Anda di halaman 1dari 9

NAMA : KELAS :

ricky maruli .s 4 KIB

1. Bandingkan logam besi dan logam bukan besi dari komposisi kimia ! Jawab : Logam besi Logam adalah unsur kimia yang mempunyai sifat-sifat kuat, keras, penghantar listrik dan panas, serta mempunyai titik cair tinggi. Bijih logam ditemukan dengan cara penambangan yang terdapat dalam keadaan murni atau bercampur -

Logam bukan besi Logam non besi merupakan semua unsur logam yang komposisi utamanya bukan besi. Logam non besi juga sering digunakan walaupun pada umumnya jarang sekali di industri. Itu karena Logam besi lebih banyak dipakai semua industri.

2. Jelaskan apa yang dimaksud dengan : Kuningan Perunggu Paduan cetak tekan Logam paduan

Jawab : Kuningan Kuningan merupakan perpaduan antara tembaga dan seng dengan kadar seng yang bervariasi antara 10-40%. Kekuatan, kekerasan, dan keuletan paduan meningkat seiring dengan meningkatnya kadar seng -

Perunggu Perunggu adalah paduan yang terdiri dari tembaga dan unsur tambahan, tin, mangan dan beberapa elemen lain. Unsur tambahan dapat meningkatkan kekerasan, kekuatan dan daya tahan korosi.

Paduan cetak tekan

Die casting adalah proses pengecoran logam yang ditandai dengan memaksa logam cair di bawah tekanan dari dibuat tinggi ke baja dalam rongga

cetakan. Rongga cetakan dibuat dengan sebuah cetakan. Coran yang

dan bekerja sama non-ferrous,

dari logam

khususnya seng, tembaga, aluminium, magnesium, timah,timah dan paduan timah. Logam paduan Paduan logam merupakan pencampuran dari dua jenis logam atau lebih untuk mendapatkan sifat fisik, mekanik, listrik dan visual yang lebih baik. Contoh paduan logam yang populer adalah baja tahan karat yang merupakan pencampuran dari besi (Fe) dengan Krom (Cr).

3. Uraikan cara membuat magnesium dari air laut Jawab : Dolomit diangkut ke dalam furnace (B-130) untuk dikalsinasi hingga

kemudian terbentuk CaO dan MgO dimasukkan ke dalam reaktor 1 (R-210). Pada reaktor 1 (R-210) dimasukkan air bersih sehingga terbentuk Ca(OH)2 dan Mg(OH)2 kemudian diangkut ke reaktor 2 (R-220). Air laut dipompakan ke reaktor 2 (R-220) pada temperatur 30OC pada tekanan 1 atm dengan pengadukan yang terus menerus dengan waktu tinggal sekitar 1 jam sehingga terjadi reaksi yang menghasilkan Mg(OH)2, CaCl2 dan CaSO4 kemudian dipompakan ke rotary filter (H-310) untuk dipisah antara filtrat dan residu. Residu dari rotary filter (H-310) dipompakan ke hydroclone (F-320) dan ditambahkan air bersih untuk memisahkan antara Mg(OH)2 dan CaSO4.

Sedangkan filtrat yang dihasilkan dari rotary filter (H-310) dibuang ke limbah. Mg(OH)2 320) yang dihasilkan dari ke hydrocylone murni. limbah. hydrocylone (F-330) untuk Aliran Aliran bawah atas dari (F-

dipompakan

menghasikan Mg(OH)2 hydrocylone (F-330) dibuang ke suspensi Mg(OH)2

menghasilkan

dikeringkan dengan spray dryer (DE-340) menghasilkan

butiran-butiran dan diangkut ke tangki penyimpanan (TT-410). Aliran bawah dari hydroclone (F-320) menghasilkan lumpur CaSO4, yang dialirkan ke hydroclone (F-350) yang telah ditambahkan air bersih untuk pemisahan lanjutan supaya diperoleh hasil CaSO4 yang lebih murni. Aliran atas dari hydroclone (F-350) dibuang sebagai limbah, sedangkan aliran bawahnya merupakan

lumpur CaSO4

yang diangkut ke spray dryer (DE-370) untuk dikeringkan

kemudian diangkut ke kristalisator (K-360) untuk diperoleh kr istal CaSO4. Kristal CaSO4 yang telah kering diangkut ke tangki penyimpanan (TT-420)

4. Bagaimana cara pembuatan aluminium? Jawab : Pengolahan aluminium menjadi aluminium murni dapat dilakukan melalui dua tahap yaitu:

1. Tahap pemurnian bauksit sehingga diperoleh aluminium oksida murni (alumina) 2. Tahap peleburan alumina

Tahap pemurnian bauksit dilakukan untuk menghilangkan pengotor utama dalam bauksit. Pengotor utama bauksit biasanya terdiri dari SiO2, Fe2O3, dan TiO2. Caranya adalah dengan melarutkan bauksit dalam larutan natrium hidroksida (NaOH), Al2O3 (s) + 2NaOH (aq) + 3H2O(l) ---> 2NaAl(OH)4(aq) Aluminium oksida larut dalam NaOH sedangkan pengotornya tidak larut. Pengotorpengotor dapat dipisahkan melalui proses penyaringan. Selanjutnya aluminium diendapkan dari filtratnya dengan cara mengalirkan gas CO2 dan pengenceran. 2NaAl(OH)4(aq) + CO2(g) ---> 2Al(OH)3(s) + Na2CO3(aq) + H2O(l) Endapan aluminium hidroksida disaring,dikeringkan lalu dipanaskan sehingga diperoleh aluminium oksida murni (Al2O3) 2Al(OH)3(s) ---> Al2O3(s) + 3H2O(g) Selanjutnya adalah tahap peleburan alumina dengan cara reduksi melalui proses elektrolisis menurut proses Hall-Heroult.

Dalam proses Hall-Heroult, aluminum oksida dilarutkan dalam lelehan kriolit (Na3AlF6) dalam bejana baja berlapis grafit yang sekaligus berfungsi sebagai katode. Selanjutnya elektrolisis dilakukan pada suhu 950 oC. Sebagai anode

digunakan batang grafit.

Dalam proses elektrolisis dihasilkan aluminium di katode dan di anode terbentuk gas O2 Al2O3(l) ---> 2Al3+(l) + 3O2-(l) Katode Anode : : Al3+(l) 2O2-(l) ---> + 3e O2(g) + ---> 4 Al(l) e danCO2

C(s) + 2O2-(l) ---> CO2(g) + 4e

5. Sebutkan sifat-sifat dari logam aluminium, kuningan, magnesium, nikel, seng dan timah ! Jawab : Secara umum sifat logam bukan besi adalah : 1 . T a ha n k or os i

2.Mudah di fabrikasi 3. Penghantar listrik dan panas yang baik 4.Ringan dan berwarna 5. Modulus elastisitas dan kekuatannya lebih kecil dari baja 6.Strength to weight rasionya lebih besar dari baja, brarti untuk

memperolehkonstruksi yan sama kekuatannya dapat menghasilkan konstruksi lebih ringan dari pada baja sehingga sangat menguntungkan untuk dipakai sebagai alat transport.Seperti pesawat terbang, truck dimensi berat merupakan hal yang perlu di perhatikan.

Table : Sifat sifat logam bukan besi

6. Jelaskan 3 (tiga) macam logam paduan beserta kegunaannya Jawab :

1. Tembaga dan Paduannya

Tembaga

diperoleh

dari

bijih

tembaga

yang

disebut

chalcoporit.

Chalcoporit ini merupakan campuran Cu2S dan Cu Fe S2 dan terdapa dalam tambang-tambang dibawah permukaan tanah. Secara industry sebagian besar penggunaan tembaga dipakai untuk kawat atau bahan penukar panas karena sifat tembaga yang mempunyai sifat hantaran listrik dan panas yang baik. Tembaga ini jika dipadukan dengan logam lain akan menghasilkan paduan yang banyak dibutuhkan oleh manusia. Dan yang paling sering dipakai adalah campuran antara tembaga dan timah, mangan yang biasa disebut perunggu digunakan untuk bagian-bagian mesin khusus dimana diperlukan sifat-sifat yang luar biasa.Paduan antara tembaga dengan unsur-unsur lain dapat membentuk paduan lainseperti: 1. Brons Brons adalah paduan antara tembaga dengan timah dimana

kandungan dari timah kurang dari 15% karena mempunyai titik cair yang kurang baik maka brons biasanya ditambah seng, fosfor, timbal dan sebagainya.

2. Kuningan Kuningan adalah paduan antara tembaga dan seng, dimana kandungan seng sampai kira-kira 40%. Dalam ketahanan terhadap korosi dan aus kurang baik disbanding brons tetapi kuningan mampu cornya lebih baik dan harganya lebih murah.

3. Brons Alumunium Brons alumunium ini adalah paduan dari tembaga dan alumunium dengan tambahan nikel dan mangan. Kandungan alumunium 8-15,5%, nikel kurang dari 6,5% mangan kurang dari 3,5% dan sisanya adalah tembaga. Kegunaan paduan tembaga : digunakan untuk bagian-bagian mesin khusus dimana diperlukan sifat-sifat yang luar biasa. penggunaan tembaga dipakai untuk kawat atau bahan penukar panas

karena sifat tembaga yang mempunyai sifat hantaran listrik dan panas yang baik.

2. Seng dan Paduannya

Seng adalah logam bukan besi kedua setelah tembaga yang diproduksi secara besar yang mana lebih dari 75% produk cetak tekan terdiri dari paduan seng. Logam ini mempunyai kekuatan yang rendah dengan titik cair yang juga rendah dan hamper tidak rusak di udara biasa. Dan dapat digunakan untuk pelapisan pada besi, bahan baterai kering dan untuk keperluan percetakan. Selain itu seng juga mudah dicetak dengan permukaan yang bersih dan rata, daya tahan korosi yang tinggi serta biaya yang murah. Dikenal seng komersial dengan 99,995 seng disebut special high grade. Untuk cetak tekan diperlukan logam murni karena unsure- unsur seperti timah, cadmium dan tin dapat menyebabkan kerusakan pada cetakan cacat sepuh. Kegunaan Paduan seng: banyak digunakan dalam industry otomotif,

mesin cuci, pembakar minyak. Lemari es, radio, gramafon, televise, mesin kantor dan sebagainya.

3. Magnesium dan Paduannya

Paduan magnesium (mg) merupakan logam yang paling ringan dalam hal berat jenisnya. Magnesium mempunyai sifat yang cukup baik seperti alumunium, hanya saja tidak tahan terhadap korosi. Magnesium tidak dapat dipakai pada suhu diatas 150Ckarena kekuatannya akan berkurang dengan naiknya suhu. Sedangkan pada suhu rendah kekuatan magnesium tetap tinggi. Magnesium dan paduannya lebih mahal daripada alumunium atau baja. Kegunaan paduan magnesium :digunakan untuk industry pesawat terbang, alat potert, teropong, suku cadang mesin dan untuk peralatan mesin yang berputar dengan cepat dimana diperlukan nilai inersia yang rendah.

7. Bagaimana pengaruh penambahan berbagai unsure pada paduan tembaga? Jawab: Pengaruh Unsur Paduan Penambahan unsur paduan dilakukan untuk memperbaiki sifat dari tembaga seperti yang dikehendaki. Sifat unsur paduan ini akan mempengaruhi kualitas dari tembaga . Berikut beberapa pengaruh penambahan unsur paduan dalam tembaga Tembaga (Cu)Penambahan unsur Cu akan memperbaiki kualitas pengerjaan ,Selain itu, dengan atau tanpa paduan yang lain akan meningkatkan kekuatandan ketahanan korosinya serta kekerasannya.b. Silikon (Si)Pengaruh paling penting dalam penambahan Silikon adalah sifat mampu cor.Dalam hal ini yang dapat diperbaiki adalah dengan cara mengurangi penyusutan

coran sampai satu setengah dari penyusutan, meningkatkan daya alirnya elain itu, paduan Silikon akan meningkatkan ketahanan korosinya, baik ditambah unsurlain ataupun tidak.c. Magnesium (Mg)Dipergunakan untuk meningkatkan daya tahan

tembaga Bila dipadukan denganSilikon maka daya tahan karatnya semakin besar. Besi (Fe)Penambahan Besi dimaksudkan untuk mengurangi penyusutan. Tetapi kandunganBesi yang besar juga akan menyebabkan struktur butir yang kasar dan dalam hal ini dapatdiperbaiki dengan menambah sejumlah kecil Mn dan Cr.e. Mangan (Mn)Penambahan Mangan akan meningkatkan daya tahan karat. 8. Cara pembuatan tembaga Blister? Jawab :

Chalcopirit adalah bijih tembaga, merupakan campuran antara Cu 2 S dan CuFeS 2 yang di peroleh dari hasil tambang di bawah permukaan tanah. Gambar berikut adalah proses mebuat nya. Alur proses yang ditunjukkan pada gambar diatas adalah dimulai dari bijih chalcopirit, digiling dan dicampur dengan batu kapur serta bahan fluks silika. Setelah tepung bijih dipekatkan, lalu dipanggang, sehingga terbentuk campuran FeS, FeO , SiO2 dan CuS , campuran inilah yang di sebut: Kalsin. Kalsin kemudian di lebur dengan batu kapur sebagai fluks nya di dalam Dapur Reverberatory, tujuan nya untuk melarutkan besi (Fe) di dalam terak, sisanya adalah Tembaga-Besi yang disebut matte di tuangkan kedalam konverter.

Dengan menghembuskan udara kedalam konverter untuk selama 4 s/d 5 jam, maka kotoran-kotoran teroksida dan besi akan membetuk terak yang pada saat-saat tertentu, dikeluarkan dari konverter. Karena panas oksidasi cukup tinggi, maka muatan akan tetap cair yang akhir nya dapat merubah sulfida-tembaga menjadi oksida-tembaga atau yang dikenal dengan nama: sulfat. Bila kemudian aliran udara dihentikan, maka oksida kupro akan bereaksi dengan sulfida kupro yang akan membentuk tembaga blister dan dioksida belerang. Tembaga blister dengan tingkat kemurnian antara 98 % s/d 99 % ini kemudian dicor menjadi slab untuk

kemudian di olah secara elektolitik menjadi tembaga murni.