Anda di halaman 1dari 5

BENTUK SEDIAAN OBAT Bentuk sediaan obat (BSO) diperlukan agar penggunaan senyawa obat/ zat berkhasiat dalamfarmakoterapi

dapat secara aman, efisien dan atau memberikan efek yang optimal. Umumnya BSOmengandung satu atau lebih senyawa obat/ zat yang berkhasiat dan bahan dasar/ vehikulum yangdiperlukan untuk formulasi tertentu. MANFAT BENTUK SEDIAAN OBAT Bentuk sediaan obat dipilih agar: 1.dapat melindungi obat dari faktor-faktor yang menimbulkan kerusakan baik di luar maupun dalamtubuh. 2.dapat menutupi rasa pahit dan tidak enak dari bahan obat 3.dapat menyediakan kerja yang luas 4.dapat melengkapi kerja obat yang optimum ( topikal, inhalasi) 5.merupakan sediaan yang cocok untuk:

da berbagai tubuh 6.dapat dikemas/ dibentuk lebih menarik dan menyenangkanDalam memilih BSO perlu memperhatikan sifat bahan obat, sifat sediaan, kondisi penderita danpenyakitnya, harga, dll. Disamping itu perlu diperhatikan pula penulisan resepnya agar jelas dan lengkap ,sehingga tidak memberikan permasalahan dalam pelayanannya. FAKTOR-FAKTOR YANG DAPAT MENENTUKAN PEMILIHAN BENTUK SEDIAAN OBAT 1.Umur penderita:

a.anak balita: sebaiknya diberikan oral dalam bentuk sediaan cairan ( solutio, suspensi, emulsi,guttae) , karena bentuk sediaan cair lebih mudah diminum daripada bentuk padat. Bentuksediaan padat yang masih dapat diberikan ialah bentuk pulveres ( puyer), sedang bentuk tabletatau kapsul hendaknya dihindari bagi anak dibawah umur lima tahun. b.Orang dewasa : obat yang diberikan per oral lebih sering diberikan dalam bentuk sediaan padatdaripada bentuk sediaan cair, oleh karena bentuk sediaan padat (tablet/kapsul) umumnya lebihstabil dalam penyimpanan daripada sediaan cair. c.Geriatri : dalam hal kesulitan menelan pada penderita lanjut usia, pilih bentuk sediaan cair seperti bentuk sediaan pada anak-anak 2. Keadaan umum penderitaa. penderita tidak sadar atau koma: dipilih bentuk sediaan injeksi atu rektalb. penderita masuk rumah sakit atau berobat jalan.3. Lokasi tubuh dimana obat harus bekerja:a. efek lokal: bentuk sediaan dapat berupa solutio/mixtura; suspensi/mixtura agitanda;unguentum/pasta. Bentuk sediaan tersebut harus dapat dibedakan untuk dipakai pada kulitbiasa atau kulit berambut atau mukosa dan untuk kulit yang utuh atau terluka.b. Penyerapan atau penetrasi obat melalui kulit: bentuk sediaan injeksi, atau linimentum/cream/ unguentum/ cream dengan vehikulum tertentu.c. Efek sistemik : bentuk sediaan dapat berupa cairan atau padat, per oral, rektal atau injeksi.4. Kecepatan dan lama obat yang dikehendakia. obat berbentuk sediaan injeksi lebih cepat diabsorpsi daripada bentuk sediaan per oral atauper rektalb. obat dengan bentuk sediaan sustained release ( berupa tablet atau capsul) bekerja lebihlama daripada bentuk sediaan tablet atau kapsul biasa, pemberiaan obat cukup sekali ataudua kali sehari.5. Bentuk teraupetik obat yang optimal dan efek samping yang minimal bagi penderita:a. Emetin HCI, morphin HCI diberikan dalam bentuk sediaan injeksi, tidak dalam bentuk oral.b.

Vitamin C dalam bentuk sediaan cairan (oral) akan terurai, sehingga diberikan dalam bentuksediaan tablet.6. Bentuk sediaan yang paling enak/ cocok bagi penderita:a. Bahan oral yang sangat pahit meskipun mudah larut dalam air tidak diberikan dalam bentuksediaan cair, sehingga akan lebih enak diberikan dalam bentuk sediaan padat (tablet/kapsul)Misalnya; Chloramphenicol, Cotrimoxsazol, Metronidazolb. bahan obat yang berbau amis: dipilih dalam bentuk sediaan tablet atau kapsul atau lebihbaik dalam bentuk dagree. Misalnya berbagai garam Fe ( Ferosi Sulfat, Ferosi klorida,Ferosi carbonas), karena bila diberikan dalam bentuk sediaan cair akan berasa seperti besikaratan pada lidah sangat tidak menyenangkan. MACAM BENTUK SEDIAAN OBAT (BSO) 1. Bentuk sediaan padat : pulvis, pulveres, capsula, tabula, supositoria2. Bentuk sediaan cair: solutio/mixtura, suspensi, emulsi, guttae, infusa, dll3. Bentuk sediaan setengah padat : unguenta, cream, pasta, dll. BENTUK SEDIAAN OBAT (BSO) PADAT PULVIS DAN GRANULA (SERBUK DAN GRANUL) Serbuk adalah campuran kering bahan obat dan zat kimia yang dihaluskan, ditujukan untukpemakaian oral atau luar. Karena mempunyai pemakaian yang luas., serbuk lebih mudah terdispersi danlebih larut daripada bentuk sediaan yang dipadatkan. Anak-anak atau orang dewasa yang sukar menelankapsul atau tablet lebih mudah menggunakan obat dalam bentuk serbuk. Masalah stabilitas yangsering dihadapi dalam sediaan bentuk cair, tidak ditemukan dalam bentuk serbuk. Obat yang tidak stabildiberikan dalam bentuk suspensi atau larutan air dapat dibuat dalam bentuk serbuk atau granul. Serbukoral yang dapat diserahkan dalam bentuk terbagi ( pulveres) atau tidak terbagi ( pulvis). Serbuk oral yangtidak terbagi hanya terbatas pada obat yang relatif tidak paten, seperti laksan, antasida,makanan diet danbeberapa analgetika tertentu dan pasien dapat menakar secara syarat pulvis maupun pulveres :

Serbuk halus , kering dan homogen

Ukuran partikel 1,25 um-1,7 um Macam-macam serbukPULVERES ( serbuk terbagi) Suatu serbuk yang terbagi dalam bobot yang kurang lebih sama, dibungkus menggunakanbahan pengemas yang cocok untuk sekali minum. Diracik berdasarkan formula resep dokter. Beratpulveres antara 300-500 mg.Keuntungan dan kerugiannya:1.

pada umumnya untuk pemakaian oral2. penyerapan oleh gastrointestinal cukup baik3. dokter hanya menyusun kombinasi dan dosis obat secara tepat sesuai kebutuhan4. rasa pahit yang tidak enak dan tidak dapat disembunyikan.5. tidak semua obat dapat diberikan dengan bentuk ini, misalnya beberapa obat yang salingberinteraksi. PULVIS ADSPERSORIUS (serbuk tabur) Serbuk ringan untuk topikal, dapat dikemas dalam wadah yang bagian atasnya berlubang halusuntuk memudahkan penggunaan pada kulit. Pada umumnya serbuk tabur harus melewati ayakan denganderajat 100 mesh seperti tertera pada pengayak dan derajat halus serbuk 1141 agar tidak menimbulkaniritasi pada bagian yang peka. Sediaan ini sebagai obat luar untuk terapetik, profilaksi dan lubricantPenggunaan:

untuk tujuan menyerap tubuh

untuk mengurangi gesekan antara 2 lipatan

sebagai vehicle (pengisi)

tidak diberikan untuk luka yang terbuka. FINELY DIVIDE POWDERS Sediaan serbuk yang dimaksudkan untuk disuspensikan/dilarutkan dalam air atau dicampur dengan makanan lunak/ bahan lain. Yang tersedia merupakan sediaan paten. EFER VERSENT POWDER Sediaan yang mengandung selain bahan obat juga bahan pembantu yaitu Na bicarbonat danasam citrat, asam tetrat, atau Na bisosfat. Yang tersedia merupakan sediaan paten. GRANULA Sediaan serbuk kasar yang dimaksudkan untuk di suspensikan /dilarutkan dalam air, ataudicampur dengan makanan lunak/bahan lain.Granula dibagi bulk granula dan divided granula. Bentuksediaannnya pada umumnya paten yang tidak stabil dalam penyimpanan cukup lama. Contoh: antibiotiksyrup (dry syrup), serbuk untuk injeksi. Ukuran partikel granul adalah 24 mm. TABULAE ( COMPRESI, TABLET) Tablet adalah sediaan padat yang mengandung bahan obat dengan atau tanpa bahan pembantu( pengisi, pengikat, pengancur, pelicin).Berdasarkan metode pembuatan, dapat digolongkan tablet cetakdan tablet kempa. Syarat : memenuhi persyaratan yang tertera dalam Farmakope Indonesia yaitukeseragaman bobot dan kadar, kekerasan, waktu hancur. Sedangkan menurut Farmakope USA ditambahkecepatan disolusi ( kecepatan hancur dalam tubuh, biasanya 15 menit) dan

bioavalibilitas . Penggunaan: pengobatan lokal dan sistemik. Bentuk sediaan tablet pada saat ini disiapkan oleh pabrik obat denganalat dan teknik khusus, serta dibuat besar-besaran. Beberapa produk obat dirancang untuk melepaskanzat yang berkhasiat dan diabsorspsi tubuh secara cepat dan sempurna, produk lain mungkin dirancanguntuk melepaskan zat secara perlahan-lahan supaya diabsorspsi secara lambat sehingga dapatmemperpanjang aksinya. Oleh karena itu, pembuatan tablet memerlukan bahan tambahan yandisesuaikan terhadap fungsi/penggunaannya MACAM MACAM TABLET1. TABLET KEMPA (Compressed Tablet) a. Tablet triturat.Merupakan tablet cetak atau kempa berbentuk kecil, umumnya silindris, digunakan untukmemberikan jumlah terukur yang tepat untuk peracikan obat. Jenis tablet ini sekarang sudah jarang digunakan.b. Tablet Hipodermik