Anda di halaman 1dari 3

PELATIHAN ASTRONOMI

SMAN 1 BANJARNEGARA
Kamis, 17 Mei 2012
1. Pada tanggal 4 Juni yang akan datang terjadwal fenomena Gerhana Bulan Sebagian
(GBS) yang dapat diamati oleh pengamat di Banjarnegara (7
0
21 LS ; 109
0
37 BT)
sejak Matahari terbenam. Bersamaan dengan fenomena gerhana tersebut, juga terjadi
okultasi bintang HD 152655 oleh Bulan. HD 152655 merupakan bintang ganda dengan
magnitudo gabungan 6,61. Bila pengamat di atas dengan bantuan teleskop berhasil
mencatat bintang tersebut mulai menghilang di balik Bulan pada pukul 17.45.14
waktu setempat dan kembali muncul dari sisi Bulan yang berlawanan pada 18.39.14
waktu setempat, (i) menggunakan informasi dari pencatatan waktu di atas, berapakah
diameter sudut Bulan purnama pada saat tersebut? (ii) Bila diketahui jarak Bulan dari
Bumi pada saat tersebut adalah 357.870 km, dengan diameter linear sebesar 3476
km, berapakah diameter sudut Bulan yang akan diamati oleh pengamat di atas? (iii)
Bila ada perbedaan nilai yang Anda peroleh dari (i) dan (ii), berikan analisis Anda!
Mana hasil yang lebih Anda percaya?
2. Berikut ini adalah sketsa potret Bulan yang berada di dalam umbra Bumi pada saat
terjadi gerhana Bulan.
Gambarkan dengan bantuan sketsa tersebut cara Anda secara geometri menentukan
rasio antara jari-jari linear Bulan dengan jari-jari umbra Bumi! Nilai rasio tersebut
diperlukan untuk menghitung jarak Bumi Bulan memanfaatkan fenomena gerhana
Bulan.
3. Bila dari potret Bulan yang terperangkap umbra Bumi dalam gambar di atas diperoleh
jari-jari linear Bulan dan jari-jari linear umbra masing-masing sebesar 7 cm dan 19 cm,
menggunakan hasil perhitungan diameter sudut Bulan purnama dalam soal no.1,
dapatkan nilai jarak Bumi Bulan (dinyatakan sebagai kelipatan jari-jari Bumi) pada
saat potret di atas diperoleh! Bandingkan hasil yang Anda peroleh dengan nilai rata-
rata jarak Bulan dari Bumi, yaitu 384.400 km ( 60x radius Bumi). Apakah cukup
mendekati? Bila berselisih besar, apa penjelasan Anda?
Petunjuk:
2
2
1
d
R

1
_
1
+
1

1
+

1
,
]

Dengan menyatakan diameter sudut Bulan purnama dan


adalah diameter sudut umbra di jarak Bulan berada. Kedua
sudut ini dinyatakan dalam satuan radian.
4. Anda mengamati planet Venus pada 17 Mei 2012 pukul 17.45 dari Banjarnegara
menggunakan sebuah teleskop dengan mounting ekuatorial. Terbaca oleh Anda di
setting circle teleskop, koordinat planet tersebut adalah (5
jam
33
menit
; 27
0
07). Anda
berniat untuk memberitahu rekan Anda di Banjarmasin (3
0
20 LS ; 114
0
35 BT) untuk
juga mengamati Venus pada saat itu. Namun kemudian Anda ingat, bahwa rekan Anda
tersebut hanya memiliki teleskop dengan mounting altazimut. (i) Berapakah koordinat
planet Venus yang harus Anda sampaikan kepada rekan Anda sesuai dengan
tempatnya berada dalam sistem koordinat horison? (ii) Apakah rekan Anda masih
berkesempatan untuk juga mengamati planet Venus?
5. Seorang astronom telah mengamati sejumlah bintang dengan teleskop yang
dilengkapi filter kuning dan biru. Hasil pengamatan dan perhitungan yang telah
dilakukannya disajikan dalam tabel di bawah ini. Dalam tabel, V dan B masing-masing
menyatakan magnitudo semu bintang dalam panjang gelombang kuning dan biru. M
V
menyatakan magnitudo mutlak bintang yang diperoleh untuk panjang gelombang
kuning.
Binta
ng ke
V B Mv
1
12,4
4
13,1
0
5,10
2
14,3
1
14,8
8
4,40
3
10,0
8
9,84
-
1,10
6. Anggap planet Jupiter berkelakuan sebagai benda hitam sempurna dengan temperatur
122 K dan radius 71.400 km. Sebuah teleskop yang sensitif pada panjang gelombang
di mana puncak distribusi energi Jupiter terjadi, digunakan untuk mengamati sebuah
extrasolar planet yang identik dengan Jupiter dan mengorbit bintang mirip Matahari.
Bila diketahui magnitudo mutlak Matahari adalah +4,75 dan magnitudo ambang
teleskop di atas mencapai +30, dapatkah extrasolar planet yang identik dengan
Jupiter tersebut diamati dari jarak 10 pc?
7. Bila dalam soal no.7 teleskop yang digunakan memiliki resolving power 0,1 detik
busur, pada jarak maksimum berapakah sebuah sistem keplanetan yang terdiri atas
bintang mirip Matahari dan planet yang identik dengan Jupiter pada jarak pisah 5,2 AU
masih dapat dibedakan (resolved) oleh teleskop tersebut?
8. Bintang Phe merupakan bintang ganda spektroskopi dengan orbit mendekati
lingkaran dan periode 1,67 hari. Hasil pengukuran pergeseran Doppler memberikan
nilai kecepatan komponen primer dan sekunder masing-masing sebesar 121,4 km/s
dan 247 km/s. Hitunglah massa total dan massa masing-masing komponen!
9. Jarak Bumi dari Matahari yang kita sebut sebagai 1 AU memungkinkan air di Bumi
berada dalam wujud gas, padat, maupun cair (T
Bumi
= 300 K). Oleh karenanya,
kehadiran air dalam fase cair di suatu planet, misalnya, menjadi indikasi akan adanya
suatu bentuk kehidupan seperti yang kita kenal di tempat tersebut. Dapatkah
kehidupan seperti yang kita kenal, hadir di sebuah planet yang mengorbit bintang
Vega sejarak 1 AU? Berapakah taksiran temperatur planet tersebut, bila diketahui
Vega 3x lebih masif dan 58x lebih terang daripada Matahari? (petunjuk: Gunakan
hukum kuadrat kebalikan dan hukum Stefan untuk mendapatkan temperatur planet.
Anggap planet berkelakuan sebagai benda hitam sempurna.)
10. Bila Bulan menjadi satelit Jupiter dan berada pada jarak yang sama dengan jarak Bumi
Bulan, berapakah periode revolusi Bulan mengelilingi Jupiter? Massa Jupiter adalah
318M

(M

= 5,97x10
24
kg). Agar periode revolusi Bulan sama dengan periode rotasi
Bila serapan oleh materi yang mengisi ruang
antarbintang diabaikan, tentukan:
(i) bintang paling terang dilihat mata telanjang!
Mengapa?
(ii) bintang paling panas permukaannya! Mengapa?
(iii) bintang paling dekat jaraknya! Mengapa?
(iv) bintang paling besar radiusnya! Mengapa?
Jupiter yaitu 9,84 jam, pada jarak berapa kita harus menempatkan Bulan? (Diketahui
jarak rata-rata Bumi Bulan: 384.400 km.)
11. Sirius merupakan bintang ganda dengan paralaks sebesar 0,377 detik busur. Bila
diketahui magnitudo semu bolometrik Sirius A (massa: 2,25 M) adalah -1,55 (i)
berapakah magnitudo mutlak bolometrik dan luminositas Sirius A? (ii) Bila diketahui
magnitudo semu bolometrik Sirius B adalah 5,69 berapakah magnitudo mutlak
bolometrik dan luminositas Sirius B (massa: 1,05 M)? (iii) Bila temperatur efektif
Sirius A dan B masing-masing adalah 9200 K dan 27.000 K, berapakah kerapatan
masing-masing bintang? Apa yang dapat Anda simpulkan berdasarkan nilai kerapatan
yang Anda peroleh tersebut?
Yakin Usaha Sampai!