Pendampingan Individu Guru Penggerak 6

0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
6 tayangan2 halaman
Pendampingan Individu (PI) ke-6 dilakukan oleh Ibu Meilina Hetti Sania pada 9 Oktober 2024, di mana pembelajaran yang lebih terarah dan pemetaan aset dibahas. Ibu Tri Wahyu Rejeki sebagai Aktor Aset menyadari potensi besar meskipun sekolah tidak memiliki gedung sendiri. Di akhir sesi, ide untuk Panen Hasil Belajar dengan tema Dewata dibagikan, bertujuan untuk menginspirasi guru-guru lain di Kota Bekasi.

Diunggah oleh

lianthynovaputri89
Lisensi
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

PENDAMPINGAN INDIVIDU (PI) 6

Pada hari Rabu, 9 Oktober 2024, pukul 13.00, Pengajar


Praktik dalam Pendidikan Guru Penggerak, yaitu Ibu
Meilina Hetti Sania, [Link]., M.M., hadir ke sekolah saya
untuk melakukan Pendampingan Individu (PI) yang ke-6
(enam). PI kali ini turut mengundang rekan sejawat,
yaitu Ibu Tri Wahyu Rejeki, [Link] sebagai Aktor Aset.

KEGIATAN AWAL DAN


1. INTI
Kegiatan diawali dengan tanya jawab seputar kabar
dan Ibu May menanyakan tentang hal-hal yang sudah
berjalan satu bulan terakhir. Saya mengatakan bahwa
pembelajaran saya saat ini lebih terarah karena saya
menadaptasi dari LMS PGP. Program Choice Boards
juga berjalan di Kombel, dan saya kerapkali menjadi
saran konslutasi guru-guru dan saya menerapkan
coaching technique saat mencari solusi dari masalah
guru-guru. Pemetaan aset juga berjalan dengan baik
walaupun menghadapi kesulitan mencari waktu yang
tepat saat ingin berdiskusi dengan Kepala Sekolah.
Ibu May juga bertanya kepada Aktor Aset saya, yaitu
Ibu Tri berkaitan dengan refleksinya setelah
melaksanakan pemetaan aset. Beliau menyadari
bahwa wlaupun sekolah tidak memiliki gedung sendiri,
tetapi memiliki potensi yang besar. Ibu May bertanya
tentang feedback 360 yang telah saya lakukan, saya
menjelaskan bahwa saya masih harus terus mengasah
diri saya agar kompetensi guru penggerak yang saya
miliki boleh semakin meningkat. Sayapun melakukan
refleksi tentang perubahan yang saya rasakan
selama 6 bulan ini. Saya merasa memiliki sosial-
emosional ynng lebih baik, dan lebih memahami
keprofesian saya sebagai pemimpin pembelajaran.

KEGIATAN AKHIR 2.
Di akhir kegiatan, Ibu May menanyakan tentang ide-
ide dan persiapan apa saja yang tengah digarap untuk
Panen Hasil Belajar. Saya mengatakan bahwa tema
kami adalah Dewata, kami akan lebih menonjolkan
program-program dan karya-karya yang telah kami
hasilkan selama menjalani PGP. Saya berharap
kegiatan Panen Hasil Karya ini dapat memberikan
inspirasi, motivasi, dan warna baru bagi rekan-rekan
guru lain di Kota Bekasi ini. Ibu May mendorong saya
untuk terus menyadari potensi-potensi yang ada di
sekeliling agar tercipta perubahan dan perbaikan
dalam pembelajaran.

LIANTHYNOVA GLORIA BLESSCA PUTRI - CGP X


LINK YOUTUBE
PI-6

LIANTHYNOVA GLORIA BLESSCA PUTRI - CGP X

Anda mungkin juga menyukai