Anda di halaman 1dari 8

MODUL KE-2

Materi Kuliah Referensi Dosen : Penggabungan Badan Usaha : 1. Beams et. al, 8 Ed : Ch.1 (Business Combination) 2. PSAK No. 22 : Akuntansi Penggabungan Usaha : Muh. Arief Effendi,SE,MSi,Ak,QIA PENGGABUNGAN USAHA (BUSINESS COMBINATION) (BAGIAN KE-2)
E. APLIKASI METODE PEMBELIAN (PURCHASE METHOD ) 1. Prosedur Akuntansi : Menyesuaikan nilai aktiva & kewajiban milik perusahaan yang akan digabung dengan nilai wajar (Fair Value). Mencatat transaksi penggabungan sebesar nilai investasinya / biaya perolehannya (Acquisition Cost). Membuat jurnal pemilikan asset (Aktiva & kewajiban) dari perusahaan yang digabung. Jika terdapat selisih dicatat sebagai Goodwill(Nilai investasi tidak sama dengan aktiva neto) Goodwill yang timbul mengantisipasi manfaat yang akan diperoleh pengakuisisi dimasa mendatang. Membuat Laporan Keuangan Gabungan : Sejak tanggal penggabungan (the date of acquisition), perusahaan pengakuisisi : Melaporkan hasil usaha perusahaan yang diakuisisi dalam Laporan Laba rugi-nya. Melaporkan Aktiva & Kewajiban perusahaan yang diakuisisi dalam Neraca-nya serta Goodwill yang timbul dari akuisisi tersebut. 2. Biaya yang timbul dalam proses pengabungan usaha.

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB

M. Arief Effendi,SE,MSi,Ak,QIA AKUTANSI KEUANGAN LANJUT 2

BIAYA YANG TIMBUL DALAM PROSES PENGGABUNGAN USAHA APB Opinion No. 16 Pooling of Purchase Method Interest Method Semua biaya Biaya yang yang timbul timbul akan diakui dibedakan 2 dan dicatat (dua) : kedalam 1. Biaya perkiraan / yang account biaya berhubun usaha dalam gan periode dengan terjadinya saham : penggabungan -Cetak . saha m. -Pendafta ran saha m. -Pengelu aran saha m. akan diakui dan dicatat sebagai pengurang account agio saham (Agio Saham Debit). 2. Biaya yang tidak berhubun gan dengan saham : -Biaya komis i. -Biaya akunt ansi. -Biaya huku m PSAK No. 22 Pooling of Interest Purchase Method Method o Paragraf 62 : Pengeluaran yang terjadi sehubungan dengan penyatuan kepemilikan harus diakui sebagai beban pada periode terjadinya. Paragraf 63 : Pengeluaran yang terjadi sehubungan dengan penyatuan kepemilikan mencakup ; Biaya pendaftaran dan penerbitan saham. Biaya yang timbul dalam usaha membutuhkan informasi kepada pemegang saham. Biaya konsultan. Gaji & lain-lain untuk karyawan yang terlibat dalam pengabungan usaha, termasuk Biaya kerugian yang timbul akibat penggabungan kegiatan perusahaan Paragraf 25 : Biaya langsung (direct cost) sehubungan dengan proses penggabungan usaha : Biaya regristasi dan emisi saham. Honorarium tenaga profesional, seperti akuntan, penasehat hukum, penilai dan konsultan lainnya. dapat diakui sebagai biaya perolehan. Biaya administrasi umum, biaya Divisi akuisisi dan biaya lain yang tidak dapat secara langsung didistribusikan pada akuisisi tertentu tidak diakui sebagai biaya perolehan, tetapi dibebankan pada periode terjadinya akuisisi.

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB

M. Arief Effendi,SE,MSi,Ak,QIA AKUTANSI KEUANGAN LANJUT 2

akan diakui dan dicatat sebagai penambah account Investasi pada perusahaan yang digabung.

perusahaan yang tadinya merupakan usaha yang terpisah satu sama lain.

3. Pooling of Interest Method VS Purchase Method. CONTOH SOAL : PT. ABC akan mengambil alih (mengakuisisi) aktiva neto PT. XYZ dengan cara mengeluarkan 18.000 lembar sahamnya. Nilai nominal per lembar saham Rp. 10.000,-, sedangkan nilai pasar (fair value) Rp. 20.000,- per lembar saham. Total Biaya yang timbul dalam penggabungan perusahaan tsb. Rp. 11.000.000,- terdiri dari: Biaya yang langsung berhubungan dengan saham :

Biaya pendaftaran Biaya penerbitan/cetak saham Biaya pengeluaran saham Jumlah Biaya hukum Biaya akuntan Biaya komisi Jumlah

= Rp. 1.250.000,= Rp. 500.000,= Rp. 750.000,-

= Rp. 2.500.000,= Rp. 1.000.000,= Rp. 5.000.000,= Rp. 2.500.000,= Rp. 8.000.000,-

Biaya yang tidak langsung berkaitan dengan saham :

Data keuangan PT. ABAC dan PT. XYZ sesaat sebelum penggabungan pada tanggal 1-1-2007 sbb. : (ANGKA DLM RP. JUTA) PT. XYZ PT. XYZ (BOOK VALUE) (FAIR VALUE) 90 200 100 260

URAIAN ASSET : AKTIVA LANCAR (CURRENT ASSET) AKTIVA TETAP (FIXED ASSET)

PT. ABC (BOOK VALUE) 350 400

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB

M. Arief Effendi,SE,MSi,Ak,QIA AKUTANSI KEUANGAN LANJUT 2

TOTAL ASSET HUTANG DAGANG MODAL SAHAM (@RP. 10.000) AGIO SAHAM RETAINED EARNING LABA BERSIH TOTAL LIABILITY & STOCKHOLDER EQUITY PENJUALAN HARGA POKOK PENJUALAN LABA KOTOR BIAYA-BIAYA LABA BERSIH Diminta :
a.

750 100 500 25 75 50 750 200 100 100 50 50

290 15 200 10 25 40 290 100 40 60 20 40

20

Buat jurnal atas transaksi tersebut pada buku PT. ABC, dengan Pooling Buat Laporan Keuangan Gabungan (Neraca, Laporan Laba Rugi,

of Interest dan Purchase Method.


b.

Laporan Laba yang ditahan (Retrained Earning) yang dibuat oleh PT. ABC. JAWABAN : a. Jurnal pengabungan usaha pada Buku PT. A : NO. URAIAN POOLING OF INTEREST METHOD (RP) D K 235.000.000 180.000.000 30.000.000 25.000.000 11.000.000 11.000.000 90.000.000 200.000.000 40.000.000 20.000.000 _ 15.000.000 100.000.000 100.000.000 260.000.000 _ _ 28.500.000 20.000.000 _ 8.500.000 2.500.000 11.000.000 PURCHASE METHOD (RP) D 360.000.000 180.000.000 180.000.000 K

Mencatat pengeluaran saham kepada PT. B (18.000 lembar) : Investasi pada PT. B Modal Saham Agio Saham Retained earning Mencatat pengeluaran biaya dalam proses penggabungan : Biaya-biaya penggabungan Investasi pada PT. B Agio saham Kas Mencatat penerimaan aktiva neto dari PT. B : Aktiva Lancar Aktiva Tetap Harga Pokok Penjualan Biaya-Biaya Goodwill Hutang Dagang Penjualan

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB

M. Arief Effendi,SE,MSi,Ak,QIA AKUTANSI KEUANGAN LANJUT 2

Investasi pada PT. B

235.000.000

368.500.000

b. Laporan Keuangan Gabungan (Laporan Laba Rugi, Laporan Retained Earning & Neraca) : URAIAN 1. LAPORAN LABA RUGI : PENJUALAN HARGA POKOK PENJUALAN LABA KOTOR BIAYA-BIAYA BIAYA PENGGABUNGAN LABA BERSIH 2. LAPORAN RETAINED EARNING (R/E) : R/E PT. A SEBELUM PENGGABUNGAN RETAINED EARNING PT. B LABA BERSIH JUMLAH RETAINED EARNING (R/E) 3. NERACA : ASSET : AKTIVA LANCAR (CURRENT ASSET) AKTIVA TETAP (FIXED ASSET) GOODWILL TOTAL ASSET HUTANG DAGANG MODAL SAHAM (@RP. 10.000) AGIO SAHAM RETAINED EARNING TOTAL LIABILITY & STOCKHOLDER EQUITY POOLING OF INTEREST METHOD (RP) 300.000.000 140.000.000 160.000.000 70.000.000 11.000.000 79.000.000 75.000.000 25.000.000 100.000.000 79.000.000 179.000.000 PURCHASE METHOD (RP) 200.000.000 100.000.000 100.000.000 50.000.000 0 50.000.000 75.000.000 0 75.000.000 50.000.000 125.000.000

429.000.000 600.000.000 _ 1.029.000.000 115.000.000 680.000.000 55.000.000 179.000.000 1.029.000.000

439.000.000 660.000.000 28.500.000 1.127.500.000 120.000.000 680.000.000 202.500.000 125.000.000 1.127.500.000

4. Menyusun Neraca Pembukaan (Neraca Awal) Perusahaan Gabungan Dalam Penggabungan usaha terdapat 3 macam jenis untuk pencatatan Nilai Pasar Modal Saham (NPMS) atau Stock Market Value dibandingkan dengan Nilai Pasar Aktiva Bersih (NPAB) atau Market Value of Net Asset sbb : 1. NPMS = NPAB

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB

M. Arief Effendi,SE,MSi,Ak,QIA AKUTANSI KEUANGAN LANJUT 2

Tidak ada goodwill. Dapat terjadi Agio Modal Saham (dicatat disebelah Kredit / Passiva). Kelebihannya dicatat sebagai Goodwill (dicatat disebelah Debet / Aktiva). NPMS > nilai nominalnya, kelebihannya dicatat sebagai Agio Modal Saham.

2. NPMS > NPAB

3. NPMS < NPAB Selisihnya dialokasikan kepada seluruh Aktiva Non Kas (Non Cash Asset). Aktiva Kas dicatat sebesar Nilai yang Sebenarnya (Net Realizable Value), sedangkan Aktiva Non Kas dicatat sebesar Harga Perolehan (Historical Cost) yang sebenarnya. Contoh soal : Pada awal tahun 2008, PT. A dan PT. B sepakat untuk melakukan penggabungan usaha, Nilai Buku (NB) serta Nilai Pasar (NP) atas Desember 2007 sbb.: Angka dalam Rp. juta PT. B Total NP 50 70 110 170 400 100 NB 75 100 150 175 500 150 250 40 60 350 500 NP 75 95 190 230 590 140 NB 125 175 240 310 850 250 450 60 90 600 850 NP 125 165 300 400 990 240 PT. X dan PT. Y per 31

PERKIRAAN (ACCOUNT) NB AKTIVA Kas Piutang Persediaan Aktiva tetap Total aktiva PASIVA Kewajiban / Hutang Ekuitas Modal saham Agio saham Retained earning Total Ekuitas Total Pasiva (Hutang & Ekuitas) Informasi tambahan :

PT. A

50 75 90 135 350 100 200 20 30 250 350

300 400

450 590

750 990

Dalam penggabungan badan usaha tersebut dibentuk PT. AB. PT. AB menerbitkan modal saham dengan nilai nominal Rp. 600 juta, dan saat itu nilai pasar (NP) modal saham ditaksir sebesar 125 % (NPMS = NPAB). Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB M. Arief Effendi,SE,MSi,Ak,QIA AKUTANSI KEUANGAN LANJUT 2

Apabila Nilai Pasar Modal Saham (NPMS) sebesar 140 % atau NPMS > Nilai Pasar Aktiva Bersih (NPAB). Apabila Nilai Pasar Modal Saham (NPMS) sebesar 113,33 % atau NPMS < Nilai Pasar Aktiva Bersih (NPAB).

Diminta : a. Buat jurnal yang harus dibuat oleh PT. AB. b. Buat Neraca pembukaan PT. AB Jawaban : NO. a URAIAN Jurnal yang dibuat PT. AB : Kas Piutang Persediaan Aktiva Tetap Goodwill Hutang Modal Saham Agio Modal Saham Neraca Pembukaan PT. AB : AKTIVA Kas Piutang Persediaan Aktiva Tetap Goodwill TOTAL AKTIVA Hutang Modal Saham Agio Modal Saham TOTAL HUTANG & EKUITAS NPMS = NPAB D K 125 165 300 400 240 600 150 Angka dalam Rp. juta NPMS > NPAB NPMS < NPAB D K D K 125 165 300 400 90 240 600 240 125 165 270 360 240 600 80

b.

125 165 300 400 990 240 600 150 990

125 165 300 400 90 1.080 240 600 240 1.080

125 165 270 360 920 240 600 80 920

Perhitungan Agio Modal Saham & Goodwill : NPMS = NPAB Agio Modal Saham = 25 % X Rp. 600 juta = Rp. 150 juta. NPMS > NPAB Agio Modal Saham = 40 % X Rp. 600 juta = Rp. 240 juta. NPMS = 140 % X Rp. 600 juta NPAB = Rp. 840 juta = Rp. 750 juta

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB

M. Arief Effendi,SE,MSi,Ak,QIA AKUTANSI KEUANGAN LANJUT 2

Goodwill NPMS < NPAB NPMS = 113,33 % X Rp. 600 juta NPAB Kelebihan NPAB diatas NPMS

= Rp. 90 juta = Rp. 680 juta = Rp. 750 juta = Rp. 70 juta (Goodwill Negatif)

Goodwill negatif diperlakukan sebagai pengurang aktiva non moneter/Aktiva Non Kas. (ANGKA DLM RP. JUTA) NILAI PASAR KAS PIUTANG PERSEDIAAN AKTIVA TETAP JUMLAH Perhitungan :

GOODWILL NEGATIF 13,35 24,28 32,37 70

HARGA PEROLEHAN 125 165 270 360 920

125 165 300 400 990

Piutang + Persediaan + Aktiva Tetap = 165 juta + 300 juta + 400 juta Pembagian :

= Rp. 865 juta.

165/865 X Rp. 70 juta = Rp. 13.352.601,15 300/865 X Rp. 70 juta = Rp. 24.277.456,65 400/865 X Rp. 70 juta = Rp. 32.369.942,20 Total Rp. 70.000.000,00

Pusat Pengembangan Bahan Ajar - UMB

M. Arief Effendi,SE,MSi,Ak,QIA AKUTANSI KEUANGAN LANJUT 2