2
MAKALAH BAHASA INDONESIA
TEKNIK PRESENTASI ILMIAH
DOSEN PEMBIMBING: ARINI AR
OLEH:
NAVIRA RAHAYU (253101040)
ADITYA BINTANG KESUMA (253101023)
EDWIN HABIBY (253101028)
PROGRAM STUDI D3 TEKNIK PENGOLAHAN SAWIT
POLITEKNTIK KAMPAR
BANGKINANG
TA 2025/2026
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Allah SWT atas rahmat dan karunianya sehingga penulis dapat
menyelesaikan makalah yang berjudul “Teknik presentasi ilmiah” ini dengan baik dan tepat
waktu. Makalah ini disusun sebagai bentuk pemenuhan tugas mata kuliah Kelembagaan
Perkebunan di bawah bimbingan Ibu arini ar
Penulis mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada dosen pengampu mata kuliah
Kelembagaan Perkebunan Delyana R. Pulungan yang telah memberikan arahan, bimbingan,
serta masukan berharga dalam proses penyusunan makalah ini. Penulis menyadari bahwa
masih banyak terdapat kekurangan dalam penulisan makalah ini. Oleh sebab itu, penulis
mengharapkan kritik dan sarannya untuk kesempuranaan makalah ini. Semoga makalah ini
dapat menambah wawasan dan pengetahuan pembaca.
Penulis
BANGKINANG, 20 OKTOBER 2025
DAFTAR ISI
COVER ....................................................................................................................... i
KATA PENGANTAR ............................................................................................ ii
DAFTAR ISI ........................................................................................................... iii
BAB I PENDAHULUAN ....................................................................................... 1
1.1 Latar Belakang ....................................................................................................... 1
1.2 Rumusan Masalah .................................................................................................. 1
1.3 Tujuan ..................................................................................................................... 2
BAB II PEMBAHASAN ......................................................................................... 3
2.1 Pengertian Presentasi ............................................................................................. 3
2.2 Persiapan Presentasi yang Efektif ......................................................................... 4
2.3 Menyampaikan Presentasi yang Efektif ................................................................. 5
BAB III PENUTUP ................................................................................................. 9
3.1 Kesimpulan ............................................................................................................. 9
3.2 Saran………………………………………………………………………………..9
DAFTAR PUSTAKA .............................................................................................. 10
BAB 1
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Penulisan ilmiah berarti menulis sesuatu yang dapat dijadikan topik diskusi dan dapat
diterima oleh seluruh kelompok. Untuk membantu pembaca memahami konteks
penelitian yang dilakukan, kami uraikan proses yang dilakukan. Bidang atau sumber
penelitiannya tidak terbatas pada bidang studi yang berupa penelitian lapangan saja,
namun dapat pula dikaitkan dengan bidang studi yang berupa naskah atau buku.
Penelitian ilmiah menjadi wadah komunikasi ilmiah dengan kalangan yang lebih luas.
Menulis dapat dilatih sebagai suatu keterampilan dan merupakan keterampilan yang
diperoleh melalui suatu proses (Ismail Suardi Wekke, 2019). Dalam dunia akademis,
presentasi ilmiah biasanya dilakukan dalam bentuk seminar, konferensi, simposium, atau
pertemuan ilmiah lainnya. Melalui presentasi ini, peneliti berkesempatan untuk
memaparkan latar belakang penelitian, metodologi yang digunakan, hasil yang diperoleh,
dan kesimpulan yang diambil. Presentasi ilmiah lisan merupakan metode yang efektif dan
populer di kalangan profesional untuk menyampaikan informasi kepada pendengar
(audiens) dan menyerap informasi dengan sukses dan mudah. Dalam mencapai tujuan
tersebut diperlukan kemampuan mempersiapkan materi yang akan disajikan dan
kemampuan mengetahui cara menyajikan materi secara efektif untuk mencapai tujuan
(Mailoa, 2008).
Presentasi merupakan kegiatan yang selalu dilakukan dalam kehidupan dunia ilmu.
Kegiatan presentasi ini bermanfaat untuk penyebaran informasi ilmiah, baik informasi
penelitian dengan mempergunakan rujukan yang terpercaya maupun informasi
pengetahuan penerapan yang bersifat ilmiah populer. Presentasi seperti itu lebih banyak
berlaku pada dunia kampus yang dilakukan oleh mahasiswa yang sedang menjalani
kuliah. Para mahasiswa tersebut selalu berhubungan dengan dunia penelitian dan
pencarian data yang memerlukan presentasi. Oleh sebab itu, presentasi bagi mahasiswa
merupakan kebutuhan pokok. Mahasiswa perlu melatih diri dalam melakukan presentasi
agar mereka mampu menyusun bahasan presentasi dengan bantuan teknologi informasi,
mampu menyajikannya, dan mampu pula merevisinya berdasarkan umpan balik dari
peserta. Keterampilan berbahasa mencakup empat komponen dasar, yaitu menyimak,
berbicara, membaca, dan menulis. Keempat keterampilan ini diperoleh secara bertahap
dan teratur serta berhubungan satu sama lain. Meskipun keterampilan berbicara ini telah
diperoleh oleh setiap orang ketika masa kanak-kanak, kebutuhan mahasiswa akan
kemampuan berbicara tak dapat diabaikan begitu saja. Presentasi dapat disejajarkan
dengan berbicara. Kebutuhan mahasiswa akan berbicara lebih berorientasi kepada proses
penyajian lisan atau presentasi sebagai wadah penyampaian suatu gagasan. Kemahiran
dalam presentasi bukan hanya menuntut penggunaan bahasa yang baik dan lancar
melainkan juga menghendaki persyaratan lain, misalnya kebenaran, ketenangan sikap,
kesanggupan mengadakan reaksi yang cepat dan tepat, kesanggupan menampilkan
gagasan secara lancar dan teratur, serta ketidakkakuan dan ketidakcanggungan gerak.
Seiring dengan perkembangan bahwa presentasi itu sudah menjadi salah satu kebutuhan
mahasiswa. Alasannya, di samping mahasiswa harus mampu mengungkapkan pikiran,
gagasan, dan sikap ilmiahnya kedalam berbagai bentuk karya ilmiah yang berkualitas.
1.2 Rumusan Masalah
1. Apa pengertian presentasi?
2. Bagaimana cara mempersiapkan presentasi yang efektif?
3. Bagaimana cara menyampaikan presentasi yang efektif?
1.3 Tujuan
Berdasarkan rumusan masalah di atas, maka tujuan penyusunan makalah adalah sebagai:
1. Untuk mengetahui pengertian presentasi.
2. Untuk mengetahui cara mempersiapkan presentasi yang efektif.
3. Untuk mengetahui cara menyampaikan presentasi yang efektif.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1. Pengertian Presentasi
Presentasi adalah salah satu bentuk kegiatan berbicara di depan umum. Presentasi akan
menjadi kebanggaan apabila penyaji berhasil menyampaikan buah pikiran atau materinya
dengan baik dan diterima oleh peserta dengan baik dan berkesan. Sebaliknya, presentasi ini
mungkin juga menjadi tragedi bila penyaji tidak mampu melakukannya dengan baik sehingga
materi yang dipersiapkan tidak sampai kepada peserta dan tidak memberi kesan apa-apa.
Presentasi adalah penyampaian atau penyajian karya tulis atau karya ilmiah seseorang di
depan forum undangan, peserta, atau suatu kegiatan berbicara di depan audiens dalam rangka
mengajukan suatu ide atau gagasan untuk mendapatkan pemahaman atau kesepakatan
bersama (Edi, 2015). Presentasi ilmiah yang disampaikan secara lisan merupakan teknik yang
efektif dan populer di kalangan profesional untuk mentransfer informasi kepada pendengar
agar informasi dapat diserap dengan baik serta mudah. Untuk mencapai tujuan ini, maka
dibutuhkan kemampuan untuk mempersiapkan materi yang akan dibawakan serta bagaimana
cara yang efektif untuk menyampaikan materi agar mencapai sasaran. Presentasi ilmiah sama
halnya dengan kelompok diskusi merupakan suatu aktivitas yang hidup, bukan hanya sekadar
penyampaian informasi atau data penelitian belaka, namun bertujuan untuk menyatu dengan
hadirin dengan penyampaian yang efektif. Banyak faktor yang menentukan suksesnya suatu
presentasi, yaitu faktor internal (diri penyaji), faktor lingkungan dan sarana, serta faktor
peserta. Faktor internal lebih ditentukan oleh kesiapan diri (mental dan fisik) dan kesiapan
materi yang akan disajikan. Faktor lingkungan antara lain ruangan (ukuran ruangan, tata
letak, suhu, kelembapan, pencahayaan, dan dekorasi), serta sarana. Presentasi (komputer,
proyektor). Faktor peserta antara lain tingkat dan latar belakang pendidikan, minat, motivasi,
dan karakter umum. Sebelum menyampaikan presentasi, penyaji harus menganalisis semua
faktor tersebut dan membuat persiapan sesuai dengan hasil analisis presentasi (komputer,
proyektor). Faktor peserta antara lain tingkat dan latar belakang pendidikan, minat, motivasi,
dan karakter umum. Sebelum menyampaikan presentasi, penyaji harus menganalisis semua
faktor tersebut dan membuat persiapan sesuai dengan hasil analisis.
2.2. Persiapan Presentasi Yang Efektif
Dalam menyajikan presentasi ilmiah, seseorang pembicara perlu memperhatikan banyak
faktor agar penyampaian materi dapat ditangkap dengan jelas dan mudah dipahami oleh
pendengar. Sehingga maksud atau tujuan dari penyampaian presentasi tersebut dapat tercapai.
Maka perlu adanya persiapan sebelum melakukan presentasi agar presentasi berjalan dengan
efektif.
Adapun berikut adalah beberapa persiapan presentasi:
1. Menyiapkan Materi Presentasi
a. Menyiapkan bahan presentasi dengan mempertimbangkan waktu yang disediakan dan
melihat sasaran yang dituju dalam presentasi.
b. Membuat sketsa atau susunan materi yang akan dipresentasikan agar dalam
penyampaiannya terstruktur atau sistematis.
c. Mulailah presentasi dengan menyampaikan sebuah permasalahan atau cerita yang
mengarahkan pada materi presentasi yang akan disampaikan. Membuka presentasi dengan
menyampaikan sebuah permasalahan atau cerita akan lebih mudah diingat oleh audiens.
d. Dari topik dan hasil penelitian yang dibuat, sebuah informasi yang paling penting dalam
penelitian tersebut kemudian jadikan bahan presentasi. Untuk membantu dan memperkuat
presentasi,bisa dengan menambahkan materi yang sekiranya dibutuhkan.
e. Dalam menyiapkan presentasi, semua faktor yang menjadi bagian dalam presentasi
tersebut perlu diperhatikan dengan mengikuti alur yang logis dan tetap menjaga fokus kita
terhadap materi yang nantinya akan disampaikan.
2. Persiapan sebelum melakukan presentasi
a. hadir di tempat pelaksanaan lebih awal untuk melakukan persiapan presentasi selanjutnya.
b. melakukan pengecekan alat dan bahan presentasi untukmemastikan semuanya berfungsi
dengan baik. Lakukanlah latihan didepan beberapa orang untuk mengetahui kesesuaian
dengan durasi presentasi dan hal-hal yang mungkin masih memerlukan penyesuaian.
c. apabila tidak memungkinkan untuk melakukan latihan di tempat pelaksanaan,maka
penyajian dapat melakukannya sendiri di rumah.
d. dengan melakukan latihan tersebut, keterampilan untuk melakukan presentasi dapat
berkembang.
2.3. Menyampaikan Presentasi Yang Efektif
Salah satu teknik yang efektif dalam menyampaikan presentasi adalah secara lisa. Presentasi
atau penyajian secara lisan terdiri atas empat jenis, yaitu secara spontan, dengan menghafal,
dengan membaca, atau dengan menyampaikan materi dari catatan yang sudah disiapkan.
Presentasi ilmiah bertujuan menyampaikan sesuatu yang bersifat ilmiah,yaitu karya ilmiah,
hal-hal yang perlu di perhatikan dalam menyajikan presentasi ilmiah :
1. Membuka presentasi
a. Membuka presentasi dengan sikap berwibawa, percaya diri dan yakin akan
penguasaan materi yang dipresentasikan.
b. Hindari meminta maaf karena hal itu dapat menimbulkan kesan bahwa penyaji
tidak siap dalam melakukan presentasi.
2. Cara bertutur
“pesan yang akan disampaikan kepada peserta dalam presentasi sangat mengandalkan
penggunaan bahasa,vokal,pengucapan,dan nada. Menurut studi komunikasi, cara
menyampaikan pesan memiliki dampak yang lebih berarti dari pada sekedar
ujaran”(IPB:2012).
a. Pastikan volume suara terdengar dengan jelas oleh semua peserta.
b. Berbicara dengan artikulasi yang jelas tidak terlalu cepat dan tidak terlalu lambat,
yang menyebabkan peserta sulit memahami atau merasa bosan dengan materi
yang disampaikan.
3. Penyampain yang menarik
a. Jangan membaca seluruh teks yang disiapkan. “karena apabila terlalu sering
membaca teks di layar atau catatan tampaknya pembicara tidak sedang berbicara
dengan hadirin dan kesannya pembicara tidak terlalu menguasai materi yang
dibawakan” Mailoa (2008). Serta beri penekanan pada bagian yang perlu.
b. Sertakan bahasa tubuh untuk memperjelas makna yang dimaksud dengan
penyampaian materi.
c. Menjaga perhatian peserta selama presentasi berlangsung dengan menyelipkan
beberapa humor.
d. Anda harus selalu siap dengan keadaan yang tidak diduga-duga. Jika ternyata
waktu dibatasi,anda harus tahu bagian mana yang perlu ditiadakan,dan sebaliknya,
bila waktu berlebih anda harus tahu apa yang perlu ditiadakan, dan ditambahkan.
Disini pentingnya persiapan.
e. Bila mengalami kekeliruan, misalnya terdapat susunan alinea atau tulisan yang
salah, segera koleksi dan lanjutkan presentasi. Jangan banyak mengucapkan maaf
bila tidak perlu. Ketika berdiskusi, dengarkan pertanyaan dan jawab dengan cara
yang simpatik. Jangan takut mengatakan, “saya tidak tahu jawaban itu…tetapi
saya akan mencarinya”.
4. Sikap berpresentasi
a. Melakukan kontak mata dengan hadirin dan pertahankan selama mungkin untuk
melihat respon hadirin terhadap apa yang sedang dibicarakan. Hal ini akan
membangun jalan komunikasi yang efektif yang dengan hadirin(Mailoa : 2008).
Kontak mata membuat peserta merasa dilibatkan dalam presentasi anda. Anda
perlu mengetahui dan menyadari kelemahan dan kelebihan anda. Tonjolkan
kelebihan anda selama presentasi. Ketika berpresentasi sebenarnya anda sedang
menjadi aktor di atas panggung.
b. Daya dan etika menjadi penting. Berbusana sesuai dengan forum.
c. Berikan kesan yang baik kepada peserta, terlihat nyamn, antusias, percaya diri,
bangga dan bukan arogan. Jaga agar anda tetap tenang dan santai.
d. Bahasa tubuh merupakan hal penting. Berdiri dengan santai, tetapi sepondan
berwibawa; kaki tertata rapi dengan posisi dapat menjaga keseimbangan. Berjalan
atau bergerak seperlunya, menggerakan tangan secara wajar, dan ekspresi wajah
simpatik tentu akan lebih menarik dibandingkan dengan hanya duduk atau berdiri
diam di tempat apalagi dengan mata yang terus menatap pada layar atau bahan
yang dibaca.
e. Bila tangan memegang teks jangan sampai menutupi wajah.
5. Mengakhiri presentasi
a. Usahakan menyelesaikan presentasi tepat waktu.
b. Akhiri presentasi dengan suatu ringkasan atau simpulan.
c. Siapkan kata-kata penutup yang singkat, berwibawa, dan menarik.
d. Ucapkan terimakasih kepada peserta.
e. Akhiri presentasi anda dengan kesan yang mengagumkan.
BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Presentasi adalah penyampaian atau penyajian karya tulis atau karya ilmiah seseorang di
depan forum undangan/peserta/suatu kegiatan berbicara di depan audience, dalam rangka
mengajukan suatu ide atau gagasan untuk mendapatkan pemahaman atau kesepakatan
bersama.
Dalam menyajikan presentasi ilmiah, seseorang pembicara perlu memperhatikan banyak
faktor agar penyampaian materi dapat ditangkap dengan jelas dan mudah dipahami oleh
pendengar. Sehingga maksud atau tujuan dari penyampaian presentasi tersebut dapat tercapai.
Maka perlu adanya persiapan sebelum melakukan presentasi agar presentasi berjalan dengan
efektif, yakni:
1. Menyiapkan Materi Presentasi
2. Persiapan sebelum Melakukan Presentasi
Salah satu teknik yang efektif dalam menyampaikan presentasi adalah secara lisan.
Presentasi atau penyajian secara lisan terdiri atas empat jenis, yaitu secara spontan, dengan
menghafal, dengan membaca, atau dengan menyampaikan materi dari catatan yang sudah
disiapkan. Presentasi ilmiah bertujuan menyampaikan sesuatu yang bersifat ilmiah, yaitu
karya ilmiah. Agar presentasi dapat berjalan efektif, maka harus diperhatikan hal-hal berikut:
1. Membuka presentasi
2. Cara Bertutur
3. Penyampaian yang Menarik
4. Berpresentasi
5. Mengakhiri Presentasi
[Link]
Makalah ini bertujuan menjelaskan tentang pentingnya presentasi yang efektif. Dalam
makalah ini, dibahas pengertian presentasi, cara mempersiapkan, dan menyampaikan
presentasi dengan baik. Presentasi adalah kegiatan berbicara di depan umum untuk
menyampaikan ide atau hasil penelitian. Agar presentasi berjalan lancar, harus dipersiapkan
dengan matang mulai dari memilih materi yang tepat, latihan, hingga penguasaan bahasa dan
bahasa tubuh. Saat menyampaikan, penting untuk percaya diri, jelas, dan menarik perhatian
audiens. Di akhir, perlu menyampaikan kesimpulan yang ringkas dan mengucapkan terima
kasih kepada audiens.
DAFTAR PUSTAKA
Patongai, D. P. P. U. S., Pagarra, H., Saparuddin, Sahribulan, Ngitung, R., & Bilogi, P.
(2023). Pelatihan Teknik Presentasi Ilmiah yang Efektif Bagi Mahasiswa Biologi FMIPA
UNM. ININNAWA: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 01(01), 94–99.
[Link]
Institut Pertanian Bogor. (2012). Pedoman Penulisan Karya Ilmiah Edisi Ke-3. Bogor: IPB
Pers. [Link]
Mailoa, Elizabeth. (2008). Teknik Penyajian Presentasi Ilmiah yang Efektif dengan
menggunakan Media Elektronik. Jurnal Dentofasial, 7(2), 88–98. [Link]
Utami, Santi Pratiwi Tri dan Deby Luriawati Naryatmojo. (2016). Pelatihan Presentasi Ilmiah
untuk Meningkatkan Daya Saing dalam Kompetisi Ilmiah bagi Anggota Ekstrakurikuler
Karya Ilmiah Remaja di Kota Semarang. Jurnal Semar, 5(1), 84–86. [Link]