Anda di halaman 1dari 7

KONFIGURASI PENGENDALIAN SUHU

I. Tujuan Melakukan identifikasi unit-unit/elemen-elemen pengendalian proses. Menjelaskan jenis alat beserta fungsinya pada setiap unit/elemen pengendalian proses. Melakukan identifikasi variable-variabel/sinyal-sinyal pengendalian proses dan media transmisinya.

II. Prosedur Percobaan Percobaan modul Konfigurasi Pengendalian yang berupa identifikasi unit dan variabel pengendalian proses dilaksanakan dengan prosedur sbb : Penentuan yang terdapat sistem pengendalian proses yang akan diidentifikasi. Alat ditentukan oleh pembimbing, minimal 2 peralatan. Lakukan identifikasi untuk semua unit/elemen serta variabel/sinyal dalam peralatan tersebut. Lakukan penelusuran sinyal-sinyal yang menghubungkan antar unit/elemen. Ukur dan catat semua spesifikasi alat dan semua data dalam peralatan.

III. Hasil Percobaan Data I : Data Skema Peralatan

Load 1

Load 2

set point

Error 1
Temperatu re Controller

error 2
Flow Controller Valv e Heat Exchang er

Flow Transmitt er

Temperature Transmitter

Data II : Gambar Alat Pengendalian Aliran

Keterangan alat:

Heat Exchanger : berfungsi untuk menaikkan suhu

Control valve: berfungsi untuk melakukan tindakan akhir sesuai dengan keputusan dan perintah dari unit kendali

PCT-10E: merupakan otak dari sistem pengendalian suhu yang diamati.

Data III : Tabulasi

No

Unit

Nama Alat Heat Exchanger Temperature transmitter

Spesifikasi/ Kapasitas -

Masukkan Jenis Variabel sinyal/ besaran Laju alir masuk Suhu

Keluaran Jenis Variabel sinyal/ besaran PV Sinyal Pengukuran Suhu Sinyal elektrik

1.

Unit Proses Unit Pengukuran

MV

2.

PV

3.

Unit Kendali Unit Pengubah Unit Kendali Akhir

PCT-10E

Sinyal pengukuran Sinyal pengukuran Sinyal pneumatic

Sinyal elektrik Sinyal pneumatic Tekanan

Sinyal kendali MV MV

Sinyal elektrik Sinyal pneumatik Laju Alir

4. 6.

transducer Control valve

Data IV : Diagram Blok Pengendalian Suhu


Gangguan

Set Poin t

Erro r

Temperatu re Control

Sinyal Kendali

Control Valve

Aliran Steam Heat (Manipulated Exchanger Variable)

Suhu dalam Heat Exchanger (Process Variable)

Tekanan Terukur (Sinyal Pengukuran)

Temperature transmitter

Pembahasan Oleh Theresia Leyster G (101411061)

Pada praktikum konfigurasi pengendalian suhu ini, suhu yang dikendalikan adalah suhu dalam Heat Exchanger. Dengan demikian, unit proses dalam pengendalian suhu ini adalah Heat Exchanger. Variabel aliran masuk yang diamati adalah MV (Manipulated Variable) dan variabel keluarannya berupa PV (Proses Variable) yang dikendalikan oleh unit pengukuran yakni Temperature transmitter dimana variabel masukan berupa PV yang diukur dan berasal dari sinyal keluaran unit proses. Temperature transmitter ini berfungsi mengukur variabel proses yang dikeluarkan unit proses. Sementara variable keluarannya berupa sinyal keluaran yang diukur dan dibandingkan nilainya diunit kendali yakni alat PCT-10E. Karena pengendali hanya dapat membaca dan bekerja dengan sinyal listrik, untuk itu diperlukan alat yang dapat mengubah atau menerjemahkan sinyal pengukuran suhu (besaran fisik) menjadi sinyal listrik. Alat tersebut adalah transducer yang akan mengubah suhu menjadi sinyal listrik. Dalam pengendalian ini, sinyal pertama kali bergerak dari transduser yang mengukur suhu di dalam heat exchanger menuju pengendali. Setelah dibandingkan dan dievaluasi, pengendali akan mengirim sinyal ke control valve pneumatic yang akan merubah besarnya bukaan valve dan mengatur laju alir pemanas yang diberikan ke heat exchanger. Sinyal yang diberikan pengendali ke control valve merupakan sinyal listrik, sedang control valve adalah jenis valve yang bekerja dengan udara tekan. Oleh karena itu diperlukan alat yang akan menerjemahkan sinyal listrik tersebut menjadi udara

tekan yang dapat menggerakan pneumatic sesuai dengan perintah dari pengendali. Alat penerjemah tersebut adalah I/P converter yang akan mengubaha sinyal listrik menjadi tekanan udara.

LAPORAN PRAKTIKUM PENGENDALIAN PROSES


Konfigurasi Pengendalian Tekanan Dosen Pembimbing : Iwan Ridwan, ST, MT.

Oleh M. Iqbal Alkindi (101411046) Theresia Leyster G (101411061) Kelas 2B

Tanggal Praktikum: 03 April 2012 Pengumpulan Laporan: 10 April 2012

JURUSAN TEKNIK KIMIA POLITEKNIK NEGERI BANDUNG 2012