Anda di halaman 1dari 3

Kantor Akuntan Publik (KAP) Audit atas laporan keuangan yang bertujuan umum di Indonesia dilakukan oleh kantor

akuntan public (KAP) kecuali atas organisasi atau lembaga pemerintah tertentu. Hak legal untuk melakuakan audit diberikan kepada kantor akuntan public oleh menteri keuangan. Kantor akuntan publik juga memberikan jasa lain kepada klien, seperti jasa pajak dan konsultasi. Kegiatan Kantor Akuntan Publik - Jasa akuntansi dan pembukuan untuk menyusun laporan keuangan - Jasa perpajakan untuk menyiapkan SPT pajak bagi perseorangan maupun perusahaan - Jasa konsultasi manajemen untuk mengoperasikan bisnis secara lebih efisien - Perencanaan keuangan - Penilaian usaha Struktur Kantor Akuntan Publik Dipengaruhi oleh : - Kebutuhan akan independensi dari klien Independensi memungkinkan auditor tidak bias dalam menarik kesimpulan tentang laporan keuangan - Pentingnya struktur untuk memicu kompetensi Kompetansi memungkinkan auditor melaksanakan audit dan melakukan jasa-jasa lain secara efisien dan efektif - Meningkatkan resiko tuntutan hukum yang dihadapi auditor Struktur organisasi KAP Menurut PMK 17/2008 terdapat dua struktur organisasi KAP - Perusahaan perorangan (proprietorship) - Persekutuan (partnership) Public Company Accounting Oversight Board (PCAOB) PCAOB menetapkan standar audit tentang efektivitas pengendalian internal dan pengendalian mutu atas laporan keuangan perusahaan terbuka di USA, juga melakukan inspeksi untuk menilai ketaatan pada aturan-aturan PCAOB dan SEC, standar profesional serta kebijakan pengendalian mutu kantor itu sendiri. Sedangkan pengawasan terhadap audit bagi perusahaan swasta dipegang oleh Auditing Standards Board (ASB) dengan Statements of Auditng Standards sebagai standarnya. Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (BAPEPAM- LK) BAPEPAM-LK adalah badan pemerintah pusat yang membantu menyediakan informasi yang andal bagi investor untuk membuat keputusan investasi. Badan ini berperan dalam penetapan GAAP dan persyaratan pengungkapan laporan keuangan, karenanya BAPEPAM- LK berwenang menetapkan persyaratan pelaporan yang dianggap perlu demi wajarnya pengungkapan kepada investor dan membuat aturan bagi setiap akuntan publik terkait dengan laporan keuangan keuangan yang telah diaudit yang diserahkan kepada BAPEPAM LK sebagai salah satu syarat memasuki pasar modal Indonesia.

Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI) IAPI berwenang menetapkan standar dan aturan mengenai standar audit, standar kompilasi dan review, standar atestasi lainnya, dan kode etik. Fungsi lain IAPI adalah menyusun dan menilai ujian sertifikasi akuntan publik, melakukan riset, mempublikasikan bahan-bahan mengenai topik-topik yang berkaitan dengan akuntansi, audit, jasa atestasi, jasa assurance, jasa komsultasi manajemen dan juga melaksanakan berbagai fungsi pendidikan. Standar Audit Yang Berlaku Umum Prinsip akuntansi yang diterima umum (Generally Accepted Accounting Principles - GAAP) adalah standar yang mengatur bagaimana peristiwa-peristiwa ekonomi dilaporkan contohnya prinsip harga perolehan dan pengakuan pendapatan. Standar audit yang diterima umum (Generally Accepted Auditing Standards - GAAS) adalah pedoman untuk membantu auditor memenuhi tanggung jawab profesionalnya dalam audit atas laporan keuangan historis, terdiri dari : 1. Standar umum yaitu kualitas pribadi yang harus dimiliki auditor - Pelatihan dan kecakapan teknis yang memadahi - Sikap mental yang independen - Kemahiran profesional 2. Standar pekerjaan lapangan yaitu pengumpulan bukti dan aktivitas lain selama pelaksaan audit yang sebenarnya - Perencanaan dan pengawasan yang memadahi - Memahami entitas dan lingkungannya termasuk pengendalian internal - Bukti yang cukup dan tepat 3. Standar pelaporan meliputi menyiapkan laporan mengenai laporan keuangan secara keseluruhan termasuk pengungkapan informative. Pernyataan Standar Audit (PSA) PSA adalan interpretasi dari kesepuluh standar audit yang berlaku umum (GAAS) dan merupakan referensi paling terotorisasi yang tersedia bagi auditor. Semua PSA diberi dua nomor klasifikasi, yaitu satu nomor PSA dan satu nomor SA yang menunjukkan lokasi dalam kondifikasi Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP). GAAS dan PSA dipandang oleh para praktisi sebagai standar minimum kinerja, dan bukan sebagai standar yang ideal. Standar Audit Internasional Internasional Standards on Auditing (ISAs) diterbitkan oleh International Auditing Practices Committee (IAPC) dari International Federation of Accountants (IFAC). IFAC adalah adalah organisasi profesi akuntan sedunia dengan 163 organisasi anggota di 120 negara, yang mewakili lebih dari 2,5 juta akuntan di seluruh dunia. IAPC berupaya meningkatkan keseragaman praktik audit dan jasa-jasa terkait di seluruh dunia dengan menerbitkan persyaratan mengenai berbagai fungsi audit dan atestasi serta mendorong penerimaannya di seluruh dunia.

Pengendalian Mutu Pengendalian mutu terdiri atas metode-metode yang digunakan untuk memastikan bahwa kantor itu memenuhi tanggung jawab profesionalnya pada klien dan pihak-pihak lain. Pengendalian mutu berkaitan erat denga GAAS, namun berbeda. Unsur-unsur pengendalian mutu mengadopsi standar internasional pengendalian mutu IFAC - Independensi, integritas, dan objektivitas - Manajemen kepegawaian dalam hal ini KAP memiliki hierarki yang khas untuk menjaga kompetensinya, terdiri dari : Asisten staf dengan pengalaman 0-5 tahun Manajer dengan pengalaman 5-10 tahun Partner dengan pengalaman lebih dari 10 tahun - Penerimaan dan kelanjutan klien serta penugasan - Kriteria penugasan - Pemantauan Review Sejawat (Peer Review) adalah suatu telaah, oleh akuntan public atas ketaan KAP pada system pengendalian mutu kantor itu sendiri. Tujuannya adalah untuk menentukan dan melaporkan apakah KAP yang ditelaah telah mengembangkan kebijakan dan prosedur yang memadahi bagi kelima unsur pengendalian mutu dan mengikuti kebijakan serta prosedur dalam praktik. Indra Kristianto P (F0310044)