Anda di halaman 1dari 4

4.3 STRATEGI PELAKSANAAN KOMUNIKASI (SP) TINDAKAN KEPERAWATAN HARGA DIRI RENDAH KRONIS 4.3.

1 Strategi pelaksanaan 1 (SP) 1 4.3.1.1 Proses Keperawatan a. Kondisi Klien: Tn. K, 62 tahun masuk RS Marzoeki Mahdi sejak tahun 2009. Ketika diobservasi aktivitas motorik agak lesu, berjalan lambat dan kadang menunduk, kontak mata kurang, sering menyendiri, jarang berbicara dengan teman sekamarnya, malas berkenalan dengan orang yang belum dikenal. Klien lebih sering duduk-duduk di kursi tanpa melakukan aktivitas apapun. Ketika diwawancara, klien merasa malu karena pernah diejek orang lain karena dianggap gila.. b. Diagnosa Keperawatan Gangguan konsep diri: Harga diri rendah c. Tujuan Khusus 1) Klien dapat membina hubungan saling percaya 2) Klien dapat mengidentifikasi kemampuan dan aspek positif yang dimiliki 3) Klien dapat menilai kemampuan yang dapat digunakan 4) Klien dapat memilih kegiatan yang akan dilatih sesuai dengan kemampuan 5) Klien dapat berlatih sesuai dengan kemampuan yang dipilih 6) Klien dapat pujian yang wajar terhadap keberhasilan yang dicapai 7) Klien dapat memasukkan kegiatannya ke dalam jadwal harian

d. Tindakan Keperawatan SP1 HDR 1) Membina hubungan saling percaya 2) Mengidentifikasi kemampuan dan aspek positif yang dimiliki klien 3) Membantu klien menilai kemampuan klien yang dapat digunakan 4) Membantu klien memilih kegiatan yang akan dilatih sesuai dengan kemampuan klien 5) Melatih klien sesuai kemampuan yang dipilih 6) Memberikan pujian yang wajar terhadap keberhasilan klien 7) Menganjurkan klien memasukkan dalam jadwal kegiatan

4.3.1.2 Strategi Komunikasi dalam Pelaksanaan Tindakan Keperawatan SP1

Orientasi Selamat pagi bapak Kim Tjun! Bagaimana keadaan bapak hari ini? Bapak terlihat segar. Bapak masih ingat dengan saya kan bapak? Coba diingat nama saya suster siapa? Wah bagus sekali bapak masih ingat dengan saya suster echa. Bagimana kalu kita bercakap-cakap tentang kemapuan dan kegiatan yang pernah bapak lakukan? Setelah itu kita akan nilai kegiatan mana yang masih dapat bapak lakukan di rumah sakit. Sete;lah kita nilai, kita akan pilih satu kegiatan untuk kita latih. Dimana kita duduk? Bagaiman kalau di taman? Berapa lama? Bagaimana kalau 20 menit? Kerja Bapak, apa saja kemampuan yang bapak miliki? Bagus, apa lagi? Saya buat daftarnya ya! Apa lagi kegiatan rumah tangga yang biasa bapak lakukan? Bagimana dengan merapikan kamar? Menyapu? Mencuci piring dan seterusnya. Wah bagus sekalai ada lima kemampuan dan kegiatan yang bapak miliki! bapak kim, dari kelima kegiatan / kemampuan yang masih dapat dikerjakan dirumah sakit. Bagus sekali ada tiga kegiatan yang masih bisa dikerjakan dirumah sakit ini sekarang, coba pilih satu kegiatan yang masih bisa dikerjakan di rumah sakit ini. Baik yang nomer satumerpaikan tempat tidur? Kalau begitu, bagaimana kalo sekarang kita latihan merapikan tempat tidur? Mari kita lihat tempat tidur bapak kim. Coba lihat, sudah rapikah tempat tidur bapak kim? nah kalau kita mau merapikan tidur, mari kita pindahkan bantal dan selimutnya terlebih dahulu. Bagus sekarang kita angkat seprainya dan kita balik kasurnya. Nah sekarang kita pasang lagi seprainya, kita mulai dari arah atasa ya. Wah bagus. Sekarang sebelah kaki tarik dan masukkan, lalu sebelah pinggir masukkan. Sekarang ambil bantal, rapikan dan letakkan di bagian atas atau kepala. Mari kita lipat selimutny, ya bagus. Bapak sudah bisa merapikan tempat tidur dengan baik sekali. Coba perhatikan bedakan dengan sebelum dirapikan. Bagus. coba bapak lakukan dan jangan lupa memberi tanda di kertas daftar kegiatan, tulis M jika bapak lakukan tanpa disuruh, tulis B kalau bapak melakkan dengan dibantu, dan tulis T kalau bapak tidak melakukan Terminasi bagaimana perasaan bapak kim setelah kita bercakap-cakap dan merapikan tempat tidur? Ya ternyata bapak banyak memiliki kemampuan yang dapat dilakukan di rumah sakit ini. Salah satunya merapikan tempat tidur yang sudah bapak praktikkan dengan baik sekali. Nah kemapuan ini dapat dilakukan juga dirumah setelah pulang. Sekarang mari kita masukkan pada jadwal harian. Bapak mau berapa kali sehari merapikan tempat tidur. Bagus dua kali yaitu pagi jam berapa?lalu sehabis istirahat siang, yaitu jam 4 sore. besok hari rabu kita latihan lagi kemampuan yang kedua. Bapak masih ingat kegiatan apa lagu yang mampu dilakukan di rumah sakit selain merapikan tempat tidur? Ya bagus cuci piring, kalau begitu kita akan latihan mencuci piring besok jam 8 pagi di dapur ruangan ini sehabis makan pagi. Sampai jumpa bseok pagi bapak.

4.3.2 Strategi pelaksanaan 2 (SP) 2 4.3.2.1 Proses Keperawatan a. Kondisi Klien: Tn K (62 tahun) telah 3 tahun dirawat di RS Marzoeki Mahdi. Klien dirawat karena marah-marah, memukul, mengganggu lingkungan. Klien mengatakan sudah 1 tahun keluarga tidak menjenguk klien. Klien mengatakan merasa kesepian dan rindu dengan keluarga. b. Diagnosa Keperawatan Harga diri rendah kronis c. Tujuan Khusus 1. Klien dapat mengevaluasi jadwal kegiatan harian 2. Klien dapat melatih kemampuan kedua 3. Klien dapat memasukkan kemampuan kedua dalam jadwal kegiatan klien d. Tindakan Keperawatan SP2 HDR 1. Mengevaluasi jadwal kegiatan harian klien 2. Melatih kemampuan kedua 3. Menganjurkan klien memasukkan kemampuan kedua ke dalam jadwal kegiatan harian 4.3.2.2 Strategi Komunikasi dalam Pelaksanaan Tindakan Keperawatan SP2

Orientasi selamat pagi, bagaimana perasaan bapak kim pagi ini? Tampak cerah. Bagaimana pak kim sudah mencoba merapikan tempat tidur tadi pagi.? Bagus kalau sudah dilakukn ( jika belum mampu melakukannya, ulang dan bantu kembali) sekarang kita akan latih kemampuan kedua. Masih ingat apa kegiatan itu pak kim? ya benar, sekarang kita akan latihan mencuci piring di dapur. waktunya sekitar 15 menit, mari kita ke dapur! Kerja pak kim, sebelum mencuci piring kita perlu siapkan dulu perlengkapannya, yaitu sabut/ spons untuk membersihkan piring, dan air untuk membilas. Pak kim dapat menggunakan air yang mengalir dari keran ini. Oh ya jangan lupa sediakan tempat sampah untuk membuang sisa makanan sekarang saya perlihatkan dulu ya caranya. Setelah semuanya perlengkapan tersedia, pak kim ambil satu piring kotor, lalu buang dulu sisa kotoran yang ada di piring tersebut dengan mengguanakn sabut/spons yang sudah diberikan sabun pencuci pringa. Setelah selesai disabuni bilas dengan air bersih sampai tidak ada busa sabun sedikit pun di piring tersebut. Setelah itu pak kim bisa mengeringkan piring yang sudah bersih di rak yang sudah tersedia di dapur. Nah selesai! sekarang coba pak kim yang melakukan

bagus sekali, pak kim dapat mempraktikkan cuci piring denagn baikSekarang di lap tangannya Terminasi bagaimana perasaan pak kim setelah kita latihan cuci piring? bagaimana jika kegiatan cuci pring ini dimasukkan menjadi kegiatan harian pak kim pak kim mau berapa kali mencuci piring? Bagus sekali pak kim mencuci piring tiga kali setelah makan pak kim besok suster akan pindah ruang dinas. sekarang adalah hari terakhir suster eka berada di ruangan ini. sampai jumpa ya pak kim, sampai bertemu kembali