Anda di halaman 1dari 8

Modul 4 Scenario : pasien wanita 78 tahun ,ingin dibuatkan GT yang nyaman dipakai, tidak longgar, ingin warna gig

yang putih dan sempurna, pernah pakai GT Ra tapi lupa simpan dimana, 23 sisa akar dengan diagnose periodontitis kronis, tidak terdukung tulang alveolar. Ada benjolan di palatal, ditekan tidak sakit, symetris dan bergelombang 4, diameter 4mm. RB anodontia 38, 37, 36, 35, 31, 48, 47, 46, 41. Tekanan darah 215 / 116 mmHg. Kata kunci / kalimat kunci 1. Wanita usia 78 tahun ( ardi ) 2. Tekanan darah 215/116 mmHg ( nuge ) 3. Gigi 23 sisa akar dengan diagnosis periodontitis kronis, tidak terdukung tulang alveolar ( ritna ) 4. Benjolan di palatal, ditekan tidak sakit , simetris , dan bergelombang 4, diameter 4mm. ( nanni ) 5. RB Anodontia 38, 37, 36, 35, 31, 48, 47, 46, 41. ( hasmil ) 6. Ingin dibuatkan GT yang nyaman dipakai, berwarna putih sempurna, tidak longgar ( wawa ) 7. Pernah pakai GT RA tapi lupa simpan dimana ( sifat ) Pertanyaan 1. Bagaimana cara mendiagnosis ! ( sifat ) 1 2. Sebutkan diagnosis pada kasus ! ( wawa ) 2 3. Jelaskan patomekanisme yang sesuai pada kasus ! ( dian ) 3 4. Jelaskan macam bedah preprostetik ! ( nanni ) 4 5. Jelaskan pertimbangan pertimbangan sebelum dilakukan bedah mulut pada lansia ! ( cila )5 6. Sebut dan jelaskan macam macam GT yang dapat dibuatkan pada pasien lansia serta indikasi dan kontraindikasinya ! ( gita )6 7. Jelaskan hal hal yang perlu diperhatikan dalam mendisain GT pada lansia ! ( tifah )7 8. Sebutkan prosedur perawatan pada kasus ! ( tifah ) 8 9. Sebutkan obat2an yang dapat diberikan sesuai pada kasus ! ( nugek ) 9 10. Jelaskan perspektif fisiologis penuaan kejiwaan pada manula serta penanganannya ! ( ritna ) 10 11. Jelaskan prognosis perawatan pada kasus ! ( hasmil ) 11 12. Sebutkan dampak jika tidak dilakukan perawatan pada kasus ! ( ardi ) 12

Wanita TD pernah pakai GT tapi lupa simpan dmna terdapat sisa akar 23 , periodontitis kronis, tidak terdukung tulang alveolar ada benjolan di palatal, ditekan tidak sakit, simetris dan bergelombang 4, diameter 4mm Pada GT : desain GT , 2 kemungkinan ,masih ada gigi atau tidak ada gigi Gigi depan tidak ada : menginginkan GT yang putih dan sempurna

JAWABAN !!!!!!! 1. Cara menegakkan diagnosis Anamnesis Pemeriksaaan kesehatan umum penyakit sistemik Pemeriksaan status local a. Ekstra oral Bentuk kepala Wajah Bibir Sendi rahang Hidung mata b. Intra oral RB anodontia 38,37,36,35,31,48,47,46,41 Gigi 23 sisa akar Ada tonjolan dipalatal Pemeriksaan penunjang a. radiologi Teknik panoramic Teknik periapikal b. biopsy

2. Diagnosis Tonjolan pada palatal :

- Torus palatinus

Eksostosis penonjolan tulang pada bagian palatal . ukuran bervariasi, banyak terjadi pada wanita, asimptomatik. Untuk RB : klasifikasi Kennedy klas I tipe 1 Untuk RA : klasifikasi kennedy klas IV

3. Mekanisme pada kasus : Torus semakin berkembang longgar GT tidak nyaman GT dilepas dan lupa simpan dimana (dimensia ) Penggunaan cengkram pada gigi 23 terjadi retensi makanan penumpukan plak karies periodontitis kronis

4. Bedah preprostetik Terbagi atas 2 yaitu : a) Bedah jaringan lunak Linger yang bergelambir Granuloma yang ditimbulkan oleh GT Pendalaman sulkus ( vestibuloplasti ) frenektomi

b) Bedah jaringan keras Tonjolan tulang Perlekatan otot Saraf mentalis Implant Pembesaran linger alveolar Alveoplasti Alveolar augmentasi

5. Pertimbangan pertimbangan

Kesehatan umum Kardiovaskular DM Hipertensi 185/115 mmHg kontraindikasi

Psikologi lansia Penurunan fungsi fisik

Obat obatan Pemberian obat dieuretika

Alergi Alergi akibat obat obatan . misalnya : edema

6. Macam macam GT , indikasi dan kontraindikasi GTP Indikasi : Indivudu dengan sluruh gigi tanggal Gigi geligi yang dicabut karena kerusakan Keadaan umum dan rongga mulut sehat Persetujuan waktu dan biaya Kontraindikasi : Belum secara fisik dan mental Alergi terhadap material GTP Tidak tertarik mengganti gigi tiruan yang hilang Implan Indikasi : Pasien yang kehilangan seluruh gigi tapi sulit menggunakan GTP Menolak gigi asli di preparasi

Koordinasi otot yang kurang sehingga GTSL GTSL Close face Menggunakan resin akrilik Terdapat sayap retensi Open face Tanpa sayap Terdapat sayap retensi Daerah undercut tidak tertutup resin akrilik GT dapat dibagi atas 2 yaitu : 1. gigi tiruan cekat : implant, overdenutre, GTJ*, mahkota* 2. gigi tiruan lepasan : GTP dan GTS 7. Hal hal yang perlu dperhatikan : Faktor faktor : OH Oklusi Estetik Retensi Stabilisasi Kenyamanan Desain yang mudah dibersihkan Biaya

8. Prosedur perawatan Sisa akar : proses perawataan terlebih dahulu mengontrol tekanan darah pasien sebelum melakukan pencabutan sisa akar pada gigi 23

torus : diindikasikan untuk dibedah jika : Trauma terus menerus Gangguan berbicara

Kontraindikasi : Keadaan tekanan darah diatas 215/116 mmHg, maka dalam hal ini dilakukan premedikasi.

GT : Desain GT yang dapat digunakan : Untuk RA jika posterior masih ada, dibuatkan GTSL pada daerah anterior . basis akrilik, klamer c di P dan M , Untuk RB overdenture

9. Obat obatan yang dapat diberikan : Pada pasien hipertensi : Deuretik Simpatoletik Penghambat angiotensin Vasodilatator ( CCB ) 10. Psikopatologi usia lanjut Gangguan cemas Gangguan afektif Gangguan fungsi kognitif Gangguan paranoid

11. Prognosis Sedang : jika hipertensi terkontrol 12. Dampak ;

Mengganggu mastikasi pengecapan kestabilan protesa

Menyebabkan iritasi