Anda di halaman 1dari 7

BAB I PENDAHULUAN

1.1

Latar Belakang Blok Cardio Cerebro Vaskular adalah blok kesepuluh pada semester 3 dari Kurikulum Berbasis Kompetensi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Palembang. Pada kesempatan ini dilaksanakan tutorial studi kasus skenario A yang memaparkan kasus Tn. Abdul, 58 tahun yang mengalami sesak nafas saat beraktivitas dan berkurang saat istirahat. Disertai batuk tidak berdahak, demam tidak ada, nyeri dada kiri tidak menjalar, jantung berdebar.

1.2

Maksud dan Tujuan Adapun maksud dan tujuan dari laporan tutorial studi kasus ini, yaitu : 1. Sebagai laporan tugas kelompok tutorial yang merupakan bagian dari system pembelajaran Palembang. 2. Dapat menyelesaikan kasus yang diberikan pada skenario dengan metode analisis dan pembelajaran diskusi kelompok. 3. Tercapainya tujuan dari metode pembelajaran tutorial. KBK di Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah

BAB II PEMBAHASAN

2.1

Data Tutorial Tutor Waktu Moderator Sekretaris Meja : dr. Nia Ayu Saraswati : 7 dan 9 Februari 2012 : Rosyidta Janah : Ardina Sovyana

Sekretaris Papan : Heni Ayu Rule Tutorial : 1. Alat komunikasi dinonaktifkan 2. Semua anggota tutorial harus mengeluarkan pendapat 3. Berbicara yang sopan dan penuh tata karma.

2.2

Skenario Kasus D

Tn. Abdul, 58 tahun, datang ke UGD rumah sakit dengan keluhan jantung berdebar-debar sejak 1 jam yang lalu. Keluhan disertai rasa tidak enak di dada dan lemas. Satu bulan yang lalu Tn.Abdul mengalami nyeri dada dan dinyatakan dokter menderita angina pectoris, namun karena kondisinya stabil dia dipulangkan dan diberi obat-obatan: isosorbide dinitrat dan asam salisilat. Setelah itu, Tn. Abdul tetap beraktivitas seperti biasa tanpa merasakan keluhan nyeri dada, sesak, mual dan muntah. Pemeriksaan Fisik: Keadaan Umum: kesadaran compos mentis Tanda Vital: TD 160/100 mmHg, denyut nadi 96x/menit tidak teratut isi kurang, RR 22x/menit, T: 37C Pemeriksaan Jantung: JVP 5-2 cm H2O, denyut jantung 112x/menit, batas jantung kiri sampai linea mid axilaris sinistra, SI dan S2 terdengar jelas, irregular (+), gallop (-), murmur(-) Pemeriksaan paru : dalam batas normal Ekstremitas 2.3 Data Seven Jump

2.3.1 Klarifikasi Istilah 1. Angina Pectoris : nyeri dada proksismal, sering menyebar ke lengan karena gangguan suplao O2 myokard

2. Isosorbide dinitrat: Diuretik osmotic yang digunakan sebagai vasodilator koroner pada insufisiensi koroner dan angina pectoris 3. Asam salisilat : Kristal asam yang digunakan sebagai analgesik 4. Gallop: kelainan irama jantung yang terdengar seperti 5. Murmur: Bunyi auskultasi terutama periodic berdurasi singkat dan berasal dari jantung 6. Trigliserida: Ester gliserid yang ketiga gugus hidroksilnya (-OH) teresterifikasi dengan suatu molekul asam lemak hewani / nabati 7. LDL: Kelas lipoprotein plasma yang mengangkut kolesterol ke jaringan ekstrahepatik.

2.3.2 Identifikasi Masalah 1. Tn.Abdul, 58 tahun dengan keluhan jantung berdebar-debar sejak 1 jam yang lalu dan keluhan disertai rasa tidak enak di dada dan lemas 2. 1 bulan yang lalu Tn.Abdul mengalami nyeri dada dan dinyatakan dokter menderita angina pectoris, namun karena kondisinya stabil dia dipulangkan dan diberi obat-obatan: isosorbide dinitrat dan asam salisilat 3. Tn.Abdul tetap beraktifitas seperti biasa tanpa merasakan keluhan nyeri dada, sesak, mual dan muntah 4. Pemeriksaan Fisik Tanda Vital: TD 160/100 mmHg, Nadi 96x/ menit tidak teratur isi kurang Pemeriksaan jantung : denyut jantung 112x/menit batas jantung kiri sampai linea mid axilaris sinistra, irregular (+) 5. Pemeriksaan laboratorium : trigliserida :325 mg/dl, LDL: 225mg/dl 6. Gambaran radiologis : kardiomegali Gambaran EKG : LVH + AF Rapid ventriculair response

2.3.3 Analisis Masalah 1. a. Bagaimana anatomi dan histology pembuluh darah jantung? (mis SA Node letaknya dimana, vaskularisasi a.coronaria dan masing berpengaruh dgn apa? Hub anatomis dr iskemik/bgian yg trkena dmn dn mnyerang dmn?) fisiologi:

b. Bagaimana sistem konduksi jantung?

c. Apa penyebab jantung berdebar-debar?

d. Bagaimana mekanisme jantung berdebar-debar?

e. Apa penyebab rasa tidak enak di dada dan lemas?

f. Bagaimana mekanisme lemas?

g. Bagaimana hubungan usia dan jenis kelamin dengan keluhan utama?

h. Apa hubungan jantung berdebar-debar dengan rasa tidak enak di dada dan lemas?

2. a. Apa penyebab angina pectoris? b. Apa saja klasifikasi angina pectoris?

c. Adakah hubungan antara nyeri dada 1 bulan yang lalu dengan keluhan utama?

d. Bagaimana mekanisme angina pectoris? e. Penyakit apa yang disertai angina pectoris? f. Bagaimana farmakologi isosorbide dinitrat? g. Bagaimana farmakologi asam salisilat? h. Adakah dampak konsumsi obat-obatan terhadap keluhan utama?

3. a. Apa makna Tn. Abdul tetap beraktivitas seperti biasa tanpa merasakan keluhan nyeri dada, sesak, mual dan muntah?

b. Apakah terapi yang diberikan dokter sudah tepat terhadap Tn. Abdul?

4. a. Bagaimana interpretasi dan mekanisme TD?

b. Bagaimana interpretasi dan mekanisme nadi?

c. Bagaimana interpretasi dan mekanisme Pemeriksaan fisik jantung?

d. Mengapa terjadi perbedaan antara denyut nadi dan denyut jantung?

5. a. Bagaimana interpretasi Pemeriksaan Laboratorium trigliserida dan LDL?

b. Bagaimana sintesis dan fungsi trigliserida dan LDL?

c. Bagaimana hubungan trigliserida dan LDL dengan keluhan? 6. a. Bagaimana interpretasi dan makna kardiomegali? b. Apa dampak dari kardiomegali? 7. a. Bagaimana interpretasi dan mekanisme EKG? b. Bagaimana gambaran EKG normal? c. Apa yang dimaksud AF? d. Apa penyebab AF? e. Apa jenis-jenis AF? f. Bagaimana patofisiologi AF? g. Apa dampak AF? 8.Gangguan apa saja yang mungkin terjadi pda kasus ini? Jawab : 9.Pemeriksaan penunjang yang perlu dilakukan untuk mendiagnosis kasus ini? Jawab : 10.Penyakit apa yang paling mungkin terjadi pada kasus ini? Jawab : 11.Apa etiologi dari penyakit tersebut?
5

12.Bagaimana tata laksana penyakit tersebut?

13.Apa komplikasi yang mungkin terjadi pada kasus ini?

14.Bagaimana Prognosisnya?

15. KDU?

16.Bagaimana pandangan islam pada kasus ini?

2.3.4 Hipotesis

Tn.Abdul 58 tahun, mengalami aritmia jantung AF dislipidemia dan hipertensi disebabkan iskemik myokard.

Hipertensi 3 tahun Usia Merokok Kurang olahraga Atherosklerosis

Kontrol tidak teratur, konsumsi kaptopril 2x25 mg

Batuk

2.3.5 Kerangka Konsep

2.3.6 Learning Issue