Anda di halaman 1dari 6

Lembar Data Bahan Kimia Berbahaya

Nama Umum : AKRILAMIDA No. CAS : 79-06-1 No. Bahan Kimia RTK : 0022 No. DOT : UN 2074 Tertanggal: April 1994 Revisi: Desember 1999 --------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

BAHAYA-BAHAYA
Akrilamida dapat menimbulkan efek jika terhirup atau mengenai kulit. Akrilamida bersifat KARSINOGEN--TANGANILAH DENGAN SANGAT HATI-HATI. Akrilamida dapat menyebabkan iritasi pada kulit menimbulkan ruam atau perasaan terbakar saat terjadi kontak. Kontak dapat menyebabkan iritasi mata, mata berair, dan radang mata. Menghirup uap Akrilamida dapat menyebabkan iritasi pada paru-paru mengakibatkan batuk dan/atau sesak nafas. Akrilamida dapat merusak sistem syaraf menyebabkan mati rasa, nyeri, dan/atau lemas pada tangan dan kaki. Akrilamida bersifat SANGAT REAKTIF dapat menimbulkan BAHAYA LEDAKAN.

Jika Anda terlatih dalam pekerjaan yang berhubungan dengan kesehatan, hubungi dokter berpengalaman untuk mengenal penyakit yang dapat ditimbulkan. Bawalah lembar data ini.

AMBANG BATAS TEMPAT KERJA


OSHA : Ambang batas yang disarankan di udara adalah 0,3 mg/m3 (PEL) dirata-rata dari pengukuran lebih dari 8 jam. : Ambang batas yang disarankan di udara adalah 0,03 mg/m3 (PEL) dirata-rata dari pengukuran lebih dari 10 jam. : Ambang batas yang disarankan di udara adalah 0,03 mg/m3 dirata-rata dari pengukuran selama lebih dari 8 jam.

NIOSH

ACGIH

IDENTIFIKASI
Akrilamida berbentuk kristal atau serpihan berwarna putih yang tidak berbau. Dipergunakan dalam membuat bahan kimia lain, lem, serat,dan dalam tekstil.

ALASAN DISEBUT BERBAHAYA

SEBAGAI

BAHAN

Akrilamida besar kemungkinannya bersifat KARSINOGEN bagi manusia. Oleh karena itu tidak ada tingkatan aman jika terkena, sehingga semua kontak harus dikurangi hingga sesedikit mungkin. Ambang batas di atas hanya berlaku untuk udara. Anda berkemungkinan untuk terkena efek jika terjadi kontak dengan kulit, meskipun keberadaannya di udara lebih kecil dari yang tertulis di atas.

Akrilamida tercantum dalam Daftar Bahan Kimia Berbahaya karena diatur oleh OSHA dan disebutkan oleh ACGIH, DOT, NIOSH, NTP, IARC, DEP, NFPA, dan EPA. Bahan kimia ini termasuk dalam Daftar Bahan Kimia Berbahaya terhadap Kesehatan Khusus karena sifatnya yang KARSINOGEN dan REAKTIF. Definisi berada di halaman 5.

CARA MENGURANGI RESIKO


Sebisa mungkin operasi (reaksi) dikerjakan tertutup dan pergunakan ventilasi pembuangan gas di tempat tersebut. Jika ventilasi pembuangan gas tidak dipakai atau operasi tidak tertutup, alat pernafasan harus dipergunakan. Tempat yang diatur, ditandai harus dibuat dimana Akrilamida ditangani, dipergunakan, atau disimpan. Kenakan pakaian kerja yang melindungi. Segeralah dicuci secara keseluruhan setelah terkena Akrilamida. Pasanglah informasi bahaya dan peringatan di tempat kerja. Tambahannya, sebagai bagian dari usaha pendidikan dan pelatihan berkelanjutan, sampaikan semua informasi tentang bahaya kesehatan dan keselamatan dari Akrilamida kepada pekerja yang berpotensi terkena.

CARA MENGETAHUI JIKA TERKENA


Mengharuskan pengusaha untuk memberi label bahan kimia di tempat kerja dan pengusaha umum agar melengkapi para pekerja dengan informasi dan pelatihan tentang bahaya bahan kimia beserta pengawasannya. Bahan kimia berbahaya yang terbebaskan sebaiknya rutin dievaluasi, meliputi pengumpulan sampel pada orang (pekerja) dan udara.

AKRILAMIDA
Lembar Data ini merupakan sumber informasi ringkas dari semua kemungkinan dan bahaya berat akibat dari terkena bahan kimia. Lembar ini juga menjelaskan lamanya terkena, kadar bahan kimia, dan faktor lain akan mempengaruhi daya tahan terhadap efek yang ditimbulkan. Lebih jelasnya bacalah ulasan di bawah ini.

halaman 2 dari 6

------------------------------------------------------------

INFORMASI BAHAYA KESEHATAN Efek Akut (Gawat) terhadap Kesehatan


Efek akut (jangka pendek) terhadap kesehatan yang akan terjadi segera setelah terkena Akrilamida: Akrilamida dapat menyebabkan iritasi pada kulit menimbulkan ruam atau perasaan terbakar saat terjadi kontak. Kontak dapat menyebabkan iritasi mata, mata berair, dan radang mata. Menghirup uap Akrilamida dapat menyebabkan iritasi pada paru-paru mengakibatkan batuk dan/atau sesak nafas.

Walaupun sedikit, bahan kimia beracun dapat membahayakan. TEKNIK PENGAWASAN merupakan tindakan yang efektif untuk mengurangi bahan yang terbebaskan. Perlindungan yang paling baik adalah melakukan operasi (reaksi) tertutup dan/atau penggunaan ventilasi pembuangan gas di tempat tersebut. Mengisolasi operasi juga dapat mengurangi bahan yang terbebaskan. Penggunaan alat pernafasan kurang efektif daripada melakukan pengawasan seperti disebutkan di atas, namun terkadang dibutuhkan. Dalam mengevaluasi pengawasan yang dilaksanakan di tempat kerja Anda, pertimbangkan: (1) seberapa bahaya bahan kimia itu, (2) seberapa banyak bahan tersebut terbebaskan di tempat kerja, dan (3) apakah bahayanya jika terjadi kontak dengan kulit atau mata. Pengawasan khusus harus dilakukan di tempat penyimpanan bahan kimia atau jika terjadi kontak dengan kulit, mata, atau pernafasan terjadi. Sebagai tambahan, dianjurkan perlakuan berikut ini: Jika mungkin, langsung pindahkan Akrilamida dari tempat penyimpanannya ke tempat proses. Sebelum memasuki ruang yang terdapat Akrilamida , pastikan bahwa konsentrasinya tidak menyebabkan ledakan. KEBIASAAN KERJA yang baik dapat mengurangi terbebasnya bahan kimia berbahaya. Dianjurkan dalam bekerja membiasakan hal-hal berikut: Pekerja yang pakaiannya terkontaminasi Akrilamida, harus segera diganti dengan pakaian yang bersih. Jangan membawa pulang pakaian yang terkontaminasi agar anggota keluarga tidak terkena. Pakaian kerja yang terkontaminasi harus dicuci oleh orang yang telah mengetahui bahaya Akrilamida. Kran pencuci mata harus disediakan di dekat tempat kerja untuk keadaan darurat. Jika ada kemungkinan terjadi kontak dengan kulit, pancuran (shower) darurat harus disediakan. Dalam kontak kulit dengan Akrilamida, segeralah dicuci untuk menghilangkan bahan kimia tersebut. Pada saat pekerjaan dihentikan/selesai, cucilah bagian tubuh yang mungkin terkena Akrilamida meskipun tidak diketahui terjadinya kontak Tidak diperbolehkan makan, minum, atau merokok di tempat Akrilamida ditangani, diproses, atau disimpan, karena ada kemungkinan bahan kimia tersebut tertelan. Cucilah tangan dengan seksama sebelum makan, minum, merokok, atau ke kamar kecil. Pergunakan pompa vakum ataupun metode basah untuk mengurangi debu selama pembersihan. JANGAN MEMPERGUNAKAN SAPU. Jika mempergunakan pompa vakum, pakailah pompa vakum dengan filter partikulat udara efisiensi tinggi (HEPA). Jangan memakai pompa vakum standar.

Efek Kronis terhadap Kesehatan


Efek kronis (jangka panjang) terhadap kesehatan yang akan terjadi setelah terkena Akrilamida dan dapat hilang dalam jangka waktu hingga bulan atau tahun :

Bahaya Kanker
Akrilamida besar kemungkinannya bersifat KARSINOGEN bagi manusia. Beberapa bukti menunjukkan sebagai penyebab kanker paru-paru dan kanker kulit pada binatang. Beberapa ilmuwan meyakini tidak ada tingkatan aman untuk bahan yang bersifat karsinogen.

Bahaya terhadap Reproduksi


Akrilamida dapat merusak testis (kelenjar reproduksi pria) dan dapat menurunkan kesuburan pada wanita.

Efek Jangka Panjang Lain


Akrilamida dapat merusak sistem syaraf menyebabkan mati rasa, nyeri, dan/atau lemas pada tangan dan kaki.

PENGOBATAN Tes Kesehatan


Sebelum penempatan kerja dan waktu berkala setelahnya, disarankan untuk melakukan: Uji sistem syaraf. Konduksi syaraf, enzim pada urin dan mempertimbangkan kelakuan yang berhubungan dengan syaraf. Beberapa evaluasi termasuk sejarah pemeriksaan gejala yang telah lalu dan gejala sekarang dengan hati-hati. Tes kesehatan untuk mengetahui penyakit yang telah dilakukan tidak dapat menggantikan kontrol terhadap bahan yang terbebaskan. Mintalah salinan tes kesehatan Anda.

PERLENGKAPAN PELINDUNG PRIBADI


PENGAWASAN/PENGATURAN TEMPAT KERJA LEBIH BAIK DARIPADA PERLENGKAPAN PELINDUNG PRIBADI. Bagaimanapun, untuk beberapa pekerjaan (seperti pekerja lapangan, pekerjaan yang

PENGAWASAN DAN TEMPAT KERJA

KEBIASAAN

DI

AKRILAMIDA
dilakukan kadang-kadang, atau pekerjaan yang dilakukan saat pengaturan tempat kerja dilakukan), perlengkapan pelindung pribadi mungkin cocok. Para pekerja diperlukan untuk menentukan perlengkapan pelindung pribadi untuk tiap-tiap bahaya. Para pekerja juga perlu dilatih: kapan dan dalam kondisi bagaimana harus mengenakan perlengkapan keselamatan pribadi. Saran-saran berikut hanyalah pedoman saja dan dapat tidak dilaksanakan untuk setiap situasi :

halaman 3 dari 6 Simpan dalam wadah yang tertutup rapat di tempat yang dingin, ruang yang berventilasi baik, jauh dari PANAS, SINAR MATAHARI, dan KELEMBABAN. Sumber nyala, seperti rokok dan perapian dilarang saat Akrilamida dipergunakan, ditangani, atau disimpan, karena dapat menyebabkan kebakaran atau bahaya ledakan. Pergunakan peralatan listrik yang tahan ledakan, dimana Akrilamida dipergunakan, ditangani, dibuat, atau disimpan.

Pakaian
Hindari kontak kulit dengan Akrilamida . Pergunakan sarung tangan dan pakaian yang melindungi. Pembuat/pemasok perlengkapan keselamatan dapat memberi saran bahan pakaian/sarung tangan yang melindungi Anda. Semua pakaian pelindung (baju, sarung tangan, sepatu, tutup kepala) harus bersih, siap setiap hari, dan dikenakan sebelum bekerja.

PERTANYAAN DAN JAWABAN


T : Jika Saya terkena efek akut, apakah Saya juga akan terkena efek kronis? J : Tidak selalu. Kebanyakan efek kronis (jangka panjang) sebagai akibat terkena bahan kimia yang berulang-ulang. T : Dapatkah Saya terkena efek jangka panjang tanpa terkena efek jangka pendek? J : Ya, karena efek jangka panjang dapat terjadi dari terkena bahan kimia yang berulang pada tingkatan yang tidak sampai menyebabkan Anda segera sakit saat itu juga. T : Sakit apa yang sempat Saya rasakan jika terkena bahan kimia? J : Kemungkinan sakit akan meningkat seiring dengan peningkatan jumlah terkena bahan kimia. Dapat disebabkan lamanya waktu terkena dan jumlah bahan yang mengenai seseorang. T : Kapankah terjadi kontak yang lebih tinggi kemungkinannya? J : Kondisi yang meningkatkan resiko terkena bahan termasuk didalamnya operasi yang menimbulkan debu (pengasahan, pencampuran, peledakan, pembuangan, dan lain-lain), proses fisis dan mekanis lain (pemanasan, pengecoran, semprotan, tumpahan dan penguapan dari permukaan yang luas), dan pembebasan bahan di tempat tertentu (reaktor, pendidih, ruang kecil, dan lain-lain). T : Apakah kemungkinan resiko sakit pekerja lebih besar daripada masyarakat umum? J : Ya. Bahan kimia yang terbebas di masyarakat umumnya lebih kecil daripada di tempat kerja, kecuali dalam kebakaran atau tumpahan. Namun, masyarakat dapat juga terkena dari air yang terkontaminasi, begitu pula dengan senyawa kimia di udara dalam jangka waktu lama. Oleh karena itu dan karena kontak dengan anakanak atau orang dewasa yang telah sakit, bahan yang terbebaskan di masyarakat menyebabkan permasalahan kesehatan. T : Apakah semua bahan kimia dapat menyebabkan kanker? J : Tidak. Kebanyakan bahan kimia yang telah diuji oleh para ilmuwan tidak menyebabkan kanker. T : Mestikah Saya khawatir jika suatu bahan kimia dapat menyebabkan kanker pada binatang? J : Ya. Kebanyakan ilmuwan setuju bahwa bahan kimia yang menyebabkan kanker pada binatang harus diperlakukan selayaknya karsinogen pada manusia, kecuali sebaliknya jika telah dijamin.

Pelindung Mata
Pergunakan kacamata atau pelindung mata dengan pelindung pada sisi-sisinya. Pergunakan pelindung wajah beserta kecamatanya ketika bekerja dengan bahan kimia yang korosif, penyebab iritasi, dan beracun.

Pelindung Pernafasan
BERBAHAYA, PENGGUNAAN ALAT PERNAFASAN YANG TIDAK TEPAT. Perlengkapan hanya akan dipergunakan jika pengusaha memiliki program tertulis yang mencatat kondisi tempat kerja, kebutuhan pelatihan pekerja, tes kecocokan alat pernafasan dan tes kesehatan. Di tempat ditemukan bahan yang terbebaskan lebih dari 0,03 mg/m3 , pergunakan perlengkapan pernafasan seluruh wajah dengan tekanan udara dilengkapi dengan cartridge kabut yang disetujui oleh MSHA/NIOSH. Pelindung yang lebih adalah mempergunakan gabungan alat pernafasan seluruh wajah yang memasok udara bersih. Terbebasnya bahan kimia hingga 60 mg/m3 sudah sangat membahayakan kesehatan dan hidup.

PENANGANAN DAN PENYIMPANAN


Sebelum bekerja dengan Akrilamida Anda harus dilatih dalam menangani dan menyimpannya secara benar. Tempat yang ditandai dan diatur harus disediakan khusus untuk menangani, menggunakan, dan menyimpan Akrilamida. Akrilamida tidak sesuai dengan OKSIDATOR (seperti PERKLORAT, PEROKSIDA, PERMANGANAT, KLORAT, NITRAT, KLOR, BROM, dan FLUOR); HIDROKSIL; AMINO dan SENYAWA SULFIDRIL; ASAM KUAT (seperti ASAM KLORIDA, SULFAT, NITRAT, dan ASAM ANHIDRID); BASA KUAT (seperti NATRIUM HIDROKSIDA dan KALIUM HIDROKSIDA); dan ISOSIANAT. Ketika Akrilamida dipanaskan hingga titik leburnya atau terkena sinar ultraviolet, maka akan terjadi polimerisasi dengan cepat.

AKRILAMIDA
T : Tetapi bukankah mereka melakukan uji pada binatang dengan mempergunakan bahan kimia pada tingkatan yang lebih tinggi (lebih banyak) daripada yang biasa sering terkena manusia? J : Ya. Efek bahan kimia akan lebih jelas terlihat pada binatang, tetapi walaupun dengan tingkatan tinggi tidak akan menyebabkan kanker jika bahan kimia tersebut bukan penyebab kanker. Pada kenyataannya bahan kimia yang menyebabkan kanker pada binatang pada tingkatan tinggi juga akan menyebabkan kanker pada manusia pada tingkatan/kadar yang rendah. T : Dapatkah pria terkena efek bahan kimia yang merusak sistem reproduksinya sebagaimana terjadi pada wanita?

halaman 4 dari 6 J : Ya. Beberapa bahan kimia dapat mengurangi kesuburan pada pria maupun wanita. Kerusakan yang biasa terjadi pada sperma dan sel telur (ovum) berkemungkinan menyebabkan cacat (sejak) lahir. T : Siapakah yang beresiko terkena bahaya reproduksi yang paling besar kemungkinannya? J : Wanita yang sedang mengandung, bahan kimia dapat membahayakan perkembangan fetus/janin. Bagaimanapun, bahan kimia mempunyai efek terhadap kemungkinan memiliki anak. Oleh karena itu pria dan wanita pada usia subur berada pada resiko tinggi juga.

AKRILAMIDA DEFINISI
ACGIH (American Conference of Governmental Industrial Hygienist) menyarankan ambang batas bahan kimia yang terbebaskan di tempat kerja, disebut TLV. DEP adalah Departemen Perlindungan Lingkungan New Jersey. DOT (Department of Transportation), agen federal yang mengatur transportasi bahan-bahan kimia. EPA (Environmental Protection Agency), agen federal yang bertanggung jawab membuat peraturan tentang bahaya terhadap lingkungan. Fetus adalah manusia atau binatang yang belum terlahir. Flamabel adalah bahan padatan, cairan, atau gas yang mudah menyala dan cepat terbakar. HHAG (Human Health Assessment Group) dari federal EPA. IARC (International Agency for Research on Cancer) adalah kelompok ilmiah yang membuat klasifikasi bahanbahan kimia sesuai dengan potensinya menyebabkan kanker. Karsinogen adalah bahan yang dapat menyebabkan kanker. Kombustibel adalah bahan padatan, cairan, atau gas yang dapat terbakar. Korosif adalah bahan gas, cairan, atau padatan yang dapat menyebabkan kehancuran pada jaringan manusia ataupun wadahnya. mg/m3 (miligram dari bahan kimia dalam udara sebanyak satu meter kubik), adalah ukuran konsentrasi (berat/volume). Miscible adalah bahan cairan atau gas yang rata-rata larut dengan yang lain. MSHA (Mine Safety and Health Administration), agen federal yang mengatur pertambangan juga mengevaluasi dan menyetujui alat pernafasan. Mutagen adalah bahan yang dapat menyebabkan mutasi. Mutasi adalah perubahan genetis dalam sel tubuh. Mutasi dapat menyebabkan cacat lahir, keguguran, atau kanker. NAERG (North American Emergency Response Guidebook) diterbitkan bersama-sama Transport Kanada, Departemen Transportasi Amerika Serikat dan Sekretariat

halaman 5 dari 6

Komunikasi dan Transportasi Meksiko. Merupakan petunjuk untuk cepat mengenal bahaya yang umum maupun khusus dari bahan yang rumit dalam peristiwa transportasi, dan untuk melindungi mereka dan masyarakat selama reaksi awal dari peristiwa itu. NCI (National Cancer Institute), agen federal yang menentukan bahan kimia yang potensial penyebab kanker. NFPA (National Fire Protection Association), mengklasifikasi bahan kimia sesuai bahaya ledakan dan kebakaran. NIOSH (National Institute for Occupational Safety and Health), yang menguji perlengkapan, mengevaluasi dan menyetujui alat pernafasan, memperkenalkan pelajaran bahaya di tempat kerja dan mengajukan standar ke OSHA. Nomor CAS ditetapkan oleh Chemical Abstracts Service untuk mengidentifikasi bahan kimia yang khusus. NTP (National Toxicology Program) yang menguji bahanbahan kimia dan meninjau bukti kanker. OSHA (Occupational Safety and Health Administration) yang memakai dan menyelenggarakan standar keamanan dan kesehatan. PEOSHA (Public Employees Occupational Safety and Health Act), Undang-undang pemerintah yang mengatur PEL untuk masyarakat pekerja New Jersey. ppm (satu bagian bahan kimia dalam sejuta bagian udara), adalah ukuran konsentrasi dalam volume di udara. Reaktif adalah bahan badatan, cairan, atau gas yang melepaskan energi pada kondisi tertentu. Tekanan uap adalah ukuran seberapa banyak cairan atau padatan bercampur dengan udara pada permukaannya. Tekanan uap yang lebih tinggi mengindikasikan konsentrasi bahan kimia yang lebih tinggi di udara, oleh karena itu juga meningkatkan kemungkinan terhirup. Teratogen adalah bahan yang menyebabkan cacat lahir akibat merusak fetus. Titik nyala adalah temperatur yang menyebabkan padatan atau cairan membentuk uap yang mudah menyala jika terkena udara. TLV (Threshold Limit Value), ambang batas bahan yang terbebaskan di tempat kerja, direkomendasikan oleh ACGIH.

AKRILAMIDA

halaman 6 dari 6

>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>INFORMASI DARURAT<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<<
Nama Umum No. DOT Kode NAERG No. CAS : AKRILAMIDA : UN 2074 : 153P : 79-06-1 UNTUK TUMPAHAN YANG BANYAK ATAU KEBAKARAN, segera hubungi dinas pemadam kebakaran setempat.

PENANGANAN DAN PENYIMPANAN Angka bahaya Kemudahan terbakar Reaktivitas NJDHSS NFPA
2 2 (Lihat halaman 3)

PERTOLONGAN PERTAMA Kontak dengan Mata


Segeralah disiram dengan air dalam jumlah yang banyak minimal selama 15 menit, sesekali angkatlah kelopak mata atas dan bawah. Secepatnya mintalah nasehat dokter.

KARSINOGEN REAKTIF TERBENTUK GAS BERACUN DALAM API WADAH DAPAT MELEDAK DALAM API Kunci angka bahaya : 0=minimal; 1=rendah; 2=sedang; 3=berat; 4=sangat berat

Kontak dengan Kulit BAHAYA KEBAKARAN


Akrilamida adalah PADATAN KOMBUSTIBEL. Penggunaan es padat (CO2 ) atau busa polimer/alkohol pemadam tidak efektif untuk memadamkan api, sama halnya dengan air. TERBENTUK GAS BERACUN DALAM API, termasuk Nitrogen Oksida. WADAH DAPAT MELEDAK DALAM API. Pergunakan semprotan air untuk melindungi dari api dan menjaga wadahnya tetap dingin. Api dapat menjalar ke wadah dengan perantara uapnya. Jika pekerja diharapkan memadamkan api, mereka harus dilatih dan dilengkapi dengan benar. Lepaskan pakaian yang terkontaminasi. Cuci kulit yang terkena dengan banyak air.

Pernafasan
Pindahkan orang dari tempat yang tercemar. Mulailah menolong pernafasan jika pernafasan terhenti, dan CPR jika jantung berhenti berdegup. Pindahkan segera ke rumah sakit terdekat.

DATA FISIK Tekanan Uap : 1,6 mmHg pada 85C Titik Nyala : 138C Kelarutan dalam Air : Bercampur NAMA UMUM LAIN Nama Kimia :
2-Propenamida

TUMPAHAN DAN KEADAAN DARURAT


Jika Akrilamida tumpah, lakukan langkah-langkah berikut: Kosongkan ruang yang terkena tumpahan dari orang yang tidak mengenakan perlengkapan pelindung hingga pembersihan selesai. Kumpulkan bahan serbuk di tempat yang sesuai dan aman, dan letakkan dalam wadah yang tertutup. Buka ventilasi dan cuci daerah yang terkena tumpahan setelah pembersihan selesai. Jangan taruh Akrilamida di tempat yang terbatas seperti pipa, karena ada kemungkinan meledak. Kecuali pipa tersebut tahan pada konsentrasi yang dapat menimbulkan ledakan. Jika perlu menimbun Akrilamida sebagai limbah, hubungi dinas terkait untuk rekomendasi khusus. Jika pekerja diperlukan untuk membersihkan tumpahan, mereka harus dilatih dan dilengkapi dengan benar. ========================================

Nama Lain :
Amida Akrilik; Propenamida; Monomer Akrilamida ---------------------------------------------------------------------

Tidak diijinkan disalin dan dijual dalam bentuk apapun untuk tujuan komersial.
---------------------------------------------------------------------

Sumber:
NEW JERSEY DEPARTMENT OF HEALTH AND SENIOR SERVICES Right to Know Program PO Box 368, Trenton, NJ 08625-0368 (609) 944-2202