Anda di halaman 1dari 14

PHP Frame work

Budi Setiyono, MT

Pengantar
PHP

pertama kali dibuat oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995 Ada banyak sekali web termasuk CMS yang dibuat menggunakan bahasa PHP seperti WordPress Framework dapat diartikan sebagai sebuah kerangka kerja. Kerangka kerja dimana dapat memudahkan pekerjaan kita

CMS dan Framework


suatu

kerangka kerja yang telah terpola dan memudahkan pengembang web dalam pembuatan web yang menggunakan script PHP

Dalam membuat sebuah aplikasi web kita sering menulis script PHP secara keseluruhan (konvensional) dan itu pun kita ulang pada halaman yang lain. tidak efesien disamping berat ketika diload

PHP Framework berbeda jika dibandingkan dengan CMS (Content Management System), meski sama-sama meringankan dalam pembuatan web

CMS dan Framework


Pada

CMS, Script telah dibuat menjadi Fix dan hanya perlu mengatur bagian content dan interfacenya saja Membangun sebuah aplikasi web dengan menggunakan framework, tetap harus menuliskan kode perintah PHP sesuai dengan ruang lingkungan yang disediakan oleh framework. PHP Framework menggunakan metode pengembangan berbasis MVC

MVC : Model View Controller


MVC

merupakan suatu metode untuk memisahkan bagian-bagian dari suatu web aplikasi. MVC adalah kependekan dari Model View Controller. MVC terdiri dari tiga bagian

Tiga bagian utama MVC

Model : Model mewakili struktur data. Biasanya model berisi fungsi-fungsi yang membantu kita dalam pengelolaan database seperti memasukkan data ke database, update data dan lain-lain. View : View adalah bagian yang mengatur tampilan ke user. Bisa di katakan berupa halaman web. Controller : Controller merupakan bagian yang menjembatani model dan view. Controller berisi script-script php yang berfungsi untuk memproses suatu data dan mengirimkannya ke halaman web.

Kelebihan PHP Framework


Dengan

metode MVC, bagian tampilan, logika serta query database diletakkan secara terpisah namun tetap sinkron sehingga pembuatan aplikasi menjadi lebih terstruktur dan sederhana Model digunakan dalam menuliskan script database, Controller untuk mengembangkan logika pemrogramannya, sedangkan View berfungsi dalam menampilkan layout dari aplikasi yang kita buat

Kelebihan Frame work PHP

Ringan dan cepat. Framework hanya melakukan pemanggilan pustaka/kelas yang dibutuhkan sehingga meminimalkan resource yang diperlukan sehingga ketika kita me-load sebuah halaman akan menjadi ringan dan cepat. Menggunakan metode MVC. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, dengan metode MVC akan mempermudah kita dalam memahami alur pemrograman karena untuk bagian tampilan, logika dan query database telah dipecah sedemikian rupa. Mayortitas mendukung berbagai jenis database.

Contoh PHP Framework

Codeigniter CakePHP Zend Symfony PHP Dev Shell Prado Akelos QPHP yii ZooP

PHP Framework : CodeIgniter

Kelebihan

Mudah digunakan dan tidak memerlukan konfigurasi yang rumit Fungsi-fungsi pendukung yang cukup lengkap Mendkung PHP4 dan PHP5 Mungkin merupakan Framework MVC paling populer dan paling banyak digunakan Dokumentasi yang sangat bagus, friendly dan didukung oleh forum, wiki, dan komunitas yang besar Tidak mendukung AJAX, dan ORM Meyediakan dan memisahan file-file dalam MVC pattern, tapi masih memberikan kebebasan user untuk melanggar aturan MVC

Kekurangan

PHP Framework : CakePHP

Kelebihan Dukungan terhadap AJAX, ORM Automagic function seperti validasi input, dll, yang mempercepat coding Support PHP4 dan PHP5 Lebih mencerminkan MVC yang sesungguhnya dibandingkan CI Komunitas pengguna yang besar dan forum cukup baik Kekurangan Manual yang ada tidak selengkap CI. Butuh waktu belajar yang lebih lama untuk menguasai framework ini dibanding CI. Tapi jika sudah benar-benar mengerti, banyak kelebihan dibanding CI. Beberapa situs menyarankan anda untuk belajar dan terbiasa dulu dengan CodeIgniter baru kemudian mempelajari CakePHP. (http://www.zenperfect.com/2007/07/15/faceoffcodeigniter-vs-cakephp/)

PHP Framework : Symfony

Kelebihan

Kekurangan

Dukungan terhadap AJAX, ORM. Kompatibel dengan berbagai macam database. Banyak library dan fungsi symfony yang sudah tersedia. Bahkan hampir mendekati CMS. Sehingga ada yang mengatakan Symphony is a CMS with a heart of a framework. ini menjadi kelebihan sekaligus kekurangan.

Tidak mendukung PHP4. Relatif butuh waktu lama untuk mengerti framework ini. Instalasi dan konfigurasinya cukup rumit.

PHP Framework : Zend

Kelebihan

Kekurangan

Dukungan terhadap AJAX, ORM. Berdasarkan informasi dari situs resminya, disebutkan bahwa fokus dari Zend Framework ini adalah untuk membangun aplikasi berbasis Web dan untuk memudahkan dalam mengakses API dari berbagai vendor seperti Google, Amazon, Yahoo!, dan Flickr. Tidak mendukung PHP4. Manual yang ada kurang mengakomodasi kebutuhan. Performanya relatif lambat (mungkin karena banyaknya library). Konon katanya Framework ini hanya cocok untuk orang dengan skill PHP yang sudah sangat tinggi.

PHP Framework : Akelos


Kelebihan
Dukungan

terhadap PHP4, PHP5, AJAX, ORM (cukup lengkap dan cukup mengakomodasi semua kebutuhan yang umum dari aplikasi php)

Kekurangan
Kurang

adanya dukungan komunitas. Mungkin karena masih relatif baru Beberapa forum mengatakan bahwa framewok ini cukup banyak memakan memory