Panduan Pengisian Dokumen Hijau PROPER

0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
45 tayangan54 halaman
Dokumen ini menjelaskan tata cara pengisian Dokumen Ringkasan Kinerja Pengelolaan Lingkungan (DRKPL) dan mekanisme penilaian PROPER di Indonesia. Penilaian mencakup berbagai aspek seperti pengendalian pencemaran, efisiensi energi, dan pengelolaan limbah, dengan tujuan untuk meningkatkan ketaatan terhadap peraturan lingkungan hidup. Selain itu, terdapat kriteria penilaian yang harus dipenuhi oleh perusahaan untuk mendapatkan peringkat yang lebih baik dalam pengelolaan lingkungan.

Diunggah oleh

Kiki Yuw Wicaqsonoo
Lisensi
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

DIREKTORAT JENDERAL PENGENDALIAN PENCEMARAN DAN KERUSAKAN LINGKUNGAN

KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN


REPUBLIK INDONESIA

TATA CARA PENGISIAN


DOKUMEN HIJAU
MEKANISME PENILAIAN PROPER
X
KEUNGGULAN LINGKUNGAN

S =

Beban Pencemaran Air


Konservasi Penurunan
Sistem Manajemen
U

Kenekaragaman
EMAS

Pengembangan
Limbah Padat
B
Lingkungan

Masyarakat
Limbah B3
Penurunan
Efisiensi

Hayati
Emisi
Energi I

3R

3R
N Passing Grade
I L
L A HIJAU
A
I I
Passing Grade

Dokumen Ringkasan Kinerja Pengelolaan Lingkungan


BEYOND COMPLIANCE AREA

Penilaian Kerusakan Lahan TAAT BIRU


Pengendalian Pencemaran Laut
Pengelolaan Limbah B3 MERAH
TIDAK TAAT
Pengendalian Pencemaran Udara
Pengendalian Pencemaran Air
Pelaksanaan AMDAL TIDAK ADA UPAYA HITAM

PENTAATAN TERHADAP PERATURAN LINGKUNGAN HIDUP


Dokumen Ringkasan Kinerja Pengelolaan Lingkungan (DRKPL)
Cover
Daftar Isi Hard Copy &
Sambutan
Soft Copy
25 halaman foto
Daftar Pustaka
SML
DRKPL Efisiensi Energi

3R Limbah B3
Dokumen Ringkasan 3R Limbah Padat Non B3
Kinerja Pengelolaan Bukti Bukti
Lingkungan (DRKPL) Penurunan Emisi
Efisiensi Air & Penurunan
Beban Pencemaran

Keaneka Ragaman Hayati

Bukti Bukti Pemberdayaan Masyarakat


DRKPL
Formulir Isian Penilaian Hijau & Emas

Status adisionalitas inovasi


BAGAIMANA CARA PENGISIAN?
Peringkat Diagram Alir Penilaian Hijau dan Emas
Sementara (PerMENLH No. 3 Tahun 2014)

1. Tingkat ketaatan dokumen


lingkungan , PPAm PPU, PLB3 & Tidak BUKAN
PKL 100%
CALON HIJAU
2. House keeping
3. Tidak ada temuan mayor
Ya
CALON Pengumpulan DRKPL>Nilai
Penilaian
KANDIDAT dokumen rata-rata
DRKPL
HIJAU hijau
Ya
Penilaian
percentile 25% Tidak >percentile 25% Dokumen
Penetapan
persektor persektor kandidat
Ya penilaian penilaian Hijau Hijau
Tidak Ya
CALON Tidak
KANDIDAT HIJAU BIRU
EMAS
Tidak
Tidak
Konsistensi 3 KANDIDAT Memenuhi kriteria Ya
tahun HIJAU
Ya
EMAS penilaian EMAS EMAS
• Tren Rataan Nilai DRKPL
2013 - 2017
70
2017

60 2013
2015
30,10
14,88
27,66
50 207 229
2014
40 21,87
2016
31,14
30

20 RBT
8,5

10

0
10-15

15-20

20-25

25-30

30-35

35-40

40-45

45-50

50-55

55-60

60-65

65-70

70-75

75-80
0-5

5-10
Sistem Penilaian Hijau

35

30
Sawit, Kayu lapis
25
Otomotif
20
Energi
15
Tambang
10

Migas Distribusi 5

Migas EP 0
100 150 200 250 300 350 400 450 500 550 600
Migas UP, Migas LNG, Petrokimia, Pupuk
BIRU HIJAU EMAS
Kawasan Industri

Dll...
2017
KRITERIA
BEYOND COMPLIANCE
SISTEM
MANAJEMEN
LINGKUNGAN
Ringkasan Isian Penilaian Hijau Emas & Lampiran Bukti-bukti
Sistem Manajemen
Lingkungan

Ringkasan Kinerja SML

Bukti Kebijakan Lingkungan


Nama folder / file di samping hanya
Bukti Perencanaan untuk penjelasan. Nama folder / file
sebenarnya tidak boleh terlalu
panjang sehingga corrupted jika
Bukti Implementasi dilakukan peng-copi-an.
Tim Evaluator hanya akan melihat
Bukti Checking and Corrective bukti – bukti pada folder yang
relevan dan tidak akan mencari bukti
pada folder lainnya. Pastikan bukti-
Bukti Review Manajemen
bukti yang disampaikan tersusun
secara sistematis di dalam folder
Bukti Rentang Pengaruh yang relevan.

Bukti Sertifikasi
RINGKASAN KINERJA SML
I. Bukti Additionalitas
II. Matrik Ringkasan Kinerja

Aspek Penilaian Kriteria Bukti


1. Kebijakan a. Kebijakan lingkungan Lampiran ....( Kata Kunci)
Lingkungan mempertimbangkan karakteristik, skala
dan dampak dari kegiatan
b. Kebijakan lingkungan mencakup Lampiran ....( Kata Kunci)
komitmen untuk perbaikan terus
menerus dan pencegahan pencemaran
(pollution prevention)
PROSENTASE NILAI SML
PROPER 2017
<25
0.4% 50<x≤60
3.9%

7.9% 2.2%60<x≤70
11.8% 25<x≤50
100
70<x≤80
8.8%

90<x≤99 18.4% 80<x≤90


46.5%
KRITERIA PENILAIAN
SISTEM MANAJEMEN LINGKUNGAN
KEBIJAKAN
RENTANG
PENGARUH

REVIEW BY
PERENCANAAN
MANAGER

SERTIFIKASI

CHECKING &
CORRECTIVE ACTION
IMPLEMENTASI
KRITERIA PENILAIAN
SISTEM MANAJEMEN LINGKUNGAN
§ Mempertimbangkan karakteristik, skala
kegiatan, dan dampak;
§ Komitmen perbaikan kontinyu dan [Link].
KEBIJAKAN § Komitmen untuk taat peraturan;
§ Tercermin dalam penetapan tujuan dan
sasaran lingk.;
§ Ditandatangani pimpinan, dikomunikasikan
kepada semua orang yang bekerja

§ Aspek Lingkungan dikelola terstruktur


§ Proses penetapan aspek lingkungan
didokumentasikan dan dimutakhirkan
§ Penjaminan Pemenuhan Peraturan,
PERENCANAAN (termasuk PROPER)
§ Tujuan, Sasaran, Target, indikator
keberhasilan;
§ Program manajemen lingkungan yg jelas
(penanggung jawab, metode, jadwal)
KRITERIA PENILAIAN
SISTEM MANAJEMEN LINGKUNGAN
§ Struktur dan Penanggung Jawab
(personil) yang memadai
§ Pelatihan, prosedur meningkatkan
kesadaran, kompetensi
IMPLEMENTASI § Temuan diKomunikasikan
§ Temuan didokumentasikan
§ Kontrol dokumen (laporan telah
dilaporkan)
§ Kontrol Operasional (prosedur untuk
“memaksa” kontraktor
§ Sistem Tanggap Darurat

§ Metodologi Pemantauan & Pengukuran


CHECKING & CORRECTIVE § Identifikasi ketidaksesuaian, upaya
ACTION perbaikan dan pencegahan,
§ Pencatatan
§ Audit SML
KRITERIA PENILAIAN
SISTEM MANAJEMEN LINGKUNGAN

Dapat menunjukkan bukti


bahwa pimpinan puncak
telah melakukan tinjauan
(review)pelaksanaan SML
REVIEW BY MANAGEMENT untuk memastikan
keberlanjutankesesuaian(sui
tability),
kecukupan(adequacy) dan
efektivitas(effectiveness).
KRITERIA PENILAIAN
SISTEM MANAJEMEN LINGKUNGAN

§Internal Perusahaan
RENTANG PENGARUH §Eksternal

Pihak-pihak yang
memberikan sertifikasi
SERTIFIKASI atas upaya SML yang
dilakukan (Eksternal/
Internal)
Aspek SML
1. ASPEK LINGKUNGAN YANG DIKELOLA DALAM 2 TAHUN TERAKHIR
2. PEMENUHAN PERATURAN PERLINDUNGAN DAN PENGELOLAAN
LINGKUNGAN YANG TERBARU
3. KOMPETENSI KARYAWAN DI BIDANG PERLINDUNGAN DAN PENGELOLAAN
LINGKUNGAN HIDUP
4. KOMUNIKASI KEPADA MANAJEMEN
5. DOKUMENTASI DAN TINDAK LANJUT
6. KONTROL DOKUMEN TERKAIT PELAPORAN DAN PERSETUJUAN
7. SISTEM TANGGAP DARURAT (UPDATE SISTEM 2 TAHUN TERAKHIR;
CATATAN KECELAKAAN ATAU KONDISI DARURAT)
8. METODOLOGI PENGUKURAN DAN PEMANTAUAN ASPEK LINGKUNGAN
9. UPAYA PERBAIKAN DAN PENCEGAHAN TERMASUK TINDAK LANJUT
TEMUAN
10. RENTANG PENGARUH (INTERNAL DAN EKSTERNAL)
EFISIENSI
ENERGI
Efisiensi Energi

Ringkasan Kinerja
Efisiensi Energi

Bukti Kebijakan Energi

Bukti Struktur dan Tanggung Nama folder / file di samping hanya


Jawab untuk penjelasan. Nama folder / file
sebenarnya tidak boleh terlalu
Bukti Perencanaan panjang sehingga corrupted jika
dilakukan peng-copi-an.
Bukti Audit Energi
Tim Evaluator hanya akan melihat
bukti – bukti pada folder yang
Bukti Pelatihan/ Kompetensi relevan dan tidak akan mencari bukti
pada folder lainnya. Pastikan bukti-
Bukti Pelaporan bukti yang disampaikan tersusun
secara sistematis di dalam folder
Bukti Benchmarking yang relevan.

Bukti Implementasi Program


RINGKASAN KINERJA EFISIENSI ENERGI
I. Bukti Status
II. Bukti Additionalitas
III. Matrik Ringkasan Kinerja

Aspek Penilaian Kriteria Bukti


1. Kebijakan Memiliki kebijakan tertulis tentang efisiensi Lampiran ....( Kata Kunci)
Energi energi

2. Struktur dan a. Memiliki manager energi yang Lampiran ....( Kata Kunci)
Tanggung mempunyai tugas dan tanggung jawab
jawab untuk melaksanakan management
Lampiran ....( Kata Kunci)
energi.
b. Memiliki tim yang bertugas melakukan
managemen energy
KRITERIA PENILAIAN Efisiensi Energi

No ELEMEN PENILAIAN
1 Kebijakan Energi tertulis
2 Struktur dan tanggung jawab Manager energi dan tim
3 Perencanaan Renstra EE & penetapan
program
4 Audit Energi Melakukan & melaporkan
5 Pelatihan/kompetensi
6 Pelaporan 3 tahun data
7 Benchmarking Global, regional, nasional
8 Implementasi Program Komparasi dalam group
KEBIJAKAN
Komitmen
penghematan
energi

Tanggal
Penandatanganan

Nama
Penandatangan
Struktur dan Tanggung Jawab
Terdapat SK Penetapan Tim Efisiensi Energi;
Terdapat Nama Anggota Tim Eisiensi Energi;
Terdapat uraian tugas dan tanggung jawab
MANAGER ENERGI

Sertifikat
Kompetensi atau
Surat Keterangan
AUDIT ENERGI
RENCANA KERJA

Dokumen Rencana Kerja


di bidang efisiensi yang
sesuai dengan
rekomendasi audit energi
PELATIHAN DAN
KOMPETENSI
Sertifikat Kompetensi
Auditor Energi

Sertifikat Kompetensi
Manager Energi;
Sertifikat Pelatihan
bidang Energi; Ijazah
Pendidikan Tim
Manajemen Energi
PELAPORAN
2013 2014 2015 2016 2017
Hasil Absolute
No Program Efisiensi Energi Anggaran Penghematan
Hasil Hasil Hasil Hasil Hasil Efisiensi Energi

GJ GJ GJ GJ GJ GJ Rp(Miliar) Rp(Miliar)
1 6.2.1 Redesain, Fabrikasi dan Instal HPH 394.969,83 645.551,139 611.362,409 554.380,453 276.569,823 2.087.863,825 1,066 68,088
2 6.2.2 Rehabilitasi Turbin 2.262.015 3.697.108,462 3.501.307,642 3.174.968,707 1.583.931,267 11.957.316,078 1,518 389,946
3 6.2.3 Redesain Tube Boiler Bagian Reheater PLTU Paiton 31535,61 51.542,792 48.813,059 44.263,444 22.082,187 166.701,482 0,220 5,436
4
5
6.2.4 Pemasangan Dynamic Classifier Mill (DCM)
6.2.5 Cleaning Condensor Saat Normal Operasi (Online Cleaning)
1968802,00
32564,80
3.217.872,044
53.224,94
3.047.451,838
50.406,117 NORMALISA
2.763.414,476
45.708,021
1.378.614,719
22.802,859
10.407.353,078
172.141,936
0,245
3,825
339,399
5,614

SI /SATUAN
6 6.2.6 Penggantian Valve yang Bocor 19668,79823 32.147,304 30.444,766 27.607,165 13.772,688 103.971,922 1,856 3,391
7 6.2.7 Penggantian Lampu Tubular Lamp (TL) ke Lampu Light Emiting Diode (LED) 238788,1211 668.790,431 633.370,936 574.337,678 286.526,102 2.163.025,147 3,010 70,539
8 6.2.8 Perbaikan Valve Spray Superheater Unit 2 68.850,368 62.433,178 31.146,720 162.430,266 0,503 5,414
9
10
6.2.9 Penggantian Tipe Trafo di Sumber Air Baku Klontong
6.2.10 Penggantian Inner Part Minimum Flow BFP 2C ke Deaerator
203,411
24.549,103 PRODUKSI
184,452
22.261,007
92,019
11.105,591
479,882
57.915,701
0,120
0,742
0,016
1,930
11 6.2.11 Kalibrasi burner tilting 758.195,749 687.528,210 1.788.718,657 3.234.442,616 5,955 108,810
12 6.2.12 Penggantian pola opersi sootblower IR dari time base menjadi condition base 17.724,618 8.842,473 26.567,091 0,000 0,901
13 6.2.13 Perbaikan valve spray Reheater unit 2 41.463,947 37.599,305 79.063,252 0,877 2,684
14 6.2.14 Modifikasi Fin Tube Boiler Bagian S17 (Furnace Rear Drum) PLTU Paiton 379.932,163 189.540,902 569.473,065 0,310 19,323
15 6.2.15 Penggantian Inner Part Minimum Flow BFP 2A ke Deaerator 18.483,066 9.220,849 27.703,915 0,728 0,940
16 6.2.16 Penggantian Motor Coal Feeder menjadi Variable Frekuensi Drive (VFD) 1.396,778 696,826 2.093,604 0,621 0,071
17 6.2.17 Lift Free Day 10.026,182 5.001,871 15.028,053 0,000 0,510
18 6.2.18 Modifikasi Line Bypass AHBP 1.400,342 698,604 2.098,946 0,000 0,071
19 6.2.19 Penggantian dinding area triper Unit 1 560,884 279,815 840,699 0,451 0,029
20 6.2.20 Re-Engineering Deaerator untuk Meningkatkan Plant Realibility 15.838,420 7.901,485 23.739,906 15,502 0,806
21 6.2.21 Penggantian PLTD menjadi PLTMH 1.081,366 811,025 1.892,391 0,097 0,064
22 6.2.22 Pemasangan PLTS 1,577 0,788 2,365 0,037 0,000
23 6.2.23 Pemasangan Solar Cell pada Area Gudang 4,533 3,048 7,582 0,184 0,000
24 6.2.24 Penggantian Trafo GT Unit 1 11.247,053 5.610,940 16.857,992 61,838 0,572
25 6.2.25 Instalasi Drain Bypass Cascade HPH unit 2 141.472,326 141.472,326 10,500 4,813
26 6.2.36 Penggantian Motor SSC Menjadi VFD 9.983,476 9.983,476 0,090 0,340

481,363 481,363 0,004 0,016


27 6.2.27 Modifikasi Transfer Air Demin ke Condensate Storege Tank Menggunakan Gravitasi
28 6.2.28 Penambahan Line Bypass dari Service Tank ke Portable Tank 2.727,193 2.727,193 0,050 0,093

BUKTI
Grand Total 8.366.237,111 8.774.955,397 8.456.247,721 5.836.234,922 31.433.675,151 110,350 1.029,818

PERHITU VERIFIED
NGAN
BENCHMARKING

LEMBAR PENGESAHAN
BENCHMARKING;

DATA KONSUMSI DAN


PRODUKSI;

GRAFIK POSISI INTENSITAS


ENERGI;

BEBERAPA PERUSAHAAN
DAPAT MENGACU KE
PERATURAN DIRJEN PPKL
TERKAIT BENCHMARK
Benchmarking
• Menunjukkan Posisi intensitas dibandingkan
Perusahaan Lain

Bagi jenis industri yang


sudah ada Perdirjennya
dapat melakukan
Swaklaim benchmarking
dengan syarat dapat
menunjukkan bukti
perhitugannya
BENCHMARKING
IMPLEMENTASI
Peringkat Diagram Alir Penilaian Hijau dan Emas
Sementara (PerMENLH No. 3 Tahun 2014)

1. Tingkat ketaatan dokumen


lingkungan , PPAm PPU, PLB3 & Tidak BUKAN
PKL 100%
CALON HIJAU
2. House keeping
3. Tidak ada temuan mayor
Ya
CALON Pengumpulan DRKPL>Nilai
Penilaian
KANDIDAT dokumen rata-rata
DRKPL
HIJAU hijau
Ya
Penilaian
percentile 25% Tidak >percentile 25% Dokumen
Penetapan
persektor persektor kandidat
Ya penilaian penilaian Hijau Hijau
Tidak Ya
CALON Tidak
KANDIDAT HIJAU BIRU
EMAS
Tidak
Tidak
Konsistensi 3 KANDIDAT Memenuhi kriteria Ya
tahun HIJAU
Ya
EMAS penilaian EMAS EMAS
KEANEKARAGAMAN HAYATI
Perlindungan Keanekaragaman
Hayati

Ringkasan Kinerja Perlindungan


Keanekaragaman Hayati
Nama folder / file di samping hanya
Bukti Kebijakan Perlindungan untuk penjelasan. Nama folder / file
Keanekaragaman Hayati sebenarnya tidak boleh terlalu
panjang sehingga corrupted jika
Bukti Struktur dan Tanggung Jawab dilakukan peng-copi-an.

Tim Evaluator hanya akan melihat


Bukti Perencanaan bukti – bukti pada folder yang
relevan dan tidak akan mencari bukti
pada folder lainnya. Pastikan bukti-
Bukti Pelaporan bukti yang disampaikan tersusun
secara sistematis di dalam folder
yang relevan.
Bukti Implementasi Program
RINGKASAN PERLINDUNGAN KEANEKARAGAMAN
HAYATI
I. Bukti Additionalitas
II. Matrik Ringkasan Kinerja
Aspek Penilaian Kriteria Bukti
1. Kebijakan Memiliki kebijakan perlindungan keanekaragaman hayati
perlindungan Lampiran ....( Kata Kunci)
keanekaragaman
hayati
2. Struktur dan a. Memiliki unit yang menangani perlindungan
tanggung jawab keanekaragaman hayati:
1) Manusia (personil memiliki latar belakang
Lampiran ....( Kata Kunci)
pendidikan dan pelatihan yang relevan dengan
perlindungan keanekaragaman hayati).
2) Dapat menunjukkan ketersediaan dana untuk Lampiran ....( Kata Kunci)
pelaksanaan perlindungan keanekaragaman
hayati selama paling sedikit 2 tahun berturut-
turut.
Lampiran ....( Kata Kunci)
3) Memiliki kerjasama dengan lembaga atau
organisasi yang menangani perlindungan
keanekaragaman hayati
Kebijakan Internal
Secara kuantitatif dijabarkan
•(Target Tahunan atau waktu
tertentu)
Memiliki kebijakan
Tertulis Perlindungan
Keanekaragaman Jelas Langkah yang akan
dijalankan
Hayati

Tertulis sebagai Dokumen


Resmi Perusahaan
KEBIJAKAN KEHATI
Komitmen
Konservasi Kehati

Tanggal
Penandatanganan

Tandatangan
Pimpinan
Personil dengan latar belakang pendidikan dan
pelatihan yang relevan dengan perlindungan
keanekaragaman hayati.

Struktur & Tanggung Dapat menunjukkan ketersediaan dana untuk


pelaksanaan perlindungan keanekaragaman
Jawab
hayati selama minimal 2 tahun berturut-turut.

Memiliki kerjasama dengan lembaga/organisasi


yang menangani perlindungan
keanekaragaman
STRUKTUR DAN TANGGUNG
JAWAB

SK Tim Kehati; Bukti


pelatihan di Bidang
Kehati; Kerja Sama;
Ketersediaan Dana
PERENCANAAN

Dokumen Rencana
Strategis Pengelolaan
Lingkungan (Jangka
Panjang) dan

Rencana Kerja (Tahunan)


dengan penetapan tujuan,
sasaran, cara dan jadwal
PERENCANAAN
Penetapan Area Konservasi dapat berupa:
1. SK Penetapan Area Konservasi oleh Pimpinan Perusahaan
2. SK Penetapan Area Konservasi oleh Bupati/Walikota
3. MoU antara pihak perusahaan dengan instansi penanggung jawab atau
pemilik kawasan konservasi

TANPA PENETAPAN AREA


KONSERVASI, ASPEK
PERENCANAAN TIDAK
AKAN DILANJUTKAN
PENILAIAN
PERENCANAAN
PROGRAM JADWAL WAKTU PENANGGUNG
NO INDIKATOR
CARA 2013 2014 2015 2016 2017 JAWAB
Pembibitan dan Pengolahan Mangrove di Bidang Lingkungan Produksi Olahan dari
1
Desa Randutatah dan CSR Mangrove Sebesar 80%
Perlindungan Mata Air (PERMATA) Tahap
Bidang Lingkungan Pertambahan jumlah pohon
2 Kedua di Sekitar Sumber Air Benduman Desa
dan CSR 10% per tahun
Banyuglugur Kabupaten Situbondo
Pertambahan jumlah pohon Dokumen Rencana
Penghijauan di Lereng Bukit Rawan Longsor Bidang Lingkungan 20% per tahun dan
3
Desa Kedungsumur, Pakuniran, Probolinggo dan CSR Peningkatan pendapatan
masyarakat
Strategis Pengelolaan
4
Bank Bibit di Desa Kalianget Kecamatan
Banyuglugur Kabupaten Situbondo
Bidang Lingkungan
dan CSR
Bibit yang keluar/digunakan
500 bibit per tahun Lingkungan (Jangka
5
Transplantasi Fragmen Karang di Perairan
Laut Paiton
Bidang Lingkungan
Pertambahan tutupan karang
sebesar 10% Panjang) dan
Laporan data status
6 Pembuatan Data Base Line Biodiversitas Bidang Lingkungan Keanekargaman hayati di
area konservasi

Workshop Penyelamatan Terumbu Karang Bidang Lingkungan


Nelayan tidak menggunakan
cara berbahaya untuk Mencakup Program,
7 mengkap ikan dan
Kepada Nelayan dan Masyarakat dan CSR
peningkatan indeks terumbu
dan ikan karang
Tujuan, Penanggung
Jawab, dan Sasaran
Terumbu karang terpantau
Pembuatan Bottom Glass Boat untuk Bidang Lingkungan 100% dan peningkatan
8
Pemantauan Terumbu Karang dan CSR pendapatan masyarakat
nelayan Desa Bhinor
Elang dapat bertahan hidup
9 Studi Ekologi Fauna Langka Elang Perut Putih Bidang Lingkungan
dan berkembang biak
Penghijauan di sekitar unit pembangkit :
• 100.000 bakau di sumberrejo
Laju pertumbuhan pohon
10 • 800 trembesi di Extoyo Bidang Lingkungan
positif
• 500 klerek di Ash disposal
• 1000 mangga di area TPS LB3
PERENCANAAN

Baseline Data Status


Kehati;

Identifikasi Parameter
yang dilestarikan;

Identifikasi Parameter
langka dan/atau diindungi
(PP 7 1999; IUCN Red List)
PERENCANAAN

BUKTI KETERLIBATAN
DAN SINERGI
PERUSAHAAN DENGAN
MASYARAKAT, LEMBAGA
DAN PEMERINTAH
PELATIHAN DAN
KOMPETENSI

sertifikat Pelatihan
bidang kEHATI; Ijazah
Pendidikan Tim Kehati
PELAPORAN
PELAPORAN
Publikasi Kehati

Bukti Pelaporan
ke pihak terkait:
BKSDA; DLHK; dll
Terjadi peningkatan status Kehati
1 dikawasan yg ditetapkan sbg kaw.
konservasi alam/perlindungan Kehati.

Memiliki dampak positif thd


Implementasi komponen ekosistem;
Program
2 perbaikan kondisi hidrologis
.

Lokasi perlindungan Kehati menjadi media


3 penelitian, penyebaran informasi dan
pengetahuan bagi stakeholders terkait
.
§ Kinerja termasuk dalam 25 %
terbaik dari seluruh kandidat hijau
di Sektor masing-masing.
4 § Kinerja termasuk dalam interval 25
– 75 % percentile dari seluruh
Keberhasilan perlindungan kandidat hijau di sektor masing-
keanekaragaman hayati : masing.
§ Kinerja termasuk dalam interval 25
– 75 % percentile dari seluruh
kandidat hijau di sektor masing-
masing
Implementasi Program
§ Inovasi diseminasi melalui Jurnal
ilmiah internasional atau buku
dengan ISBN (3 tahun terakhir)
5 § Inovasi diseminasi melalui Jurnal
Inovasi dan Teknologi ilmiah nasional atau buku dengan
yang dikembangkan : ISBN (3 tahun terakhir)
§ Memperoleh penghargaan
berkaitan dengan upaya
perlindungan kehati dlm 3 tahun
terakhir
Terima Kasih
2018
2016
Program Penilaian Peringkat Kinerja
Perusahaan dalam Pengelolaan
Lingkungan Hidup

Anda mungkin juga menyukai