Anda di halaman 1dari 2

Distribusi Poisson

Ciri-ciri distribusi Poisson : 1. Percobaan di satu selang tertentu tak bergantung pada selang lain. 2. Peluang terjadinya satu percobaan singkat atau pada daerah yang kecil (jarang terjadi) 3. Peluang lebih dari satu hasil percobaan alkan terjadi dalam selang waktu yang singkat tersebut, dapat diabaikan.

Contoh 6.7. Mahasiswa menemukan dompet di jalan Jawa. Banyak mahasiswa yang lewat jalan tersebut merupakan contoh ditribusi Poisson.

Definisi 6.5. Distribusi peluang peubah acak Poisson X, yang menyatakan banyaknya sukses yang terjadi dalam suatu selang waktu atau daerah tertentu dinyatakan dengan t, diberikan oleh f(x) = e

x!

x = 0, 1, 2, dan > 0

Bukti : Karena > 0 dan x 0 maka x > 0. Nilai suatu factorial pasti positif dan e- > 0, sehingga dapat disimpulkan bahwa : f(x) = Mac Laurin : ea = 1 + a + a2/2! + =

x!

0. Dengan mempergunakan deret

ai i! dapat dibuktikan syarat kedua dari suatu i =0

pdf

yaitu :

f ( x) =

x =1

e x ( ) x = e . Ambil a = dan i = x x! x! x =1

maka

() x x! = e , x=1

sehingga

f(x) = e-e = 1. Oleh karena itu distribusi Poisson

merupakan suatu pdf.

Teorema. 6.4 Rataan dan variansi distribusi Poisson adalah sama yaitu , sedangkan mgf distribusi poisson adalah

e ( e 1)

Bukti :
tx MGF distribusi Poisson : M(t) = e x=0
e x (e t ) x e = = x! x! x =1

e e e

M(t) = e

( e t 1)

adalah fungsi pembangkit momen distribusi poisson.

Turunan pertama M(t) yaitu M(t) =


t t

e ( e 1) .et dan turunan keduanya adalah M(t) =


adalah nilai rata rata

e ( e 1) et + (et)2 e ( e 1) . Jika t = 0, maka M(0) = =

distribusi Poisson. Sedangkan jika t = 0 maka turunan kedua M(t) menjadi M(0) = +

2. Seperti yang kita ketahui dari sifat fungsi pembangkit momen (lihat bab IV) bahwa 2
= M(0) - M(0)2 , maka varians distribusi poisson adalah sebagai berikut 2 = ( + 2) -

2= .
Oleh karena = maka distribusi poisson yang dinotasikan dengan p() dapat dituliskan sebagai p() dengan pdf : f(x) = e

x!

Teorema 6.5 Misalkan X berdistribusi binomial b(n,p). Bila n , p 0, dan = np tetap sama, maka b(n,p) dihampiri oleh p()

Bukti diserahkan pada pembaca sebagai latihan.

BAB VI