.394.975 53.000 31.152 490.000 19.000 31.000 16.866.206.890.336.111.765.041.155.000.924 111.364.645.729 143.248.0548 -0.588.3664 -1.783.000.400.271.290.929.000 3.510 32.3747 4.834 275.364.113.740.536.502.9303 1.127.000 (429.085. loss) Net Sales Cost of Goods Sold Gross Profit Operating Expenses Operating Profit (Loss) Other Income (Expenses) Profit before Taxes (Loss) Profit after Taxes (Loss) Financial Ratios Current Ratio Quick Ratio Fixed Assets Turnover Total Assets Turnover Debt to Total Assets Debt to Equity Operating Profit Margin Net Profit Margin ROI ROE 2001 2003 2004 Rp.734.003.931.819 20.077.863.631.411 23.466) 3.754 112.640.714.9573 1.718.719) (77.972.2495 0.935.679.122.0441 -1.509.566 15.267.157.259 (7.0705 0.465.337 23.588.265.283.0961 -0.717 47.558.485.536.888 16.606.828 131.314) 37.403.683.358.153 10.142.023.6076 -0.634.000.736.830.954.200.387.502.202.501.604 140.227 215.277.360.07.727.243.421 31.1625 3.149.015 137.4420 -0.389 500.729.404.606.000.848.635 2.970.260.464.243) (43.818.521.852) 22.000.3793 0.273 149.0547 -0.800.687.742.688.308 18.000 (419.136.527) 0.800.666 446.Summary of Financial Statement PT Sekar Laut.910.771 (335.443.163.537 31.002 113.434) 151.722) (36.200.1730 3.018.465 24.229.946 2.020.686 12.610.978.060.2263 4.3264 -0.000.318 20.125.569.174.606.926.0318 0.479 193.899.784 48.782.042) (67.676 253.2488 0.680.0184 -1.000. (In Full Rupiah) Total Assets Current Assets of which Cash on hand and in banks Trade receivable Inventories Investment Fixed Assets-Net Other Assets Liabilities Current Liabilities of which Bank borrowings Trade payable Accrued expenses Taxes payable Long-term Liabities Minority Interests In Subsidiaries Shareholders’ Equity Paid-up capital Paid-up capital in excess of par value Retained earnings(acc.395 24.008.753.637 38.374.119.952 515.809.525.518.198.474.183 127.370.074.736.074.419 26.1126 .910.173.590.554.198.142 5.362 (12.289.741 (378.1083 0.258 34.314) 3.000 20.327 460.695 2.231.677) (77.800.198.428.2958 -0.

727 9.990.512.786.0317 0.0910 1.174.781.994.114.0448 0.818 212.829 2.520.434.445.591.5261 1.576.594 1.052.687 8.041 2.304.122.021.000.631.429.000.858 290.792.265.011.822 31.095 214.3341 0.217 78.246.017 365.506 9.556 25.186 1.693.859 15.977 230.423 346.966 419.615.691.426 210.965.818.249.168 163.000 155.470.337 351.0016 0.486.584.859.623.912 179.913 3.169.416.000 2.560.011.077 259.455.4356 0. (In Full Rupiah) Total Assets Current Assets of which Cash on hand and in banks Trade receivable Inventories Investment Fixed Assets-Net Other Assets Liabilities Current Liabilities of which Bank borrowings Trade payable Accrued expenses Taxes payable Long-term Liabities Minority Interests In Subsidiaries Shareholders’ Equity Paid-up capital Paid-up capital in excess of par value Retained earnings Net Sales Cost of Goods Sold Gross Profit Operating Expenses Operating Profit Other Income (Expenses) Profit before Taxes Profit after Taxes Financial Ratios Current Ratio Quick Ratio Fixed Assets Turnover Total Assets Turnover Debt to Total Assets Debt to Equity Operating Profit Margin Net Profit Margin ROI ROE 2001 2003 2004 Rp.0023 0.217 83.4372 8.706.089 380.572.723 30.034.969.363.744.060 44.939.622.051.9000 0.056.439.4464 8.064.672 167.224 (247.046 234.406.0016 0.686.663 331.148.865.637.0126 0.432.7267 5.867.223 12.865.793.5647 1.821.206.000.5075 1.858.142.713.345.0007 0.352 265.0005 0.788 0.375.996.801 54.638.443 2.465 234.379 314.854 665.013.847.545.136 22.053.338.238 5.223.949.986) 1.086.427.710.861 742.855.1725 4.111 201.649.637.361.053.793.901 207.527.490.5891 0.519.861.404.763 300.354.594.386.339.189.450 26.3980 0.236.884.973 3.847 20.6917 0.793.054.578.327 3.000.300 319.867.216.131.068.258 234.045 373.Summary of Financial Statement PT Alfa Retailindo.547.000 51.768.015 349.011.079.850.820.061.6231 10.0010 0.545.536.296 336.249.5809 4.675 238.862.810 3.011 188.444 34.616.217 54.458 5.368.333.000.032 4.240.622.1113 0.443.116.0068 0.3143.052 2.668.805.023.586 26.672.030.281 9.848.150 162.559 4.706.210.980.750.807.700.609.489.873.583.713.867.974 62.0158 .840 2.077.601.878.471.887 122.114.248 2.761.3107 0.890.415.229 7.000 148.648 318.637.315.614.000.479.408.501.0266 1.935 161.208.

958 184.6283 0.773 69.867 1.417 878.054 1.367.040.741.644 8.000 784.048.852) 63.342.188.0028 -0.706.559.000.0224 0.421.366.791.215.000 (1.644) 689.009.940 43.5342 1.607.273.974.1965 0.689.942.643.838.695 782.583.628.988.942 333.721.750.845.046.083 26.426) (88.647.2190 2.217 66.154 963.344 (10.742.603.048.3966 -0.590 846.676.031488.825.231 0.669.153.3355 -3.724.397.785 189.845.346.0481 0.681.867.290.263 11.042 20.858 213.633 413.815.077 (433.755.194.0731 1.000.344.799.050.390.127.389.530 17.000 293.743 715.703) (162.924.364.409.511.5521 1.895.356.9638 0.750.616 6.536) 293.825.850.222.391.000.251 (23.046 1.182.000 (895.000.2113 0.861 69.305) Net Sales Cost of Goods Sold Gross Profit Operating Expenses Operating Profit (Loss) Other Income (Expenses) Profit before Taxes (Loss) Profit after Taxes (Loss) 887.780.424) 293.214.374.128.427.960.668 (60.826.856.1393 0.959.559.576.213 211.232.964.1207 0.4466 0.586.574 (73.799. (In Full Rupiah) 2001 2003 2004 Rp.3164 0.895) (323.2260 -0.962.822 339.153 5.016.629.7152 Total Assets Current Assets of which Cash on hand and in banks Trade receivable Inventories Investment Fixed Assets-Net Other Assets Financial Ratios Current Ratio Quick Ratio Fixed Assets Turnover Total Assets Turnover Debt to Total Assets Debt to Equity Operating Profit Margin Net Profit Margin ROI ROE .418.222.667.239.846.350.741.400.248.280.492 700.1594 0.781 73.657.6649 0.651.000.0685 -0.266.496.000 164.657.122 397.617.278.9622 25.243 1.014) (352.275.9803 -0.163.440 190.176) 163.377 23.767.000 (1.886.354 42.986.676 682.483.608.000.427) (6.767 150.076.064.895 90.536) 468.424) 468.000 678.610.221 865.881.378.119) (384.059.931.250.233.835.633 1.139 Liabilities Current Liabilities of which Bank borrowings Trade payable Accrued expenses Long-term Liabities Minority Interests In Subsidiaries Shareholders’ Equity Paid-up capital Paid-up capital in excess of par value Retained earnings(acc.042.902.557 1.239.3598 1.0833 -13.036 22.233.680.065.684.514.920.612.859.729.Summary of Financial Statement PT Sumalindo Lestari Jaya.073.395) 773.119.986.958.967.000.035.1073 0.584.997.0546 0.996.537.565.509.096.549.027 174.927 54.1405 3.377.229. loss) 1.065.000.988.482.451.184.613 (133.166.4810 1.150.331 597.307 253.129) (155.408 266.265 952.821.476.657.624 6. 922.916.579 7.242.878.

431.256 4.0153 0.573.601.299.310.754.238 1. (In Million Rupiah) Total Assets Current Assets of which Cash on hand and in banks Short term investment Trade receivable Inventories Investment Fixed Assets-Net Other Assets Liabilities Current Liabilities of which Short-term loans Trade payable Long-term Liabities Minority Interests In Subsidiaries Shareholders’ Equity Paid-up capital Paid-up capital in excess of par value Retained earnings Net Sales Operating Expenses Operating Profit Other Income (Expenses) Profit before Taxes Profit after Taxes Financial Ratios Current Ratio Quick Ratio Fixed Assets Turnover Total Assets Turnover Debt to Total Assets Debt to Equity Operating Profit Margin Net Profit Margin ROI ROE 2002 2004 2005 Rp.633.787.182.692.541 336.791 7.869 11.4009 0.937.192 1.870.837 11.261.208) 2.717.243.377 1.Summary of Financial Statement PT Indosat.040 3.2634 0.079 12.315.760 67.22.603.412.795 1.4356 0.382.328 535.178.0586 0.1028 0.4377 0.492.066 (876.1878 0.291 17.625 1.874 3.758 1.425 4.651.138.030.079.1134 .615 164.269 38.623.1239 1.4224 0.682 (599.465 5.106 11.5211 1.0495 0.4630 1.917 (1.442 10.343.133 7.1487 0.450 13.992 2.106 7.075 9.352.689 14.4258 0.5580 1.2782 0.158.797) 2.437 6.775.577 880.621 3.452 14.998 1.430.077 32.810 18.198.592 528.274 12.721 10.402 517.0317 1.526.864.589.1015 0.054.300 1.781 3.184.5884 1.208 11.5118 1.613 113.982 4.0621 0.617 673.169 137.380 226.296.923 4.736 175.684 135.819 225.872.252 10.010.230.433 4.481 1.831.350 106.002.766.939 27.750 9.896.2781 0.531 194.729 8.5657 0.254 21.116 5.920.2224 0.877 433.3483 0.3858 1.176 3.467 6.184 114.2637 0.523.954 3.564.750 203.759.5718 0.429) 1.

921.613.977 27.226.045.515.381.393.147.549 1.634.345.045.544 270.353.000.958 1.0843 0.501.382.813 23.000 4.Summary of Financial Statement PT Pelangi Indah Canindo.500.254.000 55.754.2724 2.3536 0.143.525.135 15.539.683.1485 0.120.859.028 (21.389.009 99.994 284.819 38.298.000 (232.506 195.5024 0.302) 4.000 (229.073 92.375 171.163.294) (30.581.476.399.0071 0.411.000.497.809) (17.448 138.644 22.223.855.619.972.470.2980 2.550) 286.783.849 0.025.260.0075 0.752 40.733.025.571.024.6168 0.698 265.658.194 195.500.327 25.162.493 128.279.1873 1.0069 0.659.000 57.940.499 156.654.713 (13.181 76.823.258.124 16.0318 0.643 213.917.312.421 88.603.735.773.826 169.740 1.007 210.157) 159.599.3749 0.793.111356 Shareholders’ Equity Paid-up capital Paid-up capital in excess of par value Retained earnings(acc.426.429.904 18.000.248.527.0550 0.223.136 1362.950) 233.388 111.441 249.0491 (22.286.513.669 157.928.061.125.930.371 38.019.742.102 43.737.652.470 83.662.125.0086 -0.226.819.342.0140 0.595 251.916.944 37.745.0326 Total Assets Current Assets of which Cash on hand and in banks Trade receivable Inventories Investment Fixed Assets-Net Other Assets Net Sales Cost of Goods Sold Gross Profit Operating Expenses Operating Profit (Loss) Other Income (Expenses) Profit before Taxes (Loss) Profit after Taxes (Loss) Financial Ratios Current Ratio Quick Ratio Fixed Assets Turnover Total Assets Turnover Debt to Total Assets Debt to Equity Operating Profit Margin Net Profit Margin ROI ROE .531.775 24.743.775.5386 0.147.339.243 46.841.764.038.000.394.630.538.187.650.9212 0.787.074 4.0977 0.420.713.479) 363.936 Liabilities Current Liabilities of which Bank borrowings Trade payable Long-term Liabities 217.0076 0.557.063.363.856 124. (In Full Rupiah) 2003 2005 2006 Rp.218.882.9296 0.299.445.8431 5.125.071.532.187.096 22.481.8132 0.943.088 59.349.7779 3.017.184.978 154.372.738 27.540.879.780.656. loss) 40.7870 4.254 82.851.124 39.883.031.541.006) 4.134.251.257 50.439.8222 0.451.9282 0.073.843 284.116.173.291.3556 0.287.000 (230.0893 0.653) (2.229.921.941 1.774.187 60.605.249.

130 19.185 (117.214) 6. (In Million Rupiah) 2003 2005 2006 Rp.008 Net Sales Cost of Goods Sold Gross Profit Operating Expenses Operating Profit (Loss) Other Income (Expenses) Profit before Taxes (Loss) Profit after Taxes (Loss) 168.8797 0.654) 34 (117.1397 0.5522 0.608) (129.5677 1.0518 0.043 29.928 490 21.6251 2.2180 0.750 9.244 76.112 3.720 4.220 23.531 141.794 233.676 8.0164 0.0208 0.341 21.717 (15.622 1.089 6.519 143.623 9.7498 0.3567 2.881 (127.6844 1.593 (244.695) 149.3658 0.899 62.5301 1.9442 -0.8296 -0.799 1.122) (128.9757 0.622 210.000) 4.981 160.891 449.5790 1.043 126.037 82. loss) 101.9537 -0.052 60.219 14.1280 -0.256) 135.037 (2.901) 149.3896 -0.0764 -0.798 80.199 31.948 427.330 1.4185 -3.895 6.8185 -0.5944 Total Assets Current Assets of which Cash on hand and in banks Trade receivable Inventories Investment Fixed Assets-Net Other Assets Financial Ratios Current Ratio Quick Ratio Fixed Assets Turnover Total Assets Turnover Debt to Total Assets Debt to Equity Operating Profit Margin Net Profit Margin ROI ROE .620) (119.494 6.514) (1.017 11.214 22.2425 1.593 373.744 6.253 50.818 1 90.0183 0.1184 0.953 278.602 180.039 4.367 135.102 Liabilities Current Liabilities of which Bank borrowings Trade payable Long-term Liabities Minority Interests In Subsidiaries Shareholders’ Equity Paid-up capital Paid-up capital in excess of par value Retained earnings(acc.720 381.Summary of Financial Statement PT Ades Waters Indonesia.283) 3.9290 -2.670 22.000 225.837 147.192.794) 0.980 297.751 120.936 106.062 (87.0390 0.749 (216.218 20.

183.6424 1.816 1.094 1.0486 0.997 125.019 2.2330 1.915 4.945 50.049 1.4017 0.985 65.165.088 2.0337 0.503 298.590 1.801 Liabilities Current Liabilities of which Bank borrowings Trade payable Accrued expenses Long-term Liabities Minority Interests In Subsidiaries Shareholders’ Equity Paid-up capital Paid-up capital in excess of par value Retained earnings 549.436 1.957 1.444 573.118 1.148.010.052 4.800.747 (59.421.889498 1.005.997 743.223.064.848 179.102 1.310.0668 1.303 1.287 1.230.858 74.301.531.991 1.987 95.312 62.000 790.598 153.908.577.593 150.0741 Financial Ratios Current Ratio Quick Ratio Fixed Assets Turnover Total Assets Turnover Debt to Total Assets Debt to Equity Operating Profit Margin Net Profit Margin ROI ROE .7166 3.352.0189 0.544.393.494 1.267 327.461 (6.702.349 (6.208.672.4804 0.856 365 153.151 1.0228 0.990 1.997 (6.468.905.730 160.420 676.663 8.748.466 6.367 2.356) 818.1077 1.260.0298 0.0473 0.1763 0.128 1.943 3.449 1.067.0446 0.078 249.188 389.4888 0.916.061 2.Summary of Financial Statement PT Matahari Putra Prima.2878 0.348 470.949 Net Sales Cost of Goods Sold Gross Profit Operating Expenses Operating Profit Other Income (Expenses) Profit before Taxes Profit after Taxes 5.352.356) 720.101 294.0322 0.9562 0.446 1.487.000 667.093 2.367 (211.463 2.699) 195.787 115.6175 1.5110 0.8415 1.346 89. (In Million Rupiah) Total Assets Current Assets of which Cash on hand and in banks Short term investment Trade receivable Inventories Investment Fixed Assets-Net Other Assets 2003 2005 2006 Rp.305.7960 0.3.432 498.5484 1.108 2.7979 4.356) 402.526.920 401.1405 1.274 738.496 1.497 1.971 3.520.094 63.0265 0.322 43.333 1.767 6.352.654 6.436 2.510.524.0992 4.754 218.2143 0.774 222.705 53.177.244 308.055.814) 254.

627.888.725.023 257.759 47.988.478.748.400.610 11.522.031.950 482.858.743.348 610.657) 6.707.445.113.142) (20.983 161.725 79.756.582 6.709.035.612.775 109.471.262 6.474.110.0479 0.789 175.546.000.664 99.Summary of Financial Statement PT Millenium Pharmacon Internasional.855 164.749.629.986.515.223.547.945 6.448 60.116.034.542.006.0921 0.067 70.353.8949 0.784.814.750.8420 90.490 72.765.218.980.921.108.421.276 8.619 Shareholders’ Equity Paid-up capital Paid-up capital in excess of par value Retained earnings(acc.800.142.326.034.918) 9.824.556.214.937.721.513 56.0435 0.8218 68.6766 2.414 528.139 554.4804 0.102.598.829.500.215.112.151 43.690.3787 0.424.800.809 3.118 (3.378) Net Sales Cost of Goods Sold Gross Profit Operating Expenses Operating Profit Other Income (Expenses) Profit before Taxes Profit after Taxes 302.713.054.000 60.115.846.626 38.2472 2.393 2.494.198.526 8.1389 Total Assets Current Assets of which Cash on hand and in banks Trade receivable Inventories Investment Fixed Assets-Net Other Assets Financial Ratios Current Ratio Quick Ratio Fixed Assets Turnover Total Assets Turnover Debt to Total Assets Debt to Equity Operating Profit Margin Net Profit Margin ROI ROE .093.783.7474 34. loss) 41.815.765.060 (5.552.425.520.251.9680 2.533 149.893.864.250 72.808.444) (450.583.0400 0.0292 0.006.594 35.635.1127 1.340 434.102.688.0146 0.218.207.414 72.6451 1.167.6546 1.0138 0.904.832.337.907 88.472.307.317.398.425.727 68.225 1.130 4.041567.429 44.819.345.3759 0.581 33.461 4.109 23.162.849.476 9.888 8.142) (11.657.566 17.0319 0.8179 0.894.639 50.2919 3.265 72. (In Full Rupiah) 2003 2005 2006 Rp.000 (450.154 14.000.634.268 108.690.593.206.357.464.410.526.075.5964 0.901.982.191.028.836 (3.725.261.659 45.1346 1.0285 0.816.531.853.142) (31.800.746 13.465.826.0154 0.199.4457 0.593) (450.959.494.101 Liabilities Current Liabilities of which Bank borrowings Trade payable Long-term Liabities 75.966.725.086 994.9859 0.296.000.159 114.197 77.156.213.000 52.104.108.475 26.784) 12.960.365 113.888.658.785.918 7.745 13.889.

Return Pasar dan Abnormal Return .LAMPIRAN II Data Return Saham.

0589 -0.0909 -0.1480 -0.3488 -0.1301 -0.1330 0.0062 0.1101 0.0170 0.0777 0.0349 -0.0308 0.0222 -0.0693 -0.0300 0.0089 0.1375 0.0966 -0.2145 0.0488 0 0.0445 0.0062 0.0385 -0.1745 .0667 -0.0526 0 0.0116 -0.0263 0 -0.0192 -0.0524 -0.02 0.0379 0. PT Dynaplast Bulan Rit Rmt -12 -11 -10 -9 -8 -7 -6 -5 -4 -3 -2 -1 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 -0.1170 0.0508 0.3030 -0.0148 -0.0599 -0.1103 -0.1792 0.0589 -0.2241 0 0 -0.1460 0.0263 0.25 -0.0989 -0.0372 -0.2059 -0.3999 0.0051 -0.0514 0.0475 -0.2352 -0.0223 -0.0223 -0.2581 0.0516 -0.1.0223 0.0141 0.1892 0.2143 0 -0.0896 -0.1520 Abnormal Return (AR) -0.0956 -0.1622 0.1592 0.1338 -0.1154 0.1182 0.0833 0.0682 0.0850 0.1893 -0.3265 0.2419 01515 -0.0838 -0.1170 -0.3333 -0.0940 -0.1818 0.0747 0.0969 -0.0820 -0.0117 -0.25 -0.0465 -0.35 0.1595 -0.0063 -0.1312 -0.0445 -0.0395 -0.0337 0.0952 -0.5 0.04 0.0782 0.0240 -0.0303 -0.0599 0.0940 0.1642 0.0732 -0.1 0.0969 -0.

0036 0.3929 0 0.0379 0.0341 -0.0526 -0.0223 -0.0333 0.0639 -0.075 -0.2581 0.4423 -0.2581 0.0868 -0.1139 -0.0513 -0.1520 0.1188 -0.0838 -0.0117 -0.0525 0.2046 0.0940 0.0192 -0.0223 0.0589 0.2411 0.0300 0.0599 -0.1312 -0.0698 -0.1 -0.0629 Abnormal Return (AR) 0.1034 0.0218 0.05 -0.3448 0 0.0769 0 0.1176 -0.0238 -0.0242 -0.1595 -0.1034 0.0966 -0.2111 -0.01 0.1 0.0989 -0.0089 0.0233 0.1103 0.0313 0.0366 0.1338 -0.1781 0.1099 -0.0445 0.0524 -0.1524 -0.1761 -0.275 -0.0969 -0.0845 0.1371 -0.1818 0.1628 -0.0629 .0089 0.0516 -0.3511 0.0782 0.0063 -0. Bulan Rit Rmt -12 -11 -10 -9 -8 -7 -6 -5 -4 -3 -2 -1 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 -0.125 0 0.2291 -0.0826 -0.0308 0.42 -0.143 0.2927 0.7352 0.0589 -0.0278 0 -0.0556 0 0.0062 0.0599 -0.0337 0.1312 0.0526 0.1518 0 0.0192 -0. PT Siloam Health Care.1178 -0.0170 0.0569 0.1482 -0.75 0 -0.0815 -0.2727 -0.0969 -0.2121 0.1330 0.1103 -0.1375 0.0148 -0.0445 -0.2.

0337 0.0524 -0.0063 -0.0062 -0.1633 -0.1323 -0.1636 -0.3.25 0.1892 0.0966 -0.0782 0.0527 -0.025 -0. PT Eterindo Wahanatama.1818 0.0223 -0.1032 -0.0969 -0.2277 -0.3333 -0.0379 0.0361 -0.1667 -0.0089 0.1818 0.1429 0 0 -0.0445 -0.0103 -0.2734 -0.1336 -0. Bulan Rit Rmt -12 -11 -10 -9 -8 -7 -6 -5 -4 -3 -2 -1 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 0 -0.1520 0.1908 0.1379 0.0337 0.0424 0.0589 -0.1338 -0.1201 -0.0599 -0.0329 .0148 -0.1 -0.65 -0.0667 -0.2581 0.2857 -0.0117 -0.1513 0.0978 -0.0223 0.0902 -0.0216 0.0969 -0.0445 0.0940 0.1375 0.0817 -0.0364 0.0838 -0.0083 -0.25 -0.0036 -0.0036 0.0784 -0.1188 0.1103 -0.3169 -0.0091 -0.1515 -0.2737 0 -0.0989 -0.0578 -0.0362 0.0588 0 0.7469 -0.03 0.1330 0.0667 0 0.0629 Abnormal Return (AR) 0.0216 -0.0357 0.1312 -0.1786 -0.0303 -0.0308 0.1538 -0.0170 0.2997 -0.0441 0.0062 0.12 0.1868 -0.0192 -0.2222 -0.0599 0.2424 0 0.1399 0.0308 -0.1739 0.1176 -0.1595 -0.0516 -0.0236 -0.1686 -0.075 -0.

2447 0.0355 -0.3397 0.134 0.3167 -0.1616 0.0811 0 0 -0.0459 0.0524 -0.0370 0.5322 -0.0036 0.1074 -0.0969 -0.0117 -0.2215 -0.0556 0.0989 -0.0819 -0.0170 0.067 -0.5385 -0.0379 0.0625 -0. Bulan Rit Rmt -12 -11 -10 -9 -8 -7 -6 -5 -4 -3 -2 -1 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 0.0562 -0.0872 0.0629 -0.0666 -0.0370 0.0148 -0.0385 -0.0452 0.0192 -0.0966 -0.03 0.1503 -0.0486 -0.1922 0.0526 0 0.1103 -0.0431 -0.0782 0.0221 0.133 0.0882 -0.0589 -0.1136 -0.0676 -0.0486 0.1468 -0.1875 -0.1375 0.1735 -0.45 0.0278 -0.0089 0.1323 0.0370 -0.1429 0.0104 0.0588 0.1351 -0.1837 -0.0944 0.5357 0.2564 -0. PT Smart.1595 -0.0934 0.1298 0.03 -0.0223 -0.0599 0.0245 0.0629 0.0362 -0.1085 0.558 0.0223 0.0549 -0.0769 -0.0819 -0.0828 0.0063 -0.0693 0.1 -0.0445 -0.2353 0.0940 0.1338 -0.1198 0.1963 -0.1058 -0.1563 0.0061 -0.0579 Abnormal Return (AR) 0.1520 0.0599 -0.0769 -0.0704 0.1121 0.0308 0.0919 -0.4.0488 0.0713 -0.0807 -0.019 .1782 -0.0748 0.

0488 0.0295 0. Bulan Rit Rmt -12 -11 -10 -9 -8 -7 -6 -5 -4 -3 -2 -1 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 0.0061 -0.0068 -0.1545 0.0223 0.0115 -0.0063 -0.0276 -0.02 -0.0036 0.0589 -0.0819 -0.1584 -0.0103 0.0782 0.0501 -0.0660 -0.0298 -0.1812 0.0940 0.0089 0.0825 -0.0482 -0.1328 0.0043 -0.0192 -0.0223 -0.1333 0.1125 0.0381 -0.0549 -0.0571 -0.0989 -0.1338 -0.0606 0.0486 -0.1017 -0.1103 -0.0619 0.0359 -0.0265 0.0379 0.0989 -0.0445 -0.0667 -0. PT Telkom.1520 0.0136 0.1563 -0.0203 0 0.0239 -0.0612 -0.0850 0 -0.0377 -0.0599 -0.0176 0.0148 -0.0969 -0.0300 0.0966 -0.1330 0.0599 0.0966 -0.117 -0.1633 0.0703 -0.0039 .2094 0.0047 0.0431 -0.0308 0.0458 0.0222 -0.0547 0.0851 -0.0524 -0.0884 Abnormal Return (AR) 0.0381 -0.0117 -0.1198 0.2317 0.272 -0.1521 -0.0585 -0.0883 -0.0357 -0.0049 0.1375 0.0208 -0.0312 0.0496 0.0845 0.1709 -0.25 0.0798 -0.0445 -0.1595 -0.0103 0.1586 -0.0579 0.0629 0.1636 0.5.1092 0.0825 -0.1367 0.1745 0.0437 -0.0629 0.1085 0.

1429 0 0.0089 0.05 0 -0.0431 -0.03 -0.0486 -0.0303 -0.1198 -0.0819 -0.04 0 -0.1374 0.1795 0.0884 -0.2824 -0.1458 -0.1103 -0.0989 -0.0658 0.0678 0 0.0308 -0.1357 0.1923 0 -0.2789 0.0629 0.0909 -0.0038 -0.0683 -0.0063 -0.0599 0.0023 0.1277 .0629 -0.0938 -0.148 -0.0111 0.1375 0.0308 0.076 0.0936 0.1056 -0.0833 -0.0277 -0.0176 -0.0828 0.1273 0.0061 -0.1579 0.0164 -0.0579 0.1113 -0.044 -0.1520 0.2735 -0.0661 -0.0342 -0.03 0.1330 0.1219 -0.0599 -0.0989 0.1338 -0.0518 -0.0486 -0.012 -0.0455 -0.0589 -0.0645 -0.1143 0.0489 0.0833 -0.0533 -0.0167 -0.1905 0.0549 -0.0379 0.0223 -0.0564 0.1085 0.0436 -0.1864 0.1691 -0.1687 -0.6.1198 0.0472 -0.1264 -0. Bulan Rit Rmt -12 -11 -10 -9 -8 -7 -6 -5 -4 -3 -2 -1 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 -0.0859 0.0524 -0.0966 -0. PT Bahtera Admina Samudra.0341 -0.0215 0 -0.0833 -0.0192 -0.0030 0.0211 -0.0974 Abnormal Return (AR) -0.0989 -0.0036 0.0782 0.0445 -0.1417 -0.0326 0.0714 -0.0659 -0.1328 0.0223 0.

1347 -0.1198 0.0396 0.0629 0.0819 -0.0966 -0.0308 0.0306 0.0233 -0.1375 0.0811 -0.0577 -0.7.1892 -0.0549 -0.0227 0.133 0.4 0.0662 -0.0415 0.1176 0.0417 0 0.0476 -0.0379 0.1085 0.0690 -0.2037 0.2915 0.1343 -0.0323 0 0.0884 -0.0465 0.0469 -0. Bulan Rit Rmt -12 -11 -10 -9 -8 -7 -6 -5 -4 -3 -2 -1 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 -0.0467 -0.2069 -0.0589 -0.1284 -0.0051 -0.0089 0.1394 -0.0431 -0.0435 0.08 0.236 -0.139 0.1613 0.003 0.0652 -0.088 -0.0645 -0. PT Indofood Sukses Makmur.0449 0.0663 -0.0755 0.1379 -0.0277 0.0579 0.0278 -0.0782 0.0223 -0.0629 0.0599 0.0524 -0.0148 -0.1103 -0.0989 -0.055 -0.0435 -0.0995 -0.0223 0.0148 -0.0606 0.0445 -0.0359 -0.0802 0.0486 -0.0277 -0.0974 Abnormal Return (AR) -0.0442 -0.24 -0.0056 -0.1778 -0.0859 0.1095 .0292 -0.0192 -0.0157 -0.0625 0 -0.0588 -0.0308 0.0036 0.0882 0.0063 -0.2083 0.0503 0.0259 0.1667 -0.0061 -0.1338 -0.1328 0.0465 -0.0741 0 0.0667 0.1105 -0.03 0.0215 0.152 0.0938 -0.1326 0.

1731 .0782 0.1071 0.1351 -0.3333 0 -0.0385 0.1579 -0.0524 -0.083 -0.133 0.2726 -0.8.1036 -0.0148 -0.0522 0.0629 0.09 -0.3025 0.0313 0 0.0579 0.05 -0.21 -0.0445 -0.0549 -0.0203 -0.0976 0.0945 0.0119 0.0633 0.03 0.1429 0.0089 0.0629 0. Bulan Rit Rmt -12 -11 -10 -9 -8 -7 -6 -5 -4 -3 -2 -1 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 0.0588 0 0.0486 -0.1093 -0.0036 0.068 -0.0574 0.1555 -0.0308 0.0989 -0.03 0.1111 -0.0717 0.0884 -0.1563 0.1338 -0.0061 -0.0133 -0.6071 0.0757 -0.5105 0.0345 -0. PT Surya Intrindo Makmur.0204 -0.1998 -0.2251 0.0938 -0.0431 -0.2314 0.152 0.4545 0.2741 0.332 -0.1332 -0.0086 -0.2121 -0.0001 0.0966 -0.0192 -0.0148 -0.0385 -0.2941 0 0.0165 -0.0919 -0.1461 -0.0277 -0.0859 0.1872 0.08 -0.2374 0.1198 0.303 -0.0063 -0.0223 -0.0108 0.0599 0.0448 0.0589 -0.0819 -0.0030 0.0974 Abnormal Return (AR) -0.1375 0.2898 0.1085 0.0223 0.1328 0.091 0.0553 0.0308 0.1103 -0.0379 0.2551 -0.0135 -0.0277 -0.1241 -0.0494 0.0561 -0.

1167 -0.0629 0.0172 -0.0862 -0.0549 -0.0227 0.1546 -0.0223 0.0579 0.0693 -0.0504 -0.0401 -0.0847 -0.9.25 0.0595 -0.2037 0.1433 0.0546 0.0966 -0.0952 0.1085 0.1481 0.5522 -0.0499 -0.0909 0. PT Siantar Top.0427 Abnormal Return (AR) 0.1304 0.0153 -0.0396 -0.1156 0.0036 0.3466 0.1198 0.1705 0.0063 -0.0721 0.0033 -0.0379 0.0629 0.1520 0.0859 0.0819 -0.0189 0 0.0308 0.1698 -0.0884 -0.0476 -0.0863 -0.0223 -0.1136 0.0486 -0.0741 0.0263 -0.0061 -0.0662 0.0989 -0.0351 -0.0949 -0.0882 -0.0277 -0.0589 -0.1172 0.0782 0. Bulan Rit Rmt -12 -11 -10 -9 -8 -7 -6 -5 -4 -3 -2 -1 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 0.1328 0.0925 -0.0148 -0.0465 -0.0049 0.0164 .0222 -0.04 0.0487 -0.003 0.133 0.1103 -0.0217 0.0077 -0.0549 -0.05 0.0192 -0.0782 0.0974 0.0667 -0.0489 0.0223 -0.0333 0 -0.0577 0 -0.0769 0.1346 -0.0599 0.0524 -0.0909 0.0385 -0.0089 0.1641 -0.6111 -0.0370 0 -0.0465 -0.03 0.0884 -0.0462 -0.0686 0.0185 0.1795 0 0.0989 -0.0431 -0.

10. PT Gudang Garam
Bulan

Rit

Rmt

-12
-11
-10
-9
-8
-7
-6
-5
-4
-3
-2
-1
0
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24

-0,0717
-0,1158
0,0655
0,0820
-0,0492
-0,0279
-0,1803
-0,1
-0,0778
0,0422
0,3179
-0,0395
0
0,0457
-0,0524
-0,0276
-0,1232
-0,0865
0,0592
-0,2011
0,0699
0,0850
-0,1084
0,0203
-0,0199
0,1689
0,1561
0,02
-0,0686
-0,0316
0,2228
0,1689
-0,0342
0,0709
0,0882
-0,0473
-0,0851

-0,1103
-0,0599
0,1330
0,0782
0,0148
-0,0192
-0,0989
-0,0223
-0,0089
0,0308
0,152
0,0036
0,0629
0,1085
0,0061
-0,0486
-0,0819
-0,0431
0,0549
-0,1198
0,0579
0,0884
-0,0859
0,0277
-0,003
0,1328
0,0974
0,0217
0,0049
0,0427
0,1283
0,0467
-0,0135
0,1212
0,0882
0,0108
-0,0333

Abnormal Return
(AR)
-0,182
-0,0559
-0,0675
0,0038
-0,064
-0,0087
-0,0814
-0,777
-0,0689
0,0114
0,1659
-0,0431
-0,0629
-0,0628
-0,0463
0,021
-0,0413
0,1141
-0,0813
0,012
-0,0034
-0,0225
-0,0074
-0,0169
0,0361
0,0587
0,0017
-0,0735
-0,0735
-0,0743
0,0945
0,1222
-0,0207
-0,0503
0
-0,0581
-0,0518

11. PT Sarasa Nugraha.
Bulan

Rit

Rmt

-12
-11
-10
-9
-8
-7
-6
-5
-4
-3
-2
-1
0
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24

0,0556
0,3684
0,2692
-0,1515
-0,1429
-0,375
-0,1333
-0,0769
0,8333
0
0,0909
-0,2083
-0,1053
0
-0,4118
0,2
-0,5
-0,1667
0
0,8
-0,1111
0,25
-0,1
0
0,1111
0,2
-0,0833
0,0909
0
0
-0,0833
0,7273
-0,4737
-0,3
0
-0,1429
0

0,133
0,0782
0,0148
-0,0192
-0,0989
-0,0223
-0,0089
0,0308
0,152
0,0036
0,0629
0,1085
0,0061
-0,0486
-0,0819
-0,0431
-0,0549
-0,1198
0,0579
0,0884
-0,0859
0,0277
-0,003
0,1328
0,0974
0,0217
0,0049
0,0427
0,1283
0,0467
-0,0135
0,1212
0,0882
0,0108
-0,0333
0,0649
-0,0650

Abnormal Return
(AR)
-0,0774
0,2902
0,2544
-0,1323
-0,044
-0,3527
-0,1244
-0,1077
0,6813
-0,0036
0,028
-0,3168
-0,1114
0,0486
-0,3299
0,2431
-0,4451
-0,0469
-0,0579
-0,084
-0,0252
0,2223
-0,097
-0,1328
0,0137
0,1783
-0,0882
0,0482
-0,1283
-0,0467
-0,0698
0,6061
-0,5619
-0,3108
0,0333
-0,2078
0,065

12. PT Astra Agro Lestari.
Bulan

Rit

Rmt

-12
-11
-10
-9
-8
-7
-6
-5
-4
-3
-2
-1
0
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24

-0,1212
-0,0732
-0,0263
0,2162
0,2222
0
0,3273
0,0822
0
-0,0759
-0,0959
-0,2879
0,0426
0,0204
0,24
0,1129
-0,2029
-0,0545
0,1731
0,0492
-0,125
-0,0176
0,0545
0,0862
0,0952
-0,087
0,0952
-0,0435
0,2121
-0,025
0,1795
0,087
-0,0217
-0,0111
0,1348
0,0198
0,1359

-0,1198
0,0579
0,0884
-0,0859
0,0277
-0,003
0,1328
0,0974
0,0217
0,0049
0,0427
0,1283
0,0467
-0,0135
0,1212
0,0882
0,0108
-0,0333
0,0649
-0,065
-0,0001
0,0336
-0,003
0,0867
0,0492
0,1363
0,023
0,0452
0,0272
0,0059
-0,0468
0,0059
0,0314
0,0534
-0,1118
0,0278
-0,0121

Abnormal Return
(AR)
-0,0079
-0,1311
-0,1147
0,3021
0,1945
0,003
0,1945
-0,0152
-0,0217
-0,0808
-0,1386
-0,4162
-0,0041
0,0339
0,1188
0,0247
-0,2137
-0,0212
0,1082
0,1142
-0,1249
-0,0512
0,0575
-0,0005
0,046
-0,2233
0,0722
-0,0888
0,1849
-0,0309
0,2263
0,0811
-0,0531
-0,0645
0,2466
-0,008
0,148

0633 0.0304 -0.0148 0.0013 0.0024 0.0904 -0.1202 0.0446 0.0114 -0.0718 -0.0336 -0.0204 0.0154 -0.0001 0.1166 -0.1219 0.0736 -0.0121 0.075 0. PT Unilever Indonesia.0108 -0.0058 0.0675 -0.0229 0.0541 -0.0918 -0.0155 0.2141 -0.0467 -0.0765 -0.13.0316 Abnormal Return (AR) -0.0037 0.121 -0.002 0.1118 0.023 0.065 -0.0399 -0. Bulan Rit Rmt -12 -11 -10 -9 -8 -7 -6 -5 -4 -3 -2 -1 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 -0.0285 0.22 -0.0243 0.1111 0.0775 -0.0314 0.1417 0.0284 0.0415 -0.0143 0.0248 0.0649 -0.0373 -0.0278 -0.0809 -0.452 0.084 -0.0774 -0.1212 0.0352 -0.1096 -0.0534 -0.0086 0.0468 0.0552 -0.0073 .0141 0.1069 -0.0831 -0.0297 0.0153 -0.0882 0.0867 0.0451 0.0903 -0.0075 0.1093 0.1363 0.0196 0.1126 -0.0129 0.003 0.0441 0.0059 0.1407 0.0427 0.0299 0.0602 0.0333 0.0049 0.0045 -0.0716 0.0382 -0.0831 -0.0205 -0.0135 0.033 -0.0077 0.2050 -0.0492 0.1283 0.0355 0.0396 -0.0606 0.0272 0.0058 -0.0287 -0.0857 -0.0272 0.0059 -0.0305 0.0058 -0.0599 -0.0767 -0.

1017 -0.0867 0.035 -0.0013 0.0467 -0.0649 -0.3929 -0.065 -0.1935 -0. Bulan Rit Rmt -12 -11 -10 -9 -8 -7 -6 -5 -4 -3 -2 -1 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 -0.0635 -0.1566 -0.125 0 0 0.0714 0.119 -0.0755 0.0121 0.0589 0.0323 -0.0036 -0.0148 0.0712 0.0278 -0.05 0.0109 -0.1118 0.0918 -0.0238 -0.0135 0.3875 -0.1311 -0.0314 0.003 0.0639 .0167 0.0952 0.0661 -0. PT Multipolar Corporation.0667 0.1212 0.1638 -0.0252 -0.0045 -0.0769 -0.0336 -0.0827 -0.4524 -0.0705 -0.0722 0.1579 -0.0922 -0.075 0.5308 0.0137 -0.0468 0.1363 0.3914 0.3395 -0.14.0722 0.0654 -0.0317 -0.0121 0.0059 0.1069 -0.0754 0.0333 -0.0492 0.04 -0.023 0.0333 0.0517 0.0328 0.3199 -0.0882 0.0285 0.0602 -0.0728 -0.0313 Abnormal Return (AR) -0.1564 0.0602 0.125 0.2308 0 0 0.2245 -0.0599 -0.0534 -0.3667 -0.0001 0.0333 0 -0.0589 -0.0452 0.0736 -0.0059 -0.0597 0 0.4247 0.0627 -0.1909 -0.619 0.0108 -0.0316 0.0735 -0.0244 0.0164 -0.0452 0.0278 0.0048 -0.0828 -0.0272 0.

3099 -0.1384 0.2719 0.1103 -0.0063 0.0308 -0.1338 -0.2969 0 0 0.1071 0 0.0769 0 0.0036 0.0838 -0.0063 -0.2663 -0.017 -0.037 0 0 -0.2779 0 -0.0379 0.2050 0.1285 0.0256 0.0599 0.0395 -0.2581 0.25 -0.0782 0.0966 -0.1338 -0.019 0. Bulan Rit Rmt -12 -11 -10 -9 -8 -7 -6 -5 -4 -3 -2 -1 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 0 0.0088 -0.0589 0.0782 0.25 0 0.0192 -0.152 0.2333 0.0417 0.152 0.1357 0.1312 -0.2599 0.0223 0.0192 0.0033 0.1272 0.15.4154 -0.0969 -0.1818 0.1341 .0233 0.03 0.2581 0.3969 0.0629 0.89 -0.1081 0.0969 -0.1085 Abnormal Return (AR) -0.017 0.2739 0.0966 0.0445 -0.0524 -0. PT Aqua Golden Missippi .0148 -0.094 0.0516 -0.1427 0.2 0.2297 -0.1595 -0.1333 0 0.1692 0 0.2524 0.0589 -0.0089 0.9355 0 0 0.0599 -0.4537 0.0989 -0.0223 -0.8783 -0.0117 -0.2532 0.0337 0.0308 0.03 -0.0524 0.3 0.0749 -0.0323 0.133 0.1544 0.1429 0.1375 0.0337 0.2723 -0.0541 -0.9444 -0.

204 0. PT Indocement Tunggal Perkasa.4486 -0.0769 -0.0966 -0.1155 0.0524 -0.1375 0.0034 0.0379 0.0431 -0.0492 -0.2353 0.0853 -0.0061 -0.0148 -0.1198 -0.0223 0.1018 0.12 -0.0989 -0.0653 0.2167 0.0445 -0.0589 -0.0623 -0.2163 -0.2549 -0.0647 0.0339 0.1071 0.2813 -0.156 -0.3462 -0.0030 0.0192 -0.0167 0.0502 -0.0625 -0.0422 0.1085 0.0234 0.0588 -0.0579 -0.194 -0.0969 -0. Bulan Rit Rmt -12 -11 -10 -9 -8 -7 -6 -5 -4 -3 -2 -1 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 0.1348 0.0213 -0.1103 -0.1203 -0.1041 0.0549 -0.0782 0.2073 -0.1364 0.0629 -0.0418 -0.0063 -0.0486 -0.0308 0.3196 0.0857 0.0629 0.0733 -0.0227 -0.1330 0.202 -0.2162 -0.0497 -0.16.223 0.4 -0.0089 0.025 -0.4162 -0.1520 0.0792 -0.0357 -0.1565 -0.0859 0.0300 0.1328 0.1316 -0.0893 0 -0.2185 0.0345 0.1338 -0.0679 -0.0223 -0.0277 -0.0099 0.0599 0.0181 -0.0192 -0.0370 0.0819 -0.1837 -0.0036 -0.3492 -0.0833 0.1839 .0974 Abnormal Return (AR) 0.028 -0.0278 0.1282 -0.0645 -0.2143 0 0 0.0408 -0.0848 -0.0036 0.

0396 -0.1085 0.0135 Abnormal Return (AR) 0.0714 -0.0135 -0.0217 0.0300 0.0616 0.0192 -0.1575 -0.075 0 0.0579 0.0308 0.1525 -0.0629 0.0021 0.0377 -0.0989 0.0089 0.1077 0.1184 -0.3598 -0. PT Semen Cibinong.0063 -0.0223 0.0588 -0.4374 0.1333 -0.0172 -0.0989 -0.2 0.1753 -0.0223 -0.1138 0.5333 0.0549 -0.1852 -0.0431 -0.0819 -0.1467 -0.0599 0.065 -0.0089 -0. Bulan Rit Rmt -12 -11 -10 -9 -8 -7 -6 -5 -4 -3 -2 -1 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 0.4423 0.0859 0.0417 0.0833 0.0435 0.0036 0.0308 -0.2078 -0.1386 -0.0192 0.0610 0 0.0782 0.0405 0 0 0 0 0 0 -0.0459 -0.2037 -0.0625 0.0974 0.0151 -0.03 0.0148 -0.1520 0.1148 0 0.0952 -0.133 -0.0030 0.0277 -0.0427 0.1 -0.0169 0.0802 0.0282 .0884 -0.0369 -0.0539 0.0148 0.0061 -0.0486 -0.0595 0.1871 -0.0589 -0.0223 0.1217 0.17.0690 0.1842 -0.1283 0.08 -0.1198 0.0629 0.0658 -0.1103 -0.0906 -0.1328 0.0467 -0.0049 0.1609 -0.0706 -0.0333 -0.4005 -0.2391 -0.1330 0.

0819 -0.4245 -0.1418 -0.0309 -0.0599 0.0803 -0.0277 0.0345 0 -0.0751 0.0699 -0.0579 0.0313 -0.0476 0 -0.0629 0.0049 0.08 0.0114 -0.3043 0 0.0375 0 0.0559 -0.0135 0.0782 0.0991 -0.18.0859 0.0148 -0.0486 -0. Bulan Rit Rmt -12 -11 -10 -9 -8 -7 -6 -5 -4 -3 -2 -1 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 -0.2798 0.0030 0.0579 -0.0549 0.3429 0.0217 0.0549 -0.0089 0.0989 -0.0690 0.0769 0.0036 0.1212 Abnormal Return (AR) -0.0119 0.0879 .0638 -0.2048 0 0 0 -0.0863 -0.07 0.0817 -0.0063 -0.0300 0.2165 -0.03 -0.0333 -0.1198 -0.0467 -0.0192 -0.0333 -0.0308 0. PT Darya-Varia Laboratories.0061 -0.1330 0.1515 0.0089 0.0063 0.1566 -0.0856 0.0427 0.0884 -0.049 -0.0277 -0.0714 0 0.4545 -0.2 0 -0.2647 0.0989 -0.152 0.0431 -0.2479 0.1808 0.0789 0.0357 0.1198 0.2119 0.1684 0.0617 0.1085 0.0223 -0.0049 -0.0974 0.0833 0.0247 0.0370 -0.0152 0.1328 0.1520 0.3902 -0.0629 -0.1034 0 0.0135 -0.1299 0 0.0223 0.1103 -0.1283 0.

0001 . PT Sekar Laut.0148 -0.0650 0.0308 0.1212 0.0549 0.3146 -0.1288 -0.0989 -0.0223 0.0629 -0.0859 -0.4322 0.0135 0.1453 -0.0030 0.0649 0.0467 -0.152 -0.1283 0.1198 -0.1085 -0.0649 -0.3954 0.0084 -0.0882 0.0819 -0.0333 0.0537 -0.1328 0.0108 -0.0488 -0.0217 0.0192 -0.0277 -0..3333 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 -0.4146 -0.0782 0.0859 0.0749 0. Bulan Rit Rmt -12 -11 -10 -9 -8 -7 -6 -5 -4 -3 -2 -1 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 0 0 -0.0001 Abnormal Return (AR) -0.0431 -0.0974 0.0277 -0.0427 0.0579 -0.0036 0.1085 0.0819 0.0549 -0.0061 -0.19.0782 -0.25 0 0.1818 -0.0650 -0.0629 0.3158 0 0 0 0.0089 0.1026 0.0889 0 -0.0579 0.0135 0.1863 -0.0223 -0.0148 -0.1520 0.0882 0.0857 0.3095 -0.0426 0.0857 0.0486 0.427 0.1198 0.3125 -0.0431 0.0089 -0.0884 0.4737 0 0.0061 0.0308 -0.0217 -0.0049 0.0486 -0.0036 -0.3491 -0.

0036 0.0974 -0. Bulan Rit Rmt -12 -11 -10 -9 -8 -7 -6 -5 -4 -3 -2 -1 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 -0.0345 0.0629 0.0333 0.0315 -0.0256 -0.08 0 0 -0.0264 -0.0049 0.0001 0.0536 -0.0030 0.0339 -0.1212 -0.1034 0 -0.0030 Abnormal Return (AR) -0.1739 0 0.0061 -0.0667 0.0357 0 -0.0135 0.0333 -0.0108 0.0606 0 -0.0427 0.0681 -0.0859 0.0308 0.0884 -0.0089 0.0345 -0.0649 -0.0256 0.1212 -0.061 -0.1520 0.1044 0.1737 0.083 -0.0577 0.0313 0 0 -0.0217 0.1379 -0.2401 -0.0645 0 0.3684 -0.0486 0.1085 0.0650 -0.0294 -0.1088 0.0763 -0.0333 -0.0486 -0.0159 -0.1515 0.0882 0.2388 0.0769 -0.0263 0 0.0885 -0.1283 0.1212 0.0549 -0.0174 0.0629 0.065 0.1071 0 -0.0277 -0.0974 0.0192 -0.0204 0 -0.1682 -0.1465 0.1685 -0.0884 0.0549 0.0577 0.0645 0.0579 0.0579 -0.1786 0.0667 0.0108 -0.0884 0.1328 0.0467 -0.0323 -0.1198 0.152 -0.0989 -0.20.0431 -0.0819 -0.0223 -0.0036 -0.0286 . PT Alfa Retalindo.0989 -0.0036 0.

0974 0.1085 0.2381 0.0089 0.0798 0.0033 -0.2097 0.0336 -0.21.0212 -0.0427 0.2717 0.0333 0.0684 -0.217 0.2887 -0.1739 0.1558 0.2442 0.0650 -0.0882 0.12 -0.2722 -0.0549 -0.1256 -0.0989 -0.0859 0.0336 0.0819 -0.1283 0.2319 0.103 .0135 0.05 -0.0341 -0.0164 -0.0223 -0.1085 -0.5693 -0.0989 0.0217 0.0867 -0.0049 0.1283 0.152 0.0061 -0.0741 -0.1284 0.0476 0.0629 0.1034 -0.1 0 0.0223 -0.0667 -0.129 0.35 0.2397 -0.0882 0.0001 0.0192 -0.25 0.0467 -0. PT Sumalindo Lestari Jaya.4384 0.003 0.1333 0.0431 -0.1198 0.0486 -0.0036 0.1065 0.0769 -0.003 Abnormal Return (AR) 0.2308 -0.25 0.1338 -0.0001 -0.1 -0.2986 0.1364 -0.0650 0.0629 -0.15 0.0906 -0.0277 -0.0579 0. Bulan Rit Rmt -12 -11 -10 -9 -8 -7 -6 -5 -4 -3 -2 -1 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 0.0944 -0.1765 0 0.1625 -0.0108 -0.087 0 0 -0.0909 0 0 0 0.0455 -0.0714 -0.1212 0.0649 -0.1328 0.1538 -0.1714 -0.2414 0.0884 -0.6667 -0.0308 0.0606 0 0 -0.

0324 0.275 -0.087 0.0705 0.0227 -0.0767 0.0182 0.0486 -0.0452 Abnormal Return (AR) -0.0212 -0.0447 -0.0061 -0.0867 0.2246 -0.003 0.005 -0.22.1328 0.2054 0.0242 0.0431 -0.0087 0.0427 0.0588 -0.0859 0.1689 0.0325 0.0784 -0.0819 -0.0691 0.0377 0.1283 0.0806 -0.0681 -0.0217 0.1195 0.0805 -0.0629 0.3043 0.0414 0.003 0.13 0.0467 -0.0650 -0.152 0.0548 0.0549 -0.1078 -0.0492 0.0807 0.025 -0.0063 0.0273 -0.0195 -0.0398 -0.061 0 0.0115 0.0841 0.1447 0.1270 -0.0276 -0.0126 0.1831 -0.0629 0.0649 -0.2713 -0.0884 -0.0194 -0.0713 0.006 0.0322 0.068 -0.1198 0.0119 -0.0036 0.0277 -0.0974 0.2169 0 -0.0135 0.0646 -0.0001 0.0038 0.1363 0.0333 0.1212 0. Bulan Rit Rmt -12 -11 -10 -9 -8 -7 -6 -5 -4 -3 -2 -1 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 0.0188 -0.1665 -0. PT Indosat.0063 00248 0.0336 -0.1112 0.0579 0.1183 0.1236 0.023 -0.0881 -0.1085 0.0882 0.1605 0.0538 .0064 -0.0486 0.0049 0.0845 -0.0318 0.0088 0.0403 -0.0230 0.0747 -0.0288 0.

1325 0.0455 -0.0314 0.0534 -0.8284 -0.1818 0 01538 -0.0013 0.0121 -0.0467 -0.3785 -0.0427 0.0476 -0.0278 -0.0333 0.3 0.023 0.031 0.0833 1 0.023 0.0452 0.0059 -0.8931 0.1212 -0. Bulan Rit Rmt -12 -11 -10 -9 -8 -7 -6 -5 -4 -3 -2 -1 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 0.0001 -0.0467 -0.1783 0.0333 0.0059 -0.0148 .5404 -0.0599 -0.2 0.0427 -0.0774 -0. PT Pelangi Indah Canindo.0148 Abnormal Return (AR) 0.003 0.0833 0.0108 -0.0918 -0.0882 0.1212 0.0217 0.1283 -0.117 0.1226 0.0909 -0.0649 -0.0272 0.1283 0.0042 -0.0867 0.0336 -0.0602 0.1687 0.4286 0 0 -0.0278 0.35 -0.214 0.0083 0.0336 -0.0001 0.0909 0 0 0.065 0.1069 -0.0667 0 0.065 -0.1363 0.0013 0.0559 0.0514 0.0121 0.0135 0.0468 -0.23.075 0.3534 0.1086 0.0492 0.0049 0.0909 0 0.12 0.1538 0.0468 0.079 -0.0769 0 0.1118 0.0285 0.1875 0 0 0 -0.0059 0.2667 -0.8333 0 0 0 -0.0455 0 0 -0.2939 -0.0882 0.

065 -0.24.0121 0.0534 -0.1558 -0.022 -0.0452 0.0336 -0.0821 -0.05 0.0599 -0.0476 0.1 -0.0468 0.0125 -0.0492 -0.0768 0.0452 -0.0049 0.027 0.0013 0.0278 -0.0345 -0.2712 0 0.0217 -0.0394 0.0502 -0.0108 -0.0108 0.0882 0.0184 .0674 0.0867 -0.0339 -0.1283 0.3696 -0.2333 -0.0733 -0.8947 0.025 0.0148 0.383 -0.0341 -0.0778 -0.0137 0.1258 -0.0649 -0.0333 0.1047 -0.8611 0.0135 0.0278 0.0513 0.1118 0.6667 0 0 -0.2045 0.7 -0.0918 -0.1069 -0.0071 0.0427 0.2157 0.1363 0.0233 -0.0272 0.0271 0.1175 -0.0621 0.003 0.075 0.1613 -0.344 0.0314 0.1672 -0. Bulan Rit Rmt -12 -11 -10 -9 -8 -7 -6 -5 -4 -3 -2 -1 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 -0.2096 0.064 -0.0361 -0.05 -0.0602 0.0286 -0.0625 0.0033 -0.138 -0.0001 0.1511 0.0488 0.6697 -0.0069 -0.1591 0.0316 Abnormal Return (AR) -0.2564 0.0962 -0.0285 0.1212 0.2267 -0.023 0.0052 -0.1188 -0.0867 0.2388 -0.0109 0 0.0541 -0. PT Ades Waters Indonesia.0467 -0.0059 0.096 -0.0059 -0.0492 0.6573 -0.

0199 -0.2 -0.1575 0.014 -0.0001 -0.2308 0.0476 -0.0565 0.0732 0.0235 -0.0396 0.3038 -0.0278 -0.0359 0.0336 -0.2577 0.1481 0.0501 0.0285 0.25.1364 -0.1212 -0.1304 0.0036 -0.1133 -0.0583 -0.0172 0.0351 0.0852 0.1499 0.1659 0.0158 0.0492 0.0272 0.0816 0. Bulan Rit Rmt -12 -11 -10 -9 -8 -7 -6 -5 -4 -3 -2 -1 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 0.1212 0.0417 0.0313 Abnormal Return (AR) -0.0014 -0.0108 -0.4722 0.0617 -0.003 0.0722 0.0277 -0.1304 -0.1069 -0.01 0.0918 -0.0909 0.0655 -0.0921 -0.0589 0.1505 0. PT Matahari Putra Prima.0879 0.065 -0.009 -0.0313 -0.01321 0.0867 0.0599 -0.0452 0.0314 0.0316 0.0333 0.0468 0.05 0.1205 0.1111 0.1492 0.0912 -0.023 0.075 0.186 -0.0001 0.0744 -0.103 0.0059 0.0059 -0.1652 -0.1148 0.1118 0.0882 0.0833 0.05 0.0148 0.0602 0.2381 0.1518 .0231 0.0534 -0.1658 0.0309 0.0649 -0.1325 0.2203 0.2288 -0.0013 0.0238 0.0308 -0.0933 -0.0467 -0.1363 0.2229 0.0385 -0.0135 0.0037 0.0121 0.0149 -0.08 0.1669 0.0588 -0.

0314 0.0148 0.0059 -0.0534 -0.0504 Abnormal Return (AR) 0.023 0.2215 0.0326 -0.0059 0.0722 0.0278 -0.0599 -0.1429 0.2308 0 -0.0453 -0.2969 0.1429 -0.0714 0 0.0625 0 -0.0889 -0.0589 -0.0562 0.0588 0 -0.012 -0. PT Millenium Pharmacon International.1212 0.0452 0.1875 0 0.0284 -0.0706 -0.1118 0.1112 -0.1818 0.1111 -0.0148 0.1558 -0.0316 0.1363 0.0534 -0.065 -0.0861 -0.0313 0.0476 -0.0272 0.0556 -0.0649 -0.0714 0.2096 0.0468 0.0957 0.1053 -0.0456 -0.1875 0.1069 -0.0285 0.2667 -0.0336 -0.0939 -0.0589 0.0918 -0.0769 0 -0.2 0.0504 .0108 -0.1 0.3077 0. Bulan Rit Rmt -12 -11 -10 -9 -8 -7 -6 -5 -4 -3 -2 -1 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 0.122 0.6898 -0.2285 0.1313 0.75 -0.1053 -0.0121 0.1538 -0.1232 -0.1333 0.0001 0.0333 0.2686 0.1093 -0.0017 0.125 0.1436 0.0013 0.0867 0.0013 0.0492 0.2353 0.26.003 0.0882 0.1453 0.0667 0 0.0059 -0.0602 0.1538 -0.031 -0.0769 0 0 0.1069 -0.0001 0.1549 -0.1383 -0.075 0.0861 0.

LAMPIRAN III Hasil Uji Statistik Abnormal Return dengan One Sample T-Test .

0491724 One-Sample Test Test Value = 0 SBL_11 t -.054281 .224 Mean Difference -. Error Mean . (2-tailed) .015321 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper -.032871 Std.Perusahaan Pengakuisisi One-Sample Statistics N SBL_12 14 Mean -.084923 .642 Mean Difference -.1205472 Std.1201200 Std.073360 One-Sample Statistics N SBL_10 14 Mean -. (2-tailed) .139101 .668 df 13 Sig. Deviation .110370 .032871 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper -.1839863 Std. Error Mean . Deviation .476 df 13 Sig. (2-tailed) .0321034 One-Sample Test Test Value = 0 SBL_12 t -1.278 df 13 Sig.015321 Std.516 Mean Difference -. Deviation .041014 Std. Error Mean .028341 One-Sample Statistics N SBL_11 14 Mean -.0322176 One-Sample Test Test Value = 0 SBL_10 t -.041014 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper -.

0720166 One-Sample Test Test Value = 0 t SBL_9 df .2379076 Std.307349 One-Sample Statistics N SBL_7 14 Mean -.0466185 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper -.062550 Std. Deviation .673 df 13 Sig.0635835 One-Sample Test Test Value = 0 SBL_8 t 2.1689786 Std.011087 .619 13 Sig. Deviation .1744305 Std.019 Mean Difference . Error Mean .044600 Std.0451614 One-Sample Test Test Value = 0 SBL_7 t -1.078 Mean Difference -. Error Mean .200182 One-Sample Statistics N SBL_8 14 Mean .One-Sample Statistics N SBL_9 14 Mean .915 df 13 Sig. Error Mean .169986 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper . (2-tailed) .110982 . (2-tailed) .184044 .032622 .086479 One-Sample Statistics N SBL_6 14 Mean .086479 Std. Deviation .169986 Std. Deviation . (2-tailed) . Error Mean .546 Mean Difference .2694613 Std.044600 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper -.

211 df 13 Sig.008757 Std. Error Mean . Deviation .032621 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper -. Error Mean .000742 One-Sample Statistics N SBL_4 14 Mean .0147565 One-Sample Test Test Value = 0 SBL_5 t -2.059750 Std.064501 -.059045 . (2-tailed) .046 Mean Difference -.297 Mean Difference .178545 .032621 Std.0201627 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper -.342 df 13 Sig.0552139 Std.0754417 Std.062550 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper -. Deviation .059750 One-Sample Statistics N SBL_3 14 Mean -.203 Mean Difference .038163 . (2-tailed) .2057479 Std.0549884 One-Sample Test Test Value = 0 SBL_4 t 1. (2-tailed) . Error Mean .163263 One-Sample Statistics N SBL_5 14 Mean -. Deviation .One-Sample Test Test Value = 0 SBL_6 t 1.087 df 13 Sig.

0243117 One-Sample Test Test Value = 0 t SBL_2 df .877 13 Sig.021329 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper -.0170899 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper -.396 Mean Difference . Error Mean .401 Mean Difference -.034802 One-Sample Statistics N SBL_2 14 Mean .038207 One-Sample Statistics N H_0 14 Mean -.133243 . Deviation .021329 Std.056829 . (2-tailed) . Error Mean . (2-tailed) .1645982 Std.038207 Std.869 SBL_1 df 13 Sig.0639445 Std.052316 . Deviation . Deviation .073851 One-Sample Statistics N SBL_1 14 Mean -.065671 Std.One-Sample Test Test Value = 0 t -. (2-tailed) . Error Mean .031194 .434 SBL_3 df 13 Sig.0909660 Std.008757 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper -.0439907 One-Sample Test Test Value = 0 t -.671 Mean Difference -.

Error Mean .088182 One-Sample Statistics N SSD_2 14 Mean -.One-Sample Test Test Value = 0 H_0 t -3.1794169 Std.014364 .089229 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper -.018000 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper -.102592 -.028751 One-Sample Statistics N SSD_1 14 Mean .1215516 Std.065671 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper -.589 Mean Difference . (2-tailed) .052182 .089229 Std.861 df 13 Sig. Error Mean . Deviation .002 Mean Difference -.0479512 One-Sample Test Test Value = 0 SSD_2 t -1.843 df 13 Sig. (2-tailed) . (2-tailed) .192821 .0324860 One-Sample Test Test Value = 0 t SSD_1 df .086 Mean Difference -.018000 Std. Deviation .554 13 Sig.

Error Mean .247 Mean Difference .1719091 Std.471 df 13 Sig. (2-tailed) .213 df 13 Sig. (2-tailed) .380 13 Sig.053321 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper -. Error Mean . Deviation .053321 Std.710 Mean Difference .010400 One-Sample Statistics N SSD_6 14 Mean -.010400 Std.0439667 One-Sample Test Test Value = 0 SSD_3 t 1.0459446 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper -. Deviation . Deviation .056721 Std.148306 One-Sample Statistics N SSD_4 14 Mean -. Error Mean . Deviation . Error Mean .1623927 Std.063864 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper -.0434013 One-Sample Test Test Value = 0 SSD_4 t -1.041663 .157627 .063864 Std.165 Mean Difference -.1024393 Std.One-Sample Statistics N SSD_3 14 Mean .1645083 Std.048747 . (2-tailed) .029898 One-Sample Statistics N SSD_5 14 Mean .069547 .0273781 One-Sample Test Test Value = 0 t SSD_5 df .

(2-tailed) .040 Mean Difference -. Deviation .103494 -.074802 .043 df 13 Sig.001514 Std.0870698 Std.053221 Std.1321757 Std. Deviation .0326002 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper -. (2-tailed) .1219786 Std.155979 .056721 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper -. (2-tailed) . Error Mean . Error Mean .239 Mean Difference -.002949 One-Sample Statistics N SSD_8 14 Mean -.0232704 One-Sample Test Test Value = 0 SSD_7 t -2.0353254 One-Sample Test Test Value = 0 SSD_8 t -.One-Sample Test Test Value = 0 SSD_6 t -1.966 Mean Difference -.001514 One-Sample Statistics N SSD_9 14 Mean .042536 One-Sample Statistics N SSD_7 14 Mean -.038107 Std.077830 . Deviation . Error Mean .287 df 13 Sig.053221 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper -.235 df 13 Sig.

316 df 13 Sig.0152918 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper -.108535 One-Sample Statistics N SSD_10 14 Mean -.053521 Std. Deviation . Error Mean .211 Mean Difference -.1437769 Std.038107 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper -.0572168 Std. (2-tailed) .169 df 13 Sig. Deviation .One-Sample Test Test Value = 0 SSD_9 t 1. Deviation .136536 .0384260 One-Sample Test Test Value = 0 SSD_10 t -1.050836 One-Sample Statistics N SSD_12 14 Mean .187 Mean Difference -.032321 . (2-tailed) .053521 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper -.134259 .032588 .0386153 One-Sample Test Test Value = 0 SSD_11 t -1.029493 One-Sample Statistics N SSD_11 14 Mean -.038943 Std.050836 Std.1444853 Std.393 df 13 Sig. Error Mean . (2-tailed) . Error Mean .263 Mean Difference .

(2-tailed) .040121 Std.One-Sample Test Test Value = 0 SSD_12 t 2.008271 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper -.513 df 13 Sig.071979 One-Sample Statistics N SSD_13 14 Mean .005907 .065328 .038943 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper .0224438 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper -.102138 . Deviation .1274708 Std.018010 .0278073 One-Sample Test Test Value = 0 SSD_14 t -1.042064 Std.008271 Std.243 13 Sig.081871 One-Sample Statistics N SSD_14 14 Mean -.0839768 Std.042064 One-Sample Statistics N SSD_15 14 Mean -.0340680 One-Sample Test Test Value = 0 t SSD_13 df .812 Mean Difference . (2-tailed) .024 Mean Difference .154 Mean Difference -. Error Mean . Error Mean .1040452 Std. Deviation .547 df 13 Sig. (2-tailed) . Error Mean . Deviation .

(2-tailed) .009736 Std.123971 .097 Mean Difference -. Deviation .143443 One-Sample Statistics N SSD_17 14 Mean -. Error Mean . Error Mean .0897331 Std. Deviation .025918 .009736 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper -.088608 .0431560 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper -. Error Mean . (2-tailed) .025893 Std.057807 Std. (2-tailed) .300 Mean Difference -.025893 One-Sample Statistics N SSD_18 14 Mean -.080 df 13 Sig.040121 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper -.788 df 13 Sig.157 13 Sig.One-Sample Test Test Value = 0 SSD_15 t -1.0618909 One-Sample Test Test Value = 0 t SSD_16 df .1614749 Std.2315746 Std.008365 One-Sample Statistics N SSD_16 14 Mean . Deviation .077703 .0239822 One-Sample Test Test Value = 0 SSD_17 t -1.877 Mean Difference .

Deviation .028229 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper -. Deviation .137016 One-Sample Statistics N SSD_20 14 Mean -.089 Mean Difference -.035426 One-Sample Statistics N SSD_19 14 Mean .028229 Std. Error Mean .075321 One-Sample Statistics N SSD_21 14 Mean -. Error Mean . Error Mean .841 df 13 Sig.339 df 13 Sig.163704 .1530740 Std.061479 Std.1139817 Std.075321 Std.1884147 Std.203 Mean Difference -. Deviation .0304629 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper -.0409107 One-Sample Test Test Value = 0 SSD_20 t -1.151040 .One-Sample Test Test Value = 0 SSD_18 t -1.585 Mean Difference . (2-tailed) . (2-tailed) .0503560 One-Sample Test Test Value = 0 t SSD_19 df .057807 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper -.013061 .561 13 Sig.080559 . (2-tailed) .

0232860 One-Sample Test Test Value = 0 SSD_23 t -1.004332 One-Sample Statistics N SSD_22 14 Mean -.047734 One-Sample Statistics N SSD_23 14 Mean -. Deviation .462 df 13 Sig.One-Sample Test Test Value = 0 SSD_21 t -2.065 Mean Difference -.025228 .651 Mean Difference -. (2-tailed) . Error Mean .1051879 Std.025079 One-Sample Statistics N SSD_24 14 Mean .013000 Std.0267084 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper -. Error Mean .0281127 One-Sample Test Test Value = 0 SSD_22 t -.018 df 13 Sig. Error Mean . (2-tailed) . Deviation .073734 .075385 .301 Mean Difference -.025079 Std. Deviation .013000 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper -.127290 . (2-tailed) .061479 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper -.005279 Std.0999338 Std.077 df 13 Sig.0871283 Std.

846 Mean Difference .One-Sample Test Test Value = 0 t SSD_24 df .005279 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper -. (2-tailed) .198 13 Sig.052422 .062979 .

342312 One-Sample Statistics N SBL_10 12 Mean -.645 df 11 Sig. Deviation .173262 .128 Mean Difference .1956008 Std.048983 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper -.0564651 One-Sample Test Test Value = 0 SBL_10 t -.035825 Std.075295 .146425 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper -.487 Mean Difference -. Error Mean .0889998 One-Sample Test Test Value = 0 SBL_11 t 1.404 Mean Difference -.867 df 11 Sig.048983 Std.049462 .146425 Std. Error Mean . Error Mean .0497812 One-Sample Test Test Value = 0 SBL_12 t -.3083043 Std.145393 .720 df 11 Sig.Perusahaan Diakuisisi One-Sample Statistics N SBL_12 12 Mean -. (2-tailed) . Deviation . (2-tailed) . (2-tailed) .1724473 Std.035825 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper -. Deviation .073743 One-Sample Statistics N SBL_11 12 Mean .

One-Sample Statistics N SBL_9 12 Mean . Error Mean .089342 One-Sample Statistics N SBL_6 12 Mean -. Deviation .343 Mean Difference -. (2-tailed) . (2-tailed) .033020 .015708 Std.0296391 One-Sample Test Test Value = 0 SBL_7 t -3.991 df 11 Sig.091217 Std. Error Mean .1078790 Std.154577 -.134 Mean Difference .039016 One-Sample Statistics N SBL_7 12 Mean -.089342 Std.031942 Std. Error Mean .091217 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper -.0322390 One-Sample Test Test Value = 0 SBL_8 t -.616 df 11 Sig. Deviation . Error Mean .102899 .0564460 One-Sample Test Test Value = 0 SBL_9 t 1.1026730 Std.024106 .012 Mean Difference -. (2-tailed) .215453 One-Sample Statistics N SBL_8 12 Mean -. Deviation .1955347 Std.031942 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper -.014 df 11 Sig. Deviation .0311420 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper -.1116790 Std.

414 df 11 Sig.036708 One-Sample Statistics N SBL_3 12 Mean .One-Sample Test Test Value = 0 SBL_6 t -.093842 .0259583 One-Sample Test Test Value = 0 SBL_4 t -1.052835 One-Sample Statistics N SBL_5 12 Mean -.031275 Std.021156 One-Sample Statistics N SBL_4 12 Mean -. (2-tailed) .083706 .020425 . Error Mean .0825200 Std. Deviation .015708 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper -. Deviation .624 Mean Difference -.504 df 11 Sig.0899222 Std.000692 Std.036708 Std. (2-tailed) . Error Mean .1196649 Std.185 Mean Difference -.084251 .031275 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper -.313 df 11 Sig.0238215 One-Sample Test Test Value = 0 SBL_5 t -1. Error Mean .216 Mean Difference -. Deviation .0345443 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper -. (2-tailed) .

000692 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper -.051161 .076723 One-Sample Statistics N SBL_2 12 Mean .123175 Std. Deviation . (2-tailed) .0718000 One-Sample Test Test Value = 0 SBL_1 t 1.020 11 Sig.0778362 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper -. Error Mean .114 Mean Difference .0396917 One-Sample Test Test Value = 0 t SBL_2 df .One-Sample Test Test Value = 0 t SBL_3 df . Deviation .2487226 Std. Error Mean .036200 Std.075340 .984 Mean Difference .034856 . (2-tailed) .912 11 Sig.123175 One-Sample Statistics N H_0 12 Mean .2696325 Std.077267 Std. (2-tailed) .036200 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper -.281206 .381 Mean Difference . Deviation . Error Mean .716 df 11 Sig.1374962 Std.123561 One-Sample Statistics N SBL_1 12 Mean .

342 Mean Difference .365 df 11 Sig.086083 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper -.1122640 Std.077267 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper -.126253 . Deviation .063099 .029586 . Error Mean . Deviation . Deviation . (2-tailed) . Error Mean .199 Mean Difference -.074050 Std.094050 .2347965 Std.235266 One-Sample Statistics N SSD_2 12 Mean -. Error Mean .086083 Std.270 df 11 Sig.1226365 Std.0677799 One-Sample Test Test Value = 0 SSD_1 t 1.993 11 Sig.230 Mean Difference .0324078 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper -.048333 Std. (2-tailed) .0354021 One-Sample Test Test Value = 0 SSD_2 t -1. (2-tailed) .248583 One-Sample Statistics N SSD_1 12 Mean .048333 One-Sample Statistics N SSD_3 12 Mean -.One-Sample Test Test Value = 0 t H_0 df .

009358 Std.015552 One-Sample Statistics N SSD_5 12 Mean .056025 Std.One-Sample Test Test Value = 0 SSD_3 t -2.0477028 One-Sample Test Test Value = 0 SSD_4 t -1.145379 -.088 Mean Difference -. Deviation . Error Mean .057229 . (2-tailed) .309 11 Sig. (2-tailed) .763 Mean Difference .043 Mean Difference -. (2-tailed) .074050 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper -.1048014 Std.089442 Std.0770052 Std. Error Mean . Deviation .0302536 One-Sample Test Test Value = 0 t SSD_5 df .075946 .009358 One-Sample Statistics N SSD_6 12 Mean -.194435 .0222295 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper -. Error Mean .285 df 11 Sig. Deviation .875 df 11 Sig.1652475 Std.089442 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper -.002721 One-Sample Statistics N SSD_4 12 Mean -.

016800 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper -.2485606 Std. (2-tailed) .0459450 One-Sample Test Test Value = 0 SSD_8 t -.056025 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper -.One-Sample Test Test Value = 0 SSD_6 t -2.651 Mean Difference -.021350 One-Sample Statistics N SSD_9 12 Mean -.520 df 11 Sig.073504 .007098 One-Sample Statistics N SSD_7 12 Mean -.122474 .0717533 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper -. Deviation .039904 One-Sample Statistics N SSD_8 12 Mean -.465 df 11 Sig. Error Mean .104952 -.016800 Std. Error Mean . (2-tailed) .079774 . Deviation .1591581 Std.652 df 11 Sig. (2-tailed) . Deviation .009058 Std. Error Mean .021350 Std.0257632 One-Sample Test Test Value = 0 SSD_7 t -.028 Mean Difference -.528 Mean Difference -.0892463 Std.

148870 One-Sample Statistics N SSD_10 12 Mean -.029308 Std.628 df 11 Sig.One-Sample Test Test Value = 0 SSD_9 t -.543 Mean Difference -.073337 One-Sample Statistics N SSD_11 12 Mean .2402318 Std.684 11 Sig. Error Mean .0693490 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper -.902 Mean Difference -. Deviation .040350 One-Sample Statistics N SSD_12 12 Mean . Deviation .166986 .040350 Std.029308 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper -.1615526 Std.126 df 11 Sig. (2-tailed) . Error Mean .089493 .009058 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper -.0589933 One-Sample Test Test Value = 0 t SSD_11 df . (2-tailed) . (2-tailed) .063075 Std.2043587 Std.508 Mean Difference . Deviation . Error Mean .131954 .170193 .0466362 One-Sample Test Test Value = 0 SSD_10 t -.

0614355 One-Sample Test Test Value = 0 t SSD_14 df .075502 .972 11 Sig.041400 Std.One-Sample Test Test Value = 0 t SSD_12 df . (2-tailed) .194935 .2128187 Std.169254 One-Sample Statistics N SSD_14 12 Mean . (2-tailed) . Error Mean . Deviation .0695766 One-Sample Test Test Value = 0 t SSD_13 df . Error Mean . Error Mean .232 11 Sig.352 Mean Difference .016117 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper -.383 Mean Difference . (2-tailed) .137020 .821 Mean Difference .059717 One-Sample Statistics N SSD_15 12 Mean .1133999 Std.215711 One-Sample Statistics N SSD_13 12 Mean .089561 .063075 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper -.910 11 Sig. Deviation .2410204 Std.0327357 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper -. Deviation .059717 Std.016117 Std.

762 Mean Difference -.265 df 11 Sig.310 df 11 Sig.0580592 One-Sample Test Test Value = 0 SSD_17 t -.2011229 Std.030651 .232 Mean Difference .001367 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper -.113451 One-Sample Statistics N SSD_16 12 Mean -.109787 . Error Mean .One-Sample Test Test Value = 0 SSD_15 t 1.096430 .018000 Std.025833 Std.0431914 One-Sample Test Test Value = 0 SSD_16 t -.1496193 Std. Deviation . (2-tailed) .018000 One-Sample Statistics N SSD_18 12 Mean -.0313828 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper -.1087131 Std. Error Mean . (2-tailed) .032 df 11 Sig.001367 Std.093697 One-Sample Statistics N SSD_17 12 Mean -. Deviation . (2-tailed) . Deviation .145787 . Error Mean .975 Mean Difference -.041400 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper -.

108394 .003183 Std.0835128 One-Sample Test Test Value = 0 t SSD_19 df . Error Mean .094906 .0478017 One-Sample Test Test Value = 0 SSD_20 t -. Error Mean .067367 Std.0454863 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper -.823 df 11 Sig.2892967 Std. Deviation . (2-tailed) . Deviation .043240 One-Sample Statistics N SSD_19 12 Mean .948 Mean Difference -. (2-tailed) .067 df 11 Sig.428 Mean Difference -.1575691 Std. Deviation . Error Mean . (2-tailed) .116444 .067367 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper -.1655901 Std.One-Sample Test Test Value = 0 SSD_18 t -.025833 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper -.005150 Std.807 11 Sig.437 Mean Difference .102028 .251177 One-Sample Statistics N SSD_20 12 Mean -.003183 One-Sample Statistics N SSD_21 12 Mean .

013117 Std.105265 One-Sample Statistics N SSD_22 12 Mean .036466 .376 Mean Difference -.089016 . Deviation . Error Mean .0947348 Std.912 Mean Difference .083911 .094965 .005150 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper -. (2-tailed) . Deviation .100108 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper -. (2-tailed) .0836079 One-Sample Test Test Value = 0 SSD_22 t 1.922 df 11 Sig.284128 One-Sample Statistics N SSD_23 12 Mean -.One-Sample Test Test Value = 0 t SSD_21 df .0273476 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper -.0987465 Std.026275 One-Sample Statistics N SSD_24 12 Mean -. Error Mean .197 df 11 Sig.113 11 Sig. Error Mean . (2-tailed) .026275 Std.2896264 Std.256 Mean Difference .100108 Std.0285057 One-Sample Test Test Value = 0 SSD_23 t -. Deviation .

One-Sample Test Test Value = 0 SSD_24 t -.013117 95% Confidence Interval of the Difference Lower Upper -.641 Mean Difference -. (2-tailed) .047075 .073308 .480 df 11 Sig.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful