Riwayat dan Rencana Keluarga Berencana Klien berencana memiliki 2 orang anak dan akan memakai kontrasepsi IUD

, klien mengatakan akan membatasi jarak kelahiran anak kedua kira-kira 3 tahun Data laboratorium Tanggal 4 April 2006 dilakukan pemeriksaan darah lengkap dengan hasil: WBC 26,94 x 103/UL: tinggi RBC 5,01 x 106/UL HGB 14,2 g/dl HCT 44,3 % MCV 88,4 fl MCH 28,3 pg MCHC 32,1 g/dl Plt 301 x 103/UL Tanggal 5 April 2006 dilakukan pemeriksaan darah lengkap dengan hasil: WBC 22,4 x 103/UL: tinggi RBC 3,28 x 106/UL: rendah HGB 9,3 g/dl : rendah HCT 29,9 % : rendah MCV 91,0 fl MCH 28,4 pg MCHC 31,2 g/dl Plt 300 x 103/UL TERAPI MEDIS YAMG DIBERIKAN Tanggal 04/04/06 sampai 06/04/06 Jenis terapi Kemicetin Metronidazol Alinamin F Vitsmin C Tradyl Amoxycillin Metronodazole Asam mefenamat Zega-Ce Rute terapi IV IV IV IV IV Oral Oral Oral Oral Dosis 3x500mg 3x500 mg (1 hr) 3x1 ampl 2x1 3x1 ampl k/p 3x500 mg 3x500 mg 3x500 mg 1x1 Indikasi terapi Mencegah infeksi Mencegah infeksi Meningkatkan imunitas tubuh Mengurangi nyeri Mencegah infeksi Mencegah infeksi Mengurangi nyeri

07/04/06

ANALISA DATA TGL DATA KEMUNGKINAN PENYEBAB MASALAH PK: Perdarahan

04/04/06 DS: klien mengatakan baru selesai operasi tadi DO: klien post operasi SC emergency dan perineorafi hr ke 0

a/i vacuum gaggal .PK: Perdarahan 2. tioleting DIAGNOSA KEPERAWATAN 1.Nyeri akut b/d tindakan operasi dan leserasi jalan lahir 3.Tanda-tanda vital nadi RASIONAL Untuk mengetahui perdarahan yang terjadi dan segera melakukan tindakan .Defisit perawatan diri mandi. pemasangan infuse dan kateter Risiko infeksi Tindakan operasi dan leserasi jalan lahir Nyeri akut Kelelahan dan kelemahan Defisit perawatan diri mandi. .Risiko infeksi b/d tindakan operasi. berpakaian. tampakkesakitan dan lemah. berpakaian.94 x 103 05/04/06 DS: klien mengatakan terasa sakit pada jalan lahir dan luka operasi DO: klien tampak menahan nyeri ketika mencoba miring kiri-kanan 05/04/06 DS: klien mengatakasn tadi pagi mandi dibantu perawat DO: klien terpasang kateter. klien terpasang infuse dan kateter. perdartahan dari jalan lahir + 04/04/06 DS: DO: laserasi perineum +. klien post operasi SC emergency dan perineorafi hr 0.Penurunan jumlah perawat akan hematokrit dan hemoglobin meminimalkan . tioleting b/d kelelahan dan kelemahan 4. klien post operasi hari I Tindakan operasi.Hipotensi komplikasi . WBC tgl 04/04 26. pemasangan infuse dan kateter RENCANA ASUHAN KEPERAWATAN DIAGNOSA PK: Perdarahan TUJUAN INTERVENSI Setelah dilakukan  Pantau tanda dan gejala tindakan keperawatan perdarahan selama 3x 24 jam. terdapat luka di abdomen bawah tertutup kassa dan plester ± 15 cm.Takikardi perdarahan yang  Pantau terjadi dengan criteria tanda vital secara teratur hasil: terutama tekanan darah dan .

PTT.kualitas. berpakaian.Bantu klien unutk keramas klien jika diperlukan dan diinginkan .Monitor kondisi kulit ketika mandi . fatigue.Mandi mandiri Mengganti yang hilang darah Mendapatkan data yang lengkap tentang nyeri Ekspresi nyeri bisa verbal maupun nonverball Untuk mengurangi nyeri Untuk mengurangi nyeri Perubahan tanda vital merupakan salah satu indicator terjadinya nyeri Defisit perawatan diri: mandi. dengan kriteria hasil: frekwensi.Hb.lokasi.jumlah sel darah jal\an l\ahir sesuai merah. dan kurang pengetahuan − Ajarkan klien tehnik non farmakologi untuk mengurangi nyeri seperti biofeedback. dengan perdarahan dan nilai BUN post partum  Siapkan klien untuk . dan status respirasi Setelah dilakuakn tindakan keperawatan selama 3x24 jam klien mampu melakukan perawatan diri dengan kriteria hasil: . PT. nadi. RBC dbn ditransfusi jika ada nasehat dokter Setelah dilakukan Manajemen nyeri: tindakan keperawatan − Lakukan pengkajian nyeri selama 4x24 jam.Monitor kemampuan Mengetahui bantuan fungsional klien ketika mandi yang diperlukan . Ht. durasi. dan − Klien mengatakan intensitas nyeri nyeri berkurang − Observasi tanda-tanda − Ekspresi wajah nonverbal dari tampak rileks ketidaknyamanan − Tanda-tanda vital − Kurangi atau hilangkan dbn faktor-faktor yang dapat meningkatkan nyeri seperti: takut.Toileting mandiri . secara komprehensif klien mengatakan meliputi.Nyeri akut b/d tindakan operasi dan leserasi jalan lahir dbn  Pantau . guided imajery.Perdarahan dari hematokrit. nyeri berkurang karakteristik.Kesadaran CM hemoglobin. relaksasi. toileting b/d kelelahan. trombosit. terapi musik dan distraksi − Kolaborasi pemberian analgetik sesuai indikasi − Monitor keefektifan terapi nyeri yang digunakan Monitor tanda-tanda vital: − Monitor tekanan darah. suhu. . kelemahan Mandi: .

dan status respirasi . fungsiolesa) Berpakaian: .Bantu klien untuk toileting ..Sediakan peralatan pendukung seperti kateter atau urinal Kontrol infeksi: .Gunakan sarung tangan steril .Anjurkan klien atau keluarga membantu toileting secara rutin .Berikan bantuan sampai klien mampu untuk berpakaian sendiri Bantuan perawatan diri: toileting .Lakuakan perawatan luka dengan tehnik steril . dolor.Berpakaian mandiri Risiko infeksi b/d tindakan operasi. nadi.Ajarkan klien dan keluarga tanda-tanda infeksi .Tidak ada tandatanda infeksi (rubor.Cuci tangan sebelum dan sesudah tindakan . tumor.Tanda-tanda vital dbn .Monitor warna temperatur dan kelembaban kulit Mengetahui bantuan yang diperlukan klien Privasi dapat meningkatkan harga diri klien Mencegah penularan mikroorganisme Meningkatkan status imun tubuh Untuk profilaksis Pada infeksi terjadi perubahan tandatanda vital kearah abnormal .Sediakan privasi selama toileting . kalor.Monitor kemampuan klien unutk berpakaian secara mandiri .Anjurkan klien untuk istirahat .Anjurkan klien unutk meningkatkan intake makanan . pemasangan infuse dan kateter Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 4x24 jam risiko infeksi terkontrol dengan kriteria hasil: . temperatur.Monitor tekanan darah.Kolaborasi pemberian antibiotik sesuai indikasi Vital signs monitoring: .

N 96x/m. tanda-tanda vital: TD 120/90 mmHg. N 88x/m. RR: 20x/m.1 ºC A: tujuan tercapai sebagian P: pantau tanda-tanda perdarahan. tanda vital.6ºC A: tujuan tercapai sebagian P: pantau tanda-tanda perdarahan. tanda vital. Hb 9. T: 37. RBC. cek Hb.9 g/dl A: tujuan tercapai sebagian P: pantau tanda-tanda perdarahan. Ht 29. . Ht S: klien mengatakan masih keluar darah dari jalan lahir. T: 37. tanda-tanda vital: TD 110/80 mmHg. tanda-tanda vital: TD 120/80 mmHg. Ht. perdarahan dari luka operasi -. N 80x/m. tanda vital.6ºC. RR: 24x/m. tapi cuma sedikit O: perdarahan dari jalan lahir +.5 g/dl. cek Hb. RBC. perdarahan dari luka operasi -. RBC 3. T: 36. perdarahan dari luka operasi -.28x106/UL. ajarkan klien tanda-tanda perdarahan 05/04 07 35 09 15 Memantau tanda-tanda perdarahan yang terjadi Melakukan pengambilan darah untuk pemeriksaan darah rutin 10 00 Mengukur tanda vital Mengajarkan klien tandatanda perdarahan S: klien mengatakan keluar darah sedikit dari 21 15 Mengkaji perdarahan yang dialami klien Memantau tanda-tanda perdarahan yang terjadi 22 00 06 00 Memantau hasil lab pemeriksaan darah rutin Mengukur tanda vital jalan lahir O: perdarahan dari jalan lahir +.IMPLEMENTASI DAN EVALUASI PK: Perdarahan TGL 04/0 4 JAM 19 10 19 20 IMPLEMENTASI Memantau tanda-tanda perdarahan yang terjadi Mengukur tanda vital EVALUASI S: klien mengatakan masih keluar darah dari jalan lahir O: perdarahan dari jalan lahir +. RR: 20x/m.

N Memberikan injeksi tradyl 1 amp A: tujuan tercapai sebagian . kaji nyeri yang dialami klien.1 ºC Mengobservasi respon nonverbal operasi. T: 36. T: 36.S: klien mengatakan masih keluar darah dari jalan lahir 07/04 08 40 09 10 11 00 Mengkaji perdarahan yang dialami klien Memantau tanda-tanda perdarahan yang terjadi Mengukur tanda vital O: perdarahan dari jalan lahir +. tandaMemberikan injeksi tradyl 1 amp RR: 20x/m. N 80x/m. anjurkan klien menggunakan nafas dalam ketika nyeri EVALUASI S: klien mengatakan sakit pada luka O: klien tampak meringis kesakitan tanda vital: TD 120/90 mmHg. N 88x/m. RR: 24x/m.6ºC P: pantau tanda-tanda vital.5ºC A: tujuan tercapai sebagian P: pantau tanda-tanda perdarahan. Mengobservasi respon nonverbal operasi Menjelaskan kepada klien tentang ketika mencoba untuk duduk. RR: 20x/m. tanda vital. 80x/m. perdarahan dari luka operasi -. kaji nyeri yang dialami klien. T: 37. Ht Nyeri akut b/d tindakan operasi dan laserasi jalan lahir TGL 05/0 4 JAM 08 00 IMPLEMENTASI Mengkaji nyeri yang dialami klien klien penyebab nyeri 08 30 10 00 per drip Mengukur tanda-tanda vital A: tujuan tercapai sebagian P: pantau tanda-tanda vital. ajarkan tehnik nafas dalam 21 30 Mengkaji nyeri yang dialami klien klien dalam 23 00 06 00 per drip Mengukur tanda-tanda vital S: klien mengatakan sakit pada luka O: klien tampak meringis kesakitan. RBC. tanda-tanda vital: TD 120/90 mmHg. cek Hb. tapi sakkit agak berkurang Mengajarkan klien tehnik nafas tanda-tanda vital: TD 110/80 mmHg.

T: 36 A: tujuan tercapai sebagian P: pantau tanda-tanda vital. RR: 20x/m. pakaian tampak lusuh A: tujuan tercapai sebagian perawatan diri. tioleting b/d kelelahan dan kelemahan TGL 05/0 4 JAM 08 45 IMPLEMENTASI EVALUASI Mengkaji kemampuan klien untuk S: klien mengatakan masih belum kuat melakukan perawatan diri (mandi. ke kamar mandi toileting. berpakaian) Mengobservasi 09 00 kemampuan untuk melakukan perawatan diri perawatan diri sesuai kemampuan O: klien makan sendiri.08 45 Mengkaji nyeri yang dialami klien klien S: klien mengatakan sakit sedikit pada O: klien tampak meringis kesakitan ketika berjalan tanda-tanda vital: TD 120/90 mmHg. mampu A: tujuan tercapai sebagian perawatan diri. melakukan Menganjurkan klien untuk ikut dalam P: kaji kemampuan kliem melakukan perawatan diri mengajarkan klien cara mandi selama berpartisipasi ketika berpakaian Menganjurkan klien untuk ikut dalam P: kaji kemampuan klien melakukan . kaji nyeri yang dialami klien Mengobservasi respon nonverbal luka operasi 11 00 Mengukur tanda-tanda vital Defisit perawatan diri mandi. observasi kemampuan klien ajarkan Mengkaji kemampuan klien untuk 05 15 melakukan perawatan diri (mandi. terpasang klien kateter. S: klien mengatakan masih lemas toileting. berpakaian. berpakaian) Menyiapkan air untuk mandi Membantu 05 30 sakit perawatan diri sesuai kemampuan klien mandi sedikit dan mengerti cara mandi agar luka operasi tidak kena air sambil O: klien terpasang kateter. observasi kemampuan melakukan klien perawatan cara diri. N 80x/m.

N 88x/m. metronidazol 500 mg IV P: pantau tanda-tanda infeksi. RR: . ajarkan klien dan keluarga tanda-tanda dan cara mencegah infeksi 05/04 08 10 08 45 Mengkaji tanda-tanda infeksi S: keluarga mengatakan tahu tentang Memberikan injeksi kemicetin tanda-tanda infeksi dan cara mencegah 500 mg. vit C infeksi 1 amp. metronidazol 500 mg IV Melakukan dresing infus O: tidak ada tanda-tanda infeksi pada tempat tusukan infuse dan kateter. alinamin F 1 amp. tandatanda vital: TD 120/80 mmHg.6ºC 500 mg.klien melakukan perawatan diri Mengkaji kemampuan klien untuk melakukan perawatan diri (mandi. T: 37. alinamin F 1 amp. tadi pagi sibin dibantu suami klien terpasang kateter dan dilakukan blader training. 08 30 toileting. urine bag dilepas A: tujuan tercapai sebagian P: kaji kemampuan kliem melakukan perawatan diri. vit C A: tujuan tercapai sebagian 1 amp. pemasangan infuse dan kateter TGL 04/0 4 JAM 19 10 19 20 19 30 19 45 IMPLEMENTASI Mengkaji tanda-tanda infeksi Mengukur tanda vital Melakukan skin tes kemicetine EVALUASI S: O: tidak ada tanda-tanda infeksi. ukur tandatanda vital. luka Mengajarkan kepada klien dan operasi tertutup kasa kering. tanda-tanda keluarga tanda-tanda dan cara vital: TD 120/90 mmHg. observasi kemampuan klien melakukan perawatan diri Risiko infeksi b/d tindakan operasi. N 96x/m. berpakaian) Mengobservasi kemampuan untuk melakukan perawatan diri kateter 09 30 Melakukan bladder training S: klien mengatakan belum mencoba klien berjalan ke kamar mandi. Melakukan vulva hygine dan dresing O: Memberikan injeksi kemicetin RR: 20x/m.

luka operasi tertutup kasa kering. ukur tandatanda vital . N 1 amp. T: 37. metronidazol 500 mg IV 80x/m. tanda-tanda vital: TD 120/90 mmHg. 500 mg. dan luka operasi. A: tujuan tercapai (risiko masih ada) P: pantau tanda-tanda infeksi. alinamin F 1 amp. ukur tandatanda vital.1 ºC A: tujuan tercapai (risiko masih ada) P: pantau tanda-tanda infeksi. T: 36 infuse. RR: 24x/m. luka operasi luka tertutup kasa kering. metronidazole 500 mg pada tempat tusukan tusukan infuse. lakukan perawatan luka hari ketiga post operasi 21 45 23 00 00 30 Mengkaji tanda-tanda infeksi Melakukan aff infuse pemasangan infuse baru S: dan O: tidak ada tanda-tanda infeksi tempat pada tempat tusukan tusukan infuse dan Memberikan injeksi kemicetin kateter. T: 36. ukur tandatanda vital 06 00 Mengukur tanda vital 07/04 08 15 Mengkaji tanda-tanda infeksi S: - Memberikan obat amoxycillin O: tidak ada tanda-tanda infeksi tempat 500 mg.mencegah infeksi 10 00 Mengukur tanda vital 20x/m. per oral 09 45 Melakukan operasi Melakukan 11 00 dressing dressing kateter Mengukur tanda vital perawatan kateter. RR: 20x/m. N 80x/m. vit C tanda-tanda vital: TD 110/80 mmHg.6ºC A: tujuan tercapai (risiko masih ada) P: pantau tanda-tanda infeksi.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful