Identitas Nasional Indonesia dan Pancasila

0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan15 halaman
Dokumen ini membahas identitas nasional Indonesia yang terdiri dari ciri khas dan keunikan yang dibentuk oleh faktor objektif dan subjektif, termasuk kondisi geografis, sejarah, dan budaya. Pancasila sebagai dasar filsafat bangsa mencerminkan nilai-nilai budaya dan keagamaan yang ada dalam kehidupan sehari-hari. Identitas nasional juga tercermin dalam UUD 1945 yang mengatur kebudayaan, bahasa, lambang negara, dan lagu kebangsaan Indonesia.

Diunggah oleh

sobri300804
Lisensi
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

IDENTITAS

NASIONAL
Kamalia Firdausi, S.H., M.H.
PENGERTIAN
Secara terminologis, identitas nasional didefinisikan
sebagai suatu ciri yang dimiliki oleh suatu bangsa
yang secara filosofis membedakan bangsa tersebut
dengan bangsa lain.
Kepribadian sebagai suatu identitas nasional suatu
bangsa adalah keseluruhan atau totalitas dari
kepribadian individu-individu sebagai unsur yang
membentuk bangsa tersebut.
FAKTOR PENDUKUNG
Kelahiran identitas nasional suatu
bangsa memiliki sifat, ciri khas KELAHIRAN
serta keunikan sendiri yang IDENTITAS
ditentukan oleh faktor-faktor yang
mendukungnya. Faktor pendukung
NASIONAL
kelahiran identitas nasional
bangsa Indonesia meliputi (1)
faktor objektif dan (2) faktor
subjektif.
Kondisi geografis-ekologis yang
membentuk Indonesia sebagai
FAKTOR OBJEKTIF wilayah kepulauan beriklim tropis
dan terletak di persimpangan jalan
komunikasi antar wilayah di Asia
Tenggara ikut memengaruhi
Faktor objektik meliputi kondisi perkembangan kehidupan
geografis-ekologis dan demografis, ekonomis, sosial, dan
demografi. kultural bangsa Indonesia.
Faktor historis yang dimiliki bangsa
Indonesia ikut memengaruhi proses
pembentukan masyarakat dan
bangsa Indonesia beserta
FAKTOR SUBJEKTIF identitasnya melalui interaksi
berbagai faktor yang ada di
dalamnya.

Faktor subjektif meliputi faktor Teori tentang munculnya identitas


suatu bangsa sebagai hasil interaksi
historis, sosial, politik, dan
historis antara empat faktor penting,
kebudayaan yang dimiliki yaitu faktor primer, faktor pendorong,
bangsa Indonesia. faktor penarik, dan faktor reaktif.
Faktor primer meliputi etnisitas,
teritorial, bahasa, agama, dan
sebagainya.
Faktor pendorong meliputi
pembangunan komunikasi dan
FAKTOR SUBJEKTIF teknologi, lahirnya angkatan bersenjata
modern dan pembangunan lainnya
dalam kehidupan negara.
Faktor penarik meliputi kodifikasi
Faktor subjektif meliputi faktor bahasa dalam gramatika yang resmi,
historis, sosial, politik, dan tumbuhnya birokrasi, dan pemantapan
kebudayaan yang dimiliki sistem pendidikan nasional.
bangsa Indonesia. Faktor reaktif meliputi penindasan,
dominasi, dan pencarian identitas
alternatif melalui memori kolektif rakyat.
Pancasila sebagai dasar filsafat
bangsa dan negara Indonesia
pada hakikatnya bersumber
kepada nilai-nilai budaya dan
keagamaan yang dimiliki oleh
PANCASILA
bangsa Indonesia sebagai SEBAGAI
kepribadian bangsa.
KEPRIBADIAN
Nilai-nilai yang terkandung
dalam Pancasila telah ada pada
DAN
bangsa Indonesia dalam IDENTITAS
kehidupan sehari-harinya NASIONAL
sebagai suatu pandangan hidup.
NEGARA KEBANGSAAN
SEBAGAI IDENTITAS
NASIONAL
Bangsa Indonesia dalam sejarah berdirinya negara dunia
memiliki ciri khas sendiri, yaitu dengan mengangkat nilai-
nilai yang telah dimilikinya sebelum membentuk negara
modern.
Nilai-nilai tersebut berupa nilai-nilai adat istiadat
kebudayaan, serta nilai religius yang beranekaragam
sebagai suatu unsur negara.
Bangsa Indonesia terdiri atas berbagai macam suku,
kelompok, adat-istiadat, kebudayaan, serta agama.
IDENTITAS NASIONAL INDONESIA
sebagaimana terkandung dalam UUD 1945
Sebagaimana terkandung
dalam Pasal 25A UUD 1945
NEGARA bahwa "...Negara Kesatuan
KEPULAUAN Republik Indonesia adalah
NUSANTARA sebuah negara kepulauan
yang berciri Nusantara
dengan wilayah yang batas-
batas dan hak-haknya
ditetapkan dengan undang-
undang."
Dalam Pasal 32 ayat (1) UUD
1945 disebutkan bahwa
"...Negara memajukan
KEBUDAYAAN kebudayaan nasional di
tengah peradaban dunia
dengan menjamin
kebebasan masyarakat
dalam memelihara dan
mengembangkan nilai-nilai
budayanya."
Dalam pergaulan
internasional, setiap negara
memiliki bendera masing-
BENDERA masing dan setiap bendera
memiliki makna, nilai serta
sumber semangat bagi
bangsanya. Pasal 35 UUD
1945 menyebutkan bahwa
"Bendera Negara Indonesia
adalah Sang Merah Putih."
Bahasa Negara adalah
Bahasa Indonesia,
BAHASA DAN sebagaimana termuat dalam
LAMBANG Pasal 36 UUD 1945.
NEGARA Lambang Negara adalah
Garuda Pancasila,
sebagaimana termuat dalam
Pasal 36A UUD 1945.
Indonesia juga memiliki lagu
kebangsaan sebagaimana
negara-negara lain di dunia
LAGU yang memiliki lagu
kebangsaannya sendiri
KEBANGSAAN sekaligus menjadi jati diri
serta identitas negaranya.
Lagu Kebangsaan Indonesia
adalah Indonesia Raya,
sebagaimana termuat dalam
Pasal 36B UUD 1945.
BHINNEKA TUNGGAL IKA SEBAGAI LOCAL
WISDOM BANGSA INDONESIA

Semboyan Bhinneka Tunggal Ika terdapat di


dalam Lambang Negara Garuda Pancasila.
Sehingga dalam perjalanan sejarah bangsa
Indonesia, Lambang Negara Garuda Pancasila
dengan Semboyan Bhinneka Tunggal Ika
dituangkan dalam PP No. 66 Tahun 1951.

Anda mungkin juga menyukai