Anda di halaman 1dari 23

KELOMPOK LALAT

Makalah Magang Urban Pest (SOLUSI PEST PROTECTION)


ERNALDI EKA 150410070002

SARAH DEWI MUTTAQIN 150410070010 LENI KURNIAWATI BURHANUDIN 150410070012 1 150410070038

FAKULTAS PERTANIAN JURUSAH HAMA PENYAKIT TUMBUHAN UNIVERSITAS PADJADJARAN JATINANGOR 2011

SEKELUMIT TENTANG PERUSAHAAN PEST CONTROL

1. Nama Perusahaan Pest Control PT. Zeta Prima Lestari Give custemer Convenience, give customer Solution SOLUSI Pest Protection merupakan salah satu perusahaan jasa di bidang lingkungan (Environmental Service) yang mengutamakan kualitas dalam setiap pekerjaannya. Pada saat ini SOLUSI Pest Protection yang beroperasi di Jawa Barat dengan kantor pusat di kota Bandung mempunyai berbagai jasa yang dapat di berikan kepada masyarakat seperti : Pengendalian Serangga (Insect Control), Pengendalian Tikus (Rodent Control), Pengendalian Rayap (Termite Control) dan Fumigasi. SOLUSI Pest Protection memiliki pengalaman dan keahlian yang telah di buktikan dalam setiap pelaksanaan pekerjaaan yang menjadikannya salah satu perusahaan jasa pengendalian hama yang di kenal di Jawa Barat. Kami telah beroperasi sejak Juni 2009 dan telah memiliki cabang di Jakarta dan Cirebon. Misi SOLUSI Pest Protection jelas tercermin dari kinerja kami, yaitu menjadi perusahaan penyedia Jasa Pengendalian Hama yang berkualitas dengan mengutamakan kepada kepuasan pelanggan. 2. PROFIL PERUSAHAAN PT. Zeta Prima Lestari (d/h CV. Anugrah Zeta Abadi) dengan SOLUSI Pest Protection sebagai merek dagangnya (Branding name) bergerak dalam Support service, terutama dalam bidang pengendalian hama (Pest Control). Perusahaan ini berdiri sejak Juni 2009 yang di dukung oleh sumber daya manusia yang telah berpengalaman lebih dari 10 tahun di bidang industri bisnis ini. Sejak industri bisnis ini muncul dan berkembang di Indonesia, kehadiran SOLUSI Pest Protection jelas mencerminkan sikap dan cerminan perusahaan terhadap pelayanan service yang berkualitas dan ikut mensukseskan program GO GREEN yang di canangkan oleh badan dunia Internasional, yaitu mewujudkan lingkungan hidup yang aman dan bebas dari pencemaran. SOLUSI Pest Protection juga memegang teguh komitmennya terhadap kualitas, pelayanan dan kerjasama yang tulus. Komitmen ini menjamin jasa pelayanan kami sebagai jasa

pest control yang terbaik di Pasar, dirancang untuk memberikan nilai lebih bagi pelanggan, serta memelihara integritas yang tinggi dalam kerjasama dengan pelanggan dan partner bisnis. SOLUSI Pest Protection terus berkembang dengan senantiasa menyediakan solusi inovatif untuk menjawab kebutuhan pelanggan. Semangat inovasi dan kepemimpinan yang tertanam kuat dalam budaya kerja kami dibuktikan secara nyata melalui metode metode pengendalian hama. 3. MOTTO Safety (keamanan), keamanan untuk pekerja dan pelanggan kami Effective (efektif), pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan prosedur kerja Courtessy (kesopanan), selalu mengedepankan sopan santun dan keramahan untuk pelanggan kami Speed (kecepatan), mengutamakan ketepatan dan kecepatan dalam melayani pelanggan Innovative (inovasi), melakukan perbaikan dan inovasi dalam metode pekerjaan Accuracy (akurasi), tepat dosis, tepat hama sasaran dan tepat metode kerja

4. VISI Menjadi perusahaan penyedia Jasa Pengendalian Hama yang berkualitas dengan mengutamakan kepada kepuasan pelanggan 5. MISI Melakukan metode pekerjaan pengendalian hama sesuai dengan Standar Operational procedure (SOP) dan penggunaan bahan kimia yang mengacu pada peraturan pemerintah dari suku dinas Kesehatan dan Komisi pestisida Republik Indonesia. Memberikan pelayanan service yang didasarkan pada aplikasi tepat dosis, tepat hama sasaran, dan tepat metode kerja untuk setiap akurasi pekerjaannya. Mengedepankan solusi less chemical dengan kualitas sanitasi, tindakan preventif, dan eksklusi yang baik guna mendukung program pencegahan pencemaran lingkungan.

DATA PERUSAHAAN

No.

Surat Legalitas Instansi yang mengeluarkan 1 Akta pendirian perusahaan No. 03 tanggal 04 Notaris : Ine Agustianingsih, SH. Februari 2010 2 Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) No : Kantor 31.163.619.5 423.000 3 Surat Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak No : PEM-00736/WPJ.09/KP.0203/2010 4 Tanda Daftar Perusahaan (TDP) No : 101135117843 5 Kartu Herregistrasi IG/ITU No : 503/IG-860/BPPT 6 Surat Izin Tentang Gangguan No : 503/IG-860/BPPT 7 Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) No : 510/3-696-BPPT 8 Surat Izin Domisili Perusahaan No : 05/DP/II/2010 9 Surat Izin Dinas Kesehatan Kodya Bandung Pelayanan Pajak Pratama Pratama dan

Bandung Cibeunying Kantor Pelayanan Pajak Bandung Cibeunying Badan Penanaman Pelayanan Perizinan

modal

Terpadu

Pemerintah Kota Bandung Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Pemerintah Kota Bandung Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Pemerintah Kota Bandung Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Pemerintah Kota Bandung Camat Cibeunying Kaler Pemerintah Kota Bandung Dinas Kesehatan Pemerintah Kota Bandung Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia DPD IPPHAMI Jawa Barat Andre Dian Permana Jl. Rereng Adumanis 40123

10 11 12 13

No : 443.5/3970-Dinkes Surat Pengesahan Badan Hukum Perseroan No : AHU-0019559.AH.01.Tahun 2010 Surat Keanggotaan IPPHAMI No : 009/DPD IPPHAMI/2009 Penanggung Jawab Perusahaan Alamat Perusahaan

No.

29

Sukaluyu-Cibeunying Kaler, Bandung

STUKTUR ORGANISASI

Andre Dian Permana Board of Director

Tim Mobil Vacant Branch Manager Iman F Ivan Tim Motor Hendi Service Department

Vacant Sales Department

Nina Komalawati FNA Department

SDM (Sumber Daya Manusia) Sumber daya manusia yang dimiliki oleh perusahaan SOLUSI Pest Protection sudah memadai baik dari tenaga kerja maupun peralatannya.

1. PERALATAN YANG DI MILIKI

PERALATAN

PERSEDIAAN AWAL

MASUK TGL KUANTITAS

FLY CATCHER

4 TOTAL PERSEDIAAN 4

RAT BOX

50 TOTAL PERSEDIAAN 10 50

FLIES TREE (POHON LALAT) TOTAL PERSEDIAAN COVER TRIANGLE 10

TOTAL PERSEDIAAN 4 0

MASKER

TOTAL PERSEDIAAN 4

KACAMATA

4 TOTAL PERSEDIAAN 4

TRAYS BAIT TOTAL PERSEDIAAN B&G 2 TOTAL PERSEDIAAN 49 PARALON 2 0

TOTAL PERSEDIAAN

49

2. Kelebihan dan Kekurangan Perusahaan Aplikasi yang di lakukan terbilang cukup baik dan efektif, kelebihan yang di tawarkan oleh perusahaan ini sesuai dengan moto perusahaan, yaitu kepuasan pelanggan namun kurangnya informasi yang diberikan mengenai jadwal treatment seringkali tidak sesuai sehingga harus menjadwal ulang kembali aktifitas yang akan dilakukan. 3. Standar Operasional Prosedur (SOP) 2.1 Lembar Inspeksi Awal Lampiran 2.2 Lembar Laporan Teknisi Lampiran 2.3 Lembar Inspeksi Awal Lampiran 2.4 Lembar Laporan Teknisi Lampiran

LAPORAN SERVICE 008/BA-Rumah Sakit Jiwa Cimahi/Iman Firmansyah/III/10 Kami yang bertanda tangan di bawah ini menerangkan bahwa SOLUSI Pest Protection telah melaksanakan pekerjaan pest dan rodent control, pada : Nama Klien No. Kontrak Kerja Alamat Periode Pekerjaan : Rumah Sakit Jiwa Cimahi : DC-012-RSJC-SPP-VII-00 : Jl. Parongpong No.248 : 1 may 2011 31 may 2011

Chemical yang digunakan No 1 2 Bahan Aktif Pestisida/Rodentisida Brodivacum Zeta-cypermetrhin Konsentrasi Residual Knock Down

3 4

Dichlorvos Brodifacum Laporan Kerja Tipe Treatment Spraying Cold Fogging Dusting Wiping Insect baiting Insect Trapping Rodent Baiting Area Kerja

Residual Residsual

Lobi, Office, Dapur, R Foto Copy, Gudang, Area Parkir, Plapon, R Meeting, R marketing, R Teller. Back Office

Rodent Trapping Misting/Spraying outside Hot Fogging Larvaciding Alat Pelindung Diri

Nama Perlengkapan Topi Kaca mata Google Masker & Canister Wearpack/baju kerja Ear Plug Sepatu safety Sarung Tangan Alat Kontrol/Parameter Spesifikasi Pest Control Rodent Control Catatan :

Jumlah 2 buah 2 2 buah 2 Pasang 2 Pasang 2 Pasang 2 Pasang

Nama Alat Kontrol Paralon Rodent Trapping Trays Bait 4 buah 3 buah 20 titik

Jumlah

Hasil inspeksi pada bulan Februari menunjukkan terlihat adanya penurunan populasi hama lalat sudah memasuki kriteria normal. Demikian laporan servis ini kami buat dengan sebenar-benarnya. Atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih. Bandumg, 1 Maret 2010

SOLUSI Pest Protection Cimahi (Iman Firmansyah) Bachim) Tim Leader Lembar Penawaran Sales ke Custumer

Rumah Sakit Jiwa

(Bpk.

Bandung, 4 Mei 2011 Ref. 045/PC/NKC/AZA/II/10 Kepada Yth : Rumah Sakit Jiwa Cimahi Jl. Parongpong No.248 Cisarua - Cimahi U.p. : Bapak Tata Hal :Penawaran harga Pest Control untuk Rumah Sakit Jiwa Cimahi Jl. Parongpong No.248 Solusi Pest Protection merupakan salah satu perusahaan jasa di bidang lingkungan (environmental service) yang mengutamakan kualitas dalam setiap pekerjaannya. Pada saat ini Solusi Pest Protection yang berkantor pusat di Bandung mempunyai berbagai jasa yang dapat diberikan kepada masyarakat seperti: pengendalian serangga (Insect control), pengendalian tikus (rodent Control), pengendalian rayap (termite control) dan fumigasi. Solusi Pest Protection memiliki Pengalaman dan keahlian yang telah dibuktikan dalam setiap pelaksanaan Pekerjaan yang menjadikannya salah satu perusahaan jasa pengendalian hama yang dikenal di Jawa Barat. Saat ini kami telah berada di Bandung dan Jakarta.

INFORMASI UMUM HAMA PENGGANGGU

KECOA Kecoa adalah serangga kosmopolitan dan merupakan binatang malam yang sangat senang akan tempat-tempat lembab, kotor, dan banyak terdapat sisa makanan. Tempat hidup kecoa antara lain: selah-selah di sekitar pembuangan air limbah, di dapur, tempat pembuangan sampah, gudang makanan, lemari makan atau di toilet. Kecoa sangat cepat perkembangbiakannya, pertahun seekor kecoa betina dapat menghasilkan 4-8 kapsul telur (Ootheca) dan Ootheca kecoa dapat menampung 38-42 telur kecoa. SEMUT Semut selalu meninggalkan jejak berupa feromon yang merupakan alat petunjuk bagi semut lainnya untuk mengikuti jejak rekannya. Semut sangat tertarik dengan makanan yang aromatik dan manis. Menyukai tempat yang lembab dan sarang biasanya terdapat pada celah dekat sumber makanan baik yang berupa cair maupun padat. LALAT Lalat aktif hanya di siang hari, sedangkan pada malam hari, mereka akan beristirahat di tempat-tempat seperti : tanaman, pagar, langit-langit, kabel listrik dan sudut bangunan. Lokasi istirahatnya tidak jauh dari lokasi mereka makan, biasanya 1-3 meter di atas permukaan tanah. Sesuai dengan mulutnya, lalat hanya makan dalam bentuk cairan atau makanan basah dengan cara menghisap. Air merupakan sesuatu yang vital bagi kehidupan lalat, karena tanpa air lalat hanya bertahan hidup lebih dari 48 jam. Lalat sangat menyukai berbagai macam sayuran dan buah-buahan, daging segar, ikan, sisa makanan, sampah, kotoran-kotoran manusia dan binatang serta bangkai dimana umumnya lalat dapat meletakkan telurnya. NYAMUK Perilaku nyamuk berbeda untuk masing-masing spesiesnya; sebagai contoh nyamuk demam berdarah aktif pada siang hari, sedangkan nyamuk rumah aktif pada malam hari. Tempat berkembang biak nyamuk demam berdarah pada air bersih, sedangkan nyamuk rumah pada air yang banyak mengandung bahan organic, seperti saluran pembuangan air, got-got dll. Nyamuk menyukai tempat yang lembab, gelap dan kurang angin; tempat istirahatnya tidak jauh dari tempat beraktifitas; kemampuan terbang 10-36 km; dengan siklus hidup 10-14 hari. Disamping itu, nyamuk sangat tertarik oleh suhu badan manusia.

TIKUS Salah satu kebiasaan tikus yang merugikan adalah mengasah gigi depannya agar tidak tumbuh menembus rahangnya. Hal ini dapat dilakukan pada kabel-kabel listrik atau komputer, pintu yang terbuat dari kayu, pipa listrik dll, Bahkan tikus dapat membuat lubang yang dapat merusak Pondasi rumah. Perilaku lain tikus adalah bait shyness, kecurigaannya terdapat hal yang baru, sehingga tikus tidak mudah dijebak atau diberi racun. Selain itu tingkat adaptasi tikus sangat tinggi, sehingga diperlukan system & teknik yang tepat dalam penanggulangan Dalam kondisi ideal, sepasang tikus dapat berkembang biak menjadi 2.000 ekor pertahun. Faktor yang sangat berpengaruh dalam perkembangbiakan tikus adalah makanan. Mencari makan pada malam hari dengan mengandalkan indera peraba dan penciumannya. Makanan favorit tikus adalah biji-bijian. Kerugian materi dan bahaya penyakit yang dapat ditimbulkannya, merupakan hal yang dipetimbangkan untuk mengendalikan keberadaannya.

TEKNIK PENGENDALIAN PEST CONTROL ( Pengendalian Hama ) Mengontrol perkembangan populasi serangga terbang termasuk kutu-kutu (Flying Insect : nyamuk, lalat Crawling Insect : Kecoa, semut), dengan menggunakan Pestisida yang bersifat residual & non residual yang diaplikasikan dengan metode Spraying (Penyemprotan), cold fogging (pengembunan) & hot Fogging (Pengasapan) disesuaikan dengan kondisi dan perkembangan hama di area pengendalian. Pest Control Melakukan survey dan inspeksi sebagai langkah awal pra treatment dalam pengendalian serangga Pembuatan chek list Treatment dan log book treatment. Treatment area dalam dengan menggunakan Handsprayer, cold fogger ULV dan insect baiting Pemasangan lampu fly catcher pada tempat-tempat yang di prediksikan tempat resting serangga. Treatment area luar dengan menggunakan Swing fogger.

Inspeksi dan Quality Control secara periodik untuk memastikan pelaksanaan treatment sesuai dengan standar treatment secara aman dan profesional

TAHAPAN TAHAPAN PEKERJAAN General Treatment General treatment adalah treatment yang dilaksanakan pada 1 (satu) bulan pertama untuk membasmi semua hama yang ada. Pada tahap ini kami akan melakukan kunjungan sebanyak 3 (Tiga) kali dalam sebulan, dengan melakukan penyemprotan (spraying), Pengumpanan serangga (insect baiting) seluruh area. Maintenance Treatment Selanjutnya kami akan melakukan schedule kunjungan 2 (Dua) kali setiap bulannya dengan sistem dan metode kerja yang sama seperti pada tahap General Treatment. Jika ada ganguan ataupun pelaksanaan yang kurang memuaskan dari service kami, maka kami siap datang ke lokasi minimal 1 X 24 jam tanpa adanya tambahan biaya pekerjaan lagi. Spesifikasi Pekerjaan Metode Treatment Spraying inside Larvaciding Fogging Frekuensi per bulan 2X per bulan sesuai schedule 2X per bulan sesuai schedule 1X per bulan sesuai schedule

PERALATAN KERJA Pest Control Handsprayer Hot Fogger Fly catcher Fly tree BAHAN KIMIA Solusi Pest Protection selalu menggunakan bahan kimia yang ramah dan aman terhadap lingkungan (synthetic pirethroid) dan penggunaannya sudah memenuhi standar HACCP

(Hazard Analyze Critical Control Point) yang termaktub dalam Peraturan Badan Pestisida Nasional. Insektisida/Pestisida Permethrine Deltamethrin Zeta Cypermethrin Sifulthrine Propoxur Dichlorvos Imidacloprid Themepos

HAMA YANG DIKENDALIKAN Hama sasaran utama (common pest) : Lalat AREA PEKERJAAN Seluruh area yang ada di dalam maupun luar lokasi Rumah Sakit Jiwa Cimahi. 6 (enam) nilai lebih menggunakan Solusi Pest Protection
1.

Komunikasi 2 (dua) arah antara kami dengan klien melalui laporan terperinci, lengkap, dan jelas akan hasil pekerjaan kami setiap bulannya atau setiap 3 (tiga) bulannya Solusi Pest Protection memberikan testimony letter kepada klien sebagai apresiasi dan bukti konkrit jika klien tersebut telah menggunakan jasa Pest Control Inovasi dalam metode kerja dan pemakaian bahan kimia Pelatihan (in house training) kepada klien yang memerlukan pengetahuan tentang hama Handling komplain maksimal 4 jam setelah keluhan klien di informasikan kepada kami Teknisi Solusi Pest Protection telah memiliki pengetahuan dan kemampuan (skill & knowledge) yang sangat kompeten dan tertifikasi dari Dinas Kesehatan

2.

3. 4. 5. 6.

PENAWARAN HARGA Penawaran Harga Pest control (pengendalian hama serangga). Untuk program pengendalian hama serangga di Rumah Sakit Jiwa Cimahi, Kami mengajukan penawaran sebagai berikut:

Harga Per Bulan Harga Per Tahun 12 Bulan X Rp. 400.000,-

= Rp.

400.000,-

= Rp. 4.800.000,-

Demikian penawaran harga dari kami, semoga Rumah Sakit Jiwa Cimahi bersedia bekerjasama dengan kami. Untuk lebih lanjut bisa hubungi marketing kami dengan Nikka Septiana Sutisna di 022-92091400.Kami tunggu kabar baiknya, atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih. Hormat kami,

Sales Surveyor 1. Kepuasan Konsumen

2. Kepuasan Karyawan dalam Bekerja

Banyak pengalaman yang di dapat oleh kariyawan dan kariyawati serta banyak ilmu pengetahuan baru yang di dapat dalam bekerja, yang awalnya tidak tahu atau tidak paham menjadi mengerti dalam segala sesuatu dibidang pengendalian hama urban.

PERHATIAN TERHADAP OBJEK HAMA yang DITELITI Penjelasan tentang Biologi dan Ekologi Hama Pemukiman yang Diamati Klasifikasi Lalat Kingdom : Animalia

Phylum Class Order Family Genus Species

: Arthropoda : Insecta : Diptera : Muscidae : Musca : M. domestica

Morfologi lalat Lalat termasuk dalam kelompok serangga yang berasal dari subordo Cyclorrapha dan ordo Diptera. Secara morfologi, lalat mempunyai struktur tubuh berbulu, mempunyai antena yang berukuran pendek dan mempunyai sepasang sayap asli serta sepasang sayap kecil (berfungsi menjaga kestabilan saat terbang). Lalat mampu terbang sejauh 32 km dari tempat perkembangbiakannya. Meskipun demikian, biasanya lalat hanya terbang 1,6-3,2 km dari tempat tumbuh dan berkembangnya lalat. Lalat juga dilengkapi dengan sistem penglihatan yang sangat canggih, yaitu adanya mata majemuk. Sistem penglihatan lalat ini terdiri dari ribuan lensa dan sangat peka terhadap gerakan. Bahkan ada beberapa jenis lalat yang memiliki penglihatan tiga dimensi yang akurat. Model penglihatan lalat ini juga menjadi ilham bagi ilmuwan kedokteran untuk menciptakan sebuah alat pencitraan (scan) baru. Mata lalat dapat mengindra getaran cahaya 330 kali per detik. Ditinjau dari sisi ini, mata lalat enam kali lebih peka daripada mata manusia. Pada saat yang sama, mata lalat juga dapat mengindra frekuensi-frekuensi ultraviolet pada spektrum cahaya yang tidak terlihat oleh kita. Perangkat ini memudahkan lalat untuk menghindar dari musuhnya, terutama di lingkungan gelap. Siklus Hidup Lalat Siklus hidup semua lalat terdiri dari 4 tahapan, yaitu telur, larva, pupa dan lalat dewasa. Lalat dewasa akan menghasilkan telur berwarna putih dan berbentuk oval. Telur ini lalu berkembang menjadi larva (berwarna coklat keputihan) di feses yang lembab (basah). Setelah

larva menjadi dewasa, larva ini keluar dari feses atau lokasi yang lembab menuju daerah yang relatif kering untuk berkembang menjadi pupa. Dan akhirnya, pupa yang berwarna coklat ini berubah menjadi seekor lalat dewasa. Pada kondisi yang optimal (cocok untuk perkembangbiakan lalat), 1 siklus hidup lalat tersebut (telur menjadi lalat dewasa) hanya memerlukan waktu sekitar 7-10 hari dan biasanya lalat dewasa memiliki usia hidup selama 1525 hari.

Dalam waktu 3-4 hari, seekor lalat betina mampu menghasilkan telur sebanyak 500 butir. Dengan kemampuan bertelur ini, maka dapat diprediksikan dalam waktu 3-4 bulan, sepasang lalat dapat beranak-pinak menjadi 191,01 x 1018 ekor (dengan asumsi semua lalat hidup). Lalat dewasa sangat aktif sepanjang hari terutama pada pagi hingga sore hari. Serangga ini sangat tertarik pada makanan manusia sehari-hari seperti gula, susu, makanan olahan, kotoran manusia dan hewan ,darah serta bangkai binatang Sehubung dengan bentuk mulutnya, lalat hanya dalam bentuk cairan, makanan yang kering dibasahi oleh lidahnya terlebih dahulu baru dihisap. Air merupakan hal penting yang dalam kehidupanya, tanpa air lalat hanya hidup 48 jam saja. Tempat perindukan Tempat yang disenangi adalah tempat yang basah seperti sampah basah, kotoran binatang, tumbuh-tumbuhan busuk, kotoran yang menumpuk secara kumulatif (dikandang). a) Kotoran Hewan Tempat perindukan lalat rumah yang paling utama adalah pada kotoran hewan yang lembab dan masih baru (normal nya lebih kurang satu minggu).

b) Sampah dan sisa makanan dari hasil olahan Disamping lalat suka hinggap juga berkembang baik pada sampah, sisa makanan, buah-buahan yang ada didalam rumah maupun dipasar. c) Kotoran Organik Kotoran organik seperti kotoran hewan, kotoran manusia. Sampah dan makanan ikan adalah merupakan tempat yang cocok untuk berkembangbiaknya lalat. d) Air Kotor Lalat Rumah berkembangbiak pada pemukaan air kotor yang terbuka. Ekologi lalat dewasa Dengan memahami ekologi lalat kita dapat menjelaskan peranan lalat sebagai karier penyakit dan dapat pula membantu kita dalam perencanaan pengawasan. Lalat dewasa aktif pada siang hari dan selalu berkelompok. Pada malam hari biasanya istirahat walaupun mereka dapat beradaptasi dengan cahaya lampu yang lebih terang. a. Tempat peristirahatan Pada Waktu hinggap lalat mengeluarkan ludah dan tinja yang membentuk titik hitam. Tanda-tanda ini merupakan hal yang penting untuk mengenal tempat lalat istirahat. Pada siang hari lalat tidak makan tetapi beristirahat di lantai dinding, langit-langit, rumput-rumput dan tempat yang sejuk. Juga menyukai tempat yang berdekatan dengan makanan dan tempat berbiaknya, serta terlindung dari angin dan matahari yang terik. Didalam rumah, lalat istirahat pada pinggiran tempat makanan, kawat listik dan tidak aktif pada malam hari. Tempat hinggap lalat biasanya pada ketinggian tidak lebih dari 5 (lima) meter. b. Fluktuasi Jumlah lalat Lalat meperupakan serangga yang bersifat fototropik yaitu menyukai cahaya. Pada malam hari tidak aktif, namun dapat aktif dengan adanya sinar buatan. Efek sinar pada lalat tergantung sepenuhnya pada temperatur dan kelembaban jumlah lalat akan meningkat jumlahnya pada temperatur 20 C 25 C dan akan berkurang jumlahnya pada temperatur < 10 C atau > 49 C serta kelembaban yang optimum 90 %. c. Perilaku dan perkembangbiakan Pada siang hari lalat bergelombol atau berkumpul dan berkembang biak di sekitar sumber makanannya. Penyebaran lalat sangat dipengaruhi oleh cahaya, temperatur,

kelembaban. Untuk istirahat lalat memerlukan suhu sekitar 35-40C, kelembaban 90%. Aktifitas terhenti pada temperatur < 15C.

Kerugian akibat kehadiran hama


Carrier mikroorganisme penyebab penyakit. Berdasarkan tempatr breeding

place & sumber makanannya, serangga ini berasosiasi dengan lebih dari 100 patogen dan menularkan penyakit seperti typus, cholera, disentri, TBC, antrax, diare, juga virus flu burung. Inspeksi lalat Inspeksi merupakan hal yang sangat penting dalam keberhasilan sautu pengendalian. Berikut ini hal-hal atau tempat - tempat yang harus diperhatikan dalam menginspeksi lalat : Sumber infestasi seperti tempat sampah, tempat penampungan sampah sementara Dekat tidaknya lokasi klien dari TPA Tali-tali yang menggantung (termasuk kabel listrik) Tanaman perdu Tempat kotoran hewan peliharaan Sanitasi di lingkungan customer System proofing di area customer Mengganggu kenyamanan Kontaminasi terhadap makanan

Cara perusahaan dalam mengendalikan hama


Pengendalian lalat a). Tindakan penyehatan lingkungan Menghilangkan tempat-tempat pembiakan lalat Melindungi makanan terhadap kontaminasi oleh lalat

b). Membasmi larva lalat

Ada banyak model penangkap lalat. Prinsipnya ialah lalat diumpan supaya masuk kedalam alat penangkap dan tidak bisa keluar lagi. Juga dengan cara ini bisa diukur kepadatan lalat (fly density) dan jenis-jenis lalat disatu daerah. Perangkap dan pembunuh elektronik (light trap with electrocutor) Lalat yang tertarik pada cahaya akan terbunuh setelah kontak dengan jeruji yang bermuatan listrik yang menutupi. Alat ini kadang digunakan didapur rumah sakit dan restoran. Lalat rumah tertarik pada permukaan putih dan umpan yang mengeluarkan bau. Dalam ruangan, perangkap sinar ultraviolet mengumpulkan lalat di dalam sebuah kerucut terbalik atau membunuh mereka dengan grid electrocuting. Satu perangkap harus ditempatkan untuk setiap 30 kaki dinding di dalam gedung, tapi tidak ditempatkan di atas atau di dalam lima kaki area persiapan makanan. daerah penempatan yang disarankan di luar ruangan termasuk di dekat pintu masuk gedung, di gang-gang, di bawah pohon, dan sekitar kawasan tidur hewan dan tumpukan kotoran. Bukaan untuk gedung harus ketat disaring dengan layar jendela standar, sehingga menolak masuk ke lalat. Perangkap lem Perangkap lalat dengan menggunakan sedotan yang berwarna merah dan kuning menjadi daya tarik lalat untuk hinggap. Dengan daya tarik tersebut menjadikan lalat terperangkap dalam sedotan yang dilapisi lem bagus. Pembuatan perangkap lalat dibuat dengan pohon lalat. Penggunaan insektisida Dengan menabur bahan kimia seperti merek dapang Muscadown disekitar area sampah, lalat akan memakan butiran tersebut dan kemudian akan mati karena efek racun tersebut menyerang system pencernaan/racun perut. Butiran tersebut juga berwarna merah dan kuning. Rekomendasi pengendalian menurut SDR Pengendalian lalat a. Prevention - Pintu yang selalu tertutup - Pintu yang dilengkapi dengan door close - Pintu dengan system 2 pintu

- Setiap ventilasi udara dilengkapi dengan ram kawat halus / kassa - Melengkapi pintu automatic dengan air curtain dengan kecepatan 518 m/menit b. Exclusion -Memasang strip curtain pada setiap lorong yang tidak berpintu, terutama di area pengolahan makanan atau ruang produksi -Memasang Fly insect catcher di area dalam c.Sanitation - Melakukan program sanitasi - Membuang sampah secara teratur dan tidak diinapkan - Tempat sampah dilapisi dengan kantong plastic dan tertutup rapat - Tempat sampah selalu dalam keadaan bersih & tidak ada ceceran samapah - Saluran drainase yang dilalui limbah organic harus sering dibersihkan d.Treatmen - Baiting Methode - Larvaciding metode - Sprying metode - Blowing metode - Cold fogging - Hot fongging Kelemahan dan kelebihan perusahaan dalam mengendalikan hama sasaran Kegagalan dalam pengendalian lalat disebabkan oleh : a. Kegagalan dalam menemukan sumber infestasi b. Terlewatnya treatmen pada sumber infestasi c. Pemakaian insectisida yang tidak tepat 5 T - Tepat waktu - Tepat sasaran - Tepat dosis - Tepat metode - Tepat alat

Lampiran foto dakumentasi