Anda di halaman 1dari 4

Laporan Praktikum Fisiologi Tumbuhan

LAPORAN PRAKTIKUM Tanggal Praktikum Judul Praktikum Tujuan Praktikum : 24 April 2012 : Fotosintesis : membuktikan bahwa di dalam proses fotosintesis cahaya, klorofil dan CO2 sangat diperlukan

A. Hasil Pengamatan
Nama Tanaman Pemberian lugol Tidak Ditutup ditutup (perlakuan) (Kontrol) Gambar Ditutup Tidak ditutup

No

Sebelum

1.

2.

3.

4.

5.

Daun yang ditutup selofan kuning Daun yang ditutup selofan putih Daun yang ditutup selofan hijau Daun yang ditutup alumunium foil Daun yang ditutup selofan merah

Hijau

Hijau kekuningan

Hijau tua

Hijau

Merah kehitaman

Merah kehitaman

Hijau

Merah bata pekat

Merah bata

Hijau

Merah bata

Merah keunguan

Hijau

Hijau kekuningan

Hijau tua kekuningan

B. Pembahasan Fotosintesis adalah proses pembentukan karbohidrat dari bahan-bahan anorganik (CO2 dan H2O) oleh tumbuhan yang berklorofil dengan bantuan energi cahaya. Dalam proses fotosintesis, energi cahaya diserap dan diubah menjadi energi kimia yang stabil dengan cara mensintesis senyawa kimia organik. Secara sederhana reaksi fotosintesis adalah sebagai berikut:

Laporan Praktikum Fisiologi Tumbuhan

Cahaya matahari

6 H2O + 6 CO2
Klorofil

C6H12O6 + 6 O2

Dari persamaan reaksi diatas, tampak bahwa selain dihasilkan karbohidrat (glukosa), dihasilkan pula gas oksigen. Lugol adalah larutan yang digunakan untuk menguji adanya kandungan amilum (karbohidrat). Larutan lugol akan berubah warna menjadi ungu hingga kehitam-hitaman jika bahan makanan tersebut mengandung amilum ketika ditetesi larutan lugol. Pada praktikum kali ini untuk membuktikan kebutuhan cahaya matahari dalam fotosintesis dilakukan beberapa perlakuan terhadap 5 daun yang

berbeda, dimana daun-daun tersebut ditutup dengan alumuniun foil dan beberapa macam selofan warna selama 24 jam (sehari). Daun yang diberi perlakuan (ditutup) dan daun kontrol (tidak ditutup) dipanaskan pada air mendidih kemudian dimasukkan dalam alkohol panas mengakibatkan pigmen daun jadi luntur. Daun yang semula berwarna hijau tua berubah menjadi hijau muda (pucat) . Setelah itu daun ditumbuk dan diletakan di plat tetes untuk ditetesi dengan larutan lugol/iodium sampai merata. Perlakuan ini membuat daun menjadi berwarna biru kehitam-hitaman yang menunjukkan adanya amilum dalam jaringan daun. Namun pada hasil praktikum semua daun yang ditetesi lugol baik daun dengan perlakuan maupun daun kontrol tidak berwarna biru kehitaman. Pada daun dengan perlakuan (ditutup) ketika ditetesi lugol didapat : Daun yang ditutup selofan kuning berwarna hijau kekuningan Daun yang ditutup selofan putih berwarna merah kehitaman Daun yang ditutup selofan hijau berwarna merah bata pekat Daun daun yang ditutup alumunium foil berwarna merah bata Daun yang ditutup selofan merah berwarna hijau kekuningan Dari data tersebut maka ini menandakan bahwa daun yang diberi perlakuan (ditutup) tidak melakukan fotosintesis karena tidak ada amilum ketika diuji dengan lugol. Seperti yang kita ketahui bahwa proses fotosintesis itu akan menghasilkan amilum dan oksigen (O2) dan untuk menguji adanya

Laporan Praktikum Fisiologi Tumbuhan

amilum menggunakan lugol. Warna biru kehitaman menandakan adanya amilum ketika daun ditetesi lugol. Daun tersebut tidak melakukan fotosintesis karena ditutup oleh alumunium foil dan selofan berwarna. Kertas alumunium foil merupakan kertas yang dapat menghambat cahaya matahari. Sehingga bagian daun yang tertutupi oleh alumunium foil tidak mendapat cahaya matahari sedangkan cahaya matahari sangat dibutuhkan dalam proses fotosintesis sehingga bagian daun yang tertutup tersebut tidak dapat melakukan fotosintesis dan ketika ditetesi dengan lugol menghasilakan warna merah bata yang menandakan tidak adanya amilum. Selain itu perlu diketahui juga bahwa cahaya matahari juga memiliki beberapa panjang gelombang tertentu yang bisa ditangkap oleh pigmen daun untuk melakukan fotosintesis. Gelombang cahaya tertentu akan

mengekspresikan warna tertentu. Misalnya saja, warna merah biasanya memiliki panjang gelombang 650 nm- 700 nm. Kertas selofan yang digunakan untuk menutupi daun dapat memperlihatkan warna apa saja yang berperan dalam terjadinya fotosintesis. Berdasarkan literature bahwa klorofil menyerap warna didaerah biru dan merah, yaitu panjang gelombang yang paling banyak digunakan dalam proses fotosintesis. Sedangkan penyerapan yang terendah adalah warna hijau. Warna hijau tidak diserap oleh klorofil tetapi dipantulkan. Selofan yang digunakan pada praktikum adalah yang berwarna merah, hijau, putih dan kuning. Jika berdasarkan teori, bahwa dalam fotosintesis klorofil menyerap warna biru dan merah berarti daun yang ditutupi selofan warna merah akan menghasilkan hasil yang positif (berwarna biru kehitaman) jika ditetesi lugol yang menandakan adanya amilum, sedangkan daun yang yang ditutup dengan selofan selain merah akan menghasilkan hasil yang negatif atau tidak berwarna biru kehitaman ketika ditetesi lugol. namun kenyataannya hasil praktikum tidak seperti itu, daun yang ditutupi selofan merah pun menghasilkan hasil yang negatif. Pada daun tanpa perlakuan (kontrol) juga didapatkan hasil yang negatif (tidak berwarna biru kehitaman) ketika ditetesi lugol, seharusnya daun yang tanpa perlakuan menghasilkan hasil yang positif (berwarna biru kehitaman)

Laporan Praktikum Fisiologi Tumbuhan

ketika ditetesi lugol.karena daun tanpa perlakuan (kontrol) mendapatkan cahaya matahari yang cukup sehingga klorofil dapat menangkap cahaya tersebut untuk melakukan fotosintesis sehingga akan menghasilkan amilum, yang ketika ditetesi lugol akan berwarna biru kehitaman. Dari praktikum diatas terdapat penyimpangan atau tidak sesuai dengan literature, padahal untuk prosedur kerja sudah dilakukan sesuai dengan langkah kerja yang terdapat pada modul praktikum. Dan untuk penutupan daun dengan alumunium foil dan selofan berwarna juga dilakukan pada pagi hari jam 07.00 (23 April 2012) dan dipetik pada siang hari hari berikutnya jam 12.30 (24 April 2012) berarti ini dilakukan selama lebih dari 24 jam dan memungkinkan tumbuhan melakukan fotosintesis. untuk penyimpangan yang terjadi sepertinya dikarenakan ketidaktelitian pada saat menentukan warna apa pada daun yang telah di tetesi lugol. ataupun dikarenakan jumlah daun yang diuji lebih sedikit dibandingkan dengan tetesan lugol sehingga yang nampak terlihat hanya warna dari lugol.

C. Kesimpulan Fotosintesis atau asimilasi zat karbon adalah suatu proses, dimana zatzat anorganik H2O dan CO2 oleh klorofil diubah menjadi zat organic karbohidrat dengan pertolongan sinar matahari Berdasarkan praktikum yang dibutuhkan dalam fotosintesis adalah cahaya dan klorofil.

D. Daftar Pustaka Dwidjoseputro. 1989. Pengantar Fisiologi Tumbuhan. Gramedia, Jakarta Lakitan,B. 1993. Dasar-Dasar Fisiologi Tumbuhan. Raja Grafindo

Persada.Jakarta Salisbury, F.b dan Ross, C.W.1995. Fisiologi Tumbuhan jilid 1 edisi IV alih bahasa Luqman, RR dan Sumaryono. Penerbit ITB. Bandung. Tjitrosomo,S.S.1985. Botani Umum 2.Angkasa.Bandung